Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Kelembagaan Smart Farmer’s Group (Sfg) Dalam Rangka Pengembangan Kakao Di Desa Jambewangi Fauziyah, Diana; Raharto, Sugeng; Wibowo, Yuli
Abdi Panca Marga Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Abdi Panca Marga Edisi Mei 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Marga Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.693 KB) | DOI: 10.51747/abdipancamarga.v3i1.980

Abstract

Poktan Manggar Kencono Jambwangi is a farmer group whose purpose formation is to facilitate the activities carried out by cocoa farmers in the village of Jambwangi. The farmer group was formed by and for farmers, so that the focus of the development was to farmers themselves. Therefore, it is very necessary to strengthen and empower the farmer group towards the independent farmer group (Farmer's Group Autonomy) based on superior HR capabilities (Smart Farmer's Group \/ SFP). The method made in this service is in the form of counseling, discussions and assistance about the preparation of organizational structures, job descriptions, and standard operating procedures for later farmer groups to be able to manage their organizations effectively and efficiently because supported by superior peasant human resources capabilities. The results of the Poktan Manggar Kencono Jambevantan dedication still require coaching and assistance in the administration of good and correct organizational, organizational structures and also the application of a clear job description \/ division of tasks between existing parts of the organizational structure and operational standards procedures. This service is important to provide understanding that the preparation of the organizational structure, job description, and standard operating procedure based on the needs of farmer groups so that the farmer's melompo in running its business can be more effective and efficient Keywords: SFG, Organizational structure, Job description, SOP,
STRATEGI PENGEMBANGAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KAWASAN INDUSTRI JAWA TIMUR Wibowo, Yuli; Novita, Elida; Nusbantoro, Ariwan Joko
Cakrawala Vol. 10 No. 1: Juni 2016
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v10i1.56

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi ruang terbuka hijau pada kawasan industri dan merumuskan strategi dalam mengembangkan ruang terbuka hijau di kawasan industri Provinsi Jawa Timur. Objek penelitian yang dikaji meliputi kawasan industri yang berada di Kabupaten Gresik (KIG), Kabupaten Pasuruan (PIER), dan Kabupaten Sidoarjo (SIEB). Metode analisis ruang terbuka hijau di kawasan industri menggunakan proses digitasi dengan GPS dan survey lapang dengan bantuan citra google earth dan software mapwindow. Metode perumusan strategi menggunakan analisis SWOT yang dilanjutkan dengan metode AHP untuk menentukan prioritas strategi yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas ruang terbuka hijau di kawasan industri KIG dan PIER telah memenuhi standar kecukupan luasan untuk RTH di industri sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, sementara untuk kawasan industri SIEBkurang memenuhi luasan minimal untuk RTH yang telah dipersyaratkan. Strategi pengembangan ruang terbuka hijau di kawasan industri pada ketiga kawasan industri yang diamati cenderung memiliki kesamaan, namun berbeda pada penekanan prioritasnya. Strategi tersebut terkait dengan pengendalian tata ruang, pengembangan kawasan greenindustrial park, dan sosialisasi peran ruang terbuka hijau di kawasan industri baik kepada pihak industri dan pengelola kawasan maupun kepada masyarakat.
MANAJEMEN RISIKO PENGEMBANGAN AGROTECHNOPRENEURSHIP ABON LELE DI KABUPATEN JEMBER Wibowo, Yuli; Prihani, Suwita Tri; Herlina; Soekarno, Siswoyo; Wiyono, Andi Eko
Jurnal Agroindustri Vol. 15 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.15.2.173-186

Abstract

Salah satu agrotechnopreneurship berbasis perikanan yang berpotensi dikembangkan di Kabupaten Jember adalah industri abon ikan lele. Pengembangan agrotechnopreneurship menghadapi beberapa risiko akibat adanya ketidakpastian pada kegiatan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengelola risiko dalam pengembangan agrotechnopreneurship abon lele, dengan tujuan memberikan panduan praktis bagi para pemangku kepentingan agrotechnopreneurship di Kabupaten Jember dalam mendirikan dan mengembangkan usahanya. Metode manajemen risiko yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara dan observasi untuk mengidentifikasi risiko, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menilai tingkat keparahan dan kemungkinan terjadinya risiko, diagram tulang ikan (fishbone diagram) untuk menganalisis akar penyebab risiko, serta Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas strategi mitigasi risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 10 potensi risiko yang di antaranya terkait dengan pengembangan agrotechnopreneurship abon lele di Kabupaten Jember. Berdasarkan analisis kekritisan, teridentifikasi empat risiko utama dalam proses pengembangan agrotechnopreneurship abon lele, antara lain rendahnya kemampuan permodalan untuk pengembangan produk, proses produksi tidak kontinu, kegiatan promosi yang kurang intensif, dan kurangnya inovasi produk. Faktor manusia, metode, sarana, dan lingkungan diperhitungkan dalam mengevaluasi akar penyebab risiko. Hasil dari mitigasi risiko menunjukkan beberapa strategi prioritas yang dapat diterapkan yaitu perlunya peran pemerintah dalam memfasilitasi (akses dan kebijakan) peminjaman modal, menerapkan manajemen rantai pasok untuk mengelola distribusi bahan baku dan produk, berpartisipasi dalam acara atau pameran yang diselenggarakan oleh pemerintah, serta mengembangkan variasi rasa dan kemasan produk abon lele.
Analisis Peramalan dan Pengendalian Persediaan Produk Olahan Susu di Rumah Susu KUD Argopuro Kuswardhani, Nita; Wibowo, Yuli; Yulianti, Atikah
JURNAL REKAYASA DAN MANAJEMEN AGROINDUSTRI Vol 13 No 1 (2025): Maret
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Technology, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JRMA.2025.v13.i01.p13

Abstract

Rumah Susu KUD Argopuro is a sales outlet for dairy products from KUD Argopuro. The types of dairy products produced by KUD Argopuro are fresh milk, pasteurized milk, yogurt, and ice cream. This study aims to determine the demand forecasting and analyze the inventory control of dairy products at Rumah Susu KUD Argopuro. This study used the Economic Order Quantity (EOQ) method, while the forecasting analysis used the Exponential Smoothing module. The results showed that forecasting analysis used the Exponential Smoothing method with α = 0.90 in 2025 obtained quantity demand such as; fresh milk was 421072 packs with MAPE of 20.92% (adequate/reasonable); pasteurized milk was 69838 bottles with MAPE of 7.55% (very accurate); yogurt was 9734 bottles with MAPE of 15.1% (accurate); and ice cream was 14523 cups with MAPE of 15.6% (accurate). The calculation showed the optimal order quantity of fresh milk was 1508 packs with 279 order frequency and TIC of Rp4,212,227,680; pasteurized milk was 564 bottles with 124 order frequency and TIC of Rp559,153,521; yogurt was 115 bottles with 85 order frequency and TIC of Rp97,454,719; and ice cream was 271 cups with 54 order frequency and TIC of Rp58,198,765. The inventory control of dairy products that had applied the EOQ method can minimize the produce inventory costs rather than the expenses incurred by the company that did not use the EOQ method. It was found that the EOQ method was able to save Rp1,842,569,315 for the total inventory costs in 2025 or it can reduce inventory costs by 27,11%.
Design of the Expert System for Edamame Grading Using Forward Chaining Method Yuli Wibowo; Nidya Shara Mahardika; Ruhul Afrizal; I Gusti Bagus Udayana
SEAS (Sustainable Environment Agricultural Science) Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/seas.4.1.1686.26-37

Abstract

Edamame grade is determined based on edamame quality parameters with several parameters that are quite a lot. The process of deciding edamame grade is relatively complicated and challenging. To determine the edamame grade, an experienced expert in the field is needed. With limited grading experts, the design of expert systems for grading edamame can help users or companies to determine edamame grade. This study aims to design an expert system for determining edamame grade, which can determine the quality of edamame accurately. The Design of an expert system in this research uses the forward chaining method. The stages of designing an expert system include problem identification, knowledge acquisition, building a data flow diagram, compile the database, building a decision tree diagram, and developing a user interface. The results showed that the expert system has been verified and validated well. Verification test results show that all the menu buttons on the expert system application are functioning correctly. Then, the validation results also show that the edamame quality output produced by the expert system is compatible with the expert solution, meaning that the expert system's output data is by following with the results of the decision given by the expert. In testing the validation of determining the quality is appropriate. The results of the verification and validation of the edamame grading expert system show that the expert system has produced satisfactory outcomes. Expert system output is compatible with the solution provided by the expert.
Optimasi formula serbuk kopi hijau dengan mixture design Andi Eko Wiyono; Yuli Wibowo; Vinka Oktavia Pramesti
AGROINTEK Vol 20, No 1 (2026)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v20i1.25355

Abstract

Green coffee is coffee that does not go through a roasting process and has the main bioactive component as an antioxidant. Green coffee's liquid extract is generally used as a raw material or additional ingredient in food and non-food products. However, extracts in liquid form are easily damaged. Another effort that can be made to protect the antioxidant content of green coffee extract is to process it into green coffee powder using a foam mat drying technique. This research aims to obtain the optimum formula and determine the physical, chemical, and organoleptic characteristics of green coffee powder with variations of maltodextrin and tween 80 using the simplex lattice design method. The research design uses laboratory experimental methods with quantitative data analysis. Optimization parameters include water content tests, total dissolved solids, pH, dissolution rate, yield, and color. Supporting parameters include antioxidant activity tests, organoleptic, and ⁰hue value. The research results showed that the optimum formula for green coffee powder at a maltodextrin concentration of 0.97⁰ and tween 80 0.03% had a percentage resistance value to DPPH between 44.25-75.68% with an IC50 value of 65.15 ppm in the strong category; organoleptic parameters bright color, strong aroma, and neutral taste; The ⁰Hue value obtained is 90, including the color yellow (Y).
Strategi Pemasaran Produk Keripik Kenitu (Chrysophyllum cainito L.) (Studi Kasus di BUMDes Desa Duren, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang) Yuli Wibowo; Bambang Herry Purnomo; Anggun Dwi Pramudita
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Agricultural Technology Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v12i1.6710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pemasaran produk keripik kenitu BUMDes Desa Duren guna mengatasi berbagai masalah terkait bauran pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode Interpretative Structural Modelling (ISM) untuk menganalisis kendala utama dan kebutuhan program pemasaran, serta metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk merumuskan prioritas strategi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama terletak pada kemasan produk yang kurang menarik dan aman, harga jual rendah, lokasi penjualan tidak strategis, dan promosi yang belum optimal. Strategi pemasaran prioritas yang diusulkan meliputi inovasi kemasan, adopsi sistem pembayaran digital, dan pengembangan pemasaran digital berbasis e-commerce. Implementasi strategi-strategi ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Desa Duren. 
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS TERINTEGRASI PADA AGROINDUSTRI SARI NANAS MENGGUNAKAN OMAX, TLS, DAN TREE DIAGRAM Yuli Wibowo; Nita Kuswardhani; Rina Anggraini
Jurnal Agroindustri Vol. 16 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.16.1.56-71

Abstract

Pengukuran produktivitas merupakan elemen krusial bagi keberlanjutan industri pengolahan pangan, termasuk agroindustri sari nanas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produktivitas dan mengidentifikasi area perbaikan pada agroindustry sari nanas dengan   mengintegrasikan metode Objective Matrix (OMAX), Traffic Light System (TLS), dan Tree Diagram. Metode OMAX digunakan untuk mengukur capaian kinerja pada berbagai kriteria, TLS untuk visualisasi status kinerja, dan Tree Diagram untuk merumuskan rekomendasi perbaikan secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata capaian kinerja produktivitas agroindustri sari nanas adalah sebesar 3,658. Nilai tersebut mengindikasikan bahwa kinerja operasional masih relatif rendah pada seluruh kriteria yang diukur, meliputi penggunaan bahan baku, kinerja mesin, efektivitas jam kerja, dan konsumsi energi listrik. Evaluasi melalui TLS mengungkapkan bahwa sebagian besar indikator (55,56%) berada pada zona merah (kritis), sementara hanya 6,25% indikator yang mencapai target atau zona hijau. Hal ini menegaskan adanya kesenjangan yang signifikan antara target perusahaan dengan realitas di lapangan. Berdasarkan analisis Tree Diagram, rekomendasi perbaikan difokuskan pada empat aspek utama: optimalisasi penanganan bahan baku guna meningkatkan rendemen, pelembagaan pemeliharaan preventif mesin secara rutin untuk menekan downtime, minimalisasi pemborosan energi pada sektor non-produksi, serta penerapan skema sif kerja yang lebih fleksibel untuk meningkatkan efisiensi tenaga kerja. Integrasi ketiga metode ini terbukti menghasilkan analisis produktivitas yang komprehensif, berkesinambungan, dan dapat direplikasi pada berbagai sektor industri lainnya untuk meningkatkan akurasi pengukuran kinerja.
Co-Authors Achmad Subagio Aghata, Ola Riska Aprilia Intan Agus Susanta Ajeng Afriska Lailatul Fajriyah Anas Miftah Fauzi Andi Eko Wiyono, Andi Eko Andy Eko Wiyono Anggun Dwi Pramudita Aristanti, Fransiska Candra Ariwan Joko Nusbantoro Asad Hanif Ahras, Muhammad Asmak Afriliana Azkiyah, Lailatul Bambang Heri Purnomo Bambang Heri Purnomo Bertung Suryadharma, Bertung Cita Bella Palupi Darmaningrum, Sindy Rosa Deddy Wirawan Soedibyo Dewi Prihatini Diana Pratiwi, Diana Dyah Rizki Karismasari Eko Wiyono, Andi Elida Novita Elok Sri Utami Elvina Putri Wicaksono Emi Kurniawati Eva Yulia Windiari Fahmi, Achmadi Anwarul Anwarul Fajriyah, Ajeng Afriska Lailatul Fauziyah, Diana Febriansah Eka Prasetyadana Geby Yogita Aditya Hasana, Siti Hasanah, Nindia Furqidatul Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herry Purnomo Herry Purnomo, Bambang I Gusti Bagus Udayana Ida Bagus Suryaningrat Iid Mufidah indarto indarto Jayus Jayus Junaedi Adi Prasetyo Ketut Indraningrat Kiky Chily Arum Dalu Kiswatul Maulidiah Kristio, Ari Lia Milata Khasanah Lia Sumi Karmila Liesia Hanagari Luky Adrianto M Syamsul Ma'arif Mahardika, Nidya Shara Marina Ekawati Muhammad Yunus Nidya Shara Mahardika Nita Kuswardhani Nita Kuswardhani Noer Novijanto Novan Junaedi Nur Aini Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurud Diniyah Prabawa, Hendhy Prabawa, Hendhy Prihani, Suwita Tri Priyanto Priyanto Purnomo, Bambang Hery Qurrotun A’yuni R. Dio Alif Pratama Rima Malica Mukammila Rina Anggraini Ruhul Afrizal Rusdianto, Andrew S Rusdianto, Andrew Setiawan Salsabila Sari, Bella Yusita Siswoyo Soekarno Siti Nur Shaidah Sony Swasono Sugeng Raharto Sulistiyono Sulistiyono Suryaningrat, Ida Bagus Bagus Suwasono, Sony Tartila Fitri Ulfa Nur Aida Vinka Oktavia Pramesti Wahyuni, Septy T Wardhana, Danu Indra Winda Amilia Winda Amilia Windiari, Eva Yulia Wiyanto, Bambang Wiyanto, Bambang Yeyen Retno Maulida Yulianti, Atikah Yuniarsih Handayani, Rhoiyfah Zamronie, Achmad