Claim Missing Document
Check
Articles

EPC/TURNKEY CONTRACT, LUMPSUM FIXED PRICE SUBJECT TO ADJUSTMENTS Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 6. No. 2 Tahun 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.153 KB) | DOI: 10.24853/jk.6.2.%p

Abstract

The most important thing before starting the construction project is deciding the type of contract will be used for the project’s implementation. In order to get the proper decision, the understanding on various conditions of contracts are required. In Indonesia there are many project using the so called “modified” FIDIC Conditions of Contract for EPC/Turnkey Project, but with the incorrect understanding on the reasons of using EPC/Turnkey Contract, so instead of solving the problem it may caused bigger problems in practice, many problems raised during the execution due to such incorrect understanding of the spirit of EPC/Turnkey Contract. Most of Employers, in this case the government institution or state owned enterprises in Indonesia, choose the EPC/Turnkey Contract with minimum understanding of the essence of the EPC/Turnkey Contract. Their reasons of choosing the EPC/Turnkey Contract was the “tied schedule” and the “higher certainty of cost”. FIDIC EPC/Turnkey Contract based on the discussion in this paper, instead of fit the Employer’s need only, the EPC/Turnkey Contract still give chance to the contractor to submit their claim (Clause 20) and even the price is fixed, payment could be made once the claim is accepted (Sub-Clause 17.4) means that additional to the contract price can be done. One of the important noteworthy thing is that if there is additional cost it should be “added to the contract price”, while in the conventional contract it should be “included in the contract price”, so the final price will be the same (Sub-Clause 14.1). Keyword: EPC/Turnkey Contract, tied schedule, higher certainty of cost, added, included.
ANALISIS PEMILIHAN MODEL KONTRAK FIDIC RAINBOW CONTRACT 2017 PEKERJAAN PEMBANGUNAN DERMAGA (KAJIAN DARI SUDUT PANDANG PENGGUNA JASA) Anom Wibisono; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Konstruksia Vol 9 No. 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.482 KB) | DOI: 10.24853/jk.9.2.15-24

Abstract

PERAN PENILAI AHLI DALAM PENANGANAN KEGAGALAN BANGUNAN DAN KEGAGALAN KONSTRUKSI (MENURUT UU NO 18 TAHUN 1999 JO PP 29 TAHUN 2000) Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Konstruksia Vol. 6 No. 1 Tahun 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.812 KB) | DOI: 10.24853/jk.6.1.%p

Abstract

PEMILIHAN PENYEDIA PEKERJAAN KONSTRUKSI OLEH PENGGUNA JASA DENGAN METODE E-PURCHASING DI DINAS BINA MARGA PROVINSI DKI JAKARTA Khairul Imam; Sarwono Hardjomuljadi; Mawardi Amin
Konstruksia Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 13 No. 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.13.2.155-168

Abstract

Sebagai bagian dari penerapan good governance di Indonesia, saat ini pengadaan barang/jasa pemerintah dilakukan secara elektronik. Hal ini membuat calon penyedia jasa harus menyiapkan tiap persyaratan secara baik serta bersaing secara jujur. Penyedia jasa yang nantinya akanmenjalankan kontrak konstruksi diharapkan adalah dari hasil pemilihan yang baik. Salah satu metode pemilihan penyedia jasa konstruksi di Dinas Bina Marga DKI Jakarta yaitu metode e-purchasing. Terdapat cukup banyak faktor yang mempengaruhi pemilihan penyedia jasa konstruksi dengan metode e-purchasing. Dengan menggunakan analisis Relative Importance Index (RII), ditemukan bahwa urutan faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan penyedia pekerjaan konstruksi di Dinas Bina Marga DKI yaitu (i) Persyaratan Administrasi Penyedia Pekerjaan Konstruksi (RII: 0,890), (ii) Respons Terhadap Pemeriksaan (RII: 0,866), (iii) Pelaksanaan Pekerjaan (RII: 0,840), (iv) Komitmen Tanggung Jawab Masa Pemeliharaan (RII: 0,834), (v) Kelengkapan Teknis Penyedia Pekerjaan Konstruksi (RII: 0,791), (vi) Lain-lain (RII: 0,760), (vii) Pengalaman Kerja (RII: 0,744). Faktor yang paling penting adalah Persyaratan Administrasi Penyedia Pekerjaan Konstruksi yang dipengaruhi oleh indikator penyedia jasa tidak dalam pengawasan pengadilan dan tidak masuk daftar hitam.
FAKTOR PENGARUH VARIATION ORDER PADA KONSTRUKSI JALAN DAN JEMBATAN UNTUK MENGURANGI KLAIM KONSTRUKSI Heni Kustiah; Sarwono Hardjomuljadi; Mawardi Amin
Konstruksia Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 13 No. 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.13.2.81-92

Abstract

Proyek konstruksi dalam pelaksanaannya selalu terjadi perubahan lingkup pekerjaan, perubahan jenis material, perubahan spesifikasi teknis, perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dan keinginan pemilik proyek untuk melakukan penambahan ataupun perubahan lingkup pekerjaan. Variation order/perintah perubahan adalah pekerjaan tambah/kurang yang selalu terjadi dalam setiap pembangunan proyek konstruksi dan hal ini dapat menjadi penyebab terjadinya klaim konstruksi dan sengketa apabila tidak ditangani secara baik. Dengan adanya klaim konstruksi yang berakhir dengan sengketa dapat mengakibatkan gagalnya tujuan utama proyek yaitu menciptakan produk fisik dalam jangka waktu tertentu (ada awal dan akhir) yang terikat dengan biaya dan mutu yang sudah disyaratkan. Penelitian ini bertujuan mencari faktor-faktor yang dapat menyebabkan timbulnya variation order, untuk menghindari klaim konstruksi yang berakhir sengketa, mencari faktor yang paling berpengaruh yang dapat menyebabkan timbulnya variation order untuk menghindari klaim konstruksi yang berakhir sengketa. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan IBM SPSS v 25. Hasil dari penelitian adalah faktor-faktor yang dapat menyebabkan timbulnya variation order adalah perubahan kuantitas, perubahan kualitas, perubahan desain, perubahan program kerja dan perubahan metode kerja. Sedangkan faktor yang signifikan berpengaruh yang dapat menyebabkan timbulnya variation order untuk mengurangi klaim konstruksi yang berakhir sengketa adalah perubahan metode kerja. 
DAMPAK PENDEMI COVID-19 ATAS TIMBULNYA KLAIM WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK-PROYEK PEMBANGKIT LISTRIK DI INDONESIA Rudy Nugroho; Sarwono Hardjomuljadi; Mawardi Amin
Konstruksia Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 14 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.14.1.18-32

Abstract

Corona virus 2019 muncul dengan tiba-tiba di Tiongkok yang kemudian menyebar keseluruh dunia termasuk di Indonesia, penyebaran yang masif dan cepat membuat pemerintah di seluruh dunia bereaksi dengan segera menutup pelabuhan-pelabuhan dan bandara-bandara internasionalnya sehingga pergerakan dan mobilisasi manusia antar negara menjadi terhenti. Pemerintah di Dunia, termasuk Pemerintah Indonesia mulai membuat perubahan peraturan-peraturan terkait persyaratan-persyaratan keluar masuk antar negara serta peraturan-peraturan new normal. Penelitian ini ditujukan untuk melihat adanya hubungan keterlambatan waktu dan kenaikan harga kontrak akibat pemerintah mengeluarkan perubahan-perubahan peraturan untuk menekan penyebaran virus covid-19 yang mengakibatkan timbulnya klaim di proyek-proyek pembangkit listrik di Indonesia dan untuk menentukan faktor-faktor apa sajakah yang secara dominan mempengaruhi keterlambatan waktu dan kenaikan harga kontrak selama pendemi covid-19. Pada penelitian ini didapatkan hubungan antara keterlambatan waktu dan kenaikan harga kontrak yang signifikan, untuk hubungan keterlambatan waktu dan kenaikan harga kontrak terhadap klaim didapatkan hubungan yang kuat dimana keterlambatan waktu dan kenaikan harga kontrak dapat dipastikan akan memunculkan klaim proyek. Perubahan-perubahan peraturan pemerintah selama pendemi covid-19 menyebabkan turunnya efisiensi pada proyek-proyek pembangkit listrik di Indonesia.
Faktor Penyebab Klaim Pada Proyek Infrastruktur Sanitasi Berdasarkan Fidic MDB Harmonised Edition 2010 Conshita Hubertha Dhiu; Sarwono Hardjomuljadi; Mawardi Amin
Konstruksia Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Konstruksia Vol 14 No. 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.14.2.34-43

Abstract

Standar kontrak pada proyek konstruksi yang dibiayai dari dana pinjaman luar negeri umumnya menggunakan FIDIC Condition of Contract for Construction MDB Harmonised Edition 2010. Dalam pelaksanaan kontrak sering terjadi perbedaan antara apa yang sudah tercantum di dalam kontrak dengan kenyataan yang terjadi di lapangan maupun perbedaan lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya klaim. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor penyebab klaim perpanjangan waktu yang bisa mendapatkan hak tambahan biaya pada pelaksanaan proyek infrastruktur sanitasi yang menggunakan kontrak FIDIC Conditions of Contract for Construction MDB Harmonised Edition 2010. Metode penelitian ini adalah Metode kuantitatif. Pengambilan data primer melalui penyebaran kuesioner yang berisi 40 (empat puluh) butir pernyataan mengenai faktor penyebab timbulnya klaim dengan penilaian berdasarkan skala likert 5. Responden penelitian sebanyak 30 orang terdiri dari pihak pengguna jasa, penyedia jasa dan konsultan pengawas pada proyek infrastruktur sanitasi Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah dan Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL). Analisis statistik menggunakan Uji Validitas, Uji Reliabilitas dan Relative Importance Index (RII) dengan alat bantu software SPSS versi 29. Hasil penelitian menemukan 5 (lima) faktor penyebab klaim paling dominan yaitu perubahan desain (X1), kekacauan publik (perang, terorisme, revolusi, kerusuhan, dll) (X38), kondisi geologi di bawah permukaan (X4), kepemilikan dan ketersediaan lahan (X5), dan bencana alam (X40). 
Exploring The Financial Dynamics Of Green Building Adoption: Insights From Indonesia Sutikno Sutikno; Sarwono Hardjomuljadi; Hendrik Sulistio; M. Agung Wibowo; Suyono Dikun
Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Vol. 5 No. 2 (2024): Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/jaets.v5i2.4773

Abstract

This research purpose is to offer insights to property owners and developers whose focus tends to be solely on the initial costs of green buildings, and aligning with the requirements set forth by Minister of Public Works and Public Housing Regulation No. 21 of 2022, effective from 2022, which mandates green buildings to obtain Building Structure Approval (PBG) and Functional Worthiness Certificate (SLF). Drawing from the 2013-2018 Green Building Council Indonesia (GBCI) report, which indicates a mere 2% certification rate for buildings exceeding 12 floors, this study seizes the opportunity to delve into how green building considerations influence financial decisions. Surveying 102 experienced respondents in green building practices, this research employs green building factor analysis, value engineering, life cycle cost analysis, and Structural Equation Modeling (SEM)-PLS to scrutinize the factors influencing cost performance in green buildings. The findings spotlight 10 critical green building factors pivotal for securing certification, alongside unveiling correlations between initial costs, operational costs, and life cycle costs. Anticipated outcomes encompass facilitating compliance with Minister of Public Works and Public Housing Regulation No. 21 of 2021, and nurturing the development of green buildings in Indonesia. Implications span regulatory compliance, informed financial strategies, green building advancement, and knowledge dissemination. This study aims to simplify comprehension of the financial ramifications of green buildings, furnishing practical guidance for developers in navigating the intricacies of cost-sustainability equilibrium.
Faktor Penyebab Klaim yang Menyebabkan Sengketa Pada Proyek Pengerukan dan Reklamasi Berdasarkan FIDIC Form of Contract for Dredging and Reclamation Edition 2016 (Blue Book) Simanjuntak, Indra Jadi; Hardjomuljadi, Sarwono; Amin, Mawardi
Konstruksia Vol 15, No 1 (2023): Jurnal Konstruksia Vol 15 No. 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.15.1.15-26

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan industri di Indonesia mendorong pembangunan infrastruktur Pelabuhan yang pekerjaannya meliputi pekerjaan pengerukan dan reklamasi. Pekerjaan pengerukan dan reklamasi sebagian besar dilaksanakan oleh Penyedia Jasa spesialis dari luar negeri mengakibatkan FIDIC Form of Contract for Dredging and Reclamation (Blue Book) edisi tahun 2016 menjadi sering digunakan di Indonesia. Seiring dengan penggunaan FIDIC Blue Book edisi tahun 2016 banyak klaim dan perselisihan antara Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa yang menyebabkan sengketa. Oleh karena itu diperlukan penelitian tentang analisis faktor-faktor penyebab klaim yang menyebabkan sengketa untuk pekerjaan pengerukan dan reklamasi yang menggunakan Kontrak FIDIC Blue Book. Penelitian dilakukan pada proyek pengerukan dan reklamasi di Indonesia yang menggunakan FIDIC Blue Book dengan menggunakan kuesioner skala likert 5 kepada 85 responden.  Data diolah dengan menggunakan SPSS v26.0 dan analisis menggunakan RII (Relative Important Index). Dari hasil analisis diperoleh bahwa faktor penyebab utama klaim yang mengakibatkan sengketa pada proyek pengerukan dan reklamasi di Indonesia yang menggunakan FIDIC Form of Contract for Dredging and Reclamation Edition 2016 (Blue Book) dari responden adalah keterlambatan yang diakibatkan oleh Pengguna Jasa (A10), perbedaan interpretasi dokumen Kontrak (C5), perubahan lingkup pekerjaan (A6), penyelidikan lapangan yang kurang lengkap (A14) dan penemuan obstacle, bom dan ranjau sisa perang dunia (D7).
The Effect of Value Co-Creation, and Corporate Image on Building Customer Loyalty Toward Apartment Contractor Setijanto, Augustinus; Hardjomuljadi, Sarwono; Waty, Mega
IJEBD (International Journal of Entrepreneurship and Business Development) Vol 7 No 6 (2024): November 2024
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/ijebd.v7i6.3004

Abstract

The purpose of this study is to create strategy for apartment contractors to build loyalty of apartment developer by examine customer satisfaction as mediator between corporate image, vccreation with customer loyalty in the Indonesia apartment construction industry. Current study is conducted in the apartment construction industry in Indonesia. The population for this study is apartments developer in Indonesia. To accomplish main purpose, the data were collected from project managers of apartment developer firms in Indonesia. Online questionnaires were distributed and total of 316 respondents’ data were collected and analysed. Respondent data was processed using SmartPLS for hypothesis testing. The results shows that customer loyalty significantly influenced by their satisfaction, corporate image, and vccreation. The result also reveals that customer satisfaction mediate the relationship between corporate image, vccreation and with customer loyalty. Furthermore, the research results also found that corporate image, vccreation and positively influence satisfaction.
Co-Authors A. F, M. Dhika Adhitya Ade Nurmala Ade Nurmala, Ade ADI SAPUTRO Ahmad Migdad Alaydrus Amalia Khusnawati, Atik Anak Agung Gede Sugianthara Anggi Raditya Anondho, Basuki Anrizal, Anrizal Arief, Ediyanto Arjon, Arjon Asep Rachmatullah Aulia, Zuvika Alfi Conshita Hubertha Dhiu Deka Yudhit Maristyo P. Dwian Prakoso, Angga Efendy, Prasetyo Elfriandi, Elfriandi Erik Winada Fransiska, Era Galih Adya Taurano Hari Anggeriksari Helmi Umar Ambadar Hendrik Sulistio Hendrik Sulistio Hendrik Sulistio Heni Kustiah Imanto, Yuwono Indahwati, Amaliyah Noor Irdayani Irdayani Jamhari Jamhari Jo Johnson Kenny Kapuasiana Khairul Imam Koespiadi Kusumastuti, Purnaning Siwi Kuswijanarko, Anjar Laia, Kharisman Lessy, Achmad Syabril Lutfi Mustakim M. Agung Wibowo Malinda, Yosie Marlia Dyah Salindri Hardjito Mawardi Amin Mega Maharani Hutahaean Mega Waty Mudri Mudri Muhammad Reza Aditya Ready Niniek Lannyati Nugroho, Rudy Nuris Wahyudi Nurul Listanto Pakpahan, Alfredo Putra Hidayat PUTU IKA WAHYUNI Roni Febrianto Rudy Nugroho Sami'an Sami'an, Sami'an Samian Sami’an Sami’an, S. Sami’an, Sami’an Sandi Andika Surya Putra Saragih, Hidbar Roberta Sebastian, Reza Rafly Setijanto, Augustinus Shanti Astri Noviani Simanjuntak, Indra Jadi Siti Kautsariyah Sriyono D. Siswoyo Sumantri, Mahfiar Fajar Akbar Sungkara, Fajar Sutikno Sutikno Suwandi Suwandi Suyono Dikun Syafrie, Hambali Syafrijon Triwijaya, Helmy Yulian Wesleyzon Sitompul Wibowo, Singgar Mataniari Wicaksono, Ario Widiatmoko, Ndaru Seto Winata, Eduardus Gerald Wiraantaka, Jaka Adiprasetya Wisatrioda, Bayu Wisnuaji, Haryo