Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Inovasi Pelayanan Program Kelurahan Siaga Sehat Jiwa (Rasa Sejiwa) Di Puskesmas Nanggalo Kota Padang Meddian Saputra; Syamsurizaldi Syamsurizaldi; Desna Aromatica
Jurnal Administrasi Publik dan Pembanguan Vol 3, No 2 (2021): JULI - DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpp.v3i2.3979

Abstract

Penulisan Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui apa tipologi Inovasi program Kelurahan Siaga sehat jiwa (rasa Sejiwa) di Puskesmas Nanggalo Kota Padang untuk mengatasi masalah gangguan jiwa di wilayah Nanggalo khususnya Kurao Pagang. Penelitian ini menggunakan teori Tipologi Inovasi yang digagas oleh Khairul Muluk. Dalam teori tersebut terdapat lima tipologi inovasi sektor publik yaitu: inovasi produk pelayanan, inovasi proses pelayanan, inovasi metode pelayanan, inovasi kebijakan, dan inovasi sistem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil pembahasan dapat diketahui bahwa program Rasa Sejiwa di Puskesmas Nanggalo lebih dominan ke dalam tiga tipologi yaitu pada Inovasi Produk Layanan seperti terbentuknya Posyandu Seroja dan pemantauan minum obat oleh kader, pada Inovasi Proses Layanan adanya organisasi yang dibuat khusus pada Program Rasa Sejiwa di Kurao Pagang dengan melibatkan kader jiwa dan pihak kelurahan serta perubahan prosedur dalam memberikan pelayanan, dan pada Inovasi Metode Layanan terdapat cara baru dalam berinteraksi dengan melibatkan interaksi antara pasien, keluarga pasien, petugas Puskesmas dan kader jiwa. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti tidak semua pasien mau mengkuti kegiatan posyandu seroja dan masih adanya keluarga yang acuh terhadap pasien jiwa. Selain itu, ketersediaan obat juga menjadi kendala dalam melakukan kegiatan Rasa Sejiwa. 
PEMBANGUNAN PARIWISATA BERKELANJUTAN PADA KAWASAN GEOPARK NGARAI SIANOK MANINJAU DI KOTA BUKITTINGGI Nur Fadisa; Syamsurizaldi Syamsurizaldi; Hendri Koeswara
Jurnal Administrasi Publik dan Pembanguan Vol 3, No 2 (2021): JULI - DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpp.v3i2.3985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan pada Kawasan Geopark Ngarai Sianok Maninjau di Kota Bukittinggi yang dilatar belakangi oleh Visi dan Misi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi untuk mewujudkan sektor  pariwisata bagi Pemerintah Kota Bukittinggi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data yang didapat, maka dilakukan teknik triangulasi sumber. Penelitian ini menggunakan pendekatan pariwisata berkelanjutan oleh John Swarbrooke. Dengan menggunakan 3 (tiga) variabel yaitu: dimensi ekonomi, dimensi sosial budaya, dan dimensi lingkungan.Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kawasan Geopark Ngarai Sianok Di Kota Bukittinggi didorong oleh kemampuan untuk mendatangkan wisatawan yang datang memberikan dampak positif kepada sektor pariwisata Kota Bukittinggi. Hal ini dilihat dari peningkatan PAD Kota Bukittinggi dari sektor pariwisata yang meningkat setiap tahunnya. Dari dimensi lingkungan pembangunan yang ada tidak terpengaruh secara signifikan bagi ekosistem di Kawasan Geopark Ngarai Sianok  Maninjau. Saran yang diberikan oleh peneliti adalah melakukan pembinaan kepada masyarakat harus lebih aktif lagi, sehingga pelayanan kepada wisatawan menjadi lebih baik lagi. Juga pembangunan kedepannya diharapkan dapat mempertimbangkan aspek lingkungan demi menjaga ekosistem kawasan geopark ngarai sianok maninjau.Kata kunci: Pembangunan, Pariwisata Berkelanjutan, Geopark, Ngarai Sianok, Kota Bukittinggi
KEPEMIMPINAN INOVATIF WALIKOTA PAYAKUMBUH DALAM MEMBANGUN CITY BRANDING "PAYAKUMBUH, THE CITY OF RANDANG" Desfitawarni Desfitawarni; Syamsurizaldi Syamsurizaldi; Fatia Fatimah
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 8, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v8i2.7751

Abstract

AbstractIn 2019, the Mayor of Payakumbuh began to build a city branding titled "Payakumbuh, The City of Randang". The Mayor of Payakumbuh emphasized to the world community that Payakumbuh City is a Rendang City with the advantage that it has a Rendang Village and a modern and standardized center for rendang processing. Furthermore, this study will explain how the innovative leadership of the Mayor of Payakumbuh in building the city branding "Payakumbuh, The City of Randang". This research method uses descriptive qualitative. The research data was obtained from primary data through the main resource persons, namely the Mayor of Payakumbuh and other fairly representative informants. Secondary data by citing books, journals, documents and online media. The data analysis technique in this research is through data reduction, data display and drawing conclusions. The results of the study reveal that the development of the city branding "Payakumbuh, The City of Randang" is driven by the innovative leadership of the Mayor of Payakumbuh who is visionary, collaborative, risk-taking and change-oriented. Although the collaborative dimension is not yet optimal, the Mayor of Payakumbuh has succeeded in developing all the potential of existing resources towards improving the quality of processes and products that are more effective, efficient and relevant.AbstrakPada tahun 2019, Walikota Payakumbuh mulai membangun city branding bertajuk “Payakumbuh, The City of Randang”. Walikota Payakumbuh menegaskan kepada masyarakat dunia bahwa Kota Payakumbuh adalah Kota Rendang dengan keunggulannya yaitu memiliki Kampung Rendang dan pusat pengolahan rendang secara modern dan terstandarisasi. Lebih lanjut, penelitian ini akan menjelaskan bagaimana kepemimpinan inovatif Walikota Payakumbuh dalam membangun city branding “Payakumbuh, The City of Randang“. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Data penelitian didapatkan dari data primer melalui narasumber utama yaitu Walikota Payakumbuh dan informan lainnya yang cukup representatif. Data skunder dengan mengutip buku, jurnal, dokumen dan media online. Teknik analisa data dalam penelitian ini melalui reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembangunan city branding “Payakumbuh, The City of Randang” didorong oleh kepemimpinan inovatif Walikota Payakumbuh yang visoner, kolaboratif, berani mengambil resiko dan berorientasi perubahan. Meskipun pada dimensi kolaboratif belum begitu optimal, namun Walikota Payakumbuh berhasil mengembangkan segenap potensi sumber daya yang ada menuju pada peningkatan mutu proses dan produk yang lebih efektif, efisien dan relevan.
Nagari Government Cooperation with Nomads Monitors in the Development of Nagari Sulit Air District of Solok Ridho Yoliandri; Hendri Koeswara; Syamsurizaldi Syamsurizaldi
JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political Social UMA) Vol. 10 No. 1 (2022): JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jppuma.v9i2.4808

Abstract

Nomads in West Sumatra have a very big share in the development of the village, one of which is SulitAir, which has quite a several Nomads and has a nomadic organization called Sulit Air Sepakat (SAS) sothat it becomes one of the overseas assisted villages that must collaborate with nomads in the social,cultural and economic fields. It turns out that the implementation of cooperation has not yet beenrealized. There are problems such as coordination between parties collaborating with localgovernments and commitments from collaborating parties the purpose of this research is to describethe implementation of cooperation between the Nagari government and migrants in the developmentof Nagari Sulit Air in Solok Regency. This research uses the descriptive qualitative method. Datacollection techniques using interviews and documentation. The result shows that the implementationof the cooperation has not been implemented as a whole. In the initiation process, the collaboration hasbeen carried out well, starting from the beginning of the collaboration to the actors involved and therelationships between actors. Areas of cooperation are also carried out well with the submission ofwork plans but the areas that are cooperated have not been developed. There is nobody for organizingcooperation that is authorized to carry out this cooperation. The responsibility of the cooperationparties is still high but the commitment between the parties is reduced, one of which is due to thedifficulty in resolving land acquisition problems.
Interactive Governance: Management of Potential Migrants in the Development of Nagari Sumanik, West Sumatra Province Miftahul Viona Sari; Syamsurizaldi Syamsurizaldi; Hendri Koeswara
Jurnal Public Policy Vol 8, No 3 (2022): July
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpp.v8i3.5339

Abstract

This study aims to see how the interaction process by Nagari Sumanik Government in managing migrants potentialities for the village  development from the interactive governance perspective according to Torfing, et  al. This research is using the qualitative type of research with a descriptive  approach. The results are indicating that in managing the migrants potentialities for the village development, they have been using the interactive governance perspective,  which can be seen in the institutional design variable that the village government  has designed the institutional according to their potential which is by incorporating the elements of Rantau into the vision and mission of the village of  Sumanik and forming the field of Rantau outside from the structure of the nagari  government and also involves migrants as the network actors for the village  development. In the Goal and Framework Steering variable, the relation between the village government and the migrants is coordination and more informal. In the process management variable, the Nagari Sumanik Government is taking the input and suggestions from migrants so that it can encourage innovation in development. In the direct participation variable, Nagari government has built the migrants trust by maintaining communication to provide the migrants understanding about the village conditions and the migrant support implementing programs that the benefits can be directly felt by the people of Nagari Sumanik. The interaction process is still dominated by the Wali Nagari and several special figures, and the Nagari social institutions involvements seems not enough. The function of this institution is important to optimize the migrant participations for the village development.
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN NAGARI TERTINGGAL DI KECAMATAN SANGIR BATANG HARI KABUPATEN SOLOK SELATAN Ratnawilis, Ratnawilis; Koeswara, Hendri; Syamsurizaldi, Syamsurizaldi

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.747 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i3.1520

Abstract

Akuntabilitas adalah bentuk kewajiban penyelenggara kegiatan publik untuk dapat menjelaskan dan menjawab segala hal menyangkut langkah dari seluruh keputusan dan proses yang dilakukan, serta pertanggungjawaban terhadap hasil kinerjanya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis akuntabilitas pengelolaan keuangan nagari tertinggal di Kecamatan Sangir Batang Hari Kabupaten Solok Selatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tiga tingkatan akuntabilitas dari Lukito yaitu Akuntabilitas Teknis, Akuntabilitas Strategis, dan Akuntabilitas Politis. Jenis penelitian deskriptif kualitatif, Pengumpulan data melaluiwawancara, dokumentasi, dan observasi. Informan dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Tahapan pengolahan data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, analisis dan penarikan kesimpulan.Validitas data menggunakan triangulasi sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan keuanganNagari Tertinggal di Kecamatan Sangir Batang Hari Kabupaten Solok Selatan secara bertahap mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan sampai pada tahap pelaporan dan pertanggung jawaban APBDes belum sesuai dengan Pengelolaan keuangan desa berdasarkan pada Permendagri Nomor20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, para perangkat nagari belum memahami sepenuhnya mengenai bagaimana pengelolaan keuangan nagari yang akuntabel, adanya ketidaksesuaian antara laporan dengan fisik pekerjaan, dan seringnya keterlambatan penyampaian pelaporan. Kendala utamanya adalah belum efektifnya kegiatan pembinaan aparat pemerintahan Nagari dan rendahnya kompetensi sumber daya manusia, sulitnya kondisi geografis daerah, siskuedes yang masih manual, serta minimnya sosialisasi dan bimbingan dari Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.
EVALUASI PEMILIHAN KEPALA DAERAH SEBAGAI WUJUD DEMOKRATISASI: STUDI PADAPEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK TAHUN 2017 DI PROVINSI ACEH, INDONESIA Fakhruddin, Fakhruddin; Yuslim, Yuslim; Syamsurizaldi, Syamsurizaldi
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 4, No 1 (2019): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.116 KB) | DOI: 10.24198/jwp.v4i1.19760

Abstract

Pemilihan kepala daerah serentak tahun 2017 yang dilaksanakan di Provinsi Aceh diduga mengandung beberapacacat. Meskipun secara prosedural penyelenggaraan pemilu dapat dikategorikan sukses, dalam aspek substansialterdapat pelanggaran administrasi dan tindak pidana pemilu. Tulisan ini mendeskripsikan pelanggaran pemilu diAceh dengan menganalisis dan memeriksa hasil laporan dan sejumlah keputusan Komisi Independen Pemilihan(KIP ) maupun Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih), Undang-Undang dan peraturan Komisi PemilihanUmum, dan qanun Aceh yang mengatur pelaksanaan pilkada. Hasil penelitian ini mengungkapkan masihterdapat sejumlah pelanggaran pilkada seperti pelanggaran kesalahan administrasi data pemilih, kericuhan padasaat kampanye, kurangnya sosialisasi bagi pemilih disabilitas, politik uang, kekerasan dan diskriminasi, dansengketa pencalonan yang dilakukan oleh peserta pilkada maupun tim pendukung. Masih maraknya pelanggarandan tindakan kriminal pada pilkada serentak di Provinsi Aceh menandakan demokratisasi mengalami hambatanakibat ketidakmampuan, baik partai politik, calon kandidat, maupun penyelenggara pilkada itu sendiri dalammemahami prinsip-prinsip substantif penyelenggaraan pemilu.
Pengaruh Strategi Pemasaran terhadap Penjualan Aneka Makanan UMKM di Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Vera Wati; Syamsurizaldi; Arina Sovia; Sastria Nofrita
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 2 (2025): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i2.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Bagaimana gambaran strategi pemasaran dan penjualan produk UMKM aneka makanan di Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.(2) Apakah strategi pemasaran berpengaruh signifikan terhadap penjualan produk UMKM aneka makanan di Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini terdiri satu variabel independen yaitu strategi pemasaran (X) dan satu variabel dependen yaitu penjualan (Y). Metode penelitian ini adalah deskriptif dan kausatif. Populasi sebanyak 38 orang pemilik/pengusaha UMKM aneka makanan di Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, sehingga 38 orang pemilik/pengusaha UMKM aneka makanan di Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan menjadi responden. Untuk memperoleh instrument yang valid dan reliabel dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisa yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan melakukan uji asumsi klasik dengan α 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pemasaran UMKM aneka makanan di Kecamatan Sungai Pagu berada pada kriteria baik dengan rata-rata skor 3,84 dengan tingkat pencapaian 76,75% dan penjualan produk UMKM aneka makanan di Kecamatan Sungai Pagu berada pada kriteria baik dengan rata-rata skor 3,86 dengan tingkat pencapaian 77,13%. Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa strategi pemasaran berpengaruh signifikan terhadap penjualan produk aneka makanan UMKM di Kecamatan Sungai Pagu, dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung yang diperoleh adalah 3,995 > dari t tabel sebesar 1,6991. Berdasarkan temuan penelitian ini maka untuk meningkatkan penjualan produk UMKM aneka makanan di Kecamatan Sungai Pagu, disarankan pemilik/pengusaha agar lebih memperhatikan dan meningkatkan indikator tempat usaha dan indikator memikat perhatian calon konsumen.
Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kepuasan Kerja Pada Pengadilan Agama Muara Labuh Dan Pengadilan Agama Koto Baru Ayuhana, Witria Ayuhana; Syamsurizaldi, Syamsurizaldi; Wandra, Novera
Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik Vol. 3 No. 2 (2018): April
Publisher : Laboratorium Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jakp.3.2.179-194.2018

Abstract

Kepuasan kerja merupakan salah satu aspek penting yang harus dimiliki oleh seorang pegawai agar mampu bekerja secara baik dan sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana gambaran Lingkungan Kerja Fisik, Lingkungan Kerja Non Fisik dan Kepuasan Kerja Pegawai Pengadilan Agama Muara Labuh dan Pengadilan Agama Koto Baru, (2) Apakah Lingkungan Kerja Fisik berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pengadilan Agama Muara Labuh dan Pengadilan Agama Koto Baru, (3) Apakah Lingkungan Kerja Non Fisik berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pengadilan Agama Muara Labuh dan Pengadilan Agama Koto Baru, dan (4) Apakah Lingkungan Kerja Fisik dan Lingkungan Kerja Non Fisik secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pengadilan Agama Muara Labuh dan Pengadilan Agama Koto Baru. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif dan kausatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Pengadilan Agama Muara Labuh dan Pengadilan Agama Koto Baru. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Proporsional Random Sampling dengan sampel sebanyak 40 orang. Untuk memperoleh instrumen penelitian berupa kuesioner yang valid dan realiabel, peneliti melakukan uji validitas dan uji realibilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Pengadilan Agama Muara Labuh dan Pengadilan Agama Koto Baru kondisi lingkungan kerja fisik berada pada kategori baik, Untuk lingkungan kerja non fisik berada pada kategori kurang baik dan kepuasan kerja berada pada kategori cukup baik. Berdasarkan uji T dan uji F, ditemukan bahwa lingkungan kerja fisik tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan lingkungan kerja non-fisik berpengaruh signifikan tehadap kepuasan kerja. Namun, setelah dilakukan uji simultan ditemukan bahwa lingkungan kerja fisik secara bersama-sama dengan lingkungan kerja non fisik memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti memberikan saran bahwa untuk memperhatikan dan meningkatkan kepuasan kerja pegawai di Pengadilan Agama Muara Labuh dan Pengadilan Agama Koto Baru, pimpinan pengadilan perlu memperhatikan lingkungan kerja non fisik yaitu terkait dengan suasana kerja, pengawasan dan perlakuan terhadap pegawai. Suasana kerja ini juga berkaitandenganlingkungan kerja fisik yaitu kebersihan, penerangan, fasilitas kerja dan pewarnaan ruang kerja.
Manajemen Program Pengembangan Destinasi Pariwisata oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kerinci Adrianto, Adrianto; Syamsurizaldi, Syamsurizaldi; Zetra, Aidinil
Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik Vol. 3 No. 3 (2018): Oktober
Publisher : Laboratorium Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jakp.3.3.226-238.2018

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum meningkatnya secara signifikan angka kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara sejak ditetapkannya Kabupaten Kerinci sebagai branding pariwisata Provinsi Jambi pada tahun 2016. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan manajemen program pengembangan destinasi pariwisata oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kerinci. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori manajemen George R. Terry. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif dengan data primer dan sekuder yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Informan ditentukan dengan purposive sampling, yakni Kepala Bidang dan Staf Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kerinci serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa manajemen program pengembangan destinasi pariwisata Kabupaten Kerinci belum dilaksanakan dengan baik, dan masih ditemukan beberapa kendala dalam proses manajemen program. Oleh karena itu perlu dilakukan penyempurnaan dalam beberapa hal, seperti penyiapan dokumen perencanaan induk pengembangan pariwisata daerah, meningkatkan koordinasi lintas OPD dengan membentuk Tim, meningkatkan alokasi dan ketepatan penggunaan anggaran, dan peningkatan sumberdaya dan kerjasama dengan stakeholder dalam pengelolaan destinasi pariwisata.