p-Index From 2021 - 2026
11.622
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian Saintek Jurnal Ilmu Lingkungan Jurnal Teknik Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Pro-Life BIOMA : Jurnal Biologi Makassar Jurnal Sains Teknologi dan Lingkungan (JSTL) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Belantara Jurnal Biologi Tropis Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Jambura Edu Biosfer Journal Jambura Agribusiness Journal BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Jurnal Biogenerasi Losari : Jurnal Arsitektur, Kota dan Pemukiman Konservasi Hayati Jambura Geo Education Journal SIMBIOSA Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kemaritiman: Indonesian Journal of Maritime International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Indonesian Journal of Chemistry and Environment JURNAL HUTAN TROPIS Journal of Scientech Research and Development Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Journal of Earth Kingdom Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara HUMANIORASAINS Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil International Journal of Business and Quality Research Botani: Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian dan Teknologi dalam Ilmu Tanaman Algoritma: Jurnal Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa Social Agriculture, Food System, and Environmental Sustainability Journal Of Fisheries Agribusiness J-CEKI Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi PESHUM Jurnal Pendidikan MIPA
Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Etika Dan Kebijakan Pengelolaan Ekosistem Mangrove : (Studi Permasalahan Pengelolaan Ekositem Mangrove Di Indonesia) Farid SM; Misnawaty Wantogia; Marini Susanti Hamidun; Haris Panai; Sukirman Rahim
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6290

Abstract

Indonesia, sebagai negara dengan garis pantai terpanjang di dunia, memiliki sekitar 23% dari total luas hutan mangrove dunia, menjadikannya negara dengan kawasan mangrove terbesar di dunia. Meskipun demikian, kawasan mangrove di Indonesia mengalami tekanan yang semakin besar akibat konversi lahan untuk berbagai kepentingan, seperti pertanian, perikanan, dan pembangunan infrastruktur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kulitatif dengan pendekatan Literatur review. Hasil penelitian menunjukan Kebijakan hukum pengelolaan kawasan mangrove di Indonesia sudah tertuang pada beberapa produk hukum baik dalam bentuk undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan presiden, peraturan mentri bahkan sampai peraturan daerah. Namun, terdapat permasalahan yang masih melanggar etika dan kebijakan lingkungan diantaranya di wilayah teluk Bintuni di provinsi Papua Barat yang di ulas pada hasil penelitian dari Ardiyanto (2023), selanjutnya, wilayah di pulau Bintan Kepulauan Riau. Kajian ini telah dilakukan penelitian oleh Irman dan Akbar (2021). Permasalahan juga terdapat di wilayah pesisir Negeri Amahai yang berada di Kabupaten Maluku Tengah berdasarkan hasil penelitian Ely et al (2021). Pengelolaan mangrove harus perpayung hukum dan didasarkan pada etika dan kebijakan lingkungan yang harus ditaati oleh semua pihak baik ditingkat local terkecil yaitu desa sampai ditingkat nasional. Berbagai kebijakan tersebut lahir dengan melihat kondisi social masyarakat, topografi wilayah, budaya dan kearifan local.
Dampak Permasalahan Lingkungan dari Pengelolaan Wisata Pantai Kaisomaru : Studi Kasus Pantai Kaisomaru di Gorontalo Frandika K. Toiyo; Muhammad Yusuf; Mohamad Zainudin Usman; Iswan Dunggio; Marini Susanti Hamidun
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6438

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak permasalahan lingkungan yang timbul dari pengelolaan wisata di Pantai Kaisomaru, Gorontalo. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, tantangan lingkungan seperti penumpukan sampah, kerusakan terumbu karang, dan abrasi pantai semakin mendesak untuk ditangani. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan yang tidak memadai menyebabkan akumulasi sampah, yang mengancam ekosistem pesisir dan kesehatan biota laut. Selain itu, aktivitas snorkeling dan diving yang tidak terkontrol berpotensi merusak terumbu karang, sedangkan pembangunan infrastruktur wisata memperburuk abrasi pantai. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan untuk melindungi lingkungan sambil tetap memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Diharapkan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan sektor swasta dapat mendorong pengembangan Pantai Kaisomaru sebagai destinasi ekowisata yang seimbang.
Analisis Tingkat Kerusakan Hutan Mangrove di Desa Palopo Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato Fitriyanti H. Koni; Marini Susanti Hamidun; Dewi Wahyuni K. Baderan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.8288

Abstract

Mangrove is an ecosystem found in coastal areas and is influenced by the ebb and flow of sea water. This ecosystem has ecological, socio-cultural and socio-economic roles. The purpose of this study was to determine the level of damage to mangrove forests. This study used survey and line transect methods. Based on the results of the study in Palopo Village, 13 types of mangroves were found to be included in the station. Among them are, Bruguiera sp, Bruguiera sexangula, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Ceriops tagal, Avicennia lanata, Sonneratia alba, Xylocarpus mollucensis, Lumnitzera racemosa, Calophyllum inophyllum L, Excoecaria agallocha L, Ceriops decandra and Bruguiera plaviflora. In accordance with the Decree of the Minister of Environment Number 201 of 2004 concerning the criteria for mangrove forest damage, the density of trees at stations I and II is included in the damaged category (rare) because the density is <1000 trees. For the canopy cover of mangrove trees, the Excoecaria agallocha L. species at station II obtained a coverage percentage of 50.23%, while the other 11 species obtained a coverage percentage below 50%. Based on the coverage criteria, the mangrove species Excoecaria agallocha L. is included in the good (moderate) category, while the other 11 species are included in the damaged category.
Analisis Vegetasi di Kawasan Karst Provinsi Gorontalo Fathur Rahman M. Ali; Abubakar Sidik Katili; Ilyas H. Husain; Ramli Utina; Novri Y. Kandowangko; Marini Susanti Hamidun
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.8292

Abstract

This study aims to determine the composition of vegetation types in the karst area of Gorontalo province and determine the vegetation structure in the karst area of Gorontalo province. The method used in this study uses the square transect method, the transect line is made perpendicular along 100 m, with the plot size being 20 x 20 m for tree strata, 10 x 10 m for pile strata, and 5 x 5 m for seedling strata, The results of vegetation structure analysis based on the highest INP value for tree-level strata at station I are Leucaena leucocephala species 2.20%, at Ceiba petandra station II 1.24%, and at Muntingia calabura station III 1.72%. At the stake level, the Leucaena leucocephala species had the highest INP value of the three stations, which was 1.81%. For the nursery rate, the highest INP is owned by the Leucaena leucocephala species at 2.10%. Based on the results of the analysis using ordinance charts, stations II and III have almost the same formation pattern so that the graph tends to overlap, while for station I it is very different from stations II and III, for station I it has its own formation pattern compared to stations II and III, and station I is also indicated to have its own characteristics based on habitat conditions and environmental factors.
Pengelolaan Air Tanah dalam Perspektif Global: Review Artikel atas Tantangan Polusi dan Perubahan Iklim Ahmad Zainuri; Nurdin Mohamad; Marini Susanti Hamidun; Sukirman Rahim; Abdul Haris Panai
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5991

Abstract

Groundwater plays a crucial role in supporting ecosystems and meeting human needs, but increasing human activities and climate change threaten its sustainability. In the Murray-Darling Basin, Australia, and South Africa, climate change exacerbates groundwater depletion, reducing river flows and damaging ecosystems. Governance challenges and groundwater pollution from industrial and agricultural activities are also significant, as seen in the Netherlands and Uzbekistan. Studies indicate regulatory gaps and the need for more advanced predictive models, such as 3D models to monitor saltwater intrusion in Vanuatu. These findings highlight the necessity of integrated policies, governance reforms, and technological innovation for sustainable groundwater management. The implications stress the importance of long-term planning to address nitrogen pollution and excessive groundwater extraction to safeguard this vital resource for future generations.
Composition of species, utilization, and conservation status of plant species in the sugar palm (Arenga pinnata) agroforestry system Kadir, ​Zen Setiawan; Baderan, Dewi Wahyuni K.; Marini S. Hamidun
Social Agriculture, Food System, and Environmental Sustainability Vol. 2 No. 1: (February) 2025
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future (IASSSF)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/safses.v2i1.2025.1810

Abstract

Background: The goal of agroforestry is to integrate perennial crops, seasonal crops, and livestock to increase income, protect the environment, and support sustainable resource management by maintaining soil fertility, biodiversity, and food security. The agroforestry system's principal components, such as trees, agricultural crops, and livestock, are interdependent to optimize and sustainably utilize resources. This study aims to determine the composition of plant species in sugar palm (Arenga pinnata) agroforestry, to identify plant utilization, and to assess the conservation status of plant species within the sugar palm agroforestry system. Methods: This study employed a quantitative approach, using survey methods and plant data collection by exploring the research site and observing all plant species present, accompanied by photography using a digital camera.  Findings: The results indicate that the sugar palm (Arenga pinnata) agroforestry system has significant potential in supporting environmental sustainability and community welfare. A total of 31 plant species were identified, with 12 of them having recorded data in the IUCN with a Least Concern category. Conclusion: Based on data from the IUCN Red List, 10 identified species are distributed in Sulaw esi Island, including Pangium edule Reinw, Arenga pinnata (Wurmb) Merr., Musa acuminata Colla, Hellenia speciosa (J.Koenig) S.R.Dutta, Macaranga tanarius (L.) Müll.Arg., Mimosa pudica L., Ficus septica Burm.f., Tacca leontopetaloides (L.) Kuntze, Ceiba pentandra (L.) Gaertn., and Ficus minahassae (de Vriese & Teijsm.) Miq. Novelty/Originality of this article: The novelty of this research lies in its comprehensive exploration of plant species composition, utilization, and conservation status within the sugar palm (Arenga pinnata) agroforestry system.
Serapan karbon atas permukaan tanah untuk konservasi Hutan Lindung Gunung Damar Gorontalo Manese, Muzdalifah Alya Amalia; Hamidun, Marini Susanti; Baderan, Dewi Wahyuni K.
Jurnal Penelitian Saintek Vol 28, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jps.v1i2.66447

Abstract

Degradasi hutan dan deforestasi telah menyebabkan berkurangnya tutupan tajuk pada hutan-hutan tropis, yang merupakan penyimpan karbondioksida (CO2), sehingga meningkatkan terjadinya pelepasan CO2 ke atmosfir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis estimasi biomasa, cadangan karbon dan serapan karbondioksida tegakan pohon, tumbuhan bawah, dan serasah pada berbagai tipe vegetasi hutan tanaman di Hutan Lindung Gunung Damar Provinsi Gorontalo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah: 1) menentukan lokasi pengambilan sampel yang dilakukan secara puposif sampling yang mewakili tipe vegetasi hutan tanaman, yaitu hutan damar, hutan campuran, dan hutan pinus; 2) membuat plot bertingkat ukuran 20mX100m untuk pengambilan data pohon diameter batang >30cm, plot ukuran 5mX40m untuk diameter 5cm-30cm, dan plot ukuran 0,5mX0,5m untuk tumbuhan bawah dan serasah; 3) penghitungan biomasa pohon dilakukan secara non destruktif dengan mengukur tinggi pohon dan diameter pohon setinggi dada (DBH), sedangkan untuk tumbuhan bawah dilakukan secara destruktif dan serasah diambil semua yang terdapat dalam plot untuk selanjutnya ditimbang berat basah dan berat keringnya; dan 3) melakukan perhitungan pendugaan biomassa, cadangan karbon, dan serapan karbondioksida berdasarkan rumus. Hasil penelitian menunjukkan: 1) serapan CO2 tegakan pohon tertinggi terdapat pada vegetasi hutan damar dengan jumlah serapan CO2 989,26 ton/ha; selanjutnya tipe vegetasi hutan campuran dengan jumlah serapan CO2 625,44 ton/ha dan vegetasi hutan pinus dengan serapan CO2 395,73 ha/ton; 2) serapan CO2 tumbuhan bawah tertinggi terdapat pada vegetasi hutan campuran dengan jumlah serapan CO2 2,21 ton/ha, selanjutnya hutan damar sebesar 1,82 ton/ha dan hutan pinus 1,55 ton/ha; 3) serapan CO2 serasah tertinggi terdapat pada vegetasi hutan pinus dengan jumlah serapan CO2 31 ton/ha, selanjutnya hutan campuran 22,1 ton/ha dan hutan damar 18,77 ton/ha; dan 4) total serapan CO2 oleh tumbuhan tertinggi terdapat pada vegetasi hutan damar dengan jumlah serapan CO2 1009,95 ton/ha, selanjutnya hutan campuran dengan jumlah serapan CO2 649,77 ton/ha, dan hutan pinus dengan jumlah serapan CO2 428,29 ton/ha. Kata kunci: biomasa; serapan CO2; hutan tanaman; Hutan Lindung Gunung DamarAbstract: Above ground carbon sequestration as conservation eff ort in Mount Damar Protection Forest Gorontalo Abstract: The objective of this research was to estimate biomass, carbon stocks, and CO2 sequestration in tree stand, understorey, and litter in various vegetation found in Mount Damar Protection Forest Gorontalo. The methods of the research were: using purposive sampling to determine sampling locations that represent damar forest, pine forest, and mixed forest; making nested plots; calculating biomass in trees by measuring diameter at breast high (DBH) and tree height (non-destructive) and weighing the wet weight and dry weight for understorey and litter (destructive); 4) calculating biomass estimation, carbon stocks, and CO2 sequestration based on Allometric formula for tree vegetation. The results show that the largest amount of CO2 sequestration in tree stands is 989.26 ton/ha found in vegetation in damar forest; vegetation in mixed forest has 625.44 ton/ha and vegetation in pine forest has 395.73 ha/ton; the largest amount of CO2 sequestration in understorey is 2.21 ton/ha found in vegetation in mixed forest; 1.82 ton/ ha in damar forest; and 1.55 ton/ha in pine forest; the largest amount of CO2 sequestration in litters is 31 ton/ha found in vegetatin pine forest; 22,1 ton/ha in mixed forest; and 18.77 ton/ha in damar forest; the highest overall CO2 sequestration is 1009.95 ton/ha found in vegetation in damar forest; 649.77 ton/ha in mixed forest; and 428.29 ton/ha in pine forest.Keywords: biomass, CO2 sequestration, Mount Damar Protection Forest
Pengembangan E-Modul Biologi Berbantuan Flipbook Maker Berbasis Jelajah Alam Sekitar (JAS) Di Kelas X SMA Negeri 6 Gorontalo Ulyana Dinda Aritonang; Elya Nusantari; Marini Susanti Hamidun; Hartono Mamu; Ilyas Husain; Nurul Fajryani Usman
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Pengembangan E-Modul Biologi Berbantuan Flipbook Maker Berbasis Jelajah Alam Sekitar (JAS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik di Kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (R&D) dengan model ADDIE dilakukan uji coba terbatas pada 22 peserta didik di kelas X SMA Negeri 6 Gorontalo. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Uji validasi materi memperoleh nilai sebesar 94% (Sangat Valid), dan Uji validasi media memperoleh nilai sebesar 84% (Valid). (2) Uji Kepraktisan terdiri dari uji Respon Guru memperoleh nilai sebesar 94% (Sangat Praktis), dan untuk Uji respon peserta didik memperoleh nilai sebesar 91% (Sangat Praktis). (3) Tes hasil belajar pada kelompok kecil dengan melakukan evaluasi pretest-posttest, berdasarkan skala N-Gain memperoleh nilai sebesar 0,68 (sedang) atau 68% (Cukup Efektif).
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Struktur Vegetasi Mangrove Pada Materi Ekosistem Kelas X Sekolah Menengah Atas Sintia N. Hasani; Frida Maryati Yusuf; Abubakar Sidik Katili; Lilan Dama; Marini Susanti Hamidun; Hartono Mamu
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan serta hasil belajar peserta didik pada modul ajar berbasis struktur vegetasi mangrove pada materi ekosistem. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model Bord and Gall yang dimodifikasi oleh Sugiyono. Teknik pengumpulan data menggunankan angket, wawancara, observasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar validitas, lembar observasi dan angket respon peserta didik. Penelitian ini menghasilkan Modul Ajar yang sudah divalidasi oleh 3 validator ahli yang menunjukkan bahwa nilai kelayakan dari ketiga validator termasuk pada kriteria valid dengan rentang skor 60%-80%. Kepraktisan dari modul ajar yang dibuat dengan memperoleh kriteria maksimal baik pada rentang skor 80%-100%. Tes hasil belajar peserta didik memperoleh nilai N-Gain 0,69 dengan kriteria sedang. Kata kunci: modul ajar, struktur vegetasi mangrove, ekosistem
Studi Pengelolaan Mangrove dan Penerapan Prinsip Etika Lingkungan pada Keberlanjutan Ekosistem Pesisir -, Ahmad Faqih; Susanti Hamidun, Marini; Panai, Abdul Haris; Rahim, Sukirman
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v3i1.35

Abstract

Pengelolaan ekosistem mangrove merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Mangrove, yang berfungsi sebagai pelindung pesisir dari abrasi, habitat bagi keanekaragaman hayati, serta penyerap karbon, memerlukan pendekatan yang berkelanjutan untuk memastikan kelestariannya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan mangrove melalui penerapan prinsip etika lingkungan, yang menekankan tanggung jawab manusia terhadap alam, serta keseimbangan antara kepentingan sosial, ekonomi, dan ekologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus di beberapa kawasan pesisir Indonesia yang memiliki keberagaman praktik pengelolaan mangrove, dari konservasi hingga pemanfaatan komersial. Melalui analisis etika lingkungan, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana keputusan pengelolaan mangrove dipengaruhi oleh nilai-nilai keberlanjutan, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap hak alam. Hasil studi ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip etika lingkungan yang berbasis pada kesadaran kolektif dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan mangrove, mendorong keberlanjutan jangka panjang, dan melibatkan masyarakat lokal dalam upaya pelestarian. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan pengelolaan mangrove yang lebih berkelanjutan, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya etika lingkungan dalam menjaga ekosistem pesisir. Kata Kunci : Mangrove, Etika Lingkungan, Ekosistem Pesisir
Co-Authors -, Ahmad Faqih 5Ilyas H. Husain Abdul Haris PanaI Abubakar Sidik Katili Abubakar Sidik Katili Agre Vina Ahmad Zainuri Ahmad, Nur Rahmin Ain Yusuf, Nur Akili, Ardiansyah S Ali, Fathur Rahman M. Alisa H. Kadir, Nur Ani M. Hasan Aryati Abdul Aznia, Nur Baderan, Dewi Wahyuni. K Bahuwa, Isra Cahayani Bambang Mamangkay Chairunnisah J Lamangantjo Cono, Titi Hawanda Metania Daud Yusuf Desriyanti Tane Dewi Wahyuni K. Baderan Eka Reza Saputra Widodo Elya Nusantari Fajran Bentearu Farid S M Farid SM Farid SM Faridawaty, Waode Fathur Rahman M. Ali Febriyanti febriyanti febriyanti Feri Novriyal Fitriyanti H. Koni Fitryane Lihawa Frandika K. Toiyo Frandika K. Toiyo Frida Maryati Yusuf Fuad Pontoiyo H. Husain, Ilyas Hamid, Ririn Septiani Happy, Muh Rifaldy Hartono Mamu Hartono Mamu Hasim Hasim Herinda Mardin Herlindah Heru Z Thalib Hikmawati Hikmawati Husain, Ilyas H Husain, Ilyas H. Ilyas Husain Irawan, Mohammad Bayu Irwan Bempah Ismail Bagu Iswan Dunggio Juliyanti Djafar Jusna Ahmad Kadir, Zein Setiawan Kadir, Zen Setiawan Kadir, ​Zen Setiawan Kirsten Caroline Donsi Koni, Fitriyanti H. La Nane Liberty Lodjo Lilan Dama M. Hasan, Ani Manese, Muzdalifah Alya Amalia Mano, Debby Hariyanti J. Margaretha Solang Masra Latjompoh Mawardi Heru Prasetyo Megawati Malle Mentari Mentari, Mentari Misnawaty Wantogia Misnawaty Wantogia Mohamad Haikal K. Djafar Mohamad Zainudin Usman Mohamad, Nurdin Mohammad Bayu Irawan Moko, Sulastri Putri Mosi, Yetty Muh. Nur Akbar MUHAMMAD YUSUF Mursali, Intan Zulfatadila Mustamin Ibrahim Mustapa, Vinarti Novi Purwanti Novri Youla Kandowangko Novriyal, Feri Nur Aznia Nur Meyla Ulfiana Botutihe Nur’Ain Lahaya Nurdin Mohamad Nurfadila Potutu Nurlena Duhe Nurma Rosalia Nurul Fajryani Usman Oktaviani Rajalawo Pakaya, Parid Pakaya, Sri Yustika Candri Panai, Haris Panyilie, Nadia Fajri Parid Pakaya Podungge, Sandra Priwanti Junita Ekwanto Putri Liani Aliwu Putri, Diva M.A. Saghita Rahim, Srinurningsi K. Rahmat Biki Rahmawati A. Damiti Rakhmat Jaya Lahay Ramli Utina Regina Valentine Aydalina Rizaldi Mokodompit Rosalia, Nurma Saleh Nurain Salihi, Irvan Abraham Septiani, Ririn Sidik Katili , Abubakar Sidik Katili, Abubakar Sintia Kadu Sintia N. Hasani SM, Farid Sri Yustika Candri Pakaya Sudarmanto Hasan Sukirman Rahim Sukma Dewanty Jahja Suryadi Syamsuddin Syam S. Kumaji Thalib, Heru Z Toiyo, Frandika K. Ulyana Dinda Aritonang Usman, Mutmainnah Wantogia, Misnawaty Waode Faridawaty Waode Faridawaty Warow, Novalia Wawan K Tolinggi Windari, Windari Yusfriandi Dwi Ariesna Zakaria, Firda Zuliyanto Zakaria