Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN KERJA ILMIAH SISWA PADA KONSEP PERUSAKAN DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI SMA NEGERI 4 BIREUEN Jumiati .; Cut Nurmaliah; Razali .
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa pada konsep perusakan dan pencemaran lingkungan yang dibelajarkan dengan model problem based instruction (PBI) dan peningkatan hasil belajar siswa yang  dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional; (2) Peningkatan kemampuan kerja ilmiah siswa pada konsep perusakan dan pencemaran lingkungan yang dibelajarkan dengan model PBI yang dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 4 Bireuen dengan menggunakan metode kuasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa   kelas X  semester ganjil  pada Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 4 kelas paralel. Sampel diambil sebanyak 2 kelas yang ditentukan secara acak yang terdiri dari kelas eksperimen atau PBI dan kelas kontrol atau konvensional. Analisis data dilakukan dengan uji t dengan menggunakan program SPSS 16.0 for windows. Hasil penenelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan (ƿ>0,05) antara siswa yang dibelajarakan dengan model PBI dengan pembelajaran konvensional,  (2) terdapat perbedaan skor kemampuan kerja ilmiah siswa yang signifikan (ƿ>0,05) antara siswa yang dibelajarkan dengan model PBI dengan pembelajaran konvensional, Dapat disimpulkan bahwa : (1)  hasil belajar siswa pada konsep perusakan dan pencemaran lingkungan dengan model PBI lebih tinggi dibandingkan dengan hasil yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, (2) Skor kemampuan kerja ilmiah siswa dengan model PBI lebih tinggi dibandingkan dengan skor pembelajaran konvensional. Kata kunci: Problem Based Instruction, Hasil Belajar, Kerja Ilmiah Siswa, Perusakan dan Pencemaran Lingkungan.
The Diversity and Suitability of Trees at Several Green Line of Banda Aceh City Highway Salma Fitria Pratiwi; Djufri Djufri; Dewi Andayani; Cut Nurmaliah; Wardiah Wardiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe research entitled Diversity and Suitability of Trees at Several Green Lines of Banda Aceh City Highway has been completed  in March-April 2019. The research aims to determine the trees species, the level of trees diversity, and the suitability of trees species at several green lines of Banda Aceh highway. This research belongs to the type of quantitative research. Determination of the sample location of the green line is done by purposive sampling, so we get 12 Banda Aceh city highways, each road used as an observation station. Data collection was carried out by the method of observation and quantitative data collection using a quadratic technique with subjective laying of plots. Data is collected by placing 3 plots at each station with the total number of plots is 36 plots. Each plot is 20x34 meters. The parameters in the study include the importance value (NP), species diversity index (H '), species composition index, species density index, and trees species suitability. The data in this study were analyzed descriptively. From the research that has been obtained, 25 species of trees consisting of 17 familia were planted at the Banda Aceh green highway observation station. Index of diversity of trees species in all observation stations H '= 2.67 included in the medium category. From 25 species of plants, only 3 trees species received a score of 50%, which was classified as inadequate, 14 trees species received a score of 60% -70% according to the category, and 8 other trees species were categorized very much in accordance with a score of 80% -100%.Keywords: Trees, importance, family, density, diversity.ABSTRAK            Penelitian yang berjudul Keanekaragaman dan Kesesuaian Jenis Pohon di Beberapa Jalur Hijau Jalan Raya Kota Banda Aceh telah dilaksanakan pada bulan Maret-April 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pohon, tingkat keanekaragaman pohon, dan kesesuaian jenis pohon yang ditanam di beberapa jalur hijau jalan raya kota Banda Aceh. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan  beberapa metode antara lain purposive sampling untuk menentuan sampel lokasi jalur hijau, sehingga diperoleh 12 jalan raya kota Banda Aceh yang masing-masing jalan dijadikan stasiun pengamatan, pengumpulan data dilakukan dengan metode obeservasi dan pengambilan sampel data kuantitatif menggunakan teknik kuadrat dengan peletakan petak ukur (plot) secara subjektif. Pengambilan data dilakukan dengan meletakkan 3 plot pada masing-masing stasiun dengan jumlah keseluruhan petak ukur adalah 36 plot. Masing-masing  plot berukuran 20x34 meter. Parameter dalam penelitian meliputi nilai penting (NP), indeks keanekaragaman jenis (H’), indeks komposisi jenis, indeks kerapatan jenis, dan kesesuaian jenis pohon. Data pada penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh 25 jenis pohon yang terdiri dari 17 Familia yang ditanam di stasiun pengamatan jalur hijau jalan raya kota Banda Aceh. Indeks Keanekaragaman spesies pohon di seluruh stasiun pengamatan H’ = 2,67 termasuk kategori sedang (medium). Dari 25 jenis pohon hanya 3 jenis pohon yang memperoleh skor 50% yang tergolong kategori kurang sesuai, 14 jenis pohon memperoleh skor 60%-70% berkategorikan sesuai, dan 8 jenis pohon lainnya berkategori sangat sesuai dengan skor 80%-100%.Kata Kunci: Pohon, nilai penting, familia, kerapatan, indeks keanekaragaman.
Types of Plants That are Used for Health Care During Pregnancy and Postpartum by the People of Lhoong Sub-District Aceh Regency Riska Maulidar; Hasanuddin Hasanuddin; Wardiah Wardiah; Cut Nurmaliah; Dewi Andayani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine: (1) types of plants used for health care during pregnancy and postpartum (2) parts of plants used for health care during pregnancy and postpartum (3) methods of processing and use of herbs used for health care during pregnancy and postpartum. This research was conducted in Lhoong Subdistrict from July to December 2019. This study used a qualitative approach to the type of survey research. Data were analyzed descriptively. Based on research in Lhoong Subdistrict, Aceh Besar District, 65 species were used by the Lhoong community as a health care during pregnancy and postpartum classified into 36 families. Of the total 65 species there are species used in both treatments, 32 species designated as material for health care during pregnancy and 51 species for postpartum health care. In addition, the parts / organs of plants used for health care during pregnancy and postpartum are the roots, rhizomes, tubers, bark, leaves, flowers, fruits and seeds. The parts / organs of plants that are most widely used for postpartum health care are the leaves of 21 species, for health care during pregnancy the most are as many as 19 species of fruit. The method of processing and use of plants that are used for health care during pregnancy and postpartum are pounded, kneaded, mashed, boiled / cooked and eaten directly. The way to process plants during pregnancy is without being processed / consumed directly and for postpartum health care the most is done by pounding. The conclusions of this research are the plants that are used for health care during pregnancy and postpartum in the district of Lhoong are abundant in nature.  Keywords: Pregnancy Care, Postpartum Care, Lhoong.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) jenis tumbuhan yang digunakan untuk perawatan kesehatan masa kehamilan dan pasca persalinan (2) bagian tumbuhan yang digunakan untuk perawatan kesehatan masa kehamilan dan pasca persalinan (3) cara pengolahan dan penggunaan tumbuhan yang digunakan untuk perawatan kesehatan masa kehamilan dan pasca persalinan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Lhoong dari Bulan Juli s.d Desember 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian survey. Data dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian di Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar diperoleh 65 spesies tumbuhan yang digunakan masyarakat Lhoong sebagai perawatan kesehatan masa kehamilan dan pasca persalinan yang tergolong ke dalam 36 Familia. Dari total 65 spesies ada spesies yang digunakan di kedua perawatan, 32 spesies diperuntukkan sebagai bahan perawatan kesehatan masa kehamilan dan 51 spesies untuk perawatan kesehatan pasca persalinan. Selain itu, bagian/organ tumbuhan yang digunakan untuk perawatan kesehatan masa kehamilan dan pasca persalinan yaitu akar, rimpang, umbi, kulit, daun, bunga, buah dan biji. Bagian/organ tumbuhan yang paling banyak digunakan untuk perawatan kesehatan pasca persalinan adalah daun sebanyak 21 spesies, untuk perawatan kesehatan masa kehamilan yang paling banyak adalah buah sebanyak 19 spesies.  Cara pengolahan dan penggunaan tumbuhan yang digunakan untuk perawatan kesehatan masa kehamilan dan pasca persalinan yaitu ditumbuk, diremas, dihaluskan, direbus/dimasak dan dimakan langsung. Cara pengolahan tumbuhan selama masa kehamilan adalah tanpa diolah/dikonsumsi langsung dan untuk perawatan kesehatan pasca persalinan yang paling banyak dilakukan dengan cara ditumbuk. Simpulan penelitian ini adalah tumbuhan yang digunakan untuk perawatan kesehatan masa kehamilan dan pasca persalinan di Kecamatan Lhoong ketersediaannya di alam cukup melimpah.Kata Kunci : Perawatan Masa Kehamilan, Perawatan Pasca Persalinan, Lhoong.
Application of the guided inquiry method to improve science literation in state 6 Banda Aceh middle school students Debby Pratiwi; Ismul Huda; Andi Ulfa Tenri Pada; Cut Nurmaliah; Muhibbuddin Muhibbuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to study the Guided Question method to improve students' literacy skills in SMP Negeri 6 Banda Aceh. This study uses quantitative, experimental research methods that are of the type of Pretest-Posttest Control Group Design. Data collection consists of pretest and posttest data on scientific literacy on the application of the Guided Inquiry method. Analysis of literacy data is calculated by using the Independent Sample T-test and the Mann-Withney U test. Data obtained from the test of two different parametric means by paired t-test (Independent Sample T-test) class posttest Research Method Inquiry with the Conventional Method class with grade significance of 0.00 considers differences in posttest perception Guided Inquiry Method with Conventional Method classes and two mean difference test with non-parametric test (Mann-Whithney test) n-gain score of research with n-gain control support significance of 0.04 with a significance level of 0 , 05 shows a difference of two on average because it is less than 0.05 or there is an increase in students' literacy skills in the material structure and function of planting with learning using the Guided Inquiry method and increasing learning competence in learning using Conventional methods. The experimental class with initial ability 27.34 and 51.70 final ability while the control class with initial ability 30.80 and 39.17 final ability with an increase in experimental class by 45% and control class 16%. Conclusions agreed that the application of the Inquiry Learning method could significantly increase literacy in SMP Negeri 6 Banda Aceh.Keywords: Guided Inquiry Method, Science Literacy Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode Guided Inquiry dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa di SMP Negeri 6 Banda Aceh. Penelitian ini dengan pendekatan kuantitatif, dengan Experimental sebagai metode penelitiannya yang berjenis Pretes-Posttest Control Group Design. Pengumpulan data berupa data pretes dan posttest literasi sains terhadap penerapan metode Guided Inquiry. Analisis data literasi sains dihitung dengan uji Independent Sample T-test dan uji Mann-Withney U. Data yang didapat dari uji perbedaan dua rerata parametrik dengan uji-t berpasangan (Independent Sample T-test) posttes kelas Metode Guided Inquiry dengan kelas Metode Konvensional dengan taraf signifikansi 0,00 bermaksudkan bahwa adanya perbedaan posttest Metode Guided Inquiry dengan kelas Metode Konvensional dan uji perbedaan dua rerata dengan uji non-parametrik (uji Mann-Whithney) skor n-gain eksperimen dengan n-gain kontrol memiliki signifikansi 0,04 dengan taraf signifikansi 0,05 menunjukkan adanya perbedaan dua rata-rata karena kurang dari 0,05 atau adanya peningkatan kemampuan literasi sains siswa pada materi struktur dan fungsi tumbuhan dengan pembelajaran menggunakan metode Guided inquiry dan memiliki perbedaan nyata peningkatan pada kelas pembelajaran menggunakan metode Konvensional. Kelas eksperimen secara berurutan kemampuan awal 27,34 dan 51,70 kemampuan akhir sedangkan kelas kontrol memiliki kemampuan awal 30,80 dan 39,17 kemampuan akhir dengan peningkatan kelas eksperimen sebesar 45% dan kelas kontrol 16%. Kesimpulan menyatakan penerapan metode Pembelajaran Guided Inquiry dapat meningkatkan literasi sains secara signifikan di SMP Negeri 6 Banda Aceh.Kata Kunci: Metode Guided Inquiry, Literasi Sains
The Effect of Giving Melastoma affine D.Don Leaf Extract Using Nanoemulsion Techniques on Weight of Rat (Rattus norvegicus L.) Fani Fardinita; Safrida Safrida; Khairil Khairil; Muhibbuddin Muhibbuddin; Cut Nurmaliah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTInsulin hormone deficiency is a cause of diabetes mellitus or diabetes. Research with the aim to determine the effect of giving senggani leaf extract (Melastoma affine D.Don) on the body weight of white rats (Rattus norvegicus L.). Research using an experimental method using RAL design consisted of six treatments and four replications. These treatments were normal, positive control (given glibenclamide), negative control (given Na-CMC), P1 (concentration 30%), P2 (concentration 60%) and P3 (concentration 90%) with observation time for 21 days. Data were analyzed by Analysis of Variants (ANAVA) and carried out further tests namely Duncan's Real Distance Test (JNTD). The results showed that administration of senggani leaf extract with nanoemulsion affected the body weight of rats for 21 days with Fcount (145,456) Ftable (2.77). It can be concluded that administration of nanoemulsion extract of senggani leaves influences the body weight of rats. Keywords: Diabetes Melitus, Senggani Leaves, Rattus norvegicus L.ABSTRAKKekurangan hormon insulin merupakan penyebab terjadinya penyakit Diabetes Melitus atau penyakit gula. Riset dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun senggani (Melastoma affine D.Don) terhadap berat badan tikus putih (Rattus norvegicus L.). Riset dengan metode eksperimental menggunakan desaign RAL terdiri atas enam perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan tersebut adalah kelompok normal, kontrol positif (diberikan glibenklamid), kontrol negatif (diberikan Na-CMC), P1 (konsentrasi 30%), P2 (konsentrasi 60%) dan P3 (konsentrasi 90%) dengan waktu pengamatan selama 21 hari. Data dianalisis dengan Analisis Varian (ANAVA) dan dilakukan uji lanjut yaitu Uji Jarak Nyata Duncan (JNTD). Hasil riset menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun senggani dengan nanoemulsi berpengaruh terhadap berat badan tikus tikus selama 21 hari dengan nilai Fhitung (145,456) Ftabel (2,77). Dapat disimpulkann bahwa pemberiann ekstrak nanoemulsi daun senggani berpengaruhh terhadapp berat badan tikus. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Daun Senggani, Rattus norvegicus L.
The Use of Plants as Medicine for Diabetes Mellitus and High Blood Pressure in Blangjerango sub-district, Gayo Lues Regency Kartika Wati; Cut Nurmaliah; Hasanuddin Hasanuddin; Dewi Andayani; Andi Ulfa Tenri Pada
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research on the use of plants for diabetes mellitus and high blood pressure in Blangjerango District, Gayo Lues Regency was conducted in August to September 2019. The purpose of this study was to determine the types of plants used, parts of the plants used, and the processing methods implemented in doing research. As a result, the plants will be used as medicine for Diabetes Mellitus and High Blood pressure. The approach used in this research was a qualitative approach. mereover, the research method used ws the survey, and the method of interview was using interview instrument and observation sheet. The problem in this study was the lack of research dats regarding the use of plants as medicine in Blangjerango District, Gayo Lues Regency. The results of the study showed that there were several parts of plant that can be used for the treatment of diabetes mellitus and high blood pressure in Blangjerango sub-district Gayo Lues Regency. The were the leaves, the fruits, the flowers, the rhizomes, the tubers, the fruit skins and the seeds.Keywords: The utilization of Plant for Diabetes Melliptus and High Blood Medicine Penelitian mengenai pemanfaatan tumbuhan sebagai obat diabetes mellitus dan darah tinggi di Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues telah dilaksanakan pada bulan Agustus s.d September 2019. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis tumbuhan yang dimanfaatkan, bagian tumbuhan yang digunakan, cara pengolahan dan penggunaan tumbuhan yang dijadikan sebagai obat untuk penyakit Diabetes Mellitus dan Darah Tinggi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif, metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan wawancara menggunakan instrumen wawancara dan lembar observasi. Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya data penelitian mengenai pemanfaatan tumbuhan sebagai obat di Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues. Hasil penelitian bagian-bagian tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan penyakit diabetes mellitus dan darah tinggi di kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues adalah bagian daun, buah, bunga, rimpang, umbi, seluruh bagian tumbuhan, kulit buah, dan biji yang digunakan untuk pengobatan penyakit Diabetes Mellitus dan Darah Tinggi di Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues.Kata kunci :  Pemanfaatan Tumbuhan sebagai Obat Diabetes Mellitus dan Darah Tinggi
PERBEDAAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS MODEL PEMBELAJARAN ACCELERATED LEARNING INCLUDED BY DISCOVERY (ALID) DAN KELAS KONVENSIONAL PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH DI SMAN 4 BANDA ACEH Maisarah Husaini; Cut Nurmaliah; Devi Syafrianti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 6, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelas yang diterapkan model pembelajaran ALID (kelas eksperimen) dan kelas konvensional (kelas kontrol) dengan waktu pelaksanaan mulai dari Oktober 2015 hingga Januari 2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Pre-Experimental Design bentuk post-test only kontrol group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IA 2 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI IA 4sebagai kelas kontrol yang dipilih secara acak. Data yang diperoleh berasal dari tes hasil belajar yang dilaksanakan setelah pembelajaran materi Sistem Peredaran Darah berakhir. Selanjutnya, data penelitian dianalisis menggunakan uji-t pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 82,27 dan kelas kontrol 70,17. Berdasarkan hasil uji-tdidapatkan nilai thitung = 6,36 dan ttabel = 1,67 atau thitung ttabel maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol dan kelas eksperimen pada materi sistem peredaran darah di SMAN 4 Banda Aceh, yaitu hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada hasil belajar kelas kontrol.
The Use of Plants as Foodstuffs, Scent Enhancers and Dyes in Meukek District, South Aceh Regency Retcia Aisa; Wardiah Wardiah; Hasanuddin Hasanuddin; Cut Nurmaliah; Dewi Andayani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study entitled The Use of Plants as Foodstuffs, Flavour Enhancers and Food coloring in Meukek District, South Aceh District, was conducted in August Sd. September 2019. This study aims to determine: (1) plant species used for food, flavour enhancers and colorants (2) plant parts used as food ingredients, flavourenhancers and food coloring (3) how to use plants for food, flavour enhancer and food coloring. This type ofresearchis a descriptive analysis with a qualitative approach.This researchwasconducted in the District of Meukek, South Aceh Regency. This research uses the RRA (Rapid Rular Appraisal) method. Data analyzed directly. Basedontheresultof the study there were 95 species of plants from 41 families (which are used for food for 65 species, aroma enhancer 30 species and coloring 10 species), there are several species that are used more than one utilization group. The parts/organs of plants that are widely used as food are fruit organs (42%) and those with little interest (1%). For flavor enhancers, the most widely used organs are leaves (11%), and those with few stems (1%), skin (1%). As a coloring agent, the most widely used plant organs are fruit (4%), and small rhizomes (1%). The use plant that are usedas food is by cooking or directly consumed. The use plant as a scent and coloring enhancer that is by mixing into food or cooking ingredients. The conclusions of this study are plants that have the potential as food ingredients, flavour enhancers and food coloring in Meukek District are quite abundant and their availability in nature.Keywords:Foodstuffs, Flavour enhancers, Food coloring, Meukek District.Penelitian yang berjudul Penggunaan Tumbuhan Sebagai Bahan Pangan, Penambah Aroma dan Pewarna di Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan telah dilaksanakan pada bulan Agustus Sd. September 2019.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Spesies tumbuhan yang digunakan untuk bahan pangan, penambah aroma dan pewarna (2) Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pangan, penambah aroma dan pewarna (3) cara pemanfaatan dari tumbuhan untuk bahan pangan, penambah aroma dan pewarna. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan. Dengan menggunakan metode RRA (Rapid Rural Appraisal). Data dianalisis secara langsung. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 95 spesies tumbuhan dari 41 familia (yang digunakan untuk bahan pangan 65 spesies, penambah aroma 30 spesies dan pewarna 10 spesies) terdapat beberapa spesies yang dimanfaatkan lebih dari satu kelompok pemanfaatan. Bagian tumbuhanyang banyak digunakan sebagai bahan pangan yaitu organ buah (42 %) dan yang sedikit bunga (1%). Untuk penambah aroma, organ yang banyak digunakan adalah daun (11%), dan yang sedikit batang (1%), kulit (1%). Sebagai pewarna, organ tumbuhan yang banyak digunakan adalah buah (4%), dan sedikitrimpang (1%). Penggunaan tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pangan yaitu dengan cara dimasak atau di konsumsi secara langsung. Pengunaan tumbuhan sebagai penambah aroma dan pewarna yaitu dengan cara di campurkan kedalam bahan makanan atau masakan. Simpulan penelitian ini adalah tumbuhan yang berpotensi  sebagai bahan pangan, penambah aroma dan pewarna di Kecamatan Meukek cukup melimpah dan ketersediaanya di alam.Kata kunci: Bahan Pangan, Penambah Aroma, Pewarna, Kecamatan Meukek. 
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa pada Konsep Pencemaran Lingkungan di SMP Cut Zaitun Umara; Cut Nurmaliah; Khairil Khairil
Biotik Vol 4, No 2 (2016): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v4i2.1085

Abstract

The purpose of this study is to improve science processing skills of students of SMPN 8 Banda Aceh in the concept of pollution and environmental degradation by using project-based learning. An experimental method with pretest-posttest control group design was used in this study. The population was all students of class VII SMPN 8 Banda Aceh which consisted of 5 classes with total number was 130 students. The samples were selected by using simple random sampling technique. There were 44 students from VII-1 acted as control group and class VII-2 acted as experimental group. The data were gathered by using pre-test and post-test. The research instruments used were essay questions to measure science processing skills, student’s work sheet, and work assessment’s rubrics based on science processing skills. The data then analyzed by calculating the post-test and pre-test gain and t-test to compare between the experimental class and control class. They were analyzed by using independent sample t-test. The results showed that there were improvement in the average of science processing skills of students in project-based learning’s class for about 51.86 (high) and conventional learning class for about 38.02 (medium). T-test results obtained as follows: tvalue was 2.680 and ttable was 2.021, so tvalue>ttable. The conclusion was the implementation of project-based learning in the concept of pollution and environmental degradation improved the science processing skills of student of SMPN 8 Banda Aceh.
Pemanfaatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Problem Based Learning (PBL) Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Ekskresi Manusia di MTsN Rukoh Kota Banda Aceh Wahyu Rizki; Cut Nurmaliah; Muhammad Ali Sarong
Biotik Vol 4, No 2 (2016): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v4i2.1081

Abstract

This study aims to know study results through the use of students (LKPD) based the problem based learning to the matter excretory system.The research was carried out in MTsN Rukoh the city was Aceh in Maret-April 2016. Methods used in research is experimental methods to a draft pretest posttest control design. Study was conducted in the two namely VIII3 as a class experiment and VIII4 as a class control. An instrument used in this research using tests to appraise the outcome of student learning about double shaped choice. An analysis of data using the independent sample t-test with the help of spss 19.0 for windows on significant 0,05 standard .Test t show that t_count>t_table study results 7,137>2,002. Drawing conclusions utilization based LKPD based PBL can improve Student Achievement on the matter of excretion in MTsN Rukoh Banda Aceh.
Co-Authors . Saminan A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Afriza, Lia Nur Ali Sarong Andayani, Dewi Andi Ulfa Tenri Pada Ar Rasyid, Ulfa Hansri Azhari Azhari Citra Yolantia Coryna Oktaviani Coryna Oktaviani Cut Luthfia Harum Cut Putri Amalya Debby Pratiwi Desriana, Putri Devi Syafrianti Devi Syafrianti, Devi Dewi Andayani Dewi Febriyanty Dini, Arina Djufri - Eva Murtisal evendi, evendi Fadlina Fadlina Fani Fardinita Fauziah, Asyifa Fhonna, Risma Rahmawati Gagarin, Yuri Hafnati Rahmatan Harum, Cut Luthfia Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hayati, Durrah Herliana, Fitriana Hilwah Nora Ismul Huda Jumiati . Jumiati . Kartika Wati Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Lisa Rauzatul Maretia M. Syukri Mahidin Mahidin Mahidin Mahidin Maisarah Husaini Maizaliani, Cut Roza Marisa Agustina Marlina Marlina Maulida, Maulida Muhammad Ali S Muhammad Rusdi Muhammad Syukri Muhammad Syukri Muhammad Yassir Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbudin Muhibuddin Muhibuddin Murisqa, Linda Nellyati Pulungan Nur, Yaumil Istiqlal M. Nurdin Saidi Nursafiah, Nursafiah Oktaviani, Coryna Rahmatan*, Hafnati Rahmi Agustina Raihan, Hanif Razali . Razali . Retcia Aisa Rini Safitri Riska Maulidar Rosdiani Rosdiani Safrida Safrida Safrida Safrida Safrida Safriyadi Amisyah Salfina Salfina Salma Fitria Pratiwi Samingan Samingan Samsulimi Samsulimi Siska Murti Soraya, Yenni Suhrawardi Ilyas Sulastri Sulastri Supriatno Supriatno Suryani Suryani Susti Vellayati Syarifah Husna Tuti Wahyuni Ulhusna, Fitrah Asma Utami, Liza Vera Anggreana Wahid, Ikhlas Wahyu Rizki Wardiah Wardiah Wiwit Artika Yusniza, Yusniza Yusra Yusra Yusrizal Yusrizal Yusrizal Yusrizal Zaitun Zaitun Zubaidah Zubaidah