Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Barriers to Menstrual Hygiene Management (MHM) Behavior for Adolescents with Disabilities: Systematic Literature Review Elfiyani, Nur Khotimah; Arinda, Yosi Duwita; Pratomo, Hadi
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijds.2025.12.2.5

Abstract

The issue of reproductive health among adolescents with disabilities is frequently disregarded, primarily due to the prevailing misconception that they lack sexual desire. This situation gives rise to inadequate reproductive healthcare and education for this vulnerable group. The issue of menstrual health, particularly among adolescents with disabilities, has been the subject of only limited research and attention. The present study set out to examine the obstacles encountered by adolescents with disabilities in dealing with menstruation and to shed light on the prevailing societal misunderstanding that they are not asexual beings. The study thus sought to underscore the necessity for further attention to be given to reproductive health education for people with disabilities. A systematic literature review was conducted using the PRISMA method. A comprehensive database search was conducted on ScienceDirect, SpringerLink, ProQuest, and PubMed to identify studies that met the specified criteria. The search was limited to articles published between 2018 and 2022. The ten articles that met the inclusion criteria for the final review revealed that the obstacles encountered included a paucity of understanding about the severity of menstrual symptoms experienced by adolescents with disabilities, a paucity of information and support from families, and a paucity of knowledge regarding MHM in adolescents with disabilities. There is a need for training on personal hygiene for families and caregivers to better assist adolescents with disabilities in managing menstruation, along with targeted reproductive health education, to improve their overall quality of life.
Managing Potential Fraud in Palembang Hospitals’ Health Insurance Implementation: A Qualitative Study in Indonesia Emilya, Melda; Misnaniarti, Misnaniarti; Syakurah, Rizma Adlia; Pratomo, Hadi
Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional
Publisher : BPJS Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53756/jjkn.v5i2.387

Abstract

Fraud poses a major threat to the integrity of Indonesia’s National Health Insurance–Healthy Indonesia Card (JKN-KIS) program, affecting health financing, hospital quality, and institutional reputation. Despite continuous efforts to combat fraud, allegations persist, particularly in hospitals in Palembang. This study aimed to identify potential fraud in hospitals in Palembang and analyze management countermeasures. Using a descriptive qualitative design with a phenomenological approach, the study was conducted from March to July 2022 and involved three hospitals in Palembang, the City Health Office, and the local branch of the Social Security Administrative Body for Health (BPJS Kesehatan). Data were collected through in-depth interviews with 16 informants representing hospitals, BPJS Kesehatan, and anti-fraud teams, supported by observations and document reviews. Thematic analysis revealed several fraud risks, including diagnosis manipulation, unnecessary treatment, and overcharging. Weak internal and external monitoring mechanisms fostered opportunities for fraud, often driven by financial pressure, revenue targets, and personal motives, and influenced by tenure and position within the organization. Fraud countermeasures remain suboptimal, although BPJS Kesehatan’s management shows potential that requires further improvement. Applying the Hexagon Vousina theory, this study emphasizes the need for a more comprehensive and integrated approach to fraud risk management. Strengthening oversight, professional ethics, inter-agency coordination, and policy enforcement is crucial to maintain the sustainability and effectiveness of the JKN-KIS program.
Kebiasaan Konsumsi Makanan dan Hambatan dalam Managemen Diet pada Remaja Putri dengan Obesitas : Sistematik Review dan Metasintesis Kualitatif: Food Consumption Habits and Obstacles to Diet Management among Obese Female Adolescents : A Systematic Review and Qualitative Meta-synthesis Setiawan, Hery; Pratomo, Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.556 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2044

Abstract

Latar belakang: prevalensi kejadian obesitas pada remaja usia 13-15 tahun 4,8% dan remaja usia 16-18 tahun sebesar 4,0%. Faktor yang menyebabkan remaja mengalami obesitas diantaranya pola makan yang tidak sehat, aktifitas fisik yang rendah, lingkungan yang tidak mendukung, dan faktor stress remaja. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kebiasaan dan hambatan dalam managemen diet pada remaja putri pada obesitas. Metode: Penelitian ini mengguankan pendekatan systematic review dan kualitatif metasintesis. Pencarian jurnal dilakukan pada 3 database yaitu Science direct, Scopus dan Proques. Kriteria inklusi diantaranya artikel jurnal tahun 2016-2021, topik mengenai obesitas pada remaja dan managemen diet, open acces, dan studi pendekatan kualitatif. 6 artikel jurnal hasil sintesa dari Prisma dan studi control dengan EPPI-Center versi 0.9.4. Hasil: Temuan penelitian ini menemukan bahwa remaja putri dengan obesitas memiliki kebiasaan buruk terkait konsumsi makanan seperti kuantitas atau jumlah makan yang kurang, mengonsumsi makanan ringan padat energi, mengandung gula dan rasa asin. Hambatan yang dialami remaja putri obesitas yaitu dari faktor individu (kurangnya pengetahuan, kebiasaan konsumsi makanan yang tidak sehat, merokok dan alcohol) dan lingkungan (masa transisi, kurangnya dukung finansial, perubahan iklim dan cuaca, dan kurangnya infrakstruktur). Kesimpulan: Kebiasan buruk pada remaja putri dengan obesitas berkaitan dengan konsumsi makanan diantaranya waktu makan yang tidak tepat, kuantitas atau jumlah makan yang kurang, gemar mengonsumsi makanan yang berlemak dan asin seperti makanan cepat saji, konsumsi makanan yang mengandung gula.
Determinan Perilaku Makan Anak Gemuk dan Obesitas di Duren Sawit, DKI Jakarta: Determinants of Overweight and Obese Children Eating Behavior in Duren Sawit, DKI Jakarta Septiani, Mina; Sugiarto, Danang Wahansa; Pratomo, Hadi; Utari, Diah Mulyawati; Sudiarti, Trini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2357

Abstract

Latar Belakang: Jumlah kegemukan dan obesitas anak berusia 5-19 tahun meningkat lebih dari sepuluh kali lipat secara global, dari 11 juta pada tahun 1975 menjadi 124 juta pada tahun 2016. Faktor perilaku menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kegemukan dan obesitas. Beberapa perilaku tidak sehat berkontribusi terhadap asupan dan output kalori yang tidak sama sehingga menghasilkan kegemukan dan obesitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku makan anak gemuk dan obesitas pada di tingkat Sekolah Dasar di wilayah Kecamatan Duren Sawit, Jakarta. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 247 responden dari Mei-Juni 2018. Penarikan sampel menggunakan teknik multistage random sampling yang terdiri dari murid tingkat SD negeri yang masuk kategori gemuk dan obesitas. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat dengan chi-square, dan multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 55,1% anak gemuk dan obesitas memiliki perilaku makan yang buruk. Berdasarkan hasil analisis multivariat, peran keluarga merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan perilaku makan anak gemuk dan obesitas (OR = 2,942; 95% CI = 1,496-5,785), setelah dikontrol oleh pengetahuan dan sikap tentang gizi. Kesimpulan: Proporsi perilaku makan anak gemuk dan obesitas cenderung kurang baik dan peran keluarga memiliki hubungan paling kuat dengan perilaku makan anak gemuk dan obesitas.
Pemberdayaan Edukasi sebagai Penguatan Perilaku Pencegahan COVID-19 pada UMKM Cilok Goreng Setiabudi Bandung: Empowerment of Education as Strengthening of COVID-19 Prevention Behavior in MSME Cilok Goreng Setiabudi Bandung Aldillasari, Editha; Nafis, Irfan; Meigasari, Meigasari; Anandita, Yoana; Rizky, Fadilla; Rindu , Ridhaninggar; Pratomo, Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2423

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan COVID-19 yang ditetapkan WHO sebagai pandemi global sejak Maret 2020 tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, melainkan juga pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Cilok Goreng Setiabudi Bandung adalah salah satu pelaku UMKM yang kurang terdampak COVID-19 dan terpilih untuk dilakukan pemberdayaan masyarakat terhadap edukasi pencegahan COVID-19. Tujuan: Memperkuat perilaku pekerja terhadap upaya pencegahan COVID-19. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berlandaskan teori Health Belief Model melalui wawancara mendalam pada 15 pekerja cilok melalui aplikasi Zoom secara personal pada masing-masing informan. Hasil: Mayoritas para pekerja mendapat pengetahuan dasar COVID-19 dari berita di televisi. Persepsi kerentanan hanya dirasakan oleh lima orang pekerja bagian penjualan dikarenakan pekerjaan mereka yang mengharuskan bertemu banyak orang. Hampir seluruh pekerja merasakan ancaman COVID-19 yang berdampak pada kegiatan perekonomian mereka. Adapun hambatan dalam penerapan protokol kesehatan yang paling dirasakan adalah sulitnya memakai masker dan menjaga jarak. Para pekerja merasakan manfaat menerapkan protokol kesehatan, namun hanya sedikit diantara mereka yang mengetahui manfaat vaksin. Seluruh pekerja percaya diri dengan melaksanakan protokol kesehatan maka mereka akan terhindar dari COVID-19. Dorongan untuk melaksanakan protokol kesehatan didapat dari keluarga dan tokoh masyarakat sekitar. Untuk memperkuat perilaku pencegahan COVID-19, dilakukan intervensi secara informal melalui daring berupa penyuluhan, diskusi, serta kuis di akhir pertemuan dengan hasil akurasi jawaban sebesar 74,8%. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini, para pekerja senantiasa melaksanakan protokol kesehatan dalam praktik keseharian, namun masih ada yang belum disiplin melakukan pencegahan COVID-19, maka dilakukan intervensi edukasi kepada para pekerja sebagai penguatan perilaku pencegahan COVID-19 pada UMKM ini.
Pemberdayaan Kesehatan Kelompok Disabilitas Kito Rato dalam Perubahan Sikap dan Pengetahuan Terkait Covid-19 : Health Empowerment of Kito Rato's Disability Group in Changing Attitudes and Knowledge Related to Covid-19 Al Syifa, Wina; Fadiah Insani, Hazrina; Ayumaruti, Dewi; Maudina, Shavira; Yanwar Nugroho, Ahmad; Pratomo, Hadi; Rindu Aninda, Ridhaninggar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2441

Abstract

Latar belakang: Hingga saat ini Covid-19 masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang mempengaruhi semua orang, tidak terkecuali orang dengan disabilitas menjadi salah satu kelompok yang rentan terdampak. Covid-19 membawa dampak pada segala sektor kehidupan terutama kesehatan. Kito Rato adalah salah satu UMKM kelompok disabilitas yang memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran virus Covid-19. Tujuan: untuk untuk melihat gambaran persepsi, sikap, dan tindakan serta efektivitas edukasi pemberdayaan kesehatan terkait pencegahan Covid-19, vaksinasi dan adaptasi kehidupan baru terhadap kelompok disabilitas UMKM Kito Rato, Tangerang Selatan tahun 2021 Metode: Metode penelitian kualitatif dan pendekatan yang digunakan adalah Health Belief Model (HBM), penelitian dilakukan secara online menggunakan aplikasi zoom dan media sosial whatsapp. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan kesehatan terkait Covid-19 ini mampu meningkatkan pengetahuan dan mengubah persepsi serta sikap aktif yang sebelumnya tidak tahu dan peduli tentang Covid-19 dan pencegahannya. Mereka menjadi sadar dan concern, dan persepsi yang salah menjadi benar. Kesimpulan: Melalui pemberdayaan kesehatan yang diberikan anggota kelompok Kito Rato dapat ikut andil secara aktif dalam melakukan pencegahan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjalani vaksinasi serta mengajak kelompok disabilitas lainnya dalam pencegahan Covid-19 di lingkungan mereka.
Co-Authors Adang Bachtiar Ade Iva Murty Ahmad Syafiq Al Syifa, Wina Aldillasari, Editha Anandita, Yoana ANGGUN RACHMAWATI, ANGGUN Arinda, Yosi Duwita Arriawan, Iwan Arsyi, Miftahul Asri Masitha Arsyati Ayu Khoirotul Umaroh Ayumaruti, Dewi Azraliani, Tasyafiki Bandur, Paskalinda Besral . Budisusilowati, Bernadeth Novita Chalada, Sri Dara, Pundra Darmawan, Roy Dela Riadi Diah Mulyawati Utari Dwijayani, Lidya Eddy Harianto eka rahmawati Elfiyani, Nur Khotimah Elisabet, Belinda Meliana Emilya, Melda Evi Martha Fadiah Insani, Hazrina Fadliyah, Hilyatul Fitria, Febby Zuriani Fitrianingrum, Nisaatul Maharanita Friadita, Karina Giang Hoang Ginting, Ina Rahayu Ginting, Jessica Goenawan, Goalbertus Gustanela, Oktrina H Herawati Hanifah, Awalia Harianja, Ristina Rosaulli Hasanah, Indah Jamiatun Hermawan, Lukas C Hery Setiawan, Hery Hilda Amalia Indriyani, Sri Ingan Ukur Tarigan Irawati Ismail, Irawati Irawaty, Dian Kristiani Karina Samaria Labetubun, Julia Christy Latipatul Ashor, Fitri Maharanita, Nisaatul Maman Saputra, Maman Maryam Said Maudina, Shavira Maulida, Fathia Maya Lova, Shelly Meigasari, Meigasari Meilani, Dwi Misnaniarti Misnaniarti Mona Lisa Mona Lisa, Mona Mudiyah, Siti Muhtar, Manendra Mukaromah, Yayu Mukti, Ghifari Andini Mulyana, Ela Munih, Munih Mustikawati, Intan Silviana Nafis, Irfan Novianita, Shelvi Nurhanifah Nurhanifah Octavia, Syally Nadya Paradillah, Indri prastika, cindy Pratiwi, Riri Amanda Puspitasari, Dewi Ayu Putri, Safitri Widayanti Rachmadiah, Yudith Ramdani, Famelasari Fitria Rindu , Ridhaninggar Rindu Aninda, Ridhaninggar Risgiantini, Sylviasari Rita Damayanti Rizky, Fadilla Rizma Adlia Syakurah Ronaldo, Ronaldo Rosta Rosalina Rungreangkulkij, Somporn Rusman, Kharisma Nurul Fazrianti Sabarinah Prasetyo Sabarinah Sabarinah, Sabarinah Sakti, Dea Allan Karunia Selvianita, Devi Septiani, Mina Setiadi, Muhammad David Siti Jumhati Sri Utami Sugiarto, Danang Wahansa Sulastri, Nur Eulis Trini Sudiarti Ukik Kusuma Kurniawan Ulfah, Ita Ainy Wahyuni, Rizki Dhahifa Wahyuni, Rizky Dhahifa Wati, Risa Laras Winny Kirana Hasanah Wulandary, Weny Yanwar Nugroho, Ahmad Yasin, Suziana Mat Yulia, Rizki