Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

KANDUNGAN Na/K DALAM BUAH TROPIS DI TIGA NEGARA ASEAN: KAJIAN PUSTAKA Andini, Alfita Nur; Hasanah, Aliya Nur; Mutakin, Mutakin
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Faculty of Mathematic and Natural Science, Garut University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jifb.v15i2.2923

Abstract

Hipertensi pada masyarakat mengalami peningkatan prevalensi disebabkan oleh faktor gaya hidup dan pola makan. Hipertensi dapat dicegah dengan manajemen konsumsi makanan seperti buah-buahan dalam mempertahankan asupan kalium. Buah merupakan salah satu sumber makanan yang mengandung tinggi kalium. Kalium dapat mempertahankan tekanan darah dalam rentang normal jika bekerja bersama natrium. Tingginya konsumsi kalium dalam buah dapat membantu proses natriuresis sehingga tekanan darah sistolik dan diastolik akan turun. Tujuan dari ulasan ini adalah mengetahui kadar natrium dan kalium dalam buah tropis di tiga negara ASEAN untuk mengontrol tekanan darah pada masyarakat. Studi ini melibatkan 12 jurnal dan artikel nasional maupun internasional sesuai dengan kata kunci yang digunakan yaitu “kadar, kalium, natrium, buah tropis”. Buah tropis mengandung lebih banyak kalium dengan rasio 0,5-100 kali kadar natrium yang dapat membantu dalam mengontrol tekanan darah. Hasil studi ini menunjukkan buah tropis dengan kandungan kalium tinggi terdapat pada durian chanee kadar mencapai 4358,6 mg/100g, sedangkan kandungan natrium tinggi terdapat pada buah merah dengan kadar mencapai 166,67 mg/100g.
Sebab Akibat Banyak Anak Di Indonesia Yang Putus Sekolah Fitria Madaniah; Mutakin Mutakin; Siti Nurjannah; Darpin Darpin; Meity Suryandari
Student Research Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Februari : Student Research Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/srj-yappi.v1i1.218

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan sesorang. Pendidikanlah yang menentukan dan menuntun masa depan dan arah hidup seseorang. Walaupun tidak semua orang berpendapat seperti itu, namun pendidikan tetaplah menjadi kebutuhan manusia nomor wahid. Bakat dan keahlian seseorang akan terbentuk dan terasah melalui pendidikan. Pendidikan juga umumnya dijadikan tolak ukur kualitas setiap orang. Di dalam UU. No. 20 Tahun 2003 Tentang sistem pendidikan nasional pasal 3 disebutkan tentang tujuan pendidikan yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis juga bertanggung jawab. Fungsi dari pendidikan adalah sebagai berikut. Mengurangi pengendalian orang tua terhadap anak-anaknya. Melalui pendidikan, sekolah orang tua melimpahkan tugas serta wewenangnya dalam mendidik anak kepada pihak sekolah. Menyediakan sarana untuk pembangkangan. Sekolah mempunyai potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah serta masyarakat tentang sesuatu hal, seperti pendidikan seks serta sikap terbuka. Mempertahankan sistem kelas sosial. Pendidikan sekolah d Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan sesorang. Pendidikanlah yang menentukan dan menuntun masa depan dan arah hidup seseorang. Walaupun tidak semua orang berpendapat seperti itu, namun pendidikan tetaplah menjadi kebutuhan manusia nomor wahid. Bakat dan keahlian seseorang akan terbentuk dan terasah melalui pendidikan. Pendidikan juga umumnya dijadikan tolak ukur kualitas setiap orang. Di dalam UU. No. 20 Tahun 2003 Tentang sistem pendidikan nasional pasal 3 disebutkan tentang tujuan pendidikan yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis juga bertanggung jawab. Fungsi dari pendidikan adalah sebagai berikut. Mengurangi pengendalian orang tua terhadap anak-anaknya. Melalui pendidikan, sekolah orang tua melimpahkan tugas serta wewenangnya dalam mendidik anak kepada pihak sekolah. Menyediakan sarana untuk pembangkangan. Sekolah mempunyai potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah serta masyarakat tentang sesuatu hal, seperti pendidikan seks serta sikap terbuka. Mempertahankan sistem kelas sosial. Pendidikan sekolah diharapkan bisa mensosialisasikan kepada anak-anak didiknya guna menerima perbedaan prestise, privilise, serta status yang ada dalam masyarakat. Sekolah pun diharapkan menjadi saluran mobilitas siswa ke status sosial yang lebih tinggi ataupun paling tidak sesuai dengan status orang tuanya. Memperpanjang masa remaja. Pendidikan sekolah bisa pula memperlambat masa dewasa seseorang sebab siswa masih tergantung secara ekonomi kepada orang tuanya. iharapkan bisa mensosialisasikan kepada anak-anak didiknya guna menerima perbedaan prestise, privilise, serta status yang ada dalam masyarakat. Sekolah pun diharapkan menjadi saluran mobilitas siswa ke status sosial yang lebih tinggi ataupun paling tidak sesuai dengan status orang tuanya. Memperpanjang masa remaja. Pendidikan sekolah bisa pula memperlambat masa dewasa seseorang sebab siswa masih tergantung secara ekonomi kepada orang tuanya.
Manajemen Pelaksanaan Kurban Di Mahad Al-Zaytun Mutakin Mutakin; Ahmad Asrof Fitri; Sobirin Sobirin
Mandub : Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): Juni: Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mandub.v3i2.2583

Abstract

This research aims to examine the management process of qurbani implementation in Ma’had Al-Zaytun, an educational institution known for its comprehensive approach to character building and spiritual development. The implementation of qurbani at this institution covers several management functions, including planning, organizing, implementing, and evaluating. The study employs a qualitative approach using a case study method, with data collected through direct observation, in-depth interviews with those involved in qurbani management, and analysis of supporting documents. The findings indicate that the qurbani management process in Ma’had Al-Zaytun is well-organized and systematically executed, upholding Islamic legal principles and promoting values of social solidarity. Effective planning, from selecting appropriate sacrificial animals to determining the slaughter time and location, as well as the meat distribution process, is crucial to the program’s success. The involvement of committees, students, and teachers fosters operational efficiency. However, the study highlights challenges such as coordination issues and distribution management. To address these, it recommends improving training, supervision, and management information systems.
IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY UNTUK ESTIMASI BOBOT DAN HARGA JUAL HEWAN TERNAK SAPI BERBASIS ANDROID Mutakin, Mutakin; Sundari, Shinta Siti; Sumaryana, Yusuf
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i2.4120

Abstract

Penaksiran bobot dan penetapan harga dalam penjualan sapi merupakan aspek penting yang dapat memengaruhi keadilan dan efisiensi transaksi. Metode tradisional yang melibatkan penilaian visual manusia seringkali tidak akurat, menyebabkan kesenjangan harga yang signifikan. Ketersediaan alat ukur yang memadai juga menjadi hambatan, khususnya di daerah pedesaan. Penelitian ini mengusulkan pengembangan aplikasi Android berbasis Augmented Reality (AR) untuk mengestimasi bobot dan harga sapi secara akurat. Metode pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE, yang melibatkan analisis, desain, development, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengujian aplikasi menunjukkan nilai rata-rata error 6% dan 13% untuk pengukuran panjang badan dan lingkar dada, serta akurasi 98% untuk estimasi bobot badan menggunakan rumus Winter Indonesia. Selain itu, aplikasi juga dapat menghitung harga jual dan bobot karkas sapi berdasarkan estimasi bobot badan.
In Silico Study of Organo-selenium with PPAR-γ and NF-κB Receptors for Cardiovascular Protection Shalihat, Ayu; Suhandi, Cecep; Hasanah, Aliya Nur; Mutakin, Mutakin
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 29, No 1 (2026): Volume 29 Issue 1 Year 2026
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jksa.29.1.30-38

Abstract

Cardiovascular disease (CVD) continues to represent a significant global health challenge, leading to the need for new and more effective therapeutic approaches. Organo-selenium compounds have potential as antioxidants and anti-inflammatory agents, which may help protect the heart and vascular system. However, the molecular mechanisms by which Organo-selenium exerts its cardioprotective effects are still not fully understood. The interaction with key regulatory pathways such as peroxisome proliferator-activated receptor gamma (PPAR-γ) and nuclear factor kappa B (NF-κB) has not been clearly defined. Therefore, this study aims to investigate the molecular interactions between organo-selenium compounds and the PPAR-γ and NF-κB-inducing kinase receptors in the context of cardiovascular protection. Molecular docking simulations were performed using the ligand-binding domain of PPAR-γ and the 20 organo-selenium ligands. The binding affinities and interactions between organo-selenium and receptors were analyzed. Among the screened organo-selenium ligands, compound 13 exhibited the most favorable binding affinity toward both PPAR-γ and NF-κB compared to the native ligand. Based on these results, compound 13 was selected for molecular dynamics simulations. The molecular dynamics study, using parameters such as RMSD, RMSF, SASA, and the Gyration plot, shows that compound 13 with PPAR-γ exhibits better stability and flexibility. At the same time, the NF-κB interaction, though stable, may be less energetically favorable than the native ligand. These interactions suggest that compound 13 (Ebselen) may modulate PPAR-γ activity, thereby influencing cell signaling pathways involved in cardiac protection. Overall, the findings suggest that modulation of the PPAR-γ pathway by compound 13 may represent a promising mechanism in cell signaling for cardiovascular protection.