Claim Missing Document
Check
Articles

ETNOBOTANI MASAYARAKAT GAYO DI KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES DALAM PELAKSANAAN UPACARA ADAT Dewi Andayani; Djufri Djufri; Tuti Wahyuni; Hasanuddin Hasanuddin; Cut Nurmaliah
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 9, No 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IX 2021
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.217 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v9i1.11591

Abstract

Etnobotani merupakan ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan yang digunakan manusia untuk keperluan sehari-hari dan pola pemikiran masyarakat terhadap sumber daya nabati yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis, kategori konservasi dan upaya konservasi tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan upacara adat masyarakat di Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini merupakan penelitian despriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan survei ekploratif. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2019. Hasil penelitian menunjukan bahawa terdapat 23 spesies tumbuhan yang dimanfaatkan untuk kepentingan upacara adat. Kategori konservasi tumbuhan yang digunakan sebagai bahan upacara adat adalah resiko rendah (75%). Masyarakat melakukan kegiatan penanaman tumbuhan yang digunakan sebagai bahan upacara adat di perkarangan rumah dan kebun sebagai upaya konservasi
ANALISIS KEMAMPUAN PESERTA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DALAM WORKSHOP SUBJECT SPECIFIC PEDAGOGY (SSP) DI FKIP UNSYIAH Cut Nurmaliah
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 4, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IV 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.41 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v4i1.2588

Abstract

Penelitian yang berjudul Analisis Kemampuan Peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Workshop Subject Specific Pedagogy (SSP) di FKIP UNSYIAH, bertujuan untuk: mendeskripsikan kegiatan dan hasil workshop SSP peserta PPG Prodi Pendidikan Biologi di PPG FKIP Unsyiah. Subjek penelitian adalah seluruh peserta PPG Prodi Pendidikan Biologi yang berjumlah 24 orang. Instrumen yang digunakan terdiri dari Instrumen Penilaian Aktivitas Peserta, Instrumen Penilaian Sejawat, Instrumen Penilaian Peer Teaching, Instrumen Penilaian RPP, dan Instrumen Penilaian proposal PTK. Analisis data menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan rerata nilai workshop peserta pada Aktifitas (88), Penilaian teman sejawat (95), peer teaching (88), RPP (96), dan proposal PTK (86). Kegiatan workshop terdiri dari: Pleno 1, Pleno 2, Diskusi kelompok, Kerja kelompok dan mandiri, Pleno 3, Revisi perangkat, dan Persetujuan Perangkat Pembelajaran. Produk workshop SSP terdiri dari RPP, LKS, Media ajar, Instrumen evaluasi, dan Materi Ajar. Kesimpulan penelitian adalah kegiatan workshop SSP PPG Program Studi Pendidikan Biologi sudah berjalan dengan baik sesuai dengan panduan yang telah disusun. Rerata nilai workshop peserta PPG Prodi Pendidikan Biologi pada katagori Sangat Baik (nilai aktivitas, teman sejawat, peer teaching, RPP, dan proposal PTK).
PENGARUH MODEL MELALUI KOOPERATIF STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI REPRODUKSI MANUSIA DI SMA NEGERI 8 BANDA ACEH Khairil Khairil; Cut Nurmaliah
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 4, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IV 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.843 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v4i1.2593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kooperatif STAD terhadap hasil belajar siswa pada materi reproduksi manusia di SMA Negeri 8 Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah ekperimen dengan desain penelitian “Pretest-Postest Control Group Design” . Sampel pada penelitian ini adalah 2 kelas yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan masing-masing kelas memiliki 30 siswa. Instrumen penelitian adalah tes hasil belajar. Analisis data untuk mengetahui peningkatan hasil belajar menggunakan n-gain, dan uji t pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata N-gain kelas eksperimen 77,92 dan rata-rata kelas kontrol 68,92. Hasil analisis statistik diperoleh nilai t-hit (2,043) > t-tab (2,013) Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh model kooperatif STAD terhadap hasil belajar siswa pada materi reproduksi manusia di SMA Negeri 8 Banda Aceh
Diversity Of Mangrove Species In Gampong Alue Naga, Shiah District, Kuala Banda Aceh City Keanekaragaman Spesies Mangrove Di Gampong Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh Vera Anggreana; Djufri Djufri; Hasanuddin Hasanuddin; Supriatno Supriatno; Cut Nurmaliah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 6, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the level of mangrove diversity in the Gampong Alue Naga area, Syiah Kuala District, Banda Aceh City. This research was conducted from October to December 2020. The study used a survey method, with a purposive sampling technique at each observation station. Determination of the location is in accordance with the characteristics of the mangrove forest habitat that grows in intertidal areas with muddy, loam and sandy soil conditions. The results showed that the value of mangrove diversity was classified into the medium category with an H value of 1.71. The composition of the mangrove species composition is Rhizophora mucronata Lam, Rhizophora apiculata Blume, Avicennia alba Blume, Rhizophora Stylosa Griff, Avicennia marina Forsk, Sesuvium portulacastrum Lam, Soneratia caseolaris Linn, Ipomoea pescaprae L. Sweet. The dominant type of mangrove in the Mangrove ecosystem area of Gampong Alue Naga is Avicennia marina Forsk with an INP value of 278% and the species with the lowest INP value is Soneratia caseolaris Linn with an INP value of 1%. The conclusion of this study shows that the mangrove ecosystem area of Gampong Alue Naga has a moderate Diversity value and shows that the mangrove ecosystem is still relatively stable. Keywords: Mangrove, Diversity, Purposive sampling, Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman mangrove yang terdapat dikawasan Gampong Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan dari bulan Oktober – Desember 2020. Penelitian menggunakan metode survei, dengan teknik purposive sampling pada setiap stasiun pengamatan. Penentuan lokasi sesuai dengan kondisi karakteristik habitat hutan mangrove yang tumbuh pada daerah intertidal dengan kondisi jenis tanah berlumpur, berlempung dan berpasir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai keanekaragaman mangrove tergolong ke dalam kategori sedang dengan nilai H’ 1,71. Komposisi spesies mengrove penyusun yaitu:     Rhizophora mucronata Lam, Rhizophora apiculata Blume, Avicennia alba Blume, Rhizophora Stylosa Griff, Avicennia marina Forsk, Sesuvium portulacastrum Lam, Soneratia caseolaris Linn, Ipomoea pescaprae L. Sweet. Jenis mangrove yang mendominasi di kawasan ekosistem Mangrove Gampong Alue Naga adalah spesies              Avicennia marina Forsk dengan dan spesies terendah yaitu Soneratia caseolaris Linn Kesimpulan dari penelitian ini menujukkan bahwa kawasan ekosistem mangrove Gampong Alue Naga memiliki nilai Keanekaragaman sedang dan menunjukkan bahwa ekosistem mangrove masih tergolong stabil. Kata kunci:  Mangrove, Keanekaragaman, Purposive sampling.
UPAYA PENGEMBANGAN PSIKOMOTORIK PESERTA DIDIK MELALUI IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING Coryna Oktaviani; Cut Nurmaliah; Mahidin Mahidin
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 20, No 2 (2019): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v20i2.1454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan psikomotorik peserta didik melalui implementasi problem based learning pada materi laju reaksi. Data penelitian ini dikumpulkan pada bulan oktober 2018 di SMAN 4 Banda Aceh melalui pre-experimental one-group pretest-posttest design. Pemilihan sampel secara purposive diperoleh peserta didik kelas XI IA-3 yang berjumlah 30 orang dari populasi 5 kelas XI IA. Lembar observasi psikomotorik peserta didik yang telah disiapkan sebagai instrumen dinilai oleh observer berjumlah enam orang, selanjutnya dianalisis dengan rumus perbandingan untuk memperolah data dalam bentuk nilai. Nilai yang diperoleh dari 10 item penilaian lembar psikomotorik menujukkan bahwa didapatkannya nilai yang sempurna dengan kategori sangat baik yaitu 4, seperti menuliskan kajian teoritas, rumusan masalah, prosedur kerja, dan bentuk fisik. Sedangkan item lainnya mendapatkan nilai di sekitaran 3,5; 3,7; 3,8; dan 3,9 yang masih dikategorikan rata-rata sangat baik juga. Berdasarkan hasil dari pengolahan data enam kelompok keseluruhan diperolehlah bahwa psikomotorik peserta didik mengalami peningkatan yaitu sebesar 95 dengan kategori sangat baik. Sehingga untuk penelitian lanjutan dapat disarankan melakukan penilaian psikomotorik berbasis mutiple intelligence dengan Problem Based Learning dengan menyiapkan lembar rubrik yang sesuai.
Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Berbasis PhET Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Siswa pada Materi Gelombang Cut Luthfia Harum; Muhammad Syukri; Yusrizal Yusrizal; Cut Nurmaliah
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 8, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.208 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v8i2.15776

Abstract

Abstrak. Peranan ilmu fisika dalam proses pembelajaran agar siswa dapat menumbuhkan keteramplan berpikir kritis dalam memecahkan persoalan sehari-hari. Penerapan pembelajaran fisika yang menarik akan meningkatkan motivasi belajar siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model generatif berbasis PhET dalam pembelajaran fisika terhadap keterampilan berpikir kritis dan motivasi siswa pada materi gelombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA yang berjumlah 227 siswa, sedangkan teknik pemilihan sampel berupa purposive  sampling. Teknik ini ditentukan berdasarkan nilai akhir ujian yang dimuliki oleh setiap kelas, kemudian membandingkan untuk memilih kelas yang memiliki hasil belajar dengan nilai rata-rata yang sama. Sampel dalam penelitian terdiri dari dua kelas yaitu siswa kelas XI MIA 2 berjumlah 33 siswa dan XI MIA 5 yang berjumlah 34 siswa. Prosedur pengumpulan data menggunakan soal KBK dan angket motivasi. Teknik analisis data dilakukan menggunakan uji t test dan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran generatif berbasis PhET diperoleh N-gain KBK 1 sebesar 0,55 atau 55% kriteria sedang, KBK 2 sebesar 0,63 atau 63% kriteria sedang, KBK 3 sebesar 0,73 atau 73% kriteria tinggi, KBK 4 dan KBK 5 sebesar 0,60 atau 60% kriteria sedang, selanjutnya KBK 6 sebesar 0,71 atau 71% kriteria tinggi. Motivasi siswa melalui penerapan model pembelajaran generatif pada keempat indikator termasuk dalam kategori setuju. Hasil dari keempat indikator terdiri dari perhatian pembelajar diperoleh 4,23, membangun relevansi 4,17, kepercayaan diri 4,15 dan kepuasan 4,21.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah model generatif berbasis PhET dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan motivasi belajar siswa menjadi lebih baik.Kata Kunci:Model Generatif, PhET, Keterampilan berpikir Kritis, dan Motivasi Abstract. The role of physics in the learning process so that students can develop critical thinking skills in solving everyday problems. The interesting application of physics learning will increase student motivation. The purpose of this study was to determine the effect of the PhET-based generative model in physics learning on critical thinking skills and student motivation on wave material. The method used in this research is quasi-experimental. The population in this study were 227 XI MIA students, while the sample selection technique was purposive sampling. The sample in this study consisted of two classes, namely students of class XI MIA 2 totaling 33 students and XI MIA 5 totaling 34 students. Data collection procedures using KBK questions and motivation questionnaires. The data analysis technique was performed using t test and percentage formula. The results showed that students' critical thinking skills through generative learning models based on PhET obtained N-gain KBK 1 of 0.55 or 55% moderate criteria, KBK 2 of 0.63 or 63% moderate criteria, KBK 3 of 0.73 or 73 % high criteria, KBK 4 and KBK 5 are 0.60 or 60% criteria are medium, then KBK 6 is 0.71 or 71% high criteria. Student motivation through the application of generative learning models to the four indicators included in the agreed category. The results of the four indicators consisting of student attention were obtained 4.23, building relevance 4.17, confidence 4.15 and satisfaction 4.21. The conclusion in this study is that the generative model based on PhET can improve students 'critical thinking skills and students' motivation to learn better. Keywords: Generative Models, PhET, Critical Thinking Skills, and Motivation
Identifikasi Tingkat Pemahaman Konsep Siswa Menggunakan Tes Diagnostik Three-Tier Multiple Choice pada Materi Hidrokarbon Susti Vellayati; Cut Nurmaliah; Sulastri Sulastri; Yusrizal Yusrizal; Nurdin Saidi
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 8, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.06 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v8i1.15715

Abstract

Pemahaman konsep adalah kemampuan seseorang dalam mengartikan, menjelaskan atau mengaplikasikan suatu hal berdasarkan pengetahuan yang telah dipelajari. Tes diagnostik adalah suatu alat yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep siswa. Tes yang digunakan pada penelitian ini adalah tes diagnostik three-tier multiple choice dan dikombinasikan dengan media CBT MOODLE. Pada penelitian ini telah dilakukan kajian untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman konsep siswa pada materi hidrokarbon dengan menggunakan tes diagnostik three-tier multiple choice berbasis CBT MOODLE. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 89 orang siswa kelas XI-MIPA SMAN 8 Banda Aceh. Pengumpulan data yang digunakan berupa 16 butir soal tes diagnostik three-tier multiple choice. Analisis data untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep siswa menggunakan metode certainty of respons index (CRI).  Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata siswa yang paham konsep terhadap materi hidrokarbon adalah 30,1% dan dikategorikan bahwa tingkat pemahaman konsep siswa gagal. Rata-rata siswa yang tidak paham konsep terhadap materi hidrokarbon sebesar 47,3%, siswa yang miskonsepsi sebesar 16% dan error sebesar 6,6%. Secara keseluruhan dapat dinyatakan bahwa siswa belum memahami materi hidrokarbon dengan benar sebesar 69,9%.
Penerapan Modul Problem Based Learning terhadap Self Efficacy dan Hasil Belajar Peserta Didik Citra Yolantia; Wiwit Artika*; Cut Nurmaliah; Hafnati Rahmatan; Muhibbuddin Muhibbuddin
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 9, No 4 (2021): OCTOBER 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.685 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v9i4.21250

Abstract

Self-efficacy memiliki kontribusi penting dalam proses pembelajaran karena dapat digunakan sebagai prediktor kinerja belajar siswa. Self-efficacy mampu merangsang motivasi, proses kognitif, aktivitas, prestasi dan ketekunan siswa. Kurangnya kemampuan efikasi diri merupakan salah satu masalah yang sering terjadi dalam pembelajaran. Permasalahan ini dapat diatasi melalui penerapan media pembelajaran seperti penggunaan modul inovatif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan modul pembelajaran berbasis masalah terhadap efikasi diri dan hasil belajar siswa. Selain itu juga bertujuan untuk melihat hubungan antara efikasi diri dengan hasil belajar akibat penerapan modul pembelajaran berbasis masalah materi sistem pencernaan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 di sebuah sekolah menengah atas di Kabupaten Aceh Barat, Aceh, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest posttest non-equivalent control group design. Sampel penelitian adalah 93 siswa (total sampling). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari angket efikasi diri dan tes kognitif materi sistem pencernaan. Data efikasi diri dan hasil belajar dianalisis dengan uji statistik parametrik menggunakan analisis kovarians, sedangkan efikasi diri dianalisis menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modul pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap efikasi diri dan hasil belajar siswa. Selain itu, analisis korelasi menunjukkan bahwa r hitung r tabel (0,7277 0. 2461) yang mengartikan adanya hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan hasil belajar siswa. Efikasi diri berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa: semakin tinggi efikasi diri maka hasil belajar akan semakin tinggi
Implementasi Pembelajaran STEM pada Materi Sistem Reproduksi Tumbuhan dan Hewan Terhadap Kemampuan Berpikir Ilmiah Peserta Didik SMP Rahmi Agustina; Ismul Huda; Cut Nurmaliah
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 8, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.401 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v8i2.16913

Abstract

Learning  science in Junior High School in Pidie district has not yet developed the ability to think scientifically. Leanears have not been able to do a problem analisis and argue with the evisidence and experience of the investigation. That are not given the opportunity to have learning activities that could improve their thinking, and then the equipment used in the process of teaching and learning on the concept of plants and animals reproduction are inediquate. It is proved by the laboratory space that has not been used and incompleted equipment. This study aims to determine the differences in the implementation of integrated STEM learning and STEM Silo on the ability to think scientifically on plant and animal reproduction concept in class IX Pidie State Junior High School. The approach used in this study was quantitative, the type of research was applied research; the method used is quasi-experimental, with the Nonrandomized control group pretest-posttest design. The population in this study amounted to 236 students and the sample to 75 students. The research procedure consisted of giving pretest, giving STEM integrated treatment in the experimental class and STEM silo in the control class, and giving posttest. The instrument for measuring scientific thinking ability is to use essay tests accompanied by rubrics. Data analysis consisted of normality test, independent t-test and ANOVA test. The results of the study showed there are diffences in the average value of scientific thinking integrated STEM class that is76.74 and STEM silos 61.64. The research is aimed at differing students ability to  scientific thinking. The students are taught by using integeted STEM learning and STEM silo in the reproduction of animal plant material grade IX SMP
Penerapan Model Discovery Learning Berbasis STEM pada Materi Sistem Gerak Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Fadlina Fadlina; Wiwit Artika*; Khairil Khairil; Cut Nurmaliah; Abdullah Abdullah
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 9, No 1 (2021): JANUARY 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.308 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v9i1.18591

Abstract

Implementation of learning in class 11th MAN 1 and MAN 2 Banda Aceh City Students only get information without going through discussion activities, students who are not brave enough to express ideas or ideas, so that students are not trained in using their critical thinking skills. This study aims to determine the improvement of students' critical thinking skills through the application of the STEM-based discovery learning model to the motion system concept. The research approach used is quantitative with the type of pre-experimental research. The research design used is the one-group pretest-postest design. The population was all of 11th grade students, amounting to 292 people. The sampling technique used was a total sampling. The sample in this study consisted of 292 students. The instruments in this research were pretest and posttest multiple choice questions with reasoned. Data analysis consisted of normality test, paired sample t-test at a significant level of 0.05 and n-gain. The results of the paired sample t-test obtained tcount 48 and value (ρ.001), so it was concluded that there were differences in critical thinking skills and learning outcomes of students before and after learning with the application of the STEM-based discovery learning model to the motion system concept. The results of the n-gain test using the Meltzer formula showed that the gain in critical thinking skills was 0.85, so there was an increase in critical thinking skills with a high category.
Co-Authors . Saminan A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Afriza, Lia Nur Ali Sarong Andayani, Dewi Andi Ulfa Tenri Pada Ar Rasyid, Ulfa Hansri Azhari Azhari Citra Yolantia Coryna Oktaviani Coryna Oktaviani Cut Luthfia Harum Cut Putri Amalya Debby Pratiwi Desriana, Putri Devi Syafrianti Devi Syafrianti, Devi Dewi Andayani Dewi Febriyanty Dini, Arina Djufri - Eva Murtisal evendi, evendi Fadlina Fadlina Fani Fardinita Fauziah, Asyifa Fhonna, Risma Rahmawati Gagarin, Yuri Hafnati Rahmatan Harum, Cut Luthfia Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hayati, Durrah Herliana, Fitriana Hilwah Nora Ismul Huda Jumiati . Jumiati . Kartika Wati Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Lisa Rauzatul Maretia M. Syukri Mahidin Mahidin Mahidin Mahidin Maisarah Husaini Maizaliani, Cut Roza Marisa Agustina Marlina Marlina Maulida, Maulida Muhammad Ali S Muhammad Rusdi Muhammad Syukri Muhammad Syukri Muhammad Yassir Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbudin Muhibuddin Muhibuddin Murisqa, Linda Nellyati Pulungan Nur, Yaumil Istiqlal M. Nurdin Saidi Nursafiah, Nursafiah Oktaviani, Coryna Rahmatan*, Hafnati Rahmi Agustina Raihan, Hanif Razali . Razali . Retcia Aisa Rini Safitri Riska Maulidar Rosdiani Rosdiani Safrida Safrida Safrida Safrida Safrida Safriyadi Amisyah Salfina Salfina Salma Fitria Pratiwi Samingan Samingan Samsulimi Samsulimi Siska Murti Soraya, Yenni Suhrawardi Ilyas Sulastri Sulastri Supriatno Supriatno Suryani Suryani Susti Vellayati Syarifah Husna Tuti Wahyuni Ulhusna, Fitrah Asma Utami, Liza Vera Anggreana Wahid, Ikhlas Wahyu Rizki Wardiah Wardiah Wiwit Artika Yusniza, Yusniza Yusra Yusra Yusrizal Yusrizal Yusrizal Yusrizal Zaitun Zaitun Zubaidah Zubaidah