Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

EFEK HIPOGLIKEMIK INFUSA DAUN TANAMAN MAKASAR, Brucea javanica (L) Merr, PADA TIKUS HIPERGLIKEMIK YANG DIINDUKSI ALOKSAN Handa Muliasari; Candra Dwipayana Hamdin; Muhsinul Ihsan
Scripta Biologica Vol 4, No 4 (2017)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.87 KB) | DOI: 10.20884/1.sb.2017.4.4.620

Abstract

Brucea javanica (L) Merr is a local plant used traditionally for diabetic medication in Lombok Island. The B. javanica seed has been recognized to have an antidiabetic effect, while the impact of the leave extract was understudied. The purpose of this research was to determine the effect of B. javanica leaves infusion on the blood glucose level of alloxan-induced diabetic rats. B. javanica leaves extract were applied by soaking leaves into hot water (95°C) to obtain the extract concentration of 5% (w/v). This experiment provides four treatments to rats within 15 days with five replicates for each treatment. The treatments for rats were K1 a positive control, K2 a negative control, K3 a healthy control, and P1 treated with leave infused water. The diabetic condition for K1, K2, and P1 was induced with an intravenous injection of 125 mg/kgBW alloxan monohydrate to the rats. After stable diabetic condition, K1 rats were treated with Glibenclamide (0,25 mg/kgBW), K2 rats were untreated, P1 rats were administered with leaves infused water of B. javanica (L) Merr 3 ml/day. K3 rats were uninduced and untreated. The hypoglycemic effect was observed by estimating the fasting blood glucose level of the rats every three days. After 15 days of treatments, P1 rats blood glucose level reduced by the 13,30%, while K1 rats 22,04%. The decrease in blood glucose level of both K1 and P1 rats have not reached the average blood glucose level of healthy rats. The result of the statistical analysis showed the infused extract effect was not significantly differed compared to positive control (P < 0.05).
GERAKAN SELF CONTROL PENYAKIT DEGENERATIF DI DESA GONDANG LOMBOK UTARA Candra Dwipayana Hamdin; Handa Muliasari
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.237 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i3.68

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan penyakit yang disebabkan oleh menurunnya kemampuan sel dibandingkan normal akibat penambahan usia. Kondisi degeneratif dipercepat oleh banyak faktor, salah satunya yang bisa dikendalikan adalah gaya hidup. Penyakit degeneratif merupakan penyebab kematian terbesar di dunia dikarenakan penderita baru menyadari setelah terjadi komplikasi. Hal tersebut karena penyakit degeneratif gejalanya tidak terlihat jelas sehingga sering disebut The Silent Killer. Guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit degenerative, maka penting untuk dilakukan edukasi kepada masyarakat terkait bagaimana pencegahan, tanda dan gejala serta bagaimana perawatannya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait penyakit degeneratif dan membentuk kelompok masyarakat sebagai agen edukator. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Dusun Karang Kates, Desa Gondang dengan jumlah 40 peserta. Dari hasil pretest ditunjukkan dengan hasil jawaban benar 50% dari keseluruhan menunjukkan kurangnya pengetahuan masyarakat terkait penyakit degeneratif. Setelah kegiatan diskusi dilakukan postest sebagai tolak ukur daya tangkap peserta. Hasil postest menunjukkan peningkatan pengetahuan dan wawasan terkait penyakit degeratif yaitu 95% jawaban benar. Selain itu telah terbentuk kelompok yang berkomitment sebagai agen edukator dari, oleh dan untuk masyarakat. Dalam jangka panjang diharapkan menjadi Pusat Edukasi Kesehatan Masyarakat.
Aplikasi Ekstrak Rumput Laut Sargassum Sp sebagai Produk Handsoap Lokal pada Guru dan Siswa Sd Gmc Puyung Lombok Tengah Eka Sunarwidhi Prasedya, Sunarpi, Candra Dwipayana Hamdin
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.007 KB)

Abstract

Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti di Indonesia, karena morbiditas dan mortilitas-nya yang masih tinggi. Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat (2016) menunjukkan bahwa prevelensi kejadian diare di Kabupaten Lombok Tengah menduduki peringkat kedua dengan persentase kejadian 47.87% per tahun. Berdasarkan kondisi tersebut, maka diperlukan adanya sosialisasi pada masyarakat mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan suatu media sabun untuk menekan angka kejadian diare di Lombok Tengah. Salah satu alternatif bahan baku lokal yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai handsoap alami adalah rumput laut khususnya jenis Sargassum sp. Rumput laut Sargassum sp. tumbuh melimpah di wilayah perairan Pulau Lombok, pemanfaatannya masih sangat kurang dikarenakan sedikitnya informasi mengenai potensi aktifitas biologis rumput laut jenis Sargassum sp. Sehingga Sargassum sp. cenderung hanya menjadi sampah di sepanjang garis pantai Pulai Lombok bahkan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan menanamkan wawasansejak dini pada anak-anak sekolah tingkat SD mengenai pentingnya cuci tangan untuk menekan kejadian diare di Lombok Tengah. Selain melihat implikasi sosialisasi ini untuk kesehatan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan usaha kecil untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Lombok Tengah melalui pengembangan pembuatan handsoap dengan bahan baku lokal yang mudah diperoleh. Pada pengabdian ini dilakukan demonstrasi hasil penelitian sekala laboratorium pemanfaatan rumput laut liar Sargassum sp untuk handsoap alami. Selain itu memberikan edukasi kepada siswa dan guru mengenai pentingnya mencuci tangan. Demonstrasi dilanjutkan dengan pelatihan membuat handsoap alami dengan bioaktif berbasis rumput laut. Diharapkan mampu dikembangkan menjadi produk handsoap alami sekalarumah tangga. Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan metode dikusi, demonstrasi dan praktik. Hasil pelaksanaan pengabdian ini adalah siswa dan guru mengetahui aplikasi rumput laut sebagai handsoap alami anti bakteri dengan bahan aktif dari rumput laut Sargaasum sp. Sehingga rumput laut liar Sargaasum sp bisa dimanfaatkan untuk aplikasi kesehatan. Melalui pengabdian ini dihasilkan prototype produk sabun antibakteri Sargasoap.
Penggunaan obat off-label pada pasien anak di salah satu rumah sakit daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2017 Ria Hapsari; Siti Rahmatul Aini; Candra Dwipayana Hamdin
Sasambo Journal of Pharmacy Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sjp.v4i1.219

Abstract

Due to insufficient pharmacokinetic-pharmacodynamic data, off-label medication usage in children is commonly observed. It might result in Drug Related Problems (DRPs) that could lead to morbidity in youngsters. In one of West Nusa Tenggara Province's public hospitals, this study sought to gain a general understanding of pediatric patients between the ages of 4 and 14 who were using off-label medications. Retrospective descriptive methodology is used in this investigation. For each of the following categories: age, indication, contraindication, dosage, and method of administration, the percentage of off-label drug use was calculatedbased on medical records and literature reviews. Out of 302 medications prescribed to outpatients, 14 (4.63%) and 5 (1.65%) were off-label for the patient's age, and indication categories were determined.Regarding inpatients, out of 369 medicines, the categories for age, indication, and dose, respectively, indicated 7.85% (29), 1.08% (4), and 2.43% (9) off-labels. Both pediatric inpatient and outpatient patients were found to be using drugs off-label. To ascertain the impact of off-label pharmacological advantages on the efficacy of drug therapy, more research is required.
EDUKASI DAN DETEKSI DINI DIABETES MELLITUS SEBAGAI UPAYA MENGURANGI PREVALENSI DAN RESIKO PENYAKIT DEGENERATIF Handa Muliasari; Candra Dwipayana Hamdin; Agus Dwi Ananto; Muhsinul Ihsan
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2019): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.029 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v2i1.1018

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan membutuhkan pengelolaan seumur hidup dalam mengontrol kadar gula darah agar dapat meningkatkan kualitas hidup penderita. Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap bahaya penyakit diabetes mellitus, pencegahannya, dan pengendaliannya menyebabkan penyakit ini semakin banyak terjadi di masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit DM dan melakukan deteksi dini DM. Peserta kegiatan pengabdian adalah orang tua/wali murid di TK Pancasila Narmada Kabupaten Lombok Barat. Program pengabdian meliputi edukasi atau penyuluhan tentang penyakit DM, pemeriksaan gula darah sewaktu dan tekanan darah, serta diskusi dan pendampingan tentang DM. Berdasarkan hasil kegiatan penyuluhan, sejumlah 45 orang peserta telah menerima informasi mengenai DM dengan baik.. Deteksi dini diabetes mellitus dilakukan dengan pemeriksaan gula darah sewaktu menghasilkan sejumlah 9,10 % peserta mengalami diabetes, sejumlah 36,40% peserta mengalami pre diabetes, dan 63,60% memiliki kadar gula darah sewaktu dalam kadar normal. Peserta yang mengalami diabetes juga mengalami hipertensi.
Efektivitas Formula Krim Tabir Surya Berbahan Aktif Ekstrak Etanol Biji Wali (Brucea javanica L. Merr) Amini, Almira; Hamdin, Candra Dwipayana; Muliasari, Handa; Subaidah, Windah Anugrah
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 10, NOMOR 1, FEBRUARI 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/jki.v10i1.2066

Abstract

High intensity of ultraviolet (UV) radiation causes several adverse effect such as erythema, sunburn, pigmentation, early senescence, and skin cancer. These effects can be prevented by using sun protection product. Wali (Brucea javanica L. Merr) is one of natural plants that contain phenol and flavonoid. These compounds are proven to have sunscreen effect. The purposes of this studies are to formulate and evaluate the effectivity of oil-in-water-type sunscreen cream using 1% ethanol extract of Wali seed. The sunscreen cream is developed by using a fusion method and the evaluation of the effectivity is conducted in vivo on the skin of mice (Mus musculus). The formulated sunscreen cream is then tested for its physical properties, including homogenity, pH, spreadability, adhesion, and stability. The effectivity of the formulated cream is also tested by observing the formation of erytema on the skin of mice (Mus musculus). Erythema appearing on the mouse skin is analyzed with ImageJ and SPSS v23 using the one way anova method. The results showed that the ethanol extract of Wali seeds could be formulated into sunscreen cream. Furthermore, the formulated cream was also able to protect the mice skin against the formation of erythema significantly compared to negative controls (p
Pharmacist Goes to School: Promoting DAGUSIBU As A Pharmaceutical Education Tool for Adolescents Saputra, Yoga Dwi; Ulya, Tuhfatul; Hasina, Raisya; Aini, Siti Rahmatul; Puspitasari, Candra Eka; Andanalusia, Mahacita; Lisnasari, Baiq Risky Wahyu; Hamdin, Candra Dwipayana
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v6i3.522

Abstract

Drug misuse is an urgent public health issue, often arising from a lack of knowledge about proper medication use. Research shows that over half of the medications worldwide are used irrationally. The DAGUSIBU program (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang or known as Get, Use, Store, Dispose) was developed as a solution to address this issue by providing education on proper medication management. This community service activity was organized by the Pharmacy Study Program and the Pharmacy Professional Education Program (PSPPA), Faculty of Medicine and Health Sciences (FKIK), Universitas Mataram, on August 9, 2024, at Kesuma Catholic High School in Mataram. The primary goal of this activity was to teach students the correct ways to obtain, use, store, and dispose of medications, as well as to introduce the pharmacist profession and the Pharmacy program at UNRAM to high school students. The activity included interactive presentations on DAGUSIBU, an introduction to the pharmacist profession, and a quiz competition as an evaluation method. The quiz encouraged active student participation, with prizes to boost motivation. Despite challenges such as varying levels of student comprehension and time constraints, the activity successfully improved students’ understanding of rational drug use and introduced career opportunities in pharmacy. Overall, this activity proved effective in raising student awareness and knowledge, positively impacting their health literacy.
Safety Concerns of Tectona grandis L.f. Leaf Extract as a Natural Food Colorant: Evidence of Irreversible Organ Pathology in Subchronic Toxicity Study Candra Dwipayana Hamdin; Dandiko Galanova; Dheny Cahyo Saputro; Ivan Mambaul Munir; Arief Nurrochmad; Ika Puspitasari
The Indonesian Biomedical Journal Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : The Prodia Education and Research Institute (PERI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18585/inabj.v17i1.3461

Abstract

BACKGROUND: Tectona grandis Lf (TG) leaves are traditionally used in Indonesia for natural dyeing, and are gaining popularity as food colorants globally. However, their safety profile remains unclear. Acute toxicity studies reported no fatalities at doses up to 5000 mg/kg BW, histological analyses revealed inflammation and necrosis in the stomach, raising concerns regarding the long-term safety of TG leaf extract. Therefore, this study was performed to evaluate subchronic toxicity of TG leaf extract in both males and females Wistar rats.METHODS: TG leaf extracts were obtained by water extraction and extract powder was suspended in sodium carboxymethyl cellulose (Na-CMC). Male and female rats were administered TG leaf extract at doses of 0, 10, 20, and 40 mg/kg BW for 28 days, with a 14-days recovery phase in the satellite groups (as controls). Hematology profiles and biochemistry were analyzed using hematology analyzer and spectrophotometry. Histology analysis was performed to investigate TG effects on the organs.RESULTS: Hematological analysis revealed reversible reductions in hemoglobin, erythrocyte, and hematocrit levels, along with irreversible decreases in leukocyte and thrombocyte. While TG leaf extract did not significantly affect serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT), serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT), or creatinine levels, bilirubin levels increased, but remained within normal ranges. However, histopathological findings at 40 mg/kg BW revealed congestion and inflammation in the digestive organs, as well as neutrophil infiltration and congestion in metabolism-related organs, the lungs, liver, kidneys, and lymph nodes. These pathological changes persisted throughout the recovery period.CONCLUSION: TG leaf extract raises safety concerns, particularly at a dose of 40 mg/kg BW, as it induces irreversible organ pathology despite reversible changes in blood parameters.KEYWORDS: Indonesian Tectona grandis Lf, subchronic, toxicity, natural, food, colorants
Determinan Perilaku Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Multivitamin untuk Anak Ningsih, Fitriani Putri Eka; Hamdin, Candra Dwipayana; Kattari, Raisah Putri; Nihar, Mahdiyyah Husna
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v16i1.5343

Abstract

in process
EDUKASI DAN DEMONSTRASI PEMANFAATAN TANAMAN KATANG-KATANG (IPOMOEA PES- CAPRAE) DALAM PENGOBATAN TRADISIONAL DI DUSUN MUARA PUTAT, DESA PEMENANG TIMUR, LOMBOK UTARA Hasina, Raisya; Aini, Siti Rahmatul; Hamdin, Candra Dwipayana; Ulya, Tuhfatul; Ananta, Muhammad Naufal Farras; Alamanda, Baiq Irzana Putri; Putri, Dheden Nurhani Bija; Yazid Maula
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2704

Abstract

Ipomoea pes-caprae (katang-katang) adalah tanaman liar pesisir yang tersebar luas di wilayah tropis dan subtropis serta mampu beradaptasi di lingkungan berkadar garam tinggi. Perannya penting dalam ekosistem pantai, seperti mencegah erosi dan mendukung restorasi vegetasi. Daunnya umum digunakan secara tradisional untuk pengobatan gangguan pencernaan dan penyakit kulit. Di Dusun Muara Putat, Lombok Utara, tanaman ini belum dimanfaatkan secara optimal meski potensinya besar secara ekologis, terapeutik, dan ekonomis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan warga Dusun Muara Putat, Kabupaten Lombok Utara, dalam memanfaatkan katang-katang sebagai alternatif pengobatan tradisional. Pendekatan yang digunakan mencakup penyuluhan berupa sosialisasi dan praktik langsung. Kegiatan ini menggabungkan pendekatan sosialisasi dan praktik langsung, diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta. Materi mencakup identifikasi morfologi tanaman katang-katang, kandungan bioaktif, manfaat farmakologis, dan teknik pengolahan sederhana. Peserta dilatih secara langsung, lalu dievaluasi melalui post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 60 yang meningkat menjadi 80 pada post-test. Selain itu, peserta juga menunjukkan kemampuan praktik dalam mengolah tanaman untuk pengobatan rumah tangga. Penyuluhan melalui metode sosialisasi dan demonstrasi langsung dengan pendekatan partisipatif ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat Dusun Muara Putat tentang pengobatan tradisional, khususnya dalam pemanfaatan tanaman katang-katang (Ipomoea pes-caprae). Kesimpulannya, penyuluhan partisipatif di Dusun Muara Putat efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan katang-katang sebagai obat tradisional.  
Co-Authors Adila Rizkika Agus Dwi Ananto, Agus Aini, Siti Rahmatul Alamanda, Baiq Irzana Putri Alfiah Hayati Almando Geraldi Almira Amini Alsifah Nurhidayati Amini, Almira Ananta, Muhammad Naufal Farras Andriliana Trihastuty Arief Nurrochmad Baiq Citra Azzahra Qotrunnada Baiq Ressa Puspita Rizma Candra Eka Puspitasari Dandiko Galanova Dandiko Galanova Devy Shandra Purwati Dhea Syafitri Dwiyanti Dheni Cahyo Dheny Cahyo Saputro Diouf Maulana Dwi Putranto Dyke Gita Wirasisya Dzakiyyah Sulthanah Ahmad Faolananda Qurrota A&#039;yun Faturrahman Fawwaz Aqila Putri Febriana Putri Rohmayani Febriana Putri Rohmayani Firli Rahmah Primula Dewi Ghina Salsabila Gusti Ayu Pratitha Devinta Putri Gusti Ayu Putu Sri Erwinayanti Hajar, Versa Rachmania Halimatussakdiyah Halimatussakdiyah Handa Muliasari Hasina, Raisya Haulya Razkianita Hudaynu Patya Putri I MADE SUDARMA Ida Bagus Putra Manuaba Ika Puspitasari Ima Arum Lestarini Iman Surya Pratama Ivan Mambaul Munir Jingga Rusyesyah Padli Karlina Dwi Febrianingsih Kattari, Raisah Putri Lalu Rifqi Azami Lim, Vuanghao Lisnasari, Baiq Risky Wahyu M. M. Samdya Aripansy Mahacita Andanalusia Mahdiyyah Husna Nihar Manikya Pramudya Muhsinul Ihsan Muhsinul Ihsan Mujiburrohman Mujiburrohman Nadia Magfira Nurmalasanti Nadya Arianita Turisia Naya Wahyu Anindiya Naya Wahyu Anindiya Ni Made Amelia Ratnata Dewi Ningsih, Fitriani Putri Eka Puji Elok Dzakirah Putri, Dheden Nurhani Bija Raisya Hasina Retno Zahara Ria Hapsari Risma Fitriani Riza Rusyiana Romi Juniawan Sabila Rosyada Sabita Tarinda Sabita Tarinda Saputra, Yoga Dwi Shafira Khansa Haiba Silhiyatun Mayada Sinta wahyu utami Siti Maesarah Siti Maesarah Siti Rahmatul Aini Siti Rahmatul Aini Steve Pratama Tanjaya Syahrani Febrianti Ulya, Tuhfatul Vania Aisyah Aulia Syahda Haris Vania Aisyah Aulia Syahda Haris Wahida Hajrin Widia Nila Risnadewi Windah Anugrah Subaidah Wiwin Azariani Yazid Maula Zaskia Rizky Maulana Zaskia Rizky Maulana `Mustofa, Laila Al Azizi