Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Media Iuris

Politik Hukum Perubahan Norma Perizinan dan Iklim Investasi Dalam Undang-Undang Cipta Kerja Menggunakan Metode Omnibus Law Angga Dwi Prasetyo; Abdul Rachmad Budiono; Shinta Hadiyantina
Media Iuris Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIA IURIS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mi.v5i2.36165

Abstract

AbstractThe Job Creation Law passed and enacted in 2020 is a momentual result with the expectation that the Law will create jobs. But after the passage of the Job Creation Law with the use of the omnibus law method, it produced various responses and reactions from the community so that the community also among academics produced pros and cons to the Law. In addition, after the Uncang-Cipta Kerja Law was passed, it has had an impact on the elimination of industries included in the negative investment list, triggering an increase in foreign investment in Indonesia. Based on the description, a problem was formulated: what is the legal politics behind the change in licensing norms and the investment climate in the Job Creation Law using the omnibus law method. The research method used in the writing of this article is the use of legal normative research. The source of legal materials used includes 3 (three) types of legal materials, namely primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Legal data collection techniques use a literature research model that analyzes the legal data studied in the form of qualitative and descriptive content analysis. The results showed that the government’s efforts to reduce duplication of regulations through comprehensive legislation are expected to accelerate licensing.Keywords: Omnibus Law; UU Cipta Kerja; Licensing; Investment. AbstrakUndang-Undang Cipta Kerja yang disahkan dan diundangkan pada tahun 2020 merupakan suatu hasil momentual dengan harapan dari Undang-Undang tersebut ialah menciptakan lapangan kerja. Tetapi pasca pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja dengan penggunaan metode omnibus law tersebut menghasilkan berbagai tanggapan dan reaksi dari lapisan masyarakat sehingga masyarakat pun juga dikalangan akademisi menghasilkan pro kontra terhadap Undang-undang tersebut. Selain itu, pasca Undang-Undang Cipta Kerja disahkan telah berdampak pada penghapusan industri yang masuk dalam daftar negatif investasi sehingga memicu peningkatan investasi asing di Indonesia. Berdasarkan uraian tersebut, dirumuskan masalah: apa politik hukum dibalik perubahan norma perizinan dan iklim investasi dalam UU Cipta kerja menggunakan metode omnibus law. Metode penelitian yang dipakai pada penulisan artikel ini ialah penggunaan penelitian normatif hukum. Sumber bahan hukum yang digunakan meliputi 3 (tiga) jenis bahan hukum, yakni materi hukum primer, materi hukum sekunder, serta materi hukum tersier. Teknik pengumpulan data hukum menggunakan model penelitian kepustakaan yang menganalisis data hukum yang diteliti berupa analisis isi kualitatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pemerintah untuk mengurangi duplikasi regulasi melalui undang-undang yang komprehensif diharapkan dapat mempercepat perizinan.Kata Kunci: Omnibus Law; UU Cipta Kerja; Perizinan; Investasi.
Co-Authors Abdul Rachmad Budiono Abiyyu Anwar Rahmatullah Adianti , Istiana Afiono Agung Prasetyo Afiono Agung Prasetyo Ahmad Nur Hidayat Aliffiya Machfidho Andri Soemitra Anggi Febrian Anggi Violita Anggraini Anna Pudianti Araafi, Alif Ashfina ‘Ishmatul Husna Ashifa, Mutiara Aulia Putri, Ghizka Bashit, Nurhadi Dalillah Inas Salsabila Dalimunthe, Ni’matul Ulya Dhanty, Keysha Febri Dini Vientianty Djuztika Rahma Maharani Edy Supriyanto Ella Asri Fauziah Fadila, Nurly Fahmiron Faiza Dia Amanda Br Harahap Faiza Dia Amanda Harahap Faris, Tengku Muhammad Ghizka aulia Putri Giranza, Virgian Harahap, Reni Agustina Hasibuan, Indah Doanita Indah Rizkiqa Indwiani Astuti Keysha Danty Lauchan, Agil maritho LINA SUSANTI Lubis, Irwansyah Lubis, Riska Amelia M. Amin Saleh Maulidia Khairiah Mawaddah Sri Rezeki Mayumi Ershanda Muhammad Adnan Yusuf, Muhammad Adnan Muhammad Irsyad Fadhil Muhammad Miftah Al-Qahtani Munthe, Ni’matul Ulya Neni Vesna Madjid Nisa’ Salma Shobiro Noviana Harwiyah Ramadhani Nuraini Nuraini Nuraini Nurbaiti Nurbaiti Nurbaiti Nurly Fadila Nurly Fadila Oesraini, Daffa Diba Oesrani, Daffa Dhiba Putra MS, Saidana Wahyudi R. Danarto, R. Rassarandi, Farouki Dinda Riris Aditya Sari Riris Aditya Sari Riska Amelia Lubis Risky Andreansyah Risky Andreansyah Rizma Alma Salsabila Romiza Arika Ryan Hidayat Rafiola Sakina T.A Harahap Salsabila, Fatma Saragih, Devi Herdini Sartono Joko Santoso Sheillawany, Anggun Shinta Hadiyantina Siswadi Siswadi Siti Khadijah Soares, Balbino da Conceicao Sofia Mubarika Haryana Sumardiyanto, B. Tamaulina Br Sembiring Tuti Anggraini Utami, Tri Niswati Wahyudi, Saidana Putra Wiwin Mariyana Wulandari, Nabila Yulia Sari Zahara, Mila