Claim Missing Document
Check
Articles

SKRINING FITOKIMIA SPONS LAUT (Forcepia Sp) SEBAGAI SUMBER POTENSIAL SENYAWA ANTIOKSIDAN ALAMI UNTUK KESEHATAN DAN KOSMETIK Febrianty, Marisca; Fiskia, Ermalyanti; A. Disi, Muhammad Zulfian; Sadik, Fahmi; Nur, Amran
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 1 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i1.9090

Abstract

Indonesia, dikenal sebagai negara dengan banyak kepulauan dan juga sumber daya alam yang kaya, memiliki ekosistem terumbu karang yang mendukung keberagaman hayati laut. Spons laut, khususnya dari genus Forcepia, menjadi fokus penelitian ini karena potensi bioaktifnya yang belum dioptimalkan pemanfaatannya. Penelitian ini ditujukan guna mengidentifikasi senyawa bioaktif, khususnya senyawa antioksidan, melalui uji fitokimia. Metode yang diterapkan adalah ekstraksi maserasi bersama pelarut etanol 96%, diikuti dengan pengujian alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Hasil uji menunjukkan keberadaan alkaloid (ditandai dengan endapan positif pada pereaksi Mayer, Bouchardat, dan Dragendorf), flavonoid (perubahan warna ungu dengan pereaksi FeCl₃), saponin (terbentuknya busa stabil), dan tanin (warna biru-hitam dengan FeCl₃). Temuan ini mengindikasikan bahwa Spons laut (Forcepia sp) mengandung senyawa bioaktif yang dapat menjadi sumber antioksidan alami. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi aktivitas antioksidan dan mekanisme kerja senyawa- senyawa ini dalam sistem biologi.
Korelasi Pola Asupan Protein Dan Zat Besi Dengan Kadar Hemoglobin Pada Mahasiswi Prodi Kedokteran Universitas Khairun Nur, Amran; Ardiansyah, Rafli; Jasmawati, Jasmawati
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 1 (2024): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i1.21458

Abstract

Iron Deficiency Anemia (IDA) is anemia with the cause being a decrease in the amount of iron needed in the process of erythropoiesis due to depleted iron stores, causing a decrease in hemoglobin formation. Riskesdas data in 2018 stated that in 300,000 households, women experienced more anemia (27.2%) than men (20.3%). The anemia rate among 15-24 year olds reached 32% in 2018. Knowing the correlation of protein and iron intake patterns with hemoglobin levels in Khairun University Medical Study Program students. This research is an analytic study that uses a cross-sectional approach. The research sample was female students who met the inclusion criteria and were determined using purposive sampling technique. Data on protein and iron intake patterns were collected through interviews using the 24-hour food recall method taken twice. Data on hemoglobin levels were obtained from collection with a portable Hb meter. In 109 samples, the most common results were deficient protein intake (78.0%), deficient iron intake (75.2%), and normal hemoglobin (72.5%). and methodology are arranged in the form of past tense, while the results and conclusions in the form of simple present tense.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TERHADAP PENYAKIT “TOKSOPLASMOSIS” DAN SUMBER PENYEBABNYA KEPADA MASYARAKAT KELURAHAN SULAMADAHA TERNATE Rahman, Ismail; Nur, Amran; Toka, Wahyunita Do
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25925

Abstract

Penyakit menular yang disebabkan oleh parasit kurang mendapat perhatian masyarakat karena umumnya tidak mengancam jiwa sehingga masyarakat cenderung abai sehingga mulai menyadari ketika penyakit tersebut sudah memasuki fase yang lebih berat. Toksoplasmosis merupakan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang berasal dari hewan dan dapat menular ke manusia dengan sumber penyebab parasit Toxoplasma gondii. Penyakit ini kerap jadi masalah terhadap para wanita karena menjadi salah satu penyebab tidak subur dalam proses reproduksi. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat dapat mengetahui etiologi/penyebab, siklus hidup, hewan apa saja yang dapat terinfeksi, bagaimana penularan dan bahaya Toxoplasma pada manusia serta langkah-langkah pencegahan terhadap Toxoplasmosis. Proses pelaksanaan kegiantan dalam bentuk penyuluhan langsung kepada masyarakat. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan masyarakat sudah dapat memahami bagaimana melakukan pencegahan secara dini terhadap adanya dampak dari toxoplakmosis terutama terhadap sumber penularannya.
Pemberdayaan Ibu Dasawisma melalui Pengelolaan Minyak Jelantah menjadi Sabun Herbal Lokal di Kelurahan Cobodoe Rachman, Eva Syariefah; Nur, Amran; Sakti, Aditya Sindu; Sandrawati, Sandrawati; Tjiroso, Bambang
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.508

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan ibu-ibu Dasawisma dalam pengelolaan minyak jelantah berbasis potensi rempah lokal di Kelurahan Cobodoe. Pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) digunakan melalui penyuluhan partisipatif dan diskusi terarah tanpa praktik langsung. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap dampak lingkungan minyak jelantah, prinsip dasar pembuatan sabun, serta pemanfaatan rempah lokal. Kegiatan ini efektif meningkatkan kesadaran pengelolaan limbah rumah tangga dan berpotensi menjadi model edukasi lingkungan berbasis komunitas yang berkelanjutan.
Antioxidant Capacity and Phytochemical Profile of Jatropha curcas L. Leaf Extracts and Fractions Using the FRAP Method Sadik, Fahmi; Nur, Amran; S. Somadayo, Nur Asma; Hartina, Sitti
Journal of Biotechnology and Natural Science Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jbns.v5i2.14781

Abstract

This study explored the free radical scavenging potential of Jatropha curcas L. leaves, focusing on identifying active biochemical constituents and evaluating antioxidant efficacy through a series of extraction and chemical analysis procedures. Phytochemical screening confirmed the presence of several bioactive secondary metabolites, including alkaloids, saponins, triterpenoids, tannins, and flavonoids. In the Ferric Reducing Antioxidant Power (FRAP) assay, the ethyl-acetate fraction exhibited the highest level of antioxidant activity (9.19 ± 0.38 µmol TE/g), significantly higher than that of the ethanol extract (3.52 ± 0.71 µmol TE/g), as well as the aqueous and n-hexane fractions. This value corresponds to strong activity according to the TEAC classification, indicating that Jatropha curcas leaves are a promising source of natural antioxidants. The total phenolic content (TPC) was determined to be 6.78 ± 0.27% GAE, while the total flavonoid content (TFC) measured 1.35 ± 0.07% QE. These findings indicate that phenolic and flavonoid constituents play a primary role in the antioxidant activity of the extract. Variations significantly influenced the observed outcomes in the extraction methodology and solvent polarity. In summary, Jatropha curcas leaves possess substantial antioxidant potential, particularly within the ethyl-acetate fraction, supporting further development for nutraceutical and pharmaceutical applications.
Gerakan Sehat Pesisir: Upaya Meningkatkan Pengetahuan Terapi Penyakit Tidak Menular di Kota Ternate Fiskia, Ermalyanti; Hi Yusuf, Muhammad Fakhrur Rajih; Nur, Amran; Azzahra, Rufaidah
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v8i1.1133

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada 27 Juli 2025 dengan tema “Penatalaksanaan Terapi Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat Pesisir Kota Ternate”. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat Kelurahan Loto, Kecamatan Ternate Barat, terkait penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperkolesterolemia, dan asam urat, mengingat rendahnya literasi kesehatan dan terbatasnya fasilitas pemeriksaan gratis. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif dan sesi tanya jawab, dibantu mahasiswa dari Program Studi Farmasi, Kedokteran, dan Psikologi. Materi disampaikan melalui PowerPoint dan brosur bergambar. Sebelum dan sesudah kegiatan dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 7,29 meningkat menjadi 8,47 pada post-test. Analisis statistik menggunakan Wilcoxon T-Test menunjukkan 11 peserta mengalami peningkatan pemahaman (positif rank), 4 peserta tidak mengalami perubahan (ties), dan tidak ada penurunan. Nilai p < 0,05 menunjukkan bahwa edukasi memberikan pengaruh signifikan terhadap pemahaman masyarakat mengenai penatalaksanaan PTM. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis komunitas dengan pendekatan interaktif efektif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat pesisir. Selain itu, program ini menunjukkan peran strategis perguruan tinggi dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan masyarakat dan penguatan kesehatan komunitas di Ternate Barat.
Efektivitas ekstrak daging buah pala (Myristica fragrans Houtt) terhadap histopatologi hati pada tikus hiperglikemia Nur, Amran; Nur, Safitri Hasda; S. Somadayo, Nur Asma; Rajih, Muhammad Fakhrur
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 5, No 3B (2024): Nopember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v5i3B.1927

Abstract

Background: Hyperglycemia can occur due to insulin resistance, which affects the metabolism of lipids, carbohydrates, proteins, and fatty acids in the liver, which will ultimately cause cirrhosis, steatohepatitis, liver cancer, and other liver disorders.Objectives: To determine the effect of administering nutmeg pulp extract (Myristica fragrans H.) on the histopathological picture of the liver of hyperglycemic mice induced by high carbohydrate feed.Methods: The research was carried out using an experimental method using 25 white rats (Rattus norvegicus) of the Wistar strain, which were divided into five groups, K- (NaCMC 1%), K+ (Metformin), P1-P3 respectively Nutmeg extract 100mg/kgBW, 200mg/kgBB, 300mg/kgBB). The entire group was given high carbohydrate feed for 30 days, then extract and Metformin for seven days. On the 36th day, the liver was removed, and histopathology preparations were made. The main research outcome parameters include initial blood sugar levels before induction (T0), final day blood sugar levels (T30), blood sugar levels on days 1, 3, 5, and 7 after sample administration, liver weight, and liver severity score. The data obtained were analyzed using Oneway-Anova with a significance of 0.05, and LSD as a further testResults: The K+, P1, and P3 groups showed a significant reduction in sugar compared to the control group (p<0.05), but all groups did not show an improvement in liver histopathology with damage scores in the mild to severe damage category.Conclusion: Nutmeg pulp extract at doses of 100mg/kgBB, 200mg/kgBB, and 300mg/kgBB showed effectiveness in reducing blood sugar in hyperglycemic white mice but could not show optimal improvement in liver cell damage.Keywords:Diabetes mellitus, Histopatology, Liver, Myristica fragrans, Nutmeg Flesh.
PENGUATAN KETAHANAN KESEHATAN MASYARAKAT PASCABENCANA MELALUI INTERVENSI KESEHATAN TERPADU DAN EDUKASI BERBASIS KOMUNITAS DI ACEH TAMIANG Sakti, Aditya Sindu; Toka, Wahyunita Do; Sandrawati, Sandrawati; Nur, Amran; Abdullah, Abulkhair; Imam, Fathul Rizky S.; Yulimanida, Herri; Muhammad, Apriyanti; Hidayat, Ferdian
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37721

Abstract

Abstrak: Banjir di Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir 2025 mengganggu akses layanan kesehatan dasar, distribusi logistik, dan meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mempercepat pemulihan kesehatan pascabencana melalui intervensi kesehatan terpadu berbasis kebutuhan lapangan. Intervensi menekankan peningkatan hardskill masyarakat dalam praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), penggunaan obat rasional, serta pengelolaan sanitasi, disertai penguatan softskill berupa komunikasi kesehatan, kolaborasi komunitas, empati sosial, dan kesiapsiagaan adaptif. Program dilaksanakan di sepuluh desa dengan cakupan 691 penerima layanan kesehatan dan 660 rumah tangga penerima logistik melalui kerja sama dengan Puskesmas Tamiang Hulu, HEOC, dan MTA–DRC. Metode kegiatan meliputi pelayanan kesehatan jemput bola, distribusi logistik, edukasi PHBS, pelatihan TOGA, dukungan psikososial, dan penguatan layanan kesehatan primer. Hasil menunjukkan dominasi kasus ISPA, diare, dan penyakit kulit, sekaligus penguatan fungsi layanan primer. Secara kualitatif, masyarakat menunjukkan peningkatan keterampilan melalui partisipasi aktif, penerapan PHBS dan sanitasi rumah tangga, pemanfaatan TOGA untuk keluhan ringan, serta penggunaan obat yang lebih rasional dan terarah. Evaluasi dilakukan melalui observasi lapangan, pencatatan cakupan layanan, dan umpan balik mitra. Intervensi ini berkontribusi pada penguatan ketahanan kesehatan masyarakat pascabencana.Abstract: Flooding in Aceh Tamiang Regency at the end of 2025 disrupted access to basic health services and logistics distribution, and increased the risk of environment-based diseases. This Community Service activity aims to accelerate post-disaster health recovery through integrated health interventions based on field needs. The interventions emphasize improving community hard skills in the practice of Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS), utilization of Family Medicinal Plants (TOGA), rational use of medicines, and sanitation management, accompanied by strengthening soft skills such as health communication, community collaboration, social empathy, and adaptive preparedness. The program was implemented in ten villages, covering 691 health service recipients and 660 households receiving logistics through collaboration with the Tamiang Hulu Community Health Center, HEOC, and MTA–DRC. The methods used included mobile health services, logistics distribution, PHBS education, TOGA training, psychosocial support, and strengthening of primary health services. The results showed a predominance of cases of respiratory tract infections, diarrhea, and skin diseases, as well as a strengthening of primary service functions. Qualitatively, the community showed an increase in skills through active participation, the application of PHBS and household sanitation, the use of TOGA for minor complaints, and more rational and targeted use of medicines. The evaluation was carried out through field observations, service coverage records, and partner feedback. Intervention.
Optimasi Konsentrasi Minyak Atsiri Biji Pala (Myristica fragrans) Dan Sereh Wangi (Cymbopogon nardus L.) Sebagai Sediaan Repellent Patch Dengan Metode Simplex Lattice Design Natasya, Ananda; Mutmainnah; Nur, Amran
Media Farmasi Vol 22 No 1 (2026): Media Farmasi Edisi April 2026
Publisher : Jurusan Farmasi Poltekkes kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mf.v22i1.1612

Abstract

Introduction: Mosquitoes can transmit various diseases such as dengue fever, malaria, and filariasis. DEET (N,N-Diethyl-meta-Toluamide) is commonly used as a repellent, but it has the potential to cause irritation. Essential oils from various plants have high efficacy as mosquito repellents, such as nutmeg essential oil(Myristica fragrans) with 20% efficacy and lemongrass essential oil (Cymbopogon nardus L.) with 10% efficacy. Both of these essential oils can be formulated into repellent patches, a practical adhesive formulation that slowly releases the active ingredients. Formula optimization was conducted using the Simplex Lattice Design (SLD) method to obtainthe best combination. Objectives: To investigate the optimum concentration of nutmeg and citronella essential oil as repellent patch preparation using Simplex Lattice Design method. Method: This study is an experimental study. Samples were obtained from the market and then formulated using the SLD method, where the concentration of essential oils ranged from 0-20%. After that, patch preparations were made, and the resulting preparations were then evaluated to assess characteristics including organoleptic testing, pH, effectiveness, weight uniformity, patch thickness, fold resistance, moisture content, irritation test, and hedonic test. The responses were then re-entered into the SLD, and the optimal value was determined based on the desirability value obtained. Results: The test results meet the requirements, with the following data obtained: in the organoleptic test, it has a yellowish-white color, with an essential oil aroma and smooth texture, pH 5.7-6.86, weight uniformity 0.342-0.459 g, thickness of 0.6–1.00 mm, fold resistance >200, moisture content of 5.88–8.33%, irritation (–), the most preferred hedonic formulas being 1 and 3, and a reaction time ranging from 3.5 to 4 hours. Conclusion: The repellency result obtained was 4 hours and the optimum concentration in formula 1 (0:20%) with a desirability value of 0.872.
Pengaruh Suhu Pengeringan terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Ungu (Graptophyllum pictum L. Griff) Chaerunnisa Salsabillah; Abulkhair Abdullah; Amran Nur
Journal of Pharmascience Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v12i1.21010

Abstract

Daun ungu (Graptophyllum pictum L. Griff) telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan radikal bebas. Kandungan flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin dalam daun ungu berperan sebagai antioksidan alami yang dapat menangkal radikal bebas. Namun, proses pengeringan dalam ekstraksi tanaman obat dapat memengaruhi kandungan senyawa bioaktif dan aktivitas antioksidan yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan terhadap aktivitas antioksidan ekstrak daun ungu dan menentukan suhu optimal yang dapat menghasilkan aktivitas antioksidan tertinggi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan laboratorium. Daun ungu dikeringkan pada berbagai suhu (30℃, 45℃, dan 60℃), lalu diekstraksi menggunakan etanol 96%. Pada ekstraknya dilakukan uji kadar air, skrining fitokimia, dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air ekstrak daun ungu yang dikeringkan pada suhu 30℃, 45℃, dan 60℃ masing-masing 5,69%, 5,82%, dan 5,87%. Pengujian skrining fitokimia menunjukkan bahwa pada suhu 30℃ dan 40℃ masih ditemukan berbagai jenis senyawa metabolit sekunder, sedangkan pada suhu 60℃ hanya teridentifikasi satu senyawa metabolit sekunder. Nilai IC50 untuk masing-masing suhu pengeringan adalah 32,46 μg/mL, 72,46 μg/mL, dan 193046,68 μg/mL.
Co-Authors Abd Hakim Husen Abulkhair Abdullah Aditya Sindu Sakti Andi Sakurawati Andi Sitti Nur Afiah Andika Isranugraha Anggi Siti Komariyah Ardiansyah, Rafli Ari Wahyudi ARI WAHYUDI Arif Santosa Azzahra, Rufaidah Bambang Tjiroso Bambang Tjiroso Bambang Tjiroso Bambang Tjiroso Bambang Tjiroso, Bambang Chaerunnisa Salsabillah Cindhany Darmaria Faridha Utami Mala Cindhany Darmaria Faridhah Utami Mala Dedi Ma’ruf desi reski fajar Desi Reski Fajar Eri Marwati Ermalyanti Fiskia Fajar, Desi Reski Febrianty, Marisca Fera The Handayani, Sri Windi Hartina, Sitti Hasan, Marhaeni Hesti Trisnianti Burhan Hidayat, Ferdian Ibrahim Rahmat Imam, Fathul Rizky S. Indah Rodianawati indah rodianawati Ira Widya Sari Ismail Rahman Isranugraha, Andika Jasmawati, Jasmawati Liasari Armaijin Liasari Armijn Lola’ Tulak Rerung Marhaeni Hasan Marhamah Marhamah Mas'ud, Abdu Masrika, Nur Upik En Muh Danial Fajri Muh Nasir Muhammad Fakhrur Rajih Hi. Yusuf Muhammad Zulfian A. Disi Muhammad, Apriyanti Mursin, Nita Musdalifah Musdalifah Mutmainnah Nabilla Suratman Natasya, Ananda Natsir Djide Nissa Ariska Suwardi Nur, Safitri Hasda Nurul Izzah H. L. Pasi Peter Kabo Rachman, Eva Syariefah rahman, ismail Rufaidah Azzahrah S. Somadayo, Nur Asma Sadik, Fahmi Safriani Rahman, Safriani Sakurawati, Andi Saleh, Rahmat Dian Salsabillah, Chaerunnisa Sandrawati, Sandrawati Septian Dwi Rahmat Sitti Hartina Soesanty Soesanty suhardi suhardi Sundari Sundari The, Fera TOKA, WAHYUNITA DO Veronica Margareth Dampung Yulimanida, Herri