Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Eksplorasi Konsep Matematika dan Nilai-Nilai Pendidikan dalam Tradisi Bretes Pada Masyarakat Suku Sasak di Lomok Tengah Halimatussa'diyah, Halimatussa'diyah; Fauzi, Lalu Muhammad; Satriawan, Rody
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep matematika dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi bretes pada masyarakat suku Sasak di Lombok Tengah. Bretes dalam bahasa Sasak artinya putus, masyarakat Sasak mengaplikasikan tradisi bretes dalam bentuk selamatan (rowah). Kegiatan bretes dilakukan pada malam Jum’at, pada usia kehamilan tujuh bulan dan pada anak pertama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk memahami secara mendalam bagaimana konsep matematika dan nilai-nilai pendidikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui observasi langsung, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi, penelitian ini mengidentifikasi konsep matematika yang terdapat pada alat-alat yang digunakan.  Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat unsur matematika yaitu konsep geometri bangun datar seperti persegi, lingkaran, dan persegi panjang. Dan konsep geometri bangun ruang seperti bola, setengah bola dan tabung. Adapun nilai pendidikan diantaranya, religius, disiplin, gotong royong, gemar membaca, dan jujur. Tradisi bretes tidak hanya berperan sebagai bentuk tradisi yang diyakini secara turun temurun, tetapi juga sebagai media yang efektif untuk mengajarkan dan mengenalkan keterampilan matematika dasar, memperkuat kerjasama sosial, dan menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang hubungan antara tradisi lokal dan pendidikan matematika, serta menawarkan kontribusi terhadap pemahaman mengenai pendidikan berbasis budaya dalam konteks masyarakat adat.
Ethnomathematics study and educational values in fundamental activities at the langgar pusaka of sapit village Fauzi, Lalu Muhammad; Satriawan, Rody; Hayati, Nila
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v11i1.25097

Abstract

Sebagian besar orang memandang bahwa matematika tidak berhubungan dengan kehidupan nyata atau bebas budaya. Namun pandangan ini merupakan pandangan yang keliru karena matematika merupakan produk dari aktivitas manusia. Dalam hal ini terdapat jalan yang menghubungkan antara matematika dengan budaya yang disebut dengan etnomatematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep etnomatematika dan nilai-nilai pendidikan pada aktivitas fundamental di rumah adat Langgar Pusaka, Desa Sapit, Lombok Timur. Rumah adat ini tidak hanya memiliki fungsi budaya dan spiritual tetapi juga memuat berbagai aspek matematika dalam arsitektur, konstruksi, dan aktivitas ritualnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fundamental yang terdapat pada rumah adat Langgar Pusaka mencerminkan konsep-konsep matematika seperti geometri baik pada struktur bangunan dan alat-alat ritual yang digunakan pada prosesi adat, pengukuran, simetri, serta pola bilangan dalam tradisi ritual. Selain itu, aktivitas fundamental yang dilakukan di rumah adat Langgar Pusaka mengandung nilai-nilai pendidikan seperti kerja sama atau gotong royong yang disebut dengan berikuk tinjal, saling menghargai sesama (tindih), tidak berlebihan (semaik), dan bersifat irit (itiq). Kajian ini memiliki potensi untuk dijadikan sebagai sumber belajar matematika dan dapat menjadi referensi dalam mengintegrasikan budaya lokal dengan pembelajaran matematika yang kontekstual di sekolah
KEEFEKTIFAN MODEL SSCS DITINJAU DARI PENALARAN MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP Satriawan, Rody; Abdullah, Abdullah; Basirun, Basirun
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i1.9209

Abstract

The purpose of this study is to describe the effectiveness of teaching with the teaching model search, solve, create, and share (SSCS) regarding students’ achievement and mathematics learning motivation.This research was quasi-experimental with the non-equivalent control group design. The population was all students of class VIII SMP Muhammadiyah Banguntapan consisting of five classes. The sample taken at random consisted of two classes: classes VIII-D dan VIII-E. Class VIII-D was taught by using the model conventional, while class VIII-E was taught by using the SSCS teaching model. The data were analyzed by using a multivariate test Hotelling’s T2, MANOVA test. Each analysis regarding at the significance level of 5%. The results of the study show that: (1) the SSCS model is effective in terms of mathematical reasoning and learning motivation, while the conventional model is not effective in terms of student achievement and learning motivation; and (2) there is a difference in effectiveness between the SSCS model and the conventional model in terms of mathematical reasoning and learning motivation. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) keefektifan model SSCS ditinjau dari penalaran matematis dan motivasi belajar siswa, dan (2) mengetahui apakah terdapat perbedaan keefektifan antara model SSCS dan model konvensional ditinjau dari penalaran matematis dan motivasi belajar siswa setelah diberikan perlakuan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain kontrol grup non-ekuivalen. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Banguntapan yang terdiri dari lima kelas. Sampel penelitian diambil dua kelas secara acak, yaitu terambil kelas VIII-D dan VIII-E. Kelas VIII-E diberikan perlakuan model SSCS, sedangkan kelas VIII-D diberikan berupa model konvensional. Kriteria Uji hipotesis yang digunakan yaitu data dianalisis secara multivariat menggunakan uji T2 Hotteling’s. Instrumen penelitian terdiri dari tes penalaran matematis dan angket motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model SSCS efektif ditinjau dari penalaran matematis dan motivasi belajar siswa, sedangkan model konvensional tidak efektif ditinjau dari penalaran matematis dan motivasi belajar siswa; dan (2) terdapat perbedaan keefektifan antara model SSCS dan model konvensional ditinjau dari penalaran matematis, dan motivasi belajar siswa.
Pengaruh Minat Belajar Matematika dalam Pembelajaran Daring Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP IT Al-Qimmah Satriawan, Rody; Endriana, Neny; Abdullah, Abdullah; Saputra, Yogi
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran daring menuntut kesiapan siswa tidak hanya dari aspek kognitif, tetapi juga afektif, salah satunya minat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar matematika dalam pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP IT Al-Qimmah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 36 siswa, yang ditentukan dengan teknik total sampling. Data minat belajar matematika dikumpulkan menggunakan angket skala Likert, sedangkan data hasil belajar matematika diperoleh melalui dokumentasi nilai evaluasi siswa. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear sederhana, dengan terlebih dahulu memenuhi uji prasyarat analisis berupa uji normalitas dan uji linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki hubungan linear. Analisis regresi menghasilkan persamaan ( ). Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa minat belajar matematika dalam pembelajaran daring berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,250, yang berarti bahwa minat belajar matematika memberikan kontribusi sebesar 25,00% terhadap hasil belajar matematika siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan minat belajar siswa merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran matematika secara daring.
Eksplorasi Konsep Matematika dan Nilai-Nilai Pendidikan dalam Tradisi Bretes Pada Masyarakat Suku Sasak di Lomok Tengah Halimatussa'diyah Halimatussa'diyah; Lalu Muhammad Fauzi; Rody Satriawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep matematika dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi bretes pada masyarakat suku Sasak di Lombok Tengah. Bretes dalam bahasa Sasak artinya putus, masyarakat Sasak mengaplikasikan tradisi bretes dalam bentuk selamatan (rowah). Kegiatan bretes dilakukan pada malam Jum’at, pada usia kehamilan tujuh bulan dan pada anak pertama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk memahami secara mendalam bagaimana konsep matematika dan nilai-nilai pendidikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui observasi langsung, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi, penelitian ini mengidentifikasi konsep matematika yang terdapat pada alat-alat yang digunakan.  Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat unsur matematika yaitu konsep geometri bangun datar seperti persegi, lingkaran, dan persegi panjang. Dan konsep geometri bangun ruang seperti bola, setengah bola dan tabung. Adapun nilai pendidikan diantaranya, religius, disiplin, gotong royong, gemar membaca, dan jujur. Tradisi bretes tidak hanya berperan sebagai bentuk tradisi yang diyakini secara turun temurun, tetapi juga sebagai media yang efektif untuk mengajarkan dan mengenalkan keterampilan matematika dasar, memperkuat kerjasama sosial, dan menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang hubungan antara tradisi lokal dan pendidikan matematika, serta menawarkan kontribusi terhadap pemahaman mengenai pendidikan berbasis budaya dalam konteks masyarakat adat.
PENGARUH TINGKAT KEHADIRAN, TINGKAT PARTISIPASI, DAN MAHASISWA TERHADAP PRESTASI MAHASISWA PADA MATA KULIAH MATEMATIKA SMA Rody Satriawan; Abdullah Abdullah; Basirun Basirun
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i2.11332

Abstract

This study aimed to determine the effect of attendance level, participation level, and students’ motivation on students’ achievement in the Mathematics for Senior High School course. The study employed a quantitative approach with an ex post facto research design. The population consisted of 22 students enrolled in the Mathematics for Senior High School course, and all population members were selected as the research sample using the total sampling technique. Data were collected through documentation, observation, and questionnaires. The data were analyzed using multiple linear regression analysis with the assistance of SPSS for Windows. The results showed that attendance level, participation level, and students’ motivation simultaneously had a significant effect on students’ achievement, with a significance value of 0.001 < 0.05. However, partially, attendance level, participation level, and students’ motivation did not have a significant effect on students’ achievement. The coefficient of determination (R²) was 0.579, indicating that 57.9% of the variation in students’ achievement could be explained by attendance level, participation level, and students’ motivation, while the remaining percentage was influenced by other factors outside the study. Based on the findings, it can be concluded that improving students’ achievement in the Mathematics for Senior High School course is not only influenced by attendance, participation, and motivation individually, but also by the integration of various academic and psychological factors in the learning process. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kehadiran, tingkat partisipasi, dan motivasi mahasiswa terhadap prestasi mahasiswa pada mata kuliah Matematika SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian terdiri atas 22 mahasiswa yang menempuh mata kuliah Matematika SMA dan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, observasi, dan angket. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan tingkat kehadiran, tingkat partisipasi, dan motivasi mahasiswa berpengaruh signifikan terhadap prestasi mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Namun, secara parsial tingkat kehadiran, tingkat partisipasi, dan motivasi mahasiswa tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi mahasiswa. Hasil analisis juga menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,579 yang berarti bahwa 57,9% variasi prestasi mahasiswa dapat dijelaskan oleh variabel tingkat kehadiran, tingkat partisipasi, dan motivasi mahasiswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peningkatan prestasi mahasiswa pada mata kuliah Matematika SMA tidak hanya dipengaruhi oleh kehadiran, partisipasi, dan motivasi secara individual, tetapi juga oleh keterpaduan berbagai faktor akademik dan psikologis dalam proses pembelajaran.