Claim Missing Document
Check
Articles

Formulation And Evaluation Of Black Glutinous Rice Clay Mask (Oryza sativa L. Var Glutinosa) Using Bentonite And Kaolin Variations Fiskia, Ermalyanti; Nur, Amran; Cindhany Darmaria Faridha Utami Mala
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v21i1.3064

Abstract

Black glutinous rice is a staple cuisine consumed frequently by Indonesians. Black glutinous rice's high anthocyanin content can stimulate collagen production. This study seeks to determine the effects of the kaolin and bentonite combination on different concentrations as a clay mask and obtain the optimal composition formula. Optimizing the clay mask formula using the factorial design procedure. The evaluation of a formula includes organoleptic, homogeneity, pH, irritation, and drying time tests. The research findings indicated that all preparations satisfied the evaluation criteria before the pH test. The results showed that kaolin can elevate the pH level, while bentonite can lower the pH. Preparations F1 and F2 satisfy the requirements, whereas F3 fails to fulfil the standards following the pH test. F1 (5 % bentonite and 15 % kaolin) and F2 (3 % bentonite and 25 % kaolin) were optimal clay mask formulas for black glutinous rice.
Pemberdayaan Masyarakat dalam BIMAGUNA (Bijak Masyarakat Gunakan Antibiotik) pada Kelurahan Kastela Kota Ternate Nur, Amran; Fiskia, Ermalyanti
Journal Of Khairun Community Services Vol 4, No 1 (2024): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v4i1.7968

Abstract

Antibiotik merupakan golongan obat keras yang sering digunakan oleh masyarakat untuk mengobati infeksi mikroorganisme. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dan bijak akan meningkatkan frekuensi terjadinya resistensi obat antibiotik, oleh sebab itu perlu pemberian informasi yang tepat kepada masyakarat agar bijak dalam menggunakan obat antibiotik. Kegiatan ini  dilakukan untuk memberikan informasi kepada masyarak kelurahan Kastela Kota Ternate, agar dapat lebih bijak menggunakan obat antibiotik sehingga mengurangi kemungkinan resistensi antimikroba terhadap penyakit infeksi yang dapat terjadi dimasyarakat. Kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan. Pelaksanaan dimulai dengan kunjungan lapangan yang diizinkan oleh lurah Kastela. Setelah kegiatan ini selesai, masyarakat diajarkan tentang jenis sediaan, cara mendapatkan dan menggunakan antibiotik. Kemudian, ada diskusi dan brosur tentang antibiotik dibagikan sebagai panduan dan bahan bacaan. Dengan melakukan kegiatan ini, masyarakat setempat mulai memahami resiko resistensi antibiotik dan resistensi bakteri terhadap penyakit infeksi.
SKRINING FITOKIMIA SPONS LAUT (Forcepia Sp) SEBAGAI SUMBER POTENSIAL SENYAWA ANTIOKSIDAN ALAMI UNTUK KESEHATAN DAN KOSMETIK Febrianty, Marisca; Fiskia, Ermalyanti; A. Disi, Muhammad Zulfian; Sadik, Fahmi; Nur, Amran
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 1 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i1.9090

Abstract

Indonesia, dikenal sebagai negara dengan banyak kepulauan dan juga sumber daya alam yang kaya, memiliki ekosistem terumbu karang yang mendukung keberagaman hayati laut. Spons laut, khususnya dari genus Forcepia, menjadi fokus penelitian ini karena potensi bioaktifnya yang belum dioptimalkan pemanfaatannya. Penelitian ini ditujukan guna mengidentifikasi senyawa bioaktif, khususnya senyawa antioksidan, melalui uji fitokimia. Metode yang diterapkan adalah ekstraksi maserasi bersama pelarut etanol 96%, diikuti dengan pengujian alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Hasil uji menunjukkan keberadaan alkaloid (ditandai dengan endapan positif pada pereaksi Mayer, Bouchardat, dan Dragendorf), flavonoid (perubahan warna ungu dengan pereaksi FeCl₃), saponin (terbentuknya busa stabil), dan tanin (warna biru-hitam dengan FeCl₃). Temuan ini mengindikasikan bahwa Spons laut (Forcepia sp) mengandung senyawa bioaktif yang dapat menjadi sumber antioksidan alami. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi aktivitas antioksidan dan mekanisme kerja senyawa- senyawa ini dalam sistem biologi.
Korelasi Pola Asupan Protein Dan Zat Besi Dengan Kadar Hemoglobin Pada Mahasiswi Prodi Kedokteran Universitas Khairun Nur, Amran; Ardiansyah, Rafli; Jasmawati, Jasmawati
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 1 (2024): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i1.21458

Abstract

Iron Deficiency Anemia (IDA) is anemia with the cause being a decrease in the amount of iron needed in the process of erythropoiesis due to depleted iron stores, causing a decrease in hemoglobin formation. Riskesdas data in 2018 stated that in 300,000 households, women experienced more anemia (27.2%) than men (20.3%). The anemia rate among 15-24 year olds reached 32% in 2018. Knowing the correlation of protein and iron intake patterns with hemoglobin levels in Khairun University Medical Study Program students. This research is an analytic study that uses a cross-sectional approach. The research sample was female students who met the inclusion criteria and were determined using purposive sampling technique. Data on protein and iron intake patterns were collected through interviews using the 24-hour food recall method taken twice. Data on hemoglobin levels were obtained from collection with a portable Hb meter. In 109 samples, the most common results were deficient protein intake (78.0%), deficient iron intake (75.2%), and normal hemoglobin (72.5%). and methodology are arranged in the form of past tense, while the results and conclusions in the form of simple present tense.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TERHADAP PENYAKIT “TOKSOPLASMOSIS” DAN SUMBER PENYEBABNYA KEPADA MASYARAKAT KELURAHAN SULAMADAHA TERNATE Rahman, Ismail; Nur, Amran; Toka, Wahyunita Do
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25925

Abstract

Penyakit menular yang disebabkan oleh parasit kurang mendapat perhatian masyarakat karena umumnya tidak mengancam jiwa sehingga masyarakat cenderung abai sehingga mulai menyadari ketika penyakit tersebut sudah memasuki fase yang lebih berat. Toksoplasmosis merupakan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang berasal dari hewan dan dapat menular ke manusia dengan sumber penyebab parasit Toxoplasma gondii. Penyakit ini kerap jadi masalah terhadap para wanita karena menjadi salah satu penyebab tidak subur dalam proses reproduksi. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat dapat mengetahui etiologi/penyebab, siklus hidup, hewan apa saja yang dapat terinfeksi, bagaimana penularan dan bahaya Toxoplasma pada manusia serta langkah-langkah pencegahan terhadap Toxoplasmosis. Proses pelaksanaan kegiantan dalam bentuk penyuluhan langsung kepada masyarakat. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan masyarakat sudah dapat memahami bagaimana melakukan pencegahan secara dini terhadap adanya dampak dari toxoplakmosis terutama terhadap sumber penularannya.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Telang Biru (Clitoria ternatea L.) terhadap Escherichia coli P.H, Dian Pramana; Nur, Amran; Rajih, Muhammad Fakhrur; Fiskia, Ermalyanti
Jurnal Riset Farmasi Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Farmasi (JRF)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrf.v5i2.8530

Abstract

Abstract. Infectious diseases are still the main cause of death in several developing countries, one of which is Indonesia. One of the bacteria that causes infections in humans is Escherichia coli . Butterfly pea flowers (Clitoria ternatea L.) contain various secondary metabolites including alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, steroids, and terpenoids. Flavonoids are secondary metabolites that have the potential as antibacterials. This study aims to determine the antibacterial power and optimal concentration of ethanol extract of blue butterfly pea leaves that can inhibit the growth of Escherichia coli  bacteria. The extraction method used was soxhletation with 70% ethanol solvent and antibacterial testing used the disc diffusion method with several variations in the concentration of blue butterfly pea leaf extract, namely 10%, 20%, 30%, 40%, and 50%.. Amoxicillin was used as a positive control while DMSO was used for the negative control. Antibacterial activity is indicated by the diameter of the inhibition zone which is then measured and grouped according to the categories very strong, strong, moderate, and weak. Research data on 70% ethanol extract of blue butterfly pea leaves has antibacterial activity against Escherichia coli  bacteria which is included in the weak category. The optimum concentration of ethanol extract of blue butterfly pea leaves that can inhibit Escherichia coli  bacteria is at a concentration of 50% with an inhibition zone diameter of 3.33 mm. Abstrak. Penyakit infeksi masih menjadi penyebab utama kematian di sejumlah negara berkembang, salah satunya adalah Indonesia. Salah satu bakteri yang menyebabkan infeksi pada manusia adalah Escherichia coli. Bunga telang (Clitoria ternatea) mengandung berbagai metabolit sekunder termasuk alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid, dan terpenoid. Flavonoid merupakan metabolit sekunder yang memiliki potensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengetahui daya antibakteri serta konsentrasi optimal dari ekstrak etanol daun telang biru yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.. Metode ekstraksi yang digunakan secara soxhletasi dengan pelaur etanol 70% serta pengujian antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan beberapa variasi konsentrasi ekstrak daun telang biru yaitu 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%. Sebagai kontrol positif digunakan Amoxicillin sedangan untuk kontrol negatif digunakan DMSO. Aktivitas antibakteri ditunjukkan dengan diameter zona hambat kemudian diukur dan dikelompokkan berdasarkan kategori sangat kuat, kuat, sedang, dan lemah. Data penelitian ekstrak etanol 70% daun telang biru memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli yang termasuk dalam kategori lemah. Konsentrasi optimum ekstrak etanol daun telang biru yang mampu menghambat bakteri Escherichia coli yaitu pada konsentrasi 50% dengan diameter zona hambat sebesar 3,33 mm.
Pemberdayaan Ibu Dasawisma melalui Pengelolaan Minyak Jelantah menjadi Sabun Herbal Lokal di Kelurahan Cobodoe Rachman, Eva Syariefah; Nur, Amran; Sakti, Aditya Sindu; Sandrawati, Sandrawati; Tjiroso, Bambang
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.508

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan ibu-ibu Dasawisma dalam pengelolaan minyak jelantah berbasis potensi rempah lokal di Kelurahan Cobodoe. Pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) digunakan melalui penyuluhan partisipatif dan diskusi terarah tanpa praktik langsung. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap dampak lingkungan minyak jelantah, prinsip dasar pembuatan sabun, serta pemanfaatan rempah lokal. Kegiatan ini efektif meningkatkan kesadaran pengelolaan limbah rumah tangga dan berpotensi menjadi model edukasi lingkungan berbasis komunitas yang berkelanjutan.
Antioxidant Capacity and Phytochemical Profile of Jatropha curcas L. Leaf Extracts and Fractions Using the FRAP Method Sadik, Fahmi; Nur, Amran; S. Somadayo, Nur Asma; Hartina, Sitti
Journal of Biotechnology and Natural Science Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jbns.v5i2.14781

Abstract

This study explored the free radical scavenging potential of Jatropha curcas L. leaves, focusing on identifying active biochemical constituents and evaluating antioxidant efficacy through a series of extraction and chemical analysis procedures. Phytochemical screening confirmed the presence of several bioactive secondary metabolites, including alkaloids, saponins, triterpenoids, tannins, and flavonoids. In the Ferric Reducing Antioxidant Power (FRAP) assay, the ethyl-acetate fraction exhibited the highest level of antioxidant activity (9.19 ± 0.38 µmol TE/g), significantly higher than that of the ethanol extract (3.52 ± 0.71 µmol TE/g), as well as the aqueous and n-hexane fractions. This value corresponds to strong activity according to the TEAC classification, indicating that Jatropha curcas leaves are a promising source of natural antioxidants. The total phenolic content (TPC) was determined to be 6.78 ± 0.27% GAE, while the total flavonoid content (TFC) measured 1.35 ± 0.07% QE. These findings indicate that phenolic and flavonoid constituents play a primary role in the antioxidant activity of the extract. Variations significantly influenced the observed outcomes in the extraction methodology and solvent polarity. In summary, Jatropha curcas leaves possess substantial antioxidant potential, particularly within the ethyl-acetate fraction, supporting further development for nutraceutical and pharmaceutical applications.
Gerakan Sehat Pesisir: Upaya Meningkatkan Pengetahuan Terapi Penyakit Tidak Menular di Kota Ternate Fiskia, Ermalyanti; Hi Yusuf, Muhammad Fakhrur Rajih; Nur, Amran; Azzahra, Rufaidah
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v8i1.1133

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada 27 Juli 2025 dengan tema “Penatalaksanaan Terapi Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat Pesisir Kota Ternate”. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat Kelurahan Loto, Kecamatan Ternate Barat, terkait penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperkolesterolemia, dan asam urat, mengingat rendahnya literasi kesehatan dan terbatasnya fasilitas pemeriksaan gratis. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif dan sesi tanya jawab, dibantu mahasiswa dari Program Studi Farmasi, Kedokteran, dan Psikologi. Materi disampaikan melalui PowerPoint dan brosur bergambar. Sebelum dan sesudah kegiatan dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 7,29 meningkat menjadi 8,47 pada post-test. Analisis statistik menggunakan Wilcoxon T-Test menunjukkan 11 peserta mengalami peningkatan pemahaman (positif rank), 4 peserta tidak mengalami perubahan (ties), dan tidak ada penurunan. Nilai p < 0,05 menunjukkan bahwa edukasi memberikan pengaruh signifikan terhadap pemahaman masyarakat mengenai penatalaksanaan PTM. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis komunitas dengan pendekatan interaktif efektif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat pesisir. Selain itu, program ini menunjukkan peran strategis perguruan tinggi dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan masyarakat dan penguatan kesehatan komunitas di Ternate Barat.
Pharmacokinetic Interaction Between Bay Leaves (Syzygium polyanthum) Infusion and Captopril in Rats Nur, Amran; Rahmat, Septian Dwi; Fiskia, Ermalyanti; Marhamah, Marhamah
Journal of Pharmascience Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v13i1.23772

Abstract

Captopril, an ACE inhibitor, is commonly prescribed as first-line therapy for hypertension. In practice, patients often combine synthetic drugs with herbal remedies such as bay leaves (Syzygium polyanthum), raising concerns about potential interactions. This study investigated the effect of bay leaves infusion on the pharmacokinetic profile of captopril in white rats (Rattus norvegicus). Ten rats were divided into two groups: group 1 received 25 mg of captopril, while group 2 received the same dose in combination with bay leaves infusion. Blood samples were collected via the tail vein at 0; 0.5; 1; 2; 4; 6; 12 and 24 hours, and analyzed using a UV-VIS spectrophotometer (205 nm). Pharmacokinetic parameters assessed included absorption rate constant (Ka), elimination rate constant (Ke), half-life (t½), peak time (tmax), maximum concentration (Cpmax), and area under the curve (AUC). Results showed that bay leaves infusion increased Cpmax (2.646 → 3.105 µg/ml), prolonged t½ (3.347 → 16.116 h), and elevated AUC (23.382 → 56.479 µg.h/ml). These findings indicate that bay leaves infusion significantly alters the pharmacokinetic profile of captopril.