Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Maturity Level Tata Kelola Teknologi Informasi di Perpustakaan Perguruan Tinggi Menggunakan Cobit 5 Mambang Mambang; Finki Dona Marleny; Septyan Eka Prastya; Muhammad Zulfadhilah; Subhan Panji Cipta; Jaya Hari Santoso; Miranda Miranda; M Samsul Hasmi; M Samsul Hasbi
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 5, No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v5i4.4546

Abstract

Abstrak- Solusi teknologi informasi harus diidentifikasi atau layanan yang diimplementasikan dan diamanatkan termasuk penyediaan layanan, manajemen keamanan dan kontinuitas, layanan dukungan  pengguna, manajemen data, dan fasilitas operasi. Untuk mengukur tingkat kematangan perpustakaan di lakukan audit tata kelola teknologi informasi untuk mengevaluasi, menganalisis, mengawasi, kepatuhan regulasi teknologi informasi apakah dalam manajemen risiko dalam perpustakaan layak digunakan atau tidak layak digunakan di perpustakaan. Metode dalam mendapatkan data dan informasi dari proses tata kelola TI pada Perpustakaan XYZ dengan kuesioner dan wawancara langsung. Berdasarkan rata - rata nilai maturity level di semua domain proses yang dilakukan audit dengan kerangka kerja COBIT 5 berada pada nilai 3,3 atau pada level 3 (Established). Pada level ini secara keseluruhan proses standar didefinisikan dan digunakan di seluruh organisasi. Rata-rata gap analisis berada pada nilai 1,63 yang menunjukan proses Tata Kelola IT di Perpustakaan XYZ sudah berjalan dengan baik. Semakin kecil nilai rata-rata gap analisis dengan nilai ekspektasi maka semakin bagus bagi pengeloaan TI pada sebuah Instansi, perusahaan dan bidang industry lainnya yang menggunakan infrastuktur IT baik pada pengelolaan perangkat keras, perangkat lunak dan pengelolaan sumber daya manusia. Untuk penelitian selanjutnya, bisa menambahkan lebih banyak lagi domain proses baik pada area Tata Kelola (Governance) dan area Manajemen (Management), sehingga proses audit dengan kerangka kerja COBIT 5 dapat dilakukan dengan komprehensif.Kata kunci: Maturity Level, Tata Kelola Teknologi Informasi, Perpustakaan, COBIT 5 Abstract- Information technology solutions should be identified or services implemented and mandated, including service provision, security and continuity management, user support services, data management, and operations facilities. Methods of obtaining data and information from the IT governance process at the XYZ Library with questionnaires and direct interviews. To measure the library's maturity level, an information technology governance audit is carried out to evaluate, analyze, supervise, and comply with information technology regulations whether in risk management in the library is feasible to use or unfit for use in the library. The average maturity level value in all process domains audited with the COBIT 5 framework is 3.3 or at level 3 (Established). The overall standard process is defined and used throughout the organization at this level. The average analysis gap is at a value of 1.63, which shows that the IT Governance process in the XYZ Library is already running well. The smaller the average value of the analysis gap with the expectation value, the better it is for IT management in an agency, company and other industrial fields that use IT infrastructure in hardware management, software and human resource management. For further research, we can add more process domains both in the Governance and Management areas so that the audit process with the COBIT 5 framework can be carried out comprehensively.Keywords: Maturity Level, Information Technology Governance, Library, COBIT 5
Rancang Bangun Alat Musik Tradisional Berbasis Android Mambang Mambang; Subhan Panji Cipta; Septian Eka Prastya; Muhammad Zulfadhilah; Finki Dona Marleny; Ropikah Ropikah; Muhammad Riduan Syafi’i; Nur Meilianti Maulida; Sandro Nesta Pembriano; Risma Risma; Muhammad Zaini Bakri; Kartika Kartika; Putri Putri
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 5, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v5i2.4036

Abstract

Peradaban yang semakin maju dengan adanya teknologi digital telah membawa kita semua pada era baru, dimana perubahan terjadi dimana dan terasa sangat cepat. Perkembangan dan kemajuan teknologi digital sangat mempengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan dari berbagai aspek. Teknologi telah mempengaruhi kehidupan ini dan tidak bisa dihindari, karena IPTEK memberikan banyak manfaat dan memudahkan pekerjaan. Rancang bangun alat musik daerah berbasis android yang dilakukan dalam penelitian ini adalah mengembangkan salah satu lat musik tradisional dari kalimantan selatan yaitu panting yang penggunaannya secara digital atau berbasis android. Pada penelitian ini motede yang kami gunakan adalah metode waterfall. Metode waterfall merupakan model pengembangan sistem informasi yang sistematik dan sekuensial. Pada penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi berbasis android yang berfungsi untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat agar dapat mengetahui informasi mengenai alat musik panting, sehingga dengan adanya aplikasi berbasis android ini, dapat meningkatkan minat masyarakat khususnya generasi muda dalam melestarikan budaya lokal atau budaya daerah.
Perbedaan Efektifitas Kompres Air Hangat dan Daun Kembang Sepatu Dalam Menurunkan Suhu Tubuh Balita Saat Demam Sari, Rahmadah; Salmarini, Desilestia Dwi; Zulfadhilah , Muhammad
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v4i1.2871

Abstract

The impact of LBW poses many risks regarding problems in the body's system due to unstable body condition which can cause death. The causes of LBW are due to fetal factors, placental factors and maternal factors. Preeclampsia is a problem of serious maternal factors and has a high level of complexity. The results of the preliminary study in 2021 totaled 34 people with preeclampsia and 60 cases of low birth weight babies. Research objective is to determine the effectiveness of compresses of warm water and hibiscus leaves in lowering the body temperature of toddlers in the Banua Lawas Health Center area. The research methods is Quasi-experimental research with a pre-test-post-test research design without a control group. A sample of 30 people were divided into warm water compress groups and hibiscus leaf compress groups. Collecting data by observing according to SOP (Standard Operating Procedure). Data analysis using wilxocon. Resulted that the mean temperature in the warm water compress group before being given was 36.9°C and after being given was 36.3°C (the difference was 0.58°C). The average temperature in the hibiscus leaf compress group before being given was 36.8 °C and after being given 36.1 °C (the difference was 0,33 °C). There is a difference between warm water compresses and hibiscus leaves in reducing temperature in toddlers with fever in the Banua Lawas Health Center area (p-value ˂ 0.000). Concluded that both types of compresses are effective in reducing body temperature in children with fever but warm water compresses are more effective than hibiscus leaf compresses.
GAMBARAN TINGKAT KESADARAN PASIEN CEDERA KEPALA MENGGUNAKAN GLASGOW COMA SCALE (GCS) Riduansyah, Muhammad; Zulfadhilah, Muhammad; Annisa, Annisa
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v5i3.236

Abstract

Cedera kepala merupakan kasus kegawatdaruratan yang sering dijumpai di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pasien membutuhkan penilaian tingkat kesadaran untuk menentukan tingkat keparahan dan cedera kepala yang dialami. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran tingkat kesadaran pasien cedera kepala menggunakan Glasgow Coma Scale (GCS). Metode: Penelitian cross sectional ini melibatkan 30 responden yang mengalami cedera kepala dengan menggunakan metode accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen GCS yang terdiri dari tiga komponen respons kesadaran yaitu mata, verbal dan motorik. Analisis data univariat dilakukan untuk mengetahui frekuensi dan persentase. Hasil: Mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (83,3%) dengan usia 36-45 tahun (53,3%) dan responden paling banyak memiliki tingkat kesadaran composmentis (30%). Respons mata terbanyak yaitu spontan (33,3%), respons verbal terbanyak yaitu orientasi baik (36,3%), dan respons motorik terbanyak yaitu mengikuti perintah (30%). Diskusi: Laki-laki lebih banyak terlibat dalam aktivitas yang berisiko tinggi sehingga kemungkinan mengalami cedera kepala lebih tinggi.  Usia perlu mendapatkan perhatian, karena semakin bertambah usia ada kemungkinan semakin buruk pemulihan pasien.  Pasien cedera kepala akan tetap sadar penuh jika sistem aktivasi retikuler (RAS) di batang otaknya tetap utuh atau tidak terganggu.  Simpulan: Diharapkan menjadi informasi tambahan bagi rumah sakit dalam meningkatkan mutu asuhan keperawatan pada pasien cedera kepala, terutama pemantauan tingkat kesadaran. Hasil penelitian ini juga diharapkan menjadi sumber informasi dan referensi di institusi pendidikan keperawatan mengenai gambaran tingkat kesadaran pasien cedera kepala menggunakan GCS. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membandingkan keakuratan penilaian tingkat kesadaran dengan GCS dan skala alernatif lainnya seperti Full Outline of Unresponsiveness (FOUR) atau Comprehensive Level of Consciousness Scale (CLOCS).Kata Kunci: Cedera kepala, GCS, tingkat kesadaran.Overview of Consciousness Level of Patients with Head Injury Using Glasgow Coma Scale (GCS)ABSTRACTHead injury is an emergency case that is often found in the Emergency Room (ER). Patients require an assessment of the consciousness level to identify the severity of the head injury. Objective: To obtain an overview of the consciousness level of patients with head injury using the Glasgow Coma Scale (GCS). Methods: This research is a cross-sectional study involving 30 respondents with head injury taken using the accidental sampling method. Data were collected using the GCS instrument, consisting of three components of awareness responses: eye, verbal, and motor. Univariate data analysis was performed to identify frequency and percentage. Results: The majority of respondents were male (83.3%) aged 36-45 years (53.3%), and most respondents had compos mentis (30%). The majority of eye response was spontaneous (33.3%), the majority of verbal response was good orientation (36.3%), and the majority of motor response was following orders (30%). Discussion: Men are more involved in high-risk activities, so that the possibility of having a head injury is higher. Age needs attention because the older an individual gets, the worse the recovery will be. If the reticular activation system (RAS) in the brainstem remains intact or undisturbed, patients with head injury will remain fully conscious. Conclusion: It is expected that this research results can be additional information for hospitals to improve the quality of nursing care for patients with head injury, especially monitoring the consciousness level. The results of this research are also expected can be a source of information and reference in nursing education institutions regarding the overview of the consciousness level of patients with head injury using GCS. Further research is needed to compare the accuracy of the consciousness level assessment using GCS and other alternative scales such as the Full Outline of Unresponsiveness (FOUR) or the Comprehensive Level of Consciousness Scale (CLOCS).Keywords: Head injury, GCS, consciousness level. 
Pengaruh Pemberian Air Susu Ibu Terhadap Nilai Bilirubin Total pada Neonatus di Ruang Perinatologi RSUD Balangan Hikmah, Rahmadaniati; Salmarini, Desilestia Dwi; Zulfadhilah, M. Zulfadhilah; Fetriyah, Umi Hanik
Health Research Journal of Indonesia Vol 1 No 6 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v1i6.221

Abstract

Pendahuluan: Ikterus neonatorum termasuk masalah kesehatan yang sering ditemukan pada bayi-bayi baru lahir. Ikterus terjadi karena penumpukan bilirubin total. Komplikasi yang dapat ditimbulkan apabila bayi ikterus tidak segera ditangani dan kadar bilirubinnya semakin tinggi, maka dapat menyebabkan kern ikterus. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian ASI terhadap Nilai Bilirubin Total pada Neonatus di Ruang Perinatologi RSUD Balangan. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain case control dengan menggunakan data sekunder. Hasil: Terdapat pengaruh pemberian ASI Eksklusif terhadap Nilai Billirubin Pada Neonatus Di Ruang Perinatologi RSUD Balangan. Hasil uji Chi Square menunjukkan adanya hubungan antara pemberian ASI dengan kejadian hiperbilirubin dengan V value 0,000. Hasil perhitungan OR menunjukkan bayi yang tidak diberikan ASI 12,37 kali lebih berisiko mengalami hiperbilirubin dibandingkan dengan bayi yang diberikan ASI. Kesimpulan: Sebagai salah satu faktor protektif bayi, pemberian edukasi tentang ASI kepada para ibu baru perlu lebih ditingkatkan lagi. Manajemen pemberian ASI eksklusif yang baik akan memberikan dampak kesehatan yang baik untuk bayi dan mencegah terjadinya penyakit, sehingga pemberian PASI juga tidak perlu ditambahkan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Pengguna KB MKJP Di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 2 Aulia, Rizka; Iswandari, Novita Dewi; Zulfadhilah, Muhammad; Maolinda, Winda
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i2.306

Abstract

Latar Belakang: MKJP adalah metode kontrasepsi yang dapat dipakai dalam jangka waktu lama, lebih dari dua tahun, efektif dan efisien untuk tujuan penggunaan, menunda kelahiran lebih dari tiga tahun atau mengakhiri kehamilan pada pasangan yang sudah tidak ingin untuk memiliki anak lagi. Jenis metode yang termasuk dalam kelompok ini adalah metode kontrasepsi mantap (pria dan wanita), implan, dan Intra Uterine Device (IUD). Akseptor KB MKJP di Kabupaten Banjar masih tergolong rendah sehingga perlu diteliti. Tujuan: Mengetahui Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Pengguna KB MKJP Di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 2. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional, sampel penelitian sebanyak 38 orang menggunakan teknik Accidental Sampling, instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner, analisa data dengan uji Kolmogorov-Smirnov dan Fisher Exact. asil: Sebagian besar responden berusia 20-35 tahun (tidak beresiko) sebanyak 60,5% dengan responden berpendidikan rendah 86,8%. Sebanyak 92,1% responden tidak berminat menggunakan MKJP dan 7,9% responden berminat menggunakan MKJP. Hasil pengetahuan responden menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov diperoleh p=0,008 < α=0,05 artinya terdapat hubungan pengetahuan dengan minat MKJP. Hasil dukungan suami responden meggunakan uji Fisher Exact diperoleh p=0,000 < α=0,05 artinya terdapat hubungan dukungan suami dengan minat MKJP. Simpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan suami dengan minat pengguna KB MKJP. Untuk meningkatkan minat perlunya KIE bagi PUS mengenai MKJP yang sesuai dengan kondisi PUS.
Health monitoring before and after independent learning during the pandemic Handayani, Lisda; Suhartati, Susanti; Irawan, Angga; Zulfadhilah, Muhammad
Health Sciences International Journal Vol. 2 No. 2: August 2024
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v2i2.40

Abstract

Background: The COVID-19 pandemic significantly impacted educational practices globally, including Indonesia's Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) program, which emphasizes real-world learning experiences. Health monitoring became a crucial aspect of student safety during MBKM activities, particularly in community settings. This report examines the health protocols implemented by Universitas Sari Mulia during a humanitarian mission in response to the South Kalimantan floods amidst the pandemic. Case presentation: Sari Mulia University deployed 327 students to assist in four sub-districts affected by floods. To prevent the spread of COVID-19, pre-deployment health protocols included rapid antigen testing, which identified five asymptomatic positive cases requiring isolation. After completing the two-month MBKM program, students were tested again, revealing seven additional cases, including one with moderate symptoms, while others were either mild or asymptomatic. Discussion: The university's health monitoring protocols, including pre- and post-deployment testing, isolation, and symptom-based treatments, significantly minimized virus transmission. The importance of early detection and close monitoring of asymptomatic individuals  is emphasized, as undetected cases could contribute to community transmission. Additionally, the program highlights the necessity of integrating health education into MBKM activities to ensure students understand preventive health measures. Conclusion: Universitas Sari Mulia successfully implemented comprehensive health monitoring during its MBKM program, protecting both students and the communities they served. This case underscores the need for ongoing health vigilance, education, and institutional collaboration to safely conduct off-campus learning during the pandemic. These practices serve as a model for future MBKM programs across Indonesia.
Prediction of linear model on stunting prevalence with machine learning approach Mambang, Mambang; Marleny, Finki Dona; Zulfadhilah, Muhammad
Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Vol 12, No 1: February 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/eei.v12i1.4028

Abstract

An increase in the number of residents should be anticipated including in the health sector, especially the problem of stunting. Stunting in children disrupts height and lack of absorption of nutrients. Information and data drive change in many areas such as health, entertainment, economics, business, and other strategic areas. The stages carried out in this study are initiating, developing linear models, and making prediction results on linear machine learning models. The results of testing with the scikit-learn linear model with a minimum variable of 19 get the best test results, namely the polynomial regression with pipeline model with mean absolute percentage error (MAPE) 0.02, root mean square error (RMSE) 3.32, and coefficient of determination (R2) 1,00. Testing with the scikit-learn linear model with a maximum variable of 48 gets the best test results, namely the polynomial regression with pipeline model with MAPE 0.00, RMSE 3.79 and R2 1.00. Testing with the scikit-learn linear model with an average variable of 32 gets the best test results, namely the polynomial regression model with MAPE 0.01, RMSE 3.32, and R2 1.00. The results of testing with the scikit-learn linear model with the minimum, maximum, and average variables get the best test results, namely the polynomial regression with pipeline model.
Implementasi Algoritma Decision Tree dan Random Forest dalam Prediksi Perdarahan Pascasalin Sinambela, Dewi Pusparani; Naparin, Husni; Zulfadhilah, Muhammad; Hidayah, Nurul
Jurnal Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 3
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60083/jidt.v5i3.393

Abstract

Perdarahan Postpartum (PPP) merupakan salah satu kegawatdaruatan pada persalinan yang dapat menyebabkan kematian di negara maju dan negara berkembang. Salah satu pencegahan terjadiya PPP dengan melakukan prediksi pada ibu bersalin dengan mempertimbangkan faktor faktor risiko menggunakan pendekatan model Machine Learning (ML). Algoritma Random Forest (RF) dan Decision Tree (DT) merupakan algoritma yang digunakan dalam prediksi kejadian PPP. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan kinerja dari Algoritma RF dan Algoritma RF untuk mengklasifikasi kejadian PPP. Hasil analisis Berdasarkan hasil analisis univariat yang ditunjukkan pada tabel 1 didapatkan ibu yang memiliki paritas > 4 sebanyak 102 orang (20,4%), jarak kehamilan ibu yang ≤ 2 tahun sebanyak 310 orang (62%), ibu pasca bersalin yang mengalami anemia sebanyak 124 orang (24,8%), ibu yang melahirkan bayi makrosomia sebanyak 60 orang (12 %), ibu yang mengalami komplikasi persalinan sebanyak 229 orang (45,8 %),ibu yang mengalami kehamilan ganda sebanyak 16 orang (3,2%), umur ibu yang berisiko sebanyak 132 orang (26,4%). Perbandingan tingkat akurasi algoritma RF mencapai 0,830 dibandingkan dengan algoritma DT sebesar 0.820, AUC RF 0.74. Hal ini menunjukan bahwa Algoritma RF mempunya perfomance metric lebih naik dibandingkan dengan algoritma DT. Algoritma Random Forest dapat dianggap sebagai salah satu algoritma representatif ML, yang dikenal karena kemudahannya dan efektivitasnya
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN CALON KETUA HIMA DENGAN MENGGUNAKAN METODE TOPSIS Hadi, Nofie; Nugraha, Bayu; Zulfadhilah, Muhammad
INTEKNA Jurnal Informasi Teknik dan Niaga Vol 23 No 2 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 2, Nov 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIMA (Himpunan Mahasiswa) adalah merupakan organisasi mahasiswa di jurusan dalam satu fakultas yang merupakan kegiatan bidang kemahasiswaan di jurusan. Dalam proses pemilihan ketua HIMA dimulai dari adanya penyeleksian berdasarkan pada beberapa kriteria tertentu yaitu, prestasi 40, sertifikat seminar 30, visi misi 10 dan mahasiswa aktif 20 yang memiliki bobot penilaian yang berbeda. Untuk menentukan pengambilan keputusan tersebut menggunakan sistem pendukung keputusan (SPK) dan menggunakan metode TOPSIS merupakan salah satu alat bantu dalam pemecahan masalah ini. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution).Berdasarkan hasil penelitian ini yaitu, perangkingan yang no 1 adalah rusidah dengan nilai preferensi 0.012287951798694. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan kesimpulan penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan lagi contohnya dengan memperbandingkan metode topsis dengan metode sistem pendukung keputusan yang lainnya.
Co-Authors ., Mambang Abdul Kadir Adryan Ramadhan Ahmad Busairi Ahmad Faisal Ahmad Ghazali Madhony Ahmad Riki Renaldi Ahmad Riki Renaldy Angga Irawan Anggraini Susfarwanti Annisa Annisa Anshori Prasetya, Muhammad Riko Antonia Yenitia Asyiah Asyiah Aulia Rahma Aulia, Hudatul AULIA, RIZKA Bayu Nugraha Bayu Nugraha Bima Wicaksono Cipta, Subhan Panji Darini Kurniawati Dewi Pusparani Sinambela, Dewi Pusparani Dwi Salmarini, Desilestia Eka Prastya, Septyan Ermadiningtyas, Retno Finki Dona Marleny Fitriani Fitriani Gusti Zahratunnisa Hadi, Nofie Haldi Budiman Haniffah Sri Rinjani Heni Pujiastuti Hikmah, Rahmadaniati Hudatul Aulia Husna Karima Husna Karima Imam Riadi Indah Wulandari Irawan, Angga Iwan Yuwindry Jaya Hari Santoso Junius Akbar Karlina Karlina Kartika Kartika Kartika Kartika Kelana, Enisda Libra Lisda Handayani, Lisda Lisyanti, Fatthiya Lufila Fila M Samsul Hasbi M Samsul Hasmi Mambang Maria Ulfah Maulana, Maghfur Maulana, Rahmat Melda Melda Miranda Miranda Misnawati Muhammad Khairul Akbar Muhammad Riduan Syafi’i Muhammad Satrio Ayuba Muhammad Zaini Bakri Muhammad Ziki Elfirman Muthia Elma Mutmainah Mutmainah Naparin, Husni Nastiti, Kunti Nita Hestiyana, Nita Noor Pratama, Ramadhani Nopie Hadi Nor Azizah Novalia Widiya Ningrum Novita Dewi Iswandari Nur Hidayah Nur Lathifah Nur Meilianti Maulida Nur Syifa Nurhaeni Nurhaeni Nurhaeni Nurhaeni NURUL HIDAYAH Pebriadi, Muhammad Syahid Prastya, Septyan Eka Putri Putri Putri Yuliantie Rahmini Rahmini Rhafiq Abdul Ghani Riduansyah, Muhammad Risma Maulida Risma Risma Rismawati Rismawati Rizkian Muhammad Fikri Ropikah Ropikah Rudy Anshari Samita, Mambang Sandro Nesta Pembriano Sari, Rahmadah Septian Eka Prastya Septyan Eka Prasetya Septyan Eka Prastya Septyan Eka Prastya Setia Budi Shopa Handayani Siti Gadis Hardianti Subhan Panji Cipta Subhan Panji Cipta Sultan Arrasyid Susanti Suhartati, Susanti Syapotro, Usman Tasya Salsabila Umi hanik Fetriyah, Umi hanik Usman Syapotro Viviana Viviana Winda Maolinda, Winda Wulandari Febriani Wusko, Ikna Urwatul Yudi prayudi Yunandar Yunandar Yusri Yusri Zaini Lambri Assyaifi