Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS KEBIJAKAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI INDONESIA Kusmiran, Kusmiran; Rajab, Khairunnas
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Volume 1 No 2
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.034 KB) | DOI: 10.31004/jpion.v1i2.79

Abstract

This writing is motivated by a variety of curriculum changes that have been experienced. So there is an assumption from several parties in the form of 'replace minister for curriculum change'. The curriculum is the effort of educational institutions in planning and organizing goals, content and learning materials along with ways used in an effort to influence students to be able to learn both indoors and outdoors by providing activities under the responsibility of the school to achieve educational goals that are predetermined. This writing aims to determine the nature of the curriculum and know the policies and development of Islamic religious education curriculum in Indonesia, focusing on the development of pre-independence, old order, new order, and reform order curricula (PAI). In the implementation of this study uses a literature approach with descriptive analysis methods. This study found that Islamic religious education experiences dynamics in line with the government's political attitude towards Muslims.
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Perhatian Dan Motivasi Belajar Siswa Kelas V B Pada Mata Pelajaran PAI (Studi Kasus Di SDN 017 Pandau Jaya) Hasibuan, Nur Hasanah; B, Alya Mardatillah.; Sefrianti, Riski; Akbar, Afri Fauzan; Subhan, Mhd; Rajab, Khairunnas
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya guru dalam meningkatkan perhatian dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 017 Pandau Jaya. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru dan siswa, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran seperti video dan gambar, serta metode pengajaran yang bervariasi, berhasil meningkatkan perhatian dan motivasi siswa. Pemberian motivasi intrinsik dan ekstrinsik melalui penghargaan dan umpan balik positif juga efektif dalam membangun hubungan yang baik antara guru dan siswa. Evaluasi penugasan yang menantang namun sesuai dengan kemampuan siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi dan nilai rata-rata siswa dalam pelajaran PAI. Kesimpulannya, penggunaan metode pengajaran yang inovatif dan evaluasi yang tepat dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif dan produktif.
UPAYA GURU DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN SEKOLAH YANG NYAMAN TERHADAP KESEJAHTERAAN SISWA SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU AN-NUR AL-FATIH PEKANBARU Putra, Jon Salendra; Saifullah, Usman Hamid; Septian, Haris; Fitri, Dima; Safitri, Yupita; Subhan, Mhd; Rajab, Khairunnas
Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/je.v10i1.24711

Abstract

Abstract: Teachers are human figures who should be admired and imitated. Digugu means that everything he says can be trusted. Imitation means that all one's behavior must be an example or model for society. New developments in the view of teaching and learning have consequences for teachers to increase their role and competence. The formulation of the problem in this research is how teachers' efforts to create a comfortable school environment affect student welfare. The method in this research is qualitative with case study writing techniques., interviews as well as documentation and references that support this article. The results and discussion in this research are teachers' efforts to create a comfortable environment for students' welfare in various ways, one of which is creating a positive classroom climate and teachers trying to build good relationships with students through effective communication and empathy at An-Nur Al Elementary School. -fatih Pekanbaru, apart from that, teachers also strive to create a safe and enjoyable physical environment and encourage parental involvement in the child's education process so that the goals of education are achieved with the efforts made by teachers at SD IT Annur al-Fatih Pekanbaru.Abstrak: Guru merupakan sosok manusia yang patut digugu dan ditiru. Digugu dalam arti segala ucapannya dapat dipercaya. Di tiru berarti segala tingkah lakunya harus dapat menjadi contoh atau teladan bagi masyarakat. Perkembangan baru terhadap pandangan belajar mengajar membawa konsekuensi kepada guru untuk meningkatkan peranan dan kompetensinya. Rumusanmasalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana upaya guru dalam menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman terhadap kesejahteraan siswa. Metode dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan teknik penulisan studi kasus. Data yang di gnakan dalam penelitian ini yaitu berupa observasi, wawancara serta dokumentasi dan juga referensi yang mendukung dengan artikel ini. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini yaitu Upaya guru dalam menciptakan lingkungan yang nyaman terhadap kesejahteraan siswa dengan berbagai macam cara yaitu salah satunya menciptakan iklim kelas yang positif serta guru berusaha membangun hubungan yang baik dengan siswa melalui komunikasi yang efektif dan empati di Sekolah Dasar Islam Terpadu An-Nur Al-Fatih Pekanbaru, selain itu guru juga berupaya menciptakan lingkungan fisik yang aman dan menyenangkan serta mendorong keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak sehingga tujuan dari pendidikan tercapai dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh guru di SD IT Annur al-fatih Pekanbaru.
Analysis of Islamic Educational Policy: Thailand Case Study Harahap, Koiy Sahbudin; Rajab, Khairunnas; Helmiati, Helmiati; Sawaluddin, Sawaluddin
JURNAL AL-TANZIM Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.369 KB) | DOI: 10.33650/al-tanzim.v6i1.3223

Abstract

This study aims to analyze the policy of Islamic education in Thailand. The method used is a case study qualitative method. The data collection technique is done through interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used consists of three co-occurring activities: data reduction, data presentation, conclusion drawing/verification. The results showed that; Islamic education policies in the field of curriculum, namely policies carried out by requiring general subjects such as mathematics, science, geography; Islamic education policy regarding the Thai language, namely using and developing the Thai language in student learning; Islamic Education Policy regarding teachers, namely providing training for teachers and education personnel to improve their abilities and knowledge. This research implies that it can be used as input for the government, stakeholders, leaders, teachers in making policies so that the quality of education is more qualified and able to compete with other countries.
Pendekatan Konstruktifisme dalam Psikologi Belajar Berbasis Nilai-Nilai Islam Luthfiyani, Putri Wahidah; Rajab, Khairunnas; Masyhuri, Masyhuri
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 6 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v6i1.469

Abstract

Psikologi belajar merupakan bidang penting dalam memahami bagaimana individu memperoleh pengetahuan dan keterampilan. Pendekatan konstruktivisme, yang menekankan bahwa pembelajaran adalah proses aktif di mana peserta didik membangun pengetahuan mereka melalui pengalaman dan interaksi, menawarkan pendekatan yang relevan dengan pendidikan modern. Integrasi teori ini dengan nilai-nilai Islam memberikan perspektif unik, terutama dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teori konstruktivisme dalam psikologi belajar, mengeksplorasi relevansinya dengan nilai-nilai Islam, dan menganalisis penerapannya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan studi kasus pada materi zakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi literatur, analisis isi, dan studi kasus. Data diperoleh dari kajian teori konstruktivisme, pemikiran tokoh-tokoh Islam seperti Al-Ghazali dan Ibn Khaldun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruktivisme sejalan dengan prinsip Islam, seperti dorongan untuk berpikir kritis, pembelajaran berbasis pengalaman, dan pengembangan holistik individu. Studi kasus menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual, keterampilan sosial, dan kesadaran religius siswa melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis masalah. Namun, penerapan konstruktivisme memerlukan peran aktif guru sebagai fasilitator, dukungan sarana yang memadai, dan waktu yang cukup untuk pelaksanaannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konstruktivisme dapat diadaptasi secara efektif dalam pembelajaran PAI untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan membentuk individu yang lebih kritis, reflektif, dan religius.
TERAPI SHALAT MENGURANGI ANXIETY PADA SISWA DALAM MENGHADAPI UJIAN Rahmadani, Rahmadani; Rajab, Khairunnas; Shofiah, Vivik
AN-NAFS Vol. 19 No. 2 (2025): AN-NAFS: Jurnal Fakultas Psikologi
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/annafs.2025.vol19(2).22234

Abstract

Kesehatan mental siswa merupakan aspek krusial dalam proses pendidikan, terutama saat menghadapi tekanan akademik seperti ujian. Salah satu gangguan psikologis yang umum dialami siswa menjelang ujian adalah kecemasan berlebih, yang berdampak pada penurunan fokus, motivasi, dan performa akademik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas terapi Shalat dalam mengurangi kecemasan siswa sebelum menghadapi ujian, dengan menitikberatkan pada pendekatan psikoterapi Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji literatur dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil telaah menunjukkan bahwa Shalat, sebagai ibadah wajib umat Islam, memiliki nilai terapeutik yang signifikan. Praktik Shalat dengan kekhusyukan dapat membantu menstabilkan emosi, meningkatkan konsentrasi, dan memberi rasa tenang serta aman, yang berkontribusi pada pengurangan gejala kecemasan. Terapi ini memadukan aspek spiritual, fisik, dan psikologis melalui rangkaian gerakan, zikir, dan doa. Implementasi terapi Shalat dalam konteks pendidikan dapat dilakukan melalui bimbingan konseling berbasis agama di sekolah, dengan menanamkan pemahaman makna Shalat secara mendalam dan melatih teknik Shalat khusyuk sebagai media relaksasi. Dengan demikian, terapi Shalat dapat menjadi pendekatan psikoterapeutik alternatif yang efektif, murah, dan sesuai dengan nilai-nilai spiritual siswa Muslim untuk mengatasi kecemasan menjelang ujian.
Exploring the Role of Spiritual and Emotional Bonds in Islamic Marriage: A Study of Psychological and Legal Perspectives for Family Sustainability Firmansyah; Rajab, Khairunnas; Arisman; Lastfitriani, Hellen; Misraini, Irda
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 17 No 1 (2026): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v17i1.30168

Abstract

As a triadic ethical vocabulary in Islamic family thought, sakinah functions as the telos of marital calm and psychological safety, mawaddah as the affective–commitment dimension of enduring love, and rahmah as the moral–empathic capacity for mercy that enables reconciliation, resilience, and mutual flourishing. This study interrogates how this spiritual–emotional architecture constitutes the substantive core of Islamic marriage beyond its formal-legal contract and clarifies how it may be operationalised to strengthen family sustainability in contemporary settings. Using a library-research design, the article undertakes systematic documentary analysis of primary Islamic sources (the Qur’an, Hadith, and classical fiqh on munākaḥāt) alongside selected contemporary scholarship on marital psychology; the materials are analysed through a descriptive–analytical strategy and a comparative–critical reading that bridges Islamic normative reasoning with relational-psychological constructs (e.g., attachment and emotional intelligence). The synthesis indicates that sakinah–mawaddah–rahmah provides a coherent normative framework for sustaining intimacy, ethical communication, and reconciliation-oriented conflict management, thereby supporting couple resilience over time. At the same time, the analysis identifies a persistent gap between normative ideals and lived marital dynamics, particularly the gendered distribution of emotional and spiritual labour that can undermine relational equity and long-term stability when unaddressed. This study contributes an interdisciplinary conceptual framework integrating Islamic family jurisprudence, marital psychology, and gender-sensitive analysis to inform more relationally grounded premarital education, marital counselling, and policy-oriented discussions on family well-being.
TERAPI SHALAT MENGURANGI ANXIETY PADA SISWA DALAM MENGHADAPI UJIAN Rahmadani, Rahmadani; Rajab, Khairunnas; Shofiah, Vivik
AN-NAFS Vol. 19 No. 2 (2025): AN-NAFS: Jurnal Fakultas Psikologi
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/annafs.2025.vol19(2).22234

Abstract

Kesehatan mental siswa merupakan aspek krusial dalam proses pendidikan, terutama saat menghadapi tekanan akademik seperti ujian. Salah satu gangguan psikologis yang umum dialami siswa menjelang ujian adalah kecemasan berlebih, yang berdampak pada penurunan fokus, motivasi, dan performa akademik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas terapi Shalat dalam mengurangi kecemasan siswa sebelum menghadapi ujian, dengan menitikberatkan pada pendekatan psikoterapi Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji literatur dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil telaah menunjukkan bahwa Shalat, sebagai ibadah wajib umat Islam, memiliki nilai terapeutik yang signifikan. Praktik Shalat dengan kekhusyukan dapat membantu menstabilkan emosi, meningkatkan konsentrasi, dan memberi rasa tenang serta aman, yang berkontribusi pada pengurangan gejala kecemasan. Terapi ini memadukan aspek spiritual, fisik, dan psikologis melalui rangkaian gerakan, zikir, dan doa. Implementasi terapi Shalat dalam konteks pendidikan dapat dilakukan melalui bimbingan konseling berbasis agama di sekolah, dengan menanamkan pemahaman makna Shalat secara mendalam dan melatih teknik Shalat khusyuk sebagai media relaksasi. Dengan demikian, terapi Shalat dapat menjadi pendekatan psikoterapeutik alternatif yang efektif, murah, dan sesuai dengan nilai-nilai spiritual siswa Muslim untuk mengatasi kecemasan menjelang ujian.