p-Index From 2021 - 2026
7.103
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Media Kesehatan Masyarakat Indonesia NUTRIRE DIAITA Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Gizi Klinik Indonesia GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Health Sciences Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL GIZI DAN KESEHATAN KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Functional Food and Nutraceutical Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat HSG (Health Science Growth) Journal Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Jurnal Stamina Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Gizi dan Kuliner Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Innovative: Journal Of Social Science Research Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal Kesehatan Lontara Journal Of Health Science And Technology Media Gizi Pangan KREATIF Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Nama : Awaliyatul Adawiyah Judul : Analisis Uji Organoleptik dalam Pembuatan Yoghurt dari Tiga Jenis Susu Kurma yang Berbeda Adawiyah, Awaliyatul; Apriningrum, Nelly; Elvandari, Milliyantri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.13892

Abstract

The Faculty of Industrial Engineering (FRI) Telkom University National Campus (TUNC) faces challenges in monitoring the performance of lecturers based on the Tri Dharma of Higher Education which includes teaching, research, and community service. The main challenge is the absence of an integrated system that can monitor all Tri Dharma activities at the Faculty of Industrial Engineering, especially with the merger of the four Telkom University campuses. This study aims to design a management information system that can integrate lecturer performance data at the Faculty of Industrial Engineering TUNC. The method used is Rapid Application Development (RAD), which enables rapid system development through iterations and prototypes. This approach ensures that the system developed is in accordance with user needs and can receive continuous input. The result of the research is a lecturer performance monitoring management information system that is able to collect, process, and manage data centrally. The implementation of this system is expected to provide significant benefits for the Faculty of Industrial Engineering, namely improving the quality of lecturer data management, facilitating the process of monitoring and evaluating lecturer performance, and supporting data-based decision making. This system is also expected to be a model for other faculties at Telkom University and other universities in managing lecturer performance data.
Pengetahuan Gizi Seimbang dan Keamanan Pangan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam Penurunan Stunting Desa Pejaten Kabupaten Karawang Nurfita, Hanny Aqmarina; Aein, Muhammad Akhdiyatul; Elvandari, Milliyantri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15666

Abstract

The inability of children under 5 years of age to grow due to chronic malnutrition, especially in the First 1000 Days of Life (HPK), is also known as stunting. TPK as a cadre in providing additional food in posyandu activities and activities related to child health in the region should not only have knowledge related to balanced nutrition but also have knowledge related to food safety in the process of making food products that will later be given to mothers and toddlers who attend posyandu. to determine the level of knowledge of TPK Pejaten Village regarding knowledge of balanced nutrition and food safety. This study used a cross-sectional design. The respondents in this study numbered 30 respondents consisting of TPK and PKK cadres. The instrument used was a questionnaire on knowledge related to balanced nutrition and food safety. The results of the study showed that most TPK knowledge was moderate, 10 (50%). There needs to be an increase in knowledge so that TPK has good knowledge in the process of assisting families at risk of stunting in the field
EDUKASI PENCEGAHAN SINDROM METABOLIK PADA WANITA DEWASA DI PEDESAAN Fikri, Al Mukhlas; Elvandari, Milliyantri; Kurniasari, Ratih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 4 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v4i2.1094

Abstract

Sindrom metabolik merupakan salah satu tantangan serius dalam kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskuler dan diabetes. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai sindrom metabolik pada wanita dewasa pedesaan melalui edukasi. Metode kegiatan pengabdian berupa edukasi berbasis ceramah kepada 22 wanita dewasa yang tinggal di pedesaan Karawang sebagai sasaran kegiatan. Kegiatan pengabdian ini juga berupa pengukuran indeks massa tubuh dan lingkar perut untuk menilai status gizi sasaran. Edukasi yang diberikan berkaitan dengan faktor risiko, kriteria, dan upaya pencegahan sindrom metabolik. Perubahan pengetahuan sasaran dinilai dengan pre-post test. Uji Wilcoxon digunakan untuk melihat perbedaan pengetahuan antara sebelum dan setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar sasaran memiliki status gizi obesitas (59,1%), dan obesitas sentral (72,6%). Kategori pengetahuan terkait sindrom metabolik sasaran hanya pada tingkat rendah dan sedang, baik sebelum maupun setelah edukasi. Sebanyak 4.5% sasaran mengalami peningkatan tingkat pengetahuan menjadi kategori sedang, namun secara statistik tidak signifikan (p > 0,05).
Hubungan Riwayat Keluaga, Jenis Pekerjaan, dan Tingkat Stress Terhadap Kejadian Hipertensi Di Dusun Kebonkalapa, Kutapohaci Afifah Miranda Putri; Linda Riski Sefrina; Milliyantri Elvandari
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i1.4781

Abstract

Degenerative diseases are chronic diseases that can affect a person's quality of life in the future. One example of degenerative diseases is diabetes mellitus and hypertension. Hypertension is defined as one of the most dangerous health problems worldwide because hypertension is a major risk factor that can cause cardiovascular diseases such as heart attack, heart failure, stroke. The purpose of this study was to determine the relationship between family history, type of work, and stress level on the incidence of hypertension in Kebonkalapa hamlet, Kutapohaci. The research method used a nonparametric test technique using the chi square statistical test and was processed using the IBM SPSS 25 application. The results of the analysis obtained from this study found that family history, type of work, and stress level were not associated with the incidence of hypertension in Kebonkalapa hamlet, Kutapohaci because the p-value was greater than 0.05.
CETING DE GONG” UPAYA PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN KARAWANG 2024 Elvandari, Milliyantri; Fikri, Al Muklas; Sefrina, Linda Riski; Kurniasari, Ratih; Syahbanu, Fathma; Harianti, Rini; Andriani, Eka; Anggiruling, Dwikani Oklita; Agustini, Rika Yayu; Aein, Muhammad Akhdiyatul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.36283

Abstract

Kabupaten Karawang memiliki prevalensi stunting 17,4% dan diperlukan perhatian dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan stakeholder. Stunting tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan fisik, tetapi dampaknya pada pertumbuhan otak lebih berbahaya. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Singaperbangsa Karawang melakukan pengabdian masyarakat untuk membantu masyarakat dalam upaya penuruan dan percepatan stunting di Kabupaten Karawang. Kegiatan dilakukan di salah satu desa terpilih yang termasak ke dalam lokus stunting, dengan program “Ceting De Gong” dilaksanalan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kader/ TPK diberikan pelatihan pembuatan tanaman dengan metode veltikulture, pelatihan pembuatan MPASI/PMT dengan pangan lokal, Edukasi Peningkatan Kepercayaan Diri Kader/TPK, Pelatihan Antropometri, Edukasi Pencegahan dan Penanganan Stunting, Edukasi pembuatan Nomor Izin Berusaha (NIB) dan sertifikat Halal. Secara keseluruhan kegiatan “Ceting De Gong” dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan Kader/TKP dan masyarakat khususnya Desa Kondangjaya.
Gembos (Gerakan Mencegah Obesitas Sentral) Komunitas Posbindu Teluk Jambe Kabupaten Karawang Elvandari, Milliyantri; Andriani, Eka; Pasaribu, Irma Hamdayani; Oklita, Dwikani; Muthmainah, Fitriyah Nafsiyah; J, Nurnashriana; Aein, Muhammad Akhdiyatul
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.969

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) GEMBOS (Gerakan Mencegah Obesitas Sentral) bertujuan meningkatkan pengetahuan pencegahan obesitas sentral dan meningkatkan keterampilan pengaturan pola makan pada obesitas sentral sesuai dengan usia komunitas posbindu Puskesmas Teluk Jambe. Kegiatan dilaksanakan di Posbindu Teluk Jambe dengan metode edukasi, diskusi, dan praktik. Peserta terdiri dari gabungan 5 posbindu di Kecamatan Telukjambe (pra-lansia dan lansia) berjumlah 40 orang. Kegiatan mencakup sesi edukasi pencegahan dan penanganan obesitas sentral, serta pelatihan keterampilan pengaturan pola makan sehat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota posbindu Kecamatan Telukjambe. Kegiatan PKM ini berhasil dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pencegahan dan penanganan obesitas sentral yang umumnya dialami oleh pra-lansia dan lansia, sehingga mendukung terciptanya hidup sehat di usia senja.
Relationship between Parental Education and Food Consumption Diversity on Adequate Energy Intake Suherlan, Suci Anugrah; Sefrina, Linda Riski; Elvandari, Milliyantri
Jurnal Kesehatan Vol 18, No 3 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v18i3.11348

Abstract

Pendahuluan: Pendidikan orang tua dan keragaman pangan diprediksi dapat memengaruhi angka kecukupan asupan energi pada usia anak sekolah dasar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pendidikan orang tua dan keragaman pangan terhadap kecukupan asupan energi. Metode: Penelitian ini menggunakan 25 sampel siswa dan siswi Sekolah Dasar Negeri WADAS 1. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Uji analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji analisis hubungan menggunakan uji rank spearman, karena data dinyatakan tidak terdistribusi normal. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pendidikan orang tua dengan kecukupan asupan energi ditandai dengan (p = 0,486 > 0,05), dan tidak terdapat hubungan antara keragaman konsumsi pangan dengan kecukupan asupan energi ditandai dengan (p = 0,347 > 0,05). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak ada hubungan antara pendidikan orang tua dengan kecukupan asupan energi, dan tidak ada hubungan antara keragaman konsumsi pangan dengan kecukupan asupan energi. Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan jumlah responden yang lebih banyak dan dengan responden yang lebih beragam agar hasil penelitian lebih representatif dan dapat digeneralisasi.   Introduction: Parental education and dietary diversity are predicted to influence the adequacy of energy intake in elementary school children. The purpose of this study was to determine the relationship between parental education and dietary diversity on the adequacy of energy intake. Method: This study used 25 samples of male and female students from WADAS 1 Public Elementary School. Research related to parental education was obtained from primary data using a socio-demographic questionnaire, and research related to the eating history of the research subjects using the Dietary Diversity Score (DDS) questionnaire. This study is a quantitative study with a cross-sectional approach. The analysis test used in this study was a correlation analysis test using the Spearman rank test, because the data were declared not normally distributed. Result: The results of the univariate study of energy adequacy based on education showed that education was not a determinant of adequate energy intake in children. Meanwhile, energy adequacy based on the diversity of food consumption illustrates that diverse foods cannot necessarily meet the energy intake requirements. The results of the bivariate study showed no significant relationship between parental education and adequate energy intake, indicated by (p = 0.486 > 0.05), and no relationship between the diversity of food consumption and adequate energy intake, indicated by (p = 0.347 > 0.05). Conclusion: The conclusion of this study is that there is no relationship between parental education and adequate energy intake, and there is no relationship between the diversity of food consumption and adequate energy intake. Further researchers can conduct research with a larger number of respondents and with more diverse respondents so that the research results are more representative and can be generalized.
The Relationship Between Stress Levels, Eating Patterns, and Caffeine Consumption and Gastritis Symptoms Among Adolescents in Karawang Zahrah, Hanifah; Elvandari, Milliyantri; Andriani, Eka
PROMOTOR Vol. 8 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i6.1733

Abstract

Adolescence is a transitional stage that makes individuals vulnerable to health issues such as gastritis, a common digestive disorder often linked to stress, poor eating patterns, and caffeine intake. This study aimed to analyze the relationship between stress levels, eating patterns, and caffeine consumption with gastritis symptoms among adolescents at SMAN 2 Telukjambe Timur, Karawang. Using a cross-sectional design, data were collected from 92 students through validated questionnaires and analyzed with the Spearman correlation test. The results showed no significant relationship between stress levels and gastritis symptoms (p = 0.074) or caffeine consumption and gastritis symptoms (p = 0.102). However, there was a significant relationship between eating patterns (type, frequency, and timing) and gastritis symptoms (p = 0.001 and p = 0.002). This indicates that healthy and regular eating habits play a crucial role in preventing gastritis among adolescents.
Pengaruh Konseling Pentingnya Hidrasi Atlet terhadap Pengetahuan Orangtua Atlet U-12 SSB Kancil Mas Anggraeini Dwi Hapsari; Linda Riski Sefrina; Milliyantri Elvandari
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1383

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan orangtua atlet tentang pentingnya hidrasi cairan bagi atlet sepak bola sebelum dan sesudah diberikan konseling gizi. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Sepak Bola (SSB) Kancil Mas menggunakan desain one group pre–post test. Sampel penelitian ini terdiri dari 16 orangtua atlet U-12 siswa SSB Kancil Mas. Intervensi dilakukan melalui konseling gizi tatap muka dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab menggunakan media leaflet. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pengetahuan hidrasi dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan orangtua atlet setelah diberikan konseling gizi. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 79,06 menjadi 91,56 (p=0,001). Hal ini menunjukkan bahwa konseling gizi efektif dalam meningkatkan pemahaman orangtua mengenai kebutuhan cairan atlet dan peran mereka dalam mendukung praktik hidrasi yang optimal. Peningkatan ini sejalan dengan temuan dalam literatur yang menyatakan bahwa konseling dan edukasi gizi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman sasaran. Meskipun demikian, tantangan dalam menjaga keberlanjutan penerapan pengetahuan masih perlu diperhatikan, seperti keterbatasan waktu pendampingan dan belum adanya evaluasi perubahan perilaku atlet secara langsung. Hasil kegiatan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan program konseling gizi dan edukasi hidrasi yang berkelanjutan dengan menjadikan orangtua sebagai komunitas sasaran utama di SSB.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP STATUS GIZI PADA SISWA SMPN 1 KARAWANG BARAT: Relationship Between Parental Education and Nutritional Status Among Junior Students Syafira Nurul Azmi; Sefrina, Linda Riski; Elvandari, Milliyantri
Media Gizi Pangan Vol 32 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Media Gizi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mgp.v32i2.1518

Abstract

Permasalahan gizi merupakan masalah kesehatan yang belum dapat ditangani dengan baik di Indonesia. Data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, menunjukkan status gizi remaja (16-18 tahun) yang tergolong kurus dan sangat kurus sebesar 8,3 %, overweight 8,8 % dan obesitas 3,3 %. Kondisi ini menggambarkan adanya masalah gizi ganda, di mana masalah gizi kurang masih ditemukan bersamaan dengan meningkatnya gizi lebih. Pertumbuhan dan perkembangan anak yang baik harus ditunjang dengan asupan gizi yang seimbang agar anak dapat melakukan aktivitas dengan baik. Peran orang tua mempengaruhi pemenuhan gizi pada anak. Pendidikan orang tua menentukan sejauh mana orang tua mampu memahami pentingnya gizi seimbang, memilih makanan sehat, serta membentuk pola makan anak di rumah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan orang tua terhadap status gizi pada siswa SMPN 1 Karawang Barat. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Karawang Barat pada tanggal 26 April 2024. Metode yang digunakan yaitu observasional kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 37 siswa kelas 7J SMPN 1 Karawang Barat. Sampel penelitian diambil dari seluruh populasi yang diuji menggunakan teknik total sampling, yang berarti semua siswa kelas 7J SMPN 1 Karawang Barat, sebanyak 37 siswa. Hasil penelitian menunjukan frekuensi status gizi yang terbanyak adalah kategori gizi baik (normal) yaitu 23 siswa (62,16%), kategori gizi lebih sebanyak 8 siswa (21,61%), kategori obesitas sebanyak 5 siswa (13,5%), dan yang memiliki frekuensi paling sedikit yaitu kategori gizi kurang hanya 1 siswa (2,7%). Nilai signifikan ɑ lebih besar dari p-value pada tingkat pendidikan ibu sebesar (0,823 > 0,05) dan pada tingkat pendidikan ayah (0,112> 0,05) yang berati Ha ditolak dan H0 diterima. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan orang tua dengan status gizi siswa, hal ini menunjukkan bahwa faktor lain di luar pendidikan formal orang tua berperan dalam menentukan status gizi remaja
Co-Authors Adawiyah, Awaliyatul Aein, Muhammad Akhdiyatul Afifah Miranda Putri Afilia, Vena Anggie Agiesna Agustini, Rika Yayu Agustini, Rika Yayuk Aisyah Al Mukhlas Fikri Amalia, Galuh Rizka Amalia, Isma Nur Anastasya Fortuna Andita, Puteri Dwi Anggie Afilia, Vena Anggiruling, Dwikani Oklita Anggraeini Dwi Hapsari Annisa Ratri Utami Apriningrum, Nelly Asep Malinda Aiboga Aulia, Sayyida Azzahra, kayla ratih Azzahro, Siti Muthi’ah Cahyani, Tutik Danisa Alifa Salsabila Dini Khairunnisa Dodik Briawan Dudung Angkasa Eka Andriani Eka Andriani Eka Andriani, Eka Erry Yudhya Mulyani Fachirunisa, Putri Nadia Fathma Syahbanu Fikri, Al Mukhlas Fikri, Al Muklas Hanila Wetri Harianti, Rini Herdina, Lula Hutabarat, Agnes Ikeu Tanziha Iwan Nugraha Gusniar J, Nurnashriana Janet Annisa Sanditya Jasmin Azahra Jus’at, Idrus Kurniansyah, Farizul Islam Lia Rahmawati, Lia Linda Riski Sefrina Maula, Hilma Mawary, Mara Mubarok, M. Dzikri Muhammad Akhdiyatul Aein Muthmainah, Fitriyah Nafsiyah Namyra, Laras Nur Aqila, Sarah Nurfita, Hanny Aqmarina Oklita, Dwikani Pasaribu, Irma Hamdayani Pitaloka, Rika Apriani Putri Maulidiyah Radhitya, Geraldhy Rahayu, Fuji Sri Rahayu, Ikeu Sri Ramadhani, Nayla Ratih Kurniasari Reza Setiawan Rikky Rifaldy Riski Sefrina, Linda Risma Rahmatunisa Sabrina Sagita, Anisa Sefrina, Linda Riski Shabrina Rahmadhani Shafira Sulviani Sinta Puspita Dewi Siti Muti'ah Azzahro Suherlan, Suci Anugrah Sulfah, Talitha Sulistiani, Anggun Dwi Sutiyawan, Sutiyawan Syafira Nurul Azmi Vera Pangni Fahriani Wahju, Sutjipto Tri Widiansyah, Raka Unggul Zahrah, Hanifah