Claim Missing Document
Check
Articles

ALIRAN-ALIRAN DALAM FILSAFAT Musdiani
Jurnal Visipena Vol 2 No 2 (2011)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.371 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v2i2.42

Abstract

Filsafat merupakan bagian dari kehidupan Manusia, dan karena itu tercermin dari sikap manusia dalam kehidupan sehari-hari. Aliran-aliran filsafat dan kaitanya dengan ilmu pengetahuan, merupakan penelahan dua aspek sekaligus menyangkut paham dan pandangan para ahli pikir atau filsafat. Dari kajian ini para ahli pikir melihat sesuatu secara menyeluruh, mendalam dan sistematis. Sedangkan ilmu pengetahuan dalam mengkaji atau mempelajari sesuatu tidak secara menyeluruh akan tetapi mempelajari bagian-bagian tertentu saja. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa aliran-aliran filsafat mempunyai kaitan dengan ilmu pengetahuan terutama aliran realisme, aliran reasionalisme, aliran empirisme, dan aliran positivisme. Yang memandang aliaran dalam Filsafat secara berbeda.
MINIMIZING TRADITIONAL APPROACH IN INDONESIAN EDUCATION Musdiani
Jurnal Visipena Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.975 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v4i1.114

Abstract

This essay discusses the traditional approach in Indonesian education from different angle; cause and effect perspective. A traditional teaching approach employs a didactic flow of knowledge from the teacher, as a sage, to the student as a receptacle (Richmond, 2007) which more emphasizes the mastery of concept, with less stress on skills improvement. The common system of traditional education is teacher centred where the teacher focuses on delivering information about some contents (Liang, 2004). Teacher-centred class instruction and rote learning are deeply embedded; this type of instruction has become a part in the Indonesian school culture and unofficial standard of practice for years (USAID 2008; Bjork 2005). Shallow level of meaning found in school science (Aikenhead 2000). There are several explanations related to these problem; the institutional culture, the Indonesian school cultures; standardized and highly centralized examinations, and less emphasize on improving their teaching ability. Due to these causes, this paper proposes 4 solutions as follows; first, detaching the teachers from their dependence on and deference to the policies and regulations of the central government’s education authorities, Second, finding other methods of teacher recruitment, third, empowering the teachers: enriching pedagogical knowledge-lesson study/action research, and prosperity, last, providing a fair system which is emphasized on teaching Standard for standardized test.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT CITIZEN BERBASIS PORTOFOLIO UNTUK KOMPETENSI PENDIDIK SOCIETY 5.0 Helminsyah Helminsyah; Musdiani Musdiani; Ali Mustadi; Anwar Senen
Jurnal Visipena Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i2.1770

Abstract

The learning model is an example for optimizing the teaching and learning process in the classroom, this study aims to determine the portfolio-based Project citizen learning model to strengthen the social competence of educators towards society 5.0. in the fourth-grade elementary school in Banda Aceh City. This research uses this research method, namely Research and development in the field of education (R & D) procedures and research steps for developing modifications of Borg & Gall, namely: (1) developing products, and (2) testing the effectiveness of products in achieving goals. This study focuses on testing the effectiveness of the learning model from the experimental and control class students' learning outcomes. The results of the study show that the test of the effectiveness of the use of the learning model is 85.00%, without the media is 75.90%. This is indicated by the results of the data tscore = 13.08, t table 0.05(2.49) = 1.67 then tscore (13.08) > ttable (1.67) for the significance level (α = 0.05) or with in other words, Ha is accepted and Ho is rejected. The test proves that the use of the Project citizen portfolio-based learning model to strengthen the social competence of educators towards society 5.0. more effective in improving student learning outcomes. The results showed: (1) the Thematic learning material expert test was in very good qualification (88.00%), (2) the learning design expert test was in very good qualification (87.76%), (3) the model expert test and learning graphics are in very good qualification (92.06%), (4) individual trials are in very good qualifications (89.88%), group trials are in very good qualifications (91.32%), field trials are in in very good qualification (89.96%). The product produced at the end of the development of this learning model is a portfolio-based project citizen to strengthen the social competence of educators towards society 5.0. followed by an effectiveness test. Abstrak Model Pembelajaran merupakan sebuah contoh untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar dikelas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran Project citizen berbasis portofolio untuk menguatkan kompetensi sosial pendidik untuk menuju society 5.0. di sekolah dasar Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian ini adalah Riset dan pengembangan bidang pendidikan (R & D) prosedur dan Langkah- langkah penelitian pengembangan modifikasi Borg & Gall yaitu: (1) mengembangkan produk, dan (2) menguji keefektifan produk dalam mencapai tujuan. Penelitian ini fokus pada uji kefektifan model pembelajaran dari hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menujukkan bahwa uji efektifitas penggunaan model pembelajaran sebesar 85,00 %, tanpa media yaitu 75,90%. Hal ini ditunjukkan dengan hasil data thit = 13,08, ttabel0,05(2,49) = 1,67 maka th (13,08) > tt (1,67) untuk taraf signifikansi (α=0,05) atau dengan kata lain Ha diterima dan Ho ditolak. Dari uji membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran Project citizen berbasis portofolio untuk menguatkan kompetensi sosial pendidik untuk menuju society 5.0. lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) uji ahli materi pembelajaran Tematik berada pada kualifikasi sangat baik (88,00%), (2) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik (87,76%), (3) uji ahli ahli model dan kegrafisan pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik (92,06%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (89,88%), uji coba kelompokberada pada kualifikasi sangat baik (91,32%), uji coba lapanganberada pada kualifikasi sangat baik (89,96%). Produk yang dihasilkan pada akhir dari pengembangan model Pembelajaran ini Project citizen berbasis portofolio untuk menguatkan kompetensi sosial pendidik untuk menuju society 5.0. dilanjutkan dengan uji keefektifan.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PKN melalui Metode Inkuiri Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Kuta Rentang Musdiani
Almufi Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2: Agustus (2022)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan aktivitas siswa dan guru pada mata pelajaran PKn siswa kelas IV SD Negeri Kuta rentang melalui metode inkuiri Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kuta Rentang  yang berjumlah 8 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data dengan mengunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Rata-rata  Aktivitas guru  Pada siklus I   berjumlah 2,7. Pada siklus II  dengan nilai rata-rata 3,7 berada pada kategori sangat baik. Rata-rata Aktivitas siswa  pada siklus I  dengan nilai rata-rata 2,37. Aktivitas pada siklus II  diperoleh bahwa rata-rata aktivitas siswa  3,37 dikategorikan Sangat Baik.  Hasil dari siklus I diketahui bahwa nilai rata-rata  hasil belajar PKN melalui metode Inkuiri siswa Kelas IV yaitu sebesar 69,37. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan hasil belajar berada di bawah KKM yang ditentukan yaitu 70. Jumlah siswa yang telah tuntas adalah 5  orang siswa dengan presentase 62,5 %. Sedangkan siswa yang tidak tuntas mencapai 3 orang siswa dengan presentase 37,5%. Nilai tertinggi yang diraih siswa pada tahap siklus 1  adalah sebesar 85 dan nilai terendahnya adalah 35. Hasil dari siklus II diketahui bahwa nilai rata-rata hasil belajar  siswa Kelas IV pada pembelajaran PKn yaitu sebesar 76,25. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan siswa sudah berada di atas KKM yang ditentukan yaitu 70. Jumlah siswa yang telah tuntas adalah 7 orang siswa dengan presentase 87,5%. Sedangkan siswa yang tidak tuntas mencapai 1 orang siswa dengan presentase 12,5%. Nilai tertinggi yang diraih siswa pada tahap siklus II  adalah sebesar 90 dan nilai terendahnya adalah 45.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS SAKU PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN BAGI SISWA SD NEGERI LAMREH BANDA ACEH Totok Bintoro; Musdiani Musdiani; Mardhatillah Mardhatillah; Siti Mayang Sari; Akmaluddin Akmaluddin; Nurul Zikri Filina
Jurnal Visipena Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i1.2042

Abstract

A pocket and is practical to carry and read anytime and anywhere. Pocket books are printed media that are used in the learning process. Beginning reading learning for students is needed in preparing for the advanced reading stage. Beginning reading can be interpreted as students starting to recognize letters. The purpose of education is to make a person or student who has broad knowledge and good ethics and can be useful for the students themselves and can apply their knowledge in the community. This study aims to determine the feasibility of books as teaching materials and their effectiveness in improving the ability to read the beginning of the environmental material around the first graders of SD Negeri Lamreh. This research is a type of research and development research. The subjects of this study were the first-grade students of SD Negeri Lamreh. The techniques used to collect data are questionnaires, observations and learning outcomes tests. The data collected were analyzed using descriptive statistics in the form of percentages. The results of the study showed that the feasibility was at 96% validation results with 96% design details, 95% material, 100% language and 93% feasibility and practicality. The students' completeness in using pocket books for reading the beginning is 87%. Thus, it can be concluded that pocket books are suitable to be used as learning resources and the results of pocket books are effective for improving student learning outcomes in early reading. Abstrak Buku Ajar berbasis saku dan praktis dibawa serta dibaca kapan dan dimana saja. Pembelajaran membaca permulaan untuk siswa sangatlah dibutuhkan dalam mempersiapkan tahap membaca lanjutan. Membaca permulaan dapat diartikan dengan siswa yang berawal mula mengenal huruf. Tujuan pendidikan adalah menjadikan seseorang atau siswa yang mempunyai pengetahuan luas dan etika yang baik serta dapat berguna bagi siswa itu sendiri dan dapat menerapkan pengetahuannya dilingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan buku sebagai bahan ajar dan efektifitasnya dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada materi lingkungan sekitar siswa kelas I SD Negeri Lamreh. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri Lamreh. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket, observasi dan tes hasil belajar. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan statistic deskriptif berupa presentase. Hasil penelitian bahwa kelayakan berada pada hasil validasi 96% dengan rincian desain 96%, materi 95%, bahasa 100% serta kelayakan dan kepraktisan 93%. Ketuntasan siswa menggunakan buku saku membaca permulaan bernilai 87%. Disimpulkan bahwa buku ajar berbasis saku layak digunakan dengan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam membaca permulaan.
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI KRUENG ITAM KABUPATEN NAGAN RAYA Musdiani; Agus Kistian
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.695

Abstract

Hasil belajar pada dasarnya merupakan akibat dari suatu proses belajar. Optimalnya hasil belajar siswa bergantung pula pada proses belajar siswa dan proses mengajar guru. Rendahnya hasil belajar IPS pada siswa kelas V SD Negeri Krueng Itam Kabupaten Nagan Raya, ditunjukkan pada nilai ujian pertengahan semester yang sebagian siswanya masih belum mencapai standar kreteria ketuntasan minimal (KKM). Batas nilai KKM IPS yang telah ditentukan adalah 70. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri Krueng Itam Kabupaten Nagan Raya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif melalui pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Krueng Itam yang berjumlah 20 orang, yang terdiri dari 9 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) adalah 85% atau 17 siswa yang sudah tuntas, sedangkan yang tidak tuntas hanya ada 3 siswa atau 15% dengan nilai rata-rata siswa yang diperoleh adalah 77,25. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) efektif terhadap hasil belajar IPS khususnya pada tema manusia dan lingkungan di Kelas V SD Negeri Krueng Itam kabupaten Nagan Raya.
UPAYA STRATEGI HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI BLANG BINTANG KECAMATAN KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA musdiani musdiani; Rita Oktavia; suriana
Jurnal Bionatural Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BIONATURAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran Higher Order Thinking Skill (HOTS) di kelas V SD Negeri Blang Bintang Kecamatan Kaula Kabupaten Nagan Raya. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 22 orang, yang terdiri dari 9 laki-laki dan 13 perempuan. Teknik Pengeumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian dari implementasi strategi Higher Order Thinking Skill (Hots). Pada hasil pra tindakan siswa yang memperoleh ketuntasan hasil belajar yaitu 7 siswa atau 31,8% dengan nilai rata-rata 51,3. Pada siklus pertama siswa yang memperoleh ketuntasan hasil belajar meningkat menjadi 9 siswa atau 40,9% dengan nilai rata-rata 53,6. Selanjutnya pada siklus kedua siswa yang memperoleh ketuntasan hasil belajar meningkat menjadi 18 siswa atau 81,8% dengan nilai rata-rata 75,9. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan pada Upaya Strategi Higher Order Thinking Skill (Hots) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri Blang Bintang Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya.
ANALYSIS OF THE NEEDS FOR DIGITAL-BASED DIGITAL-BASED TEACHING MODULES INTEGRATED HIGH LEVEL THINKING SKILLS Mardhatillah Mardhatillah; Zaki Al Fuad; Helminsyah Helminsyah; Musdiani Musdiani
Sensei International Journal of Education and Linguistic Vol. 2 No. 3 (2022): Sensei International Journal of Education and Linguistics
Publisher : SENSEI RESEARCH CENTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53768/sijel.v2i3.98

Abstract

This study aims to analyze the development needs of the development of digitally integrated KBAT-based thematic elementary school teaching modules. The research was conducted using a survey method at 9 (nine) elementary schools in Aceh Besar and Banda Aceh districts. The research subjects were 18 classroom teachers who taught thematic learning. The objects studied were the responses of school principals and teachers to the development of KBAT integrated digital-based elementary thematic teaching module development, the tendency of teachers to apply thematic models in school learning, student reasoning, and student character. Data were collected by interviews, questionnaires, observations, and tests. Data were analyzed descriptively. The results of the analysis show that (1) school principals have not provided guidance on developing thematic models, so they support development efforts.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR TEMATIK SD BERBASIS DIGITAL DI PROVINSI ACEH Zaki Al Fuad; Helminsyah Helminsyah; Musdiani Musdiani
Jurnal Visipena Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v14i2.2351

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan jangka panjang yaitu: mendukung program pemerintahan Republik Indonesia dalam rangka mendukung program MBKM melalui inovasi yang dilakukan dalam pembelajaran di kelas berupa modul ajar tematik SD berbasis digital terintagrasi KBAT. Adapun target khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu (1) Merancang modul ajar tematik SD berbasis digital terintagrasi KBAT bagi siswa SD di Provinsi Aceh, (2) Merancang modul ajar tematik SD berbasis digital terintagrasi KBAT yang dapat membantu aktivitas siswa dan guru untuk mengimplementasikan pembelajaran tematik di SD, (3) Mengetahui efektifitas modul ajar tematik SD berbasis digital terintagrasi KBAT bagi siswa SD di Provinsi Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Borg and Gall. Model pengembangan produk pembelajaran ini merupakan model yang disusun secara terprogram dengan urutan yang sistematis dan memenuhi karakreristik siswa dalam belajar. Berikutnya untuk menguji efektifitas dari modul yang dikembangkan menggunakan penelitian eksperimen. Data yang dihasilkan dalam penelitian ini yaitu data validitas, kepkraktisan dan efektifitas dari modul ajar tematik SD berbasis digital terintagrasi KBAT yang di kembangkan. Target keluaran yang ingin dicapai di pada penelitian ini yaitu (1) framework pendekatan tematik di jenjang SD, (2) Panduan pengembangan modul ajar tematik jenjang SD moda dalam jaringan, luar jaringan dan campuran, (3) Perangkat ajar tematik moda dalam jaringan di kelas awal, (4) Perangkat ajar tematik moda luar jaringan di kelas awal, (5) perangkat tematik moda campuran di kelas awal. Riset ini akan memberikan kontribusi yang sangat penting dalam Rencana Strategis riset unggulan Universitas Bina Bangsa Getsempena dalam bidang inovasi pendidikan, dan riset ini juga akan menyelesaikan permasalahan pada kualitas Pendidikan di Provinsi Aceh.AbstractThis research has a long-term goal, namely: to support the government program of the Republic of Indonesia in order to assist MBKM program through innovations that is implemented in the classroom learning in form of thematic teaching module of elementary school KBAT-integrated digital based. The specific targets to be achieved in this study are (1) Designing thematic module of elementary school KBAT-integrated digital based for elementary school students in Aceh Province, (2) Designing thematic learning of elementary school KBAT-integrated digital based that can help students and teacher to implement thematic learning in elementary schools, (3) Knowing the effectiveness of the thematic learning module of elementary school KBAT-integrated digital based for elementary school students in Aceh Province. This research is development research of Borg and Gall. This advancement research is arranged programmatically in a systematic order and meets the characteristics of students in learning. Further to test the effectiveness of the modules that is developed using experimental research. The data produced in this study are data on the validity, practicality and effectiveness of the thematic learning of elementary school KBAT-integrated digital based that is developed. The output targets to be achieved in this study are (1) thematic approach framework at the elementary level, (2) Guidelines for the development of thematic teaching modules at the elementary level in network, off-network and mixed modes, (3) Thematic teaching devices for online modes in the early grades, (4) Thematic teaching devices for off-network modes in the early grades, (5) mixed mode thematic devices in the early grades. This research will give vitally important contribution to the Strategic Plan for the feature research of Bina Bangsa Getsempena University in the field of educational innovation, and this research will also solve problems in term of education quality in Aceh Province.
IMPLEMENTATION OF CANVA IN SCIENCE STUDY AT UJONG PULO CUTSTATE ELEMENTARY SCHOOL ININDUSTRY REVOLUTION ERA 4.0 Heri Salmita; Akmaluddin; Siti Mayang Sari; Musdiani
International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH) 2023: ICONESTH
Publisher : International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/iconesth.vi.147

Abstract

In the application of Canva to science subjects in elementary schools and during the 4.0 industrial revolution, this was very continuous or related because during the 4.0 industrial reform era, technology was more prioritized. To achieve a science learning goal in elementary school, we need to use technology in the form of the Canva application in making learning media. In science learning, the Canva application is referred to as the parent or auxiliary tool for those in grade 5, such as those relating to humans, animals and inanimate objects. are around our environment. This data is obtained through qualitative research where data is obtained by direct observation or the opinions of several people who play an important role in educational institutions. And we can use the results of this research as a basis or example which will refer to what the benefits of applying Canva to science subjects in elementary schools during the industrial reform 4.0 period