Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Senam Aerobik High Impact Terhadap Indeks Massa Tubuh Perdana, Rahmat Putra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11639

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih adanya peserta didik yang mempunyai berat badan tidak seimbang karena pola hidup yang tidak mengacu pada pola hidup sehat seperti kurang beraktivitas dan berolahraga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan aerobik high impact terhadap indeks massa tubuh peserta didik di SMA Wisuda Pontianak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan jenis desain pra-eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel yang diteliti adalah peserta didik di SMA Wisuda sebanyak 7 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t (uji pengaruh) dengan menggunakan sistem komputerisasi (SPSS 19). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks massa tubuh peserta didik di SMA Wisuda Pontianak memperoleh nilai pre-test terendah 25 dan tertinggi 27, kemudian diperoleh nilai post-test terendah 24 dan tertinggi 26. Nilai rata-rata pre-test 25,86 dan post-test -tes 24,70 dengan persentase penurunan indeks massa tubuh sebesar 1%. Artinya terdapat pengaruh antara senam aerobik high impact terhadap indeks massa tubuh peserta didik di SMA Wisuda Pontianak.
Analisis Ketersediaan Sarana Prasarana Olahraga Sekolah Menengah Pertama Negeri Se Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara Rubiyatno Rubiyatno; Putra Sastaman; Rahmat Putra Perdana; Eka Supriatna
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3866

Abstract

AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis ketersediaan sarana dan prasarana olahraga di Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitia deskriptif. Bentuk Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey (survey studies)Populasi dalam penelitian ini adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Sampel Penelitian dalam penelitian ini adalah 5 Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong UtaraHasil Penelitian yang diperoleh, berdasarakan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan yaitu ketersedian sarana dan prasarana yang ada di di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara masih dalam katagori “cukup” dengan rata-rata persentase sebesar 63% sedangkan Kondisi sarana yang ada di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-kecamatan Sukadana kabupaten Kayong Utara termasuk dalam katagori “baik” dengan rata-rata persentase sarana sebesar 91% dan kondisi prasarana yang ada di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-kecamatan Sukadana kabupaten Kayong Utara termasuk dalam katagori “baik” dengan rata-rata persentase 95,3%..Keywords: Sarana Prasarana, Olahraga, Analisis
Team Game Tournament (TGT)-type cooperative learning model: How does it affect the learning outcomes of football shooting? Rubiyatno; Perdana, Rahmat Putra; Supriatna, Eka; Yanti, Novi; Suryadi, Didi
Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education Vol. 4 No. 1 (2023): Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education
Publisher : UIR Press Bekerjasama dengan International Association of Physical Education and Sports

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/es:ijope.2023.vol4(1).12130

Abstract

Football shooting is a technique of kicking the ball towards the goal with the aim of obtaining winning numbers in a match. However, there are still many students who have difficulty shooting in football games. Therefore, it is necessary to have special treatment in order to get satisfactory shooting results in a game. This study aims to prove the effect of the team game tournament (TGT) type cooperative learning model on the learning outcomes of shooting football. In this study, the type of experiment used was a pretest and posttest for one group. The subjects in this study were students of class VIII-A at SMP Negeri 2 in the 2022–2023 academic year. In this study, saturated sampling technique was used, so 31 students were obtained as samples. Data analysis in this study was assisted by using the SPSS Version 26 application. This study obtained a significance value of 0.000 0.05, and based on these results, the team game tournament (TGT) type cooperative learning model has a significant effect on the learning outcomes of basketball shooting. The conclusion is that the TGT type cooperative learning model treatment has a significant effect on shooting learning outcomes, so these results can be applied to improve learning outcomes in shooting football games. The results of this study provide additional references for sports teachers and sports practitioners related to the TGT type cooperative learning model so that this model can be applied in physical education learning, especially the shooting material of soccer games.
Pola Kebugaran Jasmani Peserta Didik Sekolah Dasar (SD) Mimi Haetami; Rahmat Putra Perdana; Doni Pranata; Istna Dewi Masruroh; Nurfajri Hafifah
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola kebugaran jasmani dilihat dari komponen biomotorik peserta didik melalui serangkaian tes daya tahan, daya ledak otot tungkai (vertical jump), kekuatan otot inti (sit up), kekuatan lengan–punggung atas (gantung siku), dan kecepatan lari. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pengukuran lapangan menggunakan Beep Test, tes vertical jump, tes sit up 1 menit, tes gantung siku, dan tes kecepatan. Data kemudian dikategorikan ke dalam lima tingkat kebugaran: kurang sekali, kurang, sedang, baik, dan baik sekali. Hasil menunjukkan bahwa daya tahan berada terutama pada kategori sedang (36,9%) dan baik (25%), meskipun masih terdapat 27,38% peserta pada kategori kurang dan kurang sekali, yang mengindikasikan kapasitas aerobik belum sepenuhnya optimal. Kemampuan vertical jump didominasi kategori kurang sekali (33,33%) dan kurang (25%), dengan hanya 15,47% yang mencapai kategori baik dan baik sekali, sehingga daya ledak otot tungkai tergolong rendah. Kekuatan otot inti relatif lebih baik, dengan mayoritas peserta berada pada kategori sedang (53,57%) dan sebagian pada kategori baik dan baik sekali (22,62%), meskipun masih terdapat lebih dari seperlima peserta dalam kategori kurang. Hasil tes gantung siku menunjukkan kelemahan yang mencolok pada kekuatan lengan dan punggung atas, karena mayoritas peserta berada pada kategori kurang dan kurang sekali (lebih dari 80%). Secara umum, profil kebugaran jasmani menunjukkan bahwa daya tahan dan kekuatan otot inti berada pada kategori sedang, sedangkan daya ledak, kekuatan tubuh bagian atas, dan kecepatan relatif rendah. Temuan ini menegaskan perlunya program latihan yang lebih terstruktur dan spesifik, terutama berupa latihan plyometrik, penguatan otot inti dan upper body, serta latihan interval intensitas tinggi (HIIT) untuk mengoptimalkan kebugaran jasmani peserta didik.
Survei Analisis Pola Tidur Atlet Cabang Olahraga Futsal di Madrasah Tsanawiyah 2 Pontianak Muhammad Azdi Dwiraka; Rahmat Putra Perdana; Putra Sastaman B.
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 12 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v12i1.5432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola tidur atlet cabang olahraga futsal dan hubungannya dengan performa serta kesehatan atlet. Futsal merupakan olahraga dengan intensitas tinggi yang menyebabkan kelelahan fisik dan psikologis, sehingga pemulihan melalui tidur yang cukup menjadi sangat penting. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel atlet futsal dari Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Pontianak dengan karakteristik berjenis kelamin laki-laki berjumlah 30 orang, menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur, kemudian data yang diperoleh akan dianalisis dengan deskriptif persentase menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57% responden memiliki kualitas tidur yang baik, sedangkan 43% mengalami kualitas tidur buruk. Kualitas tidur yang buruk berpotensi menurunkan daya tahan tubuh, menyebabkan gangguan kesehatan mental seperti stres dan kecemasan, serta berdampak negatif pada kinerja atlet. Faktor gaya hidup, pola makan, stres, kelelahan, dan lingkungan juga mempengaruhi pola tidur atlet. Oleh karena itu, pengelolaan pola tidur yang optimal dan penerapan praktik sleep hygiene sangat penting untuk menjaga kesehatan, kebugaran, serta performa atlet futsal secara menyeluruh. Disarankan agar atlet futsal menjaga durasi tidur malam sekitar 8-10 jam dan tidur siang 30 menit hingga 1 jam, serta edukasi mengenai manajemen tidur dan stres agar performa dan kesehatan mental tetap terjaga.
Co-Authors Abidin, Muhamad Zainal Aditya Purnama ahmad Ahmad Atiq Ahmad Atiq Ajeng Dian Purnamasari Alwahidia, Alwahidia Andika Triansyah Anuarta, Anuarta Aris Tri Wibowo Baiqi Nilma Sabrina Fadilah Didi Suryadi Dilla Apriana Yustika Putri Dody Tri Iwandana Doni Pranata Edi Purnomo edi purnomo Eka Supriatna Eka Supriatna Eka Supriatna Eka Supriatna Erna Yantiningsih Erna Yantiningsih Fadhia Afrilia Salsabila Firsta Yosika, Ghana Fitrya Mustika Andriani Fradianto, Ikbal Haïdara, Youssouf Haidara, Youssouf Hardinata, Riyan Heni Pujiastuti Heri Setiawan Hidasari, Fitriana Puspa Indra Yunarto Isti Dwi Puspitawati Istna Dewi Masruroh Juni, Y. Touvan Maharani Fatima Gandasari Mahrani Fatima Gandasari Maruf Maula Farah Azizah Misel Fandani Mita Mita, Mita Muhammad Ali Muhammad Azdi Dwiraka Muhammad Fachrurrozi Bafadal Nanda Kusuma Sabiq Mujtaba Novi Yanti Novi Yanti Novi Yanti Novi Yanti Noviani, Nabila Fitri Nur rohman Nurahayu, Nada Westy Nurfajri Hafifah Putra Sastaman B Putra Sastaman B. Rahmawati, Nadia Raihanah Salsabila Risky, Risky Riyan Hardinata Rizki Hazazi Ali Rizky Hidayat Robby Najini Rosa Damai Yanti Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Sabdiming, Petrus Peardy Sacko, Makan Suhardimansyah, Muhammad Riedho Suptiatna, Eka touvan Juni samodra Touvan Samodra Uray Gustian Uray Gustian, Uray Victor Gaperius Simanjuntak Victor Simanjuntak Witri Suwanto Wiwik Yunitaningrum Wiwik Yunitaningrum Y Touvan Juni Samodra Y. Touvan Juni Samodra Yogi, Yogi Zainal Arifin