Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Masa Depan Kakao Indonesia: Pendekatan Integratif untuk Pengembangan Kakao Berkelanjutan Nugraha, Adi; Heryanto, Mahra A.; Kurnia, Ganjar
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 10, No 2 (2025): Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v10i2.69847

Abstract

AbstrakKakao merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis Indonesia yang berperan penting dalam perekonomian nasional dan penghidupan petani kecil. Namun, pengembangan kakao nasional menghadapi berbagai tantangan, termasuk penurunan produktivitas, perubahan iklim, fluktuasi harga global, serta tuntutan praktik produksi berkelanjutan dari pasar global. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika sistem agribisnis kakao Indonesia secara integratif melalui proyeksi kuantitatif jangka panjang dan analisis sistem agribisnis. Pendekatan kualitatif digunakan dengan analisis data sekunder menggunakan model ARIMAX untuk memproyeksikan produksi, produktivitas, dan luas lahan kakao hingga tahun 2045. Hasil proyeksi kemudian diperdalam melalui analisis kualitatif berbasis system dynamics dengan penyusunan Causal Loop Diagram berdasarkan wawancara mendalam dan observasi lapangan di sentra kakao Luwu Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi kakao Indonesia berpotensi meningkat dalam jangka panjang, terutama melalui peningkatan produktivitas, meskipun tetap dipengaruhi flukutasi pasar dan faktor lingkungan. Analisis sistem menunjukkan bahwa keberlanjutan kakao nasional sangat dipengaruhi oleh interaksi antara produktivitas, kelembagaan petani, industri hilir, kebijakan pemerintah, dan dinamika pasar global. Penguatan sistem perbenihan, percepatan peremajaan, peningkatan kapasitas petani, serta pengembangan industri hilir menjadi faktor kunci dalam mendorong sistem produksi kakao berkelanjutan di Indonesia.Kata kunci: Kakao berkelanjutan, sistem agribisnis kakao, pembangunan perkebunan, system dynamics.AbstractCocoa is one of Indonesia’s strategic plantation commodities, playing a significant role in the national economy and the livelihoods of smallholder farmers. However, the development of the national cocoa sector faces various challenges, including declining productivity, climate change, global price fluctuations, and increasing demands for sustainable production practices from the international market. This study aims to analyze the dynamics of Indonesia’s cocoa agribusiness system in an integrative manner through long-term quantitative projections and agribusiness system analysis. A qualitative approach was employed, utilizing secondary data analysis with the ARIMAX model to project cocoa production, productivity, and cultivated area through 2045. The projection results were further elaborated through qualitative system dynamics analysis by constructing a Causal Loop Diagram based on in-depth interviews and field observations conducted in the cocoa-producing center of North Luwu. The findings indicate that Indonesia’s cocoa production has the potential to increase in the long term, primarily through improvements in productivity, although it remains influenced by market fluctuations and environmental factors. The system analysis reveals that the sustainability of the national cocoa sector is strongly shaped by the interaction among productivity, farmer institutions, downstream industries, government policies, and global market dynamics. Strengthening the seed system, accelerating replanting programs, enhancing farmers’ capacity, and developing downstream industries are key factors in promoting a sustainable cocoa production system in Indonesia.Keywords: Sustainable cocoa, cocoa agribusiness system, plantation development, system dynamics.
ANALISIS SISTEM KOMODITAS PALA INDONESIA Heryanto, Mahra Arari; Nugraha, Adi
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 10, No 2 (2025): Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v10i2.69853

Abstract

AbstrakPala merupakan komoditas strategis Indonesia yang memiliki posisi dominan dalam pasar global, namun dinamika produksinya menunjukkan pola fluktuatif dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana interaksi struktural dalam sistem komoditas pala global mempengaruhi dinamika produksi dan keputusan pada unit mikro petani. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di sentra produksi pala di Kabupaten Fakfak (Papua Barat) dan Kabupaten Halmahera Tengah (Maluku Utara). Analisis dilakukan menggunakan pendekatan berpikir sistem dengan alat Causal Loop Diagram (CLD) untuk mengidentifikasi struktur umpan balik dalam sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem komoditas pala dibentuk oleh interaksi antara subsistem budidaya, pasar domestik, dan pasar internasional melalui mekanisme reinforcing dan balancing loops. Harga ekspor sebagai variabel eksternal memengaruhi harga produsen dan pendapatan petani, yang kemudian membentuk keputusan perawatan, penanaman baru, dan replanting. Namun, respons produksi bersifat tertunda akibat adanya jeda biologis 5–7 tahun pada fase Tanaman Belum Menghasilkan menuju Tanaman Menghasilkan. Interaksi antara penguatan berbasis insentif ekonomi dan penyeimbangan berbasis stok, biaya, pasokan global, serta penuaan tanaman menghasilkan pola perilaku siklikal dalam jangka menengah dan panjang. Dengan demikian, dinamika produksi pala Indonesia merupakan hasil struktur sistem yang endogen, di mana keputusan mikro petani tidak dapat dipisahkan dari tekanan pasar global dan karakter biologis tanaman berumur panjang.Kata kunci: struktur, perkebunan, dinamika produksi, komoditas.Abstract Nutmeg is a strategic commodity for Indonesia with a dominant position in the global market; however, its production dynamics exhibit long-term fluctuations. This study aims to analyze how structural interactions within the global nutmeg commodity system influence production dynamics and decision-making at the micro-level of farmers. A qualitative case study approach was employed in major nutmeg-producing regions, namely Fakfak Regency (West Papua) and Central Halmahera Regency (North Maluku). Data were analyzed using a system thinking approach through the development of a Causal Loop Diagram (CLD) to identify the endogenous feedback structure underlying the system The findings reveal that the nutmeg commodity system is shaped by interactions among the cultivation subsystem, the domestic market, and the international market through reinforcing and balancing feedback loops. Export prices, as an external variable, influence producer prices and farmers’ income, which subsequently shape decisions on crop maintenance, new planting, and replanting. However, production responses are delayed due to the biological lag of 5–7 years between the immature and productive stages of nutmeg trees. The interaction between economically driven reinforcing loops and balancing mechanisms related to stock availability, production costs, global supply, and plant aging generates cyclical behavior in medium- and long-term production dynamics. Indonesia’s nutmeg production dynamics therefore emerge from an endogenous system structure in which micro-level farmer decisions are inseparable from global market pressures and the biological characteristics of a long-lived perennial crop.Keywords: structure, plantation, production dynamics, commodity.