p-Index From 2021 - 2026
6.917
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) TEKNIK Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Journal of Mathematical and Fundamental Sciences Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO JETT (Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan) JOIV : International Journal on Informatics Visualization Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) International Journal of Artificial Intelligence Research KOMPUTIKA - Jurnal Sistem Komputer TEKTRIKA - Jurnal Penelitian dan Pengembangan Telekomunikasi, Kendali, Komputer, Elektrik, dan Elektronika Journal of Robotics and Control (JRC) Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Jurnal Syntax Transformation MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII eProceedings of Engineering Eduvest - Journal of Universal Studies Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT) Jurnal Rekayasa elektrika Jurnal INFOTEL Telkatika: Jurnal Telekomunikasi Elektro Komputasi & Informatika Jurnal Isu Teknologi Jurnal Nasional Sains dan Teknik
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 127 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Implementasi Dan Analisis Performansi Sistem Monitoring Aquarium Dengan Media Komunikasi Instant Messaging Line Berbasis Internet Of Things Gendhis Azzukhruf Dynastuti; Rendy Munadi; Gustommy Bisono
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi setiap waktunya berkembang sangat pesat, Internet of Things (IoT) hadir untuk memudahkan dan memenuhi kebutuhan manusia dalam melakukan kegiatannya. Dalam penelitian ini, dilakukan sebuah perancangan sistem monitoring bendungan menggunakan microcontroller yang telah terintegrasi dengan chip wireless. Sistem ini menciptakan teknologi remote controlling dengan jaringan internet sebagai penguhubung antara server dan client menggunakan protokol MQTT. Sistem ini di desain untuk petugas bendungan dalam memonitor ketinggian level air menggunakan media komunikasi instant messaging yaitu berupa notifikasi. Dari hasil pegujian Sistem monitoring bendungan dapat berfungsi dengan baik. Serta user berhasil mendapatkan informasi mengenai ketinggian air dari aplikasi pesan instan. Dari pengujian dan analisis waktu pengukuran sensor menunjukan waktu pengukuran pada jarak semakin tinggi dengan error rate 2% pada jarak terjauh, apabila jarak semakin jauh. Analisa delay pengiriman MQTT menunjukan berdasarkan data delay rata-rata status berbahaya mengalami delay paling besar yaitu 448744,9608 microsecond, sedangkan nilai rata-rata throughput dari status siaga memiliki nilai yang paling tinggi yaitu 160,1392157 bps. Memory Usage dari Heroku server dengan maksimum penggunaan memory 23.1 MB. Response time pada Heroku server paling lama adalah 991 ms, sedangkan rata-ratanya adalah 863 ms dan yang tercepat adalah 703 ms. Pada pengujian dan Analisa keseluruhan sistem ini didapat rata-rata delay sebesar 220.377 millisecond, dimana dapat dikategorikan Good menurut standar ITU-T G.1010 dengan rentang waktu delay 150 – 300 ms. Sedangkan rata-rata Throughput yang diperoleh yaitu 227.9383 bps. Kata Kunci : IoT, Wireless, mikrokontroler, pesan instan. Abstract The development of technology every time is growing very rapidly, the Internet of Things (IoT) is here to facilitate and fulfill human needs in carrying out their activities. In this study, a dam monitoring system was designed using a microcontroller that has been integrated with a wireless chip. This system creates remote controlling technology with an internet network as a connection between server and client using the MQTT protocol. This system is designed for dam officers to monitor water level heights using instant messaging communication media in the form of notifications. From the results of testing the dam monitoring system can function properly. And the user can get information about water level from the instant messaging application. From the testing and analysis of the measurement time the sensor shows the ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.6, No.2 Agustus 2019 | Page 4016 measurement time at a higher distance with a 2% error rate at the farthest distance, if the distance is farther away. Analysis of MQTT delivery delay shows that based on the average data delay the dangerous status has the highest delay of 448744,9608 microseconds, while the average value of throughput from standby status has the highest value of 160.1392157 bps. Memory Usage from the Heroku server with a maximum memory usage of 23.1MB. The longest response time on the Heroku server is 991 ms, while the average is 863 ms and the fastest is 703 ms. In testing and analyzing the whole system, the average delay is 220,377 milliseconds, which can be categorized as Good according to the ITU-T G.1010 standard with a delay of 150 - 300 ms. While the average Throughput obtained is 227.9383 bps. Key Word : IoT, Wireless, Microcontroller, Instant Messaging.
Analisis Performansi Segment Routing Pada Software Defined Network Menggunakan Kontroler Onos Safida Reynita Sari; Rendy Munadi; Danu Dwi Sanjoyo
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jaringan SDN merupakan sebuah arsitektur yang baru pada sebuah jaringan yang memisahkan fungsi control plane dan data plane. Sehingga dalam pengelolaannya bisa menjadi lebih efisien dan sederhana dibandingkan pada jaringan konvensional. Salah satu parameter untuk menyediakan efisiensi pada jaringan SDN adalah dalam pemilihan jalur yang digunakan. Salah satunya menggunakan metode segment routing, dengan adanya segment routing nantinya dapat mengurangi aturan – aturan yang terdapat pada forwarding table, sehingga proses pengiriman data menjadi lebih efisien. Pada penelitian kali ini akan disimulasikan penggunaan segment routing dan membandingkannya dengan performansi jaringan tanpa menggunakan aturan segment routing pada SDN dengan menggunakan ONOS sebagai kontrolernya. Topologi yang digunakan adalah leaf spine. . Parameter yang akan diukur adalah resource utilization dan QoS. Pada Penelitian ini penggunaan memori pada segment routing sebesar 84% dan 50% untuk tanpa segment routing . Untuk penggunaan CPU 32% untuk segment routing dan 54% untuk tanpa segment routing Untuk packet loss pada layanan VoIP dan video ketika terjadi pengiriman secara bersamaan pada jaringan dengan menggunakan segment routing sebanyak 1,2% sedangkan tanpa menggunakan segment routing sebanyak 1,3%. Pada pengujian delay, throughput dan jitter pada layanan VoIP dan video menggunakan segment routing lebih besar nilainya dibandingkan dengan tanpa segment routing Kata Kunci : SDN, ONOS, Segment routing, Resource utilization dan QoS Abstract SDN network is a new architecture on a network that separates the control plane function and data plane. So that in its management can be more efficient and simpler than conventional networks. One of the parameters to provide efficiency on an SDN network is in the selection of the path used. One of them uses the segment routing method, with the segment routing later can reduce the rules contained in the forwarding table, so that the process of sending data becomes more efficient. In this research we will simulate the use of segment routing and compare them with network performance without using the segment routing rules on SDN using ONOS as the controller. The topology used is leaf spine. The parameters to be measured are resource utilization and QoS. In this research memory usage in the segment routing is 84% and 50% for without segment routing . For CPU usage 32% for segment routing and 54% for without segment routing . For packet loss on VoIP and video services when using segment routing as much as 1,2% while without using segment routing as much as 1,3%. In testing the delay, throughput and jitter on VoIP and video services using the segment routing the value is greater than without segment routing Keywords: SDN, ONOS, Segment routing, Resource utilization and QoS
Implementasi Dan Analisis Performansi Wireless Distribution System Pada Layanan Video Streaming Yusuf Budiman; Ahmad Tri Hanuranto; Rendy Munadi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Seiring perkembangan terhadap kebutuhan informasi, yang tidak hanya berupa informasi teks dan gambar saja akan tetapi juga melibatkan aspek multimedia yang ada. Salah satu yang dimaksud adalah informasi video streaming. Pada saat mengakses video streaming diperlukan bandwidth yang cukup besar dan mengakibatkan biaya yang besar. Solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan mengimplementasikan Wireless Distribution System (WDS) dengan mode wireless Repeater/Bridge WDS pada perangkat access point (AP) untuk mengembangkan jaringan nirkabel tanpa harus menggunakan kabel sebagai access point, melainkan memanfaatkan jalur nirkabel sebagai backbone. Pada Tugas Akhir ini dimplementasikan dan dianalisis performansi Wireless Distribution System (WDS) pada layanan video streaming dengan menggunakan raspberry pi sebagai server lalu di distribusikan ke pada client melalui jaringan local wireless dengan mode Wireless Distribution System (WDS), sehingga client bisa mengakses video streaming tanpa internet. Dalam pengujian ini menggunakan parameter-parameter yang dihitung dalam hasil akhirnya adalah packet loss, delay, dan troughput. Dari hasil implementasi dan analisis dapat diketahui nilai dari parameter Quality of Service (Qos). Diketahui bahwa delay skenario 1 untuk video streaming pada jarak 15m router client 1 didapatkan delay terkecil 0,1264s dan pada jarak 15m obstacle acces point 2 client 2 mendapatkan delay yang besar 4,662s begitu juga pada skenario 2 jarak 30m access point 1 client 1 didapatkan 0,548s dan 30m obstacle access point 2 client 2 didapatkan 4,662s, throughput pada skenario 1 yang mendapatkan nilai yang besar terdapat pada jarak 15m router client 1 didapatkan 1,1 Mbps dan jarak 15m obstacle acces point 2 client 2 didapatkan 0,78 Mbps mendapatkan nilai terkecil begitu juga pada skenario 2 jarak 30m router client 1 didapatkan 0,98 Mbps dan 30m obstacle acces point 2 client 2 didapatkan 0,45 Mbps dan Packet Loss pada Skenario 1 dan 2 mendapatkan loss packet sebesar 0%. Kata Kunci: WDS, Raspberry pi, Access Point, Video Streaming, QoS Abstract A Along with the development of information needs, which is not only text and image information but also involve the multimedia aspects that exist. One of the intended information is streaming video. When accessing streaming video required bandwidth is considerable and leads to big cost. The solution of the problem is by implementing a Wireless Distribution System (WDS) with a WDS Repeater/Bridge Wireless mode on an access point (AP) device to develop wireless networks without having to use the cable as Access points, but rather utilizing wireless lines as backbone. This final project is implementated and analyzed, the performance and analysis of Wireless Distribution System (WDS) perform in the video streaming service using the Raspberry Pi as a server and then distributed to the client through a local Wireless network with the mode Wireless Distribution System (WDS), so the client can access streaming video without internet. In this test, using parameters calculated in the final result is packet loss, delay, and troughput. From the results of implementation and analysis can be seen the value of the Service Quality (Qos) parameter. It is known that the delay scenario 1 for streaming video at a distance of 15m client router 1 gets 0.1264s delay and at a distance of 15m access point constraints 2 client 2 gets a huge delay 4,662s as well as in scenario 2 the distance 30m access point 1 client 1 gets 0.548s and 30m obstacle access points 2 clients 2 get 4,662s, throughput in scenario 1 which gets a large value at a distance of 15m client router 1 gets 1.1 Mbps and 15m distance obsolete access points 2 clients 2 gets 0.78 Mbps gets better value in scenario 2 the distance of 30m client router 1 is 0.98 Mbps and 30m access point barrier 2 client 2 is 0.45 Mbps and Package Loss in Scenario 1 and 2 gets packet loss of 0%. Keywords: WDS, Raspberry pi, Access Point, Streaming Video, QoS
Perancangan Dan Analisis Sistem Pemantauan Pada Tetesan Infus Melalui Notifikasi Pada Line Bot. Adinda Ayu Herdianto; Rendy Munadi; Gustommy Bisono
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengajukan suatu gagasan untuk medeteksi tetesan infus dengan sistem informasi melalui Line yang akan dikirim ke perawat yang berada di ruangan perawat maupun di ruangan lainnya, perawat dapat mengetahui lebih cepat kondisi cairan infus setiap pasien di ruangan perawatan. Dengan hasil pengujian performansi yang penulis uji, menghasilkan minimnya terjadi Packet Loss pada komunikasi antara Arduino dengan CloudMQTT Broker yaitu senilai 0,01%. Untuk menghitung performansi jaringan, penulis mendapatkan hasil rata-rata Delay sebesar 35,512 ms pada saat pengiriman 3 pengguna, Sementara untuk hasil pada pengiriman lebih dari 10 pengguna mendapatkan nilai 104,65 ms. Hasil rata-rata Throughput sebesar 15513,593 bps pada pengiriman dengan 3 pengguna. Sementara untuk hasil pengiriman lebih dari 10 pengguna mendapatkan nilai 4978,092 bps. Selain itu penulis, mengukur keandalan dan kesediaan alat dengan pengujian pengambilan data 30 kali setiap 15 menit dan secara acak, Dengan hasil pengujian keandalan pada sistem ini senilai 87% pada keandalan sistem mendeteksi pergerakan tetesan infus dan 83% pada pengiriman status infus pada user, sedangkan kesediaan alatmemiliki hasil 100%. Kata Kunci : Infus, NodeMCU, CloudMQTT, Heroku, Line ABSTRACT This study proposes an idea to detect infusion droplets with information systems through the Line that will be sent to nurses who are in the nurse's room as well as in other rooms, nurses can find out more quickly the infusion fluid conditions for each patient in the treatment room. With the results of the performance testing that the author tested, resulting in minimal occurrence of Packet Loss in communication between Arduino and CloudMQTT Brokers, which is worth 0.01 To calculate network performance, the authors get an average delay of 35,512 ms when sending 3 users, while for results on sending more than 10 users get a value of 104.65 ms. The average throughput of 15513,593 bps on delivery with 3 users. As for the results of sending more than 10 users get a value of 4978,092 bps. In addition, the authors measure the reliability and availability of tools by testing data retrieval 30 times every 15 minutes and randomly, with the results of reliability testing on this system worth 87% on the reliability of the system to detect infusion droplets and 83% on sending infusion status to the user, while the availability of tools has a 100% yield. Keywords : Infusion, NodeMCU, CloudMQTT, Heroku, Line
Aplikasi Smart Parking Berbasis Android Menggunakan Sensor Radio Frequency Identification (rfid) Di Universitas Telkom Eka Santi Wahyuningtyas; Rendy Munadi; Sussi Sussi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abtsrak Kurangnya informasi mengenai jumlah kapasitas maksimal, jumlah sepedamotor yang masuk, dan jumlah sisa dari kapasitas sepedamotor di area parkir Universitas Telkom sering kali menyebabkan kepadataan. Sehingga kebutuhan mengenai informasi ketersediaan kapasitas parkir harus ditingkatkan. Hasil dari penelitian Tugas Akhir ini yaitu membuat sensor RFID Reader yang terintegerasi dengan RFID Tag melalui teknologi IoT. Teknologi IoT ini digunakan juga untuk menghubungkan sensor RFID ke aplikasi Tel-u Parking menggunakan firebase yang dikirimkan secara Realtime. Kata Kunci: Internet of Things (IoT), Smart Parking, Radio Frequency Identification (RFID) Abstract Lack of information regarding the maximum amount of capacity, the number of motorcycles that enter, and the remaining amount of motorcycle capacity in the parking area of Telkom University often leads to peace. So the need for information on the availability of parking capacity must be increased. The results of this Final Project research is to create an RFID Reader sensor that is integrated with RFID Tag through IoT technology. IoT technology is also used to connect RFID sensors to the Tel-u Parking application using firebase that is sent in Realtime. Keywords: Internet of Things (IoT), Smart Parking, Radio Frequency Identification (RFID)
Implementasi Near Field Communication Pada Smartphone Untuk Pengamanan Ruangan Muhammad Hamzah Mushaddiq; Rendy Munadi; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada saat ini kemajuan teknologi berkembang cukup pesat memberikan banyak kemudahan dan efisiensi dalam kehidupan manusia. Near Field Communication (NFC) merupakan salah satu teknologi komunikasi terbaru yang memanfaatkan gelombang radio. Teknologi NFC sampai sekarang semakin berkembang dengan teknoogi yang dimiliki mampu menggantikan beberapa peran sistem yang sudah berjalan. Seperti pada proses pembayaran, ticketing dan sistem pengamanan. Dengan memanfaatkan teknologi NFC yang tertanam pada smartphone, maka dirancanglah sistem pengamanan ruangan yang terdiri dari NFC pada smartphone dan NFC reader yang diintegrasikan dengan Arduino Uno yang terpasang pada pintu ruangan. NFC reader yang terpasang di pintu ruangan akan membaca UID yang dikirimkan oleh NFC pada smartphone, yang kemudian hak akses nya diautentikasi NFC reader yang terintegrasi dengan Arduino Uno, lalu hasil dari autentikasi tersebut akan memicu fungsi servo yang berfungsi sebagai tuas untuk membuka dan menutup pintu ruangan, dan hasil autentikasi yang didapat akan dikirimkan ke Node Mcu kemudian dikirimkan ke Antares yang digunakan sebagai cloud database, setelah tersimpan di Antares data akan di kirimkan ke Mobile Application untuk mengetahui aktifitas user yang mengakses ruangan. Berdasarkan Hasil dari penelitian, sistem pengamanan yang dirancang dapat melakukan proses validasi antara NFC reader yang terintegrasi dengan Arduino Uno dengan NFC pada smartphone dengan jarak maksimal 4cm jika tanpa obstacle. Sedangkan jika ada obstacle proses validasi bisa dilakukan dengan jarak maksimal 3cm. Penggunaan protokol MQTT lebih baik karena nilai delay lebih kecil daripada menggunakan protokol HTTP. Sedangkan nilai throughput HTTP lebih besar daripada protokol MQTT. Kata Kunci: NFC, smartphone, Arduino Uno, Node Mcu, Antares, HTTP, MQTT. Abstract At this time the technology advances which evolving rapidly provide a lot of convenience and efficiency in human life. Near Field Communication (NFC) is on ofe the latest communication technologies that utilize radio waaves. NFC technology has been growing until now with the technology that is owned to be able to replace some of the systems that have been running. Like the payment process, ticketing and security systems. By utilizing NFC technology that is embedded in a smartphone, a room security system consisting of NFC on smartphone and NFC reader is designed that is integrated with Arduino uno which is installed on the door of the room. NFC reader that is installed in the door of the room will read the UID sent by NFC on smartphone, then the access right are authenticated NFC reader integrated wih Arduino uno, then the result of the authentication will triger servo function to open and close the room door, and then the authentication results will be sent to Node Mcu then stored the result in Antares which is used as a cloud database, after being stored in Antares the data will be sent to mobile application for monitoring user who access the room. Based on the results of the research, the security system design can carry out a validation process between NFC reader integrated with Arduino uno with NFC on smartphone with maximum distance 4cm without obstacle and 3cm with obstacle. MQTT protocol is better than HTTP because the delay value is smaller than HTTP. While the value of HTTP throughput is greater that the MQTT protocol. Keywords: NFC, smartphone, Arduino Uno, Node Mcu, Antares, HTTP, MQTT.
Analisis Perbandingan Qos Antara Rtp Dan Srtp Pada Call Center Berbasis Server Elastix Listya Wulandari Mardiah; Rendy Munadi; Danu Dwi Sanjoyo
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Call center merupakan suatu infrastruktur perusahaan yang terpusat untuk menerima dan mengirimkan sejumlah besar permintaan melalui telepon. Call center didalam sebuah bisnis biasanya digunakan untuk berinteraksi dengan para pelanggan. Voice over Internet Protocol (VoIP) merupakan teknologi informasi yang dapat berkomunikasi melalui jaringan Internet Protocol (IP).Pada Tugas Akhir ini akan dilakukan perbandingan QoS pada protokol RTP dan SRTP berbasis call center. Call center yang dibangun menggunakan VoIP server Elastix. Dalam pengujian Tugas Akhir ini akan membandingkan tiap parameter hasil Quality of Service (QoS) pada protokol RTP dan protokol SRTP.Parameter pengujian QoS pada protokol RTP dan SRTP berupa packet loss, jitter, delay, dan throughput. Diharapkan hasil pengujian perbandingan pada protokol RTP dan SRTP yang aman, jelas, dan akurat pada call center. Dengan menggunakan SRTP keamanan akan terjamin, tetapi kualitas performa akan mengalami penurunan karena paket yang dikirimkan lebih besar daripada RTP. Hal ini terjadi karena pada SRTP memiliki bagian tambahan untuk enkripsi, dan mengalami proses enkripsi dan dekripsi.Hasil dari pengujian dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan yang diharapkan yaitu pengujian call center dengan melihat perbandingan protokol RTP dan SRTP. Di mana packet loss yang diperoleh sesuai dengan standar ITU-T G.1010 di bawah 3%, delay sesuai dengan standar ITU-T G.114 kurang dari 150 ms, dan jitter sesuai standar ITU-T G.114 adalah kurang dari 50 ms. Kata kunci : Call center, Elastix, VoIP, SRTP, RTP. QoS Abstract A call center is a centralized corporate infrastructure for receiving and sending a large number of requests by telephone. Call centers in a business are usually used to interact with customers. Voice over Internet Protocol (VoIP) is an information technology that can communicate through an Internet Protocol (IP) network.In this Final Project, QoS will be compared on RTP and SRTP protocol based on call center. Call center that was built using the Elastix VoIP server. In this Final Project test will compare each parameter of the Quality of Service (QoS) results on the RTP protocol and SRTP protocol.QoS testing parameters in the RTP and SRTP protocols are packet loss, jitter, delay, and throughput. It is expected that the results of comparative testing on RTP and SRTP protocols are safe, clear, and accurate at the call center.By using SRTP security is guaranteed, but the quality of performance will decrease because the packets sent are greater than RTP. This happens because the SRTP has an additional section for encryption, and undergoes an encryption and decryption process.The results of the test can function well as expected, namely call center testing by looking at the comparison of RTP and SRTP protocols. Where the packet loss obtained in accordance with the ITU-T G.1010 standard is below 3%, the delay according to the ITU-T G.114 standard is less than 150 ms, and the jitter according to the ITU-T G.114 standard is less than 50 ms. Keywords: Call center, Elastix, VoIP, SRTP, RTP, QoS
Desain Dan Implementasi Keamanan Akses Pada Asrama Putri Universitas Telkom Menggunakan Kartu Tanda Mahasiswa (ktm) Muhammad Furqan Ramadani; Nyoman Bogi Aditya Karna; Rendy Munadi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Asrama Universitas Telkom merupakan tempat tinggal para mahasiswa/i yang dijaga keamanannya, karena di dalamnya terdapat barang-barang berharga penting seperti laptop, buku, dan uang saku. Yang dipergunakan mahasiswa Universitas Telkom untuk menunjang kemampuan akademik maupun non akdemik. Oleh karena itu, dibutuhkan pengamanan agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti dimasuki oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk mencegah hal tersebut, maka diperlukan pengamanan ekstra kepada penghuni kamar atau pengunjung ketika akan masuk ke dalam kamar asrama. Pengamanan tersebut dapat di implementasikan dengan membuat pintu masuk yang terintegrasi dengan RFID (Radio Frekuensi Identification) yang akan terhubung pada KTM mahasiswa/i. Dalam penelitian, penulis menggunakan Arduino untuk mengelola RFID Reader yang terhubung. Dengan memiliki parameter pengujian yang dapat menunjukkan performansinya. RFID Reader mampu membaca kartu tanda mahasiswa pemilik kamar asrama. Jarak rata – rata akses 3,5 cm Jika tanpa penghalang. Dan jika terdapat penghalang 2 cm. Untuk melakukan jarak antar taping ke tapping yang lain memiliki rata – rata delay 2.72 detik. Untuk waktu yang digunakan reader dalam pendeteksian < 1 detik. Untuk pengujian derajat kemiringan yang dapat terdeteksi yaitu sudut 10° dengan jarak maksimum 3.5 cm. Sudut 20° dengan jarak maksimum 3 cm. Sudut 30° dengan jarak maksimum 2.5 cm. Sudut 40° dengan jarak maksimum 2 cm. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, alat pada penelitian ini dapat menjawab permasalahan yang terjadi. Kata Kunci : Radio Frequency Identification, Arduino UNO, Asrama Abstract Telkom University dorm is home to students who are kept safe, because there are important valuables such as laptops, books, and pocket money. It is used by Universitas Telkom students to support academic and non-akdemic skills. Therefore, it takes security to prevent something unwanted, such as being entered by an irresponsible party. To prevent this, extra security is required for the occupants of the room or visitors to enter the dormitory rooms. These safeguards can be implemented by creating an integrated entrance with RFID (Radio frequency Identification) that will be connected to the Student I.D. In research, authors use Arduino to manage the connected RFID Reader. By having a test parameter that can show its performance. RFID Reader is able to read student sign cards of dormitory room owners. Flat distance – Access average 3.5 cm if without barrier. And if there is a barrier 2 cm. To perform the distance between taping to the other tapping has an average delay of 2.72 seconds. For the time that the reader used in the detection of < 1 second detection. For testing the tilt degree that can be detected is a 10 ° angle with a maximum distance of 3.5 cm. angle 20 ° with a maximum distance of 3 cm. Angle 30 ° with a maximum distance of 2.5 cm. Angle of 40 ° with a maximum distance of 2 cm. So that it can be concluded that the appliance on This research can answer the problems that occur. Keywords : Radio Frequency Identification, Arduino UNO, Dormitory
Implementasi Sistem Keamanan Jaringan Menggunakan Suricata Dan Ntopng Fahmi Bagaskara Perdana; Rendy Munadi; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masalah keamanan jaringan semakin menjadi perhatian dikarenakan perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat. Hal ini membuat seseorang secara ilegal untuk masuk ke dalam sistem dan membuat lumpuh sistem tersebut. Selain itu, adanya celah dan tidak adanya sistem keamanan yang melindungi sistem menjadikan sistem rentan terhadap serangan. Oleh karena itu, pada Tugas Akhir ini dibuatlah sebuah sistem kemanan dengan menggunakan Suricata sebagai Network Intrusion Detection System (NIDS) dan Ntopng sebagai alat untuk me-monitoring jaringan hingga ke layer-7. Dengan fokus pada serangan Denial of Services (DoS), maka akan dilihat perbandingan antara kedua aplikasi tersebut dalam menangani serangan DoS. Dari hasil penelitian ini, berdasarkan rule Suricata yang penulis buat, penulis berhasil mendeteksi semua serangan yang diujicobakan. Sedangkan pada rule default pada Ntopng, penulis hanya mampu mengidentifikasi jenis serangan DoS berupa SYN flood. Untuk serangan DoS dengan tujuan website server, pada bagian akurasinya, rule Suricata yang penulis buat lebih unggul daripada rule default pada Ntopng untuk aplikasi LOIC sebesar 52,70%, sedangkan untuk aplikasi Hping3 sebesar 48,80%, dan aplikasi GoldenEye sebesar 52,84%. Sedangkan untuk serangan DoS dengan tujuan FTP server, pada bagian akurasinya, rule Suricata yang penulis buat juga lebih unggul daripada rule default pada Ntopng untuk aplikasi LOIC sebesar 52,30%, sedangkan untuk aplikasi Hping3 sebesar 59,97%. Sehingga ada perbedaan jauh antara persentase akurasi, precision rate, dan recall rate dari Suricata dan Ntopng yaitu Suricata lebih unggul dalam ketepatan akurasi rule-nya dalam mendeteksi serangan DoS. Kata kunci : suricata, ntopng, rule, DoS. Abstract Network security issues are increasingly a concern due to the rapid development of information technology. This makes someone illegally enter the system and paralyze the system. In addition, there are loopholes and no security system that protects the system making the system vulnerable to attack. Therefore, in this final project a security system is made by using Suricata as a Network Intrusion Detection System (NIDS) and Ntopng as a tool to monitor the network up to layer 7. With a focus on Denial of Services (DoS) attacks, it will be seen a comparison between the two applications in dealing with DoS attacks. In this research, based on the rules of Suricata that the author made, the author managed to detect all attacks that were tested. While the default rule on Ntopng, the author is only able to identify the type of DoS attack in the form of SYN flood. For DoS attacks with the purpose of a website server, the accuracy of the Suricata rule created by the author is superior to the default rule on Ntopng for LOIC applications at 52.70%, while for Hping3 applications at 48.80%, and GoldenEye applications at 52.84% . Whereas for DoS attacks with the aim of FTP server, the accuracy of the Suricata rule that I made was also superior to the default rule on Ntopng for LOIC applications by 52.30%, while for Hping3 applications it was 59.97%. So there is a big difference between the percentage of accuracy, precision rate, and recall rate of Suricata and Ntopng, where Suricata is superior in the accuracy of its rules in detecting DoS attacks. Keywords : suricata, ntopng, rule, DoS.
Analisis Komparasi Performa Content Delivery Network (Cdn) Dalam Implementasi Video On Demand Dan Live Server Berbasiskan Teknologi Cloud Computing Risyaf Fawwaz Pradipta; Rendy Munadi; Asep Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk optimalisasi jaringan server khususnya web application dengan menggunakan distribusi Content Delivery Network (CDN) dan edge location pada cloud. Terdapat 2 aplikasi yang akan diimplementasikan sebagai parameter pengujian yaitu aplikasi website Video on Demand (VoD) untuk melihat dan menganalisa data berupa video data serta platform komunikasi (communication platform) yang akan diterapkan berbasiskan docker dan container pada cloud untuk melihat dan mengalanisa data berupa file objek. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan komparatif Quality of Service (QoS) antara penggunaan CDN dan tanpa penggunaan CDN yang mana dalam aplikasi VoD akan memiliki arsitektur Infrastructure as a Service (Iaas) dengan 2 master application server dan 1 master database server dalam satu cloud region yang terintegrasi dengan load balancing. Sedangkan pada penerapan aplikasi komunikasi akan memiliki arsitektur Platform as a Service (PaaS) yang hanya memiliki 1 master server dan terintegrasi dengan docker dan container. Hasil penelitian yang diperoleh pada perbandingan sistem VoD didapatkan bahwa QoS keseluruhan data pada sistem VoD menunjukan kenaikan throughput sebesar 50,4%, kenaikan jitter sebesar 44% dan RTT sebesar 74,8% serta diimbangi kestabilan yang lebih baik. Pada sistem live chat, didapatkan hasil QoS yang menunjukan kenaikan throughput sebesar 99,9%, jitter sebesar 83,6% dan RTT sebesar 50,7%. Oleh karenanya penggunaan CDN terhadap data video streaming maupun data berbentuk file objek terbukti dapat meningkatkan performansi yang lebih baik dan stabil. Kata Kunci: cloud computing, content delivery network, CDN, data traffic, computer resources, network, database, IaaS, PaaS.
Co-Authors Abdulqadir Muhtadi Achmad Rizal Danisya Adinda Ayu Herdianto Adinda Riztia Putri Aditya Bram Wiratma Aditya Ramadwiputra Adnan Purwanto Ahmad , Ali Hanafi Ahmad Abdillah Siddiq Ahmad Saifuddin Mufid Ahmad Thoriq Azzam Ahmad Tri Hanuranto Ahmad, Ali Hanafi Ahsanuddin, Rafiq Irham Airlangga Baihaqi Wicaksono ajibekti, ari Akhmad Hambali Akhmad Syauqi Alam Nasyrah Muharram Nasution Aldo Algafaru Alfin Hikmaturokhman Algafaru, Aldo Ali Muayyadi, Ali Alif Faikah Alifiyah Pratiwi P.Wedda Almyra Rosedyana AM, Debby Tri Wulandari Ammatia Risty Ammatia Risty, Ammatia Andi Ainun Najib Andrea Eges Seca Barus Andri Agustav Wirabudi Andri Suwignyo Anego, Raga Esa Angga Rusdinar Anhar, Dafin Rizki Anisia, Rianda Aqila Safira Hasnul AR. Margans Tanjung Ardhi Anzala Muhammad Arfianto Arfianto Arfianto Fahmi Ari Ajibekti Masriwilaga Ari Satrio Arief Goeritno Arief Rakhman Arief Rakhman Saputra Arif Indra Irawan Arisman Putra Munggaran Arta, Virda Amalia Asep Mulyana Asep Mulyana Audy Septarindra Ayu Irmawati Aziz, Hamdi Azzam, Ahmad Thoriq Bachtiar Hendro Assiddiq Bahtiar Widayanto Basuki Rahmat Basuki Rahmat Masdi Siduppa Bayu Erfianto Beny Triantono Bima Sanjaya Boby Priaksa Briantono, Mahardika Hanif Cendika Deby Hartanta Chrisna Fiddin Dadan Nur Ramadan Dadan Rohdiana Dadang Gunawan Dadiek Pranindito Damayanti, Widya Danu Dwi Sanjoyo Derryanda Sulistio Devi Fitriani Devyta Asterina Dewa Gede Cahya Prastika Dewanto, Ramadhika Dini Adlina Salman DJOMI, MANZILA IZNIARDI Doan Perdana Dong Ho Lee Dong-Sung Kim Dwi Sanjoyo, Danu Edoeardo Setiawan Eka Santi Wahyuningtyas Emeraldo Faris Aufar Endang h Chumaidiya Enrico Megantara Evan Adhi Kurniawan F. Ahmadi Djajasugita Fadhil Riardy Rivai Fadhilah, Muhammad Zidan Fahlevi, Fauzan Fahmi Bagaskara Perdana Fahriza, Mochammad Iqbal Fanny Tarida Tampubolon Fardan Fardan FARDAN FARDAN, FARDAN Faris Salman Hakim Fathih, Muhardian Favian Dewanta Fendy Purwanto Feralia Fitri Feri Teja Kusuma Fidar Adjie Fidar Adjie Laksono Fidelis Surya Putranta Fidelis Surya Putranta Fitra Purwandika Galih Erki Basuki Gendhis Azzukhruf Dynastuti Gilang Perdana Putra Gita Indah Hapsari Gumilar Hadi Prabowo Gustommy Bisono Habib Al Ghani Hadhara, Fikri Hafidudin . Harry Rachmatsyah Helni Mutiarsih Jumhur Herda Theo Perdana Hirwandi Agusnam I Made Wahyuda Permana Ida Wahidah Ilham Reza Wijaya Imam Hedi Santoso Iman Hedi Santoso Iman Santoso Indra Maulana, Bintang Indra Perdana Putra Sutejo Indra Perdana Putra Sutejo Indrarini Dyah Indrarini Dyah Irawati Intan Laily Muflikhah Irawan, Muhammad Naufal Nur Irma Noviandari Irma Nurlita Dewi Irmansyah, Tedy Irwanda Kurniawan Istikmal Jafar Alim Habibi Jorjiana Aminatus Kadi, Aufaryafi Baskara Khurniawan, Amri Leanna Vidya Novita Leanna Vidya Yovita Leanna Yovita Listya Wulandari Mardiah M.Yanis, Naili Ikrimah Mahardika Hanif Briantono Mas’ud Bayu Sadewo Maulana, Bintang Indra Maya Rosalia Menachem Bayazid Aufar Mohamad Samudra Mohammad Andre Mutalibov Mohammad Kurnia Putra Mohammad Rizky Pratama Muhammad Azriel Muhammad Fuadi Sururuzzaman Muhammad Furqan Ramadani Muhammad Geo Unggul Putra Kusuma Utomo Muhammad Hafizh Triaoktora Muhammad Hamzah Mushaddiq Nabila Nabila Nachwan Mufti Adriansyah Nachwan Mufti Ardiansyah Natasya Nurul Putri Nigo Wisnu Wijaya Ningrum, Ratna Widya Ningrum, Sussi Novia Indrawati Nugraha, Umar Nur Andini Nur Irawan, Muhammad Naufal Nurwulan Fitriyanti Nyoman Bogi Aditya Karna Periyadi, Periyadi Piove Wiraguna Prasojoe, Rahmat Ramadan putri angelia R Rumani Rumani R Rumani Rumani, R Rumani Raden Arjani Rosalina Radian Priambodo Radiv Herdian Rafif Taruna Ramadhan Ramadhika Dewanto Ramadhika Dewanto Ratih Loviesta Nurbed Ratna Mayasari Rein Rachman Putra Repka Mochamad Zaqy Mulyadi Resi Pramudyo Pariwibowo Retno Hendriyanti Reza Arlan Reza Fahlevi Zulkarnaen Reza Lutfi Ananda Rianda Anisia Rianda Anisia Riano Febrianto Riany Erdiyanti Ridha Muldina Negara Rifqi, Muhammad Naufal Risang Suryadi Saputra Risyaf Fawwaz Pradipta Rivaldi Fawzian Rizal Erwin Irwansyah Rizka Darmawan Dwi Putra Rizqon Robie, Rizqon Robby C. Manurung Rudi Sianipar Ruly Naufaldi Kurniawan S, Andhika Sabrina Chairunnisa Safida Reynita Sari Sahrul Mulia Sandra Erpanji Sar Sardy Satria Bagus Pratama Septian Nurul Chalik Setyorini Setyorini Setyorini Sevierda Raniprima Shihab, Kusvihawan Muhammad Sofia Naning Hertiana Sugondo Hadiyoso Suryamiharja, Andhika Sussi Sussi Sussi , Sussi Syarifuddin, Sri Dewi Sartika Tanjung Perdana Kusuma Tengku Ahmad Riza Tjahjo Adiparabowo Tjahjo Adiprabowo R Tuntun Aditara Maharta Uke Kurniawan Usman Unang Sunarya Usep Taufiq Hidayat Vikry Fadillah Virginia Rosaline Wibowo, Truly Baaqii Widyanto, Toto Wisesa, Pradipa Catya Wisma Dwi Kurnia Yanis, Naili Ikrimah M. Yasir, Dara Kusumawati Ramadani Yohanes Dickson Yuggo Afrianto Yusuf Budiman Zhafari Luthfan Oswar