Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN SISTEM CHECK-IN PADA RUMAH SAKIT BERBASIS RFID YANG TERKONEKSI DENGAN DATABASE Caesario Bima Irfano; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 5 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Proses penerimaan pasien pada rumah sakit masih banyak yang dilakukan dengan cara manual. Hal tersebut menyebabkan pada saat ramai pengunjung akan terjadi penumpukan jumlah antrian. Salah satu alternatif teknologi yang dapat diterapkan pada sistem tersebut adalah teknologi RFID. Teknologi RFID dapat menjadi alternatif dikarenakan teknologi RFID tag yang sudah diterapkan pada e-KTP yang sudah dimiliki oleh seluruh warga Indonesia. Mengacu pada faktor faktor tersebut pembuatan sistem check-in dengan pemanfaatan teknologi RFID dapat dibuat dan diaplikasikan pada rumah sakit. Sistem check-in dibuat dengan menggunakan teknologi RFID, sistem ini memerlukan RFID tag, RFID reader, mikrokontroler, aplikasi pada komputer sebagai useri nterface, dan sebuah database. RFID reader bertugas membaca sinyal dari RFID tag, yang terdapat pada e-KTP. Mikrokontroler berfungsi sebagai pengolah sinyal dari RFID reader menjadi kode hex sekaligus mengirim data menuju aplikasi pada komputer melalui komunikasi serial. Kode hex yang telah diterima oleh aplikasi, selanjutnya dicocokkan dengan data yang terdapat pada database. user perlu melakukan proses input pada aplikasi agar bisa mendapatkan output berupa nomor antrian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa setiap blok dan keseluruhan sistem dapat bekerja sesuai dengan perancangan sistem. Rangkaian RFID reader dapat membaca sinyal dari RFID tag pada ID card. mikrokontroler dapat mengolah sinyal dari rangkaian RFID reader menjadi kode hex. Aplikasi pada komputer dapat menerima data yang dikirim oleh mikrokontroler, menjalankan fungsi pemeriksaan pada database dan menjadi pengolah data input dari user serta menjadi user interface. Waktu eksekusi yang diperlukan dari proses pembacaan, proses input dari user, sampai memberi output berupa nomor antrian menurut pengujian membutuhkan rata rata waktu 13.75 detik. ABSTRACT Manual process of patients registration or check-in at the hospital can increase the number of queues. One of alternative technologies that can be applied is using RFID technology which already embedded in the e-ID CARD (eKTP) that is already shared to all citizens of Indonesia. This paper explains how to make  a registration system or check-in system using RFID technology. The system consists RFID tags, RFID readers, microcontrollers, applications on the computer as user interface, and a database. RFID reader is been used to read signals from RFID tags, which are found on e-KTP. Hex code from RFID reader is then processed using microprocessor and sent to the computer via serial communication. The hex code that has been received by the software is then checked with the data in the database. The user needs to process the application to get the output in the form of a queue number. The test results show that all system functions can work according to the design. RFID reader circuit can read signal from RFID tag on e-KTP. Wemos D1 mini can process signals from RFID reader circuit into hex code. Applications on the computer can receive data sent by the microcontroller and perform the checking function on the database and become the input data processor from  user and become the user interface. The execution time counting from reading process, input process from the user, to giving the output in the form of a queue number according to the test requires an average time of 13.75 seconds to complete all process.
PERANCANGAN SISTEM PENDETEKSI BARANG BERBASIS MIKROKONTROLER NODE MCU ESP8266 PADA KOTAK POS PINTAR Yudha Nurfalah; Adharul Muttaqin; Dwi Fadila Kurniawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJasa pengiriman barang adalah usaha dengan tujuan untuk memberikan jasa pelayanan atau pengurusan atas segala kegiatan yang diperlukan bagi terlaksananya suatu pengiriman, pengangkutan serta penerimaan barang dengan menggunakan multimodal transport baik itu melalui darat, udara maupun laut. Kebutuhan masyarakat saat ini akan layanan jasa pengiriman dapat dilihat dari peningkatan pengguna jasa jual beli secara online. Pada penelitian ini dirancang sistem pendeteksi barang yang dapat ditampilkan dalam aplikasi pengguna khususnya aplikasi BLYNK secara IOT. Sistem ini dirancang menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler yang memiliki fitur modul wifi untuk menghubungan sistem secara IOT. Sistem dilengkapi dengan dua buah sensor LDR untuk mendeteksi cahaya yang dihasilkan dari modul laser. Untuk mendeteksi gerakan manusia digunakan sensor PIR yang diletakan pada pintu bagian atas. Adanya pergerakan manusia diasumsikan bahwa kurir telah datang mengirimkan paket. Modul laser dan sensor LDR diletakan bagian bawah didalam kotak pos yang merupakan tempat barang tersimpan untuk mengetahui bahwa barang tersebut telah siap diambil.Berdasarkan hasil pengujian, dapat ditunjukan bahwa sensor PIR dapat mendeteksi gerak dengan memanfaatkan radiasi inframerah pada rentang sudut > 20°. Sensor LDR diuji menggunakan dua tahap. Pertama, pengujian sebelum pemasangan pada alat, memiliki persentase kesalahan yang rendah yaitu dibawah 3%. Kedua, pengujian setelah pemasangan pada alat, memiliki persentase kesalahan sebesar 34,02%. Modul laser bekerja sebagai pemancar cahaya pada LDR, dalam percobaanya selalu dalam keadaan HIGH dengan tegangan sebesar 4V.Kata kunci : mikrokontroler NodeMCU ESP8266, sensor LDR, sensor PIR, modul laser, IOTABSTRACTGoods delivery service is a business with the aim of providing services or management of all activities needed for the implementation of a delivery, transportation and receipt of goods by using multimodal transport either by land, air or sea. Today's society's need for delivery services can be seen from the increase in users of online buying and selling services.In this study, an item detection system was designed that can be displayed in user applications, especially the IOT BLYNK application. This system is designed using the NodeMCU ESP8266 microcontroller as a microcontroller which has a wifi module feature to connect the IOT system. The system is equipped with two LDR sensors to detect the light generated from the laser module. To detect human movement, a PIR sensor is used which is placed on the top door. The existence of human movement is assumed that the courier has come to deliver the package. The laser module and LDR sensor are placed at the bottom in the post box which is where the goods are stored to know that the goods are ready for collection.Based on the test results, it can be shown that the PIR sensor can detect motion by utilizing infrared radiation at an angle range of > 20°. The LDR sensor was tested using two stages. First, testing before installation on the tool, has a low error percentage, which is below 3%. Second, testing after installation on the tool, has an error percentage of 34.02%. The laser module works as a light emitter on the LDR, in the experiment it is always in a HIGH state with a voltage of 4V.Keywords: NodeMCU ESP8266 microcontroller, LDR sensor, PIR sensor, laser module, IOT
ANALISIS PERFORMANSI ENERGY HARVESTING DEMO BOARD DENGAN PEMBEBANAN MIKROKONTROLER Novia Alifianti; Onny Setyawati; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tegangan keluaran dan arus keluaran yang dihasilkan oleh DC2509A energy harvesting demo board sangatlah rendah, sehingga tidak semua piranti elektronik dapat dihidupkan oleh DC2509A energy harvesting demo board. NodeMCU ESP8266 memiliki suplai tegangan dan arus yang rendah yaitu sebesar 3,3 Volt 50mA dan sangat mudah ditemukan di pasaran, selain itu dalam mikrokontroler tersebut telah tersematkan Wi-Fi, sehingga dapat dipantau dengan jarak jauh. Analisis diperlukan untuk membahas tentang karakterisasi dari mikrokontroler yang dijadikan beban untuk DC2509A dan performansi dari DC2509A energy harvesting demo board dengan memperhatikan konsumsi daya oleh beban yang terhubung dengan board tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis daya yang dikeluarkan oleh DC2509A energy harvesting demo board untuk menghidupkan NodeMCU ESP8266 yang merupakan mikrokontroler eksternal yang tidak didesain khusus untuk DC2509A energy harvesting demo board. Setelah analisis dilakukan dapat diketahui kondisi waktu operasional DC2509A untuk menghidupkan NodeMCU ESP8266. Kata kunci: energy harvesting, DC2509A, Node MCU ESP8266, karakteristik ABSTRACT The output voltage and output current generated by the DC2509A energy harvesting demo board was very low. Therefore not all of the electronic devices could be powered by the DC2509A energy harvesting demo board. NodeMCU ESP8266 has a low voltage and current supply, 3.3 Volt 50 mA, and very easy to find in a market place. Also, the Wi-Fi has been embedded in the microcontroller; therefore, it can be monitored remotely. An analysis is required to examine the microcontroller's characterization, which is used as a load for the DC2509A and performance from the DC2509A energy harvesting demo board, noticing the power consumption by its load that connected to the board. The purpose of this study to analyze the power generated by the DC2509A energy harvesting demo board to activate NodeMCU ESP8266 in order to find out the operational time of DC2509A. Keywords: energy harvesting, DC2509A, Node MCU ESP8266, characteristic
RANCANG BANGUN HIGH AVAILABILITY NODE DENGAN MULTI PROTOKOL KOMUNIKASI UNTUK SISTEM GAWAT DARURAT CODEBLUE Rachmadwipa Novandri; Raden Arief Setyawan; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 7 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Kode darurat rumah sakit adalah pesan yang harus diumumkan sebagai penanda adanya keadaan darurat terhadap pasien , staff yang bertugas, serta orang yang berkunjung. Keadaan darurat yang paling sering terjadi adalah gagal jantung dan henti nafas secara tiba-tiba. Keadaan darurat harus mendapatkan keadaan yang cepat dalam hitungan detik karena efek dari penanganan yang lama adalah kematian. Walau keadaan yang begitu kritis  tidak semua rumah sakit memiliki alat komunikasi yang mumpuni dan terjamin untuk langsung terhubung satu sama lain , sehingga dibutuhkan sebuah alat yang dapat menjamin hubungan antara yang mengaktifkan CODEBLUE dengan operator. Alat yang dibuat pada penelitian ini berbentuk portabel yang bisa ditaruh di kamar pasien yang berpotensi mengalami keadaan darurat dengan menggunakan pushbutton sebagai masukkannya, Arduino uno sebagai pusat kendali di node client dan node server, sebagai alat komunikasinya ada ESP8266, Ethernet  ENC28J60, dan NRF24L01 serta LED sebagai indikator komunikasi berjalan dengan benar atau tidak. Kata kunci: CODEBLUE, kode gawat darurat, Arduino uno, AT-Command , ESP8266, ENC28J60, NRF24L01, backup komunikasi ABSTRACT The hospital emergency code is a message that should be announced as a marker of an emergency to patients, staff on duty, and people visiting. The most common emergency is heart failure and sudden breathing. Emergency must get fast in a matter of seconds because the effect of the old handling is death. Despite the critical situation, not all hospitals have a qualified and secure communication tool to directly connect with each other, so that a tool is needed that can guarantee the relationship between activating CODEBLUE and the operator. The tool created in this study is portable that can be placed in the patient's room with a potency of emergency by using pushbutton as its input, Arduino uno as control center in node client and node server, as communication tool there is ESP8266, Ethernet ENC28J60 and NRF24L01 and LED as the indicator of communication is running correctly or not. Keywords: CODEBLUE, emergency code, Arduino uno, ESP8266, ENC28J60, NRF24L01, communication backup
PERANCANGAN DETEKSI DINI KEBAKARAN SMART HOME BERBASIS WIRELESS SENSOR NETWORK DENGAN NOTIFIKASI MEDIA TELEGRAM Dian Falah J.; Raden Arief Setyawan; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di area perkotaan pemikiman warga yang sangat padat jarak yang berdeketan membuat cepatnya api meluas serta meluas. Hal ini pentingnya sebuah pencegahan, dimana petugas pemadam kebakaran menerima laporan berdasarkan laporan warga sehingga keterlambatan pengiriman laporan menyebabkan api semakin besar dan meluas.  Solusi dari masalah ini adalah Smart Home dengan otomatisasi canggih untuk memberikan informasi kepada penghuni rumah sehingga dapat melakukan monitoring dan controlling. Pada  sistem proteksi pasif adalah Wireless Sensor Network (WSN), WSN merupakan bagian utama dalam mengumpulkan informasi yang diperlukan oleh jaringan yang terdedikasi baik itu di dalam bangunan industri maupun sistem otomasi transpotasi . Sifat WSN ini adalah dapat mem-monitoring suatu area pemantauan secara real time. Perlunya satu  teknologi dalam sistem pemantauan suhu dan kelembapan lingkungan berbasis WSN yaitu DHT11 yang diletakkan pada setiap node nya. Serta memanfaatkan teknologi media komunikasi yaitu dengan menggunakan bot Telegram.  Hasil pada penelitian ini semua node dapat mengirim pesan peringatan dini kebakaran pada Telegram dengan rentan waktu terima rata-rata 4 detik. Terdapat mekanisme dalam pengiriman antara database Thinger.io dengan bot Telegram, dimana algoritma pemrograman antara Thinger.io dan Telegram harus di sinkronisasikan dimana saat 10 detik pertama Thinger.io memiliki dua bagian yaitu pada detik pertama Thinger.io dalam keadaan mode offline sedangkan pada detik ke 2 sampai ke 10 Thinger.io dalam mode online. Maka saat Thinger.io dalam mode online dapat mengunggah data ke Telegram. Saat sensor belum dalam keadaan normal atau dibawah suhu yang ditetapkan maka Telegram akan selalu spamming pesan dari semua node yang mendapat perubahan suhu lebih besar sama dengan 38˚C. Kata kunci: Smart Home, Wireless Sensor Network, Telegram, database. ABSTRACT In urban areas, the residents who live in close proximity have made the fire spread rapidly and spread. This is the importance of prevention, where firefighters receive reports based on citizen reports so that the delay in sending reports causes the fire to get bigger and wider. The solution to this problem is a Smart Home with sophisticated automation to provide information to residents of the house so that they can monitor and control. In the passive protection system is the Wireless Sensor Network (WSN), WSN is the main part in collecting the information needed by a dedicated network both in industrial buildings and in transportation automation systems. The nature of this WSN is that it can monitoring aarea in real time. The need for a technology in a WSN-based environmental temperature and humidity monitoring system, namely DHT11 which is placed on each node . As well as utilizing communication media technology, namely by using the bot Telegram. The results in this study that all nodes can send fire early warning messages to Telegram with an average receive time of 4 seconds. There is a transmission mechanism between thedatabase Thinger.ioand the bot Telegram, where the programming algorithm between Thinger.io and Telegram must be synchronized where the first 10 seconds of Thinger.io has two parts, namely the first second Thinger.io is in mode offline while in the 2nd to 10th Thinger.io in mode online. So when Thinger.io is in mode it online can upload data to Telegram. When the sensor is not in a normal state or below the set temperature, Telegram will always spamming messages from all nodes that have a temperature change greater than 38˚C . Keywords: Smart Home, Wireless Sensor Network, Telegram, database.
PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR DC POMPA AIR 365B7 PADA ALAT PENGONTROL NUTRISI AB MIX MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC CONTROL DENGAN METODE MAMDANI Muhammad Farhan; Adharul Muttaqin; Sapriesty Nainy Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerkebunan Ifresh Hydrofarm merupakan perkebunan hidroponik yang terletak di Pasuruan, Jawa Timur. Saat penelitian ini dibuat, pemberian nutrisi AB Mix diberikan secara otomatis menggunakan pompa air 365B7 yang telahdiprogram berdasarkan timer pada kondisi output PWM selalu maksimal. Sistem yang sudah diimplementasikan ini memilikikekurangan dalam pemberian nutrisi, karena volume yang ditambahkan oleh pompa air tidak akurat, sehingga dapatberdampak pada kesuburan tanaman. Maka dari itu, dibutuhkan pengendalian kecepatan motor DC pompa air pada alatpengontrol nutrisi AB Mix menggunakan kontrol logika fuzzy agar pompa air dapat menambahkan nutrisi sesuai volumeyang diinginkan. Sistem yang dibuat terdiri dari dua buah input dan satu buat output. Input yang pertama merupakan volumenutrisi yang akan ditambahkan. Nilainya direpresentasikan dengan range 0-2000 ml. Input yang kedua merupakan debitnutrisi yang keluar dari pompa yang direpresentasikan dengan range 0-66 ml/detik. Output yang dimaksud adalah keluaranpompa yang direpresentasikan oleh nilai PWM dengan range 51-255. Range ini mewakili perhitungan duty cycle dengankenaikan sebesar 5% dari range 0-100%. Kontrol logika fuzzy yang digunakan adalah metode Mamdani dengan tahapansebagai berikut: fuzzifikasi, penyusunan kaidah atur (Rule-Base), dan defuzzifikasi. Pengujian sistem dilakukan denganmenggunakan empat jenis setpoint yang berbeda. Setpoint 500 ml membutuhkan waktu 21.66 detik, setpoint 1000 mlmembutuhkan waktu 28 detik, setpoint 1500 ml membutuhkan waktu 31.53 detik, dan setpoint 2000 ml membutuhkan waktu34.64 detik. Respon sistem secara keseluruhan adalah volume yang dikeluarkan selalu mengikuti setpoint dengan waktu danPWM yang berbeda-beda, namun pada pengujiannya masih terdapat sedikit error dari volume yang ditambahkan dankeluaran PWM nya belum stabil sepenuhnya karena adanya noise dari pembacaan sensor berat.Kata Kunci: Kontrol logika fuzzy; Alat Pengontrol Nutrisi AB Mix; Pengontrolan Kecepatan Pompa.ABSTRACTIfresh Hydrofarm Plantation is a hydroponic plantation located in Pasuruan, East Java. When this research was conducted,AB Mix nutrition was given automatically using a 365B7 water pump that had been programmed based on a timer at themaximum PWM output condition. This implemented system has a lack of nutrition, because the volume added by the waterpump is not accurate, so it can have an impact on plant fertility. Therefore, it is necessary to control the speed of the waterpump DC motor on the AB Mix nutrition controller using fuzzy logic control so that the water pump can add nutrientsaccording to the desired volume. The system consists of two inputs and one output. The first input is the volume of nutrients tobe added. The value is represented by the range 0-2000 ml. The second input is the nutrient discharge coming out of thepump which is represented by a range of 0-66 ml/second. The output in question is the pump output which is represented bythe PWM value with a range of 51-255. This range represents the duty cycle calculation with an increase of 5% from the 0-100% range. The fuzzy logic control used is the Mamdani method with the following stages: fuzzification, Rule-Base, anddefuzzification. System testing was carried out using four different setpoint types. The 500 ml setpoint takes 21.66 seconds,the 1000 ml setpoint takes 28 seconds, the 1500 ml setpoint takes 31.53 seconds, and the 2000 ml setpoint takes 34.64seconds. The overall system response is that the volume released always follows the setpoint with different times and PWM,but in the test there is still a slight error from the added volume and the PWM output is not fully stable due to noise fromheavy sensor readings.Keywords: Fuzzy Logic Control; AB Mix Nutrient Controller Device; Pump Speed Control System.
IMPLEMENTASI ALGORITMA VIOLA-JONES BERBASIS FPGA UNTUK SISTEM DETEKSI MOBIL Jason Danny Setiawan; Raden Arief Setyawan; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi mobil berbasis pengolahan citra, yang mulai sering dikembangkan, sebenarnya dapat dilakukan dengan algoritma deteksi objek pada umumnya. Salah satu algoritma yang paling sering digunakan adalah Viola-Jones yang menggunakan fitur Haar. Algoritma ini sering diimplementasikan dengan perangkat lunak pada komputer. Algoritma ini diharapkan mampu mendeteksi mobil lebih efisien jika diimplementasikan pada perangkat keras khusus, seperti FPGA. Algoritma Viola-Jones diimplementasikan pada FPGA Spartan3E-500 pada board Nexys2 dan hasilnya ditampilkan pada monitor dengan antarmuka VGA. Sistem dibagi menjadi tiga proses utama, yaitu pembuatan integral image dan klasifikasi cascade yang bekerja paralel, serta bagian penggambar kotak penanda hasil deteksi. Sistem juga dilengkapi dengan pengontrol VGA untuk bagian penampil. Hasil perancangan dan pengujian menunjukkan bahwa algoritma Viola-Jones berhasil diimplementasikan pada FPGA untuk mendeteksi mobil dengan tingkat deteksi mencapai 83,33% dan kemiripan 87,84% dengan hasil deteksi menggunakan perangkat lunak pada komputer, meskipun hasil deteksi yang sama persis hanya 11,54%. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu siklus dari satu bingkai deteksi mobil berkisar antara 2,62 ms hingga 5,31 ms. Kata kunci: implementasi FPGA, Viola-Jones, deteksi mobil   ABSTRACT Image-processing-based cars detection, which recently begin to be developed, can be done using common object detection algorithms. One of the algorithms which is usually used is Viola-Jones algorithm along with Haar-like feature. This algorithm is often implemented using computer software. The algorithm is hoped to be more efficient in detecting cars if it is implemented on specific hardware, such as FPGA. Viola-Jones algorithm was implemented on Spartan3E-500 FPGA mounted on Nexys2 Development Board and the detection result was shown on monitor using VGA interface. There were three main processes in the system, integral image generation and cascade classification, which worked simultaneously, and box generation marked the detection result. A VGA controller was equipped in the system to control the output. Design and test result showed that Viola-Jones algorithm was successfully implemented on FPGA to detect cars with detection rate 83.33% and 87.84% similarity with detection region detected using computer software. However, there were only 11.54% chances of getting exactly the same detection regions. Time which was needed to process a single cycle of a single frame cars image was 2.62 ms up to 5.31 ms. Keywords- FPGA implementation, Viola-Jones, cars detection
METODE FAILOVER UNTUK MENGATASI POWER LOSS PADA NODE WIRELESS SENSOR NETWORK (WSN) Nararya Andika Sujarwo; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 7 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Wireless Sensor Network (WSN) merupakan jaringan nirkabel yang terdiri dari beberapa sensor yang saling bekerja sama untuk memonitor fisik dan kondisi pada ruangan ataupun lingkungan seperti temperature, air, suara, polusi udara, dan gas di titik yang berbeda. Metode failover atau high availability merupakan suatu alternatif jika memiliki lebih dari satu koneksi untuk menjaga ketersediaan koneksi. Skenario failover harus diterapkan untuk meningkatkan keandalan dan ketersediaan node di Wireless Sensor Network (WSN). Kegagalan atau layanan penutupan terjadwal akan digantikan oleh sistem cadangan atau siaga yang memiliki fungsi yang sama. Failover biasanya dioperasikan secara otomatis tanpa peringatan. Salah satu contoh penyebab kegagalan layanan pada node Wireless Sensor Network (WSN) adalah sistem kehilangan daya, baik karena pemeliharaan atau karena kehilangan pasokan listrik. Dengan menerapkan metode failover, node akan tetap dapat mengirim data sensor dan dapat memberikan kesempatan untuk melakukan perawatan pada sistem utama. Makalah ini menerapkan mekanisme prosesor dual redundansi pada node Wireless Sensor Network (WSN). Sistem utama menggunakan prosesor pertama dan sistem cadangan menggunakan prosesor kedua. Prosesor kedua memiliki catu daya yang hanya digunakan ketika catu daya utama dimatikan. Makalah ini menggunakan Arduino Uno sebagai prosesor, dan ESP8266 sebagai radio transceiver. Kata Kunci: Wireless Sensor Network, Failover, High Availability.
PROGRAM PENDETEKSI DAN PENGHITUNG JUMLAH PENGUNJUNG DENGAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN WEBCAM Wirawan Hidayat; Muhammad Aswin; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.683 KB)

Abstract

Sampai saat ini untuk mendapatkandata jumlah pengunjung umumnya masihmenggunakan cara manual. Cara manual inikurang efektif karena kemungkinan terjadinyaerror cukup tinggi baik yang disebabkan olehhuman error maupun oleh alat itu sendiri (deviceerror).Salah satu perkembangan teknologisebagi solusi yang bisa digunakan untukmengatasi masalah tersebut adalahmemanfaatkan salah satu ilmu komputer yaitupencitraan digital . Apabila pengambilan datadilakukan dengan kamera, lalu diproses denganPC (Personal Computer), maka jalannya prosesakan jadi lebih efisien, karena tidak memerlukanbanyak tenaga untuk pengambilan dataSkripsi ini dibuat sebuah programpendeteksi dan penghitung jumlah pengunjungdengan pencitraan digital menggunakan webcam.Image dari webcam kemudian diambil selisih pikselantara background image dan frame image kemudiandikuadratkan dan dibagi luasan detection window.Kata kunci: webcam, penghitungan pengunjung,metode penghitungan,detection windowI. PENDAHULUANData jumlah pengunjung suatu tempatperbelanjaan sangat penting untuk mengetahuiseberapa besar minat pengunjung untukmengunjungi tempat tersebut. Data-data tersebutselalu update setiap hari untuk dijadikan trendgrafik jumlah pengunjung. Selain itu, datatersebut dapat menjadi prediksi akanperkembangan suatu tempat atau pusatperbelanjaan mulai dari renovasi hinggareinovasi.Masalah yang diangkat dalam skripsi iniadalah bagaimana mengambil data agar diperolehjumlah pengunjung menggunakan pengolahancitra digital, kemudian bagaimana caramendeteksi adanya suatu objek, serta bagaimanacara menghitung jumlah pengunjung.Beberapa hal yang menjadi batasan dalampembuatan program ini adalah pengujung adalahmanusia dan yang dihitung hanya yang melewatidetection window yang telah ditentukansebelumnya, posisi webcam tetap(static) danberada diatas pintu masuk tegak lurus 90oterhadap bidang latar dan yang dihitung adalahobyek tunggal.
IMPLEMENTASI FPGA (FIELD PROGRAMMABLE GATE ARRAY) SEBAGAI PENGENDALI ROBOT LENGAN 4 DOF Yosef Moscati Kresna Chrisnadi; Adharul Muttaqin; Zainul Abidin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 5 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot lengan merupakan salah satu jenis robot yang bentuknya menyerupai lengan manusia dan banyak digunakan dalam bidang industri saat ini. Robot lengan 4 DoF memiliki 4 aktuator yang digunakan agar ujung robot lengan dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Dalam pengontrolannya, dibutuhkan suatu pengontrol yang dapat membangkitkan sinyal PWM yang digunakan untuk mengontrol aktuator pada robot lengan. Dalam bidang industri, diperlukan kecepatan dan ketepatan yang tinggi untuk mengontrol robot lengan. Saat masukan sistem berupa titik koordinat X, Y, dan Z, maka sistem perlu menghitung sudut tujuan masing-masing aktuator. Sehingga dibuatlah sistem pengendali robot lengan menggunakan FPGA yang terdiri dari beberapa bagian yaitu serial data parser, data processing, PWM generator, dan ADC reader. Sistem ini mampu menerima koordinat tujuan dan mengirimkan nilai sudut tujuan dan juga posisi sudut aktuator melalui komunikasi serial dengan PC, menghitung sudut tujuan untuk masing-masing aktuator berdasarkan koordinat tujuan yang diberikan, membangkitkan sinyal PWM sesuai dengan sudut tujuan, dan membaca posisi sudut dari aktuator. Dari implementasi yang dilakukan didapatkan rata-rata kesalahan hasil penghitungan sebesar 2.92% dan hasil titik tujuan sebesar 22.35% yang disebabkan faktor motor. Kata kunci: Robot Lengan 4 DoF, FPGA, PWM, Pemrosesan Paralel   ABSTRACT Arm robot is one type of robot that look like human arm and widely used in industry today. Arm robot 4 DoF has 4 actuators that used so that end-effector can reach desired goal. In controlling it, we need a controller that can generate a PWM signal which is used to control the actuator on the robot arm. In the industrial field, high speed and accuracy are needed to control the robot arm. When the system inputs are X, Y, and Z coordinate points, the system needs to calculate the destination angle of each actuators. So that the arm robot control system is made using FPGA which consists of several parts, namely the serial data parser, data processing, PWM generator, and ADC reader. This system is capable of receiving destination coordinates and sending the value of the destination angle and also the angular position of the actuator through serial communication with a PC, calculating the destination angle for each actuator based on the given destination coordinates, generating a PWM signal according to the destination angle, and reading the angular position of the actuator. From the implementation, the average error of calculation was 2.92% and the destination point was 22.35% caused by motor factor. Keyword: Arm Robot 4 DoF, FPGA, PWM, Parallel Processing
Co-Authors Abadi, Dendy Satria Abraham Tesa Putra Achsanul Khabib Adhitya Bhawiyuga Adoram Wirahadi Agung Setiabudi, Agung Ahmad Firmansyah A. Ahmad Habyan Haidar Z. AKbar Rizal Wicaksono Akbar, Muhammad Danar Akbartama, Effan Akmal Hibban Syah Alam Aloysius Andhika Aryadwuputra Angga Septi Suyanto Angger Abdul Razak Angger Dimas Bayu Sadewo Araki, Kakeru Arfa'i Fahrul Khizam Aryawiratama, Nauval Asrori Arsyad Attabik Muhammad Amrillah Attabik Mukhammad Amrillah Azzurri, Dean Fachruddin Baehaqi Bagus Ari Prabowo Bagus Esa Pramudya Barlian Henryranu Prasetio Bill Jason Bill Jason Caesario Bima Irfano Cahaya Trinala Kinanti Citra Trilaksana Dahnial Syauqy Dany Primanita Kartikasari Dany Primanita Kartikasari Dany Primanita Primanita Kartikasari Dian Falah J. Dicka Anditya Febrianto Dionysius J. D. H. Santjojo Dwi Fadila Kurniawan Effan Akbartama Eka Prakarsa Mandyartha Eko Setiawan Eko Setiawan Endah Budi Purnomowati Erni Yudaningtyas Erza Pradipta Erza Pradipta, Erza Faris Aulia Ramadhan Fatchur Rizal Hidayat Faza Rosyadan Nandita Pratama Febrian Daniel Dwiputra Ferdy Hendrawan Finnadi, Stefanus Dion Finsa Ferdifiansyah Fuad Sultan Muhammad Gahara, Ahda Gembong Edhi Setyawan Gian Giovani Glanndy Parwati Putra Hadi Suyono Hamas, Muhammad Nafis Hani Khulud Hari Kurniadi Harits Al Furqon Akbar Hasdi Sasandi Ion Caesar Oktoga Iqbal Ibrahim Ramadhan Irman Idris Issa Arwani Itsna Az Zahra Itsna Az Zahra Jason Danny Setiawan Khulud, Hani Lastono Risman Lunde Ardhenta M. Gilang Ramadhan M. Julius St. Maulana, Eka Maulana, Eka Maulani Ghiyas Mochammad Hannats Hanafi Ichsan Mohammad Ilhammudin Toiyib Mudjirahardjo, Panca Muhammad Akbar Muhammad Anwar Sanusi Muhammad Aswin Muhammad Aswin Muhammad Aswin Muhammad Aziz Muslim Muhammad Azril Muttaqin Muhammad Elvir Eriansyah1 Muhammad Farhan Muhammad Fauzan Fadli Nafrizal Muhammad Gilang Ramadhan Muhammad Ilham Akbar Muhammad Khairy Mahdi Muhammad Mursyid Albanani Muhammad Nurrohman Muhram Muis Muslichin Muslichin Muslichin, n/a Musyahadah, Faiq Arsyad n/a Aditiya n/a Indradianto n/a Soeprapto Najib, Aditya Zulfa Nanang Sulistiyanto Nararya Andika Sujarwo Nathanael, Indra Nauval Aryawiratama Nisa Intan Kumalasari Nizzah Khusnunnisa Novia Alifianti Nurus Sa'adah Onny Setyawati Pambudi, Muhammad Farrel Putra Ponco Siwindarto Ponco Siwindarto Ponco Siwindarto Prastyawan, Hermanto Prihartady, Dion Purnomo, Muhammad Fauzan Edy R. Arief Setyawan Rachmadwipa Novandri Rachmania Nur Dwitiyastuti Raden Arief Setyawan Ramadhan, Faris Aulia Reinato Teguh Santoso Reyhan Rifqi Ihsan Rif'an, Mochammad Riyanjaya, Ahmad Fadli Rizky Aiman Haniffalah Harijanto Robbith Qosath Al Auhi Royyannuur Kurniawan Endrayanto Runandra, Surya Agni Wahyu Ryoichi Miyauchi Sabriansyah Rizqika Akbar Saif Masharil Huda Samuel Aji Sena Sanusi, Muhammad Anwar Saputra, Nicky Sari, Sapriesty Nainy Setiawan, Bagus Ilyas Setyawati , Onny Shafina Rifdhayanti Zein Stefanus Dion Finnadi Suyono, Hadi Syafillah, Mohammad Ardian Taftazani, Moch. Aden Titis Hayuning Widya Pramesti Tito Cahyo Prasetyo Cahyo Prasetyo Tomi Putro Utomo Tri Yoga Septianto Trilaksana, Citra Triyogo, Anggun Utaminingrum, Fitri Valentino Ode Anugrah Kristanto Wahyu Adhitiya Rachman Wahyu Adi Prayitno Wahyu Suryo Samudro Waru Djuriatno Waru Djuriatno Waru Djuriatno Widasari, Edita Rosana Wijayanto, Micko Wirawan Hidayat Yosef Moscati Kresna Chrisnadi Youssi, Owlena Renaseilla Yudha Nurfalah Yudhistira Nugrahadi Widayat Yuni Kilawati Yunita Maimunah Zainul Abidin Zainul Abidin Zainul Abidin Zainuri, Akhmad Zakiyah Amalia