Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGUATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT DAN INOVASI HIJAU DI CALON KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH Roby Sambung; Vivy Kristinae; Erwin Prasetya Toepak; Ani Mahrita; Jonathan Giovanni; Nurlia Eka Damayanti; Kembara Sopather; Normand Armando Lampe; Aprilita Aprilita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5569

Abstract

ABSTRACTThis community service activity aimed to strengthen human resource capacity through Green Human Resource Management (GHRM) and green innovation in the prospective Kampung Nelayan Merah Putih located in Tanjung Putri and Sei Ijum Raya Villages, Central Kalimantan. The activity adopted a participatory action research approach involving local communities in every stage, from identification to training evaluation. The program was designed through three integrated components: socialization on green innovation, training on GHRM, and green marketing practice. The training increased participants’ understanding of sustainable human resource management and environmental awareness. The pre-test and post-test results indicated an average knowledge improvement of more than 40 percent, showing a significant shift in participants’ behavior toward environmentally responsible practices. The integration of GHRM and green innovation proved effective in empowering coastal communities, strengthening village institutions, and encouraging the emergence of sustainable economic initiatives. This model demonstrates that environmentally-based capacity building can be replicated in other coastal villages to promote inclusive green and blue economy development.Keywords: Green Human Resource Management, green innovation, green marketing, coastal community, sustainable developmentABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui penerapan Green Human Resource Management (GHRM) dan inovasi hijau di Calon Kampung Nelayan Merah Putih yang berlokasi di Desa Tanjung Putri dan Desa Sei Ijum Raya, Kalimantan Tengah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan participatory action research yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahap, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi pelatihan. Program ini dirancang melalui tiga komponen utama, yaitu sosialisasi tentang inovasi hijau, pelatihan GHRM, dan penerapan green marketing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta lebih dari 40 persen dan perubahan perilaku menuju praktik ramah lingkungan. Integrasi antara GHRM dan inovasi hijau terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir, memperkuat kelembagaan desa, serta mendorong munculnya inisiatif ekonomi berkelanjutan. Model pelatihan ini dapat direplikasi pada desa pesisir lain untuk mendukung pembangunan hijau dan ekonomi biru yang inklusif.Kata Kunci: Green Human Resource Management, inovasi hijau, green marketing, masyarakat pesisir, pembangunan berkelanjutan
Analisis Pemanfaatan Teknologi Point of Sales (POS) dan Big Data dalam Optimalisasi Persediaan Produk Di Ritel Modern (Studi Kasus: BorMart) Elchi Tri Muliani Sipayung; Achmad Syamsudin; Gema Borneo Poetra; Jonathan Giovanni
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.15975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan teknologi Point of Sales (POS) dan Big Data dalam mengoptimalkan persediaan produk di ritel modern BorMart di Kota Palangka Raya. BorMart menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan antara risiko kekurangan pasokan dan kelebihan stok di tengah dinamika pasar yang cepat berubah. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala toko, staf Gudang, dan kasir, serta melalui observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem POS digunakan secara real-time untuk pencatatan transaksi dan pemantauan persediaan. Big Data digunakan secara terpusat oleh kantor pusat untuk menentukan tanggal pengiriman dan tren iklan, sedangkan cabang bertindak sebagai pengguna hasil analisis. Untuk kategori produk yang bergerak cepat, optimalisasi persediaan telah tercapai, tetapi masih ada hambatan dalam bentuk ketidaksesuaian antara data sistem dan persediaan fisik, serta akses terbatas ke analisis data di tingkat cabang.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan J&T Express Palangka Raya Dengan Tingkat Kepercayaan Sebagai Variabel Mediasi Deliana Deliana; Noorjaya Nahan; Jonathan Giovanni; Vivy Kristinae
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.17966

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan J&T Express Palangka Raya dengan tingkat kepercayaan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pelanggan J&T Express di Kota Palangka Raya, khususnya pelanggan yang pernah menggunakan layanan minimal dua kali. Sampel ditetapkan sebanyak 91 responden berdasarkan pedoman jumlah indikator dikalikan tujuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1-5 dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh indikator memenuhi kriteria validitas konvergen dengan outer loading 0,712-0,902, AVE di atas 0,50, composite reliability di atas 0,70, dan Cronbach's alpha di atas 0,70. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan pelanggan, kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, kepercayaan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, serta kepercayaan memediasi secara signifikan pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan keandalan, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti fisik layanan perlu diarahkan tidak hanya pada pemenuhan teknis pengiriman, tetapi juga pada pembentukan keyakinan pelanggan bahwa perusahaan mampu menjaga komitmen pelayanan secara konsisten.
TRANSFORMASI EKONOMI PESISIR BERKELANJUTAN MELALUI INOVASI HIJAU DAN GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT: KAJIAN SISTEMATIS PADA PROGRAM KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH Sri Widanarni; Roby Sambung; Jonathan Giovanni; Nurlia Eka Damayanti; Kembara Sopather; Normand Armando Lampe; Aprilita Aprilita
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Vol 11, No 1 (2026): JURKAMI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpe.v11i1.5570

Abstract

This study systematically examines the interrelationship between green human resource management (GHRM), green innovation, and the blue economy in promoting sustainable coastal development in Indonesia. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this research analyzes 65 peer-reviewed academic articles published between 2021 and 2025. The review identifies four major thematic clusters: (1) the implementation of GHRM practices, (2) the linkage between GHRM and green innovation, (3) the role of green innovation in socio-coastal contexts, and (4) the integration of GHRM and green innovation within the blue economy framework. The findings indicate that GHRM plays a critical role in shaping environmental competencies, pro-environmental behavior, and organizational learning, which collectively stimulate green innovation. Furthermore, the integration of GHRM and green innovation strengthens the socio-economic resilience of coastal communities while supporting sustainable marine resource management. However, the literature also reveals limited empirical application of GHRM in community-based coastal development, particularly within developing regions. This study contributes by offering a human-centered and knowledge-based conceptual framework for sustainable coastal development, providing strategic insights for policymakers, local governments, and development practitioners to enhance the implementation of the blue economy through strengthened human resource capacity and environmental innovation.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN WISATAWAN (STUDI KASUS OBJEK WISATA ALAM DANUM BAHANDANG TANGKILING) Juliana Anggreani Puspitasari; Achmad Syamsudin; Gema Borneo Poetra; Jonathan Giovanni
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5679

Abstract

Abstract: Nature-based tourism has distinctive risk characteristics due to direct interactions between tourists and the natural environment. Danum Bahandang Natural Tourism Site is a nature tourism destination that potentially poses health and safety risks to visitors if not managed systematically. This study aims to analyze potential hazards and the level of tourist health and safety risks at the Danum Bahandang Natural Tourism Site. A qualitative descriptive approach was employed using the Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) method. Data were collected through field observations, interviews, documentation, and a Google Form questionnaire involving 14 respondents. The results indicate that potential hazards originate from road access conditions, river characteristics, natural environmental elements, and limited safety facilities. Risk assessment shows varying levels of risk, ranging from low to high, influenced by environmental conditions and tourist activities. This study concludes that the HIRARC method is effective in identifying and mapping health and safety risks in nature-based tourism destinations, contributing to risk management practices in sustainable tourism development. Keyword: Risk Management, Tourist Safety, Hazard Identification, Risk Assessment, And Risk Control (HIRARC) Abstrak: Wisata alam memiliki karakteristik risiko yang khas akibat interaksi langsung antara wisatawan dan lingkungan alami. Objek Wisata Alam Danum Bahandang merupakan salah satu destinasi wisata alam yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan wisatawan apabila tidak dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi bahaya dan tingkat risiko kesehatan serta keselamatan wisatawan pada Objek Wisata Alam Danum Bahandang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, serta kuesioner Google Form yang melibatkan 14 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya bersumber dari kondisi akses jalan, karakteristik perairan sungai, keberadaan elemen alam, serta keterbatasan fasilitas keselamatan. Penilaian risiko menunjukkan variasi tingkat risiko dari rendah hingga tinggi yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan aktivitas wisata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode HIRARC efektif digunakan untuk memahami dan memetakan risiko kesehatan dan keselamatan wisatawan pada destinasi wisata alam sebagai bagian dari upaya pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan. Kata kunci: Manajemen Risiko, Kesehatan Keselamatan, Hazard Identification, Risk Assessment, And Risk Control (HIRARC)
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU GUNA MENINGKATKAN EFESIENSI PADA A2 COLLECTION PABRIK PENGRAJIN TAS KULIT DAN ROTAN PALANGKA RAYA Dewi Rahma; Achmad Syamsudin; Jonathan Giovanni; Ina Karuehni
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5940

Abstract

Abstract: A2 Collection is a home-based industry engaged in the production of bags made from woven rattan combined with leather or synthetic materials in Palangka Raya City. In its operational activities, the company still encounters challenges in controlling rattan raw material inventory due to an inefficient ordering system, which leads to excess inventory and increased storage costs. This study aims to determine the optimal order quantity of rattan raw materials, identify the appropriate reorder point, and calculate the total inventory costs incurred by the company. The Economic Order Quantity (EOQ) method is employed in this research, including the analysis of optimal order quantity, safety stock, reorder point, and total inventory costs. The results indicate that the optimal order quantity of rattan raw materials is 1,363 sheets with an ordering frequency of five times per year. Reordering is carried out when inventory reaches 21 sheets with a safety stock of 4 sheets, while the total inventory cost amounts to Rp1,363,249 per year. The findings demonstrate that the implementation of the EOQ method effectively reduces inventory costs and improves the efficiency of raw material inventory management at A2 Collection. Keywords: Inventory, Raw Materials, Economic Order Quantity (EOQ).   Abstrak: A2 Collection merupakan usaha industri rumahan yang memproduksi tas berbahan anyaman rotan yang dikombinasikan dengan kulit maupun material sintetis di Kota Palangka Raya. Dalam pelaksanaan operasionalnya, usaha ini masih mengalami kendala dalam pengendalian persediaan bahan baku rotan karena sistem pemesanan yang belum efektif. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya kelebihan persediaan yang berdampak pada meningkatnya biaya penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku rotan yang paling efisien, menetapkan waktu pemesanan kembali, serta menghitung total biaya persediaan yang harus dikeluarkan perusahaan. Metode Economic Order Quantity (EOQ) digunakan sebagai pendekatan analisis, yang mencakup perhitungan jumlah pemesanan optimal, persediaan pengaman (safety stock), titik pemesanan kembali (reorder point), dan total biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pemesanan bahan baku rotan yang paling optimal adalah 1.363 lembar dengan frekuensi pemesanan sebanyak lima kali dalam satu tahun. Pemesanan kembali dilakukan ketika persediaan mencapai 21 lembar dengan safety stock sebesar 4 lembar, sementara total biaya persediaan tercatat sebesar Rp1.363.249 per tahun. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan metode EOQ mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan serta menurunkan biaya yang dikeluarkan oleh A2 Collection. Kata Kunci: Persediaan, Bahan Baku, Economic Order Quantity (EOQ).