Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Mepahukh dalam upacara pernikahan suku alas sebagai arena sosialisasi remaja Pratiwi, Dita; Riza, Faisal
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202323240

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisa perubahan tradisi Mepahukh sebagai arena sosialisasi remaja serta sebagai proses pencarian jodoh bagi kalangan pemuda dan pemudi suku alas. Tradisi ini selalu dipraktekkan setelah adanya acara pernikahan pada desa di Kabupaten Aceh Tenggara. Dinamika sosial dan perkembangan zaman mendorong banyak pemuda dan pemudi suku Alas tidak terlalu tertarik mengikuti tradisi tersebut dikarenakan ketidaktahuan dan perkembangan teknologi yang memudahkan mereka untuk bersosialisasi dan pencarian jodoh serta berubahnya bentuk bangunan mengakibatkan tergerusnya nilai dari sebuah tradisi Mepahukh. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teori perubahan sosial. Data dikumpulkan melalui Observasi di lapangan, wawancara dan dokumentasi menjadi teknik pengumpulan data kemudian menggunakan teori Miles dan Huberman dalam menganalisa data, serta penggunakan trianggulasi dalam mengetahui keabsahan data. Penelitian ini menemukan bahwa terjadi perubahan pemaknaan terhadap tradisi mepahukh. Perubahan itu antara lain disebab kan pemuda-pemudi tidak mengetahui tradisi mepahukh sebagai salah satu tradisi yang telah ditetapkan dari pendahulu hingga saat ini. Perubahan pemaknaan itu disebabkan ketidak tahuan dan berkurangnya pengetahuan terhadap tradisi mepahukh
PREFRENSI PETANI PADI TERHADAP PEMBAYARAN JASA LAYANAN PENGELOLAAN DAERAH IRIGASI WAY KETIBUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Andarwangi, Tunjung; Prasmatiwi, Fembriarti Erry; Ismono, Raden Hanung; Pratiwi, Dita
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6 No 1 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i1.2517

Abstract

Pendayagunaan sumberdaya pertanian secara optimal perlu ditingkatkan agar hasil produksi padi dapat terus meningkat. Salah satu sumberdaya pertanian yaitu irigasi.  Pengelolaan irigasi Way Ketibung yang kurang berjalan dengan baik mengakibatkan masih banyak usahatani padi di Kabupaten Lampung Selatan mengalami kekeringan dan kebanjiran.  Pengelolaan irigasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan tanggung jawab petani pengguna juga.  Salah satu bentuk kontribusi petani dalam pengelolaan irigasi yaitu petani bersedia membayar jasa pengelolaan irigasi agar irigasi dapat digunakan secara berkelanjutan. Pada penerapan pembayaran jasa pengelolaan irigasi ini perlu diketahui atribut-atribut apa saja yang ingin didapatkan petani apabila melakukan pembayaran.  Berdasarkan uraian tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu menganalisis prefrensi petani Padi Sawah terhadap Pembayaran Jasa Layanan Pengelolaan Irigasi di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung.  Jumlah sampel penelitian yaitu sebanyak 100 petani padi irigasi yang dipilih dengan menggunakan metode propotionate random sampling . Data dianalisis dengan menggunakan analisis konjoin.  Hasil penelitian diperoleh bahwa   Atribut yang dianggap penting oleh petani apabila melakukan pembayaran jasa layanan pengelolaan irigasi di daerah irigasi Way Ketibung secara berurutan yaitu peningkatan pendapatan usahatani padi sawah, kecukupan air, besar dana iuran, dan skema pembayaran.
Multikulturalisme dan Dinamika Sosial Lansia di Panti Jompo Yayasan Netizen Cinta Singkawang (Studi Kasus) Bafadal, Rizky Septia Utami; Pratiwi, Dita
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.2.155-168

Abstract

This qualitative case study examines the implementation of multiculturalism and social dynamics among the elderly at the Netizen Cinta Singkawang Nursing Home Foundation in Indonesia. Data were collected through in-depth interviews with the founder of the nursing home and an analysis of transcript documents. The analysis was guided by Parsudi Suparlan's Theory of Multiculturalism and Herbert Blumer's Theory of Symbolic Interactionism. The findings reveal that multiculturalism is practiced through inclusive policies that prioritize the value of humanity, the accommodation of halal dietary needs for all residents, and the celebration of major religious holidays. Social dynamics are characterized by harmonious daily interactions, the formation of a collective identity as a "nursing home family," and the freedom granted to the elderly, which enhances their sense of happiness and social integration. The study concludes that a humanistic and non-sectarian multicultural approach significantly improves the emotional well-being and social integration of the elderly in a culturally diverse nursing home environment.
Implementasi Kebijakan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Di Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kalimantan Barat Pratiwi, Dita; Nur, Utami
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 22 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v22i2.335

Abstract

Abstract. Implementation of the Occupational Safety and Health (K3) Management System at the Pontianak City Manpower and Transmigration Office. The purpose of this research is to find out the factors that cause the unsuccessful implementation of the Occupational Safety and Health Management System (K3) conducted by the West Kalimantan Manpower and Transmigration Office. The problem in this research is the unsuccessful implementation of the Occupational Safety and Health Management System at the West Kalimantan Manpower and Transmigration Office. The problems were analyzed using Edward III's theory, namely implementationpolicy is influenced by four variables, namely communication, resources, disposition and bureaucratic structure. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. The results of this study are the first indicator of communication, namely the presence of miscommunication, lack of clarity and lack of consistency in socialization carried out by the West Kalimantan Manpower and Transmigration Office. Second, the resource indicator is the lack of human resources in the West Kalimantan Manpower and Transmigration Office because there is still a lack of staff in the field of OSH training. Third, the disposition indicator is that there is no commitment from the implementers of the Occupational Safety and Health Management System policy implemented by the West Kalimantan Manpower and Transmigration Office. And the fourth indicator, the bureaucratic structure, namely the not yet optimal SOP for K3 supervision which regulates the implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) policy. Suggestions from this study are for the West Kalimantan Manpower and Transmigration Office to increase attention to the implementation of K3 construction in every company in Pontianak City. Keywords: Implementation, Policy, K3 Abstrak. Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Pontianak. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan belum berhasilnya implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum berhasilnya implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat. Dari permasalahan dianalisis dengan menggunakan teori Edward III yaitu implementasi kebijakan dipengaruhi empat variabel yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pertama indikator komunikasi yaitu adanya misskomunikasi, kurang kejelasan dan kurangnya konsistensi sosialiasi yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat. Kedua, indikator sumber daya yaitu kurangnya sumber daya manusia yang ada di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat karna masih kurangnya staf kepegawaian di bidang pelatihan K3. Ketiga, indikator disposisi yaitu belum ada komitmen dari para pelaksana kebijakan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat. Dan indikator keempat, struktur birokrasi yaitu belum optimalnya SOP pengawasan K3 yang mengatur tentang implementasi kebijakan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Saran dari penelitian ini adalah Bagi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat untuk meningkatkan perhatian terhadap penerapan K3 konstruksi di setiap perusahaan yang ada di Kota Pontianak. Kata Kunci: Impelementasi, Kebijakan, K3
Transformasi Digital Layanan Perizinan Publik di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat Nur, Utami; Pratiwi, Dita
Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Volume 28 Nomor 2
Publisher : Faculty of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/aamama.v28i2.322

Abstract

Technological advancements and globalization have driven the transformation of public services through e-Government, including the digitalization of business licensing in Indonesia via the Online Single Submission (OSS) system. OSS aims to integrate licensing services across ministries, agencies, and local governments; however, its implementation faces challenges such as limited digital literacy, uneven network infrastructure, and geographic constraints, particularly in remote areas. This study examines the transformation of OSS in Sintang Regency, from its initial implementation to the broader context of improved service access, with the Mall Pelayanan Publik (MPP) mentioned as a supporting facility. A qualitative case study approach was employed using secondary data, including regulations, OSS implementation documents, DPMPTSP Sintang performance reports, and relevant literature. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. Findings indicate that OSS transformation progressively enhances service quality and user satisfaction, supported by organizational capacity, clear SOPs, and staff training, demonstrating an adaptive model bridging social, technical, and geographic gaps in digital public services.
Peran Hukum Internasional dalam Menyikapi Ketegangan Korea Utara dan Korea Selatan Pratiwi, Dita; Dewi, Mira Nila Kusuma; Amri, Muhammad Haekal; Andy, Arif; Sopamena, M. Sjukri; Sopamena, Mahmud Rahim; Fachriza, Hilda
Media Hukum Indonesia (MHI) Vol 4, No 1 (2026): March
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17983034

Abstract

This study aims to provide an in-depth understanding of legal norms and their application in the tensions between North Korea and South Korea, as well as to integrate various legal sources and scholarly literature as the basis for analysis. The research employs a qualitative method with a normative approach, focusing on the analysis of applicable legal norms, principles, and regulations at both national and international levels. The data are obtained from various sources, including legislation, legal doctrines, academic journals, books, official websites, and relevant international legal instruments. Data analysis is conducted qualitatively through the evaluation, interpretation, and synthesis of legal materials to produce logical and comprehensive legal arguments. The findings indicate that the conflict between North Korea and South Korea constitutes a complex and protracted global security issue, with significant implications for the stability of East Asia and the international legal system. From the perspective of international law, this conflict is not merely a bilateral dispute but represents a serious violation of norms and principles of world peace. The United Nations Security Council has responded by issuing resolutions condemning North Korea’s actions and imposing economic and political sanctions, such as asset freezes and oil embargoes. However, the enforcement of international law faces major obstacles due to North Korea’s non-compliance.
Implementasi Model Discovery Learning Berbasis Quizizz pada Pembelajaran IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Pratiwi, Dita; Hatim, Magdad; Abdullah, BZ Septeiyawan
Ibtida'i Vol 12 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v12i2.11662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Discovery Learning berbasis aplikasi Quizizz pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 18 siswa kelas V dan satu orang guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Discovery Learning berbasis Quizizz dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Temuan utama menunjukkan peningkatan keaktifan siswa dalam proses penemuan konsep, keterlibatan dalam diskusi kelompok, serta antusiasme siswa dalam menyelesaikan kuis interaktif. Pemanfaatan aplikasi Quizizz juga mendukung pemahaman konsep ekosistem, yang tercermin dari capaian hasil belajar siswa dengan rata-rata nilai sekitar 90. Dengan demikian, integrasi model Discovery Learning dan aplikasi Quizizz dinilai efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konsep IPAS pada siswa sekolah dasar.
Analisis Pendapatan Usahatani Padi Di Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan Febri Andinata, Komang; Marga Saty, Fadila; Andarwangi, Tunjung; Pratiwi, Dita
Journal of Food System & Agribusiness Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jofsa.v9i2.4592

Abstract

Padi merupakan kebutuhan dasar yang wajib di penuhi dalam kehidupan sehari hari karena peranannya sangat penting bagi ketahanan pangan dan keberlangsungan masyarakat. Produksi padi terus mengalami peningkatan, kesejahteraan petani tidak serta merta meningkat secara signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan serta R/C ratio dan B/C ratio usahatani padi di Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan. Sampel penelitian terdiri atas 45 petani yang dipilih secara proporsional dengan menggunakan rumus Slovin dari populasi 7.765 petani. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi per musim tanam sebesar Rp14.146.819 dengan penerimaan sebesar Rp53.655.309 dan pendapatan bersih mencapai Rp39.508.490. Nilai R/C sebesar 3,79 dan B/C sebesar 2,79 menunjukkan bahwa setiap Rp1 biaya produksi menghasilkan penerimaan Rp3,79 dan keuntungan Rp2,79 pada usahatani padi di Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan.
Kelayakan Finansial Usaha Peternakan Ayam Broiler di Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Studi Kasus Pola Kemitraan dan Pola Mandiri Pratama, Nadia Lediana; Apriyani, Marlinda; Sutarni, Sutarni; Pratiwi, Dita
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.21691

Abstract

Broiler chicken farming plays an important role in providing high-quality and affordable animal protein, but this business faces challenges in the form of market competition, rising input prices, and falling selling prices, which can lead to losses. This study aims to calculate the costs, revenues, and profits of the business, analyze its financial feasibility, and assess the sensitivity of the broiler chicken business in Mandah Village with respondents who are independent and in partnerships. The results show that the independent model requires costs of IDR 778,185,000/year with revenues of IDR 618,440,000/year and profits of IDR 27,015,500/year, with an NPV of IDR 124,236,361 (>0), IRR of 14.5% (>6%), Net B/C of 1.43 (>1), and Payback Period of 1 year 7 months 27 days, making it feasible to operate. In the partnership model, the costs incurred are Rp3,911,100,000/year with revenues of Rp4,392,720,000/year and profits of Rp211,652,200/year, with an NPV analysis result of IDR 1,366,774,532 (>0), IRR of 37% (>6%), Net B/C of 2.78 (>1), and Payback Period of 5 months and 28 days, indicating that the business is very feasible to develop. Sensitivity analysis shows that both business models become unfeasible if there is a 17% increase in feed prices and a 5% decrease in selling prices. However, based on switching value, the independent model is still viable with a 5% increase in feed prices and a 2% decrease in selling prices, while the partnership model remains viable up to a 7% increase in feed prices and a 4% decrease in selling prices. Thus, both broiler chicken business models are viable, despite having different levels of risk to changes in input and output prices.
Analisis Efisienisi Teknis Usahatani Ubi Kayu di Kabupaten Lampung Tengah Andarwangi, Tunjung; Pratiwi, Dita; Bellapama, Intan Andya; Fajri, Ratu Chaterine; Budiman, Valdi Mughni
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.22044

Abstract

Central Lampung Regency is one of the cassava production centers in Lampung Province, which has vast land potential and a climate that supports the development of cassava farming. Cassava production in Central Lampung ranks highest in terms of food production compared to five other potential food commodities, namely corn, soybeans, sweet potatoes, and peanuts. High production does not guarantee high profits for cassava farmers. This study aims to analyze the factors that influence cassava production, the elasticity and scale of cassava farming, as well as the technical and allocative efficiency of cassava farming in Central Lampung Regency. The research was conducted in two subdistricts, namely Seputih Mataram and Terbanggi Besar, using a survey method and random sampling of 60 farmers. The data were analyzed using the Cobb-Douglass production function model and then using the Stochastic Frontier Analysis (SFA) tool. The results showed that the factors that significantly influenced cassava production were land area, phonska fertilizer, and organic fertilizer, while seeds, urea fertilizer, pesticides, and labor had no significant effect.  The average technical efficiency value of 0.8595 indicates that cassava farming is fairly efficient. Age and land ownership status were found to reduce technical inefficiency, while experience, education, and access to credit had no significant effect. The production scale value of 0.814953 indicates decreasing returns to scale, which means that additional inputs no longer increase output proportionally.