Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM

Implementasi Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah Berbasis Digital di SMAN 2 Makassar Ansar Ansar; Kartini Marzuki
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 9
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.703 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Implementasi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah berbasis digital di SMA Negeri 2 Makassar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan kunci adalah kepala sekolah, sedangkan guru dan staf sebagai informan sekunder. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan trianggulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah berbasis digital dilakukan dengan penerapan presensi digital, pembagian tugas mengajar secara by system, pengumpulan silabus dan rencana pembelajaran guru memanfaatkan penyimpanan google drive yang memudahkan kepala sekolah dalam melakukan pengawasan. Kepala sekolah juga senantiasa membimbing dan mengarahkan guru dalam memecahkan masalah-masalah kerjanya, dan bersedia memberikan bantuan secara proporsional dan profesional melalui kegiatan supervisi secara terstruktur mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi dan tindak lanjut, serta pembinaan langsung dalam kegiatan-kegiatan workshop terkait peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan IT. Melakukan pemantauan nilai yang dilakukan oleh guru secara by system dan melakukan kegiatan peringatan bahkan visiting bagi peserta didik yang memiliki nilai di bawah standar. Sikap dan perilaku kepala sekolah yang memperhatikan kedisiplinan waktu, peduli dengan lingkungan, menghargai prestasi guru, komunikatif dan sikap keteladanan lainnya sehingga dapat ditiru oleh seluruh warga sekolah. Optimalisasi kegiatan kelompok kerja guru dan kelompok paguyuban sekolah serta penyediaan WiFi sebagai sumber belajar bagi seluruh warga sekolah. Kata Kunci: Kepemimpinan, Digital, Kepala Sekolah
Kepuasan Belajar Warga Belajar Pada Program Kesetaraan Paket C Kartini Marzuki; Rudi Amir
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.565 KB)

Abstract

Abstract. The equality program as an alternative in solving school problems In addition to economic factors, besides the economic factors, one of the factors that influence the dropout rate is about the low learning motivation of students who are the target group of equality programs.. This study aims to reveal: (1) the level of learning satisfaction related to teacher competence in the learning process, (2) the level of learning satisfaction of the learning population towards teacher competence in the application of learning methods. This research is an ex-post facto research using correlational techniques. The research population was 176 people that studying in the equivalency learning group of package C guided by the non-formal education unit of the Sawerigading Study Program in Makassar. Sampling through the stratified random sampling technique which was subsequently determined was 88 people. The results of data analysis show that: (1) the level of learning satisfaction is calculated with the ability of the tutor to understand the students in the learning process by 47%. (2) learning satisfaction related to the application of learning methods by tutors by 71%. Thus, it can be denied that learning satisfaction related to Andragogical Tutor's competency is still in the fairly temporary category in applying the learning method that already in the Good category Keywords: Equality Program, Learning Satisfaction, tutor competence 
Model Project Based Learning dalam Setting Pembelajaran Daring Pada Pebelajar Orang Dewasa (Studi Pada Program Kesetaraan Satuan Pendidikan Nonformal) Kartini Marzuki; Suardi Suardi; Nasrah Natsir
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.915 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini akan mengkaji pelaksanaan model pembelajaran Project Based learning (PjBL) dalam setting pembelajaran daring bagi peserta didik orang dewasa. Hal ini berangkat dari permasalahan di masa pandemi yang menuntut pembelajaran tetap berlangsung namun disisi lain warga belajar dihimbau untuk tidak melaksanakan pembelajaran secara tatap muka langsung. Progrsam kesetaraan Paket C merupakan program pendidikan nonformal dimana peseerta belajarnya terdiri dari orang dewasa pekerja. Salah satu alternatif model pembelajaran yang dianggap sangat tepat bagi karakteristik pebelajar dewasa adalah model based learning. Penelitian ini merupakan peneltian kualitatif. Penelitian di laksanakan di satuan pendidikan nonformal sanggar kegiatan belajar (SKB) Sawerigading pada program kesetaraan. Informan penelitian adalah kepala SKB, tutor dan 3 orang warga belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan prject based learning pada pebelajar orang dewasa di program kesetaraan dideskripsikan sebagai berikut: 1)Membuka pelajaran dengan suatu pertanyaan pada kategori rendah karena tutor belum menyampaikan pertanyaan menantang, 2) Merencanakan proyek pada kategori tinggi karena perencanaan dilakukan secara kolaboratif antara pendidik dengan peserta didik dan  berisi tentang aturan main, pemilihan aktivitas yang dapat mendukung untuk menyelesaikan proyek. 3)Mengawasi jalannya proyek mash pada kategori rendah karena  projek yang dilaksanakan di rumah tidak dapat dimonitor secara maksimal dengan memanfaatkan aopliasi daring. 4) Penilaian terhadap produk yang dihasilkan pada kategori sedang. Karena telah dilaksanakan namun belum memiliki instrumen yang valid. Kata Kunci: Project Based Learning, Pembelajaran Daring, Pebelajar Orang Dewasa
Model kemitraan lembaga pendidikan nonformal dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini Kartini Marzuki; M. Ali Latif Amri
Seminar Nasional LP2M UNM Prosiding Edisi 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The general objective of this study is to reveal the partnership model of non-formal education in the implementation of early childhood education. This research is qualitative research that seeks to explore deeply the stages in establishing partnerships as well as supporting and inhibiting factors for partnership implementation among non-formal educational institutions. Informants in this study were the head of the Panre Tanrara ECD Center, integrated service post manager and Toddler Family Development and a community leader. To test the validity of the research data, triangulation was used both in the form of source triangulation and methods. The results of the study indicate that the partnership model undertaken by non-formal education institutions in delivering early childhood education is a Topdown partnership model. Where the World Bank as the organizing center designs and forms partnerships since PAUD centers are formed by forming and directly involving integrated service posts and Toddler Family Development as partners. Posyandu provides health services to children, Bina Keluarga Balita (BKB) as an organizer of parenting programs for childcare and PAUD as providers of education services for early childhood. The supporting factors for implementing the partnership are systematic planning, the availability of educated staff and the environmental conditions of the institutions that support the implementation of partnerships
Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar pada Satuan Pendidikan Nonformal Kartini Marzuki; Rudi Amir; Fatmawati Gaffar
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 9
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Secara yuridis dan faktual  pengakuan akan pentingnya pendidikan nonformal tidak diragukan lagi. Masyarakat sebagai stakeholder telah banyak merasakan betapa besar peran pendidikan nonformal dalam meningkatkan kualitas hidup mereka. Kurikulum merdeka saat ini menjadi suatu yang menarik menjadi kajian karena sejak setahun lalu mulai di sosialisaikan dan diterapkan secara bertahap. Namun pemerhait pendidikan lebih fokus pada pendidikan formal. Penelitian ini mengungkap sejauh mana pendidikan nonformal dalam menginplementasikan kurikulum merdeka.dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Implementasi merdeka belajar pada satuan pendidikan nonformal dilaksanakan pada pokja PAUD dan Kesetaraan, dengan meninjau perangkat pembelajaran yang digunakan pelaksanaan pembelajaran. Kemudian dicocokkan dengan Kompetensi di yang harus dicapai oleh peserta didik, setelahnya peserta didik akan mengikuti sepenuhnya rule yang ada; (2) Factor pendukung keterlaksanaan merdeka belajar pada satuan Pendidikan nonformal adalah: 1) memonitoring, 2) mengevaluasi, dari kedua tahapan tersebut akan menentukan berhasil tidaknya program merdeka belakar dilaksanakan. Oleh karena itu perlu dilakukan secara serius, terukur, transparan, dan akuntabel. 3) Peningkatan yang merupakan tahapan ketika standar tercapai kemudian ditingkatkan secara berkala dan berkelanjutan. Namun untuk tahap peningkatan ini biasanya berada pada level kebijakan; (3) Adapun factor penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaan merdeka belajar meliputi: 1) proses adaptasi kurikulum dengan program merdeka akan berdampak pada peserta didik dan tutor. Kata Kunci: Pendidikan Nonformal, Kurikulum Merdeka, Merdeka Belajar