Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Malignant Syphilis in HIV: A Diagnostic and Management Challenge Regina, Senduk Cindy; Niode, Nurdjannah Jane
Indonesian Journal of Case Reports Vol. 3 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Heca Sentra Analitika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60084/ijcr.v3i1.268

Abstract

Malignant syphilis is a rare and severe form of secondary syphilis, often seen in immunocompromised individuals, including those with advanced HIV infection. We report a 29-year-old male with newly diagnosed Stage IV HIV who presented with widespread erythematous plaques and scales and systemic symptoms. Dermatological examination revealed generalized erythematous macules and plaques with scaling, erosion, and crusting. Ulcerative lesions with crusts were noted on the toes and soles. Venereological findings included erythematous to skin-colored macules on the scrotal and penile areas. Serological tests revealed high VDRL (1:128) and TPHA (>1:5120) titers, and histopathology confirmed secondary syphilis. The patient was treated with intramuscular benzathine penicillin G (2.4 million units) weekly for three weeks in conjunction with antiretroviral therapy (ART). Although the patient experienced a Jarisch-Herxheimer reaction, there was significant clinical and serological improvement, with a fourfold reduction in VDRL titers after nine months. This case emphasizes the need for early recognition of malignant syphilis in immunocompromised patients and highlights the effectiveness of benzathine penicillin G and ART in treatment. Regular follow-up is essential to monitor progress and prevent recurrence.
Analisis Implementasi Rekam Medis Elektronik di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Gunung Maria, Tomohon Andika, Agustinus; Kairupan, Bernabas Harold Ralph; Niode, Nurdjannah Jane
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 2 (2025): April 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i2.1936

Abstract

Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan sistem informasi kesehatan terkomputerisasi yang berfungsi menyimpan data pasien secara akurat dan terintegrasi, serta mendukung peningkatan mutu pelayanan dan efisiensi kerja di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi RME di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam kepada tenaga kesehatan dan pihak manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa input sistem RME dinilai bermanfaat dan mudah digunakan setelah pelatihan, serta mampu meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas pelayanan. Pada tahap awal implementasi, ditemukan resistensi dari tenaga kesehatan akibat keterbatasan pemahaman dan kesiapan, namun intervensi berupa pelatihan dan kebijakan manajemen berhasil meningkatkan penerimaan pengguna. Kendala utama meliputi keterbatasan kapasitas server dan fitur aplikasi, namun dapat diatasi melalui peningkatan komunikasi tim dan perbaikan infrastruktur. Meskipun masih menghadapi tantangan teknis, keberadaan manajemen yang responsif dan kebijakan yang adaptif mendorong peningkatan kepatuhan tenaga kesehatan dalam penggunaan sistem. Secara keseluruhan, implementasi RME di ruang rawat inap menunjukkan dampak positif terhadap efisiensi pelayanan dan kualitas dokumentasi medis. Pengembangan sistem diarahkan pada peningkatan fitur aplikasi, kapasitas server, dan jaringan untuk mendukung kinerja optimal ke depan.
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN ANTIRETROVIRAL (ARV) PADA PENGIDAP HIV/AIDS HETEROSEKSUAL DI KOTA MANADO Subadio, Nathanael Yngwie Christian; Niode, Nurdjannah Jane; Manampiring, Aaltje Ellen
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.30059

Abstract

Kasus HIV/AIDS beberapa tahun terakhir terus bertambah di provinsi Sulawesi Utara khususnya Kota Manado. Laporan Kementerian Kesehatan capaian pengidap HIV/AIDS dalam pengobatan minimal 6 bulan kemudian di tes Viral Load (VL) dengan hasil tersuspresi masih di bawah target 95%. Oleh sebab itu, ketidakpatuhan pengidap pada terapi antiretroviral dapat menyebabkan efek negatif yang sangat besar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan antiretroviral pada pengidap HIV/AIDS heteroseksual di Kota Manado. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi potong lintang. Penelitian dilaksanakan di Layanan Perawatan Dukungan dan Pengobatan (PDP) RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou, Kota Manado periode Desember 2023 – Mei 2024. Responden dalam penelitian ini sebanyak 254 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden terdistribusi terbanyak pada usia 20-29 tahun (50%), berjenis kelamin laki-laki (62,2%), tingkat pendidikan tamat SMA (50%), dan berada di stadium klinis III (36,6%). Hasil analisis bivariat kepatuhan pengobatan antiretroviral pada pengidap HIV/AIDS heteroseksual adalah usia (p=0,926), jenis kelamin (p=0,028), tingkat pendidikan (p=0,805), dan stadium klinis (p=0,004). Hasil analisis multivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara stadium klinis 4/lanjut dengan kepatuhan pengobatan antiretroviral pengidap HIV/AIDS heteroseksual dengan nilai p value 0,015 (OR= 2,715; 95% CI= 1,217-6,055). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dan stadium klinis dengan kepatuhan pengobatan antiretroviral pada pengidap HIV/AIDS heteroseksual di Kota Manado.
Efektivitas Media Promosi Kesehatan Berbasis Video dan Booklet Terhadap Pengetahuan Pencegahan Stunting Pada Remaja Putri Gunawan, Deni; Kapantow, Nova H.; Korompis, Grace Esther Caroline; Niode, Nurdjannah Jane; Wungouw, Herlina Ineke Surjane; Thambas, Arthur Harris
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2435

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi paling mendesak pada kelompok remaja terutama di negara-negara berkembang, sehingga diperlukan upaya pengendalian melaui peningkatan pengetahuan yang mencakup promosi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektifitas media promosi kesehatan antara video dan booklet terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan stunting pada remaja putri. Penelitian dilakukan dengan metode kuasi eksperimantal dengan melibatkan 113 responden, terbagi kedalam kelompok intervensi video sebanyak 45 responden dan 68 kelompok booklet, melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan sebanyak tiga kali: pretest, posttest 1 dan posttest2, dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan tidak perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah intervensi media video (p > 0,05). Promosi kesehatan menggunakan media booklet menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05). Temuan ini menyimpulkan bahwa booklet lebih efektif dibandingkan video dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan stuntinglebih cepat, lebih kuat, dan lebih stabil.
The Effect of Digital Marketing and Digital Administration Policies on Patient Retention through Health Service Satisfaction at Advent Hospital Manado Mawa, Melissa Abigael C; Niode , Nurdjannah J; Umboh , Adrian
Journal of Scientific Insights Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jsi.v3i1.677

Abstract

The rapid digital transformation in healthcare has driven hospitals to adopt digital marketing and digital administration policies to improve patient satisfaction and retention. However, empirical evidence on the mechanisms linking these policies to patient retention remains limited, particularly in Indonesian private hospitals. This study examines the effects of digital marketing and digital administration policies on patient retention, with healthcare service satisfaction as a mediating variable, at Advent Hospital Manado. A quantitative cross-sectional survey was conducted using a structured questionnaire, and data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with all constructs specified as reflective. The respondents were predominantly female, with two dominant age groups (25–35 years and >55 years), indicating different digital behavior patterns. Facebook was identified as the main referral platform, reflecting its effectiveness in reaching adult and elderly patients. Overall, respondents reported high and homogeneous perceptions of digital services, suggesting positive evaluations, although a potential ceiling effect should be considered. The findings indicate that digital marketing and digital administration policies positively influence patient satisfaction, which in turn enhances patient retention. Demographic characteristics and digital literacy shape patient perceptions, highlighting the importance of optimizing digital platforms and administrative processes to strengthen long-term patient retention. This study contributes to the achievement of Sustainable Development Goal (SDG) 3 by highlighting how digital healthcare strategies enhance patient satisfaction and continuity of care, thereby promoting healthy lives and well-being. In addition, the findings support SDG 9 by demonstrating the role of digital marketing and digital administrative innovations in strengthening resilient healthcare service infrastructure and fostering innovation within private hospitals.
Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Manajemen Diri Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia: Studi Cross Sectional di Kabupaten Minahasa Rungkat, Timotius A.; Niode, Nurdjannah Jane; Kapantow, Nova Hellen; Posangi, Jimmy; Umboh, Jootje M. L.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2452

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat dan memerlukan pengelolaan mandiri yang optimal oleh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan pengelolaan diabetes melitus tipe 2 pada pasien di wilayah kerja Puskesmas Walantakan, Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang dan melibatkan 80 responden yang dipilih melalui teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar, yaitu Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) untuk mengukur pengetahuan, Diabetes Self-Management Education (DSME) untuk sikap, dan Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ) untuk tindakan pengelolaan diabetes. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji korelasi, serta multivariat menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap, pengetahuan dan tindakan pengelolaan, serta sikap dan tindakan pengelolaan diabetes melitus tipe 2 (p < 0,001). Analisis multivariat menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap secara simultan berhubungan signifikan dengan tindakan pengelolaan diabetes. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan pengetahuan dan sikap pasien dalam upaya memperbaiki pengelolaan diabetes melitus tipe 2 di layanan kesehatan primer.
Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dengan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Tompaso Momongan, Merry Vike; Niode, Nurdjannah Jane; Katuuk, Mario Esau
Mapalus Nursing Science Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Mapalus Nursing Science Journal (Jurnal Ilmu Keperawatan Mapalus)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/mnsj.v3i1.60346

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever is an endemic disease in Indonesia, significantly influenced by community prevention behavior. Knowledge and attitudes are the main factors in the low effectiveness of prevention behavior. Objective: This study aims to analyze the relationship between the level of knowledge and attitude of the community with dengue prevention behavior of DHF in the working area of Puskesmas Tompaso. Research Methods: This study used a descriptive design with a cross-sectional approach. A total of 221 respondents was randomly selected using convenience sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using spearman correlation test. Results: There is a significant relationship between knowledge and prevention behavior with a correlation value of r = 0,748 and a p-value = 0,000 and there is a relantionship between attitudes and prevention behavor with a correlation value of r =0 ,889 with a p-value = 0,000. Conclusion: Community knowledge and attitudes contribute to better behavior. The better the knowledge and attitude of the community will affect good behavior as well. Keywords: dengue demorrhagi fever, knowledge, attitudes, prevention behavior
Pengaruh Pajanan Sinar Matahari terhadap Penuaan Kulit Wajah Berdasarkan Penilaian Skin Analyzer pada Perempuan Minahasa di Sulawesi Utara Kairupan, Tara S.; Kapantow, Marlyn G.; Niode, Nurdjannah J.; Kapantow, Nova H.
Medical Scope Journal Vol. 8 No. 1 (2026): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v8i1.66243

Abstract

Abstract: Sun exposure is considered the predominant extrinsic contributor to skin aging. This was an observational analytical study with a cross-sectional design involving 177 Minahasan women aged 30-69 years residing in Manado City, Tomohon City, and Minahasa Regency, North Sulawesi Province, Indonesia. Participants were categorized into low sun exposure group (≤2 hours per day; n = 82) and high sun exposure group (≥5 hours per day; n = 95), based on the average daily exposure over the past ten years. Demographic data and sun exposure status were obtained through interviews and structured questionnaires. Facial skin aging was assessed using a skin analyzer, evaluating pores, wrinkles, pigmentation, and facial sebum. The results demonstrated that, overall, participants with high sun exposure had higher scores for pores, wrinkles, pigmentation, and U-area sebum than those with low sun exposure (all p<0.001), whereas no significant difference was observed in the T-area sebum (p=0.075). Age-stratified analysis showed consistent differences for wrinkles and U-area sebum across all age groups, while differences in pores and pigmentation were more pronounced in younger age groups. In conclusion, sun exposure contributes to facial skin aging and underscore the importance of photoprotection as a preventive strategy. Keywords: skin aging; skin analyzer; sun exposure    Abstrak: Pajanan sinar matahari merupakan faktor ekstrinsik utama yang berkontribusi pada penuaan kulit. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain potong lintang yang melibatkan 177 perempuan suku Minahasa berusia 30-69 tahun yang berdomisili di Kota Manado, Kota Tomohon, dan Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Subjek dikelompokkan menjadi kelompok pajanan rendah (≤ 2 jam per hari; n = 82) dan kelompok pajanan tinggi (≥ 5 jam per hari; n = 95), berdasarkan rerata pajanan harian selama 10 tahun terakhir. Data demografik dan status pajanan sinar matahari diperoleh melalui wawancara dan kuesioner terstruktur. Penuaan kulit wajah dinilai menggunakan skin analyzer dengan parameter pori, kerutan, pigmentasi, dan sebum wajah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, subjek dengan pajanan tinggi sinar matahari memiliki skor pori, kerutan, pigmentasi, dan sebum area-U yang lebih tinggi dibandingkan dengan subjek dengan pajanan rendah (seluruhnya p<0,001), sedangkan pada sebum area-T tidak ditemukan perbedaan yang bermakna (p=0,075). Analisis berdasarkan kelompok usia memperlihatkan bahwa perbedaan pada komponen kerutan dan sebum area-U konsisten ditemukan di semua kelompok usia, sedangkan perbedaan pada komponen pori dan pigmentasi lebih menonjol pada kelompok usia yang lebih muda. Simpulan penelitian ini ialah pajanan sinar matahari berkontribusi terhadap penuaan kulit wajah dan menegaskan pentingnya fotoproteksi sebagai strategi pencegahan. Kata kunci: penuaan kulit; skin analyzer; pajanan sinar matahari
Mechanistic Exploration of Moringa oleifera Leaf Bioactives in Prostate Cancer Using Network Pharmacology Tengke, Feniea Wulan Agaype; Tallei, Trina Ekawati; Turalaki, Grace Lendawati Amelia; Tendean, Lydia Estelina Naomi; Kaseke, Martha Marie; Niode, Nurdjannah Jane; Fatimawali, Fatimawali
Grimsa Journal of Science Engineering and Technology Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Graha Primera Saintifika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61975/gjset.v4i1.105

Abstract

Prostate cancer remains one of the most prevalent malignancies in men worldwide, while current therapeutic strategies are often associated with adverse effects and the emergence of drug resistance, highlighting the need for safer and more effective alternatives. This study aimed to elucidate the multitarget molecular mechanisms of bioactive compounds derived from Moringa oleifera leaves against prostate cancer using an integrated in silico network pharmacology approach. A total of 137 bioactive compounds were collected from LC–MS/MS profiling data and phytochemical databases, of which 20 compounds with high predicted biological activity were prioritized based on Way2Drug PASS analysis. Potential protein targets were predicted and intersected with prostate cancer–associated genes to identify shared targets. Protein–protein interaction network analysis revealed 536 overlapping targets, with ten hub proteins, ESR1, AKT1, SRC, EGFR, TP53, HSP90AA1, PIK3CA, HSP90AB1, PIK3R1, and MAPK1, identified as central nodes. Pathway enrichment analysis demonstrated that these targets were predominantly involved in cancer-related signaling pathways, including pathways associated with EGFR tyrosine kinase inhibitor resistance. Pharmacokinetic and toxicity assessments indicated that several compounds, such as isorhamnetin, kaempferol, tocopherol, and afzelin, exhibited favorable drug-likeness properties and low predicted toxicity. Overall, these findings suggest that bioactive compounds from Moringa oleifera leaves exert anticancer effects through a multitarget and multi pathway mode of action rather than single-protein modulation. This study provides systematic insight into the molecular mechanisms underlying the anti–prostate cancer potential of Moringa oleifera leaves and supports their relevance as candidates for further experimental validation and drug development.
Co-Authors Adji, Aryani Alson . Sambonu, Alson . Andika, Agustinus B H. R. Kairupan Baguna, Tirsa Barasarathi , Jayanthi Celik, Ismail Christina Salaki Dwi H. Danardono, Dwi H. Dwi Y.F. Isa, Dwi Y.F. Earlia, Nanda Fatimawali . Feisy P. Matindas Ferra O. Mawu Ferra O. Mawu, Ferra O. Grace M. Kapantow Gunawan, Deni Gunawan, Ellen Herry E. J. Pandaleke Herry E.J. Pandaleke, Herry E.J. Herry E.J. Pandeleke, Herry E.J. Hizir Sofyan Husdayanti, Noviana Idroes, Ghazi M. Jaya, Hendra K. Jimmy Posangi Jootje M. L. Umboh Julian Jonathan, Julian Kairupan, Tara S. Kapantouw, Grace M. Kapantow, Nova Hellen Katuuk, Mario Esau Kawengian, Shirley ES. Kepel, Billy Johnson Korompis, Grace Esther Caroline Lorettha Wijaya Maharani, Ayu Mahono, Charles Kurnia Mamuaja, Enricco H. Manampiring, Aaltje Ellen Manginstar, Christian O. Marlyn G. Kapantow Marlyn. G. Kapantow Martha Marie Kaseke Marthen C. P. Wongkar, Marthen C. P. Maulana, Aga Maulydia, Nur B. Mawa, Melissa Abigael C Mellyanawati Mellyanawati Mikyal Bulqiah, Mikyal Momongan, Merry Vike Muhammad Subianto Nana N. Jayadi, Nana N. Niken Ernaningtyas, Niken Nova Hellen Kapantow Noviandy, Teuku R. Palimbong, Florencia Pandaleke, Thigita Pandjaitan, Marini C. Pieter L. Suling Pieter L. Suling Preisy G. I. Tampi, Preisy G. I. Pusung, Andreas V. Putri, Devita Raul C. Zachawerus Regina, Senduk Cindy Rinaldi Idroes Rotty, Linda WA. Rungkat, Timotius A. Runtuwene, Nadya Sabrinna R. N. Hanumningtyas Sasmita, Novi Reandy Siahaan, Romauli E. Silvia Nathalia Stella R. Nelwan Subadio, Nathanael Yngwie Christian Suhendra, Rivansyah Suryadi N. N. Tatura Suryadi Suryadi Susanti, Ratna I. Tendean, Lydia Estelina Naomi Tengke, Feniea Wulan Agaype Teuku Rizky Noviandy Thambas, Arthur Harris Thigita A. Pandaleke Trina E. Tallei, Trina E. TRINA EKAWATI TALLEI Tumilaar, Jibrando Turalaki, Grace Lendawati Amelia Umboh , Adrian Wibawa, Anthony S. Wijaya, Natalya Windy Patricya Stevani Lapian Wungouw, Herlina Ineke Surjane Wungouw, Herlina IS. Yulianty Sanggelorang