p-Index From 2021 - 2026
7.707
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Media Kesehatan Masyarakat Indonesia NUTRIRE DIAITA Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Kesehatan Bina Generasi GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Health Sciences JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Journal of Functional Food and Nutraceutical Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat HSG (Health Science Growth) Journal Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Jurnal Stamina Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Gizi dan Kuliner Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Global Nutrition Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal Kesehatan Lontara Journal Of Health Science And Technology Media Gizi Pangan KREATIF Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PENCEGAHAN SINDROM METABOLIK PADA WANITA DEWASA DI PEDESAAN Fikri, Al Mukhlas; Elvandari, Milliyantri; Kurniasari, Ratih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 4 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v4i2.1094

Abstract

Sindrom metabolik merupakan salah satu tantangan serius dalam kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskuler dan diabetes. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai sindrom metabolik pada wanita dewasa pedesaan melalui edukasi. Metode kegiatan pengabdian berupa edukasi berbasis ceramah kepada 22 wanita dewasa yang tinggal di pedesaan Karawang sebagai sasaran kegiatan. Kegiatan pengabdian ini juga berupa pengukuran indeks massa tubuh dan lingkar perut untuk menilai status gizi sasaran. Edukasi yang diberikan berkaitan dengan faktor risiko, kriteria, dan upaya pencegahan sindrom metabolik. Perubahan pengetahuan sasaran dinilai dengan pre-post test. Uji Wilcoxon digunakan untuk melihat perbedaan pengetahuan antara sebelum dan setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar sasaran memiliki status gizi obesitas (59,1%), dan obesitas sentral (72,6%). Kategori pengetahuan terkait sindrom metabolik sasaran hanya pada tingkat rendah dan sedang, baik sebelum maupun setelah edukasi. Sebanyak 4.5% sasaran mengalami peningkatan tingkat pengetahuan menjadi kategori sedang, namun secara statistik tidak signifikan (p > 0,05).
Hubungan Riwayat Keluaga, Jenis Pekerjaan, dan Tingkat Stress Terhadap Kejadian Hipertensi Di Dusun Kebonkalapa, Kutapohaci Afifah Miranda Putri; Linda Riski Sefrina; Milliyantri Elvandari
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i1.4781

Abstract

Degenerative diseases are chronic diseases that can affect a person's quality of life in the future. One example of degenerative diseases is diabetes mellitus and hypertension. Hypertension is defined as one of the most dangerous health problems worldwide because hypertension is a major risk factor that can cause cardiovascular diseases such as heart attack, heart failure, stroke. The purpose of this study was to determine the relationship between family history, type of work, and stress level on the incidence of hypertension in Kebonkalapa hamlet, Kutapohaci. The research method used a nonparametric test technique using the chi square statistical test and was processed using the IBM SPSS 25 application. The results of the analysis obtained from this study found that family history, type of work, and stress level were not associated with the incidence of hypertension in Kebonkalapa hamlet, Kutapohaci because the p-value was greater than 0.05.
CETING DE GONG” UPAYA PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN KARAWANG 2024 Elvandari, Milliyantri; Fikri, Al Muklas; Sefrina, Linda Riski; Kurniasari, Ratih; Syahbanu, Fathma; Harianti, Rini; Andriani, Eka; Anggiruling, Dwikani Oklita; Agustini, Rika Yayu; Aein, Muhammad Akhdiyatul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.36283

Abstract

Kabupaten Karawang memiliki prevalensi stunting 17,4% dan diperlukan perhatian dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan stakeholder. Stunting tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan fisik, tetapi dampaknya pada pertumbuhan otak lebih berbahaya. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Singaperbangsa Karawang melakukan pengabdian masyarakat untuk membantu masyarakat dalam upaya penuruan dan percepatan stunting di Kabupaten Karawang. Kegiatan dilakukan di salah satu desa terpilih yang termasak ke dalam lokus stunting, dengan program “Ceting De Gong” dilaksanalan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kader/ TPK diberikan pelatihan pembuatan tanaman dengan metode veltikulture, pelatihan pembuatan MPASI/PMT dengan pangan lokal, Edukasi Peningkatan Kepercayaan Diri Kader/TPK, Pelatihan Antropometri, Edukasi Pencegahan dan Penanganan Stunting, Edukasi pembuatan Nomor Izin Berusaha (NIB) dan sertifikat Halal. Secara keseluruhan kegiatan “Ceting De Gong” dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan Kader/TKP dan masyarakat khususnya Desa Kondangjaya.
Gembos (Gerakan Mencegah Obesitas Sentral) Komunitas Posbindu Teluk Jambe Kabupaten Karawang Elvandari, Milliyantri; Andriani, Eka; Pasaribu, Irma Hamdayani; Oklita, Dwikani; Muthmainah, Fitriyah Nafsiyah; J, Nurnashriana; Aein, Muhammad Akhdiyatul
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.969

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) GEMBOS (Gerakan Mencegah Obesitas Sentral) bertujuan meningkatkan pengetahuan pencegahan obesitas sentral dan meningkatkan keterampilan pengaturan pola makan pada obesitas sentral sesuai dengan usia komunitas posbindu Puskesmas Teluk Jambe. Kegiatan dilaksanakan di Posbindu Teluk Jambe dengan metode edukasi, diskusi, dan praktik. Peserta terdiri dari gabungan 5 posbindu di Kecamatan Telukjambe (pra-lansia dan lansia) berjumlah 40 orang. Kegiatan mencakup sesi edukasi pencegahan dan penanganan obesitas sentral, serta pelatihan keterampilan pengaturan pola makan sehat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota posbindu Kecamatan Telukjambe. Kegiatan PKM ini berhasil dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pencegahan dan penanganan obesitas sentral yang umumnya dialami oleh pra-lansia dan lansia, sehingga mendukung terciptanya hidup sehat di usia senja.
Relationship between Parental Education and Food Consumption Diversity on Adequate Energy Intake Suherlan, Suci Anugrah; Sefrina, Linda Riski; Elvandari, Milliyantri
Jurnal Kesehatan Vol 18, No 3 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v18i3.11348

Abstract

Pendahuluan: Pendidikan orang tua dan keragaman pangan diprediksi dapat memengaruhi angka kecukupan asupan energi pada usia anak sekolah dasar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pendidikan orang tua dan keragaman pangan terhadap kecukupan asupan energi. Metode: Penelitian ini menggunakan 25 sampel siswa dan siswi Sekolah Dasar Negeri WADAS 1. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Uji analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji analisis hubungan menggunakan uji rank spearman, karena data dinyatakan tidak terdistribusi normal. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pendidikan orang tua dengan kecukupan asupan energi ditandai dengan (p = 0,486 > 0,05), dan tidak terdapat hubungan antara keragaman konsumsi pangan dengan kecukupan asupan energi ditandai dengan (p = 0,347 > 0,05). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak ada hubungan antara pendidikan orang tua dengan kecukupan asupan energi, dan tidak ada hubungan antara keragaman konsumsi pangan dengan kecukupan asupan energi. Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan jumlah responden yang lebih banyak dan dengan responden yang lebih beragam agar hasil penelitian lebih representatif dan dapat digeneralisasi.   Introduction: Parental education and dietary diversity are predicted to influence the adequacy of energy intake in elementary school children. The purpose of this study was to determine the relationship between parental education and dietary diversity on the adequacy of energy intake. Method: This study used 25 samples of male and female students from WADAS 1 Public Elementary School. Research related to parental education was obtained from primary data using a socio-demographic questionnaire, and research related to the eating history of the research subjects using the Dietary Diversity Score (DDS) questionnaire. This study is a quantitative study with a cross-sectional approach. The analysis test used in this study was a correlation analysis test using the Spearman rank test, because the data were declared not normally distributed. Result: The results of the univariate study of energy adequacy based on education showed that education was not a determinant of adequate energy intake in children. Meanwhile, energy adequacy based on the diversity of food consumption illustrates that diverse foods cannot necessarily meet the energy intake requirements. The results of the bivariate study showed no significant relationship between parental education and adequate energy intake, indicated by (p = 0.486 > 0.05), and no relationship between the diversity of food consumption and adequate energy intake, indicated by (p = 0.347 > 0.05). Conclusion: The conclusion of this study is that there is no relationship between parental education and adequate energy intake, and there is no relationship between the diversity of food consumption and adequate energy intake. Further researchers can conduct research with a larger number of respondents and with more diverse respondents so that the research results are more representative and can be generalized.
The Relationship Between Stress Levels, Eating Patterns, and Caffeine Consumption and Gastritis Symptoms Among Adolescents in Karawang Zahrah, Hanifah; Elvandari, Milliyantri; Andriani, Eka
PROMOTOR Vol. 8 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i6.1733

Abstract

Adolescence is a transitional stage that makes individuals vulnerable to health issues such as gastritis, a common digestive disorder often linked to stress, poor eating patterns, and caffeine intake. This study aimed to analyze the relationship between stress levels, eating patterns, and caffeine consumption with gastritis symptoms among adolescents at SMAN 2 Telukjambe Timur, Karawang. Using a cross-sectional design, data were collected from 92 students through validated questionnaires and analyzed with the Spearman correlation test. The results showed no significant relationship between stress levels and gastritis symptoms (p = 0.074) or caffeine consumption and gastritis symptoms (p = 0.102). However, there was a significant relationship between eating patterns (type, frequency, and timing) and gastritis symptoms (p = 0.001 and p = 0.002). This indicates that healthy and regular eating habits play a crucial role in preventing gastritis among adolescents.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP STATUS GIZI PADA SISWA SMPN 1 KARAWANG BARAT: Relationship Between Parental Education and Nutritional Status Among Junior Students Syafira Nurul Azmi; Sefrina, Linda Riski; Elvandari, Milliyantri
Media Gizi Pangan Vol 32 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Media Gizi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mgp.v32i2.1518

Abstract

Permasalahan gizi merupakan masalah kesehatan yang belum dapat ditangani dengan baik di Indonesia. Data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, menunjukkan status gizi remaja (16-18 tahun) yang tergolong kurus dan sangat kurus sebesar 8,3 %, overweight 8,8 % dan obesitas 3,3 %. Kondisi ini menggambarkan adanya masalah gizi ganda, di mana masalah gizi kurang masih ditemukan bersamaan dengan meningkatnya gizi lebih. Pertumbuhan dan perkembangan anak yang baik harus ditunjang dengan asupan gizi yang seimbang agar anak dapat melakukan aktivitas dengan baik. Peran orang tua mempengaruhi pemenuhan gizi pada anak. Pendidikan orang tua menentukan sejauh mana orang tua mampu memahami pentingnya gizi seimbang, memilih makanan sehat, serta membentuk pola makan anak di rumah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan orang tua terhadap status gizi pada siswa SMPN 1 Karawang Barat. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Karawang Barat pada tanggal 26 April 2024. Metode yang digunakan yaitu observasional kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 37 siswa kelas 7J SMPN 1 Karawang Barat. Sampel penelitian diambil dari seluruh populasi yang diuji menggunakan teknik total sampling, yang berarti semua siswa kelas 7J SMPN 1 Karawang Barat, sebanyak 37 siswa. Hasil penelitian menunjukan frekuensi status gizi yang terbanyak adalah kategori gizi baik (normal) yaitu 23 siswa (62,16%), kategori gizi lebih sebanyak 8 siswa (21,61%), kategori obesitas sebanyak 5 siswa (13,5%), dan yang memiliki frekuensi paling sedikit yaitu kategori gizi kurang hanya 1 siswa (2,7%). Nilai signifikan ɑ lebih besar dari p-value pada tingkat pendidikan ibu sebesar (0,823 > 0,05) dan pada tingkat pendidikan ayah (0,112> 0,05) yang berati Ha ditolak dan H0 diterima. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan orang tua dengan status gizi siswa, hal ini menunjukkan bahwa faktor lain di luar pendidikan formal orang tua berperan dalam menentukan status gizi remaja
STATUS GIZI DAN TINGKAT KECUKUPAN SERAT DENGAN MENARCHE DINI PADA SISWI SDN KARAWANG KULON 2: Nutritional Status and Fiber Intake Adequacy Level with Early Menarche Maula, Hilma; Elvandari, Milliyantri; Sefrina, Linda Riski
Media Gizi Pangan Vol 32 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Media Gizi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mgp.v32i2.1537

Abstract

Menarche dini menjadi perhatian kesehatan global karena penurunan usia dan potensi dampak jangka panjang terhadap kesehatan remaja putri. Menarche yang terjadi terlalu dini dikaitkan dengan peningkatan risiko masalah kesehatan reproduksi dan penyakit tidak menular di kemudian hari. Status gizi dan tingkat kecukupan serat berperan dalam proses maturasi seksual melalui pengaruhnya terhadap komposisi tubuh dan regulasi hormonal. Penelitian mengenai hubungan status gizi dan tingkat kecukupan serat dengan menarche dini pada anak usia sekolah dasar masih terbatas, khususnya di wilayah Karawang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dan kecukupan serat dengan menarche dini pada siswi SDN Karawang Kulon 2. Desain penelitian menggunakan metode cross-sectional yang melibatkan 30 siswi kelas VI di SDN Karawang Kulon 2 yang terpilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi pada bulan Mei 2025. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner status menarche dan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) untuk asupan serat, sementara status gizi dinilai melalui pengukuran antropometri (z-score IMT/U). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat korelasi antara status gizi dengan menarche dini (p=0,579). Sebaliknya, terdapat korelasi signifikan antara kecukupan serat dan usia menarche (koefisien Spearman’s rho = 0,401; p=0,028), yang mengindikasikan bahwa asupan serat yang lebih tinggi berhubungan dengan usia menarche yang lebih lambat. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan konsumsi pangan tinggi serat sejak usia sekolah sebagai upaya preventif untuk mendukung kesehatan reproduksi remaja putri. Implementasi edukasi gizi seimbang di lingkungan sekolah serta pemantauan rutin status gizi siswi perlu dilakukan sebagai upaya promotif.
Teman Sebaya dan Paparan Media Sosial dengan Perilaku Konsumsi Jajanan Sehat Pada Anak Usia Sekolah Pitaloka, Rika Apriani; Milliyantri Elvandari; Linda Riski Sefrina
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 7 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v7i1.605

Abstract

School children's snacks (PJAS) refer to foods and beverages consumed by children during school hours and may be influenced by social factors around them. Peer groups and social media are two factors that can shape children's healthy snacking behavior. This study aims to determine the relationship between peer influence and social media exposure with healthy snacking behavior among elementary school students. This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. A total of 43 sixth-grade students at SDN Palumbonsari II, Karawang, were selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using univariate and bivariate analysis with the chi-square test. The results showed that most respondents had good peer relationships (74.4%) and were exposed to social media (81.4%). However, the chi-square test results showed no significant relationship between peer influence and healthy snacking behavior (p = 0.434), nor between social media exposure and healthy snacking behavior (p = 0.826). The conclusion of this study is that there is no significant relationship between peer influence and social media exposure with healthy snacking behavior among students at SDN Palumbonsari II.
Tingkat Screen Time dan Asupan Zat Gizi dari Snacking dengan Status Gizi Remaja di SMK Negeri 3 Karawang: Level of Screen Time and Intake of Nutrients from Snacking with Nutritional Status of Adolescents at SMK Negeri 3 Karawang Anggie Afilia, Vena; Elvandari, Milliyantri; Kurniasari, Ratih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3921

Abstract

Latar belakang: Perubahan gaya hidup remaja saat ini memiliki kebiasaan untuk menghabiskan waktu dalam menggunakan smartphone atau kegiatan menetap di depan layar (screen time) yang hanya mengeluarkan sedikit energi. Paparan screen time juga dapat menimbulkan kebiasaan untuk mengonsumsi snacks, hal ini menjadi penyebab ketidakseimbangan antara energi yang masuk dan dikeluarkan oleh tubuh yang dapat berpotensi terjadinya kenaikan berat badan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat screen time dan asupan snacking dengan status gizi remaja di SMK Negeri 3 Karawang. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 207 orang. Data dianalisis menggunakan uji rank spearman. Hasil: Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan tingkat screen time dalam menggunakan laptop/komputer (p value = 0,046) dan tingkat screen time dalam bermain handphone (p value = 0,012) dengan status gizi remaja di SMK Negeri 3 Karawang. Namun, tidak terdapat hubungan tingkat screen time dalam menonton televisi (p value = 0,164) dan bermain console game (p value = 0,515) dengan status gizi remaja di SMK Negeri 3 Karawang. Terdapat hubungan asupan energi, lemak dan karbohidrat yang terdapat pada camilan (snacking) dengan status gizi remaja di SMK Negeri 3 Karawang (p<0,05). Namun, tidak terdapat hubungan asupan protein dengan status gizi di SMK Negeri 3 Karawang (p value = 0,054). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan asupan energi, lemak dan karbohidrat dengan status gizi remaja di SMK Negeri 3 Karawang. Akan tetapi, tidak terdapat hubungan asupan protein dan tingkat screen time dengan status gizi remaja di SMK Negeri 3 Karawang.
Co-Authors Ad Daulah, Ratu Raudhah Adawiyah, Awaliyatul Aein, Muhammad Akhdiyatul Afifah Miranda Putri Afilia, Vena Anggie Agiesna Agustini, Rika Yayu Agustini, Rika Yayuk Aisyah Al Mukhlas Fikri Amalia, Galuh Rizka Amalia, Isma Nur Anastasya Fortuna Andita, Puteri Dwi Anggie Afilia, Vena Anggiruling, Dwikani Oklita Annisa Ratri Utami Apriningrum, Nelly Asep Malinda Aiboga Aulia, Sayyida Azzahra, kayla ratih Azzahro, Siti Muthi’ah Cahyani, Tutik Cindy Feriska Saputri Danisa Alifa Salsabila Dini Khairunnisa Dodik Briawan Dudung Angkasa Dwikani Oklita Anggiruling Eka Andriani Eka Andriani Eka Andriani Eka Andriani, Eka Erry Yudhya Mulyani Fachirunisa, Putri Nadia Fathma Syahbanu Fikri, Al Mukhlas Fikri, Al Muklas Hanila Wetri Hapsari, Anggraeini Dwi Harianti, Rini Herdina, Lula Hutabarat, Agnes Ikeu Tanziha Iwan Nugraha Gusniar J, Nurnashriana Janet Annisa Sanditya Jasmin Azahra Jus’at, Idrus Kurniansyah, Farizul Islam Lia Rahmawati, Lia Linda Riski Sefrina Maula, Hilma Mawary, Mara Mubarok, M. Dzikri Muhammad Akhdiyatul Aein Muthmainah, Fitriyah Nafsiyah Namyra, Laras Nayla Ramadhani Nur Aqila, Sarah Nurfita, Hanny Aqmarina Oklita, Dwikani Pasaribu, Irma Hamdayani Pitaloka, Rika Apriani Putri Maulidiyah Radhitya, Geraldhy Rahayu, Fuji Sri Rahayu, Ikeu Sri Ramadhani, Nayla Ratih Kurniasari Reisha, Granindya Naura Ayu Reza Setiawan Rikky Rifaldy Riski Sefrina, Linda Risma Rahmatunisa Sabrina Sagita, Anisa Sarah Nur Aqila Sefrina, Linda Riski Shabrina Rahmadhani Shafira Sulviani Sinta Puspita Dewi Siti Muti'ah Azzahro Suherlan, Suci Anugrah Sulfah, Talitha Sulistiani, Anggun Dwi Sutiyawan, Sutiyawan Syafira Nurul Azmi Vera Pangni Fahriani Wahju, Sutjipto Tri Widiansyah, Raka Unggul Zahrah, Hanifah