Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO-VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL PADA ANAK KELOMPOK B2 DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 1 KOTA PONTIANAK Putri, Yani; Diana, Diana; Jati, Sri Nugroho
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v8i1.2183

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang terjadi pada anak kelompok B2 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kota Pontianak mengenai pengetahuan pencegahan pelecehan seksual yang masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang pengaruh penggunaan media audio visual terhadap pengetahuan pencegahan pelecehan seksual pada anak kelompok B2 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kota Pontianak. Penelitian ini mengguanakan metode eksperimen dengan bentuk Pre-Experimental One Group Pre-Test-Post-Test Design. Pengambilan sampel menggunakan  Non Probability Sampling dengan teknik sampling jenuh. Sampel penelitian yaitu anak kelompok B2 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kota Pontianak yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan lembar chek list. Analisis data menggunakan rumus Uji Paired T Sampel Test nilai t hitung sebesar 17,386 dengan tingkat Sig.(2 tailed) = 0,000 dengan df = N – 1 = 18 – 1  = 17, sehingga nilai t tabel = 2,10982 pada taraf signifikansi (α = 0,05), karena t hitung ≥ t table maka, Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi terdapat pengaruh pengaruh penggunaan media audio-visual terhadap pengetahuan anak tentang pencegahan pelecehan seksual anak kelompok B2 di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kota Pontianak.Kata Kunci: Penggunaan Media Audio Visual, Pengetahuan PencegahanPelecehan Seksual
PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING DALAM PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN SAINS TERHADAP KREATIVITAS GURU KB. AZ-ZAHRADESA MADUSARI KECAMATAN SUNGAI RAYA Hozizah, Hozizah; Diana, Diana; Jati, Sri Nugroho
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2020): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v8i2.2644

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah berdasarkan hasil pengamatan yang ditemukan pada kreativitas guru yang masih rendah terlihat pada saat melaksanakan pembelajaran guru hanya menggunakan media atau alat yang sederhana yaitu: kapur tulis dan papan tulis. Terlihat pada saat kegiatan pembelajaran sains berlangsung yaitu tentang tema tumbuhan dengan sub tema tanaman pohon pada saat penjelasan tentang tanaman pohon guru hanya mengenalkan huruf pohon yang di tulis dipapan tulis. penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dengan menggunakan model inkuiri terbimbing. Subyek penelitian sebanyak 3 orang guru di KB Az-zahra Desa Madusari Kecamatan Sungai Raya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan bentuk penelitian yang digunakan peneliti adalah Pre-Eksperimental Design, teknik dan alat pengumpul data menggunakan pedoman observasi dan pedoman chek-list. Berdasarkan hasil diperoleh nilai t hitung sebesar 13,000 dengan tingkat Sig.(2 tailed) = 0,006 dengan df = N – 1 = 3 – 1 = 2, sehingga nilai t tabel = 4,30265 pada taraf signifikansi (α = 0,05), karena t hitung ≥ t tabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi Kata Kunci: Model Inkuiri Terbimbing, Kreativitas Guru
EFEKTIVITAS METODE LATIHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PADA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK AL-MUKADDIMAH PONTIANAK (STUDI KASUS ANAK KIDAL) sari, werry oktharia; Jati, Sri Nugroho; Diana, Diana
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2022): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v10i1.3106

Abstract

Menulis adalah bagian penting dari kurikulum seni bahasa, tetapi sering kegiatan ini mendapat perharian paling sedikit. Anak-anak akan menulis menyampaikan pesan dengan menggunakan tanda, jauh sebelum mereka bisa membentuk atau bahkan mengenal huruf. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan mengetahui seberapa besar efektivitas metode latihan terhadap kemampuan menggunakan tangan kanan saat menulis pada anak di TK Al-Mukaddimah Pontianak (studi kasus anak kidal). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan single case experimental design with single-subject design dan A-B-A (baseline1-perlakuan-baseline2). Hasil penelitian menunjukkan pada fase baseline1 sebelum diberikan perlakuan skor pada hari pertama hanya 10%, anak hanya mampu meletakkan jari telunjuk di atas pensil. Pada sesi kedua anak memperoleh skor 20%. Selanjutnya anak memasuki pada fase perlakuan yang dilakukan 6 sesi pertemuan masing-masing 15-20 menit. Fase perlakuan ini anak diberikan tugas yang sama pada fase baseline1, anak diarahkan oleh trainer dan diberikan perlakuan menggunakan metode latihan. Setiap sesi diukur frekuensi, durasi dan kualitas menulis menggunakan tangan kanan. Fase baseline2 dilakukan setelah fase perlakuan diberikan. Pada fase baseline2 menunjukkan skor 100%. Selisih skor fase baseline1 dengan skor fase baseline2 adalah 80%.Kata Kunci : Metode Latihan, Kemampuan Menulis, Anak Kidal.
PEMBERDAYAAN KELUARGA MISKIN MELALUI PENGUATAN DESA SIAGA, AKSES PENDIDIKAN DAN INDUSTRI RUMAH TANGGA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT Elly Trisnawati; Andri Dwi Hernawan; Sri Nugroho Jati
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 14, No 1 (2017): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.291 KB) | DOI: 10.29406/br.v14i1.596

Abstract

Sambas district is the district with the lowest HDI among the 14 districts in West Kalimantan. The highest education level of most people is only Elementary School, while public health issues are very complex, while most families are poor. Those facts show that Kabupaten Sambas is one of the districts that need attention in development in all sectors, including health, education, and economy. Sebawi, one of the region in Sambas district, still requires efforts to improve the human resource. The aim of KKN-PPM in Sebawi is to have a community empowerment in the areas of health, education, and socio-economic. The activities included strengthening 'desa siaga', increasing access to education, and intensive mentorship for the home industry in three selected villages, namely Sepuk Tanjung, Rantau Panjang and Sebawi. The results showed that the major program such as 'desa siaga' and entrepreneurship run very well. We successfully revitalized management and operational team of 'Desa Siaga'. and also convinced the villagers to provide ambulance facility in their village. We also established a new group of entrepreneurs consisted of housewife and dropout students. We hope that the new entrepreneur group can promote economic growth in the villages.  Hopefully, the program can be sustainable and will be monitored periodically. Keywords: community empowerment, alert village, poor families
STUDI KOMPARASI TINGKAT ASERTIFITAS PADA MAHASISWA PG-PAUD DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK Sri Nugroho Jati; Diana .
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 6, No 3 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.556 KB) | DOI: 10.26418/jvip.v6i3.17562

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian dekriptif komparatif untuk menggambarkan perbandingan tingkat asertifitas mahasiswa PG-PAUD ditinjau dari hasil The Rathus Assertiveness Schedule (RAS) dan Assertiveness Rating Scale (ARS). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PGPAUD  angkatan tahun 2011 dan 2012 yang keseluruhannya berjumlah 70 mahasiswa. Alat ukur yang dipakai dalam penelitian ini adalah  The Rathus Assertiveness Schedule (RAS) dan Assertiveness Rating Scale (ARS) yang dimodifikasi. Dalam skala asertivitas mengukur tingkat asertifitas individu dengan menetapkan tiga kategori penilaian yaitu sepanjang waktu (skor 3), kadang-kadang (skor 2) dan jarang (skor 1). Skala asertifitas ini di  Analisis data akan dilakukan secara deskriptif yaitu menguraikan skor data hasil skala asertifitas pada 66 mahasiswa secara kuantitatf dan secara statistic dengan menggunakan uji t untuk melihat perbandingan variabel. Hasil penelitian Berdasarkan analisis data yang dialakukan dengan menggunakan teknik korelasi Pearson (2 taled), menunjukkan tidak ada hubungan yang sangat signifikan  perilaku asertif pada mahasiswa PGPAUD pada angkatan 2011 dan 2012 yaitu diketahui dari nilai r yang diperoleh sebesar -0,87 dengan signifikansi 0,629 > 0,05 (p>0,05). Dari hasil tersebut, maka dapat dikatakan bahwa secara keseluruhan dari perhitungan uji statistik yang dilakukan disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat asertifitas pada mahasiswa PGPAUD angkatan tahun 2011 dan 2012, yaitu t hitung (1,816) < t tabel (2,04), sehingga Ha ditolak dan H0 diterima. Kata Kunci : Studi Komparasi, Assertiveness, Mahasiswa   Abstract : This study is a comparative descriptive study to illustrate the comparative level of student asertifitas PG-PAUD in terms of the results of the Rathus Assertiveness Schedule (RAS) and Assertiveness Rating Scale (ARS). The subjects were students PGPAUD force in 2011 and 2012 the total amounted to 70 students. Measuring instrument used in this study is the Rathus Assertiveness Schedule (RAS) and Assertiveness Rating Scale (ARS) are modified. In assertiveness scale measuring the level of individual asertifitas to establish three categories of assessment that is all the time (score 3), occasionally (score 2) and rare (score 1). This asertifitas scale in the data analysis will be carried out descriptive outlines asertifitas scale score outcome data on 66 students in kuantitatf and statistically by using t tests to compare variables. Based on the research results of data analysis done by using the Pearson correlation technique (2 taled), showed no significant relationship assertive behavior in students PGPAUD force in 2011 and 2012 that is known of the value of      r obtained at -0.87 with significance 0,629 > 0.05 (p> 0.05).  From these results, it can be said that overall from the calculation of statistical tests performed concluded that there was no difference in the level of the student asertifitas PGPAUD of 2011 and 2012 years,  t count (1.816) <t table (2.04), so that Ha is rejected and H0 is accepted. Keywords: Comparative Studies, Assertiveness, Student
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERITERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK KELAS B1 TAMAN KANAK-KANAK BINA INSAN PONTIANAK Indah Mentari Wulandhani; Mawardi Mawardi; Sri Nugroho Jati
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.356 KB) | DOI: 10.29406/jepaud.v7i1.1592

Abstract

Salah satu aspek yang perlu dikembangkan sejak dini adalah perkembangan bahasa karena merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia. Dari pengamatan awal yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan sebuah masalah yaitu kemampuan menyimak anak yang masih rendah, belum bisa memahami perintah dengan benar karena saat dalam pembelajaran anak masih menanyakan kembali aturan dalam kegiatan. Berkaitan dengan bahasa yang salah satunya adalah menyimak yang merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang bersifat reseptif. Reseptif berarti bahwa dalam menyimak pelibat harus memahami apa yang terkandung dalam bahan simakan.  Memudahkan pembelajaran diperlukan media salah satunya adalah bercerita menggunakan media gambar seri.  Gambar seri merupakan media yang dapat menarik minat anak secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kemampuan menyimak sebelum menggunakan media gambar seri untuk anak kelas B1 di Tk Bina Insan Pontianak. (2) Kemampuan menyimak sesudah menggunakan media gambar seri untuk anak kelas B1 di Tk Bina Insan Pontianak. (3) Perbedaan antara kemampuan menyimak sebelum menggunakan media gambar seri dan sesudah menggunakan media gambar seri untuk anak kelas B1 di TK Bina Insan Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 11 anak, 5 anak laki – laki dan 6 anak perempuan. Yang dilaksanakan beberapa tahap : (1) Pre-test / test awal, (2) Treatmen / perlakuan, (3) Post-Test / test terakhir. Penelitian ini terdiri dari 6 kali pertemuan, 1 kali pre-test, 4 kali perlakuan, dan 1 kali post-test. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian meliputi teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi . Hasil penelitian menunjukkan peningkatan setelah menggunakan media gambar seri dari hasil pre-test 7,81% menjadi nilai post-test 13,09%. Teknik analisis data menggunakan uji-t, hasil uji t yang menggunakan SPSS 22 menunjukkan terdapat pengaruh nilai ( 4.888 > 2.228 ) dengan signifikasi ( 0,05 > 0,875 ). Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperoleh dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media gambar seri terhadap kemampuan menyimak anak.Kata Kunci : Kemampuan Menyimak, Media Gambar Seri
Emotional Experience Writing to Increase Resilience to Stress in Adolescents Tengku Haqy Nurmaliza; Sri Nugroho Jati; Elly Trisnawati
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.73566

Abstract

Based on the results of initial interviews at the Tunas Harapan and Tunas Melati Orphanages, information was obtained that the problems of the orphaned youth were difficulty adapting at the beginning of their existence in the orphanage, emotional behavior problems, lack of self-confidence, keeping their problems to themselves, and not being able to solve problems that trigger feelings of depression and anxiety cause stress. It indicated the need for an effort to assist adolescents in overcoming problems that cause stress; one of which is through writing activities as a form of conveying ideas. This study aimed to determine the effectiveness of the emotional experience writing (EXPRIT) intervention on the stress resilience of adolescents. The study used a mixed-method approach, with a pre-experimental design and research pattern one-group pretest-posttest. Participants (15 adolescents; 8 boys and 7 girls) were selected using purposive sampling method and stress resilience screening instrument. The results showed that there was no effect of the emotional experience writing (EXPRIT) intervention on stress resilience as indicated by the t count greater than t-table (men: 2,037 > 1,895; women: 2,117 > 1,943), but qualitatively there was a change in the level of stress resilience during the intervention treatment was indicated by an increase in the score of the stress resilience indicator.
KEMATANGAN SOSIAL EMOSIONAL REMAJA PANTI ASUHAN (STUDI KASUS PADA REMAJA PANTI ASUHAN TUNAS HARAPAN) Lutfia Indah Hapsari; Sri Nugroho Jati; Elly Trisnawati
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 9, No 2 (2022): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v9i2.3920

Abstract

ABSTRAKStudi prevalensi penelitian dalam permasalahan perilaku dan emosional anak di Panti Asuhan terdapat perilaku negatif anak, 26,9% mengalami gangguan perilaku, dan 10,2% gangguan emosi pada kelompok umur 10-14 tahun.  Data hasil wawancara menunjukkan bahwa remaja di panti asuhan mengalami permasalahan dalam kesulitan beradaptasi, kurang mampu menyelesaikan masalah, kurang percaya diri dan beberapa permasalahan perilaku sosial dan emosi. Penelitian ini bertujuan menganalisis gambaran kematangan sosial emosional remaja di Panti Asuhan Tunas Harapan. Desain penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek Penelitian adalah remaja Panti Asuhan, berjenis kelamin perempuan, berjumlah 7 orang dan berusia 11-18 tahun. Metode penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data hasil skrining self-assessment, analisis asesmen tes grafis, dan dokumentasi. Hasil penelitian berdasarkan asesmen tes psikologis menunjukkan bahwa kematangan sosial digambarkan ada perasaan tertekan dalam berhubungan dengan lingkungan (85%), sedangkan pada kematangan emosi aspek pengendalian diri (46,5%); Aspek penerimaan diri (57%), aspek kemandirian (28%). Hasil skrining self-assessment menggambarkan indikator analisis masalah remaja panti asuhan memiliki skor yang rendah dan cenderung mengalihkan emosi pada objek lain (displacement). Remaja Panti Asuhan Aisyiyah Tunas Harapan memiliki permasalahan kematangan sosial emosional yaitu adanya perasaan tertekan dalam berhubungan lingkungan kurang percaya diri, insecure, inferior, serta belum mampu mengelola emosi dengan baik. Namun, sudah menunjukkan sikap mandiri yang baik dengan sudah meninggalkan rasa ketergantungan pada orang lain. Temuan penelitian ini memiliki limitasi seperti sampel yang sedikit, tentunya kurang untuk menggambarkan keadaan yang sebenarnya. Kata Kunci: Kematangan sosial-emosional, Remaja, Panti Asuhan
PERBEDAAN EMOTIONAL HANDLING DITINJAU DARI HASIL INTERVENSI EMOTIONAL EXPERIENCE WRITING (EXPRIT) ANTARA REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DI PANTI ASUHAN Resi Raf Sanjani; Sri Nugroho Jati; Elly Trisnawati; Widya Lestari
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 14 No. 2 (2022): JIP: Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol14.iss2.art1

Abstract

The differences in emotional handling between male and female adolescents lead to differences in the way of thinking, feeling, and behaving. This experimental research used the Emotional Experience Writing (EXPRIT) model as an intervention for 15 orphans (8 male adolescents from the Tunas Melati Orphanage and 7 female adolescents from Tunas Harapan Orphanage in Pontianak City aged 12-18 years). There were rapport-building sessions at the start of the study as well as five intervention sessions. Qualitative data were collected by coding techniques on the subject's writing, and The Emotional Handling Scale was used to collect quantitative data. The data analysis is using paired t test. This study revealed differences in emotional handling abilities between the two groups of adolescents based on gender. The t test scores were higher than the t table in both orphanages. This result shows that the EXPRIT model as an intervention, affects the ability to deal with emotions for both genders in the form of different models of emotional control.
Efektivitas Pemberian Reward Terhadap Kemandirian Anak Kelompok B2 Usia 5-6 Tahun di Raudhatul Athfal Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Prov Kalbar Nyemas Nur Hayati Jamilah; Sri Nugroho Jati; Herawati Herawati
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v11i1.3828

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian anak sebelum pemberian reward melalui token berkarakter terhadap kemandirian anak, kemandirian anak setelah pemberian reward melalui token berkarakter terhadap kemandirian anak dan efektivitas pemberian reward terhadap kemandirian anak melalui token berkarakter. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode eksperimen model pre-experimental designs dengan bentuk One-group pre-test post-test design. Subjek penelitian yang dijadikan sebagai sampel penelitian ini merupakan anak usia 5-6 Tahun di Kelompok B2 Raudhatul Athfal Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenang Provinsi Kalbar yang berjumlah 4 orang anak yang berperilaku kemandirian rendah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara dan model checklist. Sedangkan jenis sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik purposive sampling. Adanya peningkatan keterampilan perilaku kemandirian anak sebelum dan setelah diberikan token yang ditunjukkan oleh hasil pre-test dan post-tes. Hal tersebut berdasarkan hasil dari perhitungan kuantitatif yang menggunakan rumus uji t paired sampel test antara pre-test dan post-test bahwa thitung adalah 22.045 sedangkan ttabel dengan signifikasi (2 tailed) df = N -1 = 4 – 1 = 3, sebesar 0,00. Nilai sig 0,00 < 0,05, maka thitung > ttabel (22.045 > -2,35) kemandirian anak setelah pemberian reward melalui token berkarakter dapat dikatakan efektivitas maka Ha diterima dan Ho ditolak, karena perilaku kemandirian anak mengalami peningkatan setelah diberikan treatment/perlakuan melalui pemberian reward berupa token berkarakter. Kata Kunci: Kemandirian Anak, Pemberian Reward, Token Berkarakter