Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI OKSIGENASI PADA BAYI PREMATUR DENGAN RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME MELALUI QUARTER PRONE POSITION: STUDI KASUS Kunta Taqiyya Ramadhanti Rahayu; Ai Mardhiyah; Windy Rakhmawati
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 2 (2026): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, February 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v3i2.2372

Abstract

Premature infants are at high risk of Respiratory Distress Syndrome (RDS) due to pulmonary immaturity and surfactant deficiency, leading to impaired oxygenation. The quarter prone position is a non-pharmacological intervention that may enhance respiratory function. This case study aimed to analyze the effect of the quarter prone position on oxygenation status in premature neonates with Respiratory Distress Syndrome. Method: A descriptive case study design using a nursing process approach was applied to one premature neonate diagnosed with Respiratory Distress Syndrome who received respiratory support using Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) in a perinatology unit. The quarter prone position intervention was implemented in a structured manner over several days, with continuous monitoring of oxygen saturation and respiratory rate. The findings demonstrated an improvement in oxygenation status, characterized by increased oxygen saturation and stabilization of respiratory rate following the intervention. These results indicate that the quarter prone position contributes to enhanced ventilation effectiveness and reduced respiratory effort in premature neonates with respiratory distress. In conclusion, the quarter prone position is an effective non-pharmacological nursing intervention and may be considered an integral part of neonatal nursing care to optimize oxygenation in premature infants with Respiratory Distress Syndrome.  
Penerapan Discharge Planning pada Anak dengan Luka Bakar Derajat II: Studi Kasus Kharissa Permata Junita; Windy Rakhmawati; Sri Hendrawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1391

Abstract

Luka bakar pada anak berisiko menimbulkan komplikasi seperti infeksi, gangguan keseimbangan cairan, serta keterlambatan proses penyembuhan luka. Anak dengan luka bakar memerlukan perawatan berkelanjutan setelah pulang dari rumah sakit sehingga discharge planning menjadi bagian penting dalam menjaga kontinuitas perawatan dan mencegah komplikasi pasca perawatan di rumah. Namun, kesiapan keluarga sebagai caregiver dalam melakukan perawatan luka, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan mencegah infeksi di rumah masih sering menjadi kendala. Karya ilmiah ini bertujuan mengetahui penerapan discharge planning pada anak dengan luka bakar derajat II. Studi kasus dilakukan pada An. H usia 1 tahun 4 bulan dengan diagnosis luka bakar derajat II seluas ±30% Total Body Surface Area (TBSA) di RS Sumedang pada tanggal 09–12 September 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Intervensi discharge planning difokuskan pada edukasi keluarga terkait perawatan luka, pemenuhan nutrisi, serta pencegahan infeksi dengan menggunakan media leaflet serta demonstrasi perawatan luka dan penggantian balutan sebagai pendukung edukasi. Hasil yang dievaluasi meliputi pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam melakukan perawatan anak di rumah. Evaluasi dilakukan berdasarkan kemampuan keluarga untuk menjelaskan kembali materi yang telah diberikan serta mempraktikkan secara langsung penggantian balutan. Hasil penerapan discharge planning menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam melakukan perawatan luka bakar di rumah. Keluarga mampu menjelaskan kembali cara penggantian balutan, penggunaan salep antibiotik, kebutuhan nutrisi tinggi protein, serta tanda dan pencegahan infeksi pada luka bakar. Selain itu, keluarga mampu mempraktikkan penggantian balutan dengan benar dan memahami tindakan yang harus dilakukan apabila muncul tanda infeksi pada anak. Discharge planning yang dilakukan secara terstruktur dan bertahap serta melibatkan keluarga secara aktif dapat meningkatkan kesiapan keluarga sebagai caregiver dalam melanjutkan perawatan anak di rumah. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran perawat dalam melaksanakan discharge planning sejak awal masa perawatan untuk mendukung kontinuitas perawatan dan mencegah komplikasi.
Co-Authors Aat Sriati Abas, Latifa Hidayani Adistie, Fanny Ai Mardhiyah Ai Mardhiyah AI MARDHIYAH, AI Amalia, Pandu Rifqi Amita, Dzikra Fitria Amita, Dzira Fitria Ammi Salamah Anggeriyane, Esme Annita Olo Apriliani, Annisa Arief Khoerul Ummah Azalia Melati Bambang Priadi BANGUN SIMANGUNSONG BANGUN SIMANGUNSONG, BANGUN Citra Windani Mambang Sari Desi Apriani Desy Indra Yani Diandini, Reza Dzikra Fitria Amita Efris Kartika Sari Ema Arum Rukmasari Eriska Nur Handayani Ermiati Ermiati Fanny Adistie Fanny Adistie Farah Nibras Almira Faridah binti Mohd Said Fitri Fadhila Grashiva Putri Karina Gusgus Ghraha Ramdhanie Hendrawati Hendrawati Henny Suzana Mediani Hilaliyah, Nurul Iin Inayah, Iin Ike Sri Redjeki Ilham Taufik Nurilhami Indah Permata Artamia Intan Nurul Khofifah Iwan Shalahuddin Iyus Yosep Kartika Rahayuningtyas Kharissa Permata Junita Khofifah, Intan Nurul Khotimah, Diah Khusnul Kodchakon Piasai Kosim Kosim Kunta Taqiyya Ramadhanti Rahayu Kurnia Meishinta Dewi Laili Rahayuwati Latifa Hidayani Abas Linlin Lindayani Lisa Noviana Savitri Marthalisa Wirahandayani Marthalisa Wirahandayani Maryam, Nenden Meita Dhamayanti Meri Anggryni Mufida Mufida Mufida, Mufida Muhammad Reza Saputra MURDINI UMIATI MURDINI UMIATI, MURDINI Murtiningsih Murtiningsih Nabilah, Nurul Azmi Nara Raihani Nenden Nur Asriyani Nenden Nur Asriyani Maryam Nenden Nur Asriyani Maryam Nenden Nur Asriyani Maryam Nestia Risminda Neti Juniarti Nina Nahdriah Nisha Nambiar Nita Fitria Nurul Azmi Nabilah Obara, Septa Pandu Rifqi Amalia PRILIANA GAMAYANTI PRILIANA GAMAYANTI, PRILIANA Puput Fitriliani KH Purwono P Purwono P. p Putri Rhamelani Putri, Azalia Melati Putri, Widya Enita Raden Mohamad Herdian Bhakti Ratnawati, Ai Siti Rausanfikra, Syiffa Salsabila Risminda, Nestia Saepudin, Aceng Safitri, Dian Dinnar Eka Septa Obara Setiawan Setiawan Setiawan, Shafanissa Aulia Siti Rahmawati Ismuhu Siti Yuyun Rahayu Fitri Sri Hastuti, Tuti Sri Hendrawati Sri Hendrawati Sri Hendrawati Sri Hendrawati Suryani Suryani Syahratul Janah Theresia Eriyani Theresia Eriyani Tika Asri Titin Rohmatin Tuti Pahria Ummah, Arief Khoerul Wini Hadiyani Wirahandayani, Marthalisa Witdiawati, Witdiawati Wiwi Mardiah Yanti Hermayanti Yuli Rahmawati Utami