Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Inovasi Pengajaran Matematika di SD: Meningkatkan Kemampuan Kognitif Siswa melalui Pendekatan Kreatif Marta, Rusdial; Pebriana, Putri Hana
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 4 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i4.2623

Abstract

Abstrak Pendidikan matematika di tingkat Sekolah Dasar (SD) memegang peranan penting dalam pembentukan kemampuan kognitif siswa. Untuk meningkatkan kualitas pengajaran matematika, diperlukan pendekatan yang lebih kreatif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pelatihan inovasi pengajaran matematika berbasis pendekatan kreatif guna meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Pelatihan ini mencakup teknik-teknik pengajaran seperti pembelajaran berbasis masalah (PBL), pembelajaran berbasis proyek (PjBL), serta penggunaan teknologi pendidikan, seperti aplikasi matematika interaktif dan permainan edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pelatihan, guru mengalami peningkatan dalam pemahaman metode pengajaran kreatif dan penggunaan teknologi dalam kelas. Penerapan pendekatan PBL dan PjBL juga terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan membuat pembelajaran lebih relevan dengan kehidupan nyata mereka. Selain itu, teknologi pendidikan berperan dalam meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti pelajaran matematika. Kolaborasi antar-guru juga terbukti menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan menciptakan lingkungan belajar yang positif. Secara keseluruhan, pelatihan ini berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan matematika di SD, dengan harapan dapat memperbaiki kemampuan kognitif siswa dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Kata Kunci: Pendidikan Matematika, Pendekatan Kreatif, Pembelajaran Berbasis Masalah, Teknologi Pendidikan, Kolaborasi Guru
Peningkatan Literasi Membaca dan Menulis Anak Melalui Program Rumah Baca di Desa Ridan Kabupaten Kampar Viora, Dwi; Marta, Rusdial; Aprinawati, Iis; Ayu, Citra
Jurnal Pesona Nusantara Vol. 1 No. 1 (2025): Vo.1 No.1 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/peson.v1i1.3

Abstract

Program Rumah Baca Ramah Anak di Desa Ridan, Kabupaten Kampar, dirancang untuk mengatasi rendahnya tingkat literasi di wilayah terpencil. Program ini memanfaatkan pendekatan berbasis komunitas dengan melibatkan masyarakat lokal, sukarelawan, dan mitra eksternal dalam mendirikan dan mengelola Rumah Baca sebagai pusat literasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program terhadap peningkatan kemampuan membaca dan menulis anak-anak, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, dan memberikan rekomendasi untuk keberlanjutan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 75% peserta mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi, sementara kegiatan literasi di Rumah Baca menjadi ruang belajar yang inklusif dan menarik. Kendala utama yang dihadapi mencakup keterbatasan sumber daya, waktu fasilitator, dan keberlanjutan pendanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan. Untuk keberlanjutan program, diperlukan strategi penguatan kapasitas lokal, integrasi dengan pendidikan formal, dan dukungan jangka panjang dari pemerintah serta mitra eksternal.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SEKOLAH DASAR Mohd Khairul Aswadi; Musnar Indra Daulay; Ramdhan Witarsa; Fadhilaturrahmi; Rusdial Marta
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31812

Abstract

This research was motivated by the low Critical Thinking Ability of students in class V of SDN 001 Bangkinang. One solution to overcome this problem is to use the Talking stick Type Cooperative model. This research method is Classroom Action Research (PTK) which is carried out in two cycles consisting of two meetings and four stages, namely implementation planning, observation and reflection. When this research was carried out in October 2024. The subjects of this research were class V students at SDN 001 Bangkinang. Consisting of 12 students, there are 5 male students and 7 female students. Data collection methods use observation techniques and documentation techniques. The research results show that using the Talking stick Type Cooperative learning model can improve students' critical thinking abilities. This is shown by the observation results obtained in each cycle I meeting I from 12 students, it is known that the critical thinking skills of students included in the complete category reached 4 people or 34% and cycle I meeting II there were 5 people or 41%. Then in cycle II, meeting I, there were 7 people or 58% who had completed it and in cycle II, meeting II increased to 10 people or 83%. Through the application of the Talking stick Type Cooperative learning model to improve the critical thinking skills of class V students at SDN 001 Bangkinang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SEKOLAH DASAR Mohd Khairul Aswadi; Musnar Indra Daulay; Ramdhan Witarsa; Fadhilaturrahmi; Rusdial Marta
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31812

Abstract

This research was motivated by the low Critical Thinking Ability of students in class V of SDN 001 Bangkinang. One solution to overcome this problem is to use the Talking stick Type Cooperative model. This research method is Classroom Action Research (PTK) which is carried out in two cycles consisting of two meetings and four stages, namely implementation planning, observation and reflection. When this research was carried out in October 2024. The subjects of this research were class V students at SDN 001 Bangkinang. Consisting of 12 students, there are 5 male students and 7 female students. Data collection methods use observation techniques and documentation techniques. The research results show that using the Talking stick Type Cooperative learning model can improve students' critical thinking abilities. This is shown by the observation results obtained in each cycle I meeting I from 12 students, it is known that the critical thinking skills of students included in the complete category reached 4 people or 34% and cycle I meeting II there were 5 people or 41%. Then in cycle II, meeting I, there were 7 people or 58% who had completed it and in cycle II, meeting II increased to 10 people or 83%. Through the application of the Talking stick Type Cooperative learning model to improve the critical thinking skills of class V students at SDN 001 Bangkinang.
ANALISIS KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA ANAK USIA 7 SAMPAI 8 TAHUN DI DESA PADANG MUTUNG Supriadi, Agus; Nurmalina, Nurmalina; Rizal, M. Syahrul; Marta, Rusdial
Indonesian Research Journal on Education Vol. 1 No. 1 (2021): irje 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.405 KB) | DOI: 10.31004/irje.v1i1.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berbicara anak usia 7 sampai 8 tahun di desa padang mutung, Kecamatan kampar, Kabupaten Kampar. Deskripsi terkait dengan proses kemampuan berbicara anak 7 sampai 8 tahun  yang ada di desa Padang Mutung. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek anak-anak  yang tinggal di desa Padang Mutung, serta dengan objek anak usia 7 sampai 8 tahun. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengadopsi pendapat dari Miles dan Huberman. Tahapan pengolahan data yang dilaksanakan meliputi: 1) Reduksi data, menyisihkan data yang tidak relevan dan menarik kesimpulan; 2) Display data, menyajikan dan mendeskripsikan data dalam bentuk naratif; 3) Verifikasi dan penegasan kesimpulan, pengambilan kesimpulan diperoleh dari proses pengambilan data yang menggunakan teknik observasi dan wawancara.
Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V dengan Menggunakan Model ARIAS di UPT SDN 022 Ranah Puspita, Sri Devi; Pebriana, Putri Hana; Marta, Rusdial; ., Fadhilaturrahmi; Surya, Yenni Fitra
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 6, No 2 (2023): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v6i2.25333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa di kelas V UPT SDN 022 Ranah. Yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya keterampilan membaca pemahaman bahasa Indonesia siswa di kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian tindalan kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini yaitu 1 orang guru dan 13 orang siswa, sedangkan objeknya adalah dengan menggunakan model pembelajaran ARIAS untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, lembar dokumentasi dan lembar tes belajar selama pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran ARIAS. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil tes yang dilakukan pada siklus 1 pertemuan I menunjukkan ada  4 orang siswa (30, 76%) dari 13 siswa yang termasuk tuntas dengan kategori sangat kurang baik (<60), dan pada siklus 1 pertemuan II menunjukkan ada 8 orang siswa (61, 53%) dari 13 siswa yang termasuk tuntas dengan kategori kurang baik (<60), sedangkan pada siklus II pertemuan I menunjukkan ada 10 orang siswa (76, 92%) dari 13 orang siswa yang termasuk tuntas dengan kategori baik (80-90%), dan pada siklus II pertemuan II menunjukkan ada 12 orang siswa (92, 3%) dari 13 orang siswa yang termasuk tuntas dalam kategoti sangat baik (90-100%). Dengan menggunakan model pembelajaran ARIAS maka dapat meningkatkan Keterampilan membaca pemahaman  siswa kelas V UPT SDN 022 Ranah. Kata kunci: Keterampilan membaca pemahaman, ARIAS.
Analisis Kemampuan Belief Matematika di Sekolah Dasar yang Menerapkan Kurikulum Merdeka Pracilia, Azirah; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi; Surya, Yenni Fitra; Marta, Rusdial; Rizal, Muhammad Syahrul
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 6, No 2 (2023): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v6i2.25078

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tiga hal, yaitu: pada penelitian terdahulu ditemukan rendahnya kemampuan belief matematika pada peserta didik. Yang kedua, hasil program PISA terkhusus bidang matematika yang mana untuk bidang matematika, Indonesia menempatkan posisi ke-72 dari 77 negara yang mengikuti program tersebut. Yang ketiga, hasil wawancara dengan guru wali kelas di tiga sekolah dasar yang menerapkan kurikulum merdeka. Hasil wawancara tersebut menunjukkan bahwa kemampuan belief matematika peserta didik yang masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan belief matematika di SD yang menerapkan kurikulum merdeka. SD yang diteliti yaitu UPT SD Negeri 007 Bangkinang, UPT SD Negeri 003 Bangkinang, dan SD Negeri 001 Sawah Baru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Kualitatif dengan analisis data secara statistik deskriptif Kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan mewawancarai guru wali kelas di tiga sekolah dasar dan dengan memberikan angket Belief berupa 20 pertanyaan serta dokumentasi. Hasil perhitungan statistik menujukkan untuk kemampuan belief matematika di UPT SDN 007 Bangkinang 79.9, UPT SDN 003 Bangkinang 78.5, dan SDN 001 Sawah Baru 80.4. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan belief matematika di tiga SD ini berada pada kategori baik.
Penerapan Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa Nurhaswinda, Nurhaswinda; Pebriana, Putri Hana; Marta, Rusdial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19524

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial dalam pembelajaran matematika, khususnya di jenjang Sekolah Dasar. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep dan menyelesaikan soal matematika secara logis dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) di SD Pahlawan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 28 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, tes kemampuan berpikir kritis, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkannya model RME, ditandai dengan peningkatan skor rata-rata dari 62,5 pada pra-siklus menjadi 82,3 pada siklus kedua. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model RME efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika siswa SD, karena pembelajaran berbasis konteks nyata membantu siswa memahami konsep dengan lebih mendalam.
Pelatihan Strategi Penyusunan Soal Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Matematis pada Guru SD Kab. Kampar Rusdial Marta; Fadhilaturrahmi; Aria Heldayani; Subariah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i3.360

Abstract

This study aims to develop students' mathematical thinking skills through problem-solving problem-solving strategy training for elementary school teachers in Kampar Regency. The training consisted of several sessions that combined theory, practice, and evaluation of questions prepared by participants. The results showed that the training successfully improved teachers' ability to prepare questions that not only tested basic understanding but also encouraged students to think critically and creatively. Teachers reported increased confidence in preparing more challenging and applicable questions, which could stimulate students' mathematical thinking skills. Although there were some challenges in determining the level of difficulty of the questions, the evaluation results showed that the training had a positive impact on improving the quality of mathematics learning. Post-training mentoring is needed to ensure the sustainability of the implementation of the questions that have been prepared. These findings indicate that practice-based training can improve the quality of mathematics education and provide significant benefits for the development of students' mathematical thinking skills.
Penerapan Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika di Sekolah Dasar Rahma, Fadila; Marta, Rusdial; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi; Kusuma, Yanti Yandri; Rizal, M. Syahrul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.1868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa di kelas III UPT SDN 013 Kumantan. Yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa di kelas III. Penelitian ini merupakan penelitian tindalan kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini yaitu 1 orang guru dan 11 orang siswa, sedangkan objeknya adalah dengan menggunakan model pembelajaran Aptitudetreatment Interactiaon (ATI) untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, lembar dokumentasi dan lembar tes belajar selama pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran Aptitudetreatment Interactiaon (ATI). Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan melalui 2 siklus, pada pertemuan kedua siklus I kemampuan pemahaman konsep Hasil tes pada siklus I pertemuan 1 dan 2 menunjukkan ada 6 orang siswa (54, 55%) dari 11 siswa yang tuntas dengan kategori rendah (≤55%), sedangkan pada siklus 2 pertemuan 1 menunjukkan ada 7 orang siswa (64%) dari 11 orang siswa yang tuntas dengan kategori cukup (≤70%), dan pada siklus II pertemuan 2 menunjukkan ada 9 orang siswa (81%) dari 11 orang siswa yang tuntas dengan kategoti tinggi (≤85%). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa apabila menggunakan model pembelajaran Aptitudetreatment Interactiaon (ATI). Maka dapat meningkatkan Kemampuan pemahaman kosep matematika siswa kelas III UPT SDN 013 Kumantan.