Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN BENALU BATU (Begonia sp) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli Rikha Arliandini; Nur Mahdi; Ani Agustina
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v6i2.1578

Abstract

Empirically, begonia leaves are used as a treatment for cancer and ulcers.  contains chemical compounds of flavonoids, alkaloids, saponins, tannins and steroids. This study aims to determine the antibacterial activity of ethanol extract of begonia and its effective concentration against Escherichia coli and Staphylococcus aureus bacteria. Extraction with 96% ethanol extract using the maceration method. Phytochemical screening test, antibacterial test using various concentrations of 30%, 50%, 100%, positive control (ciprofloxacin) and negative control (aquadest steril) using the disk diffusion method. The results of the phytochemical screening of begonia extract contain alkaloids, flavonoids and tannins. The results of the antibacterial activity test for Staphylococcus aureus were obtained with an inhibitory zone concentration of 30%, namely 3.75 mm, 50%, namely 4.37 mm, and 100%, namely 4.87 mm. Meanwhile, Escherichia coli bacteria obtained a concentration of 30%, namely 4.37mm, 50%, namely 4.62 mm, and 100% is nm 4.75mm. The diameter of the inhibition zone for the positive control of ciprofloxacin against Staphylococcus aureus bacteria was 40.31mm and Escherichia coli was 44.12mm. The ethanol extract of begonia leaves can inhibit the growth of Staphylococcus aureus bacteria at a concentration of 100% is 4.87mm and Escherichia coli bacteria at a concentration of 100% is 4.75mm
EDUKASI DAGUSIBU DALAM RANGKA HARI FARMASIS SEDUNIA DI DESA MAJU MAKMUR TANAH BUMBU Mahdi, Nur; Maghfirah, Rahmayani; Alawiyah, Tuty
Jurnal Bakti untuk Negeri Vol 4 No 2 (2024): JBN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jbn.v4i2.2009

Abstract

DAGUSIBU plays a pivotal role in effective therapy and disease management. However, it is disheartening to observe that a significant portion of the population remains uninformed about proper medication practices. This lack of understanding poses severe health risks and hinders the healing process. This initiative aims to empower community members as household medication educators, equipping them with the knowledge and skills to effectively obtain, utilize, store, and dispose of (DAGUSIBU) medications. The methodology encompasses careful planning, preparation, comprehensive education, and thorough evaluation. The post-test results revealed a remarkable 69% increase in DAGUSIBU knowledge among the participants. 31% of the participants were categorized as 'good' in their understanding, while the remaining 69% fell under the 'sufficient' category. These findings unequivocally demonstrate a substantial improvement in the knowledge base of the RT. 2 Desa Maju Makmur community. Armed with adequate knowledge and understanding, individuals are better equipped to make informed decisions regarding medication use, ensuring their own well-being and that of their families. By promoting responsible medication practices, we can collectively safeguard public health and foster a healthier society.
UJI EFEKTIVITAS ANALGETIK KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN KUMIS KUCING (Orthosiphon stamineus Benth) DAN DAUN SELEDRI (Apium graveolens) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus) Hardianti, Sitti; Mahdi, Nur; Hamiddani Syaiful, Raisha
BORNEO JOURNAL OF PHARMASCIENTECH Vol 8 No 2 (2024): Borneo Journal of Pharmascientech
Publisher : Universitas Borneo Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/bjp.v8i2.541

Abstract

Unpleasant sensory and emotional experiences arising from injury or damage to organs are often referred to as pain. Synthetic drugs are often used to treat the pain but often cause harmful side effects. Cat whisker leaves (Orthosiphon stamineus Benth) and celery leaves (Apium graveolens) are often an alternative choice of treatment for pain because they have potential as analgesics. The purpose of this study was to determine the analgesic effect of a combination of ethanol extracts of cat's whiskers and celery leaves on male mice (Mus musculus) using acetic acid as an inducer with a combination dose of 1:1, 1:5 and 5:1. The research is experimental using the writhing test method followed by data analysis including normality, homogeneity, one-way anova and LSD post hoc tests. The results obtained from the study showed that the analgesic effectiveness of the three doses of the combination was greater than the positive control of paracetamol, with a ratio of 2.9 times for combination I, 2.7 times for combination II and the largest comparison was in combination III which was 3 times with the highest percent protection of 74.64%. So it can be concluded that the combination of ethanol extracts of cat whisker leaves and celery leaves has an effect as an analgesic and can inhibit pain better than paracetamol.
Edukasi tentang Kecubung: Bahaya Tersembunyi di Balik Zat Adiktif yang Merusak Kesehatan Melindawati, Vina; Savitri, Riswandayani; Mahdi, Nur; Hadi, Samsul; Setiawan, Deni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea Vol 2, No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpmp.v2i3.13262

Abstract

Zat adiktif merupakan zat kimia yang memiliki efek spesifik terhadap susunan saraf sehingga dapat menimbulkan perubahan perilaku. Metabolit skunder dalam tanaman kecubung sering disalahgunakan sebagai zat adiktif yang pada kondisi berat dilaporkan dapat menyebabkan gagal napas. Promosi kesehatan yang efektif tentang bahaya kecubung menjadi sangat penting terutama pada kelompok rentan seperti remaja. Tujuan kegiatan ini untuk meberikan edukasi terkait bahaya zat adiktif dari kecubung bagi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada hari senin, 29 Juli 2024 di ruang pertemuan SMAN 4 Banjarmasin pada pukul 09.00-11.00 WITA. Metode edukasi yang diberikan adalah ceramah dengan bantuan Powerpoint dan leaflet. Kegiatan dievaluasi melalui peningkatan nilai pretest dan postest. Kegiatan terlaksana dengan baik dan dihadiri oleh 29 siswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pretest dari 79 menjadi 100. Siswa-siswi terlihat antusias dengan aktif bertanya selama diskusi. Hasil edukasi terkait bahaya zat adiktif dari kecubung dengan media Powerpoint dan leaflet berhasil meningkatkan pengetahuan siswa yang diharapkan dapat menjadi dasar perlindungan diri dari penyalahgunaan zat berbahaya. Kata Kunci: Zat adiktif, Kecubung, Remaja, LeafletAddictive substances are chemicals that have specific effects on the nervous system, so they can cause behavioral changes. People often misuse the secondary metabolites in datura plants as addictive substances, which can lead to respiratory failure in severe conditions. Effective health promotion about the dangers of datura is very important, especially for vulnerable groups such as adolescents. This activity aims to educate individuals about the health risks associated with addictive substances like datura. The activity took place in the meeting room of SMAN 4 Banjarmasin on Monday, July 29, 2024, from 09.00 to 11.00 WITA. A lecture using Powerpoint and leaflets served as the educational method. The activity was evaluated through an increase in pretest and posttest scores. The activity was carried out well and was attended by 29 students. The evaluation results showed an increase in the average pretest score from 79 to 100. During the discussion, the students appeared enthusiastic by actively asking questions. The use of Powerpoint and leaflet media to educate students about the dangers of addictive substances from Datura has increased their knowledge, paving the way for self-protection against the abuse of hazardous substances.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Terhadap Permasalahan Penyakit Hipertensi di Desa Tambak Baru Ilir Kabupaten Banjar Rizki, Muhammad Ikhwan; Triyasmono, Liling; Hadi, Samsul; Normaidah, Normaidah; Ratnapuri, Prima Happy; Izma, Hayatun; Mahdi, Nur; Malahayati, Siti; Buih, Putri Helena Junjung; Agustina, Ni Kadek Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea Vol 2, No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpmp.v2i4.13964

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan suatu penyakit yang tidak bisa menular dari satu orang ke orang lainnya. Salah satu PTM yang cukup banyak diderita oleh masyarakat adalah hipertensi. PTM dapat disebabkan pola hidup maupun pola makan yang tidak berimbang menyebabkan angka kejadian penyakit ini terus meningkat dari waktu ke waktu. Tingkat penyakit hipertensi pada masyarakat Desa Tambak Baru Ilir masih tinggi dan diketahui masyarakat desa ini masih memiliki pengetahuan yang minim termasuk keterampilan pengelolaan manajemen hipertensi. Tujuan pengabdian yang telah dilakukan yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan penyakit hipertensi di Desa Tambak Baru Ilir. Kegiatan pengabdian dilakukan pada bulan agustus 2024. Secara umum kegiatan pengabdian diawali dengan sosialisasi kegiatan pada kepala desa. Selanjutnya tim pengbadian masyarakat membuat media edukasi berupa leaflet tentang hipertensiMasyarakat yang akan diberikan edukasi sebelumnya diminta mengisi pretest, selanjutnya diakhir kegiatan mengerjakan posttest. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan pengabdian masyakat diikuti oleh 13 orang yang terdiri atas perempuan, usia 38-70 tahun, dan pekerjaan didominasi ibu rumah tangga. Nilai pretest dari skala 0-10 yang didapatkan rata-rata 7,08 dan nilai posttest rata-rata 9,23. Kesimpulannya yaitu terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang hiprtensi secara signifikan sebelum dan sesudah edukasi pada kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tambak Baru Ilir. Kata Kunci: Edukasi, Hipetensi, Masyarakat, Pengetahuan, Banjar Non-communicable diseases (NCDs) cannot be transmitted from one person to another. One of the NCDs that is quite common in the community is hypertension. NCDs can be caused by an unbalanced lifestyle or diet, causing the incidence of this disease to continue to increase over time. The level of hypertension in the Tambak Baru Ilir village community is still high and it is known that the people of this village still have minimal knowledge, including hypertension management skills. The purpose of the community service that has been carried out is to increase public knowledge about hypertension in Tambak Baru Ilir village. Community service activities were carried out in August 2024. In general, community service activities began with the socialization of activities to the village head. Furthermore, the community service team made educational media through leaflets about hypertension. The community who would be given education were previously asked to fill out a pretest, then at the end of the activity, they did a posttest. The results of community service activities showed that community service was attended by 13 people consisting of women, aged 38-70 years, and jobs dominated by housewives. The pretest score on a scale of 0-10 obtained an average of 7.08 and the average posttest score was 9.23. The conclusion is that there was a significant increase in public knowledge about hypertension before and after education in community service activities in Tambak Baru Ilir village.
Pelatihan Pembuatan Teh Celup Serai Pandan Kaya Manfaat Pada Masyarakat Kelurahan Telaga Biru Maghfirah, Rahmayani; Anggreni, Nova; Sulistyorini, Sri; Wahyuningsih, Iis; Mahdi, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea Vol 2, No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpmp.v2i3.12974

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan tumbuhan yang merupakan suplay bahan baku untuk obat tradisional. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mendalam tentang manfaat serai pandan untuk kesehatan tubuh, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan tanaman herbal serai pandan di sekitar mereka dan mendorong peserta pelatihan untuk menciptakan beragam produk herbal dengan menggunakan serai pandan. Pelatihan dilakukan di kelurahan Telaga Biru Kota Banjarmasin dengan total peserta 31 orang. Tanaman serai dan pandan sering dijumpai dan mudah didapatkan di masyarakat Banjarmasin. Pembuatan teh celup serai pandan menjadi salah satu produk inovatif yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah dari serai pandan di Masyarakat Banjarmasin. Hasil tes pretest dan postest menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan wawasan pada saat sebelum pelatihan dan setelah pelatihan yaitu dari 49,03% menjadi 82,90% di kota Banjarmasin. Kesimpulan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari materi pelatihan yang disampaikan dan dapat dipahami dengan baik oleh Masyarakat.Kata Kunci: Pelatihan, Teh celup, Herbal, Sereh, PandanIndonesia has a wealth of plants which supply raw materials for traditional medicine. This community empowerment program (prodamat) aims to provide in-depth knowledge about the benefits of pandan lemongrass for body health, increase participants' knowledge and skills in utilizing pandan lemongrass herbal plants around them and encourage training participants to create various herbal products using pandan lemongrass. The training was carried out in the Telaga Biru sub-district, Banjarmasin City with a total of 31 participants. Lemongrass and pandan plants are often found and easy to obtain in the people of Banjarmasin. Making pandan lemongrass tea bags is one of the innovative products that can be developed to increase the added value of pandan lemongrass in the Banjarmasin community. The results of the pretest and posttest showed that there was an increase in insight knowledge before the training and after the training, namely from 49.03% to 82.90% in the city of Banjarmasin. This conclusion shows that there is an increase in knowledge from the training material delivered and can be well understood by the community. 
Promosi Kesehatan Tentang Kolesterol Kepada Masyarakat di Kegiatan Posyandu Puskesmas Sungai Ulin Banjarbaru Mulia, Mulia; Maryani, Henny; Sari, Okta Mutia; Mahdi, Nur; Hadi, Samsul; Setiawan, Deni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea Vol 2, No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpmp.v2i4.14162

Abstract

Salah satu penyebab gangguan kardiovaskular disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol dalam jangka waktu lama. Masyarakat seing salah dalam memahami kolesterol, gejala kolesterol dan pengobatannya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang kolesterol pada kegiatan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Sungai Ulin Banjarbaru. promosi kesehatan ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi langsung kepada masyarakat dengan bantuan leaflet dan banner. Leaflet yang dibuat memuat informasi terkait definisi kolesterol, gejala, penyebab, pantangan dan rekomendasi makanan serta golongan obat. Evaluasi promosi kesehatan menggunakan metode pretest dan posttest secara tertulis. Kegiatan promosi kesehatan ini dilakukan pada hari Sabtu, 15 Juni 2024 di Posyandu Nor Hidayah dan dilakukan sekitar pukul 09.00-11.00 WITA. Hasil evaluasi pretest dan posttest pada 18 peserta menunjukkan penilaian rata-rata dari 43,28 menjadi 100. Kegiatan promosi kesehatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat yang mengikuti posyandu berdasarkan hasil evaluasi kegiatan. Kegiatan ini diharapkan mampu menambah wawasan peserta dalam memahami profil lipid sehingga mampu mengatur pola makan dan penanganan gangguan kolesterol. Kata Kunci: Kolesterol, Lipid, Posyandu, Leaflet  One of the causes of cardiovascular disorders is high cholesterol levels over a long period of time. People often misunderstand cholesterol, cholesterol symptoms, and its treatment. This activity aims to enhance the understanding of cholesterol through integrated health post-activities in the Sungai Ulin Banjarbaru Health Center work area. This health promotion is carried out by providing direct education to the community with the help of leaflets and banners. The leaflets provide information on cholesterol definition, symptoms, causes, prohibitions, and recommendations for food and drug groups. The evaluation of health promotion uses written pretest and posttest methods. The Nor Hidayah Integrated Health Post hosted this health promotion activity on Saturday, June 15, 2024, from 09.00 to 11.00 WITA. The results of the pretest and posttest evaluations on 18 participants showed an average score of 43.28 to 100. This health promotion activity has succeeded in increasing the understanding and knowledge of the community who attended the posyandu based on the results of the activity evaluation. This activity is expected to be able to increase participants' insight in understanding lipid profiles so that they are able to regulate diet and handle cholesterol disorders.
Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Kandungan Senyawa Flavonoid dan Fenolik pada Ekstrak Etanol Daun Mangga Kasturi (Mangifera Casturi Kosterm.) Maghfirah, Rahmayani; Bachri, Mochammad Saiful; Mulyaningsih, Sri; Yuliani, Sapto; Mahdi, Nur
Jurnal Pharmascience Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v12i1.21350

Abstract

Mangga kasturi (Mangifera casturi Kosterm.) merupakan tanaman endemik Kalimantan Selatan yang dikenal dengan buahnya yang memiliki rasa manis dan aroma khas. Tanaman ini tergolong langka dan telah mengalami penurunan populasi di habitat aslinya akibat deforestasi dan kurangnya upaya budidaya. Daun mangga kasturi mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid dan fenolik yang berpotensi sebagai antioksidan alami untuk kajian awal pengembangan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan flavonoid dan fenolik dalam ekstrak etanol daun mangga kasturi (EEDMK) melalui uji kualitatif dan kuantitatif. Uji kualitatif dilakukan menggunakan uji tabung dan kromatografi lapis tipis (KLT) dengan fase diam silika gel GF254. Fase gerak berupa campuran heksana, etil asetat, dan asam format (6:4:0,2) digunakan untuk flavonoid, sementara campuran CHCl3, metanol, dan aquadest (7:3,5:1) digunakan untuk fenolik. Penetapan kadar flavonoid dilakukan dengan metode spektrofotometri AlCl₃ menggunakan standar kuersetin, sedangkan senyawa fenolik dianalisis menggunakan metode Folin-Ciocalteau dengan standar asam galat. Hasil uji kualitatif menunjukkan adanya senyawa flavonoid dengan nilai Rf 0,43 dan 0,63 serta fenolik dengan Rf 0,1. Uji kuantitatif menunjukkan total kandungan flavonoid dalam ekstrak adalah 8,3625±0,05 mg QE/g, sementara kandungan fenolik total mencapai 219,0196±1,80 mg GAE/g. Hasil ini menunjukkan potensi EEDMK sebagai sumber senyawa bioaktif yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk sediaan farmasi.
EFFECTIVENESS TEST OF OIL PALM LEAF EXTRACT (Elaeis guineensis Jacq.) AS A MOSQUITO BIOLARVACIDE Aedes aegypti Setiawan, Deni; Hadi, Samsul; Shindi, Muhammad Riki; Mahdi, Nur; Rinda, Ririn Purnama
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 11 No 1 (January-April 2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v11i1.10275

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease that is transmitted by female mosquito species Aedes aegypti which has spread all over the world. Efforts to control the Aedes aegypti mosquito vector by using natural biolarvicides using oil palm leaf extract. The purpose of this study was to determine the effectiveness of oil palm leaf extract (Elaeis guineensis Jacq.) as a biolarvicide for the Aedes aegypti mosquito. This study employs 600 Aedes aegypti larvae in an experimental post-test only control group design. Concentrations of oil palm leaf extract (OPLE) ranging from 1000 to 4000 ppm, using temephos as a positive control and aquadest as a negative control. The mortality of Aedes aegypti larvae was calculated every 1 hour during the 48-hour observation period. SPSS was used to analyse data to determine the concentrations of LC90 and LT50. The results of this study indicate the probit analysis value (LC90) of Aedes aegypti larvae is 2190 ppm with time (LT50) the fastest concentration of killing 4000 ppm with a time of 37,183 hours. Based on the results of research, oil palm leaf extract (Elaeis guineensis Jacq.) has a biolarvicidal effect on the larvae of the third instar Aedes aegypti mosquito.
Studi Pharmacovigilance Obat Herbal Di Puskesmas Kasihan II Bantul Mahdi, Nur; Perwitasari, Dyah Aryani; Kertia, Nyoman
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 13 No. 1: Maret 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v13i1.5744

Abstract

Kejadian Reaksi Obat yang Tidak Dikehendaki (ROTD) dari obat-obat herbal merupakan hal yang masih jarang diteliti di Indonesia. Gaya hidup kembali ke alam menjadi cukup popular saat ini, sehingga masyarakat kembali memanfaatkan berbagai bahan alam, termasuk pengobatan dengan tumbuhan obat atau herbal. Dengan meningkatnya penggunaan obat herbal di Indonesia, maka diperlukan pemantauan keamanan pada obat-obat herbal.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kausalitas kejadian ROTD serta mengetahui kualitas hidup pasien yang mendapatkan resep obat herbal. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional deskriptif, pengambilan data secara consecutive sampling secara prospektif. Pengambilan data selama dua bulan saat penelitian berlangsung, setelah itu dianalisis kejadian ROTD dan tanpa ROTD serta dinilai kualitas hidup pasien. Instrumen yang digunakan untuk menganalisis adalah algoritma Naranjo dan kuesioner SF-36. Hasil wawancara kepada 25 subyek penelitian pada pengamatan prospektif dan retrospektif, subyek yang melaporkan adanya kejadian ROTD sebanyak 3 subyek (12%). Sebanyak 2 subyek dengan kategori possible (mungkin) dan 1 subyek dengan kategori probable (cukup mungkin). ROTD yang muncul adalah gatal-gatal, nyeri pinggang, mual, ngantuk dan dada berdebar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat kejadian ROTD pada pasien yang diberikan terapi herbal, gambaran kausalitas kejadian ROTD adalah kategori possible dan probable. Kata kunci: pharmacovigilance, reaksi obat yang tidak dikehendaki, obat herbal.
Co-Authors Agustina, Ani Agustina, Ni Kadek Ayu Alpia Damayanti Andi Sultang Andi Sultang AS Andi Zsazsa Rafiatul Mukhlis Anggreni, Nova Ani Agustina Ani Agustina Ani Agustina Ani, Agustina Aulia, Hilma Buih, Putri Helena Junjung Chatarina Umbul Wahyuni Deni Setiawan DENI SETIAWAN Deni Setiawan Diky Mudhakir Dolih Gozali Dyah Ariani Perwitasari Dyah Aryani Perwitasari Farhandika Putra Fatmawati Fitriyati, Fitriyati Hamiddani Syaiful, Raisha Hardianti, Sitti Iis Wahyuningsih Izma, Hayatun Kamaliah, Hajatul Liling Triyasmono Maghfirah, Rahmayani Maharani, Ni Ayu Mahdi, Lukman Malahayati, Siti Maryani, Henny Maulana Perdana Putra, Aditya Melindawati, Vina Moch. Saiful Bachri Muhammad Ikhwan Rizki Muhammad Riki Shindi Praristiya Mukhlis, Andi Zsazsa Rafiatul Muliasari, Dreiyani Abdi Mustika Muthaharah Mustika Muthaharah Muthia Sari, Okta Nabila, Nabila Nashrul Wathan Noorma Yahni Normaidah, Normaidah Nur Indriyani Syarifuddin, Nur Indriyani Nur Meina Anjeli Nur Meina Anjeli Nuraini Manurung Nurul Mardiati Nyoman Kertia Pertiwi, Hana Retno Rahmayani Maghfirah Rahmayani Maghfirah Raisha Hamiddani S Raisha Hamiddani Syaiful Rakhil Zulfansyah Ratnapuri, Prima Happy Rezekiah, Rezekiah Rikha Arliandini Rinda, Ririn Purnama Samsul Hadi Samsul Hadi Sapto Yuliani Sari, Okta Mutia Savitri, Riswandayani Shindi, Muhammad Riki Siti Nur Farida Sofa, Maida Solly Aryza Sri Mulyaningsih Sri Sulistyorini, Sri Susi Susanti Syaiful, Raisha Hamiddani Tuty Alawiyah Ulfah Wilda Maulida Nur Fatimatuzzahra