Articles
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERAPAN I PADA MAHASISWA PROGRAM
Herdi Saputra;
Dwi Purwanti
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 27, No 1 (2010): April 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpp.v27i1.195
Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya prestasi hasil belajar mahasiswa program studi Diploma III Teknik Elektro UNNES pada matakuliah Matematika Terapan I. Masalah yang timbul adalah seberapa besar peningkatan prestasi hasil belajar mahasiswa dapat diperoleh sebagai hasil inovasi metode pembelajaran matakuliah Matematika Terapan I menggunakan metode pemberian tugas melalui E-learning, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi hasil belajar mahasiswa D3 TE UNNES pada matakuliah Matematika Terapan I sebagai hasil inovasi metode pembelajaran menggunakan metode tersebut. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa D3 TE UNNES Semester I yang mendapat matakuliah Matematika Terapan I. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas ( action research ) yang dirancang melalui dua siklus. Adapun prosedur tiap-tiap siklus terdiri dari: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Jenis data yang dikumpulkan berupa data kualitatif dan kuantitatif yang dikumpulkan dengan teknik Focus Group Discussion, observasi, wawancara mendalam, dan pengukuran hasil belajar melalui tes. Data kualitatif yang terkumpul akan dianalisis berdasarkan model analisis interaktif melalui empat komponen analisis yaitu: reduksi data, penyajian, penarikan simpulan dan verifikasi secara simultan. Sedangkan data kuantitqatif dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan : Prestasi belajar mahasiswa cenderung meningkat Hal ini nampak dari peningkatan nilai rata-rata prestasi belajar mahasiswa yang semula 62,91 pada siklus I meningkat menjadi 75,29 pada siklus II. Sementara faktorsemangat belajar mahasiswa juga mengalami peningkatan menjadi kriteria baik sebesar 32,87% dan secara umum kualitas pembelajaran meningkat dengan sangat signifikan yang berkategori baik menjadi sebesar 40.96%.Kata Kunci : E-Learning, Pembelajaran, Matematika
EVALUASI KEBIJAKAN DAN MODEL PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SD BERSERTIFIKAT BERBASIS TIK
Sri Handayani;
Dwi Purwanti
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 30, No 2 (2013): October 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jpp.v30i2.5677
Teacher certification is one of the government’s efforts in improving the quality of teachers so that the quality of learning in schools. The research aims to evaluate the policy of increasing the professionalism of teachers and formulate SD increase in competency models that have been certified elementary school teachers in ICT-based Central Java. Results of data analysis showed that the competence of elementary school teachers in Central Java which was certified four indicators covering most of the poor category. Four indicators covering ICT competence and the internet (32.64%), competence scientific papers and seminars (67.5%), competence PTK (45.84%) and competence PBM (85%). in the category of not good. Response to the results of the model formulation is made apparent that the local Department of Education LPMP and ICT training have a lot to give, but all teachers have the desire and commitment to the importance of teachers with good mastery of competencies in supporting teacher professionalism. Therefore the relevant parties in the development of teacher professionalism, LPMP, Ministry of Education and local school authorities should be able to develop improved competency models offered in this study that can be done in cooperation with the local LPTK.
Pengaruh Pemberian Pijat Punggung (Back Massage) Terhadap Kualitas Tidur Ibu Menopause
Yulia Viskiy;
Kasiati;
Dwi Purwanti;
Rijanto
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36568/gebindo.v11i3.85
Menopause adalah tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut diakibatkan oleh ovarium secara progresif yang telah gagal dalam memproduksi hormon estrogen. Standar kebutuhan tidur pada ibu menopause adalah 7 jam/hari. Apabila kurang dari 7 jam/hari maka bisa dikatakan kualitas tidurnya tidak baik. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan dan tingkat stress yang lebih tinggi. sehingga seringkali pada ibu menopause mengkonsumsi obat-obatan farmakologi. Terapi farmakologi memiliki efek yang cepat, akan tetapi jika diberikan dalam waktu jangka panjang dapat menimbulkan efek berbahaya bagi kesehatan. Sedangkan salah satu Intervensi non farmakologi untuk penanganan kualitas tidur ibu menopause adalah dengan terapi back massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pijat punggung (Back Massage) terhadap kualitas tidur ibu menopause di wilayah kerja puskesmas burneh. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-postest. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 30 ibu menopause yang diambil dengan metode sampling kuota. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan kuisioner, uji analisis data uji Mc Nemar. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan p=0,000 bahwa terdapat perubahan kualitas tidur antara sebelum dan sesudah perlakuan dan 22 ibu menopause mengalami perubahan kualitas tidur sedangkan 8 ibu menopause tidak mengalami perubahan kualitas tidur. Berdasarkan hasil penelitian terdapat adanya pengaruh pemberian pijat punggung (Back Massage) terhadap kualitas tidur ibu menopause. Perlunya pemberian pengetahuan dan juga peningkatan pelayanan asuhan kebidanan serta penerapan intervensi yang tepat seperti penerapan sleep quality bagi ibu menopause yang mengalami penurunan kualitas tidur. Kata kunci: Menopause, kualitas tidur, Pijat punggung
Effects of Using Digital Magazines "Sobat Busui" Against Mother's Knowledge and Attitudes About Breastfeeding
Islamiyah, Alfin Nihayatul;
Dina Isfentiani;
Dwi Purwanti;
Kusumaningtyas, Kharisma
International Journal of Advanced Health Science and Technology Vol. 4 No. 1 (2024): February
Publisher : Forum Ilmiah Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FORITIKES)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35882/ijahst.v4i1.260
Breast milk is best food babies. In this era information technology is developing very rapidly, this brings changes in society. It is possible that breastfeeding mothers also use Android-based media to access information on the internet about breastfeeding. The purpose to analyze the effect of using the digital magazine “Sobat Busui” on mothers’ knowledge and attitudes about breastfeeding. Research method is quantitative research with a Quasi Experiment Design study with one group pre post test design. The independent variable is the use of digital magazines about breastfeeding, the dependent variable is the mother's knowledge and attitudes about breastfeeding. To analyze the effect using the Wilcoxon test. The results showed good knowledge (56.4%) before using the digital magazine “Sobat Busui” after using the digital magazine “Sobat Busui” showing a good increase in knowledge (70.9%) then for a positive attitude (50.9%) before using digital magazine “Sobat Busui” and after using digital magazine “Sobat Busui” showed an increase in positive attitude (67.3%). Wilcoxon test knowledge variable p = 0.006 (< 0.05) and attitude variable p = 0.000 (< 0.05). This means that there is an effect of using the digital magazine “Sobat Busui” on mothers’ knowledge and attitudes. The conclusion is an increase in mothers’ knowledge and attitudes after using the digital magazine “Sobat Busui”. The suggestion is health workers are expected to use the digital magazine “Sobat Busui” as a support in providing health education about breastfeeding and for researchers to add cultural factor variables in future research.
Pengaruh Kreativitas Kerja Terhadap Kinerja Instruktur Pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang
Dadan Darmawan;
Dwi Purwanti;
Syadeli Hanafi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v9i1.2020
Penelitian ini dilakukan dengan dilatarbelakangi oleh mutu pendidikan saat ini yang masih terlihat rendah serta masih tidak sesuai antara pendidik atau pelatih dengan lulusannya. Pendidik atau pelatih seharusnya memiliki suatu kompetensi yang sudah tertuang sebagaimana mestinya dalam Permendiknas No.41 tahun 2009. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kreativitas kerja terhadap kinerja instruktur pada BBPVP Serang. Pendekatan pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode analisis deskriptif untuk mengetahui skor perindikator dan rata-rata pada setiap variabel. Populasi pada penelitian ini terdapat 77 Instruktur dan sampel dihitung menggunakan rumus slovin sehingga mendapatkan hasil sebesar 65 instruktur yang peneliti ambil untuk diuji sampelnya. Seorang pelatih harus memiliki kreativitas yang tinggi agar dapat menciptakan suasana pembelajaran yang baik sehingga peserta pelatihan tidak jenuh, dapat memecahkan suatu masalah dengan tepat, memiliki disiplin waktu yang baik dan dapat berkolabolasi dengan para instruktur serta tim lain. Jika hal tersebut sudah terpenuhi maka dapat dikatakan kinerja instruktur pun dapat dikatakan baik dan memiliki kualitas yang sangat sesuai. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang signifikan pada kreativitas kerja terhadap kinerja instruktur dan dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kreativitas kerja maka semakin tinggi pula kinerja instruktur dalam suatu balai pelatihan maupun di tempat apapun.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII Pada Materi Kebhinekaan Indonesia Dengan Metode Sosiodrama Di SMP Negeri 40 Surabaya
Dwi Purwanti;
Akhmad Qomaru Zaman;
Suhartono Suhartono
Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 4 (2023): November : Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61132/semantik.v1i4.184
Communication space in social life is increasingly limited because we rarely see other people, and everyone will become individualist and less socially sensitive. There needs to be strengthening through sociodrama-based PPKn learning on diversity material to strengthen the sense of unity and unity between.. The purpose of this Classroom Action Research (PTK) is to improve learning outcomes on Indonesian diversity material with the sociodrama method of grade VII-E students in the even semester of the 2022/2023 academic year at SMP Negeri 40 Surabaya. The subject of research is students. Data collection using test and non-test techniques. The data analysis technique uses qualitative data analysis and quantitative data analysis. The results showed that there was an increase in learning outcomes on average 59.5 in the first cycle to 77.3 in the second cycle. For the highest value of 79 in the first cycle to 90 in the second cycle. As well as the value in the first cycle 30 in the first cycle to 62 in the second cycle. The sociodrama method can improve PPKn learning outcomes in Indonesian diversity material for grade VII-E students in the 2022/2023 academic year at SMP Negeri 40 Surabaya.
Efektifitas Posisi Dan Ambulasi Dini Terhadap Nyeri Punggung Pada Pasien Post Percutaneous Coronary Intervention
Arafat, Husein;
Purwanti, Dwi
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 7 No. 1 (2020): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (277.996 KB)
|
DOI: 10.36408/mhjcm.v7i1.434
Latar Belakang : Percutaneous Coronary Intervention (PCI) adalah prosedur intervensi non bedah dengan menggunakan kateter untuk melebarkan atau membuka pembuluh koroner yang menyempit dengan balon atau stent. Tirah baring yang lama pada pasien PCI menimbulkan komplikasi yaitu nyeri punggung. Mengurangi nyeri punggung dapat menggunakan perubahan posisi dan ambulasi dini setelah tindakan pelepasan femoral sheath. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektifitas posisi dan mobilisasi dini terhadap nyeri punggung pasien post PCI. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen pre dan post test kontrol grup. Intensitas nyeri punggung dalam penelitian ini diukur menggunakan visual analog scale (VAS). Sampel pada penelitian ini masing-masing 30 responden untuk kelompok kontrol dan kelompok perlakuan pasien post PCI di Instalasi Elang RSUP dr. Kariadi Semarang, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil : Hasil uji didapatkan nilai p value 0,000 sehingga dapat disimpulkan pemberian posisi dan ambulasi dini efektif untuk menurunkan nyeri punggung pasien post PCI. Simpulan : Pemberian posisi dan ambulasi dini bisa diaplikasikan sebagai salah satu intervensi keperawatan pada pasien post PCI. Kata kunci : posisi, ambulasi dini, nyeri punggung, post PCI Background : Percutaneous coronary intervention (PCI) is a non-surgical procedure by uses coronary catheterizationto treat narrowing (stenosis) of the coronary arteries of the heart found, using a balloon or stents.The impact of prolong bedrest in patient post PCI,can caused complication such as back pain. Positioning and early ambulation can be used to reduce back pain after removal of sheath. The aim of the study is to determine the effectiveness of positioning and early ambulation to reduce back pain of patient post PCI. Methods : The research methodology used in this study is quasy experimental with one group pre test and post test with control.The number of samples in the study was thirty respondents in each groupby the used purposive sampling techniques. Result : The statistical test result was p value 0.000, it means that the positioning and early ambulation effected in reducing back pain of patient after PCI. Conclusion : Positioning and early ambulation can be applied as one of nursing intervention for the post PCI patients. Keywords : positioning, early ambulation, back pain, post PCI
PEMERIKSAAN DENYUT NADI, TEKANAN DARAH, DAN GLUKOSA DARAH DI POSYANDU LANSIA ABIYOSO POLKESBAYA
Ervi Husni;
Tatarini Ika Pipit Cahyani;
Sherly Jeniawaty;
Dina Isfentiani;
Ani Media Harumi;
Ira Puspitasari;
Ira Rahayu Tiyar Sari;
Yuni Ginarsih;
Dwi Purwanti;
Ulfa Hidayah;
Puspita Zella Wigati;
Luthfi Rusyadi;
Juliana Christyaningsih;
Melania Rizerda Pebianti
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37160/emass.v6i2.400
Upaya pemeliharaan kesehatan lansia dilakukan sejak lansia berusia 60 tahun dengan tujuan untuk menjaga agar tetap hidup sehat, berkualitas, dan mandiri. Kesehatan fisik dan mental menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan pada lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan pada tanggal 6 September 2023, berlokasi di Poltekkes Kemenkes Surabaya, dihadiri 38 lansia. Alat yang digunakan untuk pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi menggunakan alat tensimeter sedangkan pemeriksaan glukosa darah acak menggunakan alat point of care. testing (POCT). Hasil yang didapat adalah lansia yang ikut program ini terbanyak 68% berjenis kelamin perempuan, selain itu ada 12 dari 26 (32%) lansia memiliki memiliki tekanan darah tinggi. Terdapat 1 dari 38 (3%) lansia memiliki denyut nadi di atas batas normal dan 3 dari 38 (8%) lansia dengan kadar glukosa darah di atas batas normal. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi kesehatan lansia harus tetap dipantau anggota keluarga lainnya agar lansia selalu sehat, Kata kunci: Denyut nadi, tekanan darah lansia, kadar glukosa darah, Posyandu lansia Abiyoso Polkesbaya
Improving Students’ Ability in Writing Descriptive Text Using Example Non-Example Method at Eight Class of SMP Negeri 3 Ngimbang
Huda, Khoirul;
Purwanti, Dwi
Edulitics (Education, Literature, and Linguistics) Journal Vol 8 No 1 (2023): June, 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan*
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/edulitics.v8i1.4540
The aim of this research is to know: (1) difference of descriptive writing skill between eighth class of SMP Negeri 3 Ngimbang who follow the learning of writing descriptive text using example non-example method with students who follow the learning of writing descriptive text without using example non-example method, (2) the effectiveness of the use of the example non-example method in learning to write descriptive text in the eighth grade of SMP Negeri 3 Ngimbang. This research is a quasi-experimental research using pretest-posttest control group design. The results of t-test calculations performed on the post-test scores between the control group and the experimental group showed that the t-count was 2.735 with db 48 and Sig. (2-tailed) 0.009. Sig value. (2-tailed) which is 0.009 is smaller than the significance level of 5% (0.009 <0.050). This shows that there is a significant difference of descriptive writing skill among eight grade students of SMP Negeri 3 Ngimbang who follow the learning of descriptive text writing using example non-example method with students who follow poetry writing lesson without using example non-example method. After the pre-test and post-test test of each group, it is seen that the difference of pre-test score and post-test score in the experimental group is larger than the control group (4.6> 2.52). This shows that the non-example example method is effectively used in writing descriptive text writing of eighth graders of SMP Negeri 3 Ngimbang.
Edukasi Kader tentang Gizi Seimbang Ibu Hamil dan Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting
Pipitcahyani, Tatarini Ika;
Ervi Husni;
Sukesi;
Rijanto;
Rekawati;
Siti Alfiah;
K.Kasiati;
Dina Isfentiani;
Domas C.P;
Fitri N;
Sherly Jeniawaty;
Dwi Purwanti
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 1 (2024): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v8i1.76827
Stunting merupakan masalah gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yang merupakan masa kritis, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis pengetahuan dan perilaku gizi ibu hamil dan ibu balita mengenai 1000 HPK dalam upaya meningkatkan status gizi dan kesehatan anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian intervensi atau penelitian tindakan. Dalam hal ini, peneliti akan memberikan intervensi (edukasi tentang gizi seimbang) kepada kelompok kader atau individu, dan kemudian mengukur dampaknya. Teknik analisis data yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis kualitatif tematik. Teknik analisis statistik deskriptif untuk menganalisis data kuantitatif seperti pengetahuan dan praktik sebelum dan sesudah intervensi. Sedangkan teknik kualitatif tematik untuk menganalisis data kualitatif dari wawancara dan observasi, mengidentifikasi tema dan pola yang muncul dalam persepsi dan sikap responden. Hasil studi wawancara yang dilakukan dengan 32 ibu didapatkan data 6(31.25%) ibu memiliki pengetahuan yang kurang terkait gizi seimbang. Status gizi ibu sebelum dan utamanya selama kehamilan serta pola asuh anak setelah dilahirkan yang dikenal pada masa periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) berperan dalam mencegah permasalahan gizi pada balita. Dari hasil kegiatan edukasi mengenai pencegahan stunting menunjukkan respon positif dari sasaran kegiatan dan komunikasi yang baik terjalin antara pengabdi dan sasaran kegiatan. Kesimpulan yang dihasilkan terjadi kenaikan tingkat pengetahuan kader setelah dilakukan edukasi gizi dalam upaya pencegahan stunting.