p-Index From 2021 - 2026
7.707
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Media Kesehatan Masyarakat Indonesia NUTRIRE DIAITA Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Kesehatan Bina Generasi GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Health Sciences JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Journal of Functional Food and Nutraceutical Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat HSG (Health Science Growth) Journal Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Jurnal Stamina Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Gizi dan Kuliner Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Global Nutrition Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal Kesehatan Lontara Journal Of Health Science And Technology Media Gizi Pangan KREATIF Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Motivasi Olahraga, Durasi Tidur dan Durasi Latihan dengan Tingkat Kelelahan pada Atlet Taekwondo Ad Daulah, Ratu Raudhah; Sefrina, Linda Riski; Elvandari, Milliyantri
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 20 No 2 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v20i2.3638

Abstract

Latar Belakang: Kelelahan merupakan kondisi yang sering dialami atlet akibat akumulasi stres fisik dan psikologis selama latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi olahraga, durasi tidur, dan durasi latihan dengan tingkat kelelahan pada atlet Taekwondo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 40 responden atlet Taekwondo yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstandar, dan analisis hubungan antar variabel dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi olahraga (p = 0,279), durasi tidur (p = 0,833), dan durasi latihan (p = 0,936) dengan tingkat kelelahan. Mayoritas atlet memiliki motivasi olahraga sedang, durasi tidur tidak baik, dan durasi latihan berat, dengan tingkat kelelahan dominan kategori sedang. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi olahraga, durasi tidur, dan durasi latihan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat kelelahan pada atlet Taekwondo Kabupaten Karawang. Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat kelelahan dapat dipengaruhi oleh faktor lain di luar ketiga variabel tersebut
Pengaruh Konseling Pentingnya Hidrasi Atlet terhadap Pengetahuan Orangtua Atlet U-12 SSB Kancil Mas Hapsari, Anggraeini Dwi; Sefrina, Linda Riski; Elvandari, Milliyantri
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1383

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan orangtua atlet tentang pentingnya hidrasi cairan bagi atlet sepak bola sebelum dan sesudah diberikan konseling gizi. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Sepak Bola (SSB) Kancil Mas menggunakan desain one group pre–post test. Sampel penelitian ini terdiri dari 16 orangtua atlet U-12 siswa SSB Kancil Mas. Intervensi dilakukan melalui konseling gizi tatap muka dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab menggunakan media leaflet. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pengetahuan hidrasi dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan orangtua atlet setelah diberikan konseling gizi. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 79,06 menjadi 91,56 (p=0,001). Hal ini menunjukkan bahwa konseling gizi efektif dalam meningkatkan pemahaman orangtua mengenai kebutuhan cairan atlet dan peran mereka dalam mendukung praktik hidrasi yang optimal. Peningkatan ini sejalan dengan temuan dalam literatur yang menyatakan bahwa konseling dan edukasi gizi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman sasaran. Meskipun demikian, tantangan dalam menjaga keberlanjutan penerapan pengetahuan masih perlu diperhatikan, seperti keterbatasan waktu pendampingan dan belum adanya evaluasi perubahan perilaku atlet secara langsung. Hasil kegiatan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan program konseling gizi dan edukasi hidrasi yang berkelanjutan dengan menjadikan orangtua sebagai komunitas sasaran utama di SSB.
HUBUNGAN KONSUMSI MINUMAN MANIS, ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN OBESITAS SENTRAL DI POSBINDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELUKJAMBE KARAWANG Cindy Feriska Saputri; Milliyantri Elvandari; Eka Andriani
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 17 No 2 (2026): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v17i2.437

Abstract

Obesitas merupakan permasalahan kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang terus meningkat di negara maju maupun berkembang. Obesitas diklasifikasikan menjadi dua yaitu obesitas secara umum dan obesitas sentral. Obesitas sentral merupakan kondisi lemak yang berlebih disertai penumpukan lemak visceral di area perut bagian sentral atau tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi minuman manis, asupan zat gizi makro dan aktivitas fisik dengan obesitas sentral. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di 5 Posbindu wilayah kerja Puskesmas Telukjambe dengan sampel penelitian sebesar 80 responden menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Kendall’s Tau. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa adanya hubungan antara konsumsi minuman manis (p=0,047), asupan energi (p=0,025), asupan lemak (p=0,004), asupan karbohidrat (p=0,003) dan aktivitas fisik (p=0,000) dengan obesitas sentral. Tidak terdapat hubungan antara asupan protein dengan obesitas sentral (p=0,806). Hasil ini menunjukkan bahwa konsumsi minuman manis, asupan zat gizi makro, serta tingkat aktivitas fisik berperan penting terhadap kejadian obesitas sentral dan perlu menjadi perhatian dalam upaya pencegahan.
The Influence of The Social Environment on Student Learning Outcomes at Nagasari III Elementary School Sarah Nur Aqila; Linda Riski Sefrina; Milliyantri Elvandari
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 1 (2024): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v10i1.2920

Abstract

Background: Student learning outcomes are one of the main indicators of the success of an education. Environment is a factor that affects the growth and development of living things. There are three places within the scope of the social environment, namely the family environment, the school environment, and the community environment. Research Metodes: This research design uses cross-sectional with a sample of 35 respondents. Data analysis used Spearman's rho test and t test, to determine the correlation of variables and significant influence. Results: There is no significant relationship between the two variables with a significant value (0.242 < 0.05). And there is no influence on the two variables with the value of tcount < ttable (-1.193 < 2.034). Conclusion: There is no significant relationship and influence between social environment and student learning outcomes.
Pengaruh media edukasi leaflet dalam program “Nutriquest” terhadap pengetahuan gizi seimbang ibu balita dengan permasalahan gizi lebih Nayla Ramadhani; Dwikani Oklita Anggiruling; Milliyantri Elvandari
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 5 (2025): June Edition 2025
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i5.1081

Abstract

Background: The toddler years are often referred to as the golden age, a critical period in a child's development that encompasses physical, psychomotor, mental, and social aspects. Good nutritional status is crucial for optimal child development, while excessive nutrition, such as overweight and obesity, can hinder growth and increase the risk oflong-term diseases such as hypertension, diabetes, and cardiovascular diseases. Purpose: To determine the effect of education using leaflets on improving knowledge about balanced nutrition among mothers of toddlers with nutritional problems. Method: The method used in this study was a quasi-experimental design with a pre-test post-test group design conducted in Dewisari Village, Rengasdengklok District, with a total of 30 respondents. Results: The statistical test results using the Wilcoxon test yielded a p-value of 0.002 (p<0.005), which means that there is an effect of providing education through leaflets on the balanced nutrition knowledge of mothers of toddlers with nutritional deficiencies. Conclusion: This study shows that education through leaflets is effective in improving mothers' nutritional knowledge, which in turn can contribute to improving the nutritional status of toddlers
Effect of Leaflet-Based Nutrition Education on Nutritional Knowledge and Understanding of Obesity Risk among Older Adults at Posbindu Telukjambe, Karawang Regency Muthmainah, Fitriyah Nafsiyah; J, Nurnashriana; Anggiruling, Dwikani Oklita; Elvandari, Milliyantri; Reisha, Granindya Naura Ayu
Journal of Global Nutrition Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia (ISAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jgn.v6i1.186

Abstract

Obesity among older adults is a growing public health concern associated with an increased risk of non-communicable diseases, particularly due to low nutritional knowledge and nutritional literacy as well as unhealthy lifestyle behaviors. This study aimed to determine the effect of nutrition education leaflets related to obesity on the level of nutritional knowledge and nutritional literacy among older adults at Posbindu Teluk Jambe, Karawang Regency. This research employed a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 31 older adults selected using total sampling. Data were collected using a structured questionnaire administered before and after the intervention. The intervention involved the distribution of nutrition education leaflets containing information on obesity, risk factors, health impacts, balanced nutrition, and physical activity recommendations. Data were analyzed using univariate analysis and the Wilcoxon Signed Rank Test due to non-normal data distribution. The pre-test results showed a mean knowledge score of 3.81 ± 1.642 with a median of 4.00 and a score range of 1–7. After the intervention, the post-test mean score increased to 6.00 ± 1.065 with a median of 6.00 and a score range of 4–8. The Wilcoxon test showed Z = -3.771 with Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.000 (p<0.05), indicating a significant difference between knowledge scores before and after the leaflet intervention. These findings demonstrate that nutrition education leaflets are effective in improving nutritional knowledge and supporting nutritional literacy among older adults. Key word: Older adults, obesity, nutritional literacy, nutrition education, leaflet.
Co-Authors Ad Daulah, Ratu Raudhah Adawiyah, Awaliyatul Aein, Muhammad Akhdiyatul Afifah Miranda Putri Afilia, Vena Anggie Agiesna Agustini, Rika Yayu Agustini, Rika Yayuk Aisyah Al Mukhlas Fikri Amalia, Galuh Rizka Amalia, Isma Nur Anastasya Fortuna Andita, Puteri Dwi Anggie Afilia, Vena Anggiruling, Dwikani Oklita Annisa Ratri Utami Apriningrum, Nelly Asep Malinda Aiboga Aulia, Sayyida Azzahra, kayla ratih Azzahro, Siti Muthi’ah Cahyani, Tutik Cindy Feriska Saputri Danisa Alifa Salsabila Dini Khairunnisa Dodik Briawan Dudung Angkasa Dwikani Oklita Anggiruling Eka Andriani Eka Andriani Eka Andriani Eka Andriani, Eka Erry Yudhya Mulyani Fachirunisa, Putri Nadia Fathma Syahbanu Fikri, Al Mukhlas Fikri, Al Muklas Hanila Wetri Hapsari, Anggraeini Dwi Harianti, Rini Herdina, Lula Hutabarat, Agnes Ikeu Tanziha Iwan Nugraha Gusniar J, Nurnashriana Janet Annisa Sanditya Jasmin Azahra Jus’at, Idrus Kurniansyah, Farizul Islam Lia Rahmawati, Lia Linda Riski Sefrina Maula, Hilma Mawary, Mara Mubarok, M. Dzikri Muhammad Akhdiyatul Aein Muthmainah, Fitriyah Nafsiyah Namyra, Laras Nayla Ramadhani Nur Aqila, Sarah Nurfita, Hanny Aqmarina Oklita, Dwikani Pasaribu, Irma Hamdayani Pitaloka, Rika Apriani Putri Maulidiyah Radhitya, Geraldhy Rahayu, Fuji Sri Rahayu, Ikeu Sri Ramadhani, Nayla Ratih Kurniasari Reisha, Granindya Naura Ayu Reza Setiawan Rikky Rifaldy Riski Sefrina, Linda Risma Rahmatunisa Sabrina Sagita, Anisa Sarah Nur Aqila Sefrina, Linda Riski Shabrina Rahmadhani Shafira Sulviani Sinta Puspita Dewi Siti Muti'ah Azzahro Suherlan, Suci Anugrah Sulfah, Talitha Sulistiani, Anggun Dwi Sutiyawan, Sutiyawan Syafira Nurul Azmi Vera Pangni Fahriani Wahju, Sutjipto Tri Widiansyah, Raka Unggul Zahrah, Hanifah