Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN ENJINIR TERHADAP TERJADINYA KLAIM KONSTRUKSI DI PROYEK INFRASTRUKTUR PINJAMAN LUAR NEGERI (DENGAN REFERENSI FIDIC MDB 2006) Marlia Dyah Salindri Hardjito; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Konstruksia Vol. 5 No. 1 Tahun 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.296 KB) | DOI: 10.24853/jk.5.1.%p

Abstract

ANALISIS RED FLAG CLAUSES PADA FIDIC RAINBOW 2017 Jo Johnson; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Konstruksia Vol 10 No. 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.833 KB) | DOI: 10.24853/jk.10.2.67-88

Abstract

ANALISIS PENGARUH DEWAN SENGKETA & ARBITRASE TERHADAP PENYELESAIAN SENGKETA KONSTRUKSI BERDASARKAN FIDIC CONDITION OF CONTRACT 2017 Hadi Ismanto; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Konstruksia Vol 10 No. 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.417 KB) | DOI: 10.24853/jk.10.1.73-86

Abstract

PEMENUHAN KEWAJIBAN PENGGUNA JASA SESUAI KONTRAK Sandi Andika Surya Putra; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Konstruksia Vol 12 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.056 KB) | DOI: 10.24853/jk.12.2.43-58

Abstract

Penggunaan standar kontrak FIDIC sebagai model kontrak konstruksi di Indonesia semakin meningkat. Proyek-proyek konstruksi baik yang didanai oleh swasta, pemerintah maupun pinjaman luar negeri banyak menggunakan standar kontrak FIDIC, khususnya standar kontrak FIDIC Red Book dan Yellow Book. Namun dalam proses pelaksanaannya, meskipun secara kontrak dibuat sebaik mungkin, secara disain sudah dibuat sebaik mungkin, suatu keniscayaan dapat menghindari klaim dalam suatu proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi variabel dominan kewajiban pengguna jasa yang tidak dipenuhi dan dampak yang dapat terjadi apabila tidak dipenuhi. Program penelitian ini menggunakan analisis faktor untuk mendapatkan variabel dominan kewajiban pengguna jasa yang tidak dipenuhi, dan selanjutnya dilakukan analisis data dengan menggunakan analisis kualitatif melalui penyebaran kuisioner kepada para responden. Hal ini dilakukan untuk mengetahui dampak yang akan terjadi apabila variabel tersebut tidak dipenuhi oleh pengguna jasa. Hasil analisis didapat 5 (lima) variabel dominan yaitu 1) Pengguna jasa memberikan ganti rugi atas setiap biaya ditambah dengan keuntungan, yang akan ditambahkan ke dalam harga kontrak jika pengujian ditunda oleh (atas nama) pengguna jasa dengan hasil extraction sebesar 0,913 atau 91,3%, 2) Pengguna jasa membayar jumlah yang disahkan dalam setiap Berita Acara Pembayaran Sementara (56 hari setelah menerima pernyataan tagihan dan dokumen pendukung) dengan hasil extraction sebesar 0,906 atau 90,6%, 3) Pengguna jasa memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan akibat dari penghentian pekerjaan oleh kontraktor yang dikarenakan pengguna jasa gagal untuk menerbitkan dan mensahkan Berita Acara Pembayaran Sementara, keterlambatan pembayaran progres pekerjaan dengan hasil extraction sebesar sebesar 0,894 atau 89,4%, 4) Pengguna jasa memberikan perpanjangan waktu jika pengujian ditunda oleh (atas nama) pengguna jasa dengan hasil extraction sebesar 0,862 atau 86,2%, 5) Pengguna jasa memberikan ganti rugi biaya bunga yang digabungkan secara bulanan pada pembayaran yang tertunda selama terjadinya keterlambatan pembayaran dengan hasil extraction sebesar 0,852 atau 85,2%. Selain itu dampak yang dapat terjadi apabila kewajiban pengguna jasa sesuai kontrak tidak dipenuhi adalah 1) Penyedia jasa akan mengeluarkan biaya yang tidak diperkirakan sebelumnya, 2) Gagal bayar kontraktor utama kepada sub-kontraktor, 3) Penyedia jasa berpotensi terkena denda yang di ajukan oleh pengguna jasa akibat mundurnya jadwal pelaksanaan proyek, 4) Berpotensi menimbulkan dispute.
KENDALA SERAH TERIMA PROYEK KONSTRUKSI ANTARA DITJEN CIPTA KARYA DENGAN PEMERINTAH DAERAH Nuris Wahyudi; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Konstruksia Vol 8 No. 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.065 KB) | DOI: 10.24853/jk.8.1.87-97

Abstract

METODE BUILDING INFORMATION MODELING 5D UNTUK MEMINIMALKAN KLAIM KONSTRUKSI YANG DITIMBULKAN OLEH PENYEDIA JASA Shanti Astri Noviani; Mawardi Amin; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Konstruksia Vol 13 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.58 KB) | DOI: 10.24853/jk.13.1.29-42

Abstract

Penyedia jasa dalam dunia konstruksi, baik itu kontraktor maupun konsultan sering menerima klaim dari pengguna jasa terkait sebab-sebab umum klaim seperti keterlambatan penyelesaian, klaim tandingan, pekerjaan tidak sesuai spesifikasi dan bahan yang tidak memenuhi syarat. Memasuki era revolusi industri 4.0, metode Building Information Modeling (BIM) dalam bidang konstruksi dianggap penting dalam memastikan keberhasilan proyek. BIM dapat mensimulasikan pelaksanaan proyek secara virtual sehingga memudahkan komunikasi antar stakeholder proyek.  BIM memiliki ruang lingkup 3D, 4D, 5D, 6D, dan 7D. Saat ini, terutama di Indonesia yang paling umum digunakan pada proyek konstruksi adalah BIM 5D. Pemodelan BIM 5D dapat mengintegrasikan biaya, jadwal, dan desain ke dalam model 3D. BIM 5D dapat diartikan sebagai quantity take-off. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan BIM 5D pada proyek konstruksi untuk meminimalkan klaim yang ditimbulkan oleh penyedia jasa namun dibatasi dengan penyebab klaim perubahan desain, perubahan ruang lingkup pekerjaan, keterlambatan, dan variation order. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan instrumen penelitian kuisioner tertutup kepada responden. Dari 37 sampel yang terdiri dari kontraktor/konsultan yang menggunakan BIM dalam proyeknya, hasil penelitian didapat bahwa penggunaan metode BIM 5D memiliki hubungan yang signifikan, kuat dan searah untuk meminimalkan terjadinya klaim konstruksi yang ditimbulkan oleh penyedia jasa.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KLAIM PADA PROYEK KONSTRUKSI YANG MENGGUNAKAN FIDIC CONDITIONS OF CONTRACT FOR PLANT AND DESIGN BUILD Galih Adya Taurano; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Konstruksia Vol. 5 No. 1 Tahun 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.113 KB) | DOI: 10.24853/jk.5.1.%p

Abstract

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDIT TEKNIK DAN FINANSIAL PADA PROYEK KONSTRUKSI Deka Yudhit Maristyo P.; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Konstruksia Vol 10 No. 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.322 KB) | DOI: 10.24853/jk.10.1.23-38

Abstract

EPC/TURNKEY CONTRACT, LUMPSUM FIXED PRICE SUBJECT TO ADJUSTMENTS Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 6. No. 2 Tahun 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.153 KB) | DOI: 10.24853/jk.6.2.%p

Abstract

The most important thing before starting the construction project is deciding the type of contract will be used for the project’s implementation. In order to get the proper decision, the understanding on various conditions of contracts are required. In Indonesia there are many project using the so called “modified” FIDIC Conditions of Contract for EPC/Turnkey Project, but with the incorrect understanding on the reasons of using EPC/Turnkey Contract, so instead of solving the problem it may caused bigger problems in practice, many problems raised during the execution due to such incorrect understanding of the spirit of EPC/Turnkey Contract. Most of Employers, in this case the government institution or state owned enterprises in Indonesia, choose the EPC/Turnkey Contract with minimum understanding of the essence of the EPC/Turnkey Contract. Their reasons of choosing the EPC/Turnkey Contract was the “tied schedule” and the “higher certainty of cost”. FIDIC EPC/Turnkey Contract based on the discussion in this paper, instead of fit the Employer’s need only, the EPC/Turnkey Contract still give chance to the contractor to submit their claim (Clause 20) and even the price is fixed, payment could be made once the claim is accepted (Sub-Clause 17.4) means that additional to the contract price can be done. One of the important noteworthy thing is that if there is additional cost it should be “added to the contract price”, while in the conventional contract it should be “included in the contract price”, so the final price will be the same (Sub-Clause 14.1). Keyword: EPC/Turnkey Contract, tied schedule, higher certainty of cost, added, included.
ANALISIS PEMILIHAN MODEL KONTRAK FIDIC RAINBOW CONTRACT 2017 PEKERJAAN PEMBANGUNAN DERMAGA (KAJIAN DARI SUDUT PANDANG PENGGUNA JASA) Anom Wibisono; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Konstruksia Vol 9 No. 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.482 KB) | DOI: 10.24853/jk.9.2.15-24

Abstract

Co-Authors A. F, M. Dhika Adhitya Ade Nurmala Ade Nurmala, Ade ADI SAPUTRO Agung Aditya Ahmad Migdad Alaydrus Akas, Martika Setyo Amalia Khusnawati, Atik Anak Agung Gede Sugianthara Anggi Raditya Anik Kunantiyorini Anondho, Basuki Anrizal, Anrizal Aprianto . Arfiansyah, Fathir Arief, Ediyanto Arjon, Arjon Asep Rachmatullah Aulia, Zuvika Alfi Azhari, Boby Ali Baharuddin, Ifdal Baroroh, Eric Conshita Hubertha Dhiu Deka Yudhit Maristyo P. Dwi Edi Wibowo Dwian Prakoso, Angga Edi, Dwi Efendy, Prasetyo Elfriandi, Elfriandi Erik Winada Fransiska, Era Galih Adya Taurano Ganis Vitayanty Noor Hadamean, Join Hari Anggeriksari Helmi Umar Ambadar Hendrik Sulistio Hendrik Sulistio Hendrik Sulistio Heni Kustiah Imanto, Yuwono Indahwati, Amaliyah Noor Irdayani Irdayani Jamhari Jamhari Jo Johnson Junaedi Junaedi Kadiyono, Kadiyono Kenny Kapuasiana Khairul Imam Koespiadi Kusumastuti, Purnaning Siwi Kuswijanarko, Anjar Laia, Kharisman Lapasau, Ronald Lessy, Achmad Syabril Loso loso Lutfi Mustakim M. Agung Wibowo Malinda, Yosie Marlia Dyah Salindri Hardjito Mawardi Amin Mega Maharani Hutahaean Mega Waty Mudri Mudri Muhammad Reza Aditya Ready Niniek Lannyati Nuris Wahyudi Nurul Listanto Pakpahan, Alfredo Pakpahan, Petra Firman Pasaribu, David Mangara Putra Hidayat PUTU IKA WAHYUNI Rahayu Subekti Rahmiko, Eko Roni Febrianto Rudy Nugroho S.Sami'an Sami'an Sami'an, Sami'an Samian Sami’an Sami’an, S. Sami’an, Sami’an Sandi Andika Surya Putra Saragih, Hidbar Roberta Sebastian, Reza Rafly Setijanto, Augustinus Shanti Astri Noviani Simanjuntak, Indra Jadi Siti Kautsariyah Sitompul, Wesleyzon Sriyono D. Siswoyo Sudarsono Sumantri, Mahfiar Fajar Akbar Sungkara, Fajar Suryani, Sandra Sutikno Sutikno Suwandi Suwandi Suyono Dikun Syafi'udin, Achmad Syafrie, Hambali Syafrijon Triwijaya, Helmy Yulian V, Divo Septyo Wesleyzon Sitompul Wibowo, Singgar Mataniari Wicaksono, Ario Widiatmoko, Ndaru Seto Widya Pramana, Agus Pawitra Winada, Erik Winata, Eduardus Gerald Wiraantaka, Jaka Adiprasetya Wisatrioda, Bayu Wisnuaji, Haryo Yanti Yanti Yanuar, Riko Yulistiawati, Wina