Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search
Journal : Public Health Journal

HUKUM KESEHATAN fausi, ahma; Nurdin, Ambia; Lestari, Diana; Rahayu, Dian
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/bhxvxs11

Abstract

Jelas tercantum pada sumber hukum negara Indonesia yakni pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 memuat cita-cita dan tujuan nasional bangsa yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dalam upaya meraih tujuan nasional tersebut di atas dilaksanakan langkah-langkah pembangunan berkesinambungan sebagai serangkaian pembangunan yang menyeluruh dan tersusun dan sistematis, termasuk salah satu diantaranya pembangunan dalam bidang kesehatan.
Analisis aborsi dalam pandangan hukum dan medis IBON, MAIBON; Lestari, Diana; Rahayu, Dian; Khairuman; Nurdin, Ambia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/syvan149

Abstract

Aborsi merupakan suatu tindakan menggugurkan kandungan. Di negara Indonesia tindakan tersebut merupakan yang dilarang, dan masuk dalam bab kejahatan terhadap nyawa dalam kitab undang-undang hukum pidana. Meskipun aborsi secara hukum terlarang tetapi kenyataannya aborsi masih dilakukan oleh perempuan dengan berbagai alasan disebabkan peraturan dan hukum yang kurang akomodatif terhadap alasan
HUKUM DAN HAK-HAK PASIEN DALAM PERATURAN UNDANG-UNDANG KESEHATAN DI INDONESIA Mudawali, Fazlil; Rahayu, Dian; Khairuman; Lestari, Diana; Nurdin, Ambia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/m5qjn415

Abstract

Hubungan antara dokter pasien,bila kita melihat hubungan ini dari perspektif kedokteran maka hubungan dokter pasien adalah hubungan medik, namun selain hubungan medik dalam hubungan dokter pasien juga dikenal hubungan hukum. Pasien adalah setiap orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada dokter atau dokter gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apa saja hak pasien dan bentuk perlindungan hukumnya. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan yuridis normatif khususnya pada pendekatan perundang-undangan, Jenis data yang dipakai dalam penulisan hukum ini adalah data sekunder. Hasil dari penelitian pasien berhak mengetahui segala sesuatu yang berkaitan dengan keadaan penyakit, yakni tentang diagnosis, tindak medik yang akan dilakukan.
AKIBAT HUKUM MALPRAKTIK YANG DILAKUKAN OLEH TENAGA MEDIS Khesya Nayla Puspita Sari Ponda; Lestari, Diana; Rahayu, Dian; Nurdin, Ambia; Khairuman
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/rw048x78

Abstract

Malpraktik merupakan suatu tindakan kelalaian atau suatu tindakan dengan standar operasional prosedur yang benar tetapi mengakibatkan kerugian pada konsumen dalam ini adalah pasien dan ini dapat mengancam kesehatan dan keselamatan pasien. Malpraktik yang dilakukan oleh tenaga medis tentunya sangat merugikan pihak-pihak yang membutuhkan penanganan medis dan sangat mempengaruhi kaulitas rumah sakit yang tentunya merupakan central dari segala tindakan medis. Berdasarkan hal ini, penelitian ini mengkaji tentang bagaimana pengaturan hukum bagi tenaga medis yang melakukan malpraktik dan bagaimana sanksi pidannya. Untuk menjawab permasalahan ini digunakan metode penelitian normatif dengan melakukan pendekatan perundang-undangan yang mengkaji peraturan perundang-undangan yang berlaku dan pendekatan konseptual untuk mengkaji bahan-bahan kepustakaan dalam bentuk teori-teori dan para pendapat pakar hukum. Pengaturan hukum bagi tindakan malpraktik oleh tenaga medis diatur dalam beberapa peraturan perundang-undangan yang memberikan dasar-dasar pedoman seputar tindakan malpraktik yang dilakukan oleh tenaga medis. Adapun peraturan tersebut ditemukan dalam undang-undang kedokteran dan undang-undang kesehatan dimana memberikan suatu kepastian hukum bagi yang dirugikan. Hal ini merupakan ciri dari hukum itu sendiri dalam menegakkan keadilan. Perbuatan malpraktik yang dilakukan oleh tenaga kesehatan sudah diatur hukumnya dalam peraturan perundang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan dan Kode Etik Kedokteran yang berlaku. Selain itu terdapat sanksi terhadap perbuatan tindakan tenaga medis yang melakukan malpraktik, antara lain yaitu sanksi pidana, sanksi perdata, sanksi administrasi dan sanksi moral.
Analisis Perilaku Pemberian Vaksin Covid19 Pada Anak Usia 6-11 Tahun Disekolah rahayu, dian
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/s5s9yw93

Abstract

Pandemi Covid-19 menimbulkan beban morbiditas dan mortalitas yang sangat besar yang menganggu tatanan kehidupan sosial seluruh masyarakat dunia. Banyak upaya penelitian yang mempfokuskan pengembangan penelitian vaksin pada anak usia 6-11 tahun dalam upaya mendorong optimalisasi kegiatan belajar mengajar di sekolah serta dalam melindungi anak dari paparan Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study). Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan Focus Group Discussion (FDG) dan wawancara mendalam. Penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 03 Cempaka Putih Jakarta Timur dengan metode purposive sampling dalam pengambilan sampel. Informan dalam penelitian adalah ibu yang anaknya divaksinasi, siswa sekolah dasar rentang usia 6-11 tahun, kepala sekolah, penangung jawab UKS, penangung jawab program vaksinasi dan petugas vaksinasi dari puskesmas. Hasil penelitian didapatkan bahwa pelaksanaan kegiatan vaksinasi berjalan lancar. Diharapkan agar petugas kesehatan dapat meningkatkan sosialisasi terkait vaksinasi Covid-19 pada anak ke masyarakat
Analisis  Angka  Kesembuhan  Dan  Pengobatan  Lengkap  Serta  Keberhasilan  Pengobatan Tuberkulosis  Di  kabupaten  Aceh  Besar  2023 Nurdin, Ambia; diana; khairuman; rahayu, dian
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/v6dpn803

Abstract

Abstract Tuberculosis (TB) is an infectious disease that is still a health problem in Indonesia, including in Aceh Besar. This study aims to analyze the cure and complete treatment rates and the success of TB treatment by gender and district in Aceh Besar in 2023.Data were taken from the Aceh Besar Health Profile in 2023. Data were analyzed using descriptive statistics.The results showed that the number of bacteriologically confirmed pulmonary TB cases found and treated in Aceh Besar in 2023 was 335 cases, with 238 male cases and 97 female cases. The total number of TB cases found and treated was 439, with 300 male and 139 female cases. The bacteriologically confirmed pulmonary TB cure rate was 46.2%, with a male cure rate of 44.2% and a female cure rate of 48.5%. The complete treatment rate for all TB cases was 52.3%, with a male complete treatment rate of 51.7% and a female complete treatment rate of 53.1%. The treatment success rate for all TB cases was 87.1%, with a male treatment success rate of 85.8% and a female treatment success rate of 88.4%. Based on the results of the study, the cure and complete TB treatment rates in Aceh Besar are still below WHO standards. This suggests that more work needs to be done to improve TB treatment success in this area.  
Pengelolaan Program Kesehatan Masyarakat Melalui Forum Kesehatan Kelurahan Siaga Rahayu, Dian; Nurdin , Ambia; Khairuman; Lestari, Diana
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/v1vb7p53

Abstract

This article discusses the role and management of public health programs through the Siaga Village Health Forum (FKKS) as an innovation in efforts to improve community well-being. FKKS is a participatory platform that involves various stakeholders, including the government, healthcare professionals, and the local community, to design, implement, and monitor health programs at the village level. This research explores the implementation of FKKS in addressing various challenges in community health at the local level. Through qualitative methods and case studies, the authors analyze the successes and obstacles faced by FKKS in improving access to health services, enhancing community health literacy, and building resilience capacity in facing disasters and health emergencies. This article provides policy recommendations to strengthen the role of FKKS as an inclusive and sustainable strategy for managing community health programs. With a deep understanding of the factors influencing the success of FKKS, it is hoped that this will provide guidance for policymakers, healthcare practitioners, and communities to optimize community health programs at the village level.
Dampak Pencemaran Udara Terhadap Kesehatan Masyarakat di Perkotaan rahayu, dian
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/eyev1972

Abstract

Pencemaran udara telah menjadi masalah lingkungan yang meresahkan di perkotaan modern. Artikel ini membahas dampak negatif pencemaran udara terhadap kesehatan masyarakat di perkotaan. Pencemaran udara, yang disebabkan oleh berbagai faktor termasuk emisi industri, kendaraan bermotor, dan pola konsumsi energi, telah terbukti memiliki konsekuensi yang serius terhadap kesehatan manusia. Studi epidemiologi telah mengungkapkan hubungan antara tingkat pencemaran udara dan peningkatan risiko terkena berbagai penyakit pernapasan, seperti asma, bronkitis, dan pneumonia. Selain itu, pencemaran udara juga berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk stroke dan penyakit jantung koroner. Dalam konteks kesehatan masyarakat, dampak pencemaran udara mempengaruhi semua lapisan masyarakat, terutama yang rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan kondisi kesehatan yang sudah ada. Selain itu, efek jangka panjang dari paparan terus-menerus terhadap pencemaran udara dapat menyebabkan beban kesehatan yang signifikan bagi sistem perawatan kesehatan masyarakat. Untuk mengatasi masalah ini, langkah-langkah perlindungan lingkungan dan kebijakan publik yang efektif perlu diimplementasikan. Ini melibatkan pengurangan emisi dari sumber-sumber utama pencemaran udara, peningkatan teknologi kontrol polusi, promosi transportasi berkelanjutan, dan pendidikan masyarakat tentang pentingnya udara bersih bagi kesehatan mereka. Dengan memahami dampak pencemaran udara terhadap kesehatan masyarakat di perkotaan, kita dapat merancang strategi yang lebih efektif untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Kanker Payudara Dan Perilaku Periksa Payudara Sendiri (SADARI) rahayu, dian
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/xav4fj87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang kanker payudara dan perilaku dalam pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di wilayah Puskesmas Rejosari Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan deskritif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel mengunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini 100 responden. Alat pengumpul data yang digunakan kuesioner dan lembar observasi check list. Kuesioner digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan kanker payudara dan SADARI yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Lembar observasi check list untuk mengukur perilaku SADARI. Analisa yang digunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berumur 36-45 tahun (dewasa akhir) sebanyak 59 responden (59%), pendidikan SMA sebanyak 45 responden (45%), pekerjaan Ibu rumah tangga sebanyak 82 responden (82%), status perkawinan menikah 94 responden (94%), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 37 responden (37%), dan perilaku SADARI tidak melakukan sebanyak 71 responden (71%). Disarankan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan edukasi kepada Wanita Usia Subur (WUS) dan masyarakat agar mendeteksi secara dini guna mencegah terjadinya kanker payudara.  
Perlindungan Hukum Terhadap Pasien Rawat Inap Sebagai Konsumen Jasa Pelayanan Nurdin, Ambia; Khairuman, Khairuman; Rahayu, Dian; Nazillah, Ulfa
Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/1m5gpb30

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tugas, hak dan tanggung jawab rumah sakit terhadap pasien institusi sebagai konsumen pelayanan kesehatan dan mengetahui bagaimana hak pasien institusi sebagai konsumen pelayanan kesehatan dilindungi secara hukum. Kesimpulan yang diperoleh dengan metode penelitian hukum normatif adalah: 1. Hak rumah sakit adalah segala sesuatu yang demi kepentingan rumah sakit dan dilindungi undang-undang, sedangkan tugas rumah sakit adalah memberikan pelayanan yang aman, bermutu, tidak ada. -Pelayanan kesehatan yang diskriminatif dan efisien. kepentingan pasien diutamakan sesuai standar pelayanan rumah sakit, sedangkan tugas rumah sakit adalah memenuhi kewajibannya dalam melaksanakan hak orang lain. 2. Setiap orang berhak menerima atau menerima sebagian atau seluruh bantuan yang diberikan kepadanya setelah mengetahui dan memahami sepenuhnya pengaturan tersebut. Hak lain pasien atau masyarakat adalah menuntut ganti rugi dari orang, tenaga kesehatan, dan/atau penyedia layanan kesehatan yang menimbulkan kerugian akibat kesalahan atau kelalaian pelayanan kesehatan yang diterimanya. Tuntutan ganti rugi merupakan jaminan perlindungan hukum bagi pasien yang merasa dirugikan karena belum terpenuhinya hak-haknya sebagai pasien rumah sakit.  
Co-Authors Achmad Afandi, Achmad Adillah Salma, Cut Yasifa Adriansyah, Muhammad Ali Afrida, Nurul Aina, Raudatul Antonius Totok Priyadi Arlianti, Nopa Asmariana, Yully Asnawi Abdullah A’la, Nurul Bakti, Imam Rangga Basri Aramico, Basri Budi Yanto, Budi Diana Diana Lestari, Diana Dinen, Kiki Asrifa Ellianufara, Ellianufara Fajarimah, Suci Fasha, Ulya Fatana, Fajar Adi fausi, ahma Fidhyallah, Nadya Fadillah Fitria, Ully Hamisah, Irma Hayati, Dalima Hazizah, Risyma Nur Henny Sanulita Hijjah, Nurul Hikmah, Masilafatul Husna, M. Zainul Husna, Raihatul IBON, MAIBON Irama, Asep Ismawati Ismawati Izza, Maudatul jannah, fazzira rhaudatul Khairuman Khairuman, Khairuman Khesya Nayla Puspita Sari Ponda Liani, Asti M. Akil Rizkullah Mahendra, Rizal Maolida, Roza maulita, risna Melani, Tasya Meylissa Mhd Hidayattullah Mudawali, Fazlil Muhammad Adil, Muhammad Mutiara, Rama Muzhar, Fahmil Naidah, Naidah Najikhah, Nur Nasution, Yandi Nazillah, Ulfa Nofita, Nofita Nomira, Syarifah Rozati Nurdin , Ambia Nurdin, Ambia Nurrohmah, Adela Citra Nurwahyuni Oktavia, Maria Yasri Pertiwi Pertiwi Prastika, Netty Dyan Putri, Rosalia Putri, Sofia Marisya Quratuainisa, Quratuainisa Rahayu, Sapriani Rahmawati, Neni Rahmi, Zahratul Ramadhana, Phossy Vionica Reza Kurnia Roni Faslah Safitri, Erna Salmalia, Salmalia Santioso, Agus Sapriana Rahayu Saputra, Ridotriyan Saswita, Rahma Sayuti, Yessika Amelia Setiani, Eva Arum Sholahuddin, Abdurrahman Solikhun Solikhun, Solikhun Sormin, Rizky Kairunnisa Suci Suci, Suci Susanto, Ratno Utami, Sri Cahyati Wijayanti, Fisca Wijayanti, Rini zahra, zahratul rahmi