Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : DedikasiMU: Journal of Community Service

SOSIALISASI TEKNOLOGI PEMBUATAN PAKAN IKAN LELE PADA UMKM CANGKUL DI KOTA MALANG - JAWA TIMUR Domas Galih Patria; Sutrisno Adi Prayitno; Nadhifa Salsabila
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 4 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v4i1.3784

Abstract

Usaha budidaya ikan lele saat ini menjadi salah satu terobosan yang dapat dilakukan masyarakat di masa pandemi Covid-19 agar dapat bertahan dalam situasi ekonomi yang berubah. Kondisi Covid-19 tidak menyurutkan masyarakat dalam mencari peluang untuk mendapatkan penghasilan agar ekonomi keluarga tetap berjalan dan harus bisa mencari solusi yang mudah dalam berbisnis. Salah satu budidaya ikan lele yang ada di Kota Malang adalah UMKM CANGKUL milik bapak Sukamto. Beberapa kendala atau masalah yang ada pada UMKM CANGKUL tersebut, antara lain pakan lele yang mahal sehingga membuat pendapatan atau penghasilan Bapak Sukamto dari budidaya ikan lele rendah bahkan mengalami kerugian, belum adanya inovasi dan teknologi pembuatan pakan secara mandiri, dan belum adanya mitra bahan baku pakan ikan lele sebagai bahan baku pembuatan pakan lele secara mandiri. Sosialisasi dan pelatihan teknik pembuatan pakan ikan lele secara mandiri terdiri dari 4 tahapan yaitu (1) Pemilihan bahan baku yang berkulitas dengan harga yang relative murah, (2) Formulasi pakan ikan lele, (3) Proses pencampuran bahan, dan (4) Proses pembentukan pellet. Harga pakan yang dihasilkan dapat menurunkan harga pakan sampai 55% dan kualitas pakan sangat disukai oleh ikan lele. Ketersediaan bahan baku berupa bungkil kacang kedelai, ampas singkong (onggok), limbah MSG, tepung ikan, dan vermi juice (jus cacing) dapat dipenuhi diaresa sekitar lokasi usaha dengan harga yang relatif murah dan bersifat sustainable.
PERAN SERTA DALAM MELAKSANAKAN PROTOKOL PENCEGAHAN PENYEBARAN CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) PADA MASYARAKAT Sutrisno Adi Prayitno; Heri Purnama Pribadi; Raida Amelia Ifadah
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 2 No 3 (2020): DedikasiMU (Journal of Community Service), September 2020, ISSN: 2716-5140, E-ISS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v2i3.1657

Abstract

Pada tahun 2019 di Indonesia telah terjadi penyebaran wabah virus Corona Virus diseases -19 (Covid-19) yang menimbulkan banyak gejala seperti flu yang berkepanjangan, demam, tenggorokan sakit atau radang yang hebat, lemah-letih dan sebagaianya. Munculnya wabah tersebut mendorong pentingnya menjalankan protokol kesehatan dalam mencegah virus tersebut. Banyaknya masyarakat yang belum melaksanakan protokol dalam pencegahan dengan baik menjadi alasan untuk melakukan peningkatan pengetahuan warga atas protokol tersebut. Tujuan pengabdian adalah untuk memberikan informasi dan peningkatan pengetahuan warga tentang pentingnya protokol dalam pencegahan penyebarluasan Covid-19. Kegiatan dilakukan dengan membagikan masker pelindung mulut dan hidung di perempatan jalan lalu lintas di daerah perempatan Kebomas. Tahapan dalam kegiatan adalah dimulai dari pembuatan masker dari bahan kain yang dijahit. Tahap kedua adalah dengan membagikan pada sasaran warga yang berlalu lintas. Sasaran masyarakat adalah tukang becak, pengendara sepeda motor yang berlalu lalang di jalan sekitar perempatan Kebomas yang prioritasnya adalah mereka yang tidak menggunakan masker. Mereka diberi edukasi pengetahuan melalui pemakaian masker dan memberikan informasi pentingnya pemakaian masker kain tersebut. Hasil pengabdian menyatakan bahwa warga yang tidak memakai masker ada beberapa alasan karena tidak mau membeli, tidak nyaman memakai masker dan bahkan ada yang mengatakan belum mengerti. Sehingga dengan adanya informasi yang diberikan, mereka lebih bisa memahami dan meningkat pengetahuannya.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN PANGAN TANPA BORAKS Sutrisno Adi Prayitno; Wiharyanti Nur Lailiyah
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 2 No 1 (2020): DedikasiMU (Journal of Community Service)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v2i1.1213

Abstract

Untuk mewujudkan program Indosenesia menuju masyarakat yang sehat maka harus didasari atas ketersediaan pangan atau makanan yang berprinsip pada ASUH yaitu makanan yang aman, sehat utuh serta halal. Akhir – akhir ini masih marak terdapat isu beredarnya makanan yang tidak sehat karena adanya penggunaan bahan makanan yang dilarang penggunaannya oleh pemerintah. Fakta yang ada di lapangan menyatakan banyaknya makanan yang beredar yang masih jauh dari model keamanan, terutama berkaitan dengan BTM dan sanitasi higiene. Banyaknya pelaku usaha atau industri makanan yang semakin hari semakin menjamur, menjadikan kekawatiran tersendiri pada pemerintah. Terutama kecurangan pelaku usaha makanan yang dengan sengaja menambahkan bahan makanan yang berbahaya pada makanan tersebut. Hal tersebutlah yang mendasi adanya kegiatan penyuluhan dan pelatihan tentang pembuatan makanan sehat tanpa bahan yang membahayakan kesehatan. Kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan kepada pelaku usaha makanan industri rumah tangga. Tahapan yang digunakan dalam pengabdian tersebut adalah tahap sosialisasi atau penyuluhan, tahap kompetensi peserta pelatihan, tahap pelatihan dan aplikasi dan terakhir adalah tahap evalusi. Para peserta memiliki bnayk antusias dalam pelaksanaany untuk bertanya dan menjawab. Dalam pelatihan dan aplikasinya, peserta mampu menghasilkan produk yang berkualitas baik. Selain itu peserta memiliki pemahaman yang baik dan peningkatan ilmu dalam bidang kemanan makanan, pengolahan dan kesehatan makanan.
DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP KERIPIK PARE HOME INDUSTRY Dwi Retnaningtyas Utami; Andi Rahmad Rahim; Sutrisno Adi Prayitno; Ainanda Alfatina
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 4 No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v4i3.4090

Abstract

Keripik sayuran adalah barang baru yang masuk di pasar pertanian Indonesia. Semua orang, tua atau muda menyukai mengkonsumsi snack di waktu senggang mereka. Selama ini, snack hanya diproduksi dari karbohidrat, seperti kentang, beras, dan dari sumber-sumber glukosa seperti nangka, nanas, snackfruit, dan sedikit buah-buahan, seperti apel, melon, atau semangka. Sangat jarang makanan ringan yang dibuat dari sayuran. Tetapi, saat ini bukan tidak mungkin untuk memproduksi makanan ringan yang dibuat dari sayuran. Berbicara mengenai sayuran, pare dapat diolah sebagai keripik. Permasalahan yang ada, antara lain kurangnya pengenalan produk keripik sayuran dari pare pada masyarakat, sistem pemasaran yang belum jelas dan belum meluas. Selama ini pembuatan keripik pare hanya berdasarkan permintaan atau pesanan. Cara untuk menanggulangi masalah tersebut adalah dengan menguji tingkat penerimaan konsumen terhadap parameter sensori keripik sayuran dari pare. Kemudian dari hasil tingkat kesukaan ini, akan didapatkan langkah selanjutnya untuk memerkenalkan produk keripik pare dari Jawa Timur ke tingkat ekspor. Dari karakteristik konsumen, keripik pare disukai oleh perempuan dengan rentang umur 25 – 35 tahun dan sudah memiliki penghasilan. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah produsen keripik pare diharapkan dapat meningkatkan atribut yang dinilai masih kurang, misalnya menambahkan varian rasa sehingga meningkatkan daya terima konsumen.
SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN EKADO DI DESA GINTUNGAN, KECAMATAN KEMBANGBAHU, KABUPATEN LAMONGAN Sutrisno Adi Prayitno; Dwi Retnaningtyas Utami; Nur Maulida Safitri; Intan Iriani Dewi; Elfira Oktaviani
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2023): DedikasiMU Maret 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v5i1.5384

Abstract

Permasalahan gizi buruk serta stunting merupakan hal yang perlu ditanggulangi di Indonesia. Pengetahuan bahan makanan yang bergizi masih berperan dalam pencegahan kenaikan angka stunting. Beragam pangan dapat diaplikasikan ke dalam olahan makanan untuk balita. Ketidaktahuan orang tua bayi dalam penyajian makanan sehat dan bergizi baik menjadikan ketersediaan makanan bagi balita hanya berdasarkan jumlah saja tanpa melihat komposisi gizi makanan tersebut. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahanan masyarakat terkait pencegahan stunting dan peningkatan status gizi anak melalui diversifikasi olahan berbasis pangan yang memiliki protein tinggi. Hasil dari kegiatan diskusi adalah peserta secara keseluruhan dapat mengetahui beragam bahan makanan sehat bergizi yang dapat digunakan dalam pencegahan stunting, mampu mengolah ekado secara sederhana dengan tepat, hingga pengemasan dan penyimpanan. Berdasarkan hasil survey, didapatkan 21.75% peserta menyatakan sudah pernah memperoleh penyuluhan stunting dan 67.25% peserta belum pernah memperoleh penyuluhan tentang stunting, serta seluruh peserta (100%) menyatakan puas dan memeroleh manfaat dari kegiatan PKM.
ALTERNATIF USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT HIJAU Caulerpa sp. DENGAN METODE LEPAS DASAR PADA MASYARAKAT PESISIR Andi Rahmad Rahim; Nur Maulida Safitri; Aminin Aminin; Sutrisno Adi Prayitno; Ummul Firmani; Dwi Retnaningtyas Utami; Wiharyanti Nur Lailiyah
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2023): DedikasiMU Maret 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v5i1.5419

Abstract

Desa Sungai Teluk, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, merupakan daerah pesisir di Pulau Bawean yang memiliki potensi wisata dan marikultur yang tinggi. Mayoritas masyarakat setempat mengandalkan sumberdaya di wilayah pesisir sebagai mata pencaharian, terutama sebagai pembudidaya lobster, nelayan, maupun penggerak wisata alam pesisir. Desa ini memiliki potensi budidaya komoditas perikanan cukup tinggi, salah satu diantaranya adalah rumput laut, yang merupakan produk bernilai ekonomis sebagai bahan baku industri farmasi-kosmetik yang sangat dibutuhkan di pasar global. Namun demikian, hingga saat ini, masyarakat Bawean masih memandang sebelah mata akan komoditas rumput laut ini. Masyarakat masih belum tahu manfaat hingga tata cara pembudidayaan rumput laut. Mereka masih mengambil langsung ke perairan dalam jumlah yang besar dengan harga murah. Jika hal ini dilakukan terus menerus dapat menyebabkan kelangkaan stok. Padahal, telah ditemukan berbagai cara pembudidayaan rumput laut untuk meningkatkan potensi komoditi tersebut sehingga menjadi komoditas penting untuk menopang tingkat perekonomian masyarakat. Hal ini didukung dengan pertimbangan kondisi perairan yang baik, teknologi budidaya yang mudah, waktu pemeliharaan relatif singkat, pasar global yang cukup tersedia, serta tawaran harga yang kompetitif. Metode yang digunakan yaitu FGD (Fokus grub diskusi) meningkatkan produksi dengan sistem lepas dasar, pengolahan pascapanen dan pemasaran hasil panen rumput laut bernilai jual tinggi.
PELATIHAN PENGOLAHAN PANGAN LOKAL BERBAHAN UBI JALAR UNGU UNTUK SISWA SMKN KABUPATEN GRESIK Dwi Retnaningtyas Utami; Sutrisno Adi Prayitno; Silvy Novita Antrisna; Sugiyati Ningrum; Andi Rahmad Rahim
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): DedikasiMU Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v6i2.7614

Abstract

Sekolah sebagai wadah pencetak generasi bangsa. SMK memiliki berbagai macam program keahlian. Program Keahlian yang ada di SMK salah satu diantaranya yaitu Program Keahlian Tata Boga. Dimana melalui pendidikan Tata Boga, SMK mampu menghasilkan output yang memiliki keterampilan di dalam bidang tata boga. Namun, hal ini tidak bisa terwujud jika tidak didukung dengan praktik yang memadai. Ubi jalar merupakan salah satu hasil pertanian terbesar di Jawa Timur. Ubi jalar ungu bisa menjadi makanan layak konsumsi sebagai makanan tambahan untuk memenuhi kebutuhan gizi (karbohidrat, protein, lemak, zat besi, dan vitamin C) setiap hari. Kandungan ubi jalar ungu (antioksidan, serat yang tinggi, dan karbohidrat dengan glikemik rendah) dapat mengurangi resiko hipertensi, dan diabetes mellitus ibu hamil trimester kedua. Ubi jalar ungu potensial dimanfaatkan sebagai bahan pangan fungsional. Hal ini disebabkan ubi jalar ungu memiliki antosianin, pigmen yang berwarna ungu mempunyai aktivitas antioksidan dan kandungan serat pangannya bermanfaat untuk pencernaan. Selain itu indeks glikemiknya yang rendah sampai medium, juga merupakan nilai tambah ubi jalar sebagai pangan fungsional. Meskipun manfaat ubi jalar ungu sangat banyak namun pemanfaatannya masih terbatas, sehingga perlu disosialisasikan teknik olahan yang sesuai dan menarik. Produk olahan dari ubi jalar segar maupun produk antara (tepung) berpeluang mensubstitusi penggunaan terigu 10-100%. Ubi jalar ungu juga potensial digunakan sebagai bahan pewarna alami untuk makanan dan minuman. Pengembangan produksi dan pemanfaatan ubi jalar ungu sesuai dengan program unggulan daerah yang berbasis pada hasil pertanian lokal.
SOSIALISASI PENINGKATAN GIZI BALITA MELALUI OLAHAN HASIL LAUT UNTUK PRODUK NUGGET DI DESA BENDOLO KECMATAN SAWAHAN KABUPATEN NGANJUK Sutrisno Adi Prayitno; Dwi Retnaningtyas Utami; Rendra Lebdoyono; Reza Astika Wahyu Pramesti
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): DedikasiMU Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i2.9923

Abstract

Kesehatan pada balita merupakan faktor penting di dalam tumbuh kembang anak. Untuk emcapai pertumbuhan yang baik, maka perllu diberikan asupan yang bergizi pada anak terutama pada kelompok balita. Kondisi dan ketercukupan izi yang baik akan memberikan dampak yang positif pada anak balita. Pada usia balita pemenuhan gizi harus tercukupi dengan baik. Gizi yang diberikan memberikan pengaruh pada usia balita. Pengetahuan gizi pada orang tua harus diberikan secara mencukupi agar orang tua yang memiliki balita dapat optimal dalam memberikan makanan dalam keseharian. Gizi yng baik tidak hanya diberikan dalam makanan pokok tetapi juga bisa diberikan dalam bentuk kudapan sebagai snack yang disukai oleh balita. Masyarakat Desa bendolo umumnya sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan gizi dan sumber makanan yang mengandung gizi. Permaslahan yang ada pada masyarakat Desa Bendolo masih minim dalam mengolah makanan yang memiliki sumber gizi yang tinggi. Sehingga dalam kegiatan pengabdian ini, dilakukan sosialisasi dalam pemenuhan gizi pada Balita melalui pengolahan kudapan. Kudapan ini pada dasarnya tidak hanya dinikmati oleh balita, akan tetapi bisa dinikmati oleh berbagai kalangan umur. Produk yang disosialisasikan dan dianggap pening bagi masyarakat di Desa Bendolo adalah produk Nugget. Produk nugget ini banyak digemari oleh siapapun. Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan nuget tersebut adalah daging ayam, udang, wortel dan ikan laut. Sumber bahan pangan tersebut dirasa memiliki protein yang cukup tinggi dan bisa dignakan dalam pemenuhan gizi anak, terutama dalam golongan usia balita. Dalam kegiatan ini menggunakan beberapa tahan diantaranya adalah survey lokasi dan diskusi kebutuhan sosialisasi, penentuan topik sosialisasi, pengaturan jadwal, kegiatan sosialisasi dan pelatihan, monitorin dan evaluasi. Dari hasil kegiatan didapatkan hasil bahwa masyarakat sudah dapat memahami pentingnya gizi pada anak balita. Selain itu, pengetahuan tentang gizi pada anak dan menyajikan makanan dapat meningkat setelah mengikuti pelatihan dan sosialisasi.
Co-Authors Agnesia, Dian Agnesia Agnesia, Dian Agnesia Agustin Mardiana, Nur Ainanda Al Fatina Ainanda Alfatina AISYAH, PUTRI NUR Alfiyatus Salimah Amalia Rahma Aminin Aminin Aminin, Aminin Andi Rahmad Rahim Andrean Fajar Kusuma Annafi Tazhkira Aulia Aditi Meisyah Ayu Safitri, Nur Maulidiyah Azril Akhmad Nur Islami Azzahrya, Athaya Bella Budi, Setyo Chusnul Chotimah Dewi, Intan Iriani Domas Galih Patria Durrotul Ma'sumah Dwi Faqihatus S Dwi Novri S Dwi Novri Spriatiningrum Dwi Novri Supriatiningrum Dwi Retnaningtyas Utami Dwi Retnaningtyas Utami Eka Srirahayu Ariestiningsih Elfira Oktaviani Endah Mulyani, Endah Erni Sofia Murtini Fadeli Muhammad Habibie Fadjar Kurnia Hartati Firmani, Ummul Gawest Bagus Permana Hasanah, Khomarul Maulidatul Heri Purnama Pribadi Ikho Unniswati Ula Indah Permata Sari Intan Iriani Dewi Irawayantiningsih, Kholifatul Yuli Khomarul Maulidatul Hasanah Kurnia Pasa Dwi Putri Kurniati, Ade Rafita Kurniati, Ade Rafita kusnadi, joni kusnadi kusnadi, joni kusnadi Kusumawati, Rinda Lailiyah, Wiharyanti Nur Lebdoyono, Rendra Leliyana Candra Putri Lilla Puji Lestari M. Bambang Sigit S Ma’sumah, Durrotul Ma’sumah Maria Agustin Maria Agustini Maulana Cahya Sandiawan Ma’sumah, Durrotul Ma’sumah Meisyah, Aulia Adisti Meisyah, Aulia Aditi Muhammad Haqul Yaqin Muhammad Syahrul Firmansyah Muntaqoh, Chamidah Dyah Nadhifa Salsabila Nadhifah Salsabila Niam, Muhammad Khoirun Ningrum, Sugiyati Nofia Sofianti Nur Lailiyah, Wiharyanti Nur Maulida Safitri Nur Maulidiyah Ayu Safitri Nur Qomaria Nurjannah, Indah Nurtalitha Alifia Rochma Nurthalita Alifia Rochma Nurul Ainiyah Oktaviani, Elfira Patria, Domas Galih Puspita, Rizqa Arya Putri, Vita Maulidah Rahayu Dwi Ningsih, Indah Rahmad Jumadi Rahmad Yliandri Raida Amelia Ifadah Rendra Lebdoyono Restu Tjiptaningdyah Reza Astika Wahyu Pramesti Risqi Firdaus Setiawan Rizky Yon Exvivonda Vionella Saputri Rizqa Arya Puspita Rochma, Nurtalitha Alifia Rosydah, Dina Rosyidah, Dina Safrila, Vidya Rahmatil Salsabila, Nadhifah Saniyah, Mas'udatus Saniyah Saniyah, Mas'udatus Saniyah Sa’idah Luthfiyah Sholikhah, Desty Muzarofatus Silvy Novita Antrisna Silvy Novita Antrisna Putri Silvy Novita Antrisna Putri, Silvy Novita Antrisna Simamora, Gervbry Ranti Ramadhani Siti Juwariyah Sugiarto, Dinta Sugiyati Ningrum Tazhkira, Annafi Tazhkira Tazhkira, Annafi Tazhkira Ully Wulandari, Ully Utami, Dwi Retnaningtyas Wiwik Handayani Yahya, Achmad Tantowi Yusril Ihza Mahendra