Claim Missing Document
Check
Articles

KESANTUNAN IMPERATIF TUTURAN GURU UNTUK MEMOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VII SMP NEGERI 1 SINGARAJA I Wayan Gede Mega Saputra .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3396

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan teknik-teknik motivasi yang diterapkan guru, (2) mendeskripsikan wujud imperatif tuturan guru untuk memotivasi siswa, dan (3) mendeskripsikan tingkat kesantunan imperatif tuturan guru. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VII dan objeknya adalah teknik-teknik motivasi yang diterapkan guru, wujud imperatif tuturan guru untuk memotivasi siswa, dan tingkat kesantunan imperatif tuturan guru untuk memotivasi siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan perekaman. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini, yaitu (1) teknik-teknik motivasi yang diterapkan guru adalah pernyataan penghargaan secara verbal, memanfaatkan kewibawaan guru secara tepat, menggunakan materi yang dikenal siswa sebagai contoh dalam belajar, mengembangkan persaingan dengan diri sendiri, memberi kesempatan kepada siswa untuk memperlihatkan kemahirannya di depan umum, menuntut siswa untuk menggunakan hal-hal yang telah dipelajari sebelumnya, menggunakan nilai ulangan sebagai pemacu keberhasilan; (2) wujud imperatif tuturan guru untuk memotivasi siswa adalah wujud imperatif permintaan, wujud imperatif bujukan, wujud imperatif persilaan, wujud imperatif ajakan, wujud imperatif larangan, wujud imperatif mengizinkan, wujud imperatif suruhan, dan wujud imperatif imbauan; dan (3) tingkat kesantunan imperatif tuturan guru untuk memotivasi siswa adalah dari 38 tuturan, 36 atau 95% tuturan santun, 1 atau 2,5% tuturan kurang santun, dan 1 atau 2,5% tuturan tidak santun. Oleh karena itu, penulis berharap agar guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja menerapkan kesantunan imperatif untuk memotivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia sesuai dengan hasil dan pembahasan penelitian ini.Kata Kunci : kesantunan imperatif, tuturan guru, pembelajaran bahasa Indonesia. This study aimed at (1) describing the motivating techniques that were implemented by the teacher. (2) describing the imperative form of speech used by the teacher to motivate the students, and (3) describing the imperative politeness level of the teacher. This study was a descriptive qualitative study. The subject was a teacher who teaches Bahasa Indonesia in VII grade while the object was the motivating techniques in the form of imperative speech used by the teacher to motivate the students. The methods of data collection used in this study were observation and recording. The data was analyzed by using descriptive qualitative method. The results of this study were (1) the motivating techniques implemented by the teacher are verbal reinforcement, making use the teacher’s charisma appropriately, using the familiar material as the learning example, developing the competition within one’s self, giving opportunity to the students to show their mastery in front of many people, demanding the students to implement the lesson they have learned, using the test score as the motivation to reach success; (2) the imperative form of teacher’s speech to motivate the students was in the form of asking, assuring, letting, inviting, forbidding, giving permission, demanding and in the form of suggesting; and (3) the imperative politeness level of teacher’s speech to motivate the students consisted of 38 speech, 36 or 95% polite speech, 1 or 25% less polite speech and 1 or 25% impolite speech. Due to the result of the study, the writers expect the teacher’s of bahasa Indonesia at SMP Negeri 1 Singaraja can implement the imperative politeness to motivate the students in teaching and learning process of bahasa Indonesia.keyword : imperative politeness, teacher’s speech, and learning of bahasa Indonesia.
Peningkatan Kemampuan Membaca Puisi dengan Penggunaan Media Audio-Visual pada Siswa Kelas VII E SMP Negeri 7 Singaraja Gusti Ayu Nyoman Juliartini .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan langkah-langkah pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa menggunakan media audio-visual (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa dalam membaca puisi menggunakan media audio-visual (3) mendeskripsikan respons siswa terkait proses pembelajaran membaca puisi dengan media audio-visual. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa dan Sastra Indonesia dan siswa kelas VII E SMP Negeri 7 Singaraja. Sedangkan, objek penelitian ini adalah aktivitas dan langkah-langkah pembelajaran, peningkatan kemampuan siswa, tanggapan siswa tentang media audio-visual. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, dokumentasi, observasi, dan kuesioner. Data yang diperoleh dari tes dan kuesioner dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh dari dokumentasi dan observasi dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya (1) peningkatan nilai rata-rata dalam membaca puisi dari 79 pada siklus I menjadi 88 pada siklus II (2) media audio-visual mampu meningkatkan rasa percaya diri ketika membaca (3) beberapa langkah-langkah pembelajaran dalam membaca puisi menggunakan media audio-visual seperti menjelaskan materi, memberikan penguatan, dan menarik perhatian siswa (4) tanggapan positif siswa terhadap penggunaan media audio-visual dalam pembelajaran membaca puisi. Sehingga, peneliti menyarankan kepada guru Bahasa dan Sastra Indonesia untuk menggunakan media audio-visual saat mengajar membaca puisi dengan langkah-langkah pembelajaran yang ditemukan dalam penelitian ini.Kata Kunci : Media audio-visual, membaca puisi This research aimed to (1) describe the activities and learning steps in improving the students’ ability in reading poetry using audio-visual media (2) describe the improvement of students’ ability in poetry reading using audio-visual media (3) describe the students’ responds about the learning process of poetry reading using audio-visual media. This is classroom action research which was conducted into two cycles. The research subjects were Bahasa dan Sastra Indonesia teacher and students at class VII E of SMP Negeri 7 Singaraja. Meanwhile, the research objects were learning activities and steps of learning, improving students’ ability, and students’ responds in using audio-visual media. In this research, data collection technique used was test, documentation, observation, and questioner methods. The obtained data from test and questioner method were analyzed using descriptive quantitative technique. The obtained data from documentation and observation method were analyzed using descriptive qualitative technique. The research result showed that there was (1) improvement of mean score in poetry reading from 79 on cycle I became 88 on cycle II, (2) Audio-visual media able to increase the students’ confidence on reading time, (3) some appropriate steps of learning in poetry reading using audio-visual media such as explaining the material, giving enrichment, and attracting the students’ attention, (4) positive responds of students about the use of audio-visual media in learning process poetry reading. Therefore, the researcher recommend to Bahasa dan Sastra Indonesia teacher to use audio-visual media when teach the poetry reading using the learning steps as found in this research. keyword : Audio-visual media, poetry reading
PENERAPAN METODE SUGESTI BERBANTUAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MENULIS PARAGRAF NARASI SISWA KELAS X.1 DI SMA NEGERI 2 BANJAR I Gede Yogi Eriawan .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan hasil belajar siswa dalam menulis paragraf narasi dengan menggunakan metode sugesti berbantuan media komik di kelas X.1 SMA Negeri 2 Banjar, (2) kiat-kiat guru dalam mengimplementasikan langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf narasi dengan menggunakan metode sugesti berbantuan media komik pada siswa kelas X.1 di SMA Negeri 2 Banjar, (3) aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran menulis paragraf narasi dengan menggunakan metode sugesti berbantuan media komik di kelas X.1 SMA Negeri 2 Banjar, dan (4) respons siswa terhadap penerapan metode sugesti berbantuan media komik dalam pembelajaran menulis paragraf narasi di kelas X.1 SMA Negeri 2 Banjar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui dua siklus dan berlatar di kelas X.1 SMA Negeri 2 Banjar. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X.1 di SMA Negeri 2 Banjar yang berjumlah 32 orang, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini ada dua. Pertama, objek yang mencerminkan proses yaitu kiat guru dalam mengimplementasikan langkah-langkah pembelajaran, aktivitas siswa, dan respons siswa dalam mengikuti pembelajaran menulis paragraf narasi dengan menerapkan metode sugesti berbantuan media komik. Kedua, objek yang mencerminkan produk yaitu hasil belajar berupa peningkatan hasil belajar siswa kelas X.1 di SMA Negeri 2 Banjar dalam pembelajaran menulis paragraf narasi. Data hasil belajar siswa dalam menulis paragraf narasi dikumpulkan dengan metode tes yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif, data kiat-kiat guru dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara yang dianalisis dengan metode deskripstif kualitatif, data aktifitas siswa dikumpulkan dengan metode observasi yang dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif, dan data respons siswa dikumpulkan dengan metode kuesioner yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan metode sugesti berbantuan media komik dapat meningkatkan hasil belajar menulis paragraf narasi siswa, hal ini ditandai dengan perolehan skor rata-rata menulis paragraf narasi siswa 74,90 pada siklus I menjadi 81,28 pada siklus II, (2) guru menggunakan kiat-kiat pembelajaran yang tepat dalam mengimplementasikan langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf narasi dengan menerapkan metode sugesti berbantuan media komik, (3) aktivitas siswa berubah ke arah yang positif dalam mengikuti pembelajaran menulis paragraf narasi dengan menerapkan metode sugesti berbantuan media komik, dan (4) menumbuhkan respons siswa yang sangat positif dalam pembelajaran menulis paragraf narasi. Berdasarkan temuan-temuan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode sugesti berbantuan media komik dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar menulis paragraf narasi siswa, serta penerapan metode ini direspon sangat positif oleh siswa kelas X.1 di SMA Negeri 2 Banjar. Berdasarkan kesimpulan tersebut, peneliti menyarankan agar guru bahasa dan sastra Indonesia menerapkan metode sugesti berbantuan media komik ini dalam pembelajaran menulis paragraf narasi dan guru juga hendaknya mempertimbangkan pemilihan media pembelajaran yang sesuai dengan metode pembelajaran yang akan diterapkan dan menyusun langkah pembelajaran dengan baik, sehingga hasil belajar yang diperoleh siswa sesuai dengan yang diharapan.Kata Kunci : metode sugesti, media komik, aktivitas, hasil belajar, menulis narasi. The objective of this study is to find out: (1) the improvement of students’ narrative paragraph writing activities and achievement of class X.1 in SMA Negeri 2 Banjar, (2) the teacher’s strategies in implementing the procedure of writing narrrative paragraph by using suggestion method assisted with comic media to the students of class X.1 in SMA Negeri 2 Banjar, (3) the students’ actitivies in writing narrative paragraph by using suggestion method assisted with comic media in class X.1 in SMA Negeri 2 Banjar, and (4) the students’ responds toward the implementation of suggestion method assisted with comic media in narrative paragraph writing in class X.1 in SMA Negeri 2 Banjar. This study is a classroom based action research which was implented in two cycles. The subject in this study was the students in class X.1 SMA Negeri 2 Banjar which involved 32 students. Meanwhile, there were two objects in this study. The first obeject reflected the process involving the teacher’s strategies in implementing the teaching procedure, the students’ activities, and the students’ responds toward the implementation of suggestion method assisted with comic media in narrative paragraph writing. The second object reflected the product which involved the students’ learning achievement in the form of their improvement in narrative paragraph writing achievement. The data were collected through test and analyzed by using descriptive quantitative and qualitative analysis. The data in the form of the teacher’s strategies in teaching were obtained through observation and interview, and the data about students’ activities were obtained through observation. Both data were analyzed by using descriptive qualitative analysis. Meanwhile, the data in the form of students’ response were obtained through questionnaire and analyzed quantitatively. The result of this research showed that (1) the implementation of suggestion method assisted with comic media is able to improve the students’ narrative paragraph writing achievement improve the students’ narrative paragraph writing achievement, in which the students’ mean score improved from 74,90 in first cycle into 81,28 in second cycle, (2) make the teachers applied appropriate strategies in implementing suggestion method assisted with comic media to the students, (3) student activity changed in a positive direction in teaching writing narrative paragraph by implementation of suggestion method assisted with comic media, and (4) create positive responds from the students in writing narrative paragraphs. Based on the findings in this study, it can be concluded that the application of the method of suggestion aided comic medium can enhance the activity and the learning outcomes of students write a narrative paragraph, as well as the application of this method responded well by X.1 grade students at SMAN 2 Banjar. Based on these conclusions, the researchers suggested that the Indonesian language and literature teachers implement media assisted method of comics this suggestion in teaching writing narrative paragraphs and teachers should also consider the selection of instructional media in accordance with the teaching methods to be applied and properly setting the pace of learning, so that learning outcomes obtained by the student in accordance with the expected.keyword : suggestion method, comic media, activities, students’ achievement, narrative writing.
PENGGUNAAN TEKS CERITA RAKYAT BALI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA PADA SISWA KELAS XI BAHASA SMA NEGERI 1 MENDOYO I Pt Agus Phebi r .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penggunaan teks cerita rakyat Bali dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama, (2) mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama, (3) mendeskripsikan respons siswa kelas X1 bahasa SMA Negeri 1 Mendoyo terhadap teks cerita rakyat Bali dalam rangka meningkatkan kemampuan menulis naskah drama. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X1 bahasa di SMA Negeri 1 Mendoyo. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, tes, dan kuesioner. Hasil penelitian ini adalah ketuntasan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama, (2) aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama tergolong sangat aktif, (3) respons positif siswa secara klasikal atau menunjukkan ketertarikan terhadap teks cerita yang digunakan.Kata Kunci : menulis naskah drama, teks cerita rakyat Bali. This study aimed at (1) determining the use of Balinese folklore texts in order to improve students' competency of writing a drama script, (2) determining the students’ activity in learning to write a drama script, (3) describing the response XI graders of SMA 1 Mendoyo toward the use of Balinese folklore texts in order to improve the competency of writing a drama script. This research was a classroom-based action research. Subjects in this study were XI graders in a language class of SMA 1 Mendoyo. The data were collected through observation, test, and questionnaire. The results of this study were the students’ mastery of learning outcomes in writing a drama script, (2) the activity of students in learning to write a drama script classified into a very active level, (3) the positive response of students classically or showed interest toward the folklore texts used in this study. keyword : writing a drama script, Balinese folklore texts.
KEMAMPUAN MENULIS CERITA FABEL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMPN 6 SINGARAJA: SEBUAH KAJIAN STRUKTUR GRAMATIKAL I Wayan Sudiasa .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kemampuan menulis teks cerita fabel siswa kelas VIII SMPN 6 Singaraja dalam pembelajaran bahasa Indonesia ditinjau dari struktur gramatikal: morfologi dan sintaksis, (2) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi oleh siswa kelas VIII SMPN 6 Singaraja dalam menulis teks cerita fabel pada pembelajaran bahasa Indonesia. Dalam mencapai tujuan itu, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Singaraja. Pengumpulan data menggunakan metod tes dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan deskriptif kualitatif yang meliputi tiga tahap, yaitu 1) reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penulisan cerita fabel yang ditinjau dari, (a) unsur morfologi tergolong baik sekali dengan pemerolehan rata-rata skor 90. (b) unsur sintaksis dalam kategori sangat baik dengan pemerolehan rata-rata skor 99,48, 1) kendala-kendala yang dihadapi saat penulisan kembali cerita fabel yang diungkapkan beragam. Seperti pemilihan kata dan pembentukan kalimat yang sesuai. Selain kendala di atas kendala lain yang dihadapi oleh siswa antara lain sulit menentukan alur cerita dan memberikan tanda baca.Kata Kunci : cerita fabel, morfologi, sintaksis This research aims to (1) describe the ability to write text fable of grade viii students learning Bahasa in terms of grammatical structure: morphology and syntax.,(2) describe the obstacles which are faced by the students of grade viii SMPN 6 Singaraja at write text fable toward in learning Bahasa. In attain to that goal , researcher uses quantitative descriptive design. Subject of this research is students in SMPN 6 singaraja. Data were collected by using test method and interview. Data were analyzed with descriptive quantitative includes three stages namely 1) data reduction, data presentation, and process of drawing a conclusion. The results of analysis show that process of writing fable in terms of (a) morphological element is categorized as good morphological elements quite well once the acquisition of the average score 90. (b) syntactic element in the excellent category with the acquisition of an average score 99.88. 2) obstacles which is faced when re-writing fable which were dictated diverse. Such as the choice of word and the establishment of an appropriate sentence. In addition to the above constraints other faced students as between the other determines the storyline and gives punctuation.keyword : fable,morphology, syntax
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR KOMPLEKS OLEH GURU DI KELAS X BAHASA BUDAYA DI SMA NEGERI 4 SINGARAJA I Kadek Sudarsana .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5290

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan wujud perencanaan (Silabus dan RPP) penerapan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) dalam pembelajaran menulis teks prosedur kompleks kelas X Bahasa Budaya SMA Negeri 4 Singaraja, (2) mendeskripsikan hambatan penerapan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) dalam pembelajaran menulis teks prosedur kompleks kelas X Bahasa Budaya SMA Negeri 4 Singaraja, dan (3) mendeskripsikan keunggulan penerapan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) dalam pembelajaran menulis teks prosedur kompleks kelas X Bahasa Budaya SMA Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini menggunakan ancangan deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X Bahasa Budaya serta objek penelitian ini ialah pembelajaran menulis teks prosedur kompleks dengan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) di kelas X Bahasa Budaya yang meliputi: perencanaan, hambatan, dan keunggulan dalam pembelajaran teks prosedur kompleks. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) wujud perencanaan (silabus) yang mencakup beberapa komponen, yaitu komponen silabus Kurikulum 2013 meliputi: identitas mata pelajaran, kompetensi inti, kompetensi dasar, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar. RPP mencakup beberapa komponen, yaitu: kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pembelajaran, media/alat pembelajaran dan sumber pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian. Hambatan yang dihadapi guru ada dua yaitu dari aspek guru dan peserta didik. Keunggulan yang dapat ditemukan adalah peserta didik termotivasi dan lebih terbuka mengeluarkan ide-idenya. Kata Kunci : pembelajaran berbasis proyek, teks prosedur kompleks This research has purposes (1) to describe the form of planning (syllabus and RPP) the applying the model of Project Based Learning in learning how to write the complex procedure text class X Culture Language SMA Negeri 4 Singaraja, (2) to describe the obstacles in applying the project based learning model in learning how to write the complex procedure text class X Culture Language SMA Negeri 4 Singaraja, and (3) to describe the superiority of applying the project based Learning in learning how to write the complex procedure text class X Culture Language SMA Negeri 4 Singaraja. This research used the Descriptive-qualitative design. The subjects of this research were the Indonesia Language teacher and the students in class X Culture Language with the object of this research was the complex procedure text learning. The data of this research were collected through observation and interview method. The instruments of this research were the observation sheet and documentation. The result of this research showed that (1) the form of planning (syllabus) that covered several component, that is the components of syllabus curriculum 2013 that covered: the identity of the lessons, KI, KD, learning materials, learning activities, assessment, duration, and resources. RPP covered several components, that is: KI, KD, indicators, learning goals, learning materials, learning methods, media/learning tools, and learning resources, learning activities and assessment. There are two obstacles that faced by the teacher, that is from the teacher’s aspect and the students. The superiority that can found are the students can be motivated and more open to share their ideas. keyword : project based learning, complex procedure text
STRATEGI PEMBELAJARAN MENYENANGKAN DENGAN HUMOR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X SMA NEGERI 2 MENDOYO Dewa Putu Astawan Ariputra .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5300

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan (1) perencanaan strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor di kelas X SMA Negeri 2 Mendoyo, (2) pelaksanaan strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor di kelas X SMA Negeri 2 Mendoyo, dan (3) kendala-kendala guru dalam menggunakan strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor di kelas X SMA Negeri 2 Mendoyo. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMA Negeri 2 Mendoyo dengan objek penelitian yakni strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor. Ada tiga metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni, metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) guru telah merencanakan strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor secara eksplisit di dalam RPP, (2) pelaksanaan strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor telah berjalan dengan baik, dan (3) terdapat beberapa kendala yang dialami oleh guru dalam menggunakan strategi pembelajaran menyenangkan dengan humor, yaitu sulitnya mendapatkan sumber teori yang relevan, sulitnya menyesuaikan humor dengan kebutuhan siswa, dan sulitnya mendapatkan media humor sebagai bahan ajar. Penelitian ini hanya terbatas pada kajian perencanaan, pelaksanaan, dan kendala-kendala, disarankan bagi peneliti lain untuk melakukan pengujian lebih mendalam mengenai pengaruh humor terhadap hasil belajar siswa.Kata Kunci : strategi pembelajaran, humor This descriptive qualitative study was aimed at describing (1) the planning of fun instructional strategy combined with humor in Class X of SMAN 2 Mendoyo, (2) the implementation of fun instructional strategy combined with humor in Class X of SMAN 2 Mendoyo and (3) the obstacles faced by the teacher in implementing fun instructional strategy combined with humor in Class X of SMAN 2 Mendoyo. The subject of the study was a teacher teaching Indonesian in Class X of SMAN 2 Mendoyo and the object of the study was fun instructional strategy combined with humor. There were three methods of data collection applied in the study, such as interview, observation and documentation. The result of the study revealed that (1) the teacher had put fun instructional strategy combined with humor in her instructional plan explicitly, (2) fun instructional strategy combined with humor could implemented perfectly, and (3) there were some obstacles faced by the teacher in implementing fun instructional strategy combined with humor, those, are the difficulty of finding relevant references, the difficulty of matching the humor with the students’ need and the difficulty of creating a humorous media as teaching material. This present study was limited at describing the planning of fun instructional strategy combined with humor, the implementation of fun instructional strategy combined with humor and the obstacles faced by the teacher in implementing fun instructional strategy combined with humor. Thus, it is suggested to other researchers to study the effects of humor toward students’ learning result.keyword : fun instructional strategy, humor
STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS BERITA PADA EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK DI SMA NEGERI 1 KINTAMANI I Wayan Endriana .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5302

Abstract

Penelitian deskriptif-kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan (1) strategi guru dalam pembelajaran menulis berita pada ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Kintamani, (2) respons siswa terhadap strategi guru dalam pembelajaran menulis berita pada ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Kintamani, dan (3) kendala-kendala guru dalam menerapkan strategi pembelajaran menulis berita pada ekstrakurikuler jurnlistik di SMA Negeri 1 Kintamani. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa pada ekstrakurikuler jurnalistik dan objek dalam penelitian ini adalah strategi guru dalam pembelajaran menulis berita. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian ini, yaitu (1) guru menggunakan pendekatan yang berpusat pada guru dengan strategi ekspositorik dan pendekatan yang berpusat pada siswa dengan strategi heuristik. Kedua strategi tersebut ditempuh dengan tiga tahapan kegiatan pembelajaran yaitu kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup; (2) respons siswa terhadap strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran menulis berita berkategori positif (87.22%) ;dan (3) Kendala-kendala yang dihadapi guru bersumber dari alokasi waktu. siswa, sarana prasarana, media pembelajaran dan lingkungan, khususnya dalam pengorganisasian dalam kelas Kata Kunci : strategi pembelajaran, menulis berita, ekstrakurikuler jurnalistik This qualitative descriptive study was aimed to describe (1) the learning strategy of teachers to write news in extracurricular journalism in SMA Negeri 1 KIntamani(2) the response of students to teachers in teaching writing news strategies in extracurricular journalism in SMA Negeri 1 Kintamani, and (3) the obstacles faced by the teacher in implementing the learning strategy to writing news in extracurricular journalism in SMA Negeri 1 Kintamani. The subjects of this study were teachers and students in extracurricular journalism and the object of this study is the learing strategy of teachers to writing news. The data were collected through observation, interview and questionnaire. The results of this study, are (1) the teachers used teacher-centered approach expository strategy and student centered approach with heuristic strategy. Both of the strategy pursued by the three stages of the learning activitiy that areinitial activity, core activity and closing; (2) the response of the students to the strategies that used by teachers in teaching writing news categorized as positive (87.22%); and (3) the obstacles faced by teachers came from the time alocationr. students, facilities, instructional media and the environment, particularly in organizing in the class. keyword : learning strategy, writing news, extracurricular of journalism
PEMBINAAN DAN MANAJEMEN PRODUKSI MAJALAH SEKOLAH PADA EKSTRAKULIKULER JURNALISTIK DI SMA NEGERI 4 SINGARAJA I Gede Gita Wiastra .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) teknik membina penerbitan majalah sekolah pada ekstrakulikuler jurnalistik di SMA Negeri 4 Singaraja dan (2) manajemen produksi majalah sekolah pada ekstrakulikuler jurnalistik di SMA Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pembina dan tim redaksi majalah Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja. Objek penelitian ini adalah pembinaan dan manajemen produksi majalah sekolah. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melaui metode observasi dan wawancara untuk teknik membina penerbitan majalah sekolah. Data mengenai manajemen produksi majalah sekolah dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) teknik yang digunakan dalam membina penerbitan majalah Kharisma, yaitu tanya jawab, tes, diskusi, penugasan, bimbingan, dan motivasi dan (2) manajemen produksi majalah Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja dapat dilihat dari fungsi-fungsi manajemen, yaitu perencanaan ditemukan adanya program kerja dan perencanaan isi majalah. Pada fungsi pengorganisasian ditemukan sistem perekrutan anggota dan sumber dana penerbitan. Fungsi pelaksanaan berjalan tidak sesuai perencanaan. Fugsi pengestafan dilakukan dengan pelatihan-pelatihan dan fungsi pengawasan kurang maksimal karena tidak dilakukan secara intens. Simpulan penelitian ini adalah (1) selain teknik motivasi, seluruh teknik yang digunakan oleh pembina di atas sangat tepat karena sesuai dengan karakteristik pembinaan yang dilaksanakan dan (2) manajemen produksi majalah Kharisma kurang baik karena pelaksanaan tidak sesuai dengan perencanaan yang disebabkan oleh kurang ketatnya pengawasan, walaupun dari segi perencanaan, pengorganisasi, dan pengestafan dijalankan dengan baik. Saran atas pelaksanaan penelitian ini adalah fungsi rekreatif ekstrakulikuler lebih dimaksimalkan agar siswa senang mengikuti kegiatan.Kata Kunci : pembinaan jurnalistik, manajemen majalah, ekstrakulikuler The objectives of this study were to describe (1) the technique of teaching the school magazine publication in journalism extracurricular at SMA Negeri 4 Singaraja and (2) the management of school magazine production in journalism extracurricular at SMA Negeri 4 Singaraja. This study used descriptive qualitative research design. The subjects of this study were the instructor and the editor team of Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja magazine. The objects of this study were the coaching and the production management of the school magazine. The data in this research were collected through the method of observation, interview, and documentation with the instruments of observation guideline / field note and recording device. The results of this study were divided into two categories. First, the techniques used in teaching the publication of Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja magazine, answers and questions technique, test technique, discussion technique, assignment technique, guidance technique, and motivation technique. Secondly, Kharisma magazine production management SMA Negeri 4 Singaraja can be seen from management functions, namely (1) planning, discovered the existence of the work program and planning of contents, (2) organizing, discovered systems and resources recruitment publication, (3) the implementation of the plan not run well, (4) staffing done with training, and (5) the supervision not maximum because of the less concentration of editorial leadership.The conclusions of this study are (1) in addition to motivational techniques, all techniques used by the coach in the beggining already right because according to the characteristics in places and (2) production management Kharisma magazine is not good because the implementation is not in accordance with the plan due to lack of strict supervision, although in terms of planning, organizing, and staffing run well. Suggestions for the implementation of this research is more extracurricular recreational function is maximized so that students enjoy participating in activities. The conclusions of this study are (1) in addition to motivational techniques, all techniques used by the builder at the very top of the right because according to the characteristics of the guidance is implemented and (2) production management Charisma magazine is not good because the implementation is not in accordance with the plan due to lack of strict supervision , although in terms of planning, organizing, and pengestafan run. Suggestions for the implementation of this research is more extracurricular recreational function is maximized so that students enjoy participating in activities.keyword : journalism coaching, magazine management, extracurricular
ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN PERSETERUAN ANTARA POLRI DENGAN KPK PADA HARIAN BALI POST DAN KOMPAS Ida Bagus Herry Yudha Prawira .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6247

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) kosakata pada media Bali Post dan Kompas dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan anatara Polri dengan KPK dan (2) tata bahasa pada media Bali Post dan Kompas dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan antara Polri dengan KPK ditinjau dari analisis wacana krtitis Roger Fowler, dkk. Subjek dalam penelitian ini adalah media cetak Bali Post dan Kompas. Sementara itu, objek penelitian ini adalah pemberitaan perseteruan antara Polri dengan KPK. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi yang digunakan untuk mencari data yang berupa pustaka. Data pustaka tersebut berupa harian Bali Post dan Kompas edisi bulan Januari-Februari 2015, berita yang terdapat di dalam harian Bali Post dan Kompas tersebut adalah Pemberitaan Perseteruan Polri dengan KPK. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kartu data. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis wacana kritis Roger Fowler, dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bali Post lebih banyak menggunakan kosakata membuat klasifikasi dalam mengontruksi pemberitaanya,sedangkan Kompas lebih menonjolkan kosakata marjinalisasi dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan antara Polri dan KPK (2) Bali Post dan Kompas lebih banyak menggunakan tata bahasa pemasifan: penghilangan pelaku dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan antara Polri dengan KPK. Berdasarkan simpulan penelitian tersebut, disampaikan beberapa saran sebagai berikut. Mengingat semakin sengitnya persaingan media massa, disarankan kepada pembaca agar dapat memilah informasi secara kritis dan cermat, tidak hanya menelan informasi tersebut secara mentah-mentah. Pengelola media juga hendaknya selalu berusaha bersikap sesuai kode etik jurnalistik sehingga tidak dapat menimbulkan ambiguitas maupun kesimpangsiuran dari suatu peristiwa yang dapat membingungkan khalayakKata Kunci : analisis wacana kritis Roger Fowler, dkk. This reasearch is about descriptive qualitative research that purpose (1)to describe and analyze the vocabulary in Bali Post and Kompas media to contrruct the report of hostility between the Polri and KPK (2)to describe and analyze the grammatical in the Bali Post and Kompas media when contruct the report of hostylity between the Polri and KPK according the Roger Fowler teory . The subject of this research is Bali Post and Kompas media .The Object of this research the report of hostility between the Polri and KPK.The gathering of the data done by documentation method such as literature. The instrument in the gathering of the data in this research is card of data . Then the data analyzed by the critis reading of Roger Fowler.The result of this research explain about (1) The Bali Post use more vocabulary that make the clasification in contruct it news , whereas Kompas shown about marginalisation vocabulary in contruct the news of hostility between the Polri and KPK (2) Bali Post and Kompas use more passive grammatical: to lose the character in contruct the report of hostylity between the Polri and KPK. Based on the inference of the research, told some some suggestion such as. To remember the more stinging insect of the competition in the media, told the sugetion to the reader in other to get the information criticality. Seriously and accurate, not to consume the information that. The mediator should be stand at attention. Like the code of ethnic of the journalism. So cannot cause the ambiguity and phenomenon that make the people confused. keyword : Roger Fowler critical discourse analysis.
Co-Authors ., Dewa Ayu Wijayanti Kusuma Dewi ., Dwi Indah Yuliana Ni Made ., I A Putu Nikke Widhi Ariani ., I KADEK DARMADI ADIYASA ., I KADEK MUSTIKA ., KOMANG SUJANA ., NI KADEK OKTAVIANA ., NI KADEK SANTYA PRATIWI ., Ni Kadek Widiastini ., NI KOMANG SRIYANI ., Ni Made Anggun Purwati ., Ni Made Sauca Yukti ., Ni Nyoman Dewi Narayukti ., NI WAYAN DESI BIDRAWATI ., SITI HAJAR A. A. Sg. M. Indrawati Abdul Rohman Abdul Rohman Adiyasa, I Kd. Darmadi AG, Sukalima Agustina, I Wayan Ajmadewi, Ni Putu Khrisna Andiani, Dyah Artawan, I Gde Artini, Ni Nyoman Mei Asih, Sang Ayu Putu Sri Br Sembiring, Grecia Piorentina Cahyani, Kadek Dwi Darmawati, Anak Agung Sri Dewa Ayu Anggun Sudewi . Dewa Ayu Wijayanti Kusuma Dewi . Dewa Komang Tantra Dewa Putu Astawan Ariputra . Dewa Putu Astawan Ariputra ., Dewa Putu Astawan Ariputra Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd . Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd . Dwi Indah Yuliana Ni Made . Elly, Kadek Ermina Nurjaya Erwin . G. Artawan Gde Artawan Gosong, I Made Guna, I Gusti Putu Satia Gusti Ayu Nyoman Juliartini . Gusti Ayu Putu Pentas Dewianti . I A Putu Nikke Widhi Ariani . I Dewa Gede Budi Utama I Gde Artawan I Gede Gita Wiastra . I Gede Gita Wiastra ., I Gede Gita Wiastra I Gede Nurjaya I GEDE PUTRA ARIAWAN . I Gede Satria Aditya Wibawa I Gede Yogi Eriawan . I Gusti Ayu Diah Citra Rasmi I Gusti Ayu Putu Pradnyani I Gusti Made Sutjaja I Gusti Putu Satia Guna I Gusti Putu Suastika . I Kadek Agus Sujiwo, I Kadek Agus Sujiwo I KADEK DARMADI ADIYASA . I Kadek Sudarsana . I Kadek Sudarsana ., I Kadek Sudarsana I Kd. Darmadi Adiyasa I Ketut Darma Laksana I Ketut Paramarta I M. Gosong I Made Astika I Made Suastra I Made Sugi Widyantara I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nengah Sueca I Nyoman Yasa I Pt Agus Phebi r . I Putu Eka Indra Praja . I Putu Mas Dewantara I Wayan Artika I Wayan Budi Setiawan . I Wayan Endriana . I Wayan Endriana ., I Wayan Endriana I Wayan Gede Mega Saputra . I Wayan Sudiasa . I Wayan Wendra I.B. Suwana I.G.A.Md.Gd. Mudana IB, Putryasa Ida Ayu Made Wedasuwari Ida Bagus Herry Yudha Prawira . Ida Bagus Herry Yudha Prawira ., Ida Bagus Herry Yudha Prawira Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Putrayasa Indrawati, A. A. Sg. M. Juniartini, Ni Made Emy Kadek Adi Wira Permata . KADEK ARY KUNTI PUTRI . Kadek Wirahyuni Kusumaningrum, Ni Ketut Veri Kusumayanthi, Made Yeni Liniati, Ni Wayan M. Sutama M.Hum ., PROF.DR. I NENGAH SUANDI, M.Hum M.Pd Dr. Arifin . M.Pd Drs. I Nyoman Merdhana . M.Pd Drs. I Nyoman Seloka Sudiara . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Sri Indriani Made Sutama Made Yeni Kusumayanthi Mardani, Ni Komang N. Suandi Narayukti, Ni Nyoman Dewi Ni Kadek Widiastini . Ni Komang Ayu Sartika Dewi . Ni Komang Mardani Ni Luh, Ayu Puspitawat Ni Made Anggun Purwati . Ni Made Emy Juniartini NI MADE MARTINI . Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Sauca Yukti . Ni Made Suaca Yukti Ni Made Yuliani Warlina . Ni Nyoman Dewi Narayukti Ni Nyoman Dewi Narayukti . Ni Nyoman Mei Artini Ni Putu Ari Krisnayanthi Subyanto Ni Putu Desy Damayanthi . Ni Putu Diana Sari Ni Putu Khrisna Ajmadewi Ni Putu Pande Tresnayani Ni Putu Sintya Winata . Ni Wayan S. Binawati Ni Wayan Sariani Numertayasa, I Wayan Nurjaya, Ermina Nurul Humairah Pande Putu Edi Harnata . Pande Tresnayani, Ni Putu Petrus Sepi Kogoya Pradnyani, I Gusti Ayu Putu Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Putri, Ida Ayu Puti Rika Wibawanti Rani Larassati Rasmi, I Gusti Ayu Diah Citra S.S. M.Pd Ida Ayu Sukma Wirani . Sang Ayu Putu Sri Asih Sang Ayu Putu Sriasih SRI RAHAYU Suandi, Nengah Suindratini, Dewa Ayu Nyoman Sujiwo, I Kadek Agus W.S. Binawati Werdiatmaja, I Made Widyantara, I Made Sugi Widyatnyana, Kadek Nara