Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pendidikan Keimanan Dalam Hadits Nabi Ikhwan Ciptadi; Fitri Diana Hasibuan; Muhammad Nawawi; Zulfahmi Lubis
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan keimanan sebagaimana tercermin dalam hadits-hadits Nabi Muhammad ? fokus pembahasan yang diangkat mencakup : a) bagaimana pendidikan keimanan dijelaskan dalam hadits, dan b) bagaimana relevansinya terhadap konteks masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang melibatkan pengumpulan dan analisis teks hadits-hadits yang relevan dengan topik keimanan serta interpretasinya dari ulama klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan keimanan dalam hadits-hadits Nabi Muhammad ? mencakup tiga aspek utama : 1) internalisasi keimanan melalui tauhid, 2) penanaman nilai-nilai akhlak sebagai manifestasi keimanan, dan 3) penguatan keimanan melalui praktik ibadah dan interaksi sosial. Penelitian ini juga menemukan bahwa pendidikan keimanan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad ? bersifat fleksibel, kontekstual dan mampu menjawab tantangan zaman. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan pendidikan Islam, khususnya dalam memperkuat keimanan generasi muda di era modern Kata kunci : pendidikan keimanan, hadits Nabi, tauhid, nilai akhlak
HADIS DALAM PERSPEKTIF NAHDLATUL ULAMA ‎ANALISIS KE KRITIK Muhammad Nawawi; Muhammad Sofwan; Fatichatus Sa'diyah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1182

Abstract

Nahdlatul Ulama (NU) adalah salah satu organisasi keagamaan ‎terbesar di Indonesia yang memiliki pengaruh signifikan dalam ‎pemahaman dan praktik ajaran Islam di negara ini. ‎Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai pemikiran ‎hadis menurut NU, pemahaman hadis menurut NU, serta kritik ‎terhadap metode yang digunakan oleh NU dalam memahami hadis.‎ NU memandang hadis sebagai sumber utama ajaran Islam setelah Al-‎Qur'an. Hadis ‎digunakan sebagai panduan dalam berbagai aspek ‎kehidupan, baik dalam ibadah, akhlak, ‎maupun muamalah (hubungan ‎sosial). NU menekankan pentingnya memahami hadis ‎dengan konteks ‎dan tujuan syariat, serta relevansinya dengan kondisi sosial ‎masyarakat ‎Indonesia.‎ NU mengadopsi pendekatan yang menggabungkan metode tradisional ‎dan kontemporer dalam menafsirkan hadis. Metode ini mencakup ‎penggunaan kitab-kitab klasik dan pandangan ulama terdahulu yang ‎diharmonisasikan dengan konteks modern. NU sangat menekankan ‎pentingnya sanad (rantai perawi) dan matan (isi hadis) dalam ‎menentukan kesahihan sebuah hadis. NU juga menggunakan metode ‎takwil untuk memahami hadis-hadis yang dianggap mutasyabihat ‎‎(samar).‎ Pemahaman hadis menurut NU ditandai dengan sikap moderat dan ‎inklusif. NU berusaha menjaga keseimbangan antara pemahaman ‎tekstual dan kontekstual hadis. NU juga menekankan pentingnya ‎ijtihad (penalaran hukum) dan istinbath (penyimpulan hukum) dalam ‎memahami hadis, sehingga menghasilkan fatwa yang sesuai dengan ‎kondisi zaman.‎ Meskipun pendekatan NU dalam memahami hadis dihargai oleh ‎banyak pihak, terdapat beberapa kritik. Beberapa ulama menganggap ‎bahwa metode takwil yang digunakan NU terkadang terlalu bebas dan ‎tidak cukup konservatif. Ada juga kritik bahwa NU tidak selalu ‎konsisten dalam penerapan metodologi hadis, terutama dalam konteks ‎politik dan sosial. Namun, NU terus berupaya untuk memperbaiki dan ‎mengembangkan metode pemahaman hadis mereka agar lebih sesuai ‎dengan kebutuhan umat Islam.‎ Tujuan tulisan ini agar mengetahui hadis menurut NU. Metodologi yang dipakai dalam tulisan ini ialah metodologi kualitatif dengan jenis library research. Sedangkan teknik penggalian data yang digunakan ialah dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa NU turut memberikan kontribusi terhadap perkembangan kajian hadis di Indonesia.
HADIS DALAM PERSPEKTIF NAHDLATUL ULAMA ANALISIS KE KRITIK Muhammad Nawawi; Muhammad Sofwan; Fatichatus Sa'diyah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1252

Abstract

Nahdlatul Ulama (NU) adalah salah satu organisasi keagamaan ‎terbesar di Indonesia yang memiliki pengaruh signifikan dalam ‎pemahaman dan praktik ajaran Islam di negara ini. ‎Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai pemikiran ‎hadis menurut NU, pemahaman hadis menurut NU, serta kritik ‎terhadap metode yang digunakan oleh NU dalam memahami hadis.‎ NU memandang hadis sebagai sumber utama ajaran Islam setelah Al-‎Qur'an. Hadis ‎digunakan sebagai panduan dalam berbagai aspek ‎kehidupan, baik dalam ibadah, akhlak, ‎maupun muamalah (hubungan ‎sosial). NU menekankan pentingnya memahami hadis ‎dengan konteks ‎dan tujuan syariat, serta relevansinya dengan kondisi sosial ‎masyarakat ‎Indonesia.‎  NU mengadopsi pendekatan yang menggabungkan metode tradisional ‎dan kontemporer dalam menafsirkan hadis. Metode ini mencakup ‎penggunaan kitab-kitab klasik dan pandangan ulama terdahulu yang ‎diharmonisasikan dengan konteks modern. NU sangat menekankan ‎pentingnya sanad (rantai perawi) dan matan (isi hadis) dalam ‎menentukan kesahihan sebuah hadis. NU juga menggunakan metode ‎takwil untuk memahami hadis-hadis yang dianggap mutasyabihat ‎‎(samar).‎ Pemahaman hadis menurut NU ditandai dengan sikap moderat dan ‎inklusif. NU berusaha menjaga keseimbangan antara pemahaman ‎tekstual dan kontekstual hadis. NU juga menekankan pentingnya ‎ijtihad (penalaran hukum) dan istinbath (penyimpulan hukum) dalam ‎memahami hadis, sehingga menghasilkan fatwa yang sesuai dengan ‎kondisi zaman.‎ Meskipun pendekatan NU dalam memahami hadis dihargai oleh ‎banyak pihak, terdapat beberapa kritik. Beberapa ulama menganggap ‎bahwa metode takwil yang digunakan NU terkadang terlalu bebas dan ‎tidak cukup konservatif. Ada juga kritik bahwa NU tidak selalu ‎konsisten dalam penerapan metodologi hadis, terutama dalam konteks ‎politik dan sosial. Namun, NU terus berupaya untuk memperbaiki dan ‎mengembangkan metode pemahaman hadis mereka agar lebih sesuai ‎dengan kebutuhan umat Islam.‎ Tujuan tulisan ini agar mengetahui hadis menurut NU. Metodologi yang dipakai dalam tulisan ini ialah metodologi kualitatif dengan jenis library research. Sedangkan teknik penggalian data yang digunakan ialah dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa NU turut memberikan kontribusi terhadap perkembangan kajian hadis di Indonesia.
KEBIJAKAN INTEGRAL PENANGGULANGAN KEJAHATAN Yudhi Permana; Muhammad Nawawi; Fauziah Lubis
YUSTISI Vol 11 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v11i3.17895

Abstract

Kebijakan Integral Penanggulangan Kejahatan adalah sebuah upaya yang menerapkan pendekatan komprehensif dan holistik untuk mengatasi masalah kejahatan di masyarakat. Kebijakan ini mencakup penguatan dan integrasi berbagai aspek penanggulangan kejahatan seperti pencegahan, penindakan, serta rehabilitasi dengan tujuan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga. Melalui kerjasama dan koordinasi antara pemerintah, lembaga penegak hukum, dan masyarakat, efektivitas penanggulangan kejahatan diharapkan meningkat. Pendekatan ini juga melibatkan pencegahan melalui pendidikan, sosialisasi, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung keamanan dan ketertiban. Pelaksanaan kebijakan ini melibatkan strategi, program, dan kegiatan terintegrasi seperti peningkatan patroli keamanan, kesadaran masyarakat tentang kejahatan, serta bantuan dan rehabilitasi bagi pelaku kejahatan. Dengan demikian, diharapkan terbentuk lingkungan yang aman, sejahtera, dan bebas dari kejahatan. Kata kunci: Pendekatan Komprehensif, Kerjasama Multisektoral, Rehabilitasi Kejahatan
Basis Of Knowledge And Criteria Of Truth From Western And Islamic Perspectives Suchi Nurul Khofifah; Muhammad Nawawi; Azizah Hanum OK
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu, (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to explain the basis of knowledge, the measurement of truth, the criteria for truth from Western and Islamic perspectives. The type of research used in this study is a literature study using descriptive analysis methods. This research was carried out by collecting various kinds of information and studying various kinds of literature related to the basic knowledge and criteria for truth from Islamic and Western perspectives. The results of this research show that the basic meaning of knowledge is that truth is something that is real and in accordance with facts and is relative. This means that what one person thinks is right, may not necessarily be what someone else thinks is right. The measure of truth can be proven by several theories including correspondence, correlation, phlegmatic, performative and consensus theories. From an Islamic perspective, religious truth theory, aql , siddiq . The criteria for truth in the Western perspective are epistemology, ontology and semantics and the criteria according to the Islamic perspective are the Koran and the hadith of the prophet Muhammad .
Analysis Of The Meaning And Nature Of Islamic Culture Muhammad Nawawi; Haidar Putra Daulay; Sholihah Titin Sumanti
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu, (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research This to study analysis meaning and essence Islamic culture through approach studies library qualitative with analyze various source literature history . This study aiming For understand draft base Islamic culture , the differences with civilization , as well as explore essence Islamic culture in context Muslim life . Research results show that Islamic culture (al- Tsaqafah ) has difference meaning  with civilization (al- Hadharah ), where culture covers method thinking and feeling that states self in all over aspect life Muslim society , while civilization refers to more aspects​ proceed in form knowledge knowledge , technology , and art . The essence Islamic culture lies in integration between religious teachings and practices life everyday life based on the Qur'an and Hadith, including elements important like religious teachings , art , science knowledge , system social , as well as traditions and customs . Research this also reveals that Islam is not is results from culture , but rather religion that builds and gives birth to field based on the idea the values of monotheism and aims For welfare people man.
Wahdatul Ulum) dalam Membentuk Kepemimpinan Berbasis Nilai-Nilai Islam: Studi Kepemimpinan Rasulullah Nur Haflisma; Fery Dermawan; Muhammad Nawawi; Mohammad Alfarabi; Zaini Dahlan
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 2 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v3i2.132

Abstract

The concept of wahdatul 'ulum (integration of knowledge) is an epistemological approach that attempts to unite religious sciences (ulumuddin) and general sciences in a holistic and integral framework. This study highlights how the principle of wahdatul 'ulum becomes an important foundation in forming leadership based on Islamic values, by emulating the leadership of the Prophet Muhammad SAW as the main model. Through a descriptive qualitative method with a literature study approach, this article finds that integration of knowledge contributes greatly to forming visionary, just, and humanistic leadership. The Prophet not only combined revelation and rationality, but also made morals, knowledge, and strategy as inseparable elements in every policy. This study recommends strengthening the curriculum based on integration of knowledge in Islamic educational institutions in order to be able to produce holistic and transformative leaders.
INCREMENTAL BUDGETING IN BUDGET ALLOCATION FOR TEACHER PEDAGOGIC COMPETENCY DEVELOPMENT AT MADRASAH IBTIDAIYAH AL-ADLI PALEMBANG: Incremental Budgeting dalam Alokasi Anggaran untuk Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru Di Madrasah Ibtidaiyah Al-Adli Palembang Mira, Mira Marisa; Muhammad Nawawi; Sari Muhiba; Atrika Iriani; Eva Novaria
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 1 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i1.5371

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the budget allocation policy for the development of teacher pedagogical competence at Madrasah Ibtidaiyah Al-Adli Palembang towards the quality of learning. The development of teacher pedagogical competence is a crucial aspect in improving the quality of education. research related to this article using the library research method.This study aims to analyze the budget allocation for the development of teacher pedagogical competence at Madrasah Ibtidaiyah Al-Adli Palembang through the incremental budgeting model. This study examines how the principles of incremental budgeting are applied in the context of teacher competence development, especially pedagogical competence, including the budget preparation process, allocation priorities, and their relationship to teacher professional development needs. Keywords: Incremental Budgeting, Teacher Competency Development.
Relevansi Pemikiran Ibnu Rusyd (Religius-Rasional) Terhadap Pendidikan Islam Berbasis Interdisipliner Latif, Imam Mashudi; Muhammad Nawawi
Arsy Vol. 7 No. 1 (2023): Arsy : Jurnal Studi Islam
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemikiran Ibn Rusyd memiliki relevansi penting dalam pendidikan Islam berbasis interdisipliner, yang mengintegrasikan pendekatan religius dan rasional dengan menggabungkan ilmu nadhari (teoretis) dan ilmu ‘amali (praktis). Dalam pandangannya, tujuan pendidikan adalah mencapai pengetahuan dan perbuatan yang benar, meliputi aspek spiritual, intelektual, dan sosial. Sebagai filsuf besar dari era keemasan Islam, Ibn Rusyd menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang ilmu kealaman, filsafat, dan fikih untuk memadukan iman dan akal. Ia juga menyoroti peran lingkungan kondusif seperti Cordova, yang menjadi pusat keilmuan, dalam membentuk generasi unggul. Dengan pendekatan interdisipliner ini, pendidikan Islam modern dapat menjembatani berbagai bidang ilmu, menciptakan individu yang tidak hanya memahami ajaran agama, tetapi juga mampu berkontribusi pada sains, teknologi, dan kehidupan sosial secara holistik.
Procedures for Reporting Financial Statements of Public Companies to The Indonesian Stock Exchange (Study In PT. Gaya Abadi Sempurna, Tbk) Muhammad Nawawi; Prasadhita, Chandra; Noer Fahrezi, Ahmad
Management Science Research Journal Vol. 3 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : PT Larva Wijaya Penerbit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explain and analyze the procedure for reporting the financial statements of PT Gaya Abadi Sempurna, Tbk to the Indonesia Stock Exchange based on Bapepam RI Regulation Number X.K.2: Submission of Periodic Financial Statements of Issuers or Public Companies, SEOJK RI Number 4 /SEOJK.04/2022, and IDX Regulation Number I-E concerning Obligations to Submit Information. The research method used is descriptive research. The data source in this study uses secondary data as the main data. Data collection methods using literature study and field research. The method used in analyzing and processing the collected data is qualitative analysis. Based on the results of the research, the company reports its financial statements to the Indonesia Stock Exchange by Bapepam RI Regulation Number X.K.2: Submission of Periodic Financial Statements of Issuers or Public Companies, SEOJK RI Number 4 /SEOJK.04/2022, and IDX Regulation Number I-E concerning Obligations to Submit Information. Several internal and external obstacles were found. Internal errors such as format, nominal, or account errors in the process of preparing financial statements, and external errors such as system errors/maintenance on the Indonesia Stock Exchange web itself. Keywords: procedures, reporting, financial statements, public company