Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : TRIAGE

Pengetahuan Ibu Hamil tentang Gizi Masa Kehamilan sebagai Upaya Pencegahan Stunting Chori Elsera; Soniya, Soniya; Marwanti, Marwanti; Permatasari, Devi; Hamranani, Sri Sat Titi
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v10i2.912

Abstract

In recent years, stunting has still been a health problem that has been highlighted and received priority for immediate treatment. Various factors influence the increase in the incidence of stunting, starting from internal and external factors. Knowledge is one of the internal factors that can influence the increase in stunting incidents. This research was conducted with the aim of knowing the level of knowledge of pregnant women about nutrition during pregnancy in an effort to prevent stunting. This research method is quantitative with a cross sectional approach on a sample of 60 pregnant women using a simple random sampling technique. The results of this research are that the majority of pregnant women have insufficient knowledge (41.7%) about the nutrition of pregnant women in the context of preventing stunting. The conclusion of this research is that the majority of pregnant women have insufficient knowledge about the nutrition of pregnant women in efforts to prevent stunting
Gambaran Visus Mata Pasca Pembelajaran Daring pada Anak Sekolah Agustiningrum, Ratna; Pangestu, Bangkit; Kusumaningrum, Puput Risti; Permatasari, Devi
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v11i1.1088

Abstract

Pandemic Covid-19 has been spreading continuously since March 2020 in Indonesia. Online learning has been used as a solution to reduce the spread of the Covid-19 pandemic. However, the habit of frequently using smartphones during online learning for school-age children can disrupt eye health and lead to a decrease in visual acuity. Visual acuity abnormalities in school-age children's vision become a significant problem that needs immediate detection as early as possible so as not to affect the child's focus during the learning process. To understand the post-online learning visual perception of elementary school children. The research design employs a quantitative descriptive research method with a cross-sectional approach. The study population consists of students in grades 4, 5, and 6 at SDN 2 Sukorejo, totaling 43 respondents. The sampling technique used total sampling with exclusion criteria, resulting in a total of 38 respondents. Data analysis is conducted using frequency distribution. The characteristics of the elementary school children who were respondents had an average age of 11.18 years, with a minimum age of 10 years and a maximum of 13 years. The majority of respondents were female, totaling 21 children (55.3%). The results of this study revealed that the visual acuity of the right eye was normal in 33 children (86.8%), and the visual acuity of the left eye was normal in 36 children (94.7%). The post-online learning visual perception of elementary school children at SDN 2 Sukorejo mostly indicated normal vision.
Sexual Self-Concept pada Remaja: Kajian Deskriptif di Wilayah Resiko Tinggi Penularan PMS Permatasari, Devi; Sinta, Amelia Kumala
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v12i2.1879

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja adalah fase perkembangan yang ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial, termasuk eksplorasi identitas seksual. Salah satu faktor yang memengaruhi perilaku seksual remaja adalah sexual self-concept, yaitu persepsi individu terhadap dirinya sebagai makhluk seksual. sexual self-concept yang positif dapat membantu remaja membentuk identitas seksual yang sehat dan menghindari perilaku seksual berisiko. Tujuan penelitian: Mengetahui gambaran sexual self-concept pada remaja di salah satu wilayah yang beresiko tinggi penularan penyakit seksual menular. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel berjumlah 150 siswa kelas XI dari total 238 siswa, diambil dengan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Multidimensional Sexual Self-Concept Questionnaire (MSSCQ) dan dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian: Sebagian besar responden berusia 15–18 tahun dengan rata-rata usia 16,8 tahun, mayoritas laki-laki (52,7%), dan tinggal bersama orang tua (97,3%). Sebanyak 52,7% responden pernah terpapar pornografi. Hasil menunjukkan hampir seimbang antara remaja dengan sexual self-concept positif (50,7%) dan negatif (49,3%). Kesimpulan: Remaja menunjukkan kecenderungan memiliki sexual self-concept yang positif. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan pendidikan seksual komprehensif dan dukungan keluarga untuk membantu remaja membangun sexual self-concept yang lebih sehat. Paparan pornografi yang cukup tinggi juga menunjukkan pentingnya literasi digital sebagai upaya pencegahan dan penguatan perilaku seksual yang bertanggung jawab.
Co-Authors Agustiningrum, Ratna Ajeng Intan Nur Rahmawati Aji, Galih Kusuma Akhmad Rifqi Azis, Akhmad Rifqi Anisa Widiawati Ariani, Indri Arif Fatahillah Ayu, Adinda Blasius Boli Lasan Damis Damis Dhian, Arlina Elsera, Chori Emma Lilianti, Emma Esri Rusminingsih - Fitriana Noor Khayati Fu, Minghai Handayani, Sri Happy, Aulia Hasrianti, Hasrianti Hendar Hendrawan, Jajang Imam Ariffudin Ishmah, Nurul Faridatul Izzudin, Ahmad Kara, Yunita Frederika Kazfia, Hananda Khairul Bariyyah Kusumaningrum, Puput Risti Laily, Inarotul Leny Latifah Luluk Muhimatul Ifada Luthfinuddin, Hafiski Marwanti Maulida, Haliza Salma Maya Indriastuti Muhamaludin Mutoharoh, Mutoharoh Nadzifah, Laila Ummi Najihah, Naila Nasori, Achmad Sofian Nora Yuniar Setyaputri Novi Mayasari Nur Pamuji, Intan Mardatillah Pangestu, Bangkit Pramono, Cahyo Priyo Atmaji Putri, Rini Sahni Qoni’ah, Marifatul Rahayu, Maya Damayanti Ramadlan, Raynal Fira Retnawati Retnawati Retno Anggraini Rizna Triana Dewi Rosyidin, Ahmad Khulafaur Salsabila, Khairiah Santoso, Shifa Aliffiana Sari, Eva Kartika Wulan Sari, Eva Kartika Wulan Sina Putriningsih, Rahma Sinta, Amelia Kumala Soejanto, Laily Tiarani Soniya, Soniya Sri Sat Titi Hamranani Suciana, Fitri Suharmawan, Wahid Sumarsono Sumarsono Susanti, Romia Hari Susi Setiawani Suyami, S Totok Sudiyanto, Totok Tyas, Rini Nurcahyaning Ulhaq, M. Naufal Wahyuningsih, Dita Tri Wiguna, Bangkit Wisesa, Prisca Kikha Candra Yomi Romlah, Oom Yulina Ismiyanti, Yulina ‪Arlina Dhian Sulistyowati‬