Nan Rahminawati
Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan, Universitas Islam Bandung

Published : 77 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Diferensiasi di TK dalam Konteks Merdeka Belajar Nabila Putri Rizqia Ahwan; Nan Rahminawati; Nurul Afrianti
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 5, No. 1, Juli 2025, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v5i1.6541

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya model pembelajaran yang kurang efektif, yang ditandai dengan rendahnya keterlibatan anak dalam proses belajar akibat metode pembelajaran yang monoton serta minimnya variasi kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka. Kondisi ini menyebabkan beberapa anak merasa bosan, menghindari aktivitas tertentu, dan pada akhirnya perkembangan kognitif, sosial-emosional, serta kreativitas mereka menjadi tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran diferensiasi di TK Kecamatan Panyileukan dalam konteks Merdeka Belajar. Penelitian ini menggabungkan metodologi studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui pengamatan langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi di TK Al-Biruni dan TK Beyna Ceria untuk mendalami langkah-langkah penerapan pembelajaran diferensiasi, hubungan sosial antara guru dan anak, pengelolaan lingkungan pembelajaran, serta dampaknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran diferensiasi proses pembelajaran dimulai dengan asesmen kebutuhan anak, perencanaan kegiatan sesuai gaya belajar dan perkembangan, serta evaluasi berkelanjutan. Model ini meningkatkan kemampuan kognitif, kreativitas, motivasi belajar anak, serta hubungan sosial guru-anak, meskipun terdapat kendala fasilitas dan pembagian perhatian. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya pelatihan guru, dukungan fasilitas, dan kolaborasi dengan orang tua untuk mendukung Kurikulum Merdeka. Abstract. This study was motivated by the presence of ineffective learning models, characterized by low student engagement in the learning process due to monotonous teaching methods and a lack of diverse activities that cater to their needs and interests. This situation causes some children to feel bored, avoid certain activities, and ultimately experience suboptimal development in cognitive, social-emotional, and creative aspects. This research aims to analyze the implementation of differentiated learning models in kindergartens in Panyileukan District within the framework of Merdeka Belajar (Freedom to Learn). The study employs a case study methodology with a qualitative approach. Data were collected through direct observations, in-depth interviews, and documentation at Al-Biruni Kindergarten and Beyna Ceria Kindergarten to explore the steps in implementing differentiated learning, social interactions between teachers and students, the management of the learning environment, and the resulting impacts. The results show that differentiated learning begins with assessing children’s needs, planning activities based on learning styles and developmental levels, and conducting continuous evaluations. This model has been shown to improve children's cognitive abilities, creativity, learning motivation, and social relationships with teachers, despite challenges such as limited facilities and difficulties in attention distribution. These findings underscore the importance of teacher training, facility support, and parental collaboration in supporting the implementation of the Merdeka Curriculum.
STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM PENINGKATAN MUTU PADA LEMBAGA PENDIDIKAN DI KELOMPOK KERJA MADRASAH ALIYAH (KKMA) 03 KABUPATEN BANDUNG Meranti Sylvitiani; Nan Rahminawati; Ayi Sobarna
Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2, No. 2 (November 2025) Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/idarotuna.v2i2.7921

Abstract

In the Society 5.0 Era, which emphasizes the integration of smart technology and human-centered values, along with the implementation of the Merdeka Curriculum that demands differentiated and student-centered learning, enhancing the quality of madrasah education has become a strategic effort to develop graduates who are adaptive, competitive, and excel spiritually and intellectually. This research aims to explore the leadership strategies of madrasah principals in improving institutional quality through the formulation of contextual vision and mission, the establishment of prioritized quality improvement programs, and the implementation of data-driven evaluation strategies. The study was conducted at several Madrasah Aliyah under the Working Group of Islamic Senior High Schools (KKMA 03) in Bandung Regency, purposively selected due to their diverse and dynamic quality improvement practices. A qualitative approach with a descriptive method was employed. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The findings reveal that principals play a crucial role in shaping institutional direction through visionary and contextualized mission statements. The prioritized program steps were developed based on needs analysis and aligned with the eight National Education Standards. Program evaluation was carried out systematically and continuously using the CIPP model (Context, Input, Process, Product), Kirkpatrick, and logic model. This study confirms that the leadership strategy of madrasah principals significantly contributes to holistic and sustainable improvements in educational quality.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Projek dengan Metode Integrated Teaching and Learning pada Kurikulum Merdeka di Jenjang Pendidikan Dasar Erlangga, Revan Dwi; Rahminawati, Nan; Suhardini, Asep Dudi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.958

Abstract

Kurikulum merdeka harus diimplementasikan oleh setiap lembaga pendidikan. Namun pengimplementasian kurikulum merdeka terutama dalam pelaksanaan projek menuai permasalahan. Maka penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah dokumen pembelajaran projek atau PjBL dengan menggunakan Integrated Teaching and Learning guna menjawab permasalahan yang muncul dalam pengimplementasian kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan grounded theory. Hasil penelitian menunjukkan: Landasan digunakannya model PjBL karena adanya regulasi tentang pengimplementasian kurikulum merdeka. Kelebihan sintaks pembelajaran PjBL dengan ITL dalam projek yang dijalankan dapat dikaitkan dengan setiap mata pelajaran. Prinsip reaksi menggambarkan cara guru dalam memberikan respon kepada siswanya sebagai pembimbing dan fasilitator terhadap kemampuan siswa. Sistem social munculnya interaksi antara guru dan siswa maupun siswa dengan siswa. Dampak yang muncul yakni ketercapaian KI atau KD, TP atau ATP, maupun pilar karakter P tiga dalam pembelajaran. Sistem pendukung yang dapat terlihat yakni pedoman kurikulum yang menjadi acuan pembelajaran serta SDM yang berkualitas.
DEEP-AI Pedagogical Model for Strengthening Al-Qur'an Interpretation Literacy in Islamic Religious Education Supriyadi, Tedi; Julia, J; Supriadi, Udin; Rahminawati, Nan; Sarvinoz Baxtiyorovna, Allayorova
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpai.v22i1.11053

Abstract

Purpose - This study aims to develop and evaluate the effectiveness of the DEEP-AI (Developing Exegetical Engagement and Proficiency with AI Assistance) Model with four learning stages, namely Decode, Explore, Examine, Project–Artificial Intelligence Assisted as a technology-based interpretation learning approach that is gradual, integrative, and adaptive. Design/Method/Approach - This study used a developmental research approach conducted in three stages: (1) needs analysis through questionnaires and interviews with 105 students, (2) model design and validation by three experts (interpretation, Islamic pedagogy, and learning technology), and (3) limited testing on 35 students. The model was evaluated quantitatively through pre-test and post-test analysis using normality tests, paired t-tests, and N-Gain calculations, and qualitatively through student perceptions. Findings - The results showed a significant improvement (p < 0.001) in all aspects of interpretive literacy, with N-Gain values between 0.64 and 0.73, as well as excellent student perception scores (average of 4.64 on a scale of 5). Research Implication /Limitation - The DEEP-AI model has proven to be effective and has been very well received by students in improving their interpretation literacy. Originality/Value - This study offers an AI-based interpretation learning model that is pedagogically designed, competency-oriented, and relevant to the needs of Islamic education in the digital age
Strategi Pembinaan Karakter Peserta Didik dalam Program Moral Action di Sekolah Ajeng Anggraeni; Nan Rahminawati
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 3 No 1 (2026): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v3i1.9573

Abstract

Peningkatan pembinaan karakter peserta didik di Sekolah Dasar Islam Mutiara Sahara menjadi hal yang sangat penting karena anak usia sekolah dasar masih berada pada tahap perkembangan kognitif konkret. Pada tahap ini, anak-anak belajar paling efektif melalui pengalaman langsung serta meniru perilaku orang-orang di sekitarnya. Oleh karena itu, penerapan nilai-nilai moral melalui kegiatan nyata akan lebih mudah dipahami dan diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, masih terdapat peserta didik yang mengalami kesulitan dalam menerapkan nilai disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial secara konsisten. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya bimbingan yang terarah, pembiasaan yang berkelanjutan, serta pendampingan dari seluruh warga sekolah agar nilai-nilai tersebut benar-benar menjadi bagian dari karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembinaan karakter melalui program Moral Action di SDI Mutiara Sahara. Program ini dipandang sangat penting karena tidak hanya membentuk kebiasaan baik, tetapi juga meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, religiusitas, kepedulian sosial, serta kemampuan sosial dan kepemimpinan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembinaan karakter program Moral Action dilaksanakan secara sistematis melalui kebijakan dan keteladanan kepala sekolah, peran aktif guru dalam membimbing, dukungan tenaga kependidikan, serta pembiasaan rutin seperti do’a bersama, sholat berjamaah, budaya 5S, kegiatan Islamic Character Building (ICB), dan penguatan positif. Strategi ini terbukti efektif dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, mandiri, dan peduli lingkungan.
HUBUNGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DENGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAUD DI KELURAHAN TAMANSARI KECAMATAN BANDUNG WETAN KOTA BANDUNG Hermayanti Purnama Sari 10030222033; Nan Rahminawati; Nurul Afrianti
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 6 No. 2 (2026): Bandung Conference Series: Early Chillhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v6i2.23778

Abstract

This study aims to determine the levels of psychological well-being and professional competence, as well as the relationship between these two variables, among early childhood education (PAUD) teachers in Tamansari Urban Village, Bandung Wetan District, Bandung City. The study employs a quantitative approach using a correlational method. The sample consists of 48 PAUD teachers, selected using a saturated sampling technique. Data were collected via a Likert-scale questionnaire that had undergone validity and reliability testing. Data analysis involved descriptive analysis, normality testing, linearity testing, Pearson Product-Moment correlation analysis, and the calculation of the coefficient of determination. The results indicate that the levels of psychological well-being and professional competence among the PAUD teachers fall into the moderate category. Furthermore, a positive and significant relationship exists between psychological well-being and professional competence. These findings suggest that teachers with higher levels of psychological well-being tend to possess higher levels of professional competence. Therefore, enhancing teachers' psychological well-being should be a priority in efforts to support the development of professional competence among PAUD teachers.
Pengelolaan Program Kegiatan Keagamaan dalam Mewujudkan Visi Membentuk Lulusan Berakhlakul Karimah Muhammad Fahri Ramdani; Nan Rahminawati; Huriah Rachmah
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v5i2.8676

Abstract

Abstract. One of the efforts that can be made for reduced the phenomenon of moral is through the effective management of religious activity programs. This study aims to describe the management of religious activity programs at SMAN 1 Ciasem in realizing the vision of producing graduates with noble character, focusing on the aspects of planning, implementation, and evaluation. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques were carried out through observation, in-depth interviews with the principal, PAI’s teachers, IRMA mentors, and documentation. The data were analyzed through stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the planning of religious activities is accomplished out systematically and integrated with the school’s vision, involving all school components. Program implementation is conducted routinely and in various forms, including daily activities such as congregational prayers, tahsin and tahfizh, as well as weekly and incidental activities such as Islamic holiday celebrations, and others. Evaluation is conducted in a structured manner through supervision and assessments in the annual work meetings, aiming to identify the effectiveness of the activities and design more optimal follow-up actions. In conclusion, the management of religious activity programs at SMA Negeri 1 Ciasem has been implemented effectively and has made a significant contribution in shaping the religious character of the students. Abstrak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi fenomena kemerosotan moral di kalangan remaja adalah melalui pengelolaan program kegiatan keagamaan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan program kegiatan keagamaan di SMAN 1 Ciasem dalam mewujudkan visi membentuk lulusan berakhlakul karimah, dengan fokus pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru PAI, pembina IRMA, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan keagamaan dilakukan secara sistematis dan terintegrasi dengan visi sekolah, melibatkan seluruh unsur sekolah. Pelaksanaan program dilakukan secara rutin dan variatif, meliputi kegiatan harian seperti shalat berjamaah, tahsin tahfizh, hingga kegiatan mingguan dan insidental seperti perayaan hari besar Islam, dll. Evaluasi dilakukan secara terstruktur melalui pengawasan maupun penilaian pada rapat kerja tahunan, guna mengidentifikasi efektivitas kegiatan serta merancang tindak lanjut yang lebih optimal. Kesimpulannya, pengelolaan program kegiatan keagamaan di SMAN 1 Ciasem telah berjalan efektif dan memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk karakter religius peserta didik.
Co-Authors 10030119132, Muhammad Farid Aditya 10030220025, R. Nabhila Yunitha Putriani 10030220026, Nisa Nurrizka Hidayat 10030220027, Nabila Firdatunnisa Khaerani Kurniawan 10030220029, Syafina Ramadhani Putri Abda Abda Ade ayu Shella setiyani Adnan Gunawan Aep Saepudin Ajeng Anggraeni Aliyah Putri Fahira Ananda Luthfiatunnisa Andalusia Neneng Permatasari Annisa Rahmawati Hidayat Annisa Sasilia Arif Hakim Asep Dudi Suhardini Aspia Rida Firmansyah Aulia Nur Aisyah Auliya Hamidah Haris Poernomo Ayi Sobarna Bambang Saiful Ma’arif Dea Malinda Aliffiya Dendi Ridwan Hidayat Dewi Mulyani Dewi Mulyani Dinar Nur Inten Eko Surbiantoro Eko Surbiantoro Elsa Sahara Enoh Erlangga, Revan Dwi Erlyana Febrianti eva samantha pertiwi Fahira Nurfathia Farah Dita Azhari Fauziah Dewi Rahayu Fauziah Dewi Rahayu Fikri Taufik Rahman Fitroh Fitroh Hayati Hanifah Mardliyah Kurnia Hasna Marwah Helmi Aziz Hermayanti Purnama Sari 10030222033 Huriah Rachmah Ikin Asikin Ikin Asikin Ikin Asikin Iqhlima Yustpika Putri Itsni Hafidzatul Ilmi Ivan Supangat Jihan Ristadevi Julia, J Kania Nurulqolbi Khambali Khambali Khamila Nisrina Zain Lala Nurul Qodariah Lani Nurpratiwi Luthfia Daffa Dhiya Masyitoh Fathonah Khoiriyah Maya Rosmayanti Meranti Sylvitiani Moh. Irsyad Junaidi Muhammad Fahri Ramdani Muhammad Garly Aditya Mutiara Anisabela Muttaqin, Muhammad Rizal N Hendarsyah AR Nabila Putri Rizqia Ahwan Nadia Michelle Nizar Yolanda Pramata Numan Sabit Nurgina Kamelia Ahmad Solehudin Nurul Afrianti Rasyid, A. Mujahid Reni Amaranti Resti Sinta Belinda Revan Dwi Erlangga Revan Dwi Erlangga Rida Fitrianingsih Rizqa Saroya Agnia Rohaeni Salma Nadila Sarvinoz Baxtiyorovna, Allayorova Siti Sarah Sobar Al Ghazal Sobar Al Ghazal Sobar Al-Ghazal Sobar Alghazal Supangat, Ivan Supriyadi, Tedi Syifa Aghnia Zaenal Syifa Arintia Putri Terra Aurelia Tia Muthiah Triliani, Tia Udin Supriadi Widia, Resty Wulan Sari yayat hidayat