Claim Missing Document
Check
Articles

KONSENTRASI LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) DALAM RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DAN DI PERAIRAN TAMBAK MANGUNHARJO, SEMARANG Nuraini , Ria Azizah Tri; Santoso, Adi; Indrawan , Ahmad Faras; Pringgenies, Delianis
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i3.41671

Abstract

Kadmium (Cd) dalam suatu perairan tergolong sebagai salah satu bahan pencemar pada air dan terkontaminasi ke dalam biota air. Logam berat Cd umumnya berasal dari limbah industri, pertanian, serta aktivitas manusia lainnya, seperti yang ditemukan di sekitar perairan tambak Mangunharjo, Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kandungan Cd yang terdapat dalam sedimen dan air serta rajungan (Portunus pelagicus) yang ditangkap di perairan tambak Mangunharjo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 - Januari 2021. Pengukuran konsentrasi Cd dilakukan dengan metode Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Kontaminasi logam berat Cd dalam air terukur sebesar <0,001-0,395 mg/l yang telah melebihi baku mutu untuk biota laut. Konsentrasi Cd dalam sedimen dasar perairan dan rajungan diperoleh secara berurutan, yaitu <0,001 mg/kg dan 0,028-1,96 mg/kg. Faktor biokonsentrasi (BCF) didapatkan berkisar antara 60 – 1655 (Desember) dan 0,5 – 1014 (Januari), nilai tersebut termasuk kategori rendah hingga sangat tinggi. Konsentrasi Cd pada sampel rajungan diketahui telah melebih baku mutu yang ditetapkan dalam Peraturan BPOM No. 23 tahun 2017 yaitu maksimum 0,1 mg/kg. Perhitungan batas aman konsumsi rajungan yang telah terkontaminasi Cd dalam kasus ini yaitu 0,0065 kg daging/minggu untuk anak-anak dengan bobot 15 kg dan 0,21 kg daging/minggu untuk dewasa dengan bobot 50 kg. Parameter lingkungan perairan seperti suhu, pH, salinitas dan DO memiliki nilai yang bervariasi antar stasiun penelitian dan juga antar waktu penelitian. Rajungan dari perairan Mangunharjo sudah tercemar logam berat Cd, sehingga dibutuhkan upaya khusus agar tetap aman untuk dikonsumsi.
Skrining Fitokimia dan Evaluasi Antioksidan serta Antibakteri Ekstrak Mangrove Asal Pantai Lampu Satu Nuskiya, Amila; Pringgenies, Delianis; Trianto, Agus
Jurnal Kelautan Tropis Vol 28, No 3 (2025): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkt.v28i3.29937

Abstract

The mangrove ecosystem is characterized by high biodiversity and the production of various secondary metabolites with potential bioactive properties, making it a promising source of natural cosmetic ingredients. Phytochemical screening was carried out to detect the present of tannins, saponins, steroids, alkaloids, and flavonoids. Antibacterial activity was evaluated using disc diffusion method, while antioxidant activity was assessed through the DPPH assay. Seven species were identified in this study, namely Exoecaria agallocha, Laguncularia racemosa, Nypa fructicans, Bruguiera cylindrical, Amyema anisomeres, Ipomoea pes-caprae, and Acrostichum aureum. Phytochemical analysis revealed that saponins and tannins were present in most species, whereas alkaloids and flavonoids were specific to certain taxa. None of the tested extracts exhibited antibacterial activity against Eschericia coli. Antioxidant evaluation showed that Acrostichum aureum exhibited very strong activity (IC50 = 38,3 ppm), while Ipomoea pes-caprae and Laguncularia racemosa demonstrated strong antioxidant potential, and the remaining species ranged from weak to very weak activity. These findings indicate considerable variation in secondary metabolite composition and antioxidant capacity among mangrove species from Merauke, and suggest that Acrostichum aureum could serve as a promising natural source of antioxidants for the development of plant-based cosmetic formulations. Ekosistem mangrove memiliki keanekaragaman hayati tinggi dan menghasilkan berbagai metabolit sekunder dengan potensi bioaktif, menjadikannya sumber yang menjanjikan untuk bahan kosmetik alami. Uji fitokimia yang dilakukan adalah uji tanin, saponin, steroid, alkaloid dan flavonoid. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram serta uji antioksidan dengan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7 spesies yang teridentifikasi meliputi Excoecaria agallocha, Laguncularia racemosa, Nypa fruticans, Bruguiera cylindrica, Amyema anisomeres, Ipomoea pes-caprae, dan Acrostichum aureum. Analisis fitokimia memperlihatkan bahwa saponin dan tanin banyak ditemukan pada sebagian besar spesies, sedangkan alkaloid dan flavonoid bersifat spesifik pada jenis tertentu. Seluruh spesies yang diuji tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap E. coli. Evaluasi antioksidan menunjukkan bahwa Acrostichum aureum memiliki aktivitas sangat kuat (IC₅₀ = 38,3 ppm), sementara Ipomoea pes-caprae dan Laguncularia racemosa menunjukkan aktivitas antioksidan kuat, dan spesies lainnya berkisar dari lemah hingga sangat lemah. Hasil ini menunjukkan adanya variasi kandungan metabolit sekunder dan kapasitas antioksidan antarspesies mangrove asal Merauke, serta mengindikasikan bahwa Acrostichum aureum berpotensi menjadi sumber antioksidan alami untuk pengembangan kosmetik berbasis bahan alam.
Eksplorasi Potensi Bakteri Asosiasi Polymesoda erosa Sebagai Sumber Antibakteri dan Enzim untuk Bioindustri Rahma, Sayyidatur; Pringgenies, Delianis; Setyati, Wilis Ari
Jurnal Kelautan Tropis Vol 29, No 1 (2026): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkt.v29i1.29710

Abstract

The bivalve Polymesoda erosa is known to harbor symbiotic bacteria that potentially produce secondary metabolites and extracellular enzymes with applications in health and bioindustry. This study aimed to: (1) characterize bacterial isolates associated with P. erosa from Semarang waters, and examine the enzymatic activity of potential isolates.. The research methods included bacterial isolation and purification using Nutrient Agar (NA), colony morphology characterization and Gram staining, antibacterial activity testing using the agar plug method against Escherichia coli and Staphylococcus aureus, and enzymatic assays (protease, amylase, lipase) on selective media. Selected isolates were further identified molecularly through 16S rRNA gene sequencing, BLAST analysis via NCBI, and phylogenetic tree construction. The results revealed five bacterial isolates with distinct morphological characteristics. Most isolates were Gram-positive with coccus, diplobacilli, and staphylococci forms. One isolate, B1.5.1 (a2), showed antibacterial activity against S. aureus. Enzymatic assays demonstrated that three isolates exhibited proteolytic, amylolytic, and lipolytic activities, with the highest activity recorded in isolate B1.5.1 (a2). Molecular identification confirmed that this isolate belonged to Enterobacter cloacae (100% homolog. In conclusion, the symbiotic bacteria of P. erosa exhibit diversity and possess significant potential as producers of antibacterial compounds and extracellular enzymes, highlighting their prospective role in sustainable bioindustry development.
Eksplorasi Kegunaan Medis Ekstrak Daun Mangrove Acanthus ilicifolius Sebagai Antibakteri Risma Pratiwi; Delianis Pringgenies; Sri Sedjati
Journal of Marine Research Vol 15, No 1 (2026): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v15i1.49119

Abstract

Resistensi bakteri terhadap antibiotik dan dampak dari sifat resistensi tersebut menjadi sebuah masalah yang dihadapi, sehingga diperlukan upaya berkelanjutan untuk terus mencari alternatif antibiotik baru yang berasal dari bahan alam, tak terkecuali tumbuhan mangrove. Ekstrak daun mangrove diketahui menunjukkan aktivitas terhadap berbagai strain bakteri. Keberadaan mangrove Acanthus ilicifolius yang melimpah di ekosistem mangrove membuka peluang besar untuk eksplorasi metabolit yang berpotensi sebagai agen antibakteri alami. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu ekstraksi, evaporasi, skrining fitokimia, dan uji aktivitas antibakteri. Ekstrak daun Acanthus ilicifolius diketahui positif mengandung alkaloid, tanin, steroid, saponin, dan flavonoid. Ekstrak daun juga memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri E. coli dan S. aureus yang dilihat dari zona bening yang terbentuk disekitar kertas cakram. Bacterial resistance to antibiotics and the impact of this resistance are problems that are being faced, so ongoing efforts are needed to look for new antibiotic alternatives derived from natural ingredients, including mangrove plants. Mangrove leaf extract is known to show activity against various bacterial strains. The abundant presence of Acanthus ilicifolius mangroves in mangrove ecosystems opens up great opportunities for the exploration of metabolites that have the potential to act as natural antibacterial agents. This research was carried out through several stages, extraction, evaporation, phytochemical screening, and antibacterial activity test. Acanthus ilicifolius leaf extract is known to contain alkaloids, tannins, steroids, saponins, and flavonoids. Leaf extract also has antibacterial activity against E. coli and S. aureus bacteria as seen from the clear zone that forms around the paper disc.
Kandungan Logam Berat Pb dan Cd dalam Sedimen di Pantai Trimulyo dan Pantai Tirang, Semarang Dinda Rizky Ayu Maulina; Delianis Pringgenies; Dwi Haryanti
Journal of Marine Research Vol 13, No 1 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i1.35038

Abstract

Kandungan timbal (Pb) dan kadmium (Cd) di sedimen sebagian berasal dari limbah industri yang masuk ke perairan dan terakumulasi di muara sungai. Pantai Trimulyo berada di pesisir Semarang, dekat dengan Kawasan Industri Terboyo yang berpotensi membuang limbah logam berat ke peraian. Pantai Tirang juga berpotensi tercemar limbah logam berat dari industri di Kecamatan Tugu yang masuk ke aliran Sungai Tapak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam Pb dan Cd pada sedimen di Pantai Trimulyo dan Pantai Tirang. Penelitian dilakukan dengan metode survei eksploratif dan penentuan lokasi pengamatan dengan metode purposive sampling. Sampel sedimen diambil sebanyak 3 kali pengulangan disetiap lokasi dengan sediment core. Sampel sedimen dianalisis di Laboratorium BBTPPI Semarang menggunakan alat Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) untuk menentukan kadar logam Pb dan Cd dalam sedimen. Hasil analisis kandungan logam Pb dalam sedimen menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat tertinggi ditemukan di Pantai Tirang sebesar 49,16 mg/kg dan Pantai Trimulyo memiliki kandungan Pb tertinggi 23,78 mg/kg. Hasil analisis kandungan logam Cd dalam sedimen di Pantai Trimulyo dan Pantai Tirang sebesar >0,050 mg/kg. Pengukuran parameter lingkungan (suhu, salinitas, pH, DO, kecepatan arus dan kecerahan perairan) secara in situ menunjukkan konstribusi terhadap kandungan logam berat pada sedimen. Secara keseluruhan, kandungan logam berat Cd pada sedimen di setiap lokasi penelitian tidak melebihi baku mutu, sedangkan kandungan logam berat pada sedimen yang melebihi atau mendekati baku mutu yaitu logam berat timbal.  The sediments contain lead (Pb) and cadmium (Cd) from industrial waste were often found to enter nearby waters and accumulates at river mouths. Trimulyo Beach is adjacent to the Terboyo Industrial Estate on Semarang's coast, which has the potential to dump heavy metal waste into the waters. Heavy metal waste from industry in Tugu District that enters the Tapak River might also pollute Tirang Beach. The aim of the study is to determine the Pb and Cd content of sediments at Trimulyo and Tirang beaches. The research was conducted by using an exploratory survey method, and the research site was determined using a purposive sampling method. Using the sediment core, sediment samples were taken three times in each location. The levels of Pb and Cd metals in sediment samples were analysed using an Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) at the Semarang BBTPPI Laboratory. The analysis of the metal content of Pb in the sediment showed that Tirang Beach had the highest concentration of heavy metal at 49.16 mg/kg, and Trimulyo Beach had the highest Pb content at 23.78 mg/kg. The results showed that the Cd metal content in sediments at Trimulyo Beach and Tirang Beach was >0.050 mg/kg. Environmental parameters measured in situ (temperature, salinity, pH, DO, current velocity, and water clarity) made a contribution to the heavy metal content in the sediment. Overall, the heavy metal content of Cd in the sediment at each research location did not exceed the quality standard, while the lead heavy metal exceeded or approached the quality standard.
Analisis Senyawa Hasil Fermentasi Pakan Udang Menggunakan Isolat Kapang Endofit Mangrove Raditya Paksi Indrawatara; Agus Trianto; Delianis Pringgenies
Journal of Marine Research Vol 14, No 1 (2025): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v14i1.43151

Abstract

Fermentasi adalah teknik pengolahan pakan berfungsi untuk meningkatkan senyawa bioaktif dan menghilangkan faktor anti nutrisi di dalam pakan. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui kandidat kapang yang berpotensi dalam proses fermentasi pakan udang dan mengetahui jenis atau perbedaan golongan senyawa yang dihasilkan dari setiap hasil fermentasi dengan menggunakan isolat yang berbeda. Isolat kapang didapatkan dari koleksi kapang Marine Natural Product, Unit Pelaksanaan Teknis Laboratorium Terpadu Universitas Diponegoro. Kultur massal dan cair dilakukan mengunakan media Potato Dextrose Agar  (PDA) dan Potato Dextrose Broth (PDB) Fermentasi pakan udang dilakukan dengan 4 perlakuan berbeda, yaitu: kontrol, fermentasi menggunakan isolat Fusarium equiseti, fermentasi menggunakan isolat Pestalotiopsis microspora dan fermentasi konsorsium. Maserasi dilakukan selama 3x24 jam dengan pelarut etil asetat dan methanol. Uji Liquid Chromatography Tandem-Mass Spectrometry (LC-MS) dilakukan untuk screening senyawa yang dihasilkan. Hasil kultur massal dan kultur cair dari masing-masing isolat kapang tumbuh baik pada semua jenis media tanam. Hasil fermentasi menggunakan isolat-isolat kapang menunjukan perbedaan tekstur dan warna pada pakan. Hasil kromatogram menunjukkan perlakuan fermentasi mampu mereduksi kandungan dalam pakan dengan berkurangnya intensitas pada peak dengan Rt {(9.37) - (10.80)} dari setiap variabel fermentasi pakan. Kemunculan senyawa baru yang dihasilkan dari proses fermentasi ditunjukkan pada kromatogram setiap variabel fermentasi pakan pada peak dengan Rt {(4.95) - (6.78)}. Penurunan intensitas kandungan selulosa dan protein pakan udang terbaik ditunjukkan oleh perlakuan fermentasi pakan menggunakan isolat Pestalotiopsis microspora (19-MSR-B3-5).
Co-Authors Adi Santoso Adityo Harmawan Adityo Harmawan Agung Sudaryono Agus Hartoko Agus Sabdono Agus Trianto Agus Trianto Aiyen Tjoa Alfi Satriadi Alfin Anggraeni Ali Djunaedi Ali Djunaedi Ali Djunaedi Ali Djunaedi Ali Djunaedi Ali Djunaedi Ali Djunaedi Ali Ridho Ali Ridho Ali Ridho Ali Ridlo Ambariyanto Ambariyanto Amelia C. Anggelina Angelina Ferawaty Siregar Angelina Ferawaty Siregar Angelina, Amelia Cahya Anggelina, Amelia Cahya Anggi Setiabudi Aninditia Sabdaningsih Aninditia Sabdaningsih Anita Dwi Kartika Annisa Rhamadany Anuwat Nateewathana Ari Setyati , Wilis Arief Dwi Kurniawan Ariyanto, Dafit Ariyanto Avigail, Yolanda Bunjamin Dharma Chrisna Adhi Suryono Dafit Ariyanto Dafit Ariyanto Dewi, Lutfianna Fatma Diah Ayu Mustofa Diah Tri OktaviyantI Dinda Richa Kumarahaqi Dinda Rizky Ayu Maulina Dinny Anjang Sari Dolorosa, Roger G. Dony Bayu Putra Pamungkas Dwi Haryanti Dwi Haryanti, Dwi Dwicahyo Setiyo Wibowo Edi Setiyono Eko Nurcahya Dewi Endah Sari Endang Sri Susilo Endang Sri Susilo Ervia Yudiati Ervia Yudiati Esti Rudiana Eunike Noviana Pranoto Evi Lutfiyani Fadhliyah Idris Fahmi Rizal Gaol, Josua Gabriel Lumban Girsang, Putri Hutari Gunawan Widi Santosa Gunawan Widi Santosa Hadi Endrawati Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hanif, Marwa Irfan Haydar, Haydar Ali Yahya Hendrayana Hendrayana Hilda Ayu Aprilia Hilda Ayu Aprilia Idris, Riyada Iin Putriyani Indrawan , Ahmad Faras Irwani Irwani Ita Riniatsih Jelita Rahma Hidayati Kartika Dewi Koichiro Awai Lumban Gaol, Josua Gabriel Lutfianna Fatma Dewi Ma'ruf, Widodo Farid Masnah Jumiati Maulina, Dinda Rizky Ayu Mijil Ciptaning Dananjoyo Monika, Rika Muhammad Fatoni Muhammad S. Bahry Muhammad Syaifudien Bahry Muhammad Zainuddin Muhammad Zainuddin Muhammad Zainuddin Mujiyanto Mujiyanto Mukti K. Diana Putri Mukti K. Diana Putri Mustofa, Diah Ayu Nerva Sembiring Ni'mah, Ulin Nur Taufiq Nur Taufiq S.P.J. Nur Taufiq Syamsudin Putra Jaya Taufiq Syamsudin Putra Jaya Nuraini , Ria Azizah Tri Nurul Fitrah Hasanah Nurul Fitrah Hasanah Nuskiya, Amila Ocky Karna Radjasa Ocky Karna Radjasa Ocky Karna Radjasa Pasaribu, Roberto Patar Person Pesona Renta Pranoto, Aris Kabul Putri Hutari Girsang Putri, Dear Berliana Putut Har Riyadi Raditya Paksi Indrawatara Rahma, Sayyidatur Retno Hartati Rhamadany, Annisa Ria Azizah Ria Azizah T.N. Ria Azizah Tri Nuraeni Ria Azizah Tri Nuraini Ribka Anindita Br Perangin-angin Richardus Mahatmada Indrajati Rignolda Djamaludin Rika Monika Rini Pramesti Rini Widiyadmi Rini Widyadmi Risma Pratiwi Rudhi Pribadi Ryandha Idris Sakti Imam Muchlissin Salsabilla, Sauwa Khusna Sari Budi Moria Sarif, Fina Saffuteri Setiyorini, Alin Setyati , Wilis Ari Sibero, Mada T Siti Aisyah Siti Rudiyanti Sri Lintang Artono Sri Redjeki Sri Redjeki Sri Sedjati Sri Sejati Sri Yulina Wulandari Stevy Imelda Murniati Wodi Subagiyo Subagiyo Suryani, Askiya Intan Tatas H.P. Brotosudarmo Tedi Septiadi Tri Adi Nugroho Ucu Yanu Arbi Ulfah Rahmayani Ulin Ni&#039;mah Vicencius Hendra Adhari Vincent Theodorus Siringoringo Vivi Endar Herawati Wahyudi, Dimas Waluyo, Anasri Widayat, Barra Muzaffar Widianingsih Widianingsih Wijaya, Patria Ami Wijayanti, Diah P. Wilis Ari Setyati Wilis Ari Setyati Yolanda Avigail Zaenal Arifin Zaenal Arifin Zaneb M. Ben Mansur