Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of translation strategies in the change of meaning in The Fairy Tale Les Souhaits Ridicules Asmarani Irawan, Hana; Amalia, Farida; Mulyadi, Yadi
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan (In progress)
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v4i3.1731

Abstract

This study investigates the semantic translation strategies employed in the meaning shifts of Charles Perrault’s fairy tale Les Souhaits Ridicules, translated into Indonesian. Utilizing a qualitative approach and Chesterman’s 1997 translation strategy theory, the research identified and classified semantic techniques including synonymy, paraphrasing, antonymy, converses, emphasis, distribution, and hyponymy shifts. Analysis of 92 data points conclusively revealed  that paraphrasing (43.48%) and synonymy (27.17%) were the most prevalent strategies, with emphasis shifts also significantly present (17.39%). These findings indicate that meaning shifts are executed functionally and adaptively, aiming to preserve acceptability and readability for young Indonesian readers without compromising the story’s moral message or narrative essence. By comparing these results with prior studies, this research offers a substantial contribution to the exploration of semantic strategies in children’s literature translation, underscoring the importance of translator flexibility and cultural sensitivity. The study’s limitations, particularly its scope and singular focus on semantic strategies, provide clear directions for future research into cross-linguistic and cross-cultural translation within the fairy tale genre.
Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Ajar Komik Elektronik Berbentuk Flipbook dalam Pembelajaran Pasca Pandemi Covid-19 Sobari, Teti; Mulyadi, Yadi; Aryana, Suhud; Suryana, Sabila Idzni
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13276

Abstract

Dalam pembelajaran era 4.0, pendidik harus meningkatkan kemampuannya dalam memilih bahan ajar dan media agar pembelajaran efektif dan sesuai dengan perkembangannya. Salah satu media yang berkembang di era digital ini adalah bahan ajar elektronik. Selain itu, bahan ajar tersebut dapat dikembangkan menjadi komik elektronik yang berbentuk flipbook. Berdasarkan observasi yang dilakukan, pendidik belum mengenal proses digitaliasi bahan ajar dan mengembangkan media pembelajaran dalam bentuk komik elektronik yang dapat meningkatkan keterpahaman dan minat belajar peserta didik terhadap materi yang dipelajari. Tujuan dari program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini adalah meningkatkan kemampuan pendidik SMP dalam memanfaatkan dan mengembangkan bahan ajar komik elektronik dengan aplikasi flipbook. Metode yang digunakan dalam kegiatan PPM ini adalah deskriptif kualitatif. Adapun langkah-langkah pelaksanaan PPM ini adalah melaksanakan observasi; merencanakan tindakan; dan pelaksanaan pelatihan pembuatan bahan ajar, komik pembelajaran, dan melakukan simulasi digitalisasi bahan ajar melalui aplikasi flipbook. Hasil dari kegiatan ini terlihat bahwa pelatihan pemanfaatan dan pengembangan bahan ajar komik elektronik berbentuk flipbook kepada pendidik-pendidik SMP Mekarwangi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi literasi teknologi pendidik dalam menghadapi tantangan sistem pembelajaran pascapandemi Covid-19.
Analisis Kinerja Unit Pembangkit Akibat Outage Berdasarkan Equivalent Availability Factor dan Net Capacity Factor di PLTA Lamajan Pangalengan Sucita, Tasma; Mulyadi, Yadi; Lesmana, Ridwan
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2023): SNTE II
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kebutuhan energi listrik, sehingga pembangkit dituntut untuk memproduksi energi listrik secara terus-menerus yang menimbulkan resiko penurunan kinerja bahkan terjadinya kerusakan atau kegagalan. Keandalan kinerja unit pembangkit sangat besar perannya untuk memenuhi suplai energi listrik kepada pelanggan. Kondisi yang ada di lapangan menunjukkan beberapa gangguan mulai dari yang kecil hingga menyebabkan pembangkit harus keluar dari jaringan yang menyebabkan nilai indeks akan mengalami penurunan. Maka dengan ini diperlukan evaluasi kinerja pembangkit listrik sesuai dengan Protap Deklarasi Kondisi Pembangkit dan Indeks Kinerja Pembangkit. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji ataupun menganalisis pengaruh gangguan terhadap nilai indeks kinerja unit pembangkit di PLTA Lamajan Pangalengan pada tahun 2020 sampai dengan tahun 2022 dan memberikan solusi alternatif untuk meningkatkan nilai indeks kinerja pembangkit. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan pendekatan secara deskriptif dan komparatif. Variabel-variabel yang akan dianalisis berupa Equivalent Availablity Factor (EAF) dan Net Capacity Factor (NCF) sebagai indeks kinerja pembangkit. Hasil temuan penelitian yang diperoleh di PLTA Lamajan Pangalengan menunjukkan bahwa nilai rata-rata EAF tahun 2020 sebesar 38,17%, tahun 2021 sebesar 59,08%, dan tahun 2022 sebesar 59,84%. Menurut standar SPLN (80-85%) dan NERC (86,36%) untuk nilai EAF PLTA termasuk tidak handal. Sedangkan nilai rata-rata NCF tahun 2020 sebesar 43,91%, tahun 2021 sebesar 42,41% dan tahun 2022 sebesar 41,41%. Walaupun mengalami penurunan tetapi masih memenuhi standar SPLN (30-50%) dan NERC (38%). Faktor gangguan yang mempengaruhi kinerja unit pembangkit diantaranya adalah debit air yang tidak konstan sehingga berdampak kepada an penurunan pembangkit. Beberapa solusi untuk mengatasi gangguan tersebut, pihak terkait dapat melakukan normalisasi sungai, pergantian spare part komponen, dan maintenance routine.
FRANCOLITTERA: Pengembangan Media Interaktif Berbasis Web untuk Pembelajaran Littérature Française Athoriq, Ardhan Bintang Arasy; Sunendar, Dadang; Mulyadi, Yadi
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v14i1.137312

Abstract

French literature education in Indonesian universities currently faces significant obstacles due to dependence on passive media (87.7%) and high linguistic barriers (77.2%) that make it difficult for students to understand the syntax and meaning of complex literary texts. This study aims to develop and test the feasibility of Francolittera, a web-based interactive learning medium designed to address these gaps. Using the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), this study involved 57 students in the needs analysis stage and 25 students in a limited operational trial. The evaluation instrument was developed by adapting the Learning Object Review Instrument (LORI) 2.0 framework. The result of the development is a web platform with a hierarchical material structure (period, author, work) that integrates asynchronous reflective review features with a curation system by administrators to maintain content and interaction quality. Based on the final evaluation on a scale of 1–5, the media was categorized as Very Suitable with an overall average score of 4.38, covering material expert validation (4.50), media expert validation (4.25), and user acceptability testing (4.40). These results indicate that Francolittera has the potential to support independent learning, as reflected in the level of user acceptance of the asynchronous reflective review feature, which facilitates interpretive understanding of literary works in the context of use without direct supervision.
Développement d'un Site Web pour l'Auto-Apprentissage du Français du Secrétariat Syeila Sarvira; Tri Indri Hardini; Yadi Mulyadi
HEXAGONE Jurnal Pendidikan, Linguistik, Budaya dan Sastra Perancis Vol. 15 No. 1 (2026): HEXAGONE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/12nt0d55

Abstract

Cette étude vise à concevoir, développer et évaluer une plateforme éducative en ligne, nommée Secrétariat Facile, afin de soutenir l'apprentissage en autonomie dans le cadre du cours de Français du Secrétariat (français sur objectifs spécifiques). En s'appuyant sur une méthodologie de Recherche et Développement (R&D), ce travail structure les standards de validation de produits éducatifs de Borg et Gall, intégrés aux trois phases de développement du modèle PPE : Planification, Production et Évaluation. Les participants ciblés étaient des étudiants de licence du Département d’Enseignement du Français de l'Université d’Éducation d'Indonésie (UPI) ayant suivi ce cours de langue de spécialité. La collecte des données a été réalisée au moyen d'un questionnaire d'évaluation complet, composé d'affirmations fermées sur une échelle de Likert à 5 points pour mesurer les indicateurs quantitatifs, ainsi que de questions ouvertes pour recueillir les commentaires qualitatifs. Les résultats quantitatifs révèlent une perception très positive de la part des évaluateurs, la plateforme ayant obtenu une moyenne générale de 4,45 sur 5,00, ce qui démontre sa grande viabilité, sa stabilité technique et son efficacité à favoriser l'autonomie des apprenants grâce à ses boucles de rétroaction automatisée (Correction Automatique). Néanmoins, l'analyse qualitative des commentaires ouverts a mis en évidence des difficultés liées à la charge cognitive résultant de l'utilisation exclusive du français (tout en français) et des obstacles initiaux lors de la navigation. Par conséquent, cette étude suggère d'intégrer des outils de guidage linguistique spécifiques, d'enrichir la base de données du glossaire bilingue et de mettre en place un tutoriel d'accueil intuitif sur la page d'accueil pour les futures versions du système.