Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implementasi Community Learning dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Kampoeng Sinaoe Sidoarjo Sydney Amelia Wulandari; Ali Yusuf
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan limbah minyak jelantah yang belum dimanfaatkan secara optimal menjadi salah satu isu lingkungan bagi masyarakat, di Kampoeng Sinaoe Sidoarjo, kondisi ini kemudian direspon melalui program community learning dalam bentuk pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi community learning dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Kampoeng Sinaoe Sidoarjo, dengan fokus pada proses pembelajaran dan bentuk pemberdayaan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam proses implementasi program, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi community learning berlangsung melalaui perencanaan, sosialisasi, dan pelaksanaan yang bersifat partisipatif serta berbasis praktik langsung (experiential learning), dimana masyarakat terlibat aktif dalam seluruh proses kegiatan dan mengalami peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran lingkungan. Namun, dampak terhadap kemandirian ekonomi masih terbatas karena program belum berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan lanjutan dan pengembangan program agar pemberdayaan masyarakat dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.
Partisipasi Masyarakat Pesisir pada Program Pasar Segoro sebagai Bentuk Pemberdayaan Masyarakat oleh Komunitas Ngayom Jagad di Desa Campurejo Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik Salwa Hani'ah Nabilah; Ali Yusuf
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the forms of coastal community participation in the Pasar Segoro program and analyze its contribution to local community empowerment. The research was conducted in Campurejo Village, Panceng District, Gresik Regency using a qualitative approach. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. Data analysis was conducted thematically to understand community participation in various stages of the program. The results showed that coastal communities actively participated in the planning, implementation, utilization, and evaluation stages of the Pasar Segoro program. This participation was reflected through community involvement as MSME actors, program organizers, supporters, and preservers of local culture. The Pasar Segoro program not only provided economic impacts but also strengthened social solidarity, improved community capacity, and built collective awareness of regional potential among coastal communities. Therefore, Pasar Segoro represents a community-based empowerment model capable of integrating economic, social, and cultural aspects in coastal community development.