Nan Rahminawati
Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan, Universitas Islam Bandung

Published : 72 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai-nilai Pendidikan Akhlak dalam Q.S Al-Qasash ayat 77 Lani Nurpratiwi; Nan Rahminawati; Helmi Aziz
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12345

Abstract

Abstract. The development of an increasingly advanced economy encourages people to seek worldly satisfaction and forget about the eternal life of the afterlife. The Qur'an as a guide to life teaches how Muslims should behave in seeking and spending their wealth, namely by avoiding bad behavior, which can damage and harm other people and themselves, just like Qarun, who is an example of human behavior with bad morals. The focus of the discussion in this research is regarding the values of moral education. By classifying the opinions of mufassir, drawing out the essence, classifying the opinions of experts about moral education and finding the values of moral education in Q.S Al-Qasash verse 77. This research uses a qualitative approach, using library study data collection techniques, and analyzed using the tahlili method. The case of human greed in using their wealth is a sign of moral decline and acts of destruction on the face of the earth, such as the behavior of israf, tabdzir and stinginess carried out by Qarun today. It is hoped that the moral education values contained in Q.S Al-Qasash verse 77 can be applied in everyday life. Abstrak. Geliat perekonomian yang semakin maju mendorong seseorang mencari kepuasan duniawi dan melupakan kehidupan akhirat yang kekal. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup mengajarkan bagaimana seharusnya perilaku muslim dalam mencari dan membelanjakan hartanya yaitu dengan menjauhi perilaku yang buruk, yang dapat merusak dan merugikan orang lain serta dirinya sendiri seperti halnya Qarun yang merupakan contoh perilaku manusia yang memiliki akhlak yang buruk. Fokus pembahasan pada penelitian ini mengenai nilai-nilai pendidikan akhlak. Dengan Mengklasifikasikan pendapat mufassir, Menarik esensi, Mengklasifikasikan pendapat para ahli tentang pendikan akhlak dan Menemukan nilai-nilai pendidikan akhlak dalam Q.S Al-Qasash ayat 77. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data studi kepustakan, dan dianalisis dengan metode tahlili. Kasus keserakahan manusia dalam menggunakan hartanya merupakan salah satu tanda dari kemerosotan akhlak dan perbuatan kerusakan di muka bumi, seperti perilaku israf, tabdzir dan kikir yang dilakukan para Qarun saat ini, diharapkan nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam Q.S Al-Qasash ayat 77 dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Implementasi Peraturan Bupati Kab. Bandung No. 78 Tahun 2021 Tentang Pembelajaran Pendidikan Keagamaan di Sekolah Dasar Desa Gunungleutik Baehaqi, Riyandi; Rahminawati, Nan; Rachmah, Huriah
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12400

Abstract

Abstract. This research is entitled Implementation of District Regent Regulations. Bandung No. 78 of 2021 concerning Religious Education Learning at Gunungleutik Village Elementary Schools, this program was created to overcome Al-Qur'an illiteracy in Bandung Regency through the Koran School program. This research aims to identify the learning and benefits of Koran reading teachers at the Gunungleutik village elementary school in the Bandung Regency Koran School program. The method used is a qualitative method with a phenomenological approach and the research instruments used are interviews, observation and documentation, data analysis techniques using data reduction, data display, and drawing conclusions and verification. This Quran Reciting School Program has a positive impact on the school, especially PAI teachers, helping to facilitate learning that is not affordable in Islamic Religious Education learning, so Koran Koran teachers provide facilities to provide additional material related to Reading and Writing Memorizing the Al-Qur'an. The shortcomings of this program are clashes in teaching and learning hours, some of which are used by Koran teachers, and the lack of competence of Koran teachers in preparing and developing material. The purpose of the District Regent's Regulations. Bandung No. 78 of 2021 concerning Religious Education Learning in the form of the Koran School program targeting elementary school level students in reducing Al-Qur'an illiteracy, the school is grateful to get the benefits of its students experiencing positive development in reading, writing, and memorizing the Al-Qur'an. and to students. Abstrak. Penelitian ini dengan judul Implementasi Peraturan Bupati Kab. Bandung No. 78 Tahun 2021 Tentang Pembelajaran Pendidikan Keagamaan di Sekolah Dasar Desa Gunungleutik, program ini dibuat untuk mengatasi buta huruf Al-Qur’an di Kabupaten Bandung melalui program Sekolah Mengaji . Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pembelajaran dan manfaat guru ngaji di sekolah dasar desa Gunungleutik dalam program Sekolah Mengaji Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, teknik analisis data menggunakan reduksi data, data display dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Program Sekolah Mengaji ini berdampak positif terhadap pihak sekolah khususnya guru PAI membantu memfasilitasi pembelajaran yang tidak terjangkau dalam pembelajaran PAI, jadi guru ngaji memberikan fasilitas untuk memberikan tambahan materi terkait Baca Tulis Hafal Al-Qur'an. kekurangan pada program ini bentroknya jam KBM yang sebagian di pakai oleh guru ngaji dan kurangnya kompetensi guru ngaji dalam persiapan dan pengembangan materi. Tujuan dari Peraturan Bupati Kab. Bandung No. 78 Tahun 2021 Tentang Pembelajaran Pendidikan Keagamaan dalam bentuk program Sekolah Mengaji dengan sasaran peserta didik jenjang sekolah dasar dalam mengurangi buta huruf Al-Qur’an, pihak sekolah bersyukur mendapatkan manfaat para peserta didiknya mengalami perkembangan positif dalam membaca, menulis dan menghafal Al-Qur'an pada siswa.
Efektivitas Metode Index Card Match pada Penerapan Pembelajaran Ilmu Tajwid Kelas IV di SDN Lagadar 01 eva samantha pertiwi; Nan Rahminawati; Fitroh Hayati
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12410

Abstract

Abstract. The lack of effectiveness of student learning outcomes is the result of many things, one of which is the inappropriate use of learning methods. Therefore, it is hoped that the application of the index card match method can answer problems and increase the effectiveness of student learning outcomes. This research aims to find out how much the effectiveness of student learning outcomes has increased. This research was conducted on the Qur'an subject, Tajwid science material. This research was conducted in class IV B at SDN Lagadar 01 using a quantitative approach and quasi-experimental methods. Data collection techniques use interviews, tests and observations. Data analysis used the normality test, homogeneity test, and independent samples t test.The results of the research showed that the experimental class which used the index card match method was superior in the level of effectiveness of student learning outcomes to the control class which used conventional methods in Al Qur'an Subjects, Tajwid Science material. This can be seen from the average learning value after implementing the index card match method. The results of research on the learning process of the experimental class and control class show that the value of the control class is greater. Next, data analysis was carried out through an independent samples t test with the help of SPSS, the results were that there were significant differences in learning outcomes between the experimental class which used the index card match method and the control class which used the conventional method. This shows that the Index Card Match method is more effective when applied to learning the Qur'an, Tajwid Science. Abstrak. Kurangnya efektifitas hasil belajar siswa merupakan akibat banyak hal, salah satunya kurang tepatnya penggunaan metode belajar. maka dari itu, penerapan metode index card match diharapkan dapat menjawab permasalahan serta meningkatkan efektivitas hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan efektivitas hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan pada Mata Pelajaran Al Qur’an materi Ilmu Tajwid. Penelitian ini dilakukan di kelas IV B SDN Lagadar 01 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode quasi eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, tes dan observasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent samples t test. Hasil penelitian menunujukkan bahwa kelas eksperimen yang menggunakan metode index card match lebih unggul tingkat efektivitas hasil belajar siswa dari kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional pada Mata Pelajaran Al Qur’an materi Ilmu Tajwid. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata belajar sesudah pelaksanaan metode index card match. Hasil penelitiaan terhadap proses belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan bahwa kelas kontrol lebih besar nilainya. Selanjutnya dilakukan analisis data melalui uji independent samples t test dengan bantuan SPSS, hasilnya terdapat perbedaan signifikan hasil belajar antar kelas eksperimen yang menggunakan metode index card match dengan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hal itu menunjukkan bahwa metode Index Card Match lebih efektif untuk diterapkan pada pembelajaran Al Qur’an Ilmu Tajwid.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas V SDN Cimahi Mandiri 5 Tahun Ajaran 2023/2024 Dea Malinda Aliffiya; Nan Rahminawati
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.13776

Abstract

Abstract. The study was promted from the low engagement of fifth-grade students in the Islamic Religious Education learning process. Low student engagement leads to a deficiency in comprehensive student comprehension and low academic achievement. Islamic education teachers attempted to enhance student engagement by implementing the problem based learning approach, which emphasised the active involvement of students, while the teacher is solely to facilitate and guide the learning process. This study aimed to analyse the process of PAI teachers implementing the PBL learning model by the established syntax to create an engaging learning environment that actively involves students during the learning process. The research was conducted at Primary School of Cimahi Mandiri 5 using a qualitative and descriptive approach. The data was collected through interviews, observations, and documentation studies. The study’s findings indicated that implemented PBL learning model be able to fostered student engagement in each phase of the PBL learning. There are five stages in PBL learning, in which at each stage the students could comprehend the problems provided with learning videos. could acquire knowledge autonomously and locate resources to solve an issue, could collaborated to resolve issues and assemble written reports, brave to demonstrated their collaboration outcomes and engaged in discussions and Q&A sessions, and could reflect on their learning experiences. Based on the research findings, it can be inferred that implementing the PBL model in 5 grade classrooms fosters an engaging learning environment by promoting student participation throughout the learning process. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi siswa kelas V saat proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Rendahnya partisipasi ini memicu kurang maksimalnya pemahaman siswa, sehingga mampu mempengaruhi rendahnya hasil belajar. Guru PAI berupaya meningkatkan partisipasi siswa dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning yang menitikberatkan partisipasi aktif siswa, sedangkan guru hanya berperan sebagai fasilitator untuk memfasilitasi dan membimbing proses pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ini adalah menganalisis proses guru PAI dalam menerapkan model pembelajaran PBL berdasarkan ketentuan sintak yang ada sehingga dapat menciptakan suasana pembelajaran aktif dan melibatkan siswa saat proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di SDN Cimahi Mandiri 5 dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL mampu menciptakan suasana belajar yang mendorong partisipasi siswa dalam setiap tahap proses pembelajaran PBL. Terdapat lima tahap dalam pembelajaran PBL, dimana pada setiap tahapnya siswa mampu memahami permasalahan yang disajikan melalui video pembelajaran, mampu belajar secara mandiri untuk mencari materi yang mendukung penyelesaian suatu masalah, mampu bekerja sama untuk memecahkan permasalahan dan menyusun laporan tertulis, berani mempresentasikan hasil kerjasamanya dan melakukan diskusi serta tanya jawab, serta mampu melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilakukan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL di kelas 5 dapat menciptakan suasana pembelajaran aktif karena mampu mendorong siswa untuk berpartisipasi selama proses pembelajaran berlangsung.
Implementasi Kurikulum Tahfizh Qur’an di Kuttab At-Taubah Kota Bandung Fikri Taufik Rahman; Nan Rahminawati
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.14286

Abstract

Abstract. Seeing the current era there is a need for a process of Qur'an tahfizh education, especially at the elementary level, to overcome the current problem of lack of reading and memorizing the Qur'an in children, Therefore, there needs to be an institution that adopts tahfizh education, both starting from the elementary school level and even up to the highest level. However, in this study, the researcher conducted a research on the tahfizh al-Qur'an curriculum at the elementary school level. The research used in this study uses qualitative research with a field research model (Field Research). The data collection techniques used in this study used observation, interview, and documentation methods. The results showed that: (1) The curriculum developed by Kuttab At-Taubah still refers to the vision and mission of Islamic Unity Education, the curriculum is designed by adopting the curriculum inherited by the scholars that focus learning on ulumusy-shari'ah and tahfizh al-Qur'an for the formation of the Qur'ani generation and mutafaqquh fid din. (2) Implementing the tahfizh curriculum, Kuttab At-Tawbah conducts several activities such as the existence of tahfizh subjects every day as a special time for students to memorize the Qur'an. More supervision from teachers on children's memorization development. (3) Evaluation of the curriculum carried out by teachers so that it can run optimally and there are inputs for improving the Qur'anic tahfizh education curriculum (4) The factors that become obstacles are also factors that support the running of the Qur'anic tahfizh education curriculum. Abstrak. Melihat zaman saat ini perlu adanya proses pendidikan tahfizh al-Qur’an,terlebih di tingkat SD, untuk mengatasi permasalah yang terjadi saat ini terhadap kurang nya membaca dan menghafal al-Qur’an pada anak-anak, maka perlu adanya lembaga yang mengadosi pendidikan tahfizh baik itu dimulai dari tingkat SD bahkan sampai jenjang yang tertinggi. Namun dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian kurikulum tahfizh al-Qur’an di tingkat sekolah dasar (SD). Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan model penelitian lapangan (Field Research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan metode dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa: (1) kurikulum yang di kembangkan oleh Kuttab At-Taubah tetap mengacu pada visi dan misi dari Pendidikan Persatuan Islam, Kurikulum yang dirancang dengan mengadopsi pada kurikulum warisan para ulama yaitu memfokuskan pembelajaran pada ulumusy-syari’ah dan tahfizh al-Qur’an demi terbentuknya generasi Qur’ani dan mutafaqquh fid din. (2) Mengimplementasikan kurikulum tahfizh, Kuttab At-Taubah melakukan beberapa kegiatan seperti adanya mata pelajaran tahfizh setiap harinya sebagai waktu khusus bagi santri untuk menghafal Al-Qur’an. pengawasan yang lebih dari para guru terhadap perkembangan hafalan anak-anak. (3) Evaluasi terhadap kurikulum yang dilakukan oleh guru-guru agar dapat berjalan maksimal serta adanya masukan-masukan untuk ditingkatkannya kurikulum pendidikan tahfizh al-Qur’an (4) Adapun faktor yang menjadi kendala juga faktor yang menjadi pendukung terhadap berjalannya kurikulum pendidikan tahfizh al-Qur’an tersebut.
Efektivitas Metode Bermain Peran (Role Playing) dalam Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Maya Rosmayanti; Nan Rahminawati; Ayi Sobarna
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15082

Abstract

Abstract. This study aims t measure the effectiveness of the role-playing method in improving the learning outcomes of the Islamic Culural History subject for second-year student at tarbiyah mualimin al-islamiyah, Pondok Pesantren Albasyariyah 2. The research methode used is quasi-experimentas, with data colleted through observation,interviews,pretest and posttest. The research sample consists of 26 students from class II Tarbiyah Mualimin Al-Islamiyah E as the experimental group and 26 students from class II Tarbiyah Mualimin Al-Islamiyah B as the control group, selected using random sampling techniques.Data analysis using the t-test shows that the role-playing method is more effective in improving student learning outcomes compared to conventional teaching methods. The t-test results indicate that the calculated t-value is 4.864, which is greater than the table t-value of 1.703 with a significance level of α=0.05, leading to the rejection of the null hypothesis (H0) and acceptance of the alternative hypothesis (Ha). Thus, there is a significant effect of using the role-playing method on improving student learning outcomes Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas metode bermain perah (role playing) dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran sejarah kebudyaan islam siswa kela II TMI Pondok Pesantren Al-Basyariyah 2. Metode enelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta pretest dan posttest. Sampel penelitian terdiri dari 26 siswa kelas II TMI E sebagai kelas eksperimen dan 26 siswa kelas II TMI B sebagai kelas kontrol, yang dipilih menggunakan Teknik random sampling. Analisis data menggunakan uji-t menunjukan bahwa metode bermain peran lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional atau ceramah. Hasil uji-t menunjukan Thitung sebesar 4,864 yang lebih besar dari Ttabel sebesar 1,703 dengantingkat signifikan α=0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Demikian terdaoat pengaruh yang signifikan dari penggunaan metode bermain peran terhadap penngkatan hasi belajar siswa.
Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis) di SMAN 2 Bandung Syifa Arintia Putri; Rahminawati, Nan; Rachmah, Huriah
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15425

Abstract

Abstract. This research was motivated by the low religious character of students at State High School 2 Bandung. The purpose of this study was to determine the increase in religious character in students. To know the results, we need to evaluate the results of the activities. It was qualitative descriptive research. Observation, interview and documentation were the techniques of collecting data. The informants in this research were Islamic Teacher and Rohis extracurricular supervisors, head of Rohis, and mathematics teacher as a representative of other subject teachers. The techniques of analyzing data were done through steps of data reduction, data display, and drawing conclusions.. The Management of Rohis extracurricular activities, the times for carrying out Rohis activities were divided into five: 1) Islamic studies of Islamic Holiday Celebration 2) Helping with women’s activities and Friday prayers 3) SmarTren namely Ramadhan Islamic boarding school activities 4) Form a class coordinator to direct students to tadarus AlQur’an every morning before studying 5) Dhuha prayer on the first Friday at 07.00 Western Indonesian Time. Supporting factors : facilities and infrastructure, headmaster with teachers and staff, students and sponsor. Obstacle factors: licensing and funds. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya karakter religius peserta didik yang ada di SMAN 2 Bandung. Tujuan dari peneliti adalah untuk mengetahui peningkatan karakter religius pada peserta didik. Untuk mengetahui hasil tersebut adalah dengan cara evaluasi hasil kegiatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian ini terdiri dari Guru PAI yang merangkap sebagai Pembina Rohis, Ketua Rohis, dan Perwakilan Guru Mata Pelajaran Matematika. Teknik analasisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil yang diperoleh, pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis) di SMAN 2 Bandung terdapat 5 kegiatan; 1) Kajian Islami setiap PHBI (Perayaan Hari Besar Islam) 2) Membantu kegiatan keputrian dan Sholat Jum’at 3) SmarTren yaitu kegiatan pesantren Ramadhan 4) Membentuk kordinator yang bertugas mengarahkan siswa untuk tadarus Al-Qur’an setiap pagi sebelum jam pembelajaran dimulai 5) Sholat Dhuha pada Jum’at pekan pertama pukul 07.00 WIB. Faktor pendukung: sarana prasana, kepala sekolah beserta guru dan staf, respon siswa, dan sponsor. Faktor penghambat: Perizinan dan dana.
Efektivitas Metode Demonstrasi Berbasis Video pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Pasawahan 06 Luthfia Daffa Dhiya; Nan Rahminawati; Fitroh
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15630

Abstract

Abstract. One of the issues in education is the improper selection of teaching methods, which can decrease students' interest and motivation in learning. This study aims to examine the effectiveness of video-based demonstration methods in the Islamic Education subject, specifically on the topic of purification. This study employed a quasi-experimental design with a control group pretest-posttest approach. The research sample consisted of 26 sixth-grade students, randomly divided into two groups: an experimental class taught using the video-based demonstration method and a control class taught using conventional teaching methods, with 13 students in each group. Data were collected through observation, interviews, documentation studies, and tests, and were then analyzed using the t-test. The results of the study indicate that the implementation of the video-based demonstration method significantly improved student learning outcomes in the experimental class compared to the control class. This is evidenced by the higher average posttest score in the experimental class (90) compared to the control class (67.31). The t-test analysis also supports this finding, with the calculated t-value being greater than the critical t-value (5.995 > 1.771), leading to the conclusion that the video-based demonstration method is effective in improving student learning outcomes in Islamic Education. Abstrak. Salah satu permasalahan dalam dunia pendidikan adalah kurang tepatnya pemilihan metode pembelajaran, yang dapat menurunkan minat dan semangat siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan metode demonstrasi berbasis video pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya materi bersuci. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan control group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 26 siswa kelas VI yang dibagi secara acak menjadi dua kelompok: kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran menggunakan metode demonstrasi berbasis video dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional, masing-masing terdiri dari 13 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan tes, kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi berbasis video secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa di kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai posttest yang lebih tinggi di kelas eksperimen (90) dibandingkan dengan kelas kontrol (67,31). Analisis uji-t juga mendukung temuan ini dengan nilai t hitung > t tabel (5,995 > 1,771), sehingga dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran demonstrasi berbasis video efektif meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Pengelolaan Program Pembinaan Kader Perempuan di Lingkungan Kohati (Korps HmI-Wati) Cabang Bandung Iqhlima Yustpika Putri; Nan Rahminawati; Asep Dudi Suhardini
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15644

Abstract

Abstract. The HmI-Wati Corps (Kohati) is part of a special body within HmI that focuses on fostering women related to issues related to women. Kohati was inaugurated during the congress in Solo on the fourth decree on September 17, 1966 with Kohati's basic guideline "Women are the pillars of the state" and has developed to this day. The issue of womenhood needs to be researched and studied, the rampant issue of women's dignity has greatly decreased in this world and in Indonesia. The problem that exists today, the lack of understanding of the role of women in the public and domestic realms, to answer this problem, there is the management of the cadre system at HmI wati as a forum for women's development which includes planning, organizing, moving, and supervising to improve quality. The purpose of this study is to find, identify and review the cadre system of the Bandung Branch of the HmI-Wati Corps. The research method used is qualitative analysis, which is expected to produce the output of HmI-Wati cadres who can have knowledge about the role of women in the public and domestic realms.The result of this study is that the HmI-Wati Corps Bandung Branch carries out cadres based on HmI guidelines, has an organized organizational structure, implements effective cadres so that HmI-Wati cadres have a good understanding of the role of women in the public and domestic realms, and are active in improving the quality of HmI-Wati cadres. Abstrak. Korps HmI-Wati (Kohati) merupakan bagian badan khusus di dalam HmI yang memiliki fokus dalam pembinaan perempuan terkait isu yang berkaitan dengan perempuan. Kohati di resmikan ketika kongres di solo pada penetapan keputusan yang keempat pada tanggal 17 September 1966 dengan Pedoman dasar Kohati “Wanita adalah tiang negara” dan berkembang sampai saat ini. Masalah tentang keperempuanan perlu diteliti dan dikaji, maraknya isu marwah perempuan sangat menurun di dunia ini dan di negara Indonesia. masalah yang ada saat ini, kurangnya pemahaman peran perempuan di ranah public dan domestic, untuk menjawab persoalan tersebut adanya pengelolaan sistem pengkaderan di HmI wati sebagai wadah pembinaan perempuan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, dan pengawasan untuk meningkatkan kualitas. Tujuan dari penelitian ini yaitu menemukan, mengidentifikasi dan mengkaji sistem pengkaderan Korps HmI-Wati Cabang Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif diharapkan menghasilkan output Kader HmI-Wati dapat memiliki pengetahuan tentang peran perempuan di ranah public dan domestic. Hasil penelitian ini adalah Korps HmI-Wati Cabang Bandung menjalankan pengkaderan berdasarkan pedoman HmI, memiliki struktur organisasi terorganisir, menerapkan pengkaderan efektif sehingga kader HmI-Wati memiliki pemahaman yang baik tentang peran perempuan di ranah public dan domestic, serta aktif untuk meningkatkan kualitas kader HmI-Wati.
Pengelolaan Morning Talk dalam Pembentukan Karakter Islami Hanifah Mardliyah Kurnia; Nan Rahminawati
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15677

Abstract

Abstract. This research is motivated by the fact that there are still many students who lack This research is motivated by the fact that there are still many students who lack confidence, there are fights between students, children who are ostracized to bullying, and there are still many students who do not care about Islamic character in themselves. This morning talk program aims to provide additional knowledge to students so that they can add insight into (a) planning the morning talk program (b) implementing the morning talk program (c) educator evaluation of the morning talk program. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection methods used interviews, observations, and documentation studies. Data analysis used data reduction, data presentation, and data verification. The results of this study indicate that the management of the morning talk program in Islamic character building at MI Darul Furqan Lembang has been running quite well. Where this can be seen from (a) planning in morning talk activities begins with determining the objectives to be achieved, then students are taught to memorize daily prayers to be applied in everyday life. (b) Implementation in the morning talk program which is held every morning after the dhuha prayer at 08.05-08.20. The implementation of the morning talk program in Islamic character building is carried out through the preparation of teaching meetings held by the student division ahead of the new school year, both regarding the teaching module, the preparation of a rotating schedule of teachers in implementing the program. (c) The evaluation of the morning talk program is that educators monitor students' participation and their understanding of the material presented by conducting periodic tests. So it can be concluded that the management of the morning talk program at MI Darul Furqan Lembang is effective in shaping students' Islamic character. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya siswa yang kurang percaya diri, adanya pertengkaran antar siswa, anak yang dikucilkan sampai dengan bullying, serta masih banyak siswa yang belum memperdulikan karakter Islami dalam dirinya. Program morning talk ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tambahan kepada siswa guna memperluas wawasan untuk mengetahui (a) perencanaan program morning talk (b) pelaksanaan program morning talk (c) evaluasi pendidik terhadap program morning talk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Adapun analisis datanya menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan program morning talk dalam pembentukan karakter Islami di MI Darul Furqan Lembang sudah berjalan cukup baik. Dimana hal tersebut dapat terlihat dari (a) perencanaan dalam kegiatan morning talk dimulai dengan menentukan tujuan yang ingin dicapai, kemudian peserta didik diajarkan untuk menghafal doa-doa harian untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (b) Pelaksanaan di dalam program morning talk tersebut dimana dilaksanakan setiap pagi hari setelah shalat dhuha pada pukul 08.05-08.20. Pelaksanaan program morning talk dalam pembentukan karakter Islami dilakukan melalui persiapan rapat ajar yang diadakan oleh divisi kesiswaan menjelang tahun ajaran baru, baik itu mengenai modul ajar, penyusunan jadwal bergilir bagi para guru dalam pelaksaan program tersebut. (c) Evaluasi dari program morning talk yaitu pendidik memantau partisipasi peserta didik dan pemahamannya terkait materi yang disampaikan dengan mengadakan tes secara rutin. Maka dapat disimpulkan bahwa pengelolaan program morning talk di MI Darul Furqan Lembang sudah efektif dalam pembentukan karakter Islami siswa-siswi.
Co-Authors 10030220025, R. Nabhila Yunitha Putriani 10030220026, Nisa Nurrizka Hidayat 10030220027, Nabila Firdatunnisa Khaerani Kurniawan 10030220029, Syafina Ramadhani Putri Abda Abda Ade ayu Shella setiyani Adnan Gunawan Aep Saepudin Aliyah Putri Fahira Ananda Luthfiatunnisa Andalusia Neneng Permatasari Annisa Rahmawati Hidayat Annisa Sasilia Arif Hakim Asep Dudi Suhardini Aspia Rida Firmansyah Aulia Nur Aisyah Auliya Hamidah Haris Poernomo Ayi Sobarna Bambang Saiful Ma’arif Dea Malinda Aliffiya Dendi Ridwan Hidayat Dewi Mulyani Dewi Mulyani Dinar Nur Inten Eko Surbiantoro Eko Surbiantoro Elsa Sahara Enoh Erlangga, Revan Dwi Erlyana Febrianti eva samantha pertiwi Fahira Nurfathia Farah Dita Azhari Fauziah Dewi Rahayu Fauziah Dewi Rahayu Fikri Taufik Rahman Fitroh Fitroh Hayati Hanifah Mardliyah Kurnia Hasna Marwah Helmi Aziz Huriah Rachmah Ikin Asikin Ikin Asikin Ikin Asikin Iqhlima Yustpika Putri Itsni Hafidzatul Ilmi Ivan Supangat Jihan Ristadevi Julia, J Kania Nurulqolbi Khambali Khambali Khamila Nisrina Zain Lala Nurul Qodariah Lani Nurpratiwi Luthfia Daffa Dhiya Masyitoh Fathonah Khoiriyah Maya Rosmayanti Meranti Sylvitiani Moh. Irsyad Junaidi Muhammad Fahri Ramdani Muhammad Garly Aditya Mutiara Anisabela Muttaqin, Muhammad Rizal N Hendarsyah AR Nabila Putri Rizqia Ahwan Nadia Michelle Nizar Yolanda Pramata Numan Sabit Nurgina Kamelia Ahmad Solehudin Nurul Afrianti Rasyid, A. Mujahid Reni Amaranti Resti Sinta Belinda Revan Dwi Erlangga Rida Fitrianingsih Rizqa Saroya Agnia Rohaeni Salma Nadila Sarvinoz Baxtiyorovna, Allayorova Siti Sarah Sobar Al Ghazal Sobar Al Ghazal Sobar Al-Ghazal Sobar Alghazal Supangat, Ivan Supriyadi, Tedi Syifa Aghnia Zaenal Syifa Arintia Putri Terra Aurelia Tia Muthiah Udin Supriadi Widia, Resty Wulan Sari yayat hidayat