Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Dwibahasa terhadap Komunikasi dan Sosial Emosional pada Anak Usia 3-4 Tahun Hasna Laila Rahman; Masnipal; Dewi Mulyani
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 4, No. 2, Desember 2024, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v4i2.5132

Abstract

Abstrak. Manusia membutuhkan komunikasi untuk hidup, dengan bahasa sebagai alat paling efektif untuk menyampaikan pesan, pikiran, dan perasaan. Bahasa memungkinkan kerja sama antar manusia dan dominan dalam berbagai aktivitas. Penelitian ini mengkaji dampak dwibahasa pada perkembangan komunikasi, sosial, dan emosional anak usia dini. Dengan meningkatnya jumlah keluarga dwibahasa, penting memahami bagaimana pengalaman ini memengaruhi perkembangan anak. Permasalahan yang dikaji meliputi dampak dwibahasa terhadap: (1) komunikasi anak, (2) sosialisasi dengan teman sebaya, dan (3) perkembangan emosi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus, melibatkan observasi dan wawancara terhadap orang tua, guru, dan dua anak perempuan usia 3 dan 4 tahun di lingkungan dwibahasa. Hasil menunjukkan dwibahasa dapat menyebabkan kesulitan komunikasi, hambatan bersosialisasi, dan masalah emosi seperti kecemasan dan menarik diri. Abstract. Humans need communication for survival and language is the most effective communication tool to convey messages, thoughts, feelings, and goals to others. Language enables cooperation between humans, so its role is very dominant in various daily activities. Therefore, this study aims to examine the impact of bilingualism on communication and social-emotional development in early childhood. With the increasing number of bilingual families in various countries, it will be important to understand how bilingual experiences affect children at this critical stage of development. Based on this phenomenon, the problems in this study are formulated as follows: (1) How does bilingualism impact on children's communication development? (2) How does bilingualism impact on children's socialization among peers? (3) How does bilingualism impact on children's emotional development. The method used in this research is a qualitative method with a case study approach, involving observation and in-depth interviews with parents, teachers, and children in a bilingual environment. The subjects were two girls aged 3 and 4 years old. The results showed that the use of bilingualism in children aged 3-4 years can cause children's inability to communicate fluently, barriers in socializing with peers and barriers in emotions (anxiety & frequent withdrawal).
Desain Kurikulum Taqwa dalam Pendidikan Keluarga: Menumbuhkan Keimanan Sejak Dini Nur Inten, Dinar; Mulyani, Dewi
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.841

Abstract

Keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak. Pendidikan dalam keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak. Salah satu nilai yang perlu ditanamkan adalah ketakqwaan. Namun, implementasi nilai taqwa dalam pendidikan keluarga seringkali masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah desain kurikulum Ketaqwaan yang dapat diterapkan dalam konteks keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur untuk menggali pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep taqwa dalam pendidikan Islam, serta berbagai pendekatan yang telah dilakukan dalam menanamkan nilai-nilai taqwa pada anak dalam konteks keluarga. Analisis data dilakukan secara sistematis dan mendalam untuk menghasilkan temuan yang relevan guna mendesain dan mengembangkan program pendidikan yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai taqwa pada anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kurikulum taqwa dalam pendidikan keluarga memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman anak dan orang tua tentang nilai-nilai ketaqwaan. Orang tua sebagai actor penting dalam memberikan:  keteladanan, keterlibatan dan motivasi bagi anak untuk melatih nilai-nilai ketakwaan
IMPLEMENTASI METODE BERMAIN PLAYMAT UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK KASAR MELOMPAT ANAK USIA DINI (Studi Kasus Kelompok B di PAUD Cendrawasih 8 Gekbrong Wahyudin; Qudsi Mutawakil Husaini; Dewi Mulyani
Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Ekonomi
Publisher : Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62495/jpime.v2i2.28

Abstract

Penelitian ini berjudul implementasi metode bermain playmat untuk meningkatkan pada motorik kasar melompat kanak-kanak usia dini (Studi Kasus kelompok B pada PAUD Cendrawasih 8 Gekbrong). Kemampuan gerakan anak untuk berkembang dan tumbuh seiring dengan bertambahnya usia otot dan saraf mereka dikenal sebagai perkembangan motorik kasar. Perkembangan ini akan terus berlanjut, tergantung pada usia anak. Kemampuan motorik kasar anak memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan mereka secara keseluruhan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa masalah dan keterlambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan kemampuan motorik kasar dan halus memengaruhi sekitar 45% anak di negara berkembang. Kekurangan ini mengganggu koordinasi, kontrol, dan cara otot-otot dalam tubuh saling berhubungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara menggunakan pendekatan playmat untuk membantu keterampilan motorik kasar anak kecil, yaitu melompat. Studi kasus dan metodologi kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Kesimpulan penelitian adalah bahwa playmat dapat digunakan secara efektif untuk membantu anak kecil di kelompok B PAUD Cendrawasih 8 Gekbrong mengembangkan keterampilan motorik kasar mereka dalam melompat. Guru telah berhasil memasukkan permainan playmat, dan anak-anak tampak bersenang-senang saat memainkan permainan mereka. Permainan playmat yang membantu anak-anak usia dini di PAUD Cendrawasih 8 mengembangkan kemampuan motorik kasar mereka dalam melompat didukung oleh aspek-aspek yang berkaitan dengan pola makan dan gizi serta unsur-unsur yang berkaitan dengan kematangan atau kesiapan fisik atau psikologis. Pengaruh yang menghambat meliputi hal-hal yang terjadi di lingkungan sekolah, seperti ketika anak-anak bercanda atau saling mendorong, yang mungkin berdampak pada satu sama lain.
Tantangan dan Peluang Pendidikan Islam dalam menyiapkan Generasi Tangguh di Era 5.0 Hernawati, Hernawati; Mulyani, Dewi
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2023): Pendidikan Islam dan Pembentukan Karakter
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.6.1.1-17

Abstract

This article discusses the development of the times that are so fast. Where after the industrial revolution era with various changes, people were forced to enter the 5.0 era. Various innovations emerge and require the ability to adapt. The method used in this research is Scoping review, the authors identify various literatures that use various methods with themes related to the topic of challenges and opportunities of Islamic education in facing society 5.0. and what must be prepared to face all these challenges so that the next generation has the resilience to adapt to various changing times. The results of the study indicate that the problems that arise as challenges for Islamic education are: moral decadence occurs, the emergence of uneducational media that is easily consumed by children, inappropriate use of social media, a climate of competition in various aspects, demands for democracy and modernization, demands to survive the crisis and maintain what has been achieved, demands to compete on a regional, national and international scale, demands to adapt to fast-paced changes. To anticipate these challenges, namely by cultivating religious understanding to hone spiritual and emotional intelligence, creating as much useful content as possible in accordance with the Qur'an and Hadith by using various media that are easily consumed by all groups, strengthening Islamic education that focuses on character development in children, equips 21st century skills to survive the demands of democracy and modernization, prepares reliable educators who are capable of reform and have a forward orientation.
Pengaruh Keunggulan Bersaing Terhadap Keputusan Pembelian Pada Toko Kuwehanyi Purwakarta Mulyani, Dewi; Restiani, Syifa Widya
Jurnal Bisnis Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Bisnis Perdana Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62739/jb.v12i2.77

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui gambarankeunggulan bersaing pada Toko Kuwehanyi Purwakarta; 2) Untuk mengetahuigambaran keputusan pembelian Pada Toko Kuwehanyi Purwakarta; 3) Untukmengetahui pengaruh keunggulan bersaing terhadap keputusan pembelian TokoKuwehanyi Purwakarta. Responden penelitian ini adalah konsumen pada TokoKuwehanyi Purwakarta sejumlah 96 orang dengan menggunakan metode incidentalsampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, metodesurvey. Sumber data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Teknikpengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi,dan kuesioner. Untukmengukur besarnya pengaruh keunggulan bersaing terhadap keputusan pembeliandigunakan teknik analisis data uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas,korelasi dan regresi, serta uji signifikansi dan koefisien determinasi denganmenggunakan software SPSS 25.0. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tanggapanresponden mengenai Keunggulan Bersaing (X) pada Toko Kuwehanyi cukup baik,sedangkan keputusan pembelian (Y) pun cukup baik dan Keunggulan Bersaingternyata berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian.
Pemberdayaan Berbasis Asset Based Community Development untuk Meningkatkan konpetensi Profesional Guru Madrasah di Era Industri 4.0 Alhamuddin, Alhamuddin; Aziz, Helmi; Inten, Dinar Nur; Mulyani, Dewi
International Journal of Community Service Learning Vol. 4 No. 4 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.059 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v4i4.29109

Abstract

Meningkatkan kompetensi profesional guru Madrasah di era industri 4.0 sangat penting, sehingga diperlukan adanya suatu Pemberdayaan. Pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi professional guru madrasah di kecamatan  Cimaung Provinsi Jawa Barat. Pendekatan dalam melaksanakan pemberdayaan menggunakan Asset Based Community Development (ABCD). Pendekatan ini digunakan untuk mengoptimalkan potensi dan aset yang dimiliki masyarakat dampingan. Focus pemberdayaan ini adalah pelatihan dan pendampingan terkait dengan peningkatan kompetensi profesional guru-guru madrasah yang ada di kecamatan Cimaung. Hasil pemberdayaan menunjukkan bahwa kompetensi professional guru madrasah mengalami peningkatan secara signifikan melalui beberapa kegiatan yang sudah dilakukan; literasi untuk anak usia dini, internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam kurikulum dan pembelajaran, serta kompetensi professional guru di era industry 4.0. Pemberdayaan untuk guru-guru madrasah perlu senantiasa dilaksanakan secara berkesinambungan (continuous quality improvement)  sehingga dapat meningkatkan kompetensi guru-guru dengan baik.
Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Islam: Membangun Identitas dan Moralitas Mahasiswa Hernawati; Mulyani, Dewi
Andragogia: Journal Education Science And Islamic Studies Vol 1 No 2 (2025): Andragogia: Journal of Educational Sciences and Islamic Studies
Publisher : Lembaga Pengkajian Pengembangan Pendidikan dan Kewirausahaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/andragogia.v1i2.651

Abstract

Character education in Islam is crucial for building the identity and morality of students. This article discusses how Islamic values can be integrated into higher education to create moral and integrity-driven individuals. Using a case study method, this research explores various character education programs implemented in Islamic campuses and their impact on student behavior. The findings indicate that the application of character education based on Islamic teachings significantly enhances students' moral awareness and social responsibility. In conclusion, character education in Islam not only shapes students' identities but also prepares them to contribute positively to society.
Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada Mata Pelajaran PAI untuk Membentuk Karakter Cinta Damai di Sekolah Dasar Pelita Kota Bandung 10030121114, Dina Nurdiana; Eko Surbiantoro; Dewi Mulyani
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 5 No. 1 (2025): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v5i1.18326

Abstract

Abstract. In an attempt to help students at Pelita Elementary School in Bandung City develop peaceful dispositions, this study will investigate how the Contextual Teaching and Learning (CTL) model is applied in Islamic Religious Education (PAI) courses. Data for this study was gathered by observation, interviews, and recording using a qualitative descriptive method. The study's findings demonstrate that using the CTL model can help students better comprehend the importance of cooperation, tolerance, and amicable dispute resolution. Numerous elements, including teacher preparation, school support, and student participation in the learning process, contribute to this model's success. However, this study also identifies obstacles, including limited facilities and differences in students' initial understanding of the concept of peace-loving. This study recommends strengthening the implementation of CTL through training for teachers and the integration of peace-loving values in a more comprehensive curriculum.Keyword: Contextual Teaching and Learning, Islamic Religious Education, Peace-loving Character, Elementary School Abstrak. Dalam upaya membantu anak-anak di Sekolah Dasar Pelita di Kota Bandung mengembangkan karakter cinta damai, penelitian ini akan melihat bagaimana pendekatan Pembelajaran Kontekstual (CTL) diterapkan dalam mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif yang mengumpulkan data melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model CTL dapat membantu peserta didik lebih memahami nilai-nilai kerjasama, toleransi, dan penyelesaian sengketa secara damai. Keberhasilan model ini didukung oleh berbagai faktor, seperti dukungan sekolah, pelatihan guru, dan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Meski demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi kendala, antara lain keterbatasan fasilitas serta perbedaan pemahaman awal peserta didik tentang konsep cinta damai. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelaksanaan CTL melalui pelatihan bagi guru dan integrasi nilai cinta damai dalam kurikulum yang lebih komprehensif.Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning, Pendidikan Agama Islam, Karakter Cinta Damai, Sekolah Dasar
Studi Komparasi Penguatan Karakter Disiplin Melalui Ekstrakurikuler Pramuka dan Paskibra Di SMK Bintang Harapan Bekasi 10030121046, Maya Nur Awaliyah; mulyani, dewi
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 5 No. 1 (2025): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v5i1.18328

Abstract

Abstract. This study is about the comparative improvement of discipline character through extracurricular activities in the Scout (Pramuka) and Paskibra (Flag Raising) programs at SMK Bintang Harapan. This study emphasizes the importance of character education in shaping students' attitudes and behaviors, especially focusing on discipline as an important component of character development. The methodology is in the form of qualitative data collection through field notes, which are then reduced, described, analyzed, and interpreted to reveal factual insights in a natural setting. The analysis is structured into several stages, including data presentation in an integrated descriptive format and comparative analysis to answer the research questions. The findings indicate that participation in Scouting significantly increases students' self-confidence, communication skills, social abilities, and teamwork, while also instilling values such as responsibility and environmental awareness. In addition, this study highlights the positive impacts of being involved in Scouting, such as fun outdoor activities and challenges that facilitate learning in a fun environment. However, it also notes challenges such as miscommunication among members and varying personalities, which can be overcome through fostering open communication. while Paskibra develops discipline and independence through structured exercises and activities. This study concludes with recommendations for the Scout program to continue developing engaging and rewarding programs that reach a wider audience, ultimately aiming to grow a better and more character-driven generation of youth. This study contributes to the understanding of how extracurricular activities can effectively enhance character education, especially in the context of discipline. Keywords: Discipline, Character Education, Scouts, Flag Bearer Abstrak. Penelitian ini tentang peningkatan komparasi karakter disiplin melalui kegiatan ekstrakurikuler dalam program Pramuka (Pramuka) dan Paskibra (Pengibaran Bendera) di SMK Bintang Harapan. Penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk sikap dan perilaku siswa, terutama berfokus pada disiplin sebagai komponen penting dari pengembangan karakter. Metodologi berupa pengumpulan data kualitatif melalui catatan lapangan, yang kemudian dikurangi, dijelaskan, dianalisis, dan ditafsirkan untuk mengungkap wawasan faktual dalam pengaturan alami. Analisis disusun menjadi beberapa tahap, termasuk presentasi data dalam format deskriptif terintegrasi dan analisis komparasi untuk menjawab pertanyaan penelitian. Temuan menunjukkan bahwa partisipasi dalam Pramuka secara signifikan meningkatkan kepercayaan diri siswa, keterampilan komunikasi, kemampuan sosial, dan kerja tim, sementara juga menanamkan nilai-nilai seperti tanggung jawab dan kesadaran lingkungan. Selain itu, penelitian ini menyoroti dampak positif dari terlibat dalam Pramuka, seperti kegiatan luar ruangan yang menyenangkan dan tantangan yang memfasilitasi pembelajaran di lingkungan yang menyenangkan. Namun, ini juga mencatat tantangan seperti miskomunikasi di antara anggota dan kepribadian yang bervariasi, yang dapat diatasi melalui membina komunikasi terbuka . sedangkan paskibra mengembangkan disiplin dan kemandirian melalui Latihan dan kegiatan terstruktur. Penelitian ini diakhiri dengan rekomendasi untuk program Pramuka untuk terus mengembangkan program yang menarik dan bermanfaat yang menjangkau khalayak yang lebih luas, yang pada akhirnya bertujuan untuk menumbuhkan generasi pemuda yang lebih baik dan lebih digerakkan oleh karakter. Studi ini berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana kegiatan ekstrakurikuler dapat secara efektif meningkatkan pendidikan karakter, terutama dalam konteks disiplin. Kata Kunci: Disiplin, Pendidikan Karakter, Pramuka, Paskibra
The Role of Teachers in Cultivating Good Manners & Halal Food Through Mother’s Previsions Nur Inten, Dinar; Mulyani, Dewi; Aziz, Helmi
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 41, No. 1, (June 2025) [Accredited Sinta 3, No 79/E/KPT/2023]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v41i1.4872

Abstract

Early childhood children are unique individuals and are equipped with millions of potentials. This potential will grow and develop optimally if it gets good and correct stimulus. One of them is introducing Rasulullah's eating habits and getting children used to consuming halal and thoyyib food. Teachers are one of the important figures in children's learning. From teachers, children learn a variety of information, knowledge and skills. The aim of this research is to determine children's understanding and skills in eating and consuming halal and thoyyib food through mother's provisions. The method used was quasi-experimental with research objects of children aged 5-6 years. The results of the research prove that through eating activities carried out with correct etiquette, children get used to eating in a civilized way. Likewise, mother's provisions make children accustomed to consuming halal and thoyyib food in their daily lives.
Co-Authors 10030121046, Maya Nur Awaliyah 10030121114, Dina Nurdiana 10030219001, Nadya Oktaviani 10030220027, Nabila Firdatunnisa Khaerani Kurniawan 10030220042, Karina Nurul Fathia Abdul Haris Setyawan Abdurrahman, Muhammad Nabhan Abdurrasyid, Muhammad Sabiq Adinugraha, Yudha Aep Saepudin AG thamrin Alhamuddin Aliyah Putri Fahira Alya Deva Rella Andalusia Neneng Permatasari Asep Dudi Suhardini Ayi Sobarna Az-Zahra, Sabrina Syawalina Cahyani, Novianti Ayu Cintia Sari Kartika Dedih Surana Dewi Mulyani Dewi Susanti De’ Vivi Alvioni Maulidini Dinar Nur Inten Dinata, Pranita Marta Eko Surbiantoro Emayulia Sastria Erhamwilda Ferry, Dharma Fitroh Hayati Haditsa Qur'ani Nurhakim Hafizhurrahman, Muhammad Reza Hasanah, Nursifa Hasna Laila Rahman Hayat, Silvia Salsabila Helmi Aziz Hernawati Hernawati Hernawati Iil Hafna Ikhwan Abdian Ikin Asikin Ikin Asikin, Ikin Ira Restu Kurnia Isnani Kartika Chrysti Suryandari Keukeu Kaniawati Rosada Khambali, Khambali Lesmana, Belda Nurmultiefa Maryono, Awanis Ghassani masnipal Masnipal Marhun Maulana, Akmal Meirista, Dika Meta Nova Algina Nan Rahminawati Nurazqia, Mila Permatasari, Andalusia N Putri Intan Utami Qudsi Mutawakil Husaini Restiani, Syifa Widya Rizqi, Anzilni Ahsani Rosana, Atika Santi Siti Anjani Sofitri St Y Slamet, St Y Suharno Suharno Sulistio, Retno sunardi sunardi Syifa Syarifah Tresna Wulandari, Tresna Ufaira Tsabita Haiman Utami, Rani Wahyudin Wawuru, Peringatan Widaningsih, Wiwin Wulan Sari Yulli Fathul Aini Yurnarida Eka Nizmi Zahra Nada Nabila