p-Index From 2021 - 2026
4.548
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pentingnya Edukasi Gizi Seimbang dan Pengenalan Isi Piringku pada Siswa Remaja SMA Islam Aulia Chairani; Yanti Harjono Hadiwiardjo; Melly Kristanti; Isniani Ramadhani Sekar Prabarini
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): Vol. 1 No. 2 (2023): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v1i2.7301

Abstract

Usia remaja membutuhkan nutrisi dari makanan secara kualitas dan kuantitas agar tubuh dapat berfungsi secara optimal. Nutrisi yang masuk ke dalam tubuh selanjutnya akan dibentuk menjadi sumber energi yang digunakan untuk mempertahankan daya tahan, daya konsentrasi serta tersedianya tenaga untuk melakukan aktivitas belajar. Peningkatan permasalahan pada aspek nutrisi ini terjadi akibat perubahan gaya hidup yang mempengaruhi konsumsi makan menunjukkan adanya penurunan asupan makronutrien  seperti karbohidrat, protein dan lemak selain asupan serat kurang dan konsumsi makanan cepat saji yang berlebih sehingga menyebabkan obesitas. Gizi seimbang merupakan susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh yaitu jenis kelamin, usia, dan status kesehatan. Gizi seimbang bagi anak sekolah dipenuhi setiap hari dengan makanan yang beraneka ragam. Perubahan komposisi tubuh dan peningkatan aktivitas fisik anak sekolah memerlukan asupan gizi seimbang. Tujuan penyuluhan dalam diskusi kelompok terarah  ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan menu gizi seimbang dalam isi piringku, menggunkan media lembar balik dan melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk mengetahui status gizi remaja. Pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner pre-post test terdapat terdapat peningkatan yang signifikan (p-value 0.003)perubahan rerata pengetahuan remaja dari skor 80 sebelum penyuluhan menjadi 86 setelah penyuluhan.
Relationship between knowledge and attitude toward travel health preparation behaviour of air travellers during COVID-19 pandemic Alhaque, Nitya Fithra Salsabila; Savitri, Pritha Maya; Muti, Annisa Farida; Hadiwiardjo, Yanti Harjono
Farmasains : Jurnal Farmasi dan Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/farmasains.v8i2.30698

Abstract

COVID-19 is a highly contagious disease. People who travel in this situation, including air travel, can increase the risk of transmitting or being transmitted by COVID-19. The attack rate of COVID-19 during air travel is 4.8%. It is necessary to form a new behaviour regarding good health preparation before travelling to prevent the spread of COVID-19. A person's behaviour can be affected by knowledge and attitude. This research aims to determine the relationship between knowledge and attitude towards the travel health preparation behaviour of air travellers during the COVID-19 pandemic. This research is an observational analytical study with a cross-sectional approach. The population in this study was people who travelled by air from Soekarno-Hatta International Airport during the COVID-19 pandemic, with inclusion sample criteria of people who travelled by air in June – October 2021 and were aged 15–64 years old. The sample was collected using a purposive sampling technique using social media, and 104 respondents were obtained. The data was collected using an online questionnaire via a Google form. The result shows that the majority of respondents have good knowledge (44.2%), a positive attitude (59.6%) and good behaviour (76%). There was no significant relation between knowledge and behaviour (p=0.066) and a significant relation between attitudes and behaviour (p=0.000). This result can be caused by several factors influencing behaviour, such as other predisposing factors (besides knowledge and attitudes), enabling factors, and reinforcing factors, such as easy access to massive information about the COVID-19 pandemic and strict government regulation.
PENGARUH OBESITAS SENTRAL TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA PEGAWAI PEREMPUAN DI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAKARTA Ningtiyas, Tabita Sri Wahyu; Kristanti, Melly; Nurcita, Boenga; Hadiwiardjo, Yanti Harjono
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.25413

Abstract

Peningkatan perempuan dalam dunia kerja menimbulkan peningkatan kelelahan kerja. Permasalahan kelelahan kerja lebih beresiko tinggi terjadi pada perempuan. Faktor pemicu perempuan lebih beresiko mengalami kelelahan akibat status gizi obesitas sentral yang sering terjadi pada perempuan. Obesitas sentral mengakibatkan penurunan oksigen yang masuk ke tubuh sehingga menimbulkan kelelahan. Faktor lain yang memicu kelelahan yaitu usia, masa kerja dan beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh obesitas sentral dan faktor paling berpengaruh terhadap kelelahan kerja pada pegawai perempuan di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 36 pegawai perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran lingkar perut, kuesioner NASA-TLX, FAS dan masa kerja. Analisis statistik pada penelitian ini menggunakan uji regresi logistik. Pada penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang siginifikan antara obesitas sentral (p=0,002), usia (p= 0,011), masa kerja (p=0,011) dan beban kerja (p=0,030) terhadap kelelahan kerja. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara obesitas sentral terhadap kelelahan kerja setelah dikontrol oleh variabel usia, masa kerja dan beban kerja. Penelitian ini menemukan bahwa beban kerja yang paling berpengaruh terhadap kelelahan kerja dengan atau tanpa obesitas sentral pada pegawai. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa obesitas sentral berpengaruh terhadap kelelahan kerja, namun beban kerja yang paling berpengaruh terhadap kelelahan kerja karena beban kerja yang tinggi memicu seseorang mengalami kelelahan. Maka dari itu perlu evaluasi terkait beban kerja pada pegawai perempuan di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta.
Effect of gestational age on growth of low birth weight infant: retrospective cohort study Reva Audria Khairani; Tri Faranita; Yanti Harjono Hadiwiardjo; Fachri Razi Arslan
Pediatric Sciences Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Available Online : December 2024
Publisher : Medical Faculty of Brawijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/pedscij.v5i2.101

Abstract

Introduction: Growth is essential in children, especially in the first two years of life. History of low birth weight (LBW) and gestational age are known to be several factors that influence growth and relate to growth retardation. This study aims to analyze the effect of gestational age on the growth of LBW infants. Methods: An observational analytical study design with a retrospective cohort approach and quantitative study methods was conducted in September 2023. Subjects were gathered by simple random sampling. Twenty-four preterm infants and 24 full-term infants born from September 2021 to September 2022 who met the inclusion criteria were followed up. Subjects were weighed on a scale, and the results were plotted on the World Health Organization (WHO) weight-for-age growth chart. The plotted results are presented as a Z-score, which can be further categorized into two groups: severely underweight and underweight (growth not achieved), along with normal and risk of overweight (growth achieved). Result: Of the 48 subjects, the majority were male (66.67%), aged between 12-15 months (39,6%), born by cesarean section (83.3%), and had a history of exclusive breastfeeding (64.6%). Most subjects with a history of full-term and preterm LBW were in the normal category (70.8% and 75%, respectively). The result showed full-term LBW infants have 1.75 times greater risk of not achieving growth than preterm LBW with RR 1.750 (95%CI 0.588 to 5.207). Conclusion: Gestational age affects growth, with full-term infants at more risk of not achieving growth.
KONSEP BELA NEGARA DALAM PENANGGULANGAN DAN LATIHAN KESIAPSIAGAAN BENCANA DI WILAYAH KABUPATEN PURWAKARTA: SEBUAH KOLABORASI PENTAHELIX Yogi Saputra, Dwi Arwandi; Savitri, Pritha Maya; Pasiak, Taufiq Fredrik; Harfiani, Erna; Hadiwiarjo, Yanti Harjono; Reiza, Muhammad
MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 2 (2024): MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53834/mdn.v10i2.7979

Abstract

Wilayah Kabupaten Purwakarta memiliki indeks risiko bencana sedang – tinggi. Penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Melalui kolaborasi Pentaheliks, pemerintah mengkoordinir pihak akademisi, komunitas/masyarakat, media dan pengusaha/swasta agar dapat berperan dalam upaya pengurangan risiko bencana. Kegiatan pengurangan risiko bencana harus melibatkan berbagai pihak agar dapat mencapai hasil yang optimal. Kesiapsiagaan bencana harus dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan dan siswa sekolah. Peran tenaga kesehatan bukan hanya di fase respon bencana, tetapi dapat terlibat di fasse pra bencana dan pasca bencana. Dengan pemahaman dan ketrampilan mengenai kesiapsiagaan bencana, siswa sekolah dapat melakukan upaya pengurangan risiko bencana, minimal untuk diri sendiri. Konsep Bela Negara menjadi bagian penting dalam penanggulangan risiko bencana. Nilai-nilai bela negara menjadikan upaya pengurangan risiko bencana sebagai bagian dari wujud partisipasi warga negara. UPN “Veteran” Jakarta sebagai kampus bela negara berperan dalam sosialisasi nilai-nilai bela negara di masyarakat. Seminar dengan tema : Konsep Bela Negara dalam penanggulangan bencana dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan kolaborasi Pentaheliks
Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional terhadap Pelaksanaan Pelayanan Promotif dan Preventif Nadia Nadia; Yanti Harjono Hadiwiardjo; Nunuk Nugrohowati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 05 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i05.2267

Abstract

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah program jaminan kesehatan berbasis asuransi sosial yang diwajibkan bagi seluruh rakyat Indonesia dan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat. BPJS Kesehatan mendorong FKTP, khususnya Puskesmas, untuk lebih berinovasi dalam program khususnya di bidang promotif dan preventif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Kota Jakarta Timur mengimplementasikan program JKN yang dibuat oleh BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan preventif dan promotif. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif yang menggunakan desain kualitatif dan melakukan wawancara dengan informan untuk pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan 10 informan penelitian, yang terdiri dari Kepala Bidang Upaya Kesehatan Masyarakat sebagai informan kunci, enam orang informan utama, yaitu pegawai di bidang UKM esensial yang terdiri dari staf Promosi Kesehatan, Kasie Kesehatan Lingkungan, Kasie KIA/KB, Kasie Gizi, Kasie Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menular, dan Kasie Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit tidak Menular, serta tiga orang informan pendukung, yaitu seorang dokter umum dan 2 (dua) orang pasien. Hasil temuan menunjukkan bahwa pelayanan promotif dan preventif Puskesmas Kecamatan Kramat Jati tidak mengalami perubahan yang signifikan sebelum atau sesudah program JKN dilaksanakan. perubahan yang terjadi, khususnya terkait kebijakan dan pendanaan JKN. Terdapat beberapa kendala antara lain kurangnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan Puskesmas, perluasan cakupan SPM (Standar Pelayanan Minimal), dan kurangnya koordinasi antar tenaga kesehatan. Temuan penelitian tersebut mengarahkan peneliti pada kesimpulan bahwa indikator pelaksanaan pelayanan promotif dan preventif tidak dapat diturunkan hanya dari satu faktor saja. Selain itu pelaksanaan program JKN tidak berdampak langsung terhadap pelaksanaan pelayanan promotif dan preventif karena arahan pelaksanaan kegiatan tersebut masih dibiayai dari dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).
Determinan Perilaku Tes IVA di Puskesmas Sawangan Kota Depok Tahun 2022 Dewi, Indah Rahma; Hadiwiardjo, Yanti Harjono; Saleh, Arman Yurisaldi; Purwaningastuti, Diana Agustini
Perilaku dan Promosi Kesehatan : Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Vol. 5, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background. WHO in 2020 states that the fourth most common cancer is cervical cancer and GLOBOCAN in 2018 states that it is the second most common cancer in Indonesia. VIA is one of the programs for cervical cancer early detection implemented in Indonesia, however the coverage relatively low. Aim. Identification determinant of VIA behavior among 30-50 years old women in Puskesmas Sawangan, Depok. Method. Analytical observational study with a cross-sectional design. The sample was women aged 30-50 years at Puskesmas Sawangan. The data collected with consecutive sampling technique. The research instrument is a questionnaire. Data analysis used are Chi-square and logistic regression. Result. Majority of respondents were unemployed, multiparous, had good knowledge, negative attitudes, poor information access, did not have family support, and had not been tested for VIA. There is a significant relationship between parity (p-value = 0.005) and information access (p-value = 0.001) with VIA behavior and no significant relationship between knowledge, attitude, work and family support with VIA behavior (p-value > 0.05). Multivariate tests showed that parity was the dominant factor associated with VIA behavior (OR =9.106). Conclusion. Parity and information access are related to VIA behavior, while knowledge, attitudes, employment, and family support are not related to VIA behavior.
Effectiveness of Poster and Video Health Promotion Media on Smoking Awareness in Secondary Schools in Depok City, West Java Saputra, Dwi Arwandi Yogi; Harjono, Yanti; Savitri, Pritha Maya; Fauzan, Ahmad; Alhafiz, Abisha Rakadynan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 16 No 4 (2024): JIKM Vol. 16, Edisi 4, November 2024
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v16i4.689

Abstract

Abstract Background: Smoking is hazardous for the health of individuals and those around them. This study aims to identify effective health promotion media to increase awareness of the dangers of smoking in high schools as an effort to enhance understanding of the danger of smoking.Methods: Cross sectional study was conducted on 69 grade X students in 2 high schools in Depok City selected by total sampling. Research variables in the form of health promotion media posters and videos on awareness of the dangers of smoking. Primary data were collected directly using a standardised questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data were tested using the Wilcoxon test.Results: There was a significant difference between health promotion posters decreased by 9 people and increased by 12 people. This difference was not significant (p>0.05) with a p-value of 0.972. Poster-based health prevention measures have no effect on smoking knowledge. Health promotion video media has a p-value of 0.000 (p < 0.05) with a decrease of 2 people and an increase of 24 people.Conclusion: The use of video health promotion media and poster media improved adolescents' understanding of the dangers of smoking. Video media is more effective than posters in providing information to high school students in Depok, West Java. A suggestion for the government is to use health promotion videos as an innovative strategy to prevent adolescent smoking. Health promotion media should be shared on popular social media platforms such as YouTube, Instagram, and TikTok, which are frequently used by students.Keywords: Health promotion, Media, Poster, Smoking, Video Abstrak Latar belakang: Perilaku merokok sangat berbahaya bagi kesehatan individu yang merokok dan orang-orang sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media promosi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan akan bahaya merokok pada sekolah menengah atas dalam upaya peningkatan kesadaran bahaya merokok.Metode: Studi Cross sectional dilakukan pada siswa 69 kelas X di 2 SMA Wilayah Kota Depok yang dipilih secara total sampling. Variabel penelitian berupa media promosi kesehatan, poster dan video terhadap kesadaran bahaya merokok.Data primer diambil secara langsung menggunakan kuesioner baku yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Data diuji menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Didapatkan perbedaan yang signifikan antara poster promosi kesehatan penurunan sebanyak 9 orang dan peningkatan sebanyak 12 orang. Perbedaan ini tidak signifikan (p >0,05) dengan nilai p 0,972. Tindakan pencegahan kesehatan berbasis poster tidak berpengaruh terhadap pengetahuan merokok. Media video promosi kesehatan memiliki p-value 0,000 (p <0,05) dengan penurunan sebanyak 2 orang dan peningkatan sebanyak 24 orang.Kesimpulan: Penggunaan media promosi kesehatan video dan media poster meningkatkan pemahaman remaja tentang bahaya merokok. Media video lebih efektif daripada poster dalam memberikan informasi kepada siswa SMA di Depok. Saran untuk pemerintah adalah menggunakan video promosi kesehatan sebagai strategi inovatif untuk mencegah remaja merokok. Media promosi kesehatan harus dibagikan di platform media sosial popular yang sering digunakan oleh para siswa seperti YouTube, Instagram, dan TikTok.Kata Kunci: Media, Merokok, Poster, Promosi Kesehatan, Video
Efektivitas antibakteri ekstrak ultrasonik dan maserasi daun ungu (Graptophyllum pictum L. Griff) terhadap Staphylococcus aureus Utomo, Muhammad Gifta; Bahar, Meiskha; Hadiwiardjo, Yanti Harjono; Zulfa, Fajriati
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v9i1.1000

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan bakteri utama penyebab berbagai penyakit infeksi pada manusia, mulai dari infeksi kulit hingga aliran darah. Resistensi S. aureus terhadap beberapa antibiotik saat ini mendorong pencarian pengobatan alami yang tidak menyebabkan resistensi. Daun ungu (Graptophyllum pictum (L.) Griff.) dikenal di Indonesia sebagai tanaman obat yang sering dimanfaatkan untuk mengatasi wasir. Tanaman ini memiliki potensi sebagai agen antibakteri melalui senyawa metabolit sekundernya, seperti flavonoid dan tanin, yang dapat diekstraksi dengan metode ultrasonik dan maserasi. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efektivitas antibakteri ekstrak daun ungu antara metode ultrasonik dan maserasi terhadap pertumbuhan S. aureus. Penelitian dilakukan secara in vitro dengan desain penelitian true experimental. Perbandingan kemampuan antibakteri dilakukan dengan menggunakan ekstrak daun ungu dari metode ultrasonik dan maserasi pada konsentrasi 60%, 70%, dan 80%. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi sumuran, dan pengukuran zona hambat dilakukan setelah 24 jam. Hasil analisis One-Way ANOVA mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan, dan uji Post Hoc Tukey menegaskan bahwa kedua metode pada setiap konsentrasi memiliki perbedaan rata-rata yang signifikan dibandingkan dengan kontrol negatif. Hasil uji independent sample t-test mengindikasikan terdapat perbedaan yang signifikan antara ekstrak daun ungu yang diekstraksi menggunakan metode ultrasonik dan metode maserasi. Dalam keseluruhan hasil, Ekstrak daun ungu dengan metode ultrasonik menunjukkan rata-rata diameter zona hambat yang lebih besar jika dibandingkan dengan ekstrak maserasi. Keunggulan tersebut disebabkan oleh kemampuan metode ultrasonik untuk menghasilkan ekstrak yang lebih murni tanpa mengonsumsi banyak energi dan pelarut.
Association between muscle-to-visceral fat ratio and vascular elasticity in medical students Ayudia, Tsabita; Bustamam, Nurfitri; Harjono Hadiwiardjo, Yanti; Agustini Purwaningastuti, Diana
World Nutrition Journal Vol. 9 No. i1 (2025): Volume 09 Issue 1, August 2025
Publisher : Indonesian Nutrition Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25220/WNJ.V09.i1.0005

Abstract

Background: Medical students often adopt lifestyles that contribute to decreased muscle mass and increased visceral fat accumulation, which can negatively impact vascular elasticity, a biomarker for the early detection of cardiovascular disease. Objective: This study aims to evaluate the association between the muscle mass to visceral fat ratio and vascular elasticity in medical students at Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ). Methods: A cross-sectional design was conducted from November 2023 to January 2024 at UPNVJ. The sample consisted of 51 subjects who met the research criteria. The muscle-to-visceral fat (MVF) ratio was measured using Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), while vascular elasticity was assessed using the Accelerated Photo plethysmograph Analyzer SA-3000P. Results: The results revealed that 68.6% of the subjects had the lowest MVF ratio and 54.9% exhibited sub-optimal vascular elasticity. No differences were found in age, gender, physical activity, or eating habits between the vascular elasticity groups (p > 0.05). The Chi-square test revealed a significant association between the MVF ratio and vascular elasticity (p = 0.009; OR = 6.545; 95% CI = 1.7–24.9). Conclusion: Students with the lowest MVF ratio were found to be 6.54 times more likely to have sub-optimal vascular elasticity, compared to those with low and high MVF ratios, indicating an increased risk of cardiovascular disease. These findings underscore the importance of early preventive intervention aimed at optimizing body composition through targeted wellness programs. The implementation of nutritional education and structured physical activity initiatives, particularly in young adults, may play a critical role in reducing the risk of cardiovascular disease.
Co-Authors Agneta Irmarahayu Agustini Purwaningastuti, Diana Ahmad Fauzan Alhafiz, Abisha Rakadynan Alhaque, Nitya Fithra Salsabila Alifio, Anugrah Ananda, Regita Siska Anisah Anisya Zakiyyahaya Arvant Annisa Farida Muti Aprilia, Citra Ayu Arman Yurisaldi Saleh Arvant, Anisya Zakiyyahaya Astrilia, Farah Elena Aulia Chairani Aulia Chairani, Aulia Ayodya Heristyorini Ayodya Heristyorini Ayu, Aletha Ayudia, Tsabita Basuki Supartono Boenga Nurcita Citra Ayu Aprilia Citra Ayu Aprilia Citra Ayu Aprilia Citra Ayu Aprilia Dandi Tri Dirgantara Dewi, Indah Rahma Diana Agustini Diana Agustini Diana Agustini Dirgantara, Dandi Tri Dwi Arwandi Yogi Saputra Erna Harfiani Fachri Razi Arslan Fadhila Nurmaulida Fairuz, Nabila Fajriati Zulfa Farah Elena Astrilia Gani Mubarak Susanto Gatot Soeryo Hany Yusmaini Irsyad, Nasihin Saud Kusumawardani, Kunthi Ayu Lisencia, Elissa Dewi Maria, Ima Masroekin, Mashoedojo Pratonodihardjo Meiskha Bahar Melly Kristanti Mila Citrawati Muhammad Gifta Utomo Muharany, Raden Roro Ariesna Nabila Fairuz Nadia Nadia Ningtiyas, Tabita Sri Wahyu Nunuk Nugrohowati Nunuk Nugrohowati Nur Agung Dwicahyo Andhanputra Nurfitri Bustamam Nurmaulida, Fadhila Pasiak, Taufiq Fredrik Perdini, Fitriana Titis Pradipta Ayu Dyah Pitaloka Pritha Maya Savitri Purwaningastuti, Diana Agustini Qori Aini Afiati Raden Roro Maya Dennisa Raja Soaloon Purba Reiza, Muhammad Reva Audria Khairani Ria Maria Theresa Rizki Putri Andini Rahmah Savira Chrisna Setyaningsih, Yuni Shabrina Amalia Suci Sianturi, Hiliando Hasiholan Soeryo, Gatot Sri Wahyuningsih Suci, Shabrina Amalia Tri Faranita Utomo, Muhammad Gifta Vernanda Em Afdhal Widyawardani, Nugrahayu Yuli Suciati Zainal Musthafa