Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan dan pembuatan Application Programming Interface Server untuk Arduino Samuel Aji Sena; Adharul Muttaqin; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.741 KB)

Abstract

Arduino adalah sebuahplatform untuk melakukan komputasi fisisberbasis mikrokontroler. Beberapa sensordapat dihubungkan pada input arduino danaktuator dapat dihubungkan pada outputsehingga membentuk suatu sistem. Saat iniarduino sudah banyak digunakan sebagairemote system melalui jaringan komputernamun karena keterbatasan sumber dayayang dimiliki arduino akan sangat sulituntuk membuat sebuah sistem yangoptimal.Skripsi ini membahas perancangandan pembuatan application programminginterface server yang berfungsi sebagaijembatan antara aplikasi dan arduino padajaringan komputer atau internet sehinggadapat memudahkan pemrogram untukmembuat aplikasi dan meringankan kerjaarduino. Protokol yang digunakan olehaplikasi untuk berkomunikasi dengan serveradalah HTTP (Hypertext Transfer Protocol)sedangkan protokol yang digunakan olehserver untuk berkomunikasi denganarduino adalah TCP (Transmission ControlProtocol). Fungsi-fungsi yang dapatdilakukan oleh server adalah fungsi-fungsiinput dan output.Dari hasil pengujian semua fungsiinput dan output dapat dilakukan. Padapengujian dengan menggunakan satu buahrequest, total waktu rata-rata yangdibutuhkan untuk melakukan satu operasiadalah 14,8 ms. Dalam hal ini sistem dapatberjalan dengan baik dan memilikiperforma yang cukup bagus karena delaysistem tidak akan dirasakan pengaruhnyaoleh client.
Rancang Bangun Pencatat Karakteristik Motor Listrik Berbasis Mikrokontroler untuk Laboratorium Elektronika Daya JTE FT-UB Ahmad Firmansyah A.; n/a Soeprapto; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor listrik adalah suatu perangkat elektromagnetik yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik dan termasuk ke dalam kategori mesin listrik dinamis. Dalam memahami sebuah motor listrik, penting untuk mengerti apa yang dimaksud dengan beban motor. Beban motor mengacu kepada keluaran tenaga putar (torsi) sesuai dengan kecepatan yang diperlukan. Salah satu beban motor listrik yang berfungsi sebagai alat pengukur torsi motor adalah magnetic powder brake. Besarnya torsi diukur menggunakan control unit yang bekerja bersama dengan magnetic powder brake. Control unit ini juga digunakan bersama dengan tachogenerator untuk mengukur kecepatan rotasi motor. Selain itu, tegangan dan arus motor juga diukur menggunakan osiloskop yang sebelumnya dihubungkan ke isolation amplifier terlebih dahulu. Data-data karakteristik motor listrik tersebut kemudian dibaca menggunakan mikrokontroler Arduino Uno untuk selanjutnya dikirim ke Personal Computer menggunakan koneksi USB. Data-data tersebut kemudian diolah lebih lanjut dan ditampilkan dalam bentuk grafik menggunakan Microsoft Visual Studio. Efisiensi motor dapat dihitung menggunakan semua besaran yang telah diukur dan dicatat. Kata Kunci—karakteristik motor asinkron, torsi motor, kecepatan rotasi motor, akuisisi data, tachogenerator, magnetic powder brake
DESAIN VHDL MULTI-CHANNEL PWM GENERATOR TERKONFIGURASI MELALUI KOMUNIKASI SERIAL Stefanus Dion Finnadi; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 5 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sinyal PWM adalah salah satu metode yang digunakan untuk menggerakkan motor servo, yang biasa digunakan menjadi aktuator robot humanoid. Salah satu contoh robot humanoid yang menggunakan motor servo sebagai aktuator adalah robot seni tari. Robot seni tari membutuhkan pergerakan yang halus dan indah, oleh karena itu sinyal PWM untuk setiap motor servo harus disinkronkan. Membangkitkan sinyal PWM menggunakan software dengan mikrokontroler memiliki kekurangan yaitu sinyal tidak dapat dibangkitkan secara serentak dan sinkron, serta terdapat jitter pada sinyal PWM. Hal ini mengakibatkan gerakan robot menjadi kurang halus dan mengurangi nilai keindahan. Solusi dari permasalahan ini adalah dengan menggunakan hardware pembangkit PWM terpisah dari mikrokontroler yang dapat membangkitkan sinyal PWM secara serentak dan sinkron. Untuk membuat hardware PWM dapat menggunakan FPGA karena hardware yang akan dibuat dapat disesuaikan dengan program. Hardware PWM yang dirancang menggunakan komunikasi serial untuk berkomunikasi dengan mikrokontroler. Berdasarkan hasil perancangan sistem yang dirancang, dapat menerima paket data serial dalam waktu 20,1 ms pada baud rate 38400, 14,15 ms pada baud rate 57600, 7,4 ms pada baud rate 76800. Hasil simulasi baud rate 57600 menunjukkan hasil yang paling baik. Sistem yang dirancang terdiri dari empat modul utama yaitu serial receiver, data holder, data synchronizer, dan PWM generator. Sistem yang dirancang berhasil menerima data serial dan membangkitkan sinyal PWM secara serentak dengan duty cycle yang akurat serta mempunyai periode yang teteap yaitu 20 ms. Kata Kunci : Hardware PWM, Motor Servo, Sinkron, Komunikasi Serial ABSTRACT PWM signals are one of the methods used to drive servo motors, commonly used as humanoid robot actuators. One example of a humanoid robot that uses servo motors as actuators is a traditional dancing robot. The traditional dancing robot requires smooth and beautiful movement, therefore the PWM signal for each servo motor must be synchronized. Generating a PWM signal using software with a microcontroller has a drawback that the signal can’t be generated synchronously and simultaneously, and there is jitter on the PWM signal. This results in the movement of the robot becomes less smooth and reduce the value of beauty. The solution to this problem is to use a separate PWM generator hardware from a microcontroller which can generate PWM signals synchronously and simultaneously. To make hardware PWM, can use FPGA because the hardware to be made can be adjusted with the program. Hardware PWM designed using serial communication to communicate with microcontroller. Based on the results of the designed system design, it can receive serial data packets in 20.1 ms at a baud rate of 38400, 14.15 ms at a baud rate of 57600, 7.4 ms at a baud rate of 76800. The baud rate simulation results of 57600 show the most good. The designed system consists of four main modules, namely serial receiver, data holder, data synchronizer, and PWM generator. The successfully designed system receives serial data and generates PWM signals simultaneously with an accurate duty cycle and has a good period of 20 ms. Keywords: Hardware PWM, Servo Motor, Sync, Serial Communication
PENILAIAN KOMPOSISI RULE OF THIRDS PADA FOTOGRAFI MENGGUNAKAN BANTUAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL Tomi Putro Utomo; Adharul Muttaqin; Muhammad Aswin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.545 KB)

Abstract

Rule of thirds adalah salah satu panduankomposisi yang paling dikenal oleh fotografer untukmenciptakan foto yang berkualitas [1]. Komposisi inididapatkan dengan membagi bidang gambar dalam tigabagian yang sama besar dan proporsional baikhorizontal maupun vertikal. Maka terbentuklah garisgarisimajiner dan empat titik perpotongan garisimajiner tersebut. Menurut aturan ini, sebaiknya bagianfoto yang paling menarik ditempatkan di salah satu titiktersebut [2]. Berdasarkan kajian psikologis, kemampuanmanusia untuk menilai dan mengklasifikasi estetikalebih bersifat kualitatif dan subjektif dan banyakmengacu pada persepsi visual dan ketertarikan padajenis fotografi yang berbeda-beda [3].Pada penelitian ini dibuat perangkat lunak untukmenilai komposisi rule of thirds sebuah foto. Foto dinilaidengan cara menghitung jarak antara centroid (pusatmassa suatu bangun) subjek foto dengan salah satu titikperpotongan rule of thirds yang terdekat. Centroidditentukan dengan menggunakan metode Monte Carlo,yaitu dengan cara menyebar sampel acak pada wilayahyang telah digunakan saat segmentasi subjek, kemudiansampel-sampel yang berada di area subjek akan dirataratauntuk mendapatkan centroid-nya. Jarak daricentroid ke titik perpotongan dinilai dengan menghitunghipotenusanya, setelah itu hipotenusa tersebutdibandingkan dengan hipotenusa dari keseluruhanbidang foto yang telah dikalikan dengan toleransi.Hasil percobaan menunjukkan bahwa semakindekat jarak centroid subjek dengan salah satu titikperpotongan maka nilainya akan semakin tinggi, begitupula jika jarak centroid dengan salah satu titikperpotongan semakin jauh, maka nilainya akan semakinrendah. Namun, jika jarak antara centroid subjekdengan salah satu titik perpotongan terlalu jauh, makafoto dianggap tidak sesuai dengan rule of thirds dannilainya 0 (nol). Hal ini terjadi karena posisi subjekberada di tengah-tengah bidang foto.Kata Kunci—Aturan Sepertiga, Centroid, CitraFotografi, Estetika, Fotografi, Komposisi Fotografi,Integrasi Monte Carlo, Otsu Threshold, Rule of Thirds.
IMPLEMENTASI DEEP NEURAL NETWORK DENGAN FRAMEWORK TENSORFLOW LITE MICRO PADA SISTEM KAMERA KEAMANAN BERBASIS MIKROKONTROLER Reyhan Rifqi Ihsan; Waru Djuriatno; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSistem kamera keamanan merupakan sistem yang penting dalam mengurangi jumlah tindak kejahatan terutama tindak pencurian. Namun pada umumnya kamera keamanan bersifat pasif yangmemerlukan manusia sebagai pihak pengawas. Dengan pentingnya kamera keamanan, maka diinginkan sistem tersebut untuk lebih andal dan praktis dalam artian mampu bekerja secara independen tanpa memanfaatkan pihak manusia sebagai agen pengawas. Dengan mengaplikasikan fitur deteksi objek manusia pada kamera keamanan, peran pihak manusia sebagai pengawas berpotensi dapat digantikan. Untuk memanfaatkan potensi tersebut, maka telah didesain sistem kamera keamanan berbasis mikrokontroler yang dilengkapi dengan sistem deteksi objek manusia dengan model deep neural network yang dieksekusi dengan framework TensorFlow Lite Micro.Berdasarkan hasil pengujian, eksekusi model deep learning untuk deteksi objek manusia padamikrokontroler dapat dilakukan. Kinerja pada model terbaik dapat mencapai tingkat akurasi 76%,puncak konsumsi RAM sebesar 55.3 KB, berkas binary hasil compiling berukuran 293600 bytes(7.17% dari total memori flash ESP32), dan waktu inferensi selama 5.2 detik. Namun model yangdiaplikasikan pada sistem yang telah dibuat gagal mendeteksi objek manusia dengan akurasi yangdiharapkan dengan tilt pada kamera sebesar 30 derajat ke bawah pada ketinggian 3 m, maupunketika objek manusia tersebut tidak sedang berdiri atau berjalan secara tegak.Kata Kunci: Deteksi objek, Deep Learning, ESP32, MobileNet, CNN, TensorFlow Lite MicroABSTRACTSecurity camera system is an important system for decreasing criminal act, esepecially theft.However, in general, security cameras are passive, requiring humans as supervisors. With theimportance of security cameras, it is desirable for the system to be more reliable and practical inthe sense of being able to work independently without using humans as monitoring agents. Byapplying the human object detection feature on security cameras, the role of the human side as asupervisor can potentially be replaced. To take advantage of this potential, a microcontroller-based security camera system has been designed that is equipped with a human object detectionsystem with a deep neural network model that is executed with the TensorFlow Lite Microframework. Based on the test results, the execution of a deep learning model for detecting humanobjects on the microcontroller can be carried out. The performance on the best model can reach76% accuracy, 55.3 KB of peak RAM consumption, 293600 bytes of compiled binary file (7.17% ofthe total ESP32 flash memory), and 5.2 seconds of inference time. However, the model applied tothe system that has been made fails to detect human objects with the expected accuracy with a tiltof the camera by 30 degrees down at a height of 3 m, or when the human object is not standing orwalking upright.Keywords: Object detection, Deep Learning, ESP32, MobileNet, CNN, TensorFlow Lite Micro
Evaluasi Efisiensi Energi Komputasi FDTD Menggunakan Graphics Processing Unit Angger Abdul Razak; Adharul Muttaqin; Muhammad Aswin
Jurnal EECCIS Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Finite Difference Time Domain (FDTD) merupakan salah satu metode yang banyak digunakan untuk mengevaluasi dan mensimulasi gelombang elektromagnetik beserta interaksinya dengan material sekitarnya. Namun, FDTD juga dikenal dengan kebutuhan sumber daya komputer yang besar. Pada paper ini, FDTD yang pada umumnya dijalankan menggunakan komputasi Central Processing unit (CPU) akan dijalankan menggunakan komputasi Graphics Processing Unit (GPU) dan dievaluasi kelayakannya. Selain itu, perbandingan energi yang digunakan pada kedua metode kalkulasi tersebut juga akan dibandingkan sebagai target utama riset ini. Hasil menunjukkan jika komputasi GPU dapat menggunakan energi sekitar 10,8 kali lebih kecil dibandingkan komputasi CPU untuk menjalankankasus yang  sama.
Advanced Encryption Standard (AES) pada Modul Internet of Things (IoT) Royyannuur Kurniawan Endrayanto; Adharul Muttaqin; Raden Arief Setyawan
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 5, No 2 (2019): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.599 KB) | DOI: 10.15575/telka.v5n2.103-113

Abstract

Pada modul IoT yang memerlukan enkripsi data tetapi tidak dilengkapi dengan hardware accelerator khusus untuk enkripsi, perlu menggantikan hardware tersebut dalam bentuk program. Akan tetapi penambahan program enkripsi diketahui dapat menimbulkan permasalahan pada modul IoT berbasis embedded system yang memiliki sumber daya terbatas. Dalam kajian ini dibahas algoritma enkripsi AES-128 yang diimplementasikan pada modul IoT Particle Photon yang belum memiliki hardware accelarator. Tujuan yang hendak dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh dari penerapan AES-128 pada modul IoT. Hasil pengujian menunjukkan AES-128 yang diterapkan dapat berjalan baik dengan waktu enkripsi paling lama 398 mikrodetik dan throughput terkecil 301507,538 bit/detik. Hasil pengukuran beban terhadap penerapan enkripsi berupa penggunaan memori flash oleh program sebesar 16.024 Byte dengan penggunaan RAM sebesar 3.020 Byte.
Development of advanced automated test equipment for digital system by using FPGA Adharul Muttaqin; Zainul Abidin; Raden Arief Setyawan; Itsna Az Zahra
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 15, No 2: August 2019
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v15.i2.pp661-670

Abstract

One of the fundamental devices in electronics, Integrated Circuit (IC), is usually applied in more complex devices. Before the IC is used, it has to pass some tests to guarantee that its function is in accordance with the specifications. Automated Test Equipment (ATE) is used to test many electronics devices, including ICs. Nowadays, with the rapid advance in electronics technology, the industry will need more advanced ATE to fulfill customers demand. One of the applicative solutions is improvement and integration of a standalone module in commercial ATE owned by the company. ASL 1000 Test System is one of the ATE that is still widely used in industry. ASL 1000 has one limitation in one of its module, Digital Driver and Detector (DDD). The limitation is how much vector pattern that can be saved in the memory. Based on the observation in DDD instrument, a standalone module that has similar specifications as DDD can be designed using Field Programmable Gate Array (FPGA) as its base component. In the standalone module plan, supporting circuits are used, these are interface circuit between FPGA and PC using RS-232 and ASIC as ATE drivers or comparators to connect FPGA and device under test (DUT). The result of the study shows that the designed module can receive and send 8-bit data at 19.200 baud rate. It can write and read 16-bit data from and to SDR SDRAM within 90 ns and 80 ns for one cycle. It can control DAC type AD5308 in standalone operation and DAC type AD5676 in daisy chain operation to generate specific voltage in specific channel. In behavioral simulation, main controller module has already worked in accordance with the desired specifications.
PENGATURAN TEGANGAN KELUARAN PUSH-PULL CONVERTER MENGGUNAKAN SLIDING MODE CONTROL Muhammad Mursyid Albanani; Adharul Muttaqin; Lunde Ardhenta
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 4 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini memiliki tiga tujuan, yang pertama adalah bagaimana cara menganalisis dan menentukan parameter rangkain Push-Pull Converter. Kedua, bagaimana cara mendesain pengendali Sliding Mode Controlpada rangkaian Push-Pull Converter. Ketiga, mengetahui performansi Sliding Mode Control pada rankaian PushPull Converter apabila diberi gangguan. Untuk menganalisis rangakain Push-Pull Converter dilakukan menggunakan metode State-Space Average. Persamaan State space Average ini akan digunakan untuk mendesain blok diagram yang merepresentasikan rangkaian Push-Pull Converter. Sliding Mode Control memiliki dua macam sinyal kontrol yaitu equivalent kontrol dan switching kontrol, persamaan kontrol ini dapat dicari dengan menentukan sliding surface terlebih dahulu. Pencarian equivalent kontrol dapat dilakukan dengan turunan pertama sliding surface sama dengan nol dan untuk persamaan switching kontrol dapat dicari dengan melalui pendekatan Lyapunov. Pengujian ini akan disimulasikan menggunakan software komputer yaitu Matlab-Simulink. Dalam pengujian, sistem akan diberi gangguan yaitu tegangan masukan, tegangan referensi, dan beban, pada w
DETEKSI PERILAKU AYAM DALAM KANDANG BERBASIS DEEP LEARNING DENGAN ALGORITMA YOLOv4 Aloysius Andhika Aryadwuputra; Adharul Muttaqin; Angger Abdul Razak
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 4 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chicken pen is a very important component in a broiler farm. Therefore, the conditions in the cage and the condition of the chickens must also be maintained by the breeder. Conditions in a comfortable chicken pen will certainly affect the health and quality of the chickens produced. A simple way to see the health condition of farm chickens is to observe their diet. However, an inspection of the health condition of broilers is still carried out by manual inspection in commercial rearing houses. This manual process requires a lot of time and labor. With the development of the times, these inspections can be carried out without human intervention in the cage. One solution is to use Object Detection. Object detection is one of the most popular fields in computer vision and artificial intelligence (AI). In this study, one of the algorithms of object detection is used, namely YOLOv4. The algorithm is an algorithm developed to detect an object in real-time. The algorithm training process is carried out using 1,029 broiler images divided into eight classes. The testing process is carried out on videos captured in real-time by CCTV. Based on the results of the study, the best accuracy rate was 79.54% with a processing time of 7 seconds to be able to process 1,029 digital images.Keywords: Broiler, Computer Vision, YOLOv4
Co-Authors Abadi, Dendy Satria Abraham Tesa Putra Achsanul Khabib Adhitya Bhawiyuga Adoram Wirahadi Agung Setiabudi, Agung Ahmad Firmansyah A. Ahmad Habyan Haidar Z. AKbar Rizal Wicaksono Akbar, Muhammad Danar Akbartama, Effan Akmal Hibban Syah Alam Aloysius Andhika Aryadwuputra Angga Septi Suyanto Angger Abdul Razak Angger Dimas Bayu Sadewo Araki, Kakeru Arfa'i Fahrul Khizam Aryawiratama, Nauval Asrori Arsyad Attabik Muhammad Amrillah Attabik Mukhammad Amrillah Azzurri, Dean Fachruddin Baehaqi Bagus Ari Prabowo Bagus Esa Pramudya Barlian Henryranu Prasetio Bill Jason Bill Jason Caesario Bima Irfano Cahaya Trinala Kinanti Citra Trilaksana Dahnial Syauqy Dany Primanita Kartikasari Dany Primanita Kartikasari Dany Primanita Primanita Kartikasari Dian Falah J. Dicka Anditya Febrianto Dionysius J. D. H. Santjojo Dwi Fadila Kurniawan Effan Akbartama Eka Prakarsa Mandyartha Eko Setiawan Eko Setiawan Endah Budi Purnomowati Erni Yudaningtyas Erza Pradipta Erza Pradipta, Erza Faris Aulia Ramadhan Fatchur Rizal Hidayat Faza Rosyadan Nandita Pratama Febrian Daniel Dwiputra Ferdy Hendrawan Finnadi, Stefanus Dion Finsa Ferdifiansyah Fuad Sultan Muhammad Gahara, Ahda Gembong Edhi Setyawan Gian Giovani Glanndy Parwati Putra Hadi Suyono Hamas, Muhammad Nafis Hani Khulud Hari Kurniadi Harits Al Furqon Akbar Hasdi Sasandi Ion Caesar Oktoga Iqbal Ibrahim Ramadhan Irman Idris Issa Arwani Itsna Az Zahra Itsna Az Zahra Jason Danny Setiawan Khulud, Hani Lastono Risman Lunde Ardhenta M. Gilang Ramadhan M. Julius St. Maulana, Eka Maulana, Eka Maulani Ghiyas Mochammad Hannats Hanafi Ichsan Mohammad Ilhammudin Toiyib Mudjirahardjo, Panca Muhammad Akbar Muhammad Anwar Sanusi Muhammad Aswin Muhammad Aswin Muhammad Aswin Muhammad Aziz Muslim Muhammad Azril Muttaqin Muhammad Elvir Eriansyah1 Muhammad Farhan Muhammad Fauzan Fadli Nafrizal Muhammad Gilang Ramadhan Muhammad Ilham Akbar Muhammad Khairy Mahdi Muhammad Mursyid Albanani Muhammad Nurrohman Muhram Muis Muslichin Muslichin Muslichin, n/a Musyahadah, Faiq Arsyad n/a Aditiya n/a Indradianto n/a Soeprapto Najib, Aditya Zulfa Nanang Sulistiyanto Nararya Andika Sujarwo Nathanael, Indra Nauval Aryawiratama Nisa Intan Kumalasari Nizzah Khusnunnisa Novia Alifianti Nurus Sa'adah Onny Setyawati Pambudi, Muhammad Farrel Putra Ponco Siwindarto Ponco Siwindarto Ponco Siwindarto Prastyawan, Hermanto Prihartady, Dion Purnomo, Muhammad Fauzan Edy R. Arief Setyawan Rachmadwipa Novandri Rachmania Nur Dwitiyastuti Raden Arief Setyawan Ramadhan, Faris Aulia Reinato Teguh Santoso Reyhan Rifqi Ihsan Rif'an, Mochammad Riyanjaya, Ahmad Fadli Rizky Aiman Haniffalah Harijanto Robbith Qosath Al Auhi Royyannuur Kurniawan Endrayanto Runandra, Surya Agni Wahyu Ryoichi Miyauchi Sabriansyah Rizqika Akbar Saif Masharil Huda Samuel Aji Sena Sanusi, Muhammad Anwar Saputra, Nicky Sari, Sapriesty Nainy Setiawan, Bagus Ilyas Setyawati , Onny Shafina Rifdhayanti Zein Stefanus Dion Finnadi Suyono, Hadi Syafillah, Mohammad Ardian Taftazani, Moch. Aden Titis Hayuning Widya Pramesti Tito Cahyo Prasetyo Cahyo Prasetyo Tomi Putro Utomo Tri Yoga Septianto Trilaksana, Citra Triyogo, Anggun Utaminingrum, Fitri Valentino Ode Anugrah Kristanto Wahyu Adhitiya Rachman Wahyu Adi Prayitno Wahyu Suryo Samudro Waru Djuriatno Waru Djuriatno Waru Djuriatno Widasari, Edita Rosana Wijayanto, Micko Wirawan Hidayat Yosef Moscati Kresna Chrisnadi Youssi, Owlena Renaseilla Yudha Nurfalah Yudhistira Nugrahadi Widayat Yuni Kilawati Yunita Maimunah Zainul Abidin Zainul Abidin Zainul Abidin Zainuri, Akhmad Zakiyah Amalia