Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max L.) Akibat Pemberian Kompos Kulit Kopi Khairunnisa, Khairunnisa; Nazirah, Laila; Hayati, Nila; Usnawiyah, Usnawiyah; Hafifah, Hafifah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Vol 2, No 1 (2023) : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 2
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i1.12042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil kedelai (Glycinemax L) akibat pemberian kompos kulit kopi. Dilakukan di Desa Reulet Timur, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 2 perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah kedelai varietas Devon 2 (V1), varietas Agromulyo (V2) dan varietas Grobogan (V3). Faktor kedua adalah dosis kompos kulit kopi yaitu kontrol (K0), 200 g/lubang tanam (K1) dan 400 g/lubang tanam (K2). Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, umur berbunga, umur panen, jumlah produktif cabang, panjang akar, rasio pucuk-akar, jumlah polong per tanaman, berat 100 biji per tanaman, berat biji kering per tanaman dan produksi (ton ha). Hasil menunjukkan bahwa varietas berpengaruh terhadap peubah tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, umur panen, jumlah cabang produktif, rasio akar pucuk, polong per tanaman, berat 100 biji per tanaman dan berat biji kering tanam, sedangkan kompos kulit kopi berpengaruh pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang produktif, rasio pucuk akar dan biji kering berat per tanaman. Varietas terbaik terdapat pada varietas Grobogan dan terbaik dosis kompos sekam kopi adalah 400 g/lubang tanam. Interaksi antara perlakuan varietas dan kompos sekam kopi terdapat perubahan jumlah daun pada umur pengamatan 20 HST pada penggunaan varietas Grobogan dan pemberian kompos kopi dengan dosis 400 gr/lubang tanam, dimana pada interaksi ini diperoleh jumlah daun tertinggi dengan nilai 12,50 helai. Nilai ini merupakan nilai yang sangat besar untuk variabel jumlah daun
Pengaruh Pemberian Kompos Azolla Pinnata Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Terung (Solanum Melongena L.) Rizki, Miftahul; Usnawiyah, Usnawiyah; Hayati, Nila; Nazirah, Laila; Hafifah, Hafifah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Vol 2, No 1 (2023) : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 2
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i1.12043

Abstract

Saat ini kehilangan produksi terung dari budidaya hingga pasca panen mencapai 10-30%. Oleh karena itu perlu adanya usaha untuk peningkatan tanaman terung dengan pemupukan organik dan penggunaan varietas unggul terung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos Azolla pinnata untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil beberapa varietas terung. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan dan Labaratorium Agroekoteknologi, fakultas pertanian Universitas Malikussaleh. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor pertama yaitu Azolla pinnata yang terdiri dari 3 taraf yaitu : kontrol (A0), 60 g (A1) dan 80 g (A2). Faktor kedua varietas terung yaitu : Panjalu F1 (V1), Yumi F1 (V2), Lazeta F1 (V3) dan Antaboga F1 (V4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Azolla pinnata terhadap tinggi tanaman (10 HST, 30 HST dan 40 HST), diameter batang 20 HST, jumlah daun 10 HST, klorofil daun 20 HST dan 40 HST, panjang buah panen 1. Perlakuan 80g dan 60g Merupakan perlakuan terbaik setelah diberikan kepada masing-masing varietas terung. Perlakuan varietas terung berpengaruh pada Tinggi Tanaman (10 HST, 20 HST ,30 HST dan 40 HST) diameter batang (10 HST, 20 HST, 30 HST dan 40 HST), jumlah daun (10 HST dan 20 HST ), klorofil daun (10 HST,20 HST dan 40  HST) jumlah buah panen 1 dan panjang buah panen 1, panen 2 dan panen 3 Varietas terbaik yaitu pada varietas Yumi F1 (V2).
Laju Assimilasi Bersih dan Laju Tumbuh Relatif Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max (L.) Merr) Akibat Aplikasi Bakteri Rhizobium Simatupang, Nurhayati; Nazirah, Laila; Nurdin, Muhammad Yusuf; Jamidi, Jamidi; Nazaruddin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 4 (2023): Vol 2, No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Desember
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i4.18315

Abstract

Kedelai adalah salah satu komoditas penting di Indonesia yang memiliki peranan yang sangat penting bagi pemenuhan pangan nasional dalam rangka perbaikan gizi masyarakat karena merupakan sumber protein nabati yang relatif murah bila dibandingkan sumber protein lainnya seperti daging, susu, dan ikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh varietas dan pemberian rhizobium terhadap pertumbuhan tanaman kedelai. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok terdiri dari 2 faktor yaitu faktor varietas kedelai yang terdiri dari 4 taraf dan faktor pemberian bakteri rhizobium terdiri dari 3 taraf. Peubah yang diamati luas daun, laju asimilasi bersih dan laju tumbuh relatif. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan varietas kedelai memberi pengaruh terhadap luas daun, laju asimilasi bersih dan laju tumbuh relatif pada setiap umur pengamatan.
Aplikasi Pupuk Organik Teknologi Nano dan Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Nate, Tajuk Tangke; Nazimah, Nazimah; Rafli, Muhammad; Handayani, Rd.Selvy; Nazirah, Laila; Safrizal, Safrizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 4 (2023): Vol 2, No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Desember
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i4.18316

Abstract

Pakcoy merupakan sayuran yang dapat dibudidayakan dan tumbuh baik didataran rendah maupun dataran tinggi. Di Indonesia, produksi pakcoy masih tergolong rendah sehingga produktivitas pakcoy perlu ditingkatkan. Upaya peningkatan produksi pakcoy di Indonesia antara lain dengan menggunakan pupuk organik nanoteknologi dan komposisi media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk nano dan media tanam yang berbeda agar berpengaruh optimal terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh pada bulan Agustus sampai September 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah pupuk organik nano teknologi (N) yang terdiri atas 4 taraf yaitu : N0: 0 ml/l, N1: 1 ml/l, N2: 3 ml/l, N3: 6 ml/l. Faktor kedua adalah komposisi media tanam (P) yang terdiri atas 3 taraf yaitu : P1: kotoran sapi + tanah (1:1), P2: cocopeat + tanah (1:1), P3:  biochar + tanah (1:1). Variabel yang diamati adalah panjang batang, panjang daun, jumlah daun, luas daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pupuk organik  nanoteknologi dan komposisi media tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy. Perlakuan terbaik adalah pemberian pupuk organik nanoteknologi dengan konsentrasi N2 (3 ml/l), pada perlakuan komposisi media tanam hasil terbaik diperoleh pada perlakuan P2 (cocopeat + tanah). Terdapat interaksi antara perlakuan pupuk organik nanoteknologi dengan komposisi media tanam pada variabel tinggi batang tanaman dan jumlah daun.
Respons Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Akibat Pemberian Pupuk NPK dan Biochar Sekam Padi Susilo, Dimas; Usnawiyah, Usnawiyah; Nurdin, Muhammad Yusuf; Nazirah, Laila; Ramadhani, Almuna; Fadhliani, Fadhliani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 1 (2025): Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 20
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan kacang tanah dari tahun ke tahun terus meningkat sejalan dengan perkembangan industri pakan dan makanan di Indonesia, namun produksi kacang tanah cenderung belum mampu memenuhi kebutuhan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman kacang tanah akibat penggunaan pupuk NPK dan biochar sekam padi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu Pupuk NPK (N) terdiri dari 4 taraf yaitu N0: tanpa pemberian pupuk NPK, N1: pemberian 20 g/plot pupuk NPK, N2: pemberian 30 g/plot pupuk NPK dan N3: pemberian 40 g/plot pupuk NPK. Faktor kedua yaitu Biochar Sekam Padi (B) terdiri dari 3 dosis yaitu B0: tanpa pemberian biochar, B1: pemberian 1 kg/plot biochar, dan B2: pemberian 2 kg/plot biochar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada pupuk NPK dengan dosis 40 g/plot (N3) yang memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kacang tanah pada peubah jumlah cabang tripodial, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, dan produksi ton/ha. Kemudian perlakuan biochar sekam padi terbaik terdapat pada B2 dengan dosis 2 kg/plot yang memberikan respon terhadap pertumbuhan tanaman kacang tanah pada peubah jumlah cabang tripodial, jumlah biji pertanaman, jumlah polong per tanaman dan produksi (ton/ha). Pemberian pupuk NPK dan biochar sekam padi belum menunjukkan pengaruh interaksi yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah.
Respons Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Padi Gogo (Upland rice) Akibat Pemberian Mikoriza Pada Tanah Bekas Tambang Gas Alam Rachma Perdani, Wahyu; Yusra, Yusra; Nazirah, Laila; Nilahayati, Nilahayati; Nasruddin, Nasruddin
Agrium Vol. 22 No. 3: September 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i3.24487

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman yang penting di Indonesia karena padi yang dihasilkan merupakan sumber makanan pokok penduduk di Indonesia. Upaya peningkatan produksi dengan memanfaatkan lahan suboptimal seperti lahan bekas tambang menjadi lahan produktif dapat dilakukan dengan menggunakan mikoriza dan varietas yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi dan mempelajari pertumbuhan dan hasil varietas padi gogo yang adaptif pada lahan bekas tambang serta menganalisis dosis mikoriza yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas padi gogo yang dibudidayakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor yang diuji dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah varietas (V) yang terdiri dari 10 taraf: V1 (varietas Inpago 9), V2 (varietas Situbagendit), V3 (varietas Inpago 6), V4 (varietas Batutegi), V5 (varietas Situpatenggang), V6 (varietas Inpago 4), V7 (varietas Towuti), V8 (varietas Inpago 7), V9 (varietas Inpari 33), dan V10 (varietas Sintanur). Faktor kedua adalah Mikoriza (M) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: M0 (tanpa mikoriza), M1 (mikoriza 15 g/lubang tanam), dan (25 g/lubang tanam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Sintanur berpengaruh pada peubah persentase infeksi akar, panjang akar, jumlah anakan, jumlah malai/jumlah anakan produktif, dan hasil gabah kering per rumpun. Pemberian mikoriza 25 g/lubang tanam merupakan dosis terbaik yang berpengaruh pada infeksi akar tanaman padi dan hasil gabah kering per rumpun. Terdapat interaksi antara perlakuan varietas dan mikoriza terhadap persentase infeksi akar, persentase gabah hampa, persentase gabah berisi dan hasil gabah kering. Perlakuan terbaik didapatkan pada varietas sintanur dan mikoriza 25 g/lubang tanam.
Analisis Sifat Fisika Dan Kimia Tanah Pada Lahan Kopi Arabika Organik Di Kabupaten Bener Meriah Aygun, M.; Akbar, Halim; Ismadi, ismadi; Nasruddin, Nasruddin; Nazirah, Laila
Agrium Vol. 22 No. 3: September 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i3.24571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan sifat fisika dan kimia tanah pada lahan kopi Arabika (Coffea arabica) yang dibudidayakan dengan sistem organik dan anorganik di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Penelitian dilakukan pada varietas unggulan, yaitu Gayo 2 dengan tiga kategori umur tanaman (5, 10 dan 15 tahun). Parameter fisika tanah yang dianalisis meliputi permeabilitas, bulk density, porositas dan kadar air. Sementara itu, parameter kimia tanah meliputi pH tanah, kandungan karbon organik (C-organik), nitrogen total (N-total), fosfor total (P-total) dan kalium total (K-total). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem budidaya organik memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap peningkatan kualitas tanah dibandingkan sistem anorganik. Tanah pada lahan organik memiliki porositas dan kandungan C-organik yang lebih tinggi, serta bulk density yang lebih rendah. Demikian pula, kandungan unsur hara makro (N, P, K) lebih tinggi pada sistem organik.
Pemanfaatan Lahan Sawah Untuk Budidaya Tanaman Hortikultura Dalam Upaya Meningkatkan Gizi Masyarakat di Masa Pandemi Usnawiyah, U; Ismadi, I; Hafifah, H; Yusuf N, Muhammad; Wirda, Zurrahmi; Nazirah, Laila; Handayani, Rd. Selvy
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) memberikan dampak yang cukup besar di berbagai sektor di Indonesia, termasuk bidang pangan. Wabah corona yang semakin masif akhir-akhir ini menjadi faktor pengganggu terhadap proses pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi bagi masyarakat di pedesaan yang umumnya berada di bawah garis kemiskinan. Desa Blang Nibong, Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara, adalah salah satu yang Kehidupan masyarakatnya banyak yang berada di bawah taraf sejahtera dan banyaknya petani dan nelayan tanpa penghasilan tetap sebagai kepala keluarga dan menambah tingginya kesulitan hidup yang dihadapi masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat khususnya petani dalam hal teknik budidaya tanaman hortikultura. dan melakukan manajemen usaha yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Ada dua bentuk kegiatan utama yang dilakukan dalam kegiatan ini, yaitu: (1) Penyuluhan tentang arti kegunaan dari budidaya dan nilai gizi yang terkandung didalam tanaman hortikultura (2) Demonstrasi/praktek pembuatan media tanam dan budidayanya, serta pengolahan dan pemasaran produk tanaman hortikultura (3) Evaluasi kegiatan dan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan Pemanfaatan lahan sawah untuk budidaya tanaman hortikultura dalam upaya meningkatkan nilai gizi masyarakat di masa pandemi sudah terlaksana dan dapat diterima  dengan baik oleh masyarakat. Masyarakat Desa Blang Nibong Kecamatan Samudra Kabupaten Aceh Utara mendapatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan budidaya tanaman serta pengolahan dan pemasaran produk tanaman hortikultura. Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian ini.
Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Padi Gogo Pada Lahan Bekas Tambang LNG Dengan Aplikasi Biofertilizer Nazirah, Laila; Hafifah, Hafifah; Maisura, Maisura
Agrium Vol 19 No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i1.6770

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyeleksi varietas padi gogo yang adaptif pada lahan bekas tambang gas alam cair (LNG) di aceh utara. Bahan yang digunakan adalah 10 varietas padi gogo, mikoriza,tanah top soil dari areal lahan bekas tambang gas LNG, pupuk kandang, pupuk Phonska + Urea (300 kg/ha + Urea 200 kg/ha), Dithane M-45, Curater 2G,polybag ukuran 40 cmx50 cm. Alata yang digunakan terdiri dari: ayakan kasa ukuran  6 mm, timbangan portable kapasitas 25 kg, timbangan digital kapasitas 0.5 kg, papan lat, triplex, meteran, selang  plastik, ember plastik, tali rafia, sprayer dan hand sprayer, gelas ukur erlenmeyer, thermometer digital, soil tester dan oven. Metode penelitian menggunakan  Rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 ulangan, dengan dua faktor yaitu Faktor pertama Varietas (V) terdiri dari 10 taraf : inpago 9, Situbagendit, inpago 6, batutugi, Situpatenggang, Inpago 4, Towuti,  inpago 7,Inpari 33, Sintanur. Faktor kedua Mikoriza (M) terdiri dari 3 taraf yaitu  M0 (tanpa mikoriza), M1 ( mikoriza 15 g/lubang tanam), M2 (25 g/lobang tanam).  Hasil analisis tanah menunjukkan Kandungan Hg melampaui ambang kritis yakni 118,60 ppm dan Pb 25 ppm, unsur Pb masih normal yaitu < 0,01 ppm. Tingginya kandungan merkuri disebabkan karena sangat dekat dengan pengolahan tambang LNG dan konsentrasi Pb di permukaan tanah sekitar 25 ppm tetapi dengan menyebarnya polutan Pb, sudah cukup banyak lahan pertanian yang tercemar Pb. Dari hasil penelitian Varietas Inpago 7 dengan mikoriza 25 g/tanaman memperlihatkan pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah anakan tertinggi pada umur 20, 40 HST begitu juga dengan kandungan klorofil daun dan berat gabah. 
Analisis Ketersediaan Air Tanah Pada Persawahan Di Kabupaten Aceh Utara Arijuddin, Arijuddin; Akbar, Halim; Rusdi, Muhammad; Nasruddin, Nasruddin; Nazirah, Laila
Agrium Vol 19 No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i3.8756

Abstract

Ketersediaan air tanah merupakan faktor penting dalam memenuhi kebutuhan air pada tanaman. Tanaman membutuhkan air dalam proses pertumbuhannya, dimana setiap tanaman memiliki tingkat kebutuhan air yang berbeda-beda tergantung jenis tanamannya. Pertumbuhan tanaman akan maksimal jika kadar ketersediaan air tanah terpenuhi. Oleh sebab itu untuk menjaga kestabilan pertumbuhan tanaman maka analisis ketersediaan air tanah dalam jangka panjang perlu dilakukan dalam upaya pencegahan kekurangan air bagi tanaman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, dimana lokasi yang dilakukan penelitian adalah persawahan di kabupaten Aceh Utara. Adapun parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah ketersediaan air tanah, dimana faktor ini nantinya akan dianalisis  dan selanjutnya dijadikan referensi dalam pengelolaan tanaman padi di kabupaten Aceh Utara. Hasil dari penelitian adalah Ketersediaan air tanah di Aceh Utara berbeda-beda setiap lokasi dan berbeda pula setiap bulannya. Secara umum terlihat bahwa pada bulan Maret dan April memiliki tingkat ketersediaan air tanah yang rendah, hal ini dikarenakan berkurangnya jumlah curah hujan.
Co-Authors Abdul Rauf Agustina Ahmad Irfi Syafrullah Marpaung Ainaya, Ainaya Al Usrah, Cut Rizka Aminsyah, Nur Anjas Maulana Annisa, Kholilah Arbi, Dwiki Prahdano Arijuddin, Arijuddin Asnan Siregar Aygun, M. B. Sengli J. Damanik Badrul Ainy Dalimunthe Baidhawi Baidhawi Bellangi, Athea Deri Triansyah Desi Ariani Dwi Indahwan Libra Dzaky Ananta Eva Yuliana, Cut Fadhliani, Fadhliani Fadli Fadli Faisal Faisal Farahdiba, Dewi Fitra Syawal Harahap H Hafifah, H H, Safrida Hafifah Hafifah Hafifah Hafifah Hafifah, Hafifah Hafifah, Hafifah Halim Akbar, Halim Halus Satriawan Handayani, Ira Handayani, Rd.Selvy Hilwa Walida Ida Rumia Manurung Ida Zulfida, Ida Inayatillah, Aufa Intan Zuhra Islamy, Jalin Atma Ismadi Ismadi Ismadi Ismadi Ismadi, I Jamidi, Jamidi Kembaren, Emmia Tambarta Keumala, Ida Khairun Nisa Khairunnisa Khairunnisa Khalidi, M. Al Khusrizal Khusrizal Libra, Dwi Indahwan Lubis, Uchti Nuzul Qhinanti Lukman Lukman Lukman Lukman Maisura Maisura Maisura Maisura Mira Agustina Mira Humaira Muhamad Yusuf, SE., M.Si. Muhammad Nazaruddin Muhammad Nazaruddin Muhammad Rafli Muhammad Rusdi Muhammad Yusuf Nurdin Nasruddin Nasruddin Nate, Tajuk Tangke Nazimah Nazimah Nelly Fridayanti Nila Hayati Nilahayati Nurdin, Muhammad Yusuf Nurhayati Simatupang, Nurhayati Nurwahdani, Syarifah P, Asyifa Rachma Perdani, Wahyu Rafli, Muhammad Rahmawaty, Rahmawaty Rahmayanti Rahmayanti Ramadhani, Almuna Raudha Tunnisa Rd Selvy Handayani Rd. Selvy Handayani Rini Susanti Rizki, Miftahul Rosnina Rosnina, Rosnina Safrina Safrina, Safrina Safrizal Safrizal Salahuddin Salahuddin Selvy Handayani Simahate, Rita Susilo, Dimas Syahra, Alfi Tambun, Muhammad Yunus Taufiqurrahman Taufiqurrahman Usnawiyah Usnawiyah, U Usnawiyah, Usnawiyah Wirda, Zurahmi Wulan Armadhanai Nainggolan Yusra, Yusra Yusuf N, Muhammad Zaiyanti, Arina Zia, Khaliza Zuriani Ritonga Zurrahmi Wirda