Nan Rahminawati
Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan, Universitas Islam Bandung

Published : 71 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pengunaan Media Pop Up Book Audiovisual Tata Cara Sholat untuk Anak TK Nadia Michelle; Nan Rahminawati; Dewi Mulyani
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.1765

Abstract

Abstract. This research is intended to see the extent of the understanding and abilities of group B chilDren aged 5-6 years in Al-Fithroh Kindergarten in carrying out prayer activities in early childhood which are usually applied in Al-Fithroh Cipaganti Kindergarten. The method used in this study is a quasi-experimental research method with a quantitative research approach, comparing the learning that is usually applied by teachers, namely without media and learning with researchers who use learning media related to student achievement in understanding prayer activities and the ability to carry out prayer activities. Data collection techniques through interviews, observations/observations, document searches and questionnaires. Data analysis techniques used in experimental analysis through data analysis Data collection, population normality test, normality test, data presentation and conclusion. The results of this study indicate that student achievement in understanding prayer activities and the ability to carry out prayer activities using learning media in the form of an Audiovisual Pop Up Book about prayer procedures shows a good increase, inversely proportional to the results of student achievement applied learning without media has not shown a significant increase. big. The participation of chilDren and parents as well as teachers in prayer learning development activities was very responsive and showed a positive response. So that the results achieved are in accordance with what is expected. Abstrak. Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana pemahaman dan kemampuan anak kelompok B usia 5-6 tahun di TK Al-Fithroh dalam melakukan kegiatan ibadah sholat pada anak usia dini yang biasa diterapkan di TK Al-Fithroh Cipaganti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan penelitian kuantitatif, membandingkan antara pembelajaran yang biasa diterapkan oleh guru yaitu tanpa media dengan pembelajaran dengan peneliti yang menggunakan media pembelajaran terkait tentang pancapaian siswa dalam memahami kegiatan ibadah sholat dan kemampuan melaksanakan kegiatan sholat. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, pengamatan/observasi, penelusuran dokumen dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan secara analisis eksperimen melalui Analisis Data Pengumpulan data, Uji Normalitas Populasi , Uji normalitas, Penyajian data dan Penarikan kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pancapaian siswa dalam memahami kegiatan ibadah sholat dan kemampuan melaksanakan kegiatan sholat menggunakan media pembelajaran berupa Pop Up Book Audiovisual tentang tata cara ibadah sholat menunjukkan peningkatan yang bagus, berbanding terbalik dengan hasil pencapaian siswa yang diterapkan pembelajaran tanpa media belum menunjukkan peningkatan yang besar. Partisispasi anak dan orangtua serta guru-guru dalam kegiatan pengembangan pembelajaran ibadah sholat ini sangat responsif dan menunjukkan respon yang positif. Sehingga hasil yang dicapai sesuai dengan apa yang diharapkan.
Efektivitas Pembelajaran Cooperative Learning untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa pada Mata Pelajaran Aqidah Kelas XI di SMAN 1 Purwakarta Farah Dita Azhari; Nan Rahminawati; Nurul Afrianti
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.10385

Abstract

Abstract. This research aims to determine the effectiveness of cooperative learning in increasing student activity in Aqidah learning at SMAN 1 Purwakarta. The approach used in this research is a quantitative approach with quasi-experimental research methods. The subjects of this research were all 33 students of class XI MIPA 4. The data analysis technique was carried out using the Paired Sample T-Test. Based on the results of data processing, research results were obtained by distributing questionnaires to 33 students before the cooperative was implemented, resulting in a mean student score of 34.24 with the mean score in the category of class XI MIPA 4 students being quite active in learning activities. cooperative learning in Aqidah learning, in which students carry out learning together in groups to discuss, collaborate and complete group assignments and then present the results of group discussions and collaboration. The results of testing using the paired sample t test showed differences in pre-test and post-test scores, after implementing cooperative learning, the mean post-test score was 50.64. These results show that the learning method using cooperative learning can increase student activity in the Class XI Aqidah Akhlak subject at SMAN 1 Purwakarta. The amount of increase is 16.4. Through the results of the paired t-test, a significance value (2-tailed) was obtained of 0.00, which means Sig < 0.05, which means there is a significant difference between the average value of the pre-test and post-test before implementing cooperative learning. and after implementing cooperative learning. Abstrak. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas cooperative learning terhadap peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran Aqidah di SMAN 1 Purwakarta. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian quasi eksperimen. Adapun subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA 4 yang berjumlah 33 orang. Teknik analisis data dilakukan dengan uji Paired Sample T-Test. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh hasil penelitian dengan menyebarkan angket kepada 33 siswa sebelum cooperative diterapkan didapatkan hasil nilai mean siswa sebesar 34,24 dengan mean nilai tersebut kategori siswa kelas XI MIPA 4 cukup aktif didalam kegiatan pembelajaran. Cooperative learning dalam pembelajaran Aqidah yang dalam pelaksanaan pembelajaran siswa bersama dengan berkelompok berdiskusi, bekerjasama dan menyelesaikan tugas kelompok lalu mempresentasikan hasil diskusi dan kerjasama berkelompok. Hasil dari pengujian melalui uji paired sample t test didapatkan hasil perbedaan nilai pre-test dan post-test, setelah diterapkan cooperative learning didapatkan hasil mean nilai post-test sebesar 50,64. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran dengan cooperative learning dapat meningkatkan keaktifan Siswa pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas XI di SMAN 1 Purwakarta. Adapun besaran peningkatannya ialah sebesar 16,4. Melalui hasil uji-paired t-test didapatkan nilai Signifikasi (2-tailed) sebesar 0,00 yang artinya Sig.< 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikansi antara nilai rata-rata pre-test dan post-test sebelum diterapkan cooperative learning dan setelah diterapkan cooperative learning.
Implementasi Program Bina Iman dan Takwa (Mabit) dalam Peningkatan Hafalan Al-Qur’an Siswa SMP Al Falah Dago Bandung Dendi Ridwan Hidayat; Nan Rahminawati; Sobar Alghazal
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.10624

Abstract

Abstract. As a unit under the Islamic Foundation, Al Falah Dago Middle School has the responsibility to produce an Islamic and Quranic generation. To prove its seriousness, this school has designed various programs, including a superior program for memorizing the Al-Qur'an or Tahfidz Qur'an. One concrete effort to improve memorization of the Al-Qur'an is through the MABIT program. The MABIT program is a night of faith and piety development specifically designed to guide students in memorizing the Al-Qur'an at Al Falah Dago Middle School, Bandung. This program is not only a forum for memorization activities, but also a means of monitoring and evaluating students' progress in memorizing the Qur'an. Implemented regularly, the MABIT program takes place four times a year, in line with mid-semester (PTS) and final semester (PAS) assessments. This research, using a qualitative approach and descriptive methods, evaluates the implementation of the MABIT Program. The research results show that this program ran smoothly thanks to the collaboration of the Principal, committee, teachers, and large contributions from students. From the planning, implementation, to evaluation stages, based on existing field data, MABIT succeeded in increasing the memorization of the Al-Qur'an for Al Falah Middle School students in Dago Bandung. Abstrak. Sebagai unit yang berada di bawah lembaga Yayasan Islam, SMP Al Falah Dago memiliki tanggung jawab mencetak generasi Islami dan Qurani. Untuk membuktikan keseriusannya, sekolah ini telah merancang berbagai program, termasuk program unggulan menghafal Al-Qur'an atau Tahfidz Qur'an. Salah satu upaya konkret untuk meningkatkan hafalan Al-Qur'an adalah melalui program MABIT. Program MABIT merupakan malam Bina iman dan taqwa yang dirancang khusus untuk membimbing siswa-siswi dalam menghafal Al-Qur'an di SMP Al Falah Dago Bandung. Program ini tidak hanya menjadi wadah untuk kegiatan menghafal, tetapi juga sebagai sarana pemantauan dan evaluasi terhadap kemajuan hafalan Al-Qur'an siswa. Dilaksanakan secara rutin, program MABIT berlangsung empat kali setahun, sejalan dengan penilaian tengah semester (PTS) dan akhir semester (PAS). Penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, mengevaluasi implementasi Program MABIT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berjalan lancar berkat kolaborasi dari Kepala Sekolah, panitia, guru, dan kontribusi besar dari siswa. Dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, berdasarkan data lapangan yang ada MABIT berhasil meningkatkan hafalan Al-Qur'an siswa SMP Al Falah Dago Bandung
Model Kegiatan Ekstrakurikuler Kerohanian Islam Keputrian di SMA Negeri 5 Cimahi Aliyah Putri Fahira; Nan Rahminawati; Dewi Mulyani
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.10832

Abstract

Abstract. This research aims to analyze the model of female activities in the extracurricular activities of Islamic Spirituality at Senior High School 5 Cimahi. The approach, strategies, methods, and impacts of these activities are the main focus of the research. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The activity management method uses a qualitative method with a descriptive approach to gain a deep understanding of the implementation of the activity. The model of female activities held by Islamic Spirituality at Senior High School 5 Cimahi is based on a profound understanding of Islamic teachings regarding women. Through this extracurricular activity, female students are provided a platform to acquire knowledge, skills, and a deeper understanding of Islamic and feminine values. The impact of this female activity includes an improved understanding of Islamic teachings, the formation of better character and morals among the students, as well as the development of practical skills applicable in daily life. This research contributes to understanding the implementation of female activities in the school environment as an effort to shape female students into more skilled and empowered individuals, in accordance with Islamic principles. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kegiatan keputrian dalam ekstrakurikuler Kerohanian Islam di SMA Negeri 5 Cimahi. Pendekatan, strategi, metode, dan dampak dari kegiatan tersebut menjadi fokus utama penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode pengelolaan kegiatan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pelaksanaan kegiatan. Model kegiatan keputrian yang diadakan oleh Kerohanian Islam di SMA Negeri 5 Cimahi didasarkan pada pemahaman mendalam akan ajaran Islam tentang wanita. Melalui kegiatan ekstrakurikuler ini, siswi diberikan wadah untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman lebih lanjut tentang nilai-nilai keislaman dan kewanitaan. Dampak dari kegiatan keputrian ini mencakup peningkatan pemahaman siswi tentang ajaran Islam, pembentukan karakter dan moral yang lebih baik, serta pengembangan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami implementasi kegiatan keputrian di lingkungan sekolah sebagai upaya untuk membentuk siswi menjadi individu yang lebih terampil dan berdaya, sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.
Implementasi Pembelajaran Baca Tulis Al-Quran (BTAQ) dalam Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-Quran Siswa Kelas VIII di SMP Al-Falah Dago Bandung Adnan Gunawan; Nan Rahminawati
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.11486

Abstract

Abstract. This research examines the process of Implementation of Learning to Read and Write the Al-Quran (BTAQ) at SMP Al-Falah Dago Bandung which is considered to have a positive impact in improving the ability to read and write the Al-Quran so that students succeed in achieving various achievements in the religious field, especially in the field of Al-Quran. This research uses descriptive qualitative methods with data collection through observation, interviews, and documentation. The data analysis technique with four stages, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study can be concluded that the implementation of BTAQ learning goes very well because of the collaboration of the headmaster, teachers, students who have made a major contribution to the Al-Quran learning process, starting from the planning, implementation, and evaluation stages so as to improve the ability to read and write the Al-Quran of students in accordance with the rules of tajwid. The supporting factors are conducive classrooms, complete learning facilities, supporting learning media, and good competencies of BTAQ teacher with fun and meaningful teaching methods. While the inhibiting factors are the diverse abilities of students, limited learning time, the influence of the digital era, and the lack of parental participation. Abstrak. Peneliti ini mengkaji mengenai proses Implementasi Pembelajaran Baca Tulis Al-Quran (BTAQ) di SMP Al-Falah Dago Bandung yang dinilai berdampak positif dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Quran sehingga menjadikan siswa berhasil meraih berbagai prestasi dibidang keagamaan khususnya bidang Al-Quran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya dengan empat tahapan yaitu koleksi data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran BTAQ berjalan dengan sangat baik berkat kolaborasi dari Kepala Sekolah, guru pengampu, siswa yang telah memberikan kontribusi besar dalam proses pembelajaran Al-Quran, mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sehingga dapat meningkatkan kemampuan dalam membaca dan menulis Al-Quran siswa yang sesuai dengan kaidah tajwid. Adapun faktor pendukungnya yaitu ruang kelas yang nyaman, sarana pembelajaran yang lengkap, media pembelajaran yang menunjang, serta kompetensi guru BTAQ yang baik dengan cara metode mengajar yang menyenangkan dan bermakna. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kemampuan siswa yang beragam, keterbatasan waktu pembelajaran, pengaruh era digital, serta kurangnya partisipasi orang tua.
Pengelolaan Program Pengabdian bagi Alumni di Pondok Modern Assalam Putri Sukabumi Elsa Sahara; Nan Rahminawati; Eko Surbiantoro
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12029

Abstract

Abstract. The output of this service program is to make alumni as prospective educators who have four teacher competencies, namely pedagogic, personality, social, and professional. along with one of the problems of Indonesian education, the quality of teachers. The service program was formed since the beginning of the establishment of Pondok Modern Assalam, there has been no change in all aspects, therefore, the author is interested in how the management of the service program can last a long time, so the author raised the title of the research "Management of Service Programs for Alumni at Pondok Modern Assalam Putri Sukabumi". The purpose of the study is to find program planning, identify program implementation steps, analyze the evaluation carried out on the program, find supporting and inhibiting factors during the service program process. The research method is using qualitative. The data collection techniques used are interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques use techniques from Miles and Huberman. The results of the research are the management of service programs is carried out in a structured manner from planning, implementation and evaluation. Program evaluation is carried out by descriptive presentation in the form of report. The supporting factor is the trust given by outside institutions to the resources of Pondok Modern Assalam Putri graduates, from the executive side are asatidzah and ustadzah and service partners. The inhibiting is the transfer of places of service, from the executive side, namely the students, limited time, and parents who do not understand the existing regulations. Abstrak. Output dari program pengabdian ini yaitu menjadikan alumni sebagai calon pendidik yang memiliki empat kompetensi guru yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan professional. Sejalan dengan salah satu permasalahan pendidikan Indonesia yaitu mengenai kualitas guru. Program pengabdian dibentuk sejak awal berdirinya Pondok Modern Assalam, tidak ada perubahan segala aspeknya, maka dari itu, penulis tertarik akan bagaimana pengelolaan program pengabdian tersebut dapat bertahan lama, sehingga penulis mengangkat judul penelitian “Pengelolaan Program Pengabdian bagi Alumni di Pondok Modern Assalam Putri Sukabumi”. Tujuan penelitian yaitu menemukan perencanaan program, mengidentifikasi langkah-langkah pelaksanaan program, menganalisis evaluasi yang dilaksanakan pada program, menemukan faktor pendukung dan penghambat selama proses program pengabdian. Metode penelitian yaitu menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Teknik dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian yaitu pengelolaan program pengabdian dilaksanakan secara terstruktur dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Evaluasi program dilakukan dengan penyajian deskriptif dalam bentuk laporan. Faktor pendukung selama proses pengabdian yaitu kepercayaan yang diberikan para lembaga luar kepada sumber daya lulusan Pondok Modern Assalam Putri, dari sisi pelaksana yaitu asatidzah dan ustadzah dan rekan satu pengabdian. Penghambat yaitu perpindahan tempat pengabdian, dari sisi pelaksana yaitu para santri, waktu yang terbatas, dan orangtua yang kurang paham atas peraturan yang ada.
Program Pembelajaran Al-Qur’an dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Membaca Al-Qur’an Siswa di MTSN 1 Garut Muhammad Garly Aditya; Rahminawati, Nan; Nur Inten, Dinar
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12136

Abstract

Abstract. The Al-Qur'an is a holy book for Muslims which is a guide to life, which provides complete instructions for the rules of human life that can create a comfortable, happy and prosperous life. Difficulties faced by students in reading the Al-Qur'an include, for example, still stumbling in reading (not yet fluent), not being able to practice mad reading correctly, sometimes long readings are read short or what should be read short is instead read long. Students also still make mistakes in reading laws, they should read with a buzz instead of with a buzz, and vice versa. The objectives of this research are 1) Identify the conditions of students who experience difficulties in reading the Al-Qur'an at MTsN 1 Garut 2) Analyze the efforts made by Al-Qur'an Hadith teachers in overcoming difficulties in reading the Al-Qur'an at MTsN 1 Garut 3) Evaluate the success of the program given to students who have difficulty reading the Koran at MTsN 1 Garut. This research method uses observation, interview and documentation. The research results show that the condition of students who have difficulty reading the Al-Qur'an can be identified through tests carried out at the beginning of school. The efforts of Al-Qur'an Hadith teachers to overcome difficulties in reading the Al-Qur'an include holding Al-Qur'an tadarus for approximately 15 minutes before teaching and learning activities take place, holding special private sessions, and giving assignments that can stimulate students' ability to read. Al-Qur'an. Program evaluation is carried out using oral and written tests which are carried out in stages every week, month and semester. The difficulties experienced by students in the process of learning to read the Al-Qur'an are pronouncing the Hijaiyah letters (Makharijul Letters), mastering the rules of Tajwid science, and not being familiar with punctuation. Abstrak. Al-Qur’an merupakan kitab suci bagi umat muslim yang menjadi pedoman hidup, memberikan petunjuk lengkap terhadap aturan-aturan hidup manusia, sehingga tercipta kehidupan yang nyaman, bahagia dan sejahtera. Kesulitan yang dihadapi siswa dalam membaca Al-Qur’an misalnya masih terbata-bata dalam membaca (belum lancar), belum mampu mempraktikkan bacaan mad dengan benar, terkadang bacaan panjang dibaca pendek atau sebaiknya yang seharusnya dibaca pendek malah dibaca panjang. Siswa juga masih melakukan kesalahan dalam hukum bacaan, seharusnya dibaca dengan mendengung malah tidak mendengung, dan sebaliknya. Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Mengidentifikasi kondisi siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an di MTsN 1 Garut 2) Menganalisis upaya yang dilakukan oleh guru Al-Qur’an Hadits dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Qur’an di MTsN 1 Garut 3) Mengevaluasi keberhasilan program yang diberikan kepada siswa yang kesulitan membaca Al-Qur’an di MTsN 1 Garut. Metode penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi siswa yang kesulitan membaca Al-Qur’an dapat diketahui melalui tes yang dilakukan pada awal masuk sekolah. Upaya guru Al-qur’an hadits dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Qur’an adalah mengadakan tadarus Al-Qur’an selama kurang lebih 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung, mengadakan privat khusus, serta pemberian tugas yang dapat merangsang kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an. Evaluasi program dilaksanakan dengan tes lisan dan ujian tulis yang dilakukan bertahap pada tiap minggu, bulan dan semester. Kesulitan- kesulitan yang dialami siswa dalam proses belajar membaca Al-Qur’an adalah melafalkan huruf-huruf Hijaiyah (Makharijul Huruf), penguasaan kaidah ilmu tajwid, serta belum mengenal tanda baca.
Peran Guru dalam Penerapan Nilai-Nilai Toleransi pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Duren 1 Karawang Nizar Yolanda Pramata; Nan Rahminawati; Helmi Aziz
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12286

Abstract

Abstract. The teacher's role in implementing the values of tolerance has a very important position to guide, direct and provide motivation related to tolerance to each student. The application of the value of tolerance can be done through the learning process at school, one of which is through Islamic religious education subjects. This research aims to describe the role of teachers as guides and motivators, as well as analyzing the results of instilling tolerance values in PAI subjects in class VI B SDN Duren 1. The method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques use observation, interviews and documentation studies. The analysis of data obtained through data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the results of research regarding the role of teachers in implementing tolerance values in PAI subjects at SDN Duren 1, it can be concluded that the role of teachers as motivators is to provide encouragement to students to be able to study harder, provide understanding regarding the importance of tolerance inside and outside the classroom. The role of the teacher as a guide, the teacher guides his students to always respect and appreciate other people who have different beliefs, guiding his students to always cultivate a tolerant attitude within themselves so that students can accept the differences that exist around them. The results of implementing student tolerance values in PAI subjects at SDN Duren 1 make students understand tolerance better around them, do not let differences become obstacles in the learning process at school, and have an attitude of mutual respect and respect for each other. Abstrak. Peran guru dalam menerapkan nilai-nilai toleransi memiliki kedudukan yang sangat penting untuk membimbing, mengarahkan dan memberikan motivasi yang berkaitan dengan sikap toleransi kepada setiap siswa. Penerapan nilai toleransi ini dapat dilakukan melalui proses pembelajaran di sekolah, salah satunya melalui mata pelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai pembimbing dan motivator, serta menganalisis hasil penanaman nilai-nilai toleransi pada mata pelajaran PAI di kelas VI B SDN Duren 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Adapun analisis data yang diperoleh melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai peran guru dalam menerapkan nilai-nilai toleransi pada mata pelajaran PAI di SDN Duren 1 dapat disimpulkan bahwa peran guru sebagai motivator yaitu memberikan dorongan kepada siswa untuk dapat belajar lebih giat lagi, memberikan pemahaman terkait pentingnya toleransi di dalam maupun di luar kelas. Peran guru sebagai pembimbing, guru membimbing siswanya agar senantiasa menghormati dan menghargai orang lain yang memiliki keyakinan berbeda, menuntun siswanya untuk selalu memupuk sikap toleran didalam dirinya agar siswa dapat menerima perbedaan yang ada di sekitarnya. Hasil penerapan nilai-nilai toleransi siswa pada mata pelajaran PAI di SDN Duren 1 menjadikan siswa lebih memahami toleransi disekitarnya, tidak membiarkan perbedaan menjadi penghambat dalam proses pembelajaran di sekolah, serta memiliki sikap saling menghargai dan menghormati antar sesama.
Pengaruh Program Kampus Mengajar terhadap Keterampilan Kepemimpinan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Bandung Muttaqin, Muhammad Rizal; Rahminawati, Nan; Rachmah, Huriah
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12320

Abstract

Abstract. This research aims to determine whether or not there is an influence and how much influence the Teaching Campus Program has on leadership skills. The research method used in this research is a descriptive method with a quantitative approach. The research subjects were students of the Islamic Religious Education Study Program, Faculty of Tarbiyah & Teacher Training, Bandung Islamic University. The sample in this study amounted to 57 respondents. Data collection techniques in this research used questionnaires, observation and interviews. The data analysis technique in this research is using a simple regression test with the help of SPSS version 26. The results of the research show that there is an influence between the influence of the Teaching Campus Program on leadership skills by 68.5% and the independent variable indicator (X), namely: improving soft skills, literacy, creativity. then the dependent variable indicator (y) is: analytical thinking, problem solving, initiative, communication, collaboration. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dan seberapa besar pengaruh Program Kampus Mengajar terhadap keterampilan kepemimpinan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian yakni mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah & Keguruan Universitas Islam Bandung. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 57 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket, observasi dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini yakni menggunakan uji regresi sederhana dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara pengaruh Program Kampus Mengajar terhadap keterampilan kepemimpinan sebesar 68,5% dengan indikator variabel independen (X) yaitu: meningkatkan soft skill, literasi, kreativitas. kemudian dalam indikator variabel dependen (y) yaitu: berfikir analitis, pemecahan masalah, inisiatif, komunikasi, kolaborasi.
Implementasi Media Audio Murotal untuk Peningkatan Kemampuan Menghafal Al-Quran Siswa Tunanetra di Slbna Citeureup Cimahi Numan Sabit; ikin asikin; Rahminawati, Nan
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12330

Abstract

Abstract. Becoming a memorizer of the Koran is the dream of every Muslim, because there are many virtues in it. There are various ways to memorize the Al-Quran, one of which is with the help of murottal audio media. Currently, many educational institutions are promoting and developing Tahfiz Quran programs, including SLBNA Citeureup Cimahi which organizes Tahfiz Quran programs for blind students. In its implementation, blind students use murottal audio as a medium to add and repeat memorization. This thesis aims to describe and analyze the implementation of murottal audio media to improve the ability to memorize the Quran for blind students at SLBNA Citeureup Cimahi. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The data collection techniques used in this research were observation, interviews, documentation and tests. Meanwhile, data analysis in this research uses descriptive analysis. Based on the results of the research and data analysis carried out, it can be concluded that the implementation of murottal audio media is applied to increase and repeat memorization. In practice, the verse to be memorized is played repeatedly until the sentences are imagined, then memorized little by little until it is fluent. Students' memorization abilities also continue to increase, both in terms of fluency, fluency, suitability of reading to the teachings of recitation science, as well as memorization achievements. This is shown by the average score of students' abilities which reached 91.81, the fashohah score was 89.90, the tajwid rules were 91.81 and their memorization achievement reached 4 juz per year. Abstrak. Menjadi seorang penghafal Quran merupakan dambaan bagi setiap muslim, karena banyak sekali keutamaan didalamnya. Berbagai cara dapat dilakukan untuk menghafal Al-Quran, salah satunya dengan bantuan media audio murottal. Saat ini, banyak Lembaga Pendidikan yang menggalakkan dan mengembangkan program Tahfiz Quran, termasuk SLBNA Citeureup Cimahi yang menyelenggarakan program tahfiz Quran bagi peserta didik tunanetra. Dalam pelaksanaannya, peserta didik tunanetra memanfaatkan audio murottal sebagai media untuk menambah dan mengulang hafalan.Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi media audio murottal untuk peningkatan kemampuan menghafal Quran siswa tunanetra di SLBNA Citeureup Cimahi. Metode yang digunakkan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah obserfasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan Analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa, implementasi media audio murottal diterapkan untuk menambah dan mengulang hafalan. Dalam pelaksanaannya, ayat yang akan dihafal diputar berulang kali hingga terbayang kalimat-kalimatnya, kemudian dihafalkan sedikit demi sedikit sampai lancar. Kemampuan menghafal peserta didik juga terus mengalami peningkatan, baik dari segi kelancaran, kefasihan, kesesuaian bacaan dengan qaidah ilmu tajwid, maupun capaian hafalan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata kelancaran hafalan peserta didik yang mencapai 91,81 nilai fashohah sebesar 89,90 kaidah tajwid 91,81 dan capaian hafalan mereka yang mencapai 4 juz per tahunnya..
Co-Authors 10030220025, R. Nabhila Yunitha Putriani 10030220026, Nisa Nurrizka Hidayat 10030220027, Nabila Firdatunnisa Khaerani Kurniawan 10030220029, Syafina Ramadhani Putri Ade ayu Shella setiyani Adnan Gunawan Aep Saepudin Aliyah Putri Fahira Ananda Luthfiatunnisa Andalusia Neneng Permatasari Annisa Rahmawati Hidayat Annisa Sasilia Arif Hakim Asep Dudi Suhardini Aspia Rida Firmansyah Aulia Nur Aisyah Auliya Hamidah Haris Poernomo Ayi Sobarna Baehaqi, Riyandi Bambang Saiful Ma’arif Dea Malinda Aliffiya Dendi Ridwan Hidayat Dewi Mulyani Dewi Mulyani Dinar Nur Inten Eko Surbiantoro Eko Surbiantoro Elsa Sahara Enoh Erlangga, Revan Dwi Erlyana Febrianti eva samantha pertiwi Fahira Nurfathia Farah Dita Azhari Fauziah Dewi Rahayu Fauziah Dewi Rahayu Fikri Taufik Rahman Fitroh Fitroh Hayati Hanifah Mardliyah Kurnia Hasna Marwah Helmi Aziz Huriah Rachmah Ikin Asikin Ikin Asikin Ikin Asikin Iqhlima Yustpika Putri Itsni Hafidzatul Ilmi Ivan Supangat Jihan Ristadevi Julia, J Kania Nurulqolbi Khambali Khambali Khamila Nisrina Zain Lala Nurul Qodariah Lani Nurpratiwi Luthfia Daffa Dhiya Masyitoh Fathonah Khoiriyah Maya Rosmayanti Meranti Sylvitiani Moh. Irsyad Junaidi Muhammad Garly Aditya Mutiara Anisabela Muttaqin, Muhammad Rizal N Hendarsyah AR Nabila Putri Rizqia Ahwan Nadia Michelle Nizar Yolanda Pramata Numan Sabit Nurgina Kamelia Ahmad Solehudin Nurul Afrianti Rasyid, A. Mujahid Reni Amaranti Resti Sinta Belinda Revan Dwi Erlangga Rida Fitrianingsih Rizqa Saroya Agnia Rohaeni Salma Nadila Sarvinoz Baxtiyorovna, Allayorova Siti Sarah Sobar Al Ghazal Sobar Al Ghazal Sobar Al-Ghazal Sobar Alghazal Supangat, Ivan Supriyadi, Tedi Syifa Aghnia Zaenal Syifa Arintia Putri Terra Aurelia Tia Muthiah Udin Supriadi Widia, Resty Wulan Sari yayat hidayat