Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pengetahuan Konsumsi Minuman Berpemanis Dengan Status Gizi Remaja A’la, Nurul; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Khairuman, Khairuman; Rahayu, Dian
Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/vjcw4f81

Abstract

Obesitas adalah penimbunan lemak berlebih pada manusia yang berdampak buruk pada kesehatan, ini merupakan peningkatan akumulasi lemak dalam tubuh, dan menyebabkan resiko terhadap kesehatan.Tingginya konsumsi minuman yang mengandung pemanis dikaitkan dengan peningkatan angka kematian dan kejadian penyakit akibat kelebihan berat badan (obesitas). Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara pengetahuan konsumsi minuman berpemanis dan status gizi remaja. Desain survei lintas-seksional digunakan dalam mengumpulkan data dari sampel remaja. Data diperoleh melalui penggunaan kuesioner yang dikembangkan langsung oleh peneliti dengan hasil uji validitas rentang pearson correlation 0,309-0,677 dan reabilitas diperoleh Alpha sebesar 0,801 untuk mengevaluasi pengetahuan tentang konsumsi minuman berpemanis serta status gizi. Untuk menganalisis hubungan antara variabel-variabel tersebut, dilakukan analisis korelasi menggunakan spearman rank correlation dengan uji non-parametric test. Namun, hasil penelitian yang mengejutkan menunjukkan bahwa nilai pvalue dari pengetahuan dan status gizi 0,183 > 0,05 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan konsumsi minuman berpemanis dengan status gizi remaja. Lebih spesifik lagi, ditemukan bahwa individu dengan Indeks  Massa Tubuh (IMT) yang normal tidak selalu memiliki pengetahuan yang lebih baik, begitu pula sebaliknya, individu dengan IMT yang lebih tinggi tidak selalu memiliki pengetahuan yang lebih buruk. Temuan ini menekankan bahwa status gizi tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan tentang konsumsi minuman berpemanis semata
Kenduri Jirat Pada Masyarakat Gampong (Studi Kasus Di Gampong Baro Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan) Afrida, Nurul; Nurdin, Ambia; Rahayu, Dian; Khairuman, Khairuman
Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/rqtbsq85

Abstract

Kenduri jirat yang berarti kenduri kuburan merupakan salah satu tradisi yang dilaksanakan setiap tahun sesudah lebaran Idul Fitri. Kenduri jirat memiliki nilai dan makna dalam masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme masyarakat Gampong Baro memperingati kenduri jirat ini. Kenduri jirat ini sudah dilaksanakan sejak dulu dan tetap dipertahankan hingga sekarang. Tujuan penelitian penelitian ini (1) Untuk mengetahui pelaksanaan kenduri jirat dalam masyarakat Gampong Baro, (2) Untuk mengetahui makna kenduri jirat pada masyarakat Gampong Baro. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yang dipilih secara purposive sampling. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara dan partisipatif. Teknik analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kenduri jirat berlangsung selama 1 hari 1 malam dengan kegiatan yang dilaksanakan didalamnya yaitu gotong royong, shadaqah, kenduri (makan bersama), baca Al-Qur’an, samadiah dan diakhiri dengan do’a bersama. Makna kenduri jirat yaitu menjadi alat pemersatu masyarakat, tolong menolong dalam hal kematian, dan merupakan hal sakral dalam agama sehingga menjadi rutinitas yang tetap dilaksanakan.
Kebiasaan Kerokan Pada Masyarakat Sebagai Pengobatan Tradisional Dalam Perspektif Antropologi Kesehatan Khairuman, Khairuman; Izza, Maudatul; Nurdin, Ambia; Rahayu, Dian
Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/n6zwm087

Abstract

Meskipun saat ini telah memasuki era modern dimana ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran berkembang sangat pesat  namun sebagian besar masyarakat masih mempertahankan pengobatan tradisional sebagai upaya kuratif.Pengobatan tradisional telah menjadi suatu kebiasaan turun temurun dan melekat di kehidupan masyarakat Indonesia dalam bidang kesehatan salah satunya adalah kebiasaan kerokan. Terdapat berbagai macam alasan masyarakat masih mempertahankan kerokan sebagai pengobatan tradisional diantaranya adalah faktor kepercayaan, sosial budaya, faktor ekonomi dan lain sebagainya. Penulisan ini dilakukan menggunakan metode literature review dan disusun untuk mengidentifikasi pandangan antropologi kesehatan terhadap kebiasaan kerokan yang ada di masyarakat. Dari hasil telaah diketahui bahwa kerokan tidak hanya ada di Indonesia saja namun terdapat pula di beberapa negara Asia dengan istilah dan alat yang berbeda pada masing-masing negara. Selain itu pengobatan tradisional ini dapat membuka peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa kerokan merupakan pengobatan tradisional yang telah dilakukan oleh masyarakat Indonesia secara turun-temurun. Kerokan telah umum dilakukan bagi masyarakat dewasa maupun anak-anak. Pengobatan ini dianggap sebagai pengobatan alternatif untuk mengatasi beberapa penyakit ringan, seperti seperti flu, pilek, demam, serta sakit kepala.
Peran Edukasi Manajemen Air Bersih pada Komunitas Pedesaan untuk Mitigasi Krisis Air di Kabupaten Sumbawa, NTB Rahayu, Dian; Santioso, Agus; Wijayanti, Rini
UNITY: Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2026): UNITY: Journal of Community Service, January 2026
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/unity.v2i2.376

Abstract

Clean water scarcity remains a persistent risk in rural Indonesia, particularly in dryland regions such as Sumbawa Regency. This study examines the role of clean water management education in strengthening community capacity to mitigate local water crises. The research focuses on community-based educational interventions that integrate local knowledge, participatory learning, and practical management skills. The study applies a qualitative case study design with field observations, structured interviews, and document analysis involving village water user groups, local facilitators, and households. The analysis shows that education improves awareness, collective responsibility, and operational practices in rural water systems. Communities that receive structured education demonstrate better maintenance routines, stronger participation in decision making, and higher compliance with water use rules. Educational approaches rooted in local context support long term system functionality and reduce vulnerability to seasonal water stress. The findings confirm that education functions as a critical non-technical factor in rural water resilience. This study contributes empirical evidence to community managed water supply literature and supports policy alignment with Sustainable Development Goal 6 at the local level. The results offer practical guidance for rural water programs in water scarce regions.
IMPLEMENTASI MEDIA LOOSE PARTS DALAM PEMBELAJARAN AUD Rahayu, Dian; Hafidah, Ruli; Dewi, Nurul Kusuma
Kumara Cendekia Vol 12, No 2 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i2.77802

Abstract

Media loose parts merupakan media lepasan yang bersifat fleksibel dalam implementasinya tergantung pada imajinasi pengguna. Media loose parts diimplementasikan dalam pembelajaran anak usia dini. Penelitian bertujuan menggali secara mendalam mengenai implementasi media loose parts dalam pembelajaran anak usia dini di layanan TK kelompok A. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif jenis studi kasus. Penelitian dilakukan pada bulan Maret – Juni di TK Karang Indriya. Subjek dalam penelitian yaitu guru dan anak kelompok A. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi sumber, triangulasi teknik, perpanjangan pengamatan, dan ketekunan pengamatan. Analisis data yang digunakan model interaktif, terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi media loose parts dalam pembelajaran meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Perencananaan meliputi penyusunan RPP yang memuat rencana kegiatan dengan media loose parts, penataan lingkungan main, dan pengadaan serta penyimpanan media loose parts. Pelaksanaan media loose parts dalam pembelajaran yang dilakukan guru yaitu edukasi, ekspansi, dan perkembangan, sedangkan yang dilakukan anak yaitu bereksplorasi, berkreasi, dan bercerita. Penilaian pembelajaran menggunakan instrumen ceklis, catatan anekdot, dan hasil karya. Implementasi media loose parts mampu menstimulasi sosial emosional, nilai agama moral, bahasa, fisik motorik, kognitif, dan seni.
Penggunaan Model Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Keterampilan Mengomunikasikan Hasil Karya Pantun Siswa Kelas V di SD Negeri Sambirejo Daryanto, Joko; Rahayu, Dian; Hanesti, Himatu; Rediyati, Ani; Purwaningsih, Endang Sri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97107

Abstract

Keterampilan komunikasi merupakan aspek yang ditekankan dalam pembelajaran abad 21. Pembelajaran di sekolah dasar salah satunya yaitu tentang pantun. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mengomunikasikan hasil karya pantun dengan model pembelajaran Talking Stick. Penelitian ini merupakan PTK selama dua siklus yang terdiri dari serangkaian tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu 28 peserta didik kelas V SD Negeri Sambirejo. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan validitas isi, triangulasi sumber dan teknik pengumpulan data. Teknik analisis data yang digunakan berupa model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Pratindakan menunjukkan keterampilan mengomunikasikan hasil karya pantun sebesar 35,71%. Siklus I pertemuan pertama diperoleh presentase ketuntasan 49,99%, pertemuan kedua 67,86%. Penelitian siklus II pertemuan pertama persentase ketuntasan 75%, pertemuan kedua 89,29%. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaaan model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan keterampilan menomunikasikan hasil karya pantun pada peserta didik kelas V SD Negeri Sambirejo.
Co-Authors Achmad Afandi, Achmad Adillah Salma, Cut Yasifa Adriansyah, Muhammad Ali Afrida, Nurul Aina, Raudatul Antonius Totok Priyadi Arlianti, Nopa Asmariana, Yully Asnawi Abdullah A’la, Nurul Bakti, Imam Rangga Basri Aramico, Basri Budi Yanto, Budi Diana Diana Lestari, Diana Dinen, Kiki Asrifa Ellianufara, Ellianufara Fajarimah, Suci Fasha, Ulya Fatana, Fajar Adi fausi, ahma Fidhyallah, Nadya Fadillah Fitria, Ully Hamisah, Irma Hanesti, Himatu Hayati, Dalima Hazizah, Risyma Nur Henny Sanulita Hijjah, Nurul Hikmah, Masilafatul Husna, M. Zainul Husna, Raihatul IBON, MAIBON Irama, Asep Ismawati Ismawati Izza, Maudatul jannah, fazzira rhaudatul Joko Daryanto Khairuman Khairuman, Khairuman Khesya Nayla Puspita Sari Ponda Liani, Asti M. Akil Rizkullah Mahendra, Rizal Maolida, Roza maulita, risna Melani, Tasya Meylissa Mhd Hidayattullah Mudawali, Fazlil Muhammad Adil, Muhammad Mutiara, Rama Muzhar, Fahmil Naidah, Naidah Najikhah, Nur Nasution, Yandi Nazillah, Ulfa Nofita, Nofita Nomira, Syarifah Rozati Nurdin , Ambia Nurdin, Ambia Nurrohmah, Adela Citra Nurul Kusuma Dewi, Nurul Kusuma Nurwahyuni Oktavia, Maria Yasri Pertiwi Pertiwi Prastika, Netty Dyan Purwaningsih, Endang Sri Putri, Rosalia Putri, Sofia Marisya Quratuainisa, Quratuainisa Rahayu, Sapriani Rahmawati, Neni Rahmi, Zahratul Ramadhana, Phossy Vionica Rediyati, Ani Reza Kurnia Roni Faslah Ruli Hafidah Safitri, Erna Salmalia, Salmalia Santioso, Agus Sapriana Rahayu Saputra, Ridotriyan Saswita, Rahma Sayuti, Yessika Amelia Setiani, Eva Arum Sholahuddin, Abdurrahman Solikhun Solikhun, Solikhun Sormin, Rizky Kairunnisa Suci Suci, Suci Susanto, Ratno Utami, Sri Cahyati Wijayanti, Fisca Wijayanti, Rini zahra, zahratul rahmi