Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja PNS pada Kantor Camat di Kabupaten Solok Selatan Dohlia, Patra; Syamsurizaldi, Syamsurizaldi; Wandra, Novera
Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik Vol. 3 No. 3 (2018): Oktober
Publisher : Laboratorium Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jakp.3.3.261-273.2018

Abstract

Latar belakang dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran disiplin kerja dan motivasi kerja di kantor camat di Kabupaten Solok Selatan, dan apakah disiplin kerja dan motivasi kerja memiliki pengaruh signifikan secara parsial dan simultan di kantor camat di Kabupaten Solok Selatan. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kausatif. Desain penelitian ini menggambarkan variabel dan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh PNS pada Kantor Camat Sungai Pagu, Kantor Camat Koto Parik Gadang Diateh dan Kantor Camat Pauh Duo. Penentuan sampel menggunakan teknik total sampling, yaitu seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 50 orang. Untuk mendapatkan instrument penelitian yang valid dan realiabel, peneliti telah melakukan uji validitas dan realiablitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu total capaian responden (TCR) dan analisis induktif yaitu hipotesis diuji dengan uji t dan uji F. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) disiplin kerja berada pada kategori baik, motivasi kerja pada kategori cukup baik dan kinerja pada kategori baik. (2) Disiplin kerja dan motivasi kerja memiliki pengaruh pengaruh signifikan secara parsial dan simultan terhadap kinerja PNS di Kantor Camat di Kabupaten Solok Selatan. Berdasarkan hasil penelitian peneliti memberikan beberapa saran yaitu (1) Untuk meningkatkan disiplin kerja, pimpinan perlu bersikap tegas dan tidak diskriminatif. (2) Untuk meningkatkan motivasi kerja pimpinan harus memberikan penghargaan kepada pegawai yang berprestasi. (3) Untuk meningkatkan kinerja PNS, pimpinan lembaga harus memperhatikan disiplin dan motivasi kerja pegawai dengan cara memaksimalkan pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen (planning, organizing, actuating dan controlling) untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efesien.
Keterlibatan Masyarakat Adat dan Pemerintah Kabupaten dalam Melestarikan Lingkungan Pasca Pengalihan Kewenangan Pengurusan Izin Pertambangan Hanida, Rozidateno Putri; Syamsurizaldi, Syamsurizaldi; Rozi, Fachrur; Irawan, Bimbi
Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik Vol. 3 No. 3 (2018): Oktober
Publisher : Laboratorium Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jakp.3.3.274-291.2018

Abstract

Pasca direvisinya Undang-Undang No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah telah membawa dampak terhadap hubungan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah dan antar Pemerintah Daerah. Salah satu dampak tersebut menyentuh persoalan kewenangan perizinan pertambangan. Sebelumnya kewenangan perizinan pertambangan dipegang oleh Pemerintah Kabupaten/ Kota, namun pada saat ini kewenangan itu sudah beralih kepada Pemerintah Provinsi. Peralihan kewenangan ini tentu akan merubah pola keterlibatan masyarakat adat dan Pemerintah Kabupaten dalam menjaga kelestarian lingkungan dalam kegiatan pertambangan. Maka dari itu, tulisan ini mencoba untuk menelaah dan menjelaskan bagaimana keterlibatan adat dan Pemerintah Kabupaten dalam melestarikan lingkungan pasca pengalihan kewenangan pengurusan izin pertambangan. Kajian ini dilakukan di Provinsi Sumatera Barat dengan lokus penelitian di Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kabupaten Solok Selatan. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitif. Melalui proses wawancara, pengamatan dan analisis terhadap data, telah memberikan gambaran bahwa perlu pembagian peran antar aktor dalam proses pengawasan Masyarakat adat dapat mengambil peran sebagai aktor pertama yang akan mengidentifikasi gejala-gejala kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas pertambangan. Peran ini akan dikoordinir oleh KAN bersama Pemerintah Nagari. Sedangkan Pemerintah Kabupaten dapat berperan sebagai pihak yang bisa memberikan rekomendasi untuk menghentikan perusahaan yang terbukti melakukan pengrusakan lingkungan. Kemudian, Pemerintah Kabupaten dapat melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi secara berkala untuk melaporkan terkait kondisi lingkungan dan aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh para penambang.
Pendampingan Penguatan Tata Kelola dan Kapasitas SDM Perangkat Nagari Lubuk Gadang Barat Daya Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Tahun 2025 Desri Yet Nofita; Syamsurizaldi; O.P. Bismark; Novera Wandra; Eva Suryani; Fitri; isyuliardi; Tri Yanti; Mandra Adrika Putra; Adisty Fazar; Iqbal Al Arraafi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 4 (2025): JPMWI-OKTOBER
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v1i4.136

Abstract

Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur nagari, yaitu: (1) Memberikan pemahaman prinsip good governance; (2) Menjelaskan tugas pokok dan fungsi aparatur sesuai regulasi; (3) Mendampingi penyusunan SOP pemerintahan nagari; dan (4) Melatih keterampilan pelayanan publik berbasis service excellent. Metode yang digunakan meliputi: (1) Ceramah interaktif untuk memberikan pemahaman konsep; (2) Diskusi kelompok untuk memperdalam materi; (3) Simulasi pelayanan untuk melatih keterampilan praktis; dan (4) Pendampingan penyusunan dokumen administrasi sebagai hasil nyata kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan aparatur, yang ditunjukkan dengan lahirnya draft SOP, modul pelatihan, dan perbaikan sikap pelayanan publik. Kegiatan ini diharapkan menjadi landasan awal bagi penguatan kelembagaan nagari di masa mendatang.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR CAMAT SE KABUPATEN SOLOK SELATAN Stevani Lafitri; Syamsurizaldi; Fatma Yeni; Desri Yet Nofita
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JEBWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jebwi.v1i2.125

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui gambaran gaya kepemimpinan, motivasi kerja dan kinerja pegawai Kantor Camat Se Kabupaten Solok Selatan, (2) Untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai Kantor Camat Kabupaten Solok Selatan, (3) Untuk mengetahui motivasi kerja terhadap kinerja pegawai Kantor Camat Se Kabupaten Solok Selatan, (4) Untuk mengetahui gaya kepemimpinan dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja pegawai Kantor Camat Solok Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berlandaskan filsafat positivisme. Metode ini diterapkan untuk meneliti hubungan antara variabel independen (gaya kepemimpinan dan motivasi kerja) dengan variabel dependen (kinerja pegawai). Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan Skala Likert 5 poin, yang disebarkan kepada responden yang bekerja di Kantor Camat se-Kabupaten Solok Selatan. Analisis data yang dilakukan, uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk memastikan instrumen penelitian memenuhi standar ilmiah. Uji validitas dilakukan dengan korelasi Product Moment Pearson, sedangkan reliabilitas diuji dengan metode Cronbach’s Alpha (nilai > 0,7). Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan software SPSS. Sebelum analisis regresi, dilakukan uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas untuk memastikan data memenuhi asumsi regresi.