Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis kinerja ruas jalan dilihat dari tingkat pelayanan jalan (Level of Service) Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang Balqis, Friska; Alamsyah, Wan; Basrin, Defry
Hexatech: Jurnal Ilmiah Teknik Vol. 5 No. 1 (2026): Hexatech: Jurnal Ilmiah Teknik (In Press)
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/hexatech.v5I1.2019

Abstract

Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan aktivitas masyarakat, masalah kapasitas jalan dan kemacetan menjadi tantangan besar di daerah perkotaan yang berkembang pesat. Kota Kuala Simpang sebagai salah satu kota penting di Kabupaten Aceh Tamiang yang sedang mengalami tantangan berupa kemacetan akibat meningkatnya aktivitas ekonomi, sosial, dan transportasi.  Kondisi jalan memengaruhi kinerjanya, baik dari sisi perlengkapan, kapasitas, maupun volume lalu lintas, sehingga ruas dengan karakteristik serupa dapat menunjukkan kinerja yang berbeda. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pelayanan (Level of Service/LOS) ruas jalan di Kota Kuala Simpang pada Jalan Cut Nyak Dien dan Jalan Rantau Perdamaian dengan mengacu pada PKJI 2023 melalui perhitungan rasio V/C dan penentuan LOS. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa ruas Jalan Cut Nyak Dien, volume lalu lintas mencapai 1.349,1 smp/jam dengan kapasitas jalan sebesar 1388,02 smp/jam, sehingga diperoleh rasio V/C sebesar 0,97 dan tingkat pelayanan berada pada kategori E. Sedangkan ruas Jalan Rantau Perdamaian, volume lalu lintas sebesar 1796,4 smp/jam dengan kapasitas 2665,66 smp/jam menghasilkan rasio V/C sebesar 0,67 dan tingkat pelayanan berada pada kategori C.
PKM MELALUI PENINGKATAN DAYA TAHAN PINTU AIR DENGAN BETON HYBRID RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PETANI TAMBAK Riswandy, Muhammad; Fajri, Haikal; Fitria, Liza; Komariah, Siti; Basrin, Defry; Amna, Ulil; Irwansyah, Irwansyah; Salsabila, Shafira; Zulfadhli, Zulfadhli; Isma, Faiz
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.999-1007

Abstract

Udang vaname ( Litopenaeus vannamei ) merupakan komoditas perikanan ekspor unggulan Indonesia yang memiliki tingkat permintaan tinggi di pasar internasional. Keunggulan komoditas ini antara lain laju pertumbuhan yang relatif cepat, toleransi yang baik terhadap fluktuasi lingkungan, serta kemampuan untuk dibudidayakan dengan kepadatan tinggi, sehingga menjadikannya pilihan utama dalam usaha perikanan budidaya. Meskipun demikian, kegiatan budidaya udang vaname masih menghadapi sejumlah permasalahan, khususnya pada aspek infrastruktur tambak. Pintu air tambak yang umumnya terbuat dari bahan kayu rentan mengalami kerusakan akibat paparan air asin dalam jangka waktu lama, sehingga berdampak pada menurunnya efisiensi dan keberlanjutan operasional tambak. Selain itu, dari sisi pemasaran, hasil produksi udang masih terbatas pada penjualan di tingkat lokal dan pasar tradisional, tanpa pemanfaatan platform digital atau e-commerce, yang menyebabkan potensi perluasan pasar belum dapat dimaksimalkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat ini menghadirkan penerapan teknologi tepat guna melalui pengembangan pintu air beton hybrid berbahan campuran limbah sawit serta pintu air berbahan stainless steel. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan daya tahan dan umur pakai infrastruktur tambak. Di samping itu, kegiatan ini juga memberikan pendampingan dalam aspek pemasaran berbasis digital guna membantu mitra dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan nilai tambah produk udang vaname
Adaptive Traffic Signal Control Based on Deep Reinforcement Learning with Edge Computing Scheme to Overcome The Surge in Vehicle Volume Post-Pandemic: A Critical Review of The Model and Implementation Challenges Zulfadhli , Zulfadhli; Syarwan, Syarwan; Basrin, Defry
International Journal on Orange Technologies Vol. 8 No. 1 (2026): International Journal on Orange Technologies (IJOT)
Publisher : Research Parks Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31149/ijot.v8i1.5670

Abstract

Fundamental changes in urban mobility patterns have led to an unpredictable and non-stationary surge in vehicle volume, driven by Work From Anywhere policies and a significant increase in private vehicle usage and ride-hailing services. Consequently, a new paradigm integrating artificial intelligence with advanced computing infrastructure is required. This study constitutes a literature review aimed at providing a comprehensive critical analysis of Deep Reinforcement Learning models and Edge Computing schemes within the context of Adaptive Traffic Signal Control, with particular focus on implementation challenges in the new normal mobility era. The findings reveal four primary insights. First, Multi-Agent Deep Reinforcement Learning architectures incorporating communication mechanisms based on Graph Neural Networks demonstrate superior performance in multi-intersection scenarios, yet remain vulnerable to distributional shift phenomena caused by non-stationary travel pattern changes. Second, Edge Computing theoretically reduces latency and enhances system resilience to network failures, although its deployment is constrained by computational resource limitations and energy consumption issues on edge devices operating in extreme intersection environments. Third, an overreliance on simulation data from SUMO or VISSIM introduces significant validity gaps when models are applied to real-world mobility dynamics influenced by heterogeneous data sources such as probe vehicles and loop detector sensors. Fourth, implementation barriers are multidimensional, encompassing computational complexity, susceptibility to adversarial attacks on DRL policies, and regulatory and interoperability gaps with legacy infrastructure. The practical implications of this research emphasize the development of compact DRL models leveraging knowledge distillation for low-power edge devices, alongside technical interoperability guidelines to facilitate gradual transition from conventional systems.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Moda antara Kendaraan Pribadi dan Transportasi Umum Menggunakan Metode Stated Preference Defry Basrin; Lely Masthura; Syahru Ramadhan
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i4.1654

Abstract

Peningkatan penggunaan kendaraan pribadi dibandingkan transportasi umum telah menjadi perhatian yang semakin besar karena berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas, ketidakpastian waktu perjalanan, serta penggunaan ruang jalan yang tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan moda transportasi antara kendaraan pribadi dan transportasi umum di Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya pada koridor Kuala Simpang–Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Stated Preference (SP) untuk mengevaluasi preferensi responden terhadap beberapa atribut layanan transportasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 370 responden, yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Variabel yang dianalisis meliputi biaya perjalanan, waktu tempuh, keamanan, dan kenyamanan sebagai variabel independen, serta pemilihan moda transportasi sebagai variabel dependen. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan model logit binomial untuk memperkirakan probabilitas pemilihan setiap moda transportasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya perjalanan, waktu tempuh, dan keamanan berpengaruh signifikan terhadap pemilihan moda transportasi, sedangkan kenyamanan tidak berpengaruh signifikan. Di antara faktor-faktor tersebut, keamanan merupakan atribut yang paling dominan memengaruhi keputusan responden. Hasil analisis probabilitas menunjukkan bahwa 85% responden lebih memilih transportasi umum, sedangkan 15% memilih kendaraan pribadi. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa peningkatan keamanan layanan sebesar satu tingkat persepsi berpotensi meningkatkan probabilitas penggunaan transportasi umum dari 85% menjadi 91,1% atau sebesar 6,1 poin persentase. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan atribut layanan, khususnya keamanan dan biaya perjalanan, dapat mendorong peningkatan penggunaan transportasi umum serta mendukung sistem transportasi yang lebih efisien.
Analysis of Civil Engineering Students' Mathematical Thinking Skills in Calculus Based on Personality Type Intan Sari; Defry Basrin; Fazrina Saumi; Mawarni; Fairuz; Fitra Muliani
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i2.11902

Abstract

Mathematical thinking skills are crucial competencies for civil engineering students in dealing with increasingly complex infrastructure problems, one of the foundations of which is laid by basic calculus. However, students show varying abilities, indicating the influence of internal factors such as personality. This study aims to describe the relationship between students' personality types, as measured by the Myers–Briggs Type Indicator (MBTI) framework, and the mathematical thinking abilities of civil engineering students in calculus learning. This study uses a descriptive qualitative approach involving civil engineering students at Samudra University. Personality types were determined using the MBTI questionnaire, while mathematical thinking skills were measured by analyzing students' written answers to calculus problems compiled based on mathematical thinking indicators. Data were analyzed descriptively and qualitatively to identify patterns in mathematical thinking skills across personality types. The results of the study indicate that students with ESFJ or SFJ tendencies tend to show strength in applying concrete procedures (specializing), while students with ENFJ or NFJ tendencies tend to demonstrate greater flexibility in developing intuitive ideas. This study suggests that students' personalities should be taken into account when designing calculus learning. The application of adaptive and differentiated learning strategies tailored to individual personality characteristics may be considered.