Claim Missing Document
Check
Articles

Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max L. Merrill) pada Aplikasi Kompos Azolla Laila Nazirah
Jurnal Pertanian Tropik Vol. 6 No. 2 (2019): JURNAL PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.15 KB) | DOI: 10.32734/jpt.v6i2.3171

Abstract

Pertumbuhan dan hasil beberapa varietas kedelai (Glycine max L. Merrill) terhadap pemberian pupuk organik (Azolla pinnata). Tujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil berbagai varietas kedelai terhadap pemberian pupuk kompos Azolla pinnat. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih kedelai varietas Baluran, Anjasmoro, Kipas Merah, kompos Azolla pinnata, pupuk majemuk Phonska dan Polybag. Metode Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial. Terdiri dari dua faktor yaitu Faktor pertama adalah jenis varietas, yaitu :V1 = Baluran, V2 = Anjasmoro dan V3 = Kipas Merah. Faktor kedua adalah perlakuan kompos Azolla pinnata, yaitu : A0 = 0 g/polybag, A1 = 20 g/polybag, A2 = 40 g/polybag dan A3 = 60 g/polybag sehingga terdiri dari 12 kombinasi percobaan, masing-masing percobaan terdiri dari 3 ulangan. Perlakuan varietas memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun trifoliat bobot biji kering dan bobot 100 biji, perbedaan setiap varietas memiliki respon yang berbeda beda terhadap lingkungan tumbuh. Varietas kipas merah (V3) mampu beradaptasi baik dibandingkan dengan verietas anjasmoro (V2) dan baluran (V1) terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun trifoliat umur 2, 4, 6 dan 8 MST, bobot biji kering dan 100 biji. Dosis kompos Azolla pinnata 60 g/polybag mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
Pertumbuhan Varietas Jagung (Zea Mays L) Dengan Pengaturan Jarak Tanam: Pertumbuhan Varietas Jagung (Zea Mays L) Dengan Pengaturan Jarak Tanam Laila Nazirah; Maisura Maisura; Deri Triansyah; Halus Satriawan
VARIASI : Majalah Ilmiah Universitas Almuslim Vol. 13 No. 2 (2021): Variasi
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/vrs.v13i2.588

Abstract

Tanaman Jagung (Zea mays L) merupakan komoditas pangan nomor 3 terpenting setelah padi dan kedelai, serta telah dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat, minyak dan tepung. Budidaya untuk beberapa varietas jagung di Aceh Utara belum memiliki acuan atau rekomendasi jarak tanam yang tepat sehingga hasil yang dicapai belum maksimal. Untuk itu perlu dikaji kombinasi antara varietas dan jarak tanam untuk mendapatkan jarak tanam sesuai dengan varietas yang ditanam. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tambon Tunong Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara dengan ketinggian tempat 10 meter di atas permukaan laut (mdpl) dari bulan November 2020 s.d Januari 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 12 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Faktor pertama adalah Varietas (V) terdiri dari 4 taraf, yaitu V1 (Varietas Lamuru), V2 (Varietas Bisma), V3 (Varietas Srikandi Kuning-1), dan V4 (Varietas Anoman-1). Faktor kedua adalah jarak tanam (J) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu J1 (60 cm x 20 cm), J2 (70 cm x 50 cm), dan J3 (80 cm x 20 cm). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur (2 dan 4 MST) serta jumlah daun (2 MST). Perlakuan varietas juga berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman (8 MST), umur berbunga, namun perlakuan varietas tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (6 MST), jumlah daun (4, 6 dan 8 MST), diameter batang (2, 4, 6 dan 8 MST). Sedangkan pada perlakuan jarak tanam berpengaruh nyata terhadap umur berbunga, namun perlakuan jarak tanam tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (2, 4, 6 dan 8 MST), jumlah daun (2, 4, 6 dan 8 MST), diameter batang (2, 4, 6, dan 8 MST). Terdapat interaksi antara kombinasi perlakuan varietas dan jarak tanam terhadap jumlah daun 2 MST, kombinasi perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan varietas Bisma dan jarak tanam 60x20 cm.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBUATAN POC GUNA MENAMBAH KETERAMPILAN DAN PENGHASILAN TAMBAHAN RUMAH TANGGA DI DESA UTEUNKOT LHOKSEUMAWE Halus Satriawan; Laila Nazirah
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Rambideun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v6i2.2068

Abstract

Realizing a commitment to food security is closely related to social security, economic stability, political stability and national security or resilience. Continuous improvement of fertile land through the use of liquid organic fertilizers is expected to maintain the quality of soil nutrients which in turn will improve the quality of agriculture and the productivity of food crops. Based on observations in the field, the people of Uteunkot Village, Lhokseumawe City, had not managed waste properly, organic and inorganic waste had not been separated from one another, and waste was often thrown away without proper handling, causing foul odor that disturbs the environment. To overcome this problem, a solution was needed, namely utilizing organic waste as liquid organic fertilizer which is useful for the community in fertilizing plants in the yard of the house. This community service was held from July to September 2022 in Uteunkot Village, Lhokseumawe City. The purpose of this service activity was to find out the impact of counseling on the community regarding the manufacture and use of liquid organic fertilizer. The results of the community service activities showed the compatibility between the implementation and the guidelines for making liquid organic fertilizer from household organic waste, as well as increasing the knowledge of farmer groups in Uteunkot Village, Lhokseumawe City.
PENGARUH PEMBELAHAN EKSPLAN BIJI DAN JENIS MEDIA TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG MIKRO MANGGIS DI PESEMAIAN Mira Agustina; Maisura Maisura; Hafifah Hafifah; Laila Nazirah; Ismadi Ismadi; Rd Selvy Handayani
Jurnal Agrotek Tropika Vol 8, No 3 (2020): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 8, SEPTEMBER 2020
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v8i3.4508

Abstract

Teknik sambung mikro dapat dilakukan di pesemaian dengan kondisi tanaman yang sama seperti pada sambung mikro in vitro. Keunggulan sambung mikro in vitro eksplan biji utuh adalah tingkat keberhasilan dan pertumbuhan tanamannya lebih baik dibandingkan tunas dari perkecambahan biji dibelah. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman dan Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan September 2018 sampai dengan Juni 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelahan biji untuk sumber batang bawah dan jenis media terhadap keberhasilan sambung mikro manggis di pesemaian. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama adalah sumber batang bawah terdiri dari 2 taraf yaitu tunas dari pesemaian biji utuh dan tunas dari pesemaian biji dibelah 2, Faktor kedua adalah jenis media tanam yaitu media tanam tanah dan media tanam pasir dengan 10 ulangan. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh interaksi antara perlakuan pembelahan biji manggis dan media tanam terhadap semua peubah yang diamati. Perlakuan pembelahan biji manggis berpengaruh terhadap waktu tumbuh tunas dan panjang tunas sambung mikro manggis di pesemaian. Perlakuan jenis media hanya berpengaruh terhadap peubah panjang tunas 7 dan 8 MSP. Perlakuan biji utuh memberikan pengaruh lebih baik daripada biji dibelah dua dan Media tanah memberikan pengaruh lebih baik daripada media pasir.
Effect of Bap and Coconut Water on Pamelo (Citrus maxima (Burm.) Merr.) Seed Initiation in Vitro Zia, Khaliza; Nilahayati, Nilahayati; Nazirah, Laila; Handayani, Rd. Selvy; Hafifah, Hafifah
Journal of Tropical Horticulture Vol 4, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Yayasan Pertanian Tropika Indonesia (YPTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33089/jthort.v4i1.71

Abstract

Pomelo is a fruit commodity with high economic value and is in great demand by the public. Pomelo contains vitamins, proteins, and minerals the body needs to fulfill balanced nutrition. Aceh is one of the areas producing pomelo in Indonesia. The production of pamelo in Aceh is generally not optimal due to the limited supply of seeds that cannot be conventionally germinated. Plant tissue culture is one of the methods of propagation that can produce new plants in a relatively shorter time and large quantities. This research aims to determine the effect of natural and synthetic growth regulators on the growth of pomelo plants in vitro. The research used a factorial Randomized Block Design (RBD) of 2 factors. The first factor is the concentration of Benzyl Amino Purine (BAP) (0 mg/L, 1 mg/L, and 2 mg/L) and concentration of coconut water (0%, 15% and 30%).
Growth Response of Cymbidium Orchid Subcultures Due to the Treatment of Ms Media Concentration and Foliar Fertilizer in Vitro Arbi, Dwiki Prahdano; Nilahayati, Nilahayati; Nazirah, Laila; Handayani, Rd. Selvy; Hafifah, Hafifah
Journal of Tropical Horticulture Vol 4, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Yayasan Pertanian Tropika Indonesia (YPTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33089/jthort.v4i1.73

Abstract

Orchids are very popular in Indonesia and the world as ornamental plants and floral arrangements. Therefore, orchids should be maintained and cultivated as they have high economic value. Orchids can be propagated by using seeds. Orchid seeds are tiny and do not have endosperm, making growing difficult. Efforts can be made to propagate this plant by using tissue culture methods. This study was conducted to determine the effect of MS media concentration and foliar fertilizer on the growth of Cymbidium orchid subcultures in vitro. The research method used a factorial randomized block design (RBD) of two factors. The first factor is the MS media concentration with three levels, which are M0 (full of MS), M1 (½ of MS), and M2 (¼ of MS). The second factor is the concentration of foliar fertilizer, which consists of three levels: P0 (0 g/L), P1 (1 g/L), and P2 (2 g/L).
The Effect of BAP and IBA on In Vitro Root Cultures of Acehnese Pomelo (Citrus maxima (Burm.) Merr.) Handayani, Ira; Nazirah, Laila; Handayani, Rd. Selvy
Journal of Tropical Horticulture Vol 3, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Yayasan Pertanian Tropika Indonesia (YPTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1252.145 KB) | DOI: 10.33089/jthort.v3i1.43

Abstract

Acehnese pomelo is considered as a potential fruit to be developed for its economic and nutritional values. However, there is a main problem in developing this fruit. Pomelo sometimes is grown from seeds, but nowadays the fruits are often found to be having lesser seeds or even seedless. Besides, it is quite challenging to grow this local pomelo not only due to the scarce of the seeds, but it also cannot be conventionally germinated. Therefore, we need to develop this fruit through tissue culture. The purpose of this study was to investigate the effect of growth regulators on germination of pomelo seeds in vitro and its organ formation from in vitro root explants seed-originated of pomelo. The study was conducted at Plant Tissue Culture Laboratory, Faculty of Agriculture, Malikussaleh University. In October 2018 to April 2019. The research was divided into two separate experiments: 1) in vitro germination of pomelo seeds and 2) in vitro organ formation from root explants from of pomelo seeds. The first experiment using Complete Randomized Design (CRD) with 10 replications. The only factor observed was the use of BAP (0 and 2 mg/l). The second experiment was the examination of plant organ formation from root explants of pomelo seeds. This experiment had 2 factors observed. The first factor was different concentrations of BAP (0, 1, and 2 mg/l). The second factor was the different concentration of IBA (0, 1.25, and 2.5 mg/l). The results indicated that the application of BAP influenced the germination of pomelo seeds. The application of 2 mg/l BAP attributed to slower growth of shoots and roots, but it demonstrated better number of shoots, roots and leaves compared to application of 0 mg/l BAP. Pamelo root explants can form adventitious shoots on media eventhough without growth regulator (BAP 0 mg/l + IBA 0 mg/l), but optimization still needs to be done in order to obtain the best concentration to initiate shoot formation.
Dampak Pemanfaatan Kotoran Domba Sebagai Produk Inovasi Bioslurry Plus Trichoderma (Bios+) di Kelompok Tani Bina Mandiri Kelompok Tani Bina Mandiri di Desa Pulosari Kabupaten Sukabumi Nilahayati, Nilahayati; Kembaren, Emmia Tambarta; Islamy, Jalin Atma; Nazirah, Laila; Al Usrah, Cut Rizka; Salahuddin, Salahuddin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 9 (2024): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/1aanr093

Abstract

Kelangkaan pupuk masih menjadi masalah utama di bidang pertanian di Indonesia. Selanjutnya, untuk mengatasi kelangkaan pupuk, penggunaan pupuk kimia diharapkan dapat digantikan dengan menggunakan pupuk organik seperti Bio Slurry. Produk inovasi ini dapat mengatasi masalah kelangkaan pupuk yang terjadi di kalangan petani di Indonesia. Pemanfaatan kotoran domba untuk menghasilkan inovasi 'Bioslurry Plus Trichoderma (BIOS+)' merupakan program CSR dari PT PLN. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Salak POMU Kamojang dalam bentuk kegiatan pengembangan masyarakat. Lokasi pengabdian masyarakat dilakukan di kelompok Bina Mandiri di Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Metodologi pelaksanaan dirancang untuk pendampingan dengan pendekatan partisipatif. Pendampingan dengan pendekatan partisipatif yang terdiri dari: (1) Pemberian informasi terkait manfaat produk inovasi BIOS+, (2) Pemberian informasi tentang cara pembuatan dan penerapan BIOS+, (3) Praktek penerapan BIOS+ di lahan garapan mereka, dan (4) Pengamatan dampak penggunaan BIOS+ terhadap kondisi tanah, efisiensi, dan biaya produksi. Dampak BIOS+ terhadap kondisi tanah, efisiensi biaya, perubahan pengetahuan dan perubahan perilaku kelompok Bina Mandiri. Berdasarkan hasil produksi Inovasi BIOS+ yang dilaksanakan oleh CSR PT PLN Indonesia Power PLTP Gunung Salak Kamojang POMU, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) Bina Mandiri telah berhasil memaksimalkan aset yang dimiliki dalam program ini, 2) program pemberdayaan menghasilkan pengurangan penggunaan pupuk kimia di lahan garapan mereka sebesar 185 kg, 3) perbaikan kondisi tanah dan lingkungan setelah menggunakan BIOS+ dari total lahan yang dimiliki oleh 15 anggota adalah 4,14 hektar tanaman, 4) efisiensi pengurangan biayampupuk kimia per 3 bulan sebesar Rp 3.700.000, 5) Peningkatan pengetahuan teknis Kelompok Bina Mandiri dalam memproduksi BIOS+ setelah pelaksanaan program mencapai 100%. Hal ini telah melampaui target melebihi target program, dan 6) peningkatan perilaku untuk menerapkan produk inovasi BIOS+ di Kelompok Bina Mandiri sebesar 60%. Hal ini telah melampaui target program.
Karakterisasi Morfologi Dan Hasil Tanaman Kentang Varietas Granola Dan Kentang Merah Yang Dibudidayakan Di Bener Meriah Provinsi Aceh Ismadi, Ismadi; Annisa, Kholilah; Nazirah, Laila; Nilahayati, Nilahayati; Maisura, Maisura
Agrium Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3844

Abstract

Kentang merupakan salah satu tanaman hortikultura yang disukai masyarakat karena mengandung karbohidrat dan nilai gizi yang tinggi. Penelitian ini dilakukan di Desa Ujung Gele Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah dengan ketinggian 1300 mdpl mulai Juli hingga November 2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik morfologi varietas Granola dan kentang merah yang dibudidayakan sesuai dengan pedoman teknis budidaya kentang oleh Balai Penelitian Teknologi Pertanian Jawa Barat tahun 2015. Karakteristik yang diamati mengikuti metode the International Union method for The Protection of New Varieties of Plants (UPOV, 2004) yang terdiri dari 32 karakteristik. Pengamatan meliputi tunas, batang, daun, bunga, buah, umur panen, umbi dan potensi hasil pada waktu yang berbeda. Tunas diamati sebelum tanam, batang, daun, bunga, dan buah diamati selama pertumbuhan dan terakhir umbi diamati setelah panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap varietas memiliki karakteristik morfologi yang berbeda dengan varietas lainnya. Varietas Granola memiliki umbi kuning dan bunga violet biru, sedangkan varietas kentang merah memiliki umbi merah dan bunga violet merah. Perhitungan potensi hasil menunjukkan bahwa varietas Granola dan kentang merah memiliki hasil yang tinggi yaitu 25.874 ton/ha (Granola) dan 28.671 ton/ha (kentang merah).Kata Kunci: tunas, batang, daun, bunga, umbi
Pengaruh Konsentrasi Bap Pada Perkecambahan Biji Pamelo Asal Aceh Secara In-Vitro Handayani, Ira; Nazirah, Laila; Ismadi, Ismadi; Rusdi, Muhammad; Handayani, Rd. Selvy
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2927

Abstract

Pamelo (Citrus  maxima  (Burm.)  Merr.) besar merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang mendapat perhatian dari pemerintah untuk dikembangkan dan ditingkatkan produksinya karena memiliki prospek pemasaran yang baik. Permasalahan utama pengembangan tanaman pamelo Aceh adalah ketersediaan biji yang sangat sedikit atau bahkan sering dijumpai tanpa biji dan juga bijinya sulit sekali dikecambahkan dikecambahkan secara konvensional. Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat dilakukan secara in vitro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh BAP terhadap keberhasilan perkecambahan biji pamelo lokal Aceh secara in vitro. Penelitian  dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh pada bulan Desember 2018 sampai dengan Februari 2019. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal. Perlakukuannya adalah konsentrasi BAP yaitu 0 dan 2 mg/L dengan 30 ulangan, sehingga didapat 60 satuan percobaan. Pada percobaan ini setiap eksplan ditanam pada botol kultur dengan jumlah 2 eksplan per botol. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis ragam. Jika hasil uji F menunjukkan adanya pengaruh yang nyata antar perlakuan, maka analisis dilanjutkan dengan Uji DMRT (Duncans Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian BAP dapat mempengaruhi pertumbuhan eksplan biji pamelo secara in vitro.  Pemberian BAP 2 mg/L pada awal menyebabkan biji lebih lambat membentuk tunas dan akar, namun pada akhir pengamatan didapatkan biji menghasilkan tunas dan daun yang lebih banyak.
Co-Authors Abdul Rauf Agustina Ahmad Irfi Syafrullah Marpaung Ainaya, Ainaya Al Usrah, Cut Rizka Aminsyah, Nur Anjas Maulana Annisa, Kholilah Arbi, Dwiki Prahdano Arijuddin, Arijuddin Asnan Siregar Aygun, M. B. Sengli J. Damanik Badrul Ainy Dalimunthe Baidhawi Baidhawi Bellangi, Athea Deri Triansyah Dwi Indahwan Libra Eva Yuliana, Cut Fadhliani, Fadhliani Fadli Fadli Fahira, Fahira Faisal Faisal Farahdiba, Dewi Fitra Syawal Harahap Fridayanti, Nelly H Hafifah, H H, Safrida Hafifah Hafifah Hafifah, Hafifah Hafifah, Hafifah Halim Akbar, Halim Halus Satriawan Handayani, Ira Handayani, Rd.Selvy Handayani, Selvy Hilwa Walida Ida Rumia Manurung Ida Zulfida Inayatillah, Aufa Intan Zuhra Islamy, Jalin Atma Ismadi Ismadi Ismadi Ismadi Ismadi, I Jamidi, Jamidi Kembaren, Emmia Tambarta Keumala, Ida Khairun Nisa Khairunnisa Khairunnisa Khalidi, M. Al Khusrizal Khusrizal Libra, Dwi Indahwan Lubis, Uchti Nuzul Qhinanti LUKMAN, LUKMAN M. Nazaruddin, M. Maisura Maisura Maisura Maisura Mira Agustina Muhammad Rusdi Muliana, Muliana Nainggolan, Wulan Armadhanai Nasruddin Nasruddin Nate, Tajuk Tangke Nazimah Nazimah Nila Hayati Nilahayati Nurdin, Muhammad Yusuf Nurhayati Simatupang, Nurhayati Nurwahdani, Syarifah P, Asyifa Rachma Perdani, Wahyu Rafli, Muhammad Rahmawaty, Rahmawaty Rahmayanti Rahmayanti Ramadhani, Almuna Rd Selvy Handayani Rd. Selvy Handayani Rini Susanti Rizki, Miftahul Rosnina Rosnina, Rosnina Safrina Safrina, Safrina Safrizal Safrizal Salahuddin Salahuddin Simahate, Rita Susilo, Dimas Syahra, Alfi Tambun, Muhammad Yunus Taufiqurrahman Taufiqurrahman Usnawiyah, U Usnawiyah, Usnawiyah Wirda, Zurahmi Yusra, Yusra Yusuf N, Muhammad Zaiyanti, Arina Zia, Khaliza Zuriani Ritonga Zurrahmi Wirda